cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL GI (GROUP INVESTIGATION) BERORIENTASI KEARIFAN LOKAL TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SD NEGERI DI DESA SINABUN I Kt. Dibia, Wyn. Suputra, Gd. Sedanayasa,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.806

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan kemampuan berpikir kritis antara siswa yang mengikuti pembelajaran model group investigation berorientasi kearifan lokal dengan model konvensional pada pelajaran IPA kelas V semester genap tahun pelajaran 2012/2013 SD Negeri di Desa Sinabun,  Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan penelitian Post Test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD di desa Sinabun tahun pelajaran 2012/2013. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara random sampling. Data yang dikumpulkan adalah data tes kemampuan berpikir kritis. Data tes kemampuan berpikir kritis dikumpulkan dengan tes uraian. Jumlah tes kemampuan berpikir kritis yang digunakan adalah 10 butir. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan uji t independent dengan sampel tidak berkorelasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran group investigasi berorientasi kearifan lokal dan model pembelajaran konvensional (thitung = 3,54; ttabel = 2,055). Hal  ini dilihat dari rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa yang belajar dengan model pembelajaran group investigation adalah 25,619  yang berkategori baik, sedangkan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional adalah 19,948 yang berkategori cukup. Kata-kata kunci : model group investigation dan kemampuan berpikir kritis
*PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE “5E” TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI GUGUS III* ., I Wayan Asthira Putra; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6658

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA anatara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran learning cycle “5e” di SD Negeri 3 Purwakerthi dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional di SD Negeri 1 Culik. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus III Kecamatan Abang tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 197 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD No. 1 Culik yang berjumlah 30 orang dan siswa kelas V SD No. 3 Purwakerthi yang berjumlah 33 orang. Data hasil belajar pada mata pelajaran IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa hasil belajar dalam pembelajaran IPA pada siswa kelompok kontrol dengan model pembelajaran konvensional menunjukkan skor cenderung sedang, dengan mean 15,23 dan hasil belajar pada siswa kelompok eksperimen dengan model pembelajaran learning cycle “5e” menunjukkan skor cenderung tinggi, dengan mean 21,42. Terdapat pengaruh hasil belajar pada mata pelajaran IPA yang signifikan antara kelompok eksperimen dengan model learning cycle “5e” dan kelompok kontrol dengan model pembelajaran konvensional, diketahui bahwa thitung > ttabel (thitung = 8,00 > ttabel = 1,671 ). Dari perbedaan rata-rata hasil belajar menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran learning cycle “5e” berpengaruh terhadap hasil belajar IPA dibandingkan dengan model pembelajar konvensional pada siswa kelas V Semester Ganjil tahun pelajaran 2014/2015 di SD Gugus III Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem.Kata Kunci : model learning cycle ”5e”, hasil belajar This research aims to determine differences in learning outcomes of science among students studying science uses learning cycle “5e” method at SD Negeri 3 purwakherti and using conventional learning method at SD Negeri 1 Culik. This research is kind of quasi-experiment research. This research population is all of fitth grade students at third cluster in Abang district in year 2014/2015 which amounts to 197 people. The research sample is fifth grade students of SD Negeri 1 Culik which amounts to 30 people and fifth grade students of SD Negeri 3 Purwakerthi which amounts to 33 people. Data results of science learning was gathered which multiple choice of instruments. Data were collected using statistical analysis descriptive and inferential statistic (t-test). The result of this study found that the resulsts of learning science in students with a control group by using konventional learning method shows the mean scores tend to be moderate with 15.23 and students learning outcomes in the experimental group by using cycle learning “5e” method tend to show high scores, with mean of 21.42. There are influences learning outcomes in science learning which is significant between experimental group by using learning cycle “5e” method and the control group by using conventional learning method, it is known that tarithmetic > ttable ¬(tarithmetic = 8.00 > ttable = 1.671 ). From the difference of learning outcomes showed that learning science by using a cycle learning “5e” was influence on learning outcomes compared to conventional learning method in students fifth grade of first semester in year 2014/2015 at third cluster in Abang district, Karangasem regency.*keyword : learning cycle“5e”, learning outcomes*
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GI BERBANTUAN MEDIA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD GUGUS II TAMPAKSIRING ., Sang Putu Bagus Rustina; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) berbantuan media konkret dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar tahun pelajaran 2013/ 2014. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Dengan menggunakan desain Noneequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas V SD Gugus II Tampaksiring yang berjumlah 182 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling, maka didapat dua kelas sebagai sampel penelitian yaitu SDN 6 Tampaksiring sebagai kelompok eksperimen dan SDN 1 Tampaksiring sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar IPA yang dikumpulkan dengan instrument tes berbentuk pilihan ganda dan dianalisis menggunakan analisis statistik parametrik (uji-t). Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) berbantuan media konkret dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional. Hasil uji hipotesis diperoleh thitung sebesar 5,22, sedangkan nilai ttabel adalah 2,00. Dari perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa thitung > ttabel (5,22>2,00). Berdasarkan perbedaan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) berbantuan media konkret dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar tahun pelajaran 2013/ 2014.Kata Kunci : GI, media konkret, Hasil belajar, dan IPA. This study aimed to know significant differences in between students' science learning achievement that learned through the implementation of cooperative learning model type Group Investigation ( GI ) aided concrete media with students who learn through conventional teaching V grade elementary school students Force II Tampaksiring, Gianyar academic year 2013/2014. This research includes quasi-experimental study ( quasi experiment ). By using design Noneequivalent control group design. The population in this study were all class V SD Force II Tampaksiring totaling 182 students . Determination of the samples was done by random sampling techniques, the importance of the two classes as research samples SDN 6 Tampaksiring as the experimental group and SDN 1 Tampaksiring as a control group. Science learning achievement data collected by instruments in the form of multiple choice tests and analyzed using parametric statistical analysis ( t-test ). Results of data analysis showed that there were significant differences in science learning outcomes of students who learn through cooperative learning model group investigation ( GI ) aided concrete media with students who learn through conventional learning. Hypothesis test results obtained tcount of 5.22 , while the value is 2.00 ttabel. From these calculations it can be seen tcount > ttabel ( 5,22 > 2,00 ). Based on these differences can be concluded that there is a significant effect of cooperative learning model type Group Investigation ( GI ) aided concrete media with students who learn through conventional learning on learning achievement science Elementary V grade students Force II Tampaksiring, Gianyar academic year 2013/2014.keyword : GI, concrete media, learning achievement, and science.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF BERBASIS BEKERJA ILMIAH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS MAYOR METRA DENPASAR ., I Gusti Ayu Agung Adiputri; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran generatif berbasis bekerja ilmiah dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa Kelas V SD Gugus Mayor Metra, Denpasar Utara Tahun Ajaran 2013/2014.Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain “Nonequivalent control group design”. Populasi dalam penelitian ini siswa kelas V SD Gugus Mayor Metra Denpasar Utara.Untuk menentukan sampel digunakan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 29 Pemecutan yang berjumlah 49 orang kelompok eksperimen dan SD negeri 21 Pemecutan yang berjumlah 52 orang kelompok kontrol. Pengumpulan data hasil belajar IPA dilakukan dengan metode tes yaitu tes hasil belajar IPA, jenis tes objektif bentuk pilihan ganda biasa. Data selanjutnya dianalisis menggunakan analisis statistik uj-t. Nilai rata-rata hasil belajar IPA pada kelas eksperimen 74,65 dan kelompok kontrol 69,25. Demikian pula hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran generatif berbasis bekerja ilmiah dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hasil analisis diperoleh nilai (t hitung = 3,57 > t tabel = 2.00). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran generatif berbasis bekerja ilmiah berpengeruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD gugus mayor metra denpasar utara tahun ajaran 2013/2014. Kata Kunci : Model pembelajaran generatif, bekerja ilmiah, hasil belajar IPA The aimed of this study was to determine whether there was a significant differences in science learning outcomes between students who followed generative learning based on scientific work with students who took conventional learning in fifth grade of SD Gugus Mayor Metra, Denpasar Utara academic year 2013/2014.This study was a quasi experimental research with Nonequivalent Control Group Design. The population of this study were the fifth grade students of SD Gugus Mayor Metra Denpasar Utara.Sample was taken by using random sampling technique.The sample of this study were the fifth grade students of SD Negeri 29 Pemecutan which consisted of 49 students as the exsperiment group and SD Negeri 21 Pemecutan which consisted of 52 students as the control group. The data of the result of the science learning process was collected using the test method that is objective test in regular multiple choice. The data were analyzed by using t-test.The average scores of science learning in experiment class 74,65 and the control class 69,25. And the analyzed show that there are significant differences in science learning output between students taught by using generative learningmodel based on scientific workwith students taught by using conventional learning. Based on the t-test results obtained (tvalue = 3,57 > ttable = 2.00). It can be concluded that generative learningbased on bekerja ilmiah significantly influences toward science learning outcomes on fifth grade elementary students of Gugus Mayor Metra Denpasar Utara academic year 2013/2014. keyword : Generative learning model, scientific work, science learning outcomes.
PENGARUH TEKNIK KANCING GEMERINCING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD ., Putu Suandika; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7688

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan teknik kancing gemerincing dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus I Kecamatan Tegallalang tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas IV SD di Gugus I Kecamatan Tegallalang tahun pelajaran 2015/2016. Sampel penelitian ini adalah kelas IV SDN 1 Tegallalang dan kelas IV SDN 5 Tegallalang, yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan dengan metode tes. Instrumen penelitian ini yaitu tes hasil belajar IPA. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan teknik kancing gemerincing dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, dengan nilai thitung sebesar 25,91 > ttabel 2,00. Adanya perbedaan hasil belajar IPA menandakan teknik kancing berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Tegallalang tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : teknik kancing gemerincing, hasil belajar This research purpose is to know the significant differences of science achievement between students who using kancing gemerincing technique in the 4th grade of the elementary school in Cluster I of Tegallalang District in year 2015/2016. This research is a quasy experimental research by design post test only control group design. The population this research is 4th grade elementary school in Cluster I Tegallalang District in year 2015/2016. The sample is 4th grade of SD N 1 Tegallalang and 4th grade of SD N 5 Tegallalang, by using simple random sampling technique. The data are collected by test method. The instrument of this research is science achievement test. The data of this research is collected by using two techniques, there are descriptive statistical analysis and inferential statistic i.e. t-test. The result of the analysis shows that there are significant differences of science between students who using kancing gemerincing technique and conventional teaching model, with value of ttcount = 25,91 > ttable = 2,00. Therefore, it can be concluded that kancing gemerincing technique has influent on science achievement of students 4th grade elementary school in Cluster I Tegallalang District in year 2015/2016.keyword : kancing gemerincing technique, achievement learning
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MULTIMEDIA TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS SISWA KELAS IV SD GUGUS I GUSTI NGURAH RAI DENPASAR TIMUR TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., I Gede Bagus Angga Pradnyana; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11041

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS siswa yang dibelajarkan menggunakan model Problem Based Learning berbantuan multimedia dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Timur tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 331 orang. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling dengan terlebih dahulu mengundi kelas kemudian hasil undian diberikan pretest untuk menentukan kesetaraan. Setelah setara berdasarkan uji t dilakukan pengundian kembali untuk menentukan kelas eksperimen dan kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes untuk mengumpulkan data kompetensi pengetahuan IPS siswa. Data nilai posttest kompetensi pengetahuan IPS dianalisis menggunakan uji t. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan uji t, diperoleh nilai thitung 3,94 > ttabel 2,00 pada taraf signifikan 5% dengan dk 62 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan kompentesi pengetahuan IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui model Problem Based Learning berbantuan multimedia dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus I Gusti Ngurah Rai. Selain itu, berdasarkan analisis dengan statistik deskriptif diperoleh hasil nilai rata-rata kompetensi pengetahuan IPS kelas eksperimen 77,95 > kelas kontrol 70,82. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan multimedia berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Timur tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Problem Based Learning, multimedia, kompetensi pengetahuan IPS. This study aims to determine the significant differences in the competence of IPS knowledge of students who were taught using a model of Problem Based Learning assisted multimedia with students who were taught using conventional learning. This research type is quasi experiment with design of Nonequivalent control group design. Population in this research is all fourth graders at SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Timur year lesson 2016/2017 which amounted to 331 people. Determination of the sample in this study was done by random sampling technique by first drawing the class then the result of the draw was given pretest to determine equality. After the equivalent on the basis of the t-test, a draw was made to determine the experimental and control class. Data collection in this research is done by test method to collect competency knowledge data of student's IPS. Posttest value data of IPS knowledge competence were analyzed using t test. Based on the results of hypothesis testing with t test, obtained tcount 3.94> ttable 2.00 at 5% significant level with dk 62 then H0 rejected and Ha accepted. This shows that there is a significant difference of IPS knowledge competence between students who are taught through Multimedia-based Problem Based Learning model with students who are taught by conventional learning in fourth grade students of SD Gugus I Gusti Ngurah Rai. In addition, based on the analysis with descriptive statistics obtained the average score of knowledge competence level of experimental class IPS 77.95> control class 70.82. Thus, it can be concluded that the application of Problem Based Learning model of multimedia assisted on the knowledge competence of IPS students of fourth grade SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Timur academic year 2016/2017.keyword : Problem Based Learning, multimedia, IPS knowledge competence.
Pengaruh Penerapan Pendekatan Pembelajaran kontekstual berbasis penilaian proyek (project assessment) terhadap Hasil Belajar IPA siswa kelas IV SD Gugus II Kecamatan Marga tahun pelajaran 2013/2014. ., I Made Widi Artana; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis penilaian proyek (project assessment) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional siswa kelas V Sekolah Dasar Gugus II Kecamatan Marga. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SD Gugus II Kecamatan Marga tahun pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah nilai hasil belajar IPA di kelas eksperimen dan di kelas kontrol dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda satu jawaban benar (post test). Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis penilaian proyek (project assessment) dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional (thitung 5.034 > ttabel = 2.000). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis penilaian proyek (project assessment) berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V Sekolah Dasar Gugus II Kecamatan Marga. Kata Kunci : IPA , Pendekatan Kontekstual, penilaian proyek, hasil belajar The objective of this study is to determine the significant differences between students’ learning outcomes of which used Value Clarification Technique which assist by Power Point Media with the students who use the conventional teaching of the fifth grade students of SD Gugus II Kecamatan Marga. This study is a quasy experiment with the design of the study is a non-Equivalent control group design. The population of this study is conducted to the fifth grade students of SD No 3 in academic year 2013/2014. Samples were taken with a random sampling technique. The data collected is the value of the IPA studies in the experimental class and the control class collected using a multiple-choice test with one correct answer post test. Data was analyzed by t-test. The result showed there were significant differences in learning outcomes of students who learned with using Value Clarification Technique which assist by Power Point Media with students who learned with using Conventional Learning (thitung 10,84 > ttabel = 2,000). Thus, we can conclude that Value Clarification Technique model significantly influence the results of studies of the fifth grade students of SD Gugus II Kecamatan Marga.keyword : IPA , Pendekatan Kontekstual, penilaian proyek, hasil belajar
PENERAPAN METODE SAS UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS II PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SD I Km. Ngr Wiyasa3, Ni Kd. Dwimayanti, MG. Rini Kristiantari
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.976

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca dan hasil belajar Bahasa Indonesia pada siswa kelas II SD N. 10 Pemecutan melalui penerapan metode SAS. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek terteliti adalah siswa kelas II SD N. 10 Pemecutan Tahun Pelajaran 2012/2013 dengan jumlah siswa41orang. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi dan tes. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis dengan teknik deskritif-kuantitatif.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan rata-rata persentase keterampilan membaca siswa dari 80,5% pada siklus I menjadi 86% pada siklus II, (2) terjadi peningkatan rata-rata hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dari 61,46 pada siklus I menjadi 73,66 pada siklus II, dan (3) terjadi peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia secara klasikal dari 41,46% pada siklus I menjadi 80,49% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan metode SAS pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan keterampilan membaca dan hasil belajar siswa kelas II SD N. 10 Pemecutan Tahun Pelajaran 2012/2013. Kata-kata kunci : Metode SAS, Keterampilan Membaca, danHasil Belajar  
PENGARUH MODEL QUANTUM TEACHING BERBANTUAN MEDIA AUDIO TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SEMESTER 1 SD GUGUS 7 SUKAWATI, KABUPATEN GIANYAR TAHUN AJARAN 2013/2014. ., I Nyoman Adi Kurniawan; ., Drs. I Made Suara, M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS siswa yang mengikuti model quantum teaching berbantuan media audio dengan yang mengikuti pembelajaran konvensional siswa kelas V Semester 1 SD Gugus 7 Sukawati, Kabupaten Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimental) dengan rancangan penelitian yang digunakan Nonequivalent Control Group Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah SD Gugus 7 Sukawati. Sampel diambil dengan teknik Purposive sampling karena hanya ada dua sekolah yang jumlah siswanya lebih dari 30 siswa, kemudian untuk menentukan kelas yang akan dijadikan kelas eksperimen dan kelas kontrol digunakan teknik Random Sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPS yang meliputi aspek kognitif. Nilai kognitif didapat dari tes hasil belajar bentuk pilihan ganda biasa. Data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS siswa yang mengikuti model quantum teaching berbantuan media audio dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung sebesar 2,72, dengan taraf signifikansi 5% (α = 0,05) atau taraf kepercayaan 95% dengan dk = 63 dan ttabel sebesar 2,00. Ini berarti thitung > ttabel (2,72 > 2,00). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model quantum teaching berbantuan media audio berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V semester 1 SD Gugus 7 Sukawati, Kabupaten Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Model Quantum Teaching Berbantuan Media Audio, Hasil Belajar IPS. This study aimed to determine the significant differences result of learning IPS for the students who followed quantum teaching model aided audio media with the students who followed conventional learning grade 5 elementary school in 1st semester of cluster 7 in Sukawati, Gianyar academic year 2013/2014. This study was a quasi-experimental study (quasi experimental) with the research design used Nonequivalent Control Group Design. The population in this study are cluster 7 of elementary school in Sukawati. The samples were taken by purposive sampling technique because there are only two schools that had more than 30 students, then to determine the class that will be used as the experimental class and the control class used random sampling techniques. The data collected is the result of learning IPS that included aspects of cognitive. Cognitive values obtained from multiple-choice achievement test. The data were analyzed by t-test. The results showed that there are significant differences result of learning IPS for the students who followed quantum teaching model aided audio media with the students who followed conventional learning. Based on the analysis obtains t-count 2,72, with a significance level of 5% (α = 0.05) or confidence level of 95% with dk = 63 and t-table 2,00. This means that t-count > t-table (2,72 >2,00). It can be concluded that quantum teaching model aided audio has a positive effect and significantly to the result of learning IPS grade 5 elementary school in 1st semester of cluster 7 in Sukawati, Gianyar academic year 2013/2014.keyword : Models of Quantum Teaching Assisted Media Audio, Learning Outcomes IPS.
PENGARUH QUANTUM TEACHING DALAM PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS SD GUGUS LETKOL WISNU ., Ni Kd Putri Pebiani; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penguasaan kompetensi pengetahuan IPS antara siswa kelas IV di SD Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2015/2016 yang mengikuti pembelajaran menggunakan quantum teaching dalam pendekatan saintifik dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada tema cita-citaku. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah desain eksperimen semu (nonequivalent control group design). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2015/2016. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling yang terlebih dahulu dilakukan uji kesetaraan pada setiap anggota populasi. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes. Data yang dikumpulkan berupa nilai penguasaan kompetensi pengetahuan IPS (prates) yang dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian berdasarkan analisis data menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS antara siswa kelas IV di SD Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2015/2016 yang mengikuti pembelajaran menggunakan quantum teaching dalam pendekatan saintifik dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada tema cita-citaku (thitung = 2,06 > ttabel= 2,00) dan rerata penguasaan pengetahuan IPS siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan quantum teaching dalam pendekatan saintifik, yaitu 80,00 dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, yaitu 74,51. Dengan demikian, dapat disimpulkan terdapat pengaruh penerapan quantum teaching dalam pendekatan saintifik terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV tema cita-citaku di SD Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2015/2016Kata Kunci : quantum teaching, saintifik, pengetahuan IPS This research aimed to determine an influence in the mastery of social knowledge competence between fourth grade students at SD Gugus Letkol Wisnu North Denpasar sub-district Academic Year 2015/2016 who followed quantum teaching in scientific approach learning and students who followed conventional learning at ideals theme. This research was designed in form of experiment research with nonequivalent control group design. The population of this research was all of the fourth grade students at SD Gugus Letkol Wisnu North Denpasar sub-district Academic Year 2015/2016. The research sample was determined by random sampling technique which was done by equivalent test to every member of the population. In this research, the method used to collect the data was test method. The collected data were the scores of the mastery of social knowledge competence which processed by t-test. Based on an analysis the result shows that there is significant difference in the mastery of social knowledge competence between fourth grade students at SD Gugus Letkol Wisnu North Denpasar sub-district Academic Year 2015/2016 who follow quantum teaching in scientific approach learning and students who follow conventional learning at ideals theme (thit = 2,06 > ttabel= 2,00) and the average of mastery of social knowledge competence in students who follow quantum teaching in scientific approach learning is 80,00 and students who follow conventional learning is 74,51. Therefore, it can be concluded that there is an influence in implementing quantum teaching in scientific approach toward mastery of social knowledge competence at fourth grade students of ideals theme at SD Gugus Letkol Wisnu North Denpasar sub-district Academic Year 2015/2016.keyword : quantum teaching, scientific, social knowledge

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue