cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL CORE BERBANTUAN MEDIA MANIPULATIF TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA ., Ni Luh Astiningsih; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran CORE berbantuan media manipulatif dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen semu dengan rancangan post test only control group design. Dengan populasinya yaitu seluruh kelas IV SD Gugus IV Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng dengan jumlah 182 orang. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik simple random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes dengan soal pilihan ganda berjumlah 30 butir. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t independent. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran CORE berbantuan media manipulatif dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (thitung=4,65; ttabel=1,98). Siswa yang mengikuti pembelajaran CORE berbantuan media manipulatif memperoleh rata-rata hasil belajar 75,5 berada pada kategori tinggi. Sedangkan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional memperoleh rata-rata hasil belajar 60,03 berada pada kategori sedang. Jadi model pembelajaran CORE berbantuan media manipulatif berpengaruh terhadap hasil belajar matematika.Kata Kunci : CORE, Media Manipulatif, Hasil Belajar The purpose this research is to recognize difference results between mathematics students who followed the CORE model learning aided manipulative media and the students who followed the conventional model learning. This research is quasi experimental research with post test design only with non equivalent control group design. The populations are all class IV of Group IV Buleleng regency Elementary School which students amount 182 peoples. The sample this research is determined by random sampling technique. Methods of data collection using multiple-choice tests totaled 30 points. The data were analyses using descriptive statistic and independent t-test. The result of this research shows the difference result between studenst follow CORE model learning aid manipulative media and students follow conventional model learning (tarithmetic=4.65; ttable=1.98). Average score of students who follow CORE model learning aid manipulative media is 75.5 considered to be high category. Whereas students who follow the conventional learning model is 60,03 considered to be intermediate category. So, research CORE model learning aid manipulative media is preponderate for the result of the mathematics.keyword : CORE, Manipulative Media, Learning Results.
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK DITINJAU DARI KARAKTERISTIK PERTANYAAN GURU TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INDONESIA TEMA CITA-CITAKU PADA SISWA KELAS IV SDN DESA PEGUYANGAN ., I Made Bastian Adi Parnata; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar keterampilan berbicara Bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan langsung dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan tidak langsung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen lemah (pre-eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah The Static Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Desa Peguyangan, tahun ajaran 2014/2015. Sampel diambil dengan menggunakan teknik Random Sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi tersruktur menggunakan rubrik pengamatan keterampilan berbicara penilaian skala bertingkat (rating scale). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar keterampilan berbicara Bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan langsung dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan tidak langsung. Berdasarkan hasil uji-t diperoleh thitung = 1,98 dan ttabel pada taraf signifikansi 5% dengan derajat kebebasan 74 =1,67. Berdasarkan kriteria pengujian thitung > ttabel (1,98>1,67) ini berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Rata-rata hasil belajar keterampilan berbicara antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pedekatan saintifik menggunakan pertanyaan langsung lebih tinggi daripada kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pedekatan saintifik menggunakan pertanyaan tidak langsung (79,05>76,47). Dengan demikian dapat disimpulkan pendekatan saintifik ditinjau dari karakteristik pertanyaan guru berpengaruh terhadap hasil belajar keterampilan berbicara Bahasa Indonesia tema cita-citaku pada siswa kelas IV SDN Desa Peguyangan tahun pelajaran 2014/2015Kata Kunci : pendekatan saintifik, pertanyaan guru, keterampilan berbicara The purpose of this research is to determining the differences in learning outcome of Bahasa Indonesia (speaking skill) between the students which is learn trhough scientific approach used direct question and the students which is learn trhough scientific approach used indirect question. This research is pre-experimental with The Static Pretest-Posttest Design. The population in this research is the fourth grade students at SDN Peguyangan (2014/2015). The Samples in this research were taken by using the random sampling technique. The Data collection methods used in this study is a structured observation using observation rubric speaking skills assessment graduated scale. Data were analyzed using descriptive statistics and t-test.The research showed that there were differences in learning results of Bahasa Indonesia (speaking skill) among the students which is learn trhough scientific approach used direct question and the students which is learn trhough scientific approach used indirect question. Based on t-test results t observe = 1.98 and t table at significance level of 5% with 74 degrees of freedom = 1.67. Based on testing criteria t observe > t table (1.98>1.67) This means that H0 is rejected and Ha accepted. On average speaking skills learning results between groups of students that learned through scientific approuch used direct question was higher than the group of students that learned through scientific opprouch used indirect questions (79.05>76.47). It can be concluded scientific approach in terms of the characteristics of a teacher's question affects the outcome of the skills learned to speak Indonesian theme of Cita-citaku in grade IV SDN Peguyangan (2014/2015).keyword : Saintific approuch, teacher questions, speaking skills
Pengaruh Model PBL Berbantuan Media Gambar terhadap Hasil Belajar IPA pada Siswa Kelas V ., Ni Wayan Bela Kartika; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd.,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning berbantuan media gambar terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD di Gugus I kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus I kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 202 orang. Sebanyak 56 siswa yang terplih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Sampel penelitian yaitu 28 orang siswa kelas V SDN 8 Banyuning sebagai kelompok eksperimen dan 28 orang siswa kelas V SDN 5 Banyuning sebagai kelompok kontrol. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA siswa, yang dikumpulkan dengan menggunakan metode tes dengan instrumen pengumpulan data menggunakan tes pilihan ganda (objektif) dengan satu jawaban benar. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung sebesar 3,322, sedangkan ttabel dengan db 56 pada taraf signitifian 5% adalah 2,021. Hal ini berati nilai thitung lebih besar dari ttabel (3,322 > 2,021), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model Problem Based Learning berbantuan media gambar terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD di Gugus I kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 Kata Kunci : model pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Gambar, Hasil belajar IPA This research aims to determine the effect of Problem Based Learning model aided image media on science learning result in fifth grade of elementary school in Cluster I Buleleng in 2016/2017 academic year. This type of research is a quasi experiment. The population of this research is fifth grade students in Cluster I sub-district of Buleleng in the academic year 2016/2017 which amounted to 202 students. A total of 56 students who selected as the sample is determined by random sampling technique. The sample of research is 28 students of SDN 8 Banyuning as experiment group and 28 students of SDN 5 Banyuning as control group. The data analyzed in this research is the science learning result, which is collected by using the test method with the instrument of data collection using multiple choice test (objective) with one correct answer. Data were analyzed by using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The results of this research showed that t count equal to 3,322, while t table with 56 db at the level of 5% significant is 2,021. This means the value of t count is greater than t table (3,322> 2,021), so that H0 is rejected and H1 accepted as such it can be concluded that there are effect of Problem Based Learning model aided image media on science learning result in fifth grade of elementary school in Cluster I Buleleng in 2016/2017 academic year.keyword : Problem Based Learning Model Aided Image Media, science learning result
MODEL PEMBELAJARAN ASSURE BERMUATAN SOFT SKILL BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD NEGERI GUGUS IX ABIANSEMAL BADUNG M.G. Rini Kristiantari, Ni Md. Dhyas Semerty, I Gd. Meter,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1331

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran ASSURE bermuatan soft skill dengan hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri gugus IX Abiansemal Badung. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian pretest-posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa Kelas V SD Negeri Gugus IX Abiansemal Badung sebanyak 194 orang yang terdistribusi ke dalam 7 kelas. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling dimana siswa kelas V SD No. 1 Darmasaba yang berjumlah 32 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD No. 6 Darmasaba yang berjumlah 36 orang sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar IPS dikumpulkan dengan tes pilihan ganda. Selanjutnya, data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran ASSURE bermuatan soft skill dengan hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional (thitung = 4,08> ttabel = 2,00). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran ASSURE bermuatan soft skill berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Negeri Gugus IX Abiansemal Badung Tahun ajaran 2012/2013. Kata-kata kunci: model pembelajaran ASSURE bermuatan soft skill, hasil belajar
PENGARUH QUANTUM LEARNING MELALUI TEKNIK CIRC TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD GUGUS 1 KEDIRI TAHUN AJARAN 2013/2014 ., I Made Tirta Edinata; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2446

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar keterampilan membaca pemahaman Bahasa Indonesia antara siswa yang belajar dengan model quantum learning melalui teknik Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dan siswa yang belajar secara konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain the nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus I Kediri Tabanan. Sampel penelitian ditentukan dengan sampling purposive. Data keterampilan membaca pemahaman dikumpulkan dengan instrument berupa tes objektif, kemudian data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar keterampilan membaca pemahaman Bahasa Indonesia antara siswa yang belajar dengan model quantum learning melalui teknik Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dan siswa yang belajar mengunakan model pembelajaran konvensional terhadap keterampilan membaca pemahaman Bahasa Indonesia siswa kelas V SD gugus I Kediri, Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : quantum learning, Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC), keterampilan membaca pemahaman dan bahasa Indonesia. This study aims to determine significant differences in learning outcomes of reading comprehension skills between Indonesian students who studied the quantum model of learning by Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) technique and students who studied conventionally. This research is a quasi experimental design with nonequivalent control group design. The population in this study were all students of class V SD Gugus I Kediri Tabanan. The sample was determined by purposive sampling. The collecting data of reading comprehension skills by instruments are form of an objective test, then the data were analyzed by t-test. The results of the study that there are significant differences in learning outcomes of reading comprehension skills between Indonesian students who studied the quantum model of learning by Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) technique and students who studied conventionally learning models with Indonesian reading comprehension skills of fifth grade SD Gugus I Kediri, in 2013/2014.keyword : quantum learning, Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC), reading comprehension skills and Indonesian .
MODEL GROUP INVESTIGATION DALAM PENDEKATAN SAINTIFIK BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Ni Ketut Tiwik Nuryani; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model group investigation dalam pendekatan saintifik dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui Pendekatan Saintifik pada siswa kelas V SD Negeri di Gugus Moch Hatta Denpasar Selatan Tahun Ajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalen control group desain. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Negeri di Gugus Moch Hatta denpasar selatan yang terdiri dari 298 orang siswa. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 77 orang siswa, 39 orang siswa kelas V SD Negeri 5 Panjer sebagai kelompok eksperimen dan sebanyak 38 orang siswa kelas V SD Negeri 2 Panjer sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data hasil belajar IPA dilakukan dengan metode tes dengan tes berbentuk pilihan ganda biasa. Berdasarkan hasil analisis diperoleh Nilai rata-rata hasil belajar IPA pada kelompok eksperimen yaitu = 81,79 dan rata-rata hasil belajar IPA kelompok kontrol yaitu = 72,42. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung = 4,18 > ttabel = 2,00 pada taraf signifikansi 5% dengan dk 75, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model group investigation dalam pendekatan saintifik dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik konvensional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model group investigation dalam pendekatan saintifik berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus Moch Hatta Tahun Ajaran 2015/2016.Kata Kunci : model Group Investigation dalam pendekatan saintifik, hasil belajar IPA. This research has the aims to determine significant differences between groups Science learning outcomes of students that learned through the model group investigation in a scientific approach with a student group that learned through a scientific approach to the fifth grade students of SD Gugus Moch Hatta Denpasar Selatan in academic year 2015/2016. This research was deceive experiment with non-equivalen control group design. Population of this research was all the students at the fifth grade of SD Gugus Moch Hatta Denpasar Selatan that consist of 298 students. Sample of this research was 77 students, 39 students from SD Negeri 5 Panjer as the experimental group and 38 students from SD Negeri 2 Panjer as the control group. Data collection of learning science was done with test method and used multiple choice. Based on the result of analysis, the average mark of students in learning science in the experimental group is = 81,79, and the average of control group in learning science is = 72,42. The data analysis is done with t-tes analysis. Based on the result of analysis was found that thit = 4,18 > ttab = 2,00 in significance standart 5% with dk 75, so H0 was refuce and Ha was receive which means that there is significant difference in students science learning process between group which taught through group investigation model in scientific approach and group which taught through conventional scientific approach. Therefore, it can be conclude that the group investigation model in a scientifik approach affect the result of students science learning at the fifth grade of SD Gugus Moch Hatta Denpasar Selatan in academic year 2015/2016.keyword : group investigation model in a scientific approach, science learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SCRIPT DENGAN SIKLUS ACE TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2013/2014 DI GUGUS VIII KECAMATAN SUKASADA ., I Komang Muliawan; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4431

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri di Desa Kayuputih Melaka tahun pelajaran 2013/2014. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SD N 5 Kayuputih Melaka dengan jumlah 20 siswa dan SD N 1 Kayuputih Melaka dengan jumlah 21 siswa. Data yang dikumpulkan adalah pengetahuan tentang bangun datar. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil peneitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan belajar siswa yang dibelajarkan dengan model Kooperatif tipe script dengan siklus ACE dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional dengan nilai hasil belajar matematika dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe script dengan siklus ACE adalah 23,46, sedangkan skor rata-rata (M) pada hasil belajar matematika dengan menggunakan model pembelajaran konvensional adalah 18,81. Hal ini menujukkan bahwa hasil belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe script dengan siklus ACE lebih baik dibandingkan model pembelajaran konvensional siswa kelas V gugus VIII kecamatan Sukasada. Kata Kunci : Model pembelajaran Kooperatif Tipe Script, Siklus ACE, Hasil Belajar Matematika Siswa. This research is a quasi-experimental design with non-equivalent post-test only control group design. The study population was all students in the fifth grade primary school in the village of Melaka Kayuputih 2013/2014 school year. Samples were students of class V SD N 5 Kayuputih Melaka with 20 students and the number of SD N 1 Kayuputih Melaka by the number of 21 students. The data collected is knowledge of flat wake. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics namely t-test. The results indicate that there is a difference peneitian learning ability of students who learned with Cooperative models of type script with ACE cycle and the group of students who learned with conventional learning model with the value of the learning of mathematics by using cooperative learning model script with ACE cycle is 23.46, while the scores mean (M) on mathematics learning outcomes using conventional learning model is 18.81. This shows that learning outcomes using cooperative learning model script with ACE cycle better than conventional learning model class V student group VIII Sukasadadistricts. keyword : Cooperative Learning Model Script Type, Cycle ACE, Mathematics Student Learning Outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Ida Ayu Kade Eva Trisna Wiyastini; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10822

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Talking Stick dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran Talking Stick pada siswa kelas V SD di gugus III Kecamatan Jembrana tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non equivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Jembrana tahun pelajaran 2016/2017 dengan jumlah 62 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan pada hasil belajar IPA dalam bentuk tes pilihan ganda. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data hasil belajar adalah tes hasil belajar. Hasil penelitian yang diperoleh adalah nilai rata-rata kelompok eksperimen sebesar 20,53 dan nilai rata-rata kelompok kontrol sebesar 15,29. Hasil pengujian data post-test diperoleh data dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berdistribusi normal dan homogen. Analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah uji-t. Kriteria pengujian jika thitung> ttabel maka H0 ditolak dan H1 diterima, dengan dk = n1+n2-2 dan α =5%. Hasil uji hipotesis diperoleh thitung sebesar 7,48 dan ttabelsebesar 2,000 maka thitung> ttabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Talking Stick terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD di gugus III Kecamatan Jembrana tahun pelajaran 2016/2017. Kata Kunci : model Talking Stick, hasil belajar IPA. This research aim to know there is influence which is signifikan result of learning IPA among group of students in learning with the model of talking tsick teaching and group of students who are not in learning with the model of talking stick teaching in fifth grade student in elementary school belonging to the cluster 3 of Jembrana district in academic years 2016/2017. This research was a quasi experimental study using a post-test with design group control non-equivalent. The population of this research was the all of the students that was 62 student in fifth grade student in elementary school belonging to the cluster 3 of Jembrana district in academic years 2016/2017.The sample was taken out of two classes using group random sampling technique. Method used to collect data is method of Tes. Instrument used to collect data result of learning is tes result of learning. Result of research the obtained is experiment group average value equal to 20,53 and group average value control equal to 15,29. Result of examination of post-test obtained by data result of experiment class and control class to have homogeneous and normal distribution. Data analysis used to test hypothesis is test t. Examination criterion if tcaunt> ttables hence Ho refused and Is ha accepted with dk=n1+n2-2 and α = 5%. Result of hypothesis test obtained by tcaunt equal to 7,48 and ttables equal to 2,000 hence so that Ho refused and Is ha accepted. Pursuant to result of the research can be concluded that there is a significant influence of talking stick teaching model to the result learn IPA class student of this research was the fifth grade elementry school students in cluster 3 of Jembrana district academic year 2016/2017. keyword : Talking Stick models, result learn IPA.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT BERBANTUAN MEDIA QUESTION CARDS TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SDN 6 BONDALEM A. A Gede Agung, Kd Dian Prima Ridwanthi, I Gst. N. Japa,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.916

Abstract

Abstrak Pembelajaran yang aktif, kreatif dan menyenangkan merupakan hal yang penting dalam proses pembelajaran, karena dengan pembelajaran yang aktif, kreatif dan menyenangkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Namun, kenyataan yang terjadi di SD Negeri 6 Bondalem menunjukkan bahwa hasil belajar  siswa masih rendah. Oleh karena itu dilakukanlah penelitian dengan tujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi hasil belajar matematika sebelum diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media question cards, (2) deskripsi hasil belajar matematika sesudah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media question cards, (3) perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika sebelum dan sesudah menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media question cards pada siswa kelas IV semester II tahun pelajaran 2012/2013 SD Negeri 6 Bondalem. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 6 Bondalem yang berjumlah 32 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan metode tes dengan instrumen tes pilihan ganda satu jawaban benar. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan teknik uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) hasil belajar matematika siswa sebelum menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media question cards berada pada kategori sedang, (2) hasil belajar matematika siswa setelah menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media question cards berada pada kategori sangat tinggi, (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara sebelum dan sesudah menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media question cards pada siswa kelas IV SD Negeri 6 Bondalem. Hal ini berarti model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media question cards berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa. Kata-kata kunci: NHT, hasil belajar, question cards.  
Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS Berbantuan Media Visual Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SD ., Gusti Ngurah Tresna Widiantara; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Kooperatif Tipe TPS berbantuan media visual dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan penelitian yaitu nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SDN Gugus Petulu berjumlah 128 siswa. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Didapat siswa kelas V SDN 2 Petulu yang berjumlah 34 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SDN 1 Petulu yang berjumlah 32 siswa sebagai kelompok kontrol. Data Penelitian dikumpulkan menggunakan tes esai dengan jumlah soal 15. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran Kooperatif tipe TPS berbantuan Media Visual dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Hal ini didasarkan pada hasil analisis data yang menunjukkan thit sebesar 3,088 dan ttab pada taraf signifikansi 5 % dan db = 64 sebesar 2,00 karena thit > ttab, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Rata-rata hasil belajar Matematika siswa yang dibelajarkan menggunakan Pembelajaran Kooperatif tipe TPS berbantuan media visual lebih tinggi dari rata-rata hasil belajar Matematika siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional yaitu 71,44 > 64,97.Jadi dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TPS berbantuan media visual berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika pada siswa kelas V SDN Gugus Petulu tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS berbantuan Media Visual, hasil belajar Matematika . The purpose of this research was to know the differences of students’ achievement in learning math between the students who were learned by cooperative TPS model asisted by visual media and others who were learned by conventional learning method. This learned was a fictional research using nonequivalent control group design. The population of this research was all students in the fifth grade of Gugus Petulu, Ubud. The were 128 students at Gugus Petulu, Ubud. The sample were 34 students in fifth grade of SD 2 petulu as the experimental group and 32 students in fifth grade of SD 1 petulu as control group. The data was collected using essay test with 15 items questions. The obtained data was analyzed using descriptive analysis statistics. The result of the study was where was significant defference in math achievement between the students learned by cooperative TPS model assisted visual media and others learned by conventional learning. It statisticall showed that thit 3.088 and ttab 2.00 in significant average 5% an db = 64 with 2.00. it showed that thit > Ttab , H0 was rejected, and Ha was accepted. The mean score of the students’ achievement in math when being learned by cooperative TPS model assisted by visual media and others were learned by conventional learning was 77.44 > 64.97. it could be concluded that the implementation of cooperative TPS model assisted by visual media had influence toward the the students’ achievement in math of the fifth grade students in SDN Gugus Petulu in the education year 2013/2014.keyword : Cooperative Learning TPS Visual Media assisted, Math achievment learning.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue