cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS INQUIRY LEARNING BERBANTUAN MEDIA POWERPOINT TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS ., Ni Luh Pitri Widi Pratiwi; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbasis inquiry learning berbantuan media powerpoint dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbasis STAD berbantuan media powerpoint tema sejarah peradaban Indonesia pada siswa kelas V di SD Gugus Ki Hajar Dewantara Denpasar Timur. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus Ki Hajar Dewantara Denpasar Timur yang berjumlah 224 orang. Sampel penelitian ini ditentukan dengan teknik random sampling. Kelas yang terpilih sebagai sampel penelitian adalah kelas VB SDN 29 Dangin Puri sebagai kelompok eksperimen A dan kelas VB SDN 26 Dangin Puri sebagai kelompok eksperimen B. Data berupa penguasaan kompetensi pengetahuan IPS tema sejarah peradaban Indonesia yang dikumpulkan melalui metode tes dengan bentuk pilihan ganda biasa dianalisis menggunakan analisis statistik uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa rerata penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbasis inquiry learning berbantuan media powerpoint lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbasis STAD berbantuan media powerpoint (X ̅=79,38>X ̅=69,10). Sedangkan dari hasil analisis statistik uji-t diperoleh thitung=4,65 dan ttabel(α=0,05)=2,00 pada taraf signifikansi 5% (α=0,05) dan dk=(32+30–2)=60. Dengan demikian, thitung=4,65 > ttabel(α=0,05)=2,00. Berdasarkan hasil analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik berbasis inquiry learning berbantuan media powerpoint berpengaruh terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPS tema sejarah peradaban Indonesia siswa kelas V SD Gugus Ki Hajar Dewantara Denpasar Timur.Kata Kunci : pendekatan saintifik, inquiry learning, media powerpoint, penguasaan kompetensi pengetahuan IPS This study was intended to figure out the significant dissimilarity of social studies competence mastery between group of students through scientific approach inquiry learning based by powerpoint media and group of students through scientific approach STAD based by powerpoint media with theme of Indonesian’s culture history of V grade students of SD Gugus Ki Hajar Dewantara Denpasar Timur. The undertaking of the present study was a quasy experiment research design with nonequivalent control group design. The populations of the study wereall the 224 students of SD Gugus Ki Hajar Dewantara Denpasar Timur. The samples of the study were determined by random sampling technique. They were VB class of SDN 29 Dangin Puri as the A experiment group and VB class of SDN 26 Dangin Puri as the B experiment group. The data of social studies competence mastery with theme of Indonesian’s culture history were collected through objective test method which was next analyzed by using t-test statistical analysis. The result of the data analysis showed that social studies competence mastery of the students through scientific approach inquiry learning based by powerpoint media was higher than scientific approach STAD based by powerpoint media (X ̅=79,38>X ̅=69,10). Whereas, the result of the statistical analysis was found tcount=4,65 and ttable(α=0,05)=2,00 at the significant’s level 5% (α=0,05) and dk=(32+30-2)=60. Therefore, tcount=4,65 > ttable(α=0,05)=2,00. Based on the result analysis, it could be concluded that scientific approach inquiry learning based by powerpoint media had an effect on social studies competence mastery with theme of Indonesian’s culture history of V grade students of SD Gugus Ki Hajar Dewantara Denpasar Timur.keyword : scientific approach, inquiry learning, powerpoint media, social studies competence mastery
PENGARUH MODEL CORE TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V DI GUGUS I NAKULA KECAMATAN NEGARA KABUPATEN JEMBRANA ., Michael Donny Pradana Subarjo; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3760

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model CORE berbasis lingkungan dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada kelas V di Gugus I Nakula Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus I Nakula Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 147 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD No. 3 Baler Bale Agung yang berjumlah 25 orang dan kelas V SD No. 5 Baler Bale Agung yang berjumlah 30 orang. Data pemahaman konsep IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Core berbasis lingkungan dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional kelas V di Gugus I Nakula Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2013/2014. Perbandingan hasil perhitungan rata-rata pemahaman konsep IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Core adalah 33,67 lebih besar dari rata-rata pemahaman konsep IPA siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional adalah 26,23. Hal ini berarti penerapan model Core berbasis lingkungan berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa kelas V di gugus I Nakula Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana.Kata Kunci : model pembelajaran CORE, pemahaman konsep IPA The purpose of this research was to recognize understanding of science concept between the students that taught with CORE learning model based on environment and those that taught with conventional learning model at grade V Elementary School Gugus I Nakula Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana in academic year 2013/2014. This research was a quasi experimental research. The research population was all students in grade V which belong to Elementary School Gugus I Nakula Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana in academic year 2013/2014 with the total 147 students. The sampel of this research was 25 students from grade V Baler Agung 3 Elementary School and 30 students from grade V Baler Agung 5 Elementary School. In collecting the data, the writer uses description test. The data were analysed using a descriptive statistic and inferencial statistic (uji-t). The result of this research showed that there were the differences between the students taught with CORE learning model based on environment learning model and taught with conventional model learning. The comparison average score of the students taught with CORE learning model is 33,67 higher than student that taught with conventional learning model is 26,23. In this research the implementation of CORE learning model based on environment can be considered to be significant in understanding of science concept.keyword : core leaning model, understanding of science concept
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SEMESTER II DI GUGUS VI KECAMATAN GEROKGAK TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., I Kadek Agus Septi Artawan; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10667

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan dari hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Quantum teaching dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD di gugus VI Kecamatan Gerokgak. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD N 1 Pemuteran dan siswa kelas V SD N 4 Pemuteran, yang ditentukan dengan teknik random sampling. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 126 siswa dan jumlah sampel sebanyak 59 orang siswa. Instrumen pada penelitian ini yaitu tes hasil belajar IPA. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial melalui uji- t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thit = 7,734 dan ttab (pada taraf signifikansi 5%) = 2,000. Hal ini berarti bahwa thit > ttab, sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran quantum teaching dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Dilihat dari rata-rata skor yaitu 24,3 > 16,4. Dengan demikian, model pembelajaran quantum teaching berpengaruh lebih baik terhadap hasil belajar IPA dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Pembelajaran quantum teaching, hasil belajar IPA The purpose of this research was to know the significant differences of the result of learning IPA between the group of students who were learnt by quantum teaching learning method and the group of students who were learnt by conventional teaching learning method. The population of this research was V grade students of gugus VI, Gerokgak District. The Samples of this research were V grade students of SD N 1 Pemuteran and V grade students of SD N 4 Pemuteran, which were chosen by random sampling technique. The population of this research consisted of 126 students and the samples were 59 students. The instrument of this research was the result of the test in learning IPA. The data were analyzed by using descriptive statistic and inferential statistic through t-test. The result shows that thit = 7.734 and ttab (at 5% significant level) = 2.000. It indicates that thit > ttab, in this case there is a significant differences of the result of learning IPA between the group of students who were learnt by quantum teaching learning method and the group of students who were learnt by conventional teaching learning method. So, by seeing at the mean score 24.3 >16.4, it can be concluded that quantum teaching learning method has a better effect of the result of learning IPA than conventional teaching learning method. keyword : quantum teaching learning method, student’s science achievement
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN KETERAMPILAN BERBICARA KELAS IV SDN 2 TIHINGAN I Gst. Ngurah Japa, Ni Md. Ayu Widiantari, Kt. Pudjawan,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.785

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi dan keterampilan berbicara siswa setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas IV semester I SDN 2 Tihingan tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 2 Tihingan yang berjumlah 17 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode kuisioner dan metode tes. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan motivasi belajar siswa dari rata-rata 73 pada siklus I menjadi rata-rata 84 pada siklus II, (2) terjadi peningkatan rata-rata kemampuan keterampilan berbicara siswa dari rata-rata 71 pada siklus I menjadi 86,47 pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas IV semester I SDN 2 Tihingan tahun pelajaran 2012/2013 dapat meningkatkan motivasi dan keterampilan berbicara siswa.   Kata-kata kunci: model TGT, motivasi, berbicara
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI SISWA KELAS V ., Ni Komang Seviani; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan menulis karangan deskripsi antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik berbantuan media lingkungan dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di SD Gugus V Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini tergolong jenis penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus V Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 236 siswa. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik random sampling. Sekolah yang menjadi sampel yaitu SD No. 4 Panji sebanyak 22 orang sebagai kelompok eksperimen dan SD No. 6 Panji sebanyak 21 orang sebagai kelompok kontrol. Data keterampilan menulis karangan deskripsi dikumpulkan dengan instrument tes berbentuk esai kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 2,4 dan ttab. (pada taraf signifikansi 5%) = 2,021. Hal ini berarti bahwa thit > ttab sehingga dapat didinterpretasikan bahwa terdapat perbedan yang signifikan keterampilan menulis karangan deskripsi antara siswa yang mengikuti pembelajaran pendekatan saintifik berbantuan media lingkungan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Diketahui (X) kelompok eksperimen adalah 22,40 dan (X) kelompok kontrol adalah 18,28. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik berbantuan media lingkungan berpengaruh terhadap keterampilan menulis karangan deksripsi siswa kelas V di SD Gugus V Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2015/2016Kata Kunci : pendekatan saintifik, media lingkungan, dan keterampilan menulis karangan deskripsi This study was aimed to determine the difference between the descriptive essay writing skills of students that learned with the scientific approach aided environmental media and students that learned with conventional learning in class V group V of Sukasada District year 2015/2016. This study classified the type of quasi-experimental research. The study population was all students in the fifth grade elementary school of group V of Sukasada District year 2015/2016, amounting to 236 students. The research sample was determined by using random sampling techniques. Schools are being sampled, namely SD 4 Panji totaling 22 people as an experimental group and SD No. 6 Panji as many as 21 people as the control group. The data of descriptive essay writing skills collected by the instruments in the form of an essay test then it analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics (t-test). Based on the analysis of data, obtained thit = 2.4 and ttab (at significance level of 5%) = 2.021. This means that thit > ttab so that it can be interpreted that there are significant differences between the description of the essay writing skills of students who take the learning environment of media-assisted scientific approach to the students who take the conventional learning. 𝑥̅ known experimental group was 22.40 and 𝑥̅ control group was 19.28. It can be concluded that the scientific approach aided environmental media influence on essay writing skills description fifth grade students of the Group V of Sukasada District year 2015/2016.keyword : scientific approach, environment media, and writing skills description
STRATEGI BELAJAR BERBASIS MASALAH BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V GUGUS I SUKAWATI ., Ni Kadek Anggarayani; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1879

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika pada konsep bilangan bulat antara siswa yang belajar menggunakan strategi belajar berbasis masalah dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus I Sukawati Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan desain penelitian Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus I Sukawati tahun pelajaran 2013/2014, yang banyaknya 194 orang siswa, kemudian sampel ditentukan menggunakan teknik random sampling dengan mengacak kelas. Sampel dalam penelitian ini kelas V SD Negeri 5 Sukawati sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SD Negeri 1 Sukawati sebagai kelompok kontrol. Jumlah masing-masing kelompok pada kelas eksperimen 31 siswa dan pada kelas kontrol sebanyak 30 siswa. Data tentang hasil belajar Matematika dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda biasa berjumlah 30 butir tes yang telah divalidasi. Data hasil belajar matematika dianalisis dengan t-test. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika pada konsep bilangan bulat antara siswa yang belajar menggunakan strategi belajar berbasis masalah dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Gugus I Sukawati tahun Pelajaran 2013/2014. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil thitung = 5,433 > ttabel = 2,000 dengan db = 59 taraf signifikansi 5%. Demikian pula diperoleh nilai rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih dari pada kelas kontrol yaitu = 83,68 > =76,46. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa strategi belajar berbasis masalah berpengaruh terhadap hasil belajar matematika pada konsep bilangan bulat siswa kelas V SD Negeri Gugus I Sukawati tahun Pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : strategi belajar berbasis masalah, hasil belajar The aim of this study for knowing of significant different on the result of mathematics learning to integer concept among students studied to use question based strategy with students studied to use conventional learning to the fifth grade students in Gugus 1 Sukawati in academic year 2013/2014. The kind of this research was pseudo experiment research with using non equivalent control group design research. This population research was all of the fifth students in Gugus 1 Sukawati in academic year 2013/2014. The number of students are 194 students than the sample was determined by random sampling technique with random class. The sample in this research was the fifth grade students of SD Negeri 5 Sukawati as the experiment group and the fifth grade students of SD Negeri 1 Sukawati as the controlling group. The number of each in experiment class is 31 students and 30 students for controlling class. The result data for mathematics learning was collected with multiple choice tests. The numbers of these tests were 30 valid and reliable items. The result of mathematics learning was analyzed by t-test. The analysis result was showed that there was significant different on the result of mathematics learning to integer concept among students studied to use question based strategy with students studied to use conventional learning to the fifth grade students in Gugus 1 Sukawati in academic year 2013/2014. That can be proved by the result of t-counting=5,433> t-table=2,000 with db=59 significant level 5%.So that was gotten the average of study result in experiment class more than controlling class was X= 83,68 > X = 76,46.that way can be concluded so learning strategy uses question based to be influential to the result of mathematics learning of integer concept to the fifth grade students in Gugus 1 Sukawati in academic year 2013/2014.keyword : learning strategy uses question based, the result of study
PENGARUH STRATEGI PEMECAHAN MASALAH BERBASIS TEORI POLYA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V ., I Putu Eka Sugiantara; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3092

Abstract

Masalah penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar matematika siswa. Tujuannya yaitu untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pemecahan masalah berbasis teori Polya dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran langsung pada kelas V di Gugus VIII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus VIII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 109 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD No. 1 Paket Agung yang berjumlah 33 orang dan kelas V SD No. 2 Paket Agung yang berjumlah 30 orang. Data hasil belajar matematika siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa thit = 12,63 dan ttab (pada taraf signifikansi 5%) = 2,00. Hal ini berarti bahwa thit > ttab, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pemecahan masalah berbasis teori Polya dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran langsung. Dari rata-rata kelompok eksperimen sebesar 98,79 dan rata-rata kelompok kontrol sebesar 64,9. Hal ini berarti rata-rata kelompok eksperimen > rata-rata kelompok kontrol. Dengan demikian strategi pemecahan masalah berbasis teori Polya berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V di Gugus VIII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : strategi pemecahan masalah, teori Polya The problem of this research was student low matemathic learning outcomes. Based on that, this research aimed to determine the differences in mathematical learning outcomes between students who learned through problem solving strategy based on Polya theory and the students who learned through direct instruction strategy. This research is a quasi-experimental design. The population in this research was all the students in fifth grade of elementary schools in Gugus VIII District Buleleng Academic Year 2013/2014, the total amount is 109 students. The samples used in this research was grade five of SD No 1 Paket Agung consisted of 33 students and grade five of SD No 2 Paket Agung consisted of 30 students. Learning outcomes data were collected by using essay test. The data collected were analyzed by using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The result of the study showed that tanthematic= 12.63 and ttable (in the significance level of 5%) = 2.00. It means that tarithematic>ttable, and it can be concluded that there are significant differences in mathematical learning outcomes between students who learned through problem solving strategy based on Polya theory and the students who learned through direct instruction strategy. The average score of the experimental group students is 98.79 and the average score of the control group students is 64.9. That means, the average score of the experimental group students > average score of the control group students.So, it can be concluded that problem solving strategy based on Polya theory affected students mathematical learning outcomes fifth grade students of elementary schools in Gugus VIII District Buleleng Academic Year 2013/2014.keyword : problem solving strategy, Polya theory
PENERAPAN MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V ., Ni Nyoman Aryawati; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., UNDIKSHA
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament dalam pembelajaran IPA kelas V SD N 1 Purwakerti tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini adalah penelitian tindak kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD N 1 Purwakerti yang berjumlah 35 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dlakukan dengan metode kuisioner dan tes. Data yang diperoleh dari metode kuisioner dan tes selanjutnya dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament dalam pembelajaran IPA kelas V SD N 1 Purwakerti menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan rata-rata motivasi belajar belajar siswa sebesar 3,6 dari rata-rata 81,4 pada siklus I menjadi rata-rata 85 pada siklus II, (2) terjadi peningkatan rata-rata rata-rata hasil belajar siswa sebesar 17,34 dari rata-rata 70,43 pada siklus I menjadi 87,77 pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif model Teams Games Tournament dalam pelajaran IPA kelas V SD N 1 Purwakerti tahun pelajaran 2014/2015 dapat menigkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Peningkatan terjadi karena siswa merasa termotivasi untuk belajar dengan adanya diskusi kelompok belajar, games tournament, dan penghargaan kelompok. Kata Kunci : Teams Games Tournament, motivasi dan hasil belajar -keyword : -
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SCRAMBLE TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS III KECAMATAN BULELENG ., Ni Made Dwi Kurni Astuti; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan hasil belajar Bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Scramble berbantuan kartu pertanyaan dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional pada siswa kelas III semester II di Gugus I Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Desain penelitian yang digunakan adalah non equivalent posttest-only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III SD Gugus I Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling, sehingga didapatkan dua kelas yaitu kelas III SD Negeri 8 Banyuning berjumlah 38 siswa sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas III SD Negeri 2 Banyuning berjumlah 36 siswa sebagai kelas kontrol. Instrmen pengumpulan data pada penelitian ini adalah tes uraian dengan dua tahap analisis yaitu analisis statisik deskriptif dan analisis statistik inferensial (Uji-t). Hasil penelitian ini yaitu, diperoleh perhitungan uji-t, thitung = 11,55 > ttabel = 1,671 (dengan db 72 dan taraf signifikansi 5%), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa model pembelajaran Scramble berbantuan kartu pertanyaan berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas III di Gugus I Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Model Pembelajaran Scramble, Kartu Pertanyaan, Hasil Belajar This study aims to determine the differences in learning outcomes between Indonesian students groups that learning with learning models Scramble assisted question cards and groups of students who learning with conventional models in third grade students in the second in the first group of Buleleng District, Buleleng regency year 2016/2017. The research design used is non equivalent posttest-only control group design. The population in this research is all students of class III SD I Buleleng District, Buleleng District. Determination of sample is done by random sampling technique, so that got two class that is class III SD Negeri 8 Banyuning amounted to 38 students as experiment class and student of class III SD Negeri 2 Banyuning amounted to 36 student as control class. The data collection instrument in this research is a description test with two stages of analysis that is descriptive static analysis and inferential statistical analysis (t-test). The result of this research is t-test calculation, tct = 11,55> ttable = 1,671 (with db 72 and significance level 5%), so H0 is rejected and H1 accepted. Thus it can be stated that the instructional model of Scramble card-assisted question has a significant effect on the learning outcomes of Indonesian class III students in Buleleng District Buleleng District I Bulletin Lesson Year 2016/2017.keyword : Scramble Learning Model, Question Card, Learning Outcomes
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN ASESMEN PORTOFOLIO TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA DENGAN KOVARIABEL GAYA BELAJAR SISWA ., I Komang Eka Putra Ariyanta; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., I Gede Astawan, S.Pd.,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5623

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan yang signifikan prestasi belajar IPA siswa antara sebelum dan setelah dibelajarkan dengan pendekatan saintifik berbantuan asesmen portofolio, (2) perbedaan yang signifikan prestasi belajar IPA siswa antara sebelum dan setelah dibelajarkan dengan pendekatan saintifik berbantuan asesmen portofolio setelah variabel gaya belajar dikendalikan, dan (3) kontribusi yang signifikan kovariabel gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre eksperiment. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD No 4 Banyuasri yang juga merupakan sampel penelitian karena teknik sampel yang digunakan adalah teknik sensus study. Data prestasi belajar siswa dikumpulkan menggunakan tes prestasi belajar dan gaya belajar siswa dikumpulkan menggunakan tes gaya belajar Group Embedded Figures Test. Teknik analisis yang digunakan adalah ANAKOVA. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan sebagai berikut. (1) Terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar IPA siswa antara sebelum dan setelah dibelajarkan dengan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan asesmen portofolio pada siswa kelas IV SD No 4 Banyuasri (Fhitung = 19.177 > FTabel = 4,21), (2) terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar IPA siswa antara sebelum dan setelah dibelajarkan dengan pendekatan saintifik berbantuan asesmen portofolio pada siswa kelas IV SD N 4 Banyuasri setelah variabel gaya belajar dikendalikan (Fhitung = 93.761 > FTabel = 4,21, dan angka signifikansi 0.000), (3) kontribusi yang signifikan kovariabel gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa pada siswa kelas IV SD N 4 Banyuasri (r2 = 0.329).Kata Kunci : prestasi belajar, gaya belajar, pendekatan saintifik This study was aimed at determining of (1) a significant difference of students’ science learning achievement before and after learning by using scientific approach aided portfolio assessment, (2) a significant difference of students' science learning achievement before and after learning by using scientific approach aided the portfolio assessment after controling the learning styles variable, and (3) a significant contribution of learning styles as covariates to student achievement. This study was a pre experiment. The population of the study was all fourth grade students in SD No 4 Banyuasri who was also a research sample due to census study as sampling technique. Data of students’ achievement were collected by using leaarning achievement test. Data of students’ learning style were collected by using Group Embedded Figures Test. Anova, Ancova, and Product Moment test were used to analyze hypothesis at a significance level of 5%. Based on the results of data analysis, it is concluded as follows: (1) There are significant differences of students' science learning achievement before and after learning by using scientific approach aided portfolios assessment on fourth grade students in SD No 4 Banyuasri (F count = 19 177> Ftable = 4.21), (2) there are significant differences of students’ science learning achievement before and after learning by using scientific approach aided portfolios assessment on fourth grade students in SD No 4 Banyuasri after controlling learning styles variables (F count = 93.761> F table = 4.21, and significance level of 0.000), and (3) there is significant contribution of covariates learning styles toward student achievement in fourth grade student SD No 4 Banyuasri (r2 = 0329).keyword : learning achievement, learning styles, scientific approach.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue