cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
MODEL RECIPROCAL TEACHING (PEMBELAJARAN TIMBAL BALIK) BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS MAYOR METRA ., I Dewa Ayu Sudametri Dewi; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran timbal balik dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Mayor Metra Denpasar Utara Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus Mayor Metra Denpasar Utara yang berjumlah 332 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 29 Pemecutan yang berjumlah 36 orang sebagai kelompok eksperimen dan SD Negeri 18 Pemecutan yang berjumlah 34 orang sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar Matematika dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar jenis tes objektif bentuk pilihan ganda biasa kemudian data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran timbal balik dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hal ini terbukti dari hasil analisis yang diperoleh thitung=4,75 > ttabel=2,00 (dengan db = n1 + n2 - 2 (36 + 34 - 2 = 68 dan taraf signifikansi adalah 5%) dan didukung dengan perbedaan rata-rata hasil belajar Matematika siswa kelas V antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yaitu (X Ì… =73,89 > X Ì… =60,06). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran timbal balik berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V SD Gugus Mayor Metra Denpasar Utara. Kata Kunci : Model pembelajaran terbalik, hasil belajar Matematika This study aims to determine the differences is a significant in mathematics learning outcomes between students taught by using reciprocal teaching model with students taught by using conventional learning on V grade elementary school students of Force Maj. Metra North Denpasar Academic Year 2013/2014. This research is a quasi experimental research or experimental Quasy the research design used was Nonequivalent Control Group Design. The population in this study were all students of class V SD Force Maj. Metra North Denpasar Academic Year 2013/2014. Samples were taken with a random sampling technique. Mathematics learning outcomes data collection carried out by the method of test is Mathematics achievement test , an objective type multiple choice test and then the data were analyzed using the usual statistical analysis uj - t. The average value of the results of learning mathematics fifth grade students that learned using reciprocal teaching model that learned more than students using the conventional learning (73.89 > 60.06). The result of this study shows that there are significant differences in learning outcomes between students' mathematics that learned using reciprocal teaching model to students that learned using conventional learning (of thitung=4,75 : ttabel=2,00). It can be concluded that reciprocal teaching model have a significant effect on learning outcomes of students' fifth grade elementary mathematics Force Maj. Metra North Denpasar.keyword : reciprocal teaching model, mathematics learning outcomes
ANALISIS GAYA BELAJAR BAHASA INDONESIA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SD GUGUS VI KECAMATAN BULELENG ., Kadek Ayu Partiwi; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7675

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui: (1) gaya belajar dalam pembelajaran bahasa Indonesia dan (2) dampak gaya belajar terhadap hasil belajar bahasa Indonesia pada siswa kelas IV di SD Gugus VI Kecamatan Buleleng Tahun 2015/2016. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV pada SD Gugus VI kecamatan Buleleng dan sampel penelitian ini adalah siswa kelas IV semester genap di SD Negeri 2 Kampung Baru, SD Negeri 3 Kampung Baru, dan SD Negeri 7 Kampung Baru. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan dokumentasi. Hasil penelitian kecenderungan gaya belajar ini menunjukkan bahwa (1) Deskripsi kecenderungan gaya belajar visual dengan jumlah responden 41 dengan persentase 63,07%, kecenderungan gaya belajar auditorial dengan jumlah responden 11 dengan persentase 16,93%, dan kecenderungan gaya belajar kinestetik dengan jumlah responden 13 dengan persentase 20,00 %. Hasil penelitian dampak gaya belajar terhadap hasil belajar menunjukkan bahwa (2) Deskripsi hasil belajar dengan gaya belajar visual masuk ke dalam kategori sangat baik dengan rata-rata 77 (skor maksimal 100), gaya belajar auditorial masuk ke dalam kategori baik dengan rata-rata 74 (skor maksimal 100), dan gaya belajar kinestetik masuk ke dalam kategori baik dengan rata-rata 75 (skor maksimal 100). Dengan demikian gaya belajar yang di terapkan di kelas IV lebih cenderung ke dalam gaya belajar visual dengan jumlah responden sebanyak 41 dan memperoleh hasil belajar dengan kategori sangat tinggi yaitu dengan rata-rata 77 Kata Kunci : Gaya Belajar, Hasil Belajar Bahasa Indonesia. This research is a descriptive study that aims to identify: 1 learning styles in learning Indonesian and (2) the impact of learning styles on learning outcomes Indonesian in the fourth grade students in elementary Cluster VI District of Buleleng Year 2015/2016. The study population was the fourth grade students in elementary Cluster VI Buleleng districts and sample of this research is the fourth grade students in the second semester of SD Negeri 2 Kampung Baru, Kampung Baru SD Negeri 3, and SD Negeri 7 Kampung Baru. The method used to collect data for this study were questionnaires and documentation. Data analysis techniques used in this research is descriptive analysis technique that is performed to test the low score of the questionnaire that was disis respondents. Descriptive analyzes conducted on the average value of the mean, median and mode. the tendency of visual learning style with the number of respondents 41 with the percentage 63.07%, the tendency of auditory learning styles with the number of respondents 11 and the percentage of 16.93%, and the tendency of kinesthetic learning style with the number of respondents 13 with the percentage 20.00%. The results of the impact study learning styles on learning results show that (2) Description of learning outcomes with a visual learning style into the excellent category with an average of 77 (the maximum score of 100), learning styles auditory fit into either category with an average of 74 (maximum score of 100), and kinesthetic learning style fit into either category with an average of 75 (the maximum score of 100). Thus style of learning is applied in the fourth grade are more likely into the visual learning style by the number of respondents was 41 and obtained the learning outcomes by category is as high as the average of 77. keyword : Learning Styles, Learning Outcomes Indonesian.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ARIAS TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 1 CANDIKUSUMA ., Ni Kadek Dina Kusuma Dewi; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep Matematika pada kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran ARIAS dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan bukan model pembelajaran ARIAS pada siswa kelas V SD Negeri 1 Candikusuma Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan rancangan penelitian “Post Test Only Control Group Design”. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD Negeri 1 Candikusuma. Sampel dari penelitian ini adalah kelompok kelas VA dan kelompok kelas VB. Kelompok eksperimen dan kelompok kontrol ditentukan dengan teknik random sampling. Metode yang digunakan adalah metode tes dengan instrumen pengumpulan data berupa tes uraian. Data pemahaman konsep dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik infrensial (uji-t) Polled Varians. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep Matematika anatara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran ARIAS dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan bukan model pembelajaran ARIAS. Temuan yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu siswa memiliki rasa percaya diri, aktif, memiliki rasa ingin tahu, dan bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran. Hal ini berarti bahwa, model pembelajaran ARIAS berpengaruh terhadap pemahaman konsep Matematika siswa kelas V di SD Negeri 1 Candikusuma tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Matematika, Model ARIAS, pemahaman konsep This study aimed at investigating different understanding conceptsin Mathematics in a group of students who are taught by using ARIAS learning model and group which not on the grade V at SD Negeri 1 Candikusuma, Melaya, Jembrana, in academic year 2016/2017.This study was a quasi-experimental reasearch that is "Post Test Only Control Group Design".The population of this study was all class of grade V at SD Negeri 1 Candikusuma. There are two groups which is become the sample of this research, they are: Group of Va Grade &Vb Grade. The experimental group and the control group were determined by random sampling technique. The method used is the test method with the data collection instrument in the from of a description test. Conceptual understanding data was analyzed using descriptive statistics and inferentially statistics t-test (Polled Variance). The result of hypothesis testing shows that there is a difference understanding of the Mathematics concept between groups of students who taught by using ARIAS learning model and students who wich not used ARIAS learning model. The findings that have been obtained in this research are students become more confidence, active, increase their curiosity, and eagerness to follow the learning process. It means that the ARIAS learning give effect on understanding the concept of Mathematics of Grade V students in SD Negeri 1 Candikusuma in the academic year 2016/2017. keyword : Mathematics, ARIAS model, concept comprehension
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN PQ4R BERBANTUAN PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD ., Ni Ketut Sudiarti; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5652

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan strategi pembelajaran PQ4R berbantuan peta konsep dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi experimen dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV di Gugus II Kecamatan Buleleng. Sampel ditentukan melalui teknik random sampling, tetapi yang dirandom adalah kelas. Berdasarkan teknik tersebut, diperoleh Sd No. 1 Penarukan sebagai kelas eksperimen dan SD No. 3 Penarukan sebagai kelas kontrol. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA yang dikumpulkan melalui tes objektif pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA siswa antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan strategi pembelajaran PQ4R berbantuan peta konsep dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji hipotesis menggunakan uji-t, dengan thitung lebih besar dari ttabel (thitung = 2,65 > ttabel = 2,00). Rata-rata skor kelompok eksperimen adalah 20,18 dan rata-rata skor kelompok kontrol adalah 17,4. Dengan demikian, strategi pembelajaran PQ4R berbantuan peta konsep berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di gugus II Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng pada tahun pelajaran 20114/2015.Kata Kunci : PQ4R, peta konsep, hasil belajar, IPA This study aims to find out the significant effect of students’ achievement in science lesson between group of students who teach by using the learning strategy PQ4R by concept mapping approach and group of students who teach by using conventional approach. This study is quasi experiment which uses post-test only control group design. The population of this study is allstudents in 4 th Grade of Cluster II Subdistrict Buleleng. The sample of this study is chose by using random sampling. Dealing with the sampling technique, SD No. 1 Penarukan as experiment group and SD No. 3 Penarukan as control group. The data which are analyzed in this study are the result of students’ achievement in science lesson in cognitive scope which is collected through objective multiple choice test. The data are analyzed by using descriptive and inferential statistic (Null-Hypothesis). The result of the study shows that there is a significant effect in students’ achievement in science lesson between group of students who teach by learned with the learning strategy PQ4R by concept mapping approach and group of students who teach by using conventional approach. The result can be seen from the result of hypothesis test using Null-Hypothesis that thitung more than ttable (thitung = 2,65 > ttable = 2.00). The average score of experiment group is 20,18 and the average score of control group is 17,4 . It means that the learning strategy PQ4R by concept mapping approach has an effect of students’ achievement in science lesson in the 4th Grade of Cluster II , Subdistrict of Buleleng , Buleleng Regency, in The Academic Year 2014/2015.keyword : PQ4R, concept mapping, result study, science,
PENGARUH PEMBELAJARAN TIME TOKEN BERBANTUAN GAMBAR BERSERITERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS V SD GUGUS IGIANYAR I Kt. Adnyana Putra, Ni Wyn. Juliati, I.B. Surya Manuaba,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1376

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara antara kelompok yang dibelajarkan melalui pembelajaran Time Token berbantuan gambar berseri dengan kelompok yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Gugus I Gianyar. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang populasinya seluruh siswa kelas V di SD Gugus 1 Gianyar. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V1 SD Negeri 2 Gianyar yang berjumlah 40 orang siswa dan siswa kelas V2 SD Negeri 2 Gianyar yang berjumlah 40 orang siswa. Data keterampilan berbicara siswa diperoleh dengan instrument tes keterampilan berbicara yang dilengkapi rubrik penilaian.Hasil tes akhir pembelajaran (post-test) diketahui bahwa rata-rata nilai keterampilan berbicara kelompok eksperimen adalah 81,10 dan  kelompok kontrol adalah 78,90. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan statistik uji t, diperoleh thitung= 3,14> ttabel=2,00. Maka terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara antara kelompok yang dibelajarkan melalui pembelajaran Time Token berbantuan gambar berseri dengan kelompok yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Gugus 1 Gianyar .Jadi disimpulkan bahwa pembelajaranTime Token berbantuan gambar berseri berpengaruh terhadap keterampilan berbicara siswa kelas V SD Gugus 1 Gianyar.   Kata-katakunci: Time Token, gambar berseri,keterampilan berbicara.
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN OPERASI BILANGAN BULAT KELAS IV ., Ni Putu Sri Widiyastuti; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7428

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Pembelajaran operasi bilangan bulat di kelas IV, (2) Kemampuan siswa dalam menyelesaikan operasi bilangan bulat, (3) Kendala-kendala yang dihadapi siswa dalam menyelesaikan operasi bilangan bulat. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 2 Pemaron yang berjumlah 24 orang dan guru kelas IV. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes, observasi, wawancara dan dokumen. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Pembelajaran operasi bilangan bulat termasuk dalam kategori baik, (2) Rata-rata secara klasikal sebesar 59,8 dengan kategori rendah dengan indikator tertinggi adalah menuliskan kalimat pengurangan ke bentuk penjumlahan 83,33% dan indikator terendah adalah melakukan operasi hitung penjumlahan bilangan bulat dengan menggunakan garis bilangan 34,68%, (3) Kendala-kendala yang dihadapi siswa dalam menyelesaikan operasi bilangan bulat adalah menentukan bilangan bulat positif dan negatif dan menyelesaikan soal dengan garis bilangan. Dengan demikian kemampuan siswa dalam menyelesaikan operasi bilangan bulat termasuk dalam kategori rendah. Kata Kunci : matematika, kemampuan, operasi bilangan bulat This study aimed to describe (1) Learning integer operations in the fourth grade, (2) the ability of students to complete the integer operations, (3) Constraints faced by students in completing integer operations. Subjects in this study were all fourth grade students of SD Negeri 2 Pemaron amounting to 24 people and a fourth grade teacher. Data collection methods used in this research is the method of testing, observation, interviews and documentation. Data analysis techniques in this study using a descriptive analysis of quantitative and qualitative descriptive analysis. The results of this study indicate that (1) Learning integer operations included in either category, (2) average of 59.8 in the classical style with low category with the highest indicator is to write a sentence reduction to form the sum of 83.33% and the lowest indicator perform integer arithmetic operations by using the sum of the number line 34.68%, (3) constraints faced by students in completing integer operations is determineing the positive and negative integers and solve problems with the number line. Thus the students' ability to complete the integer operations included in the low category.keyword : mathematics, ability, integer operations
PENGARUH PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SD ., Komang Ary Setiawan; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2533

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran Matematika Realistik dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa SD kelas IV di Desa Penglatan Kecamatan Buleleng. Penelitian ini tergolong eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan desain post-test only control group design. Populasi penelitian adalah semua SD yang ada di Penglatan kecamatan Penglatan khusunya siswa kelas IV yang berjumlah 71 orang, sedangkan sampel penelitian adalah SDN 1 Penglatan dan SDN 2 Penglatan sebanyak 45 orang yang diambil secara random. Data tentang hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Matematika Realistik dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model konvensional pada mata pelajaran Matematika siswa kelas IV pada semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di SD Desa Penglatan Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Hal ini ditunjukkan oleh thitung 28,25>ttabel 1,684. Skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Matematika Realistik yaitu 53 yang berada pada kategori tinggi dan siswa yang belajar menggunakan model konvensional yaitu 41,7 yang berada pada kategori sedang. Hal itu berarti model pembelajaran Matematika Realistik menunjukan hasil belajar yang lebih baik daripada model konvensional. Kata Kunci : model pembelajaran matematika realistik, hasil belajar Abstract This study was intended to find out the difference of Mahtematics learning outcomes between the students who atten to learning with Mathematicss Realistic model local wisdom based and the students who atten to learning with conventional learning model of the fifth grade elementary students of SD Penglatan Village, buleleng district. This study belongs to quasi experiment with Posttest-only Control Group Design. The population of this study was all elementary school in Penglatan Village especially for the fifth grade students with the total students were 71 students, while the sample of this study was SD N 1 Penglatan and SD N 2 Penglatan with the number of students were 35 students that were taken randomly. The data of students’ learning outcomes were collected by using test. The data obtained were analyzed by using descriptive analysis and t-test. The result of the study showed that there was a significant learning outcomes different between the group of students who learned by using Mathematic Realistic model and the group of students who learned by using conventional learning model in Mathematics subject of the fifth grade students in odd semester in academic year 2013/2014 of SD at Penglatan Village, Buleleng distict. This result was indicated by The average score of students who learned by using Mathematics Realistic learning model was 53 that belongs to high category. The average score of students who learned by using conventional learning model was 41,7 that belongs to sufficient category. It means that Mathematics Realistic learning model showed a better learning outcomes rather than conventional learning model. keyword : learning models,mathematic realistic, the results of study.
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK DENGAN PENILAIAN PROYEK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN HASIL BELAJAR PENGETAHUAN MATEMATIKA TEMA CITA-CITAKU SISWA KELAS IV SD NEGERI 2 SERANGAN ., Luh Putu Ariestia Dewi; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4949

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kemampuan berpikir kreatif melalui penerapan pendekatan Saintifik dengan penilaian proyek dan (2) meningkatkan hasil belajar pengetahuan Matematika melalui penerapan pendekatan Saintifik dengan penilaian Proyek. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Masing – masing siklus terdiri atas empat tahapan yaitu, perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek Penelitian Tindakan Kelas ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 2 Serangan dengan jumlah 25 siswa, yang terdiri dari 15 siswa perempuan dan 10 siswa laki-laki. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes yaitu tes uraian untuk kemampuan berpikir kreatif dan tes objektif untuk hasil belajar pengetahuan Matematika. Data tersebut, di analisis dengan metode deskritif kuantitatif. Hasil analisis data diperoleh persentase rata-rata kemampuan berpikir kreatif meningkat 8,53% dari 76,66% pada siklus I menjadi 85,19% pada siklus II. Persentase rata-rata hasil belajar pengetahuan Matematika meningkat 12,80% dari 68,26% pada siklus I menjadi 81,06% pada siklus II. Dengan ketuntasan klasikal yang dicapai yaitu 84% melebihi indikator keberhasilan yang diharapkan yaitu 80%. Jadi, dapat disimpulkan bahwa Penerapan Pendekatan Saintifik dengan Penilaian Proyek dapat meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Hasil Belajar Pengetahuan Matematika siswa kelas IV SD Negeri 2 Serangan.Kata Kunci : Pendekatan Saintifik, Penilaian Proyek, Kemampuan Berpikir Kreatif, Hasil Belajar, Matematika This study aimed to (1) improving the creative thinking ability through scientific approach with project assessment, (2) improving the Mathematical knowledge learning outcomes through scientific approach with project assessment. It is a kind of classroom action research (CAR) that is conducted in 2 cycles. Each of those cycles consist of 4 steps such as planning, action, observation, ada reflection. The subject of this classroom action research are the students at IV grade of SD Negeri 2 Serangan with the total of 25 students; consists of 14 female students and 11 male students. The data collection of this research is done usingtest method, consists of essay tes for creative thinking ability and objective test for the Mathematical knowledge learning outcomes. Those data are analyzed using descriptive kuantitative method. The result of data analysis obtained average percentage of creative thinking abilities increase 8,53% from 76,66% in the first cycle to 85,19% in the second cycle. The average precentage of the student’s Mathematical knowledge learning outcomes increase 12,80% from 68,26% in the first cycle to 81,06% in the second cycle. The classical completeness that is achievent is 84% exceed the indicators of success which expected is 80 %. keyword : Scientific approach, project assessment, creative thinking ability, Mathematical learning outcomes
PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE (TSTS) BERBANTUAN PETA PIKIRAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI LESSON STUDY ., Cici Fitrayatun Karlina; ., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mendapat perlakuan model pembelajaran two stay two stray berbantuan peta pikiran melalui lesson study dengan siswa yang tidak mendapatkan perlakuan model pembelajaran two stay two stray berbantuan peta pikiran melalui lesson study siswa kelas V di SDN 2 Paket Agung Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan posttest only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD 1 dan 2 Paket Agung Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng dengan jumlah 82 siswa. Sampel diambil dengan cara random sampling yang berjumlah 82 siswa. Data hasil belajar siswa dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda dengan satu jawaban benar. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model two stay two stray berbantuan peta pikiran melalui lesson study dengan kelompok siswa yang tidak mendapatkan perlakuan (thitung= 3,65 >ttabel= 1,99). Melalui perbedaan tersebut, dapat dikatakan bahwa model pembelajaran two stay two stray berbantuan peta pikiran melalui lesson study berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA.Kata Kunci : Kata Kunci: Model Two Stay Two Stray, Peta Pikiran, Hasil Belajar IPA, Lesson Study This research interd to describe the difference between IPA learning results of students who got the treatment using a model of learning two stay two stray assisted mind map through lesson study with students who didn't get the treatment model of learning two stay two stray assisted mind map through lesson study fifth grader in SD Paket Agung sub district of Buleleng Regency of Buleleng.This type of research is a research experiment with posttest only control group design. The population of this research is the entire fifth grade SD students Paket Agung sub district of Buleleng Regency of Buleleng with amounted of 82 students. Samples taken by way of random sampling which amounted to 82 students.Student learning outcomes data collected using a multiple choice test with one correct answer. The data were analyzed using descriptive statistics and statistics inferensial i.e. test-t. The results showed that there is a significant difference between the IPA learning results of students who follow learning model with two stay two stray assisted mind map through lesson study with a group of students who do not get treatment (thit =3.65 >ttab = 1.99).Through these differences, it can be said that the model of learning two stay two stray assisted mind map through lesson study positive results against influential learn IPA.keyword : Keywords: Model Two Stay Two Stray, Mind Map, Science Learning Outcome, Lesson Study
PENGARUH PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERMUATAN KLARIFIKASI NILAI TERHADAP HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS IV SD GUGUS 8 KECAMATAN MENGWI, KABUPATEN BADUNG TAHUN AJARAN 2012/2013 I Md. Suara, Si Ayu Sri Wahyuni, Ni Nyn. Ganing
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1048

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pembelajaran Kontekstual Bermuatan Klarifikasi Nilai terhadap hasil belajar PKn dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran secara konvensional. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus 8 Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung tahun ajaran 2012/2013 yang terdiri dari 7 sekolah dan 11 kelas dengan jumlah populasi 365 siswa. Sebanyak 88 siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling dan pemetaan skorpre test. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah skor post test hasil belajar PKn siswa, yang dikumpulkan melalui tes hasil belajar. Tes hasil belajar yang digunakan terdiri dari 60 butir soal. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa nilai rata-rata kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan nilai rata-rata kelompok kontrol (3,23 > 1,980). Hasil uji-t terhadap hipotesis yang diajukan dalam penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan melalui Kontekstual Bermuatan Klarifikasi Nilai dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional (thitung (3,23) > ttabel (1,980). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Kontekstual bermuatan Klarifikasi Nilai berpengaruh terhadap hasil belajar PKn siswa.   Kata kunci: kontekstual bermuatan klarifikasi nilai, hasil belajar

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue