cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS CONTROVERSIAL ISSUES BERPENGARUH TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS ., Pande Made Prista Pradnyana; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7093

Abstract

Tujuan Penelitian Ini untuk mengetahui perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbasis controversial issues dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Letkol Wisnu. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan menggunakan desain penelitian nonequivalentcontrol group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD gugus Letkol Wisnu yang banyaknya 343 orang. Sampel ditentukan melalui random sampling dengan mengacak kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas V SD Negeri 1 Peguyangan sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SD Negeri 12 Peguyangan sebagai kelompok kontrol dengan jumlah masing-masing kelompok sebanyak 38 siswa pada kelompok ekperimen dan 42 orang siswa pada kelompok kontrol. Data Penguasaan kompetensi Pengetahuan IPS dikumpulkan dengan instrumen berupa tes objektif berjumlah 25 butir tes yang telah divalidasi. Data penguasaan kompetensi pengetahuan IPS dianalisis dengan t-test. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbasis controversial issues dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada kelas V SD Gugus Letkol Wisnu. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil thitung= 2,95 > ttabel (α = 0,05, 62) = 2,000. Demikian pula nilai Rerata penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelompok eskperimen = 81,05 > = 74,48 rerata penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan penerapan pendekatan saintifik berbasis controversial issues berpengaruh terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SD Gugus Letkol Wisnu Denpasar Utara tahun ajaran 2015/2016.Kata Kunci : Pendekatan Saintifik berbasis Controversial Issues, penguasaan kompetensi pengetahuan IPS The aim of this study was to find out the significant differences in the outcomes of learning social sciences between students who was studied by using the scientific approach is based on controversial issues with students who was studied by using the conventional learning in class V SD Gugus Letkol Wisnu. This type of research was a quasi-experimental research using non equivalent control group design. The samples were taken with a random sampling technique to randomize the class. The sample in this study is in class V of SD Negeri 1 Peguyangan as the experimental group, which is the total of this group of 38 person and in class V of SD Negeri 12 Peguyangan as a control group, which is the total of each group of 42 person. The data of social sciences learning outcomes were collected by instruments in the form of an essay test , which each test consist of 25 items in valid and reliable. The data of social sciences learning outcomes were analyzed by t – test that have been validated. The analysis stated that there were the significant differences in the outcomes of learning social sciences between students who was studied by using scientific approach based on controversial issues with students who was studied by using the conventional learning in class V SD Gugus Letkol Wisnu .This study was evidenced by the results ( thit = 2,95 > ttabel (α = 0,05, 62) = 2,000. Similarly, the average value obtained in experimental group learning outcomes ( 81.05 ) is greater than the control class ( 74.48 ). However, Based on the result above it can be concluded that the application of problem based learning the scientific approach is based on controversial issueshad an effect in learning social sciences outcomes in class V SD Gugus Letkol Wisnu north Denpasar district academic year 2015/2016.keyword : scientific approach is based on controversial issues, the outcomes of learning social sciences
PENERAPAN PENDEKATAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI 1 UBUD TAHUN AJARAN 2012/2013 ., Ida Ayu Ella Yuanita; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2059

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1) meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV SD Negeri 1 Ubud tahun ajaran 2012/2013 dan 2) meningkatkan hasil belajar IPS melalui penerapan pendekatan inkuiri pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Ubud tahun ajaran 2012/2013. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Ubud yang berjumlah 40 yang terdiri dari 23 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan. Data tentang keaktifan belajar dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi dan hasil belajar dikumpulkan menggunakan tes. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keaktifan dan hasil belajar IPS pada siswa kelas IVC SD N 1 Ubud dari pra siklus ke siklus I dan ke siklus II setelah diterapkannya pendekatan inkuiri. Pada pra siklus diperoleh persentase keaktifan belajar siswa sebesar 63,6% dikategorikan rendah. Pada pelaksanaan siklus I diperoleh persentase keaktifan belajar siswa sebesar 74,3% dikategorikan sedang. Selanjutnya pada siklus II diperoleh persentase keaktifan belajar siswa sebesar 84,8% dikategorikan tinggi. Berkaitan dengan hasil belajar IPS siswa, pada pra siklus diperoleh persentase hasil belajar IPS siswa sebesar 63,8% dikategorikan rendah dengan ketuntasan klasikal 34,3%. Pada pelaksanaan siklus I diperoleh persentase hasil belajar IPS siswa sebesar 70,4% dikategorikan sedang dengan ketuntasan klasikal 65,0%. Selanjutnya pada siklus II diperoleh persentase hasil belajar IPS siswa sebesar 82,2% dikategorikan tinggi dengan ketuntasan klasikal 87,5%.Berdasarkan temuan penelitian ini disimpulkan bahwa penerapan pendekatan inkuiri dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPS siswa kelas IVC SD N 1 Ubud tahun ajaran 2012/2013. Kata Kunci : pendekatan inkuiri, keaktifan, dan hasil belajar IPS Abstract The aims of this study are 1) to improve the students’ learning activeness for the fourth grade students of SD N 1 Ubud in the academic year 2012/2013 and 2) to improve the learning outcomes of social science through the inquiry approach at the fourth grade students of SD N 1 Ubud in the academic year 2012/2013. The design of this study is Classroom Action Research (CAR) consisted of two cycles. The subjects of this research were the fourth grade students of SD N 1 Ubud for about 40 students consisted of 23 male students and 17 female students. The data were collected by using observation sheet and the learning outcomes were collected by using a test. The data were analyzed using quantitative descriptive analysis method. The result of this research showed that there were improvements of the learning activeness and the learning outcomes of social science at the fourth grade students of SD N 1 Ubud from the pre-cycle to the first cycle and the second cycle after implementing inquiry approach. In the pre-cycle the percentage of student’s learning activities is of 63.6% and it was classified at low. In the first cycle the percentage of student’s learning activities is 74.3% and it was classified at moderate. Next, in the second cycle percentage of student’s learning activities is of 84.8% and it was classified at high. Related to the learning outcomes of social science, in the pre-cycle the percentage is of 63.8% and it was classified at low with the classical exhaustiveness of 34.3%. In the first cycle the percentage is of 70.4% and it was classified at moderate with the classical exhaustiveness of 65.0%. Next, in the second cycle the percentage is of 82.2% and it was classified as high with the classical exhaustiveness of 87.5%. Based on the findings, at could be concluded that the application of the inquiry approach can improve the activities and the learning outcomes of social science at the fourth grade students of SD N 1 Ubud in academic year 2012/2013. keyword : inquiry approach, activeness, and learning outcomes of social science
pengaruh model pembelajaran reciprocal teaching terhadap hasil belajar ipa siswa kelas v ., I Gede Ariyasa; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Reciprocal teahing dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester I di SD Negeri 1Tulamben tahun pelajaran 2013/2014 Kecamatan kubu. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V semester I di SD Negeri 1 tulamben Kecamatan Kubu yang berjumlah 54 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas VA SD Negeri 1 Tulamben yang berjumlah 27 orang dan siswa kelas VB SD Negeri 1 Tulamben yang berjumlah 27 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk objektif. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Reciprocal teahing dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Dilihat dari hasil perhitungan rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 84,94 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA kelompok kontrol adalah 68,38, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Reciprocal teahing berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VA di SD Negeri 1 Tulamben Kecamatan Kubu.Kata Kunci : model pembelajaran Reciprocal teaching, Hasil belajar IPA This research was aimed to know the differences of the result of studying science between students who got Reciprocal Teaching learning model and the students who got the conventional teaching learning model for grade V semester I at SD Negeri 1 Tulamben, Kubu Sub-district, in academic year 2013/2014. This research is a quasi-experimental research. The population of this research was 54 students of grade V semester I at SD Negeri 1 Tulamben, Kubu Sub-district. The sample of this research was 27 students from class VA and 27 students from class VB of grade V semester I at SD Negeri 1 Tulamben, Kubu Sub-district. The data was collected by using objective test instrument and was being analyzed by using the analysis of Descriptive Statistic and Inferential Statistic Test (t-test). This research showed that there was a significant between students who got Reciprocal Teaching learning model and the students who got the conventional teaching learning model. It was seen from the average score of experimental group which was 84.94. It was higher than the average of control group which was 68.38. It can be concluded that the implementation of Reciprocal Teaching learning model influenced the result of studying science for grade V semester I at SD Negeri 1 Tulamben, Kubu Sub-district, in academic year 2013/2014.keyword : Reciprocal Teaching learning model, the result of studying science.
MODEL MIND MAPPING DALAM PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN MEDIA POWERPOINT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENGETAHUAN IPA ., Mita Sari Ni Luh Putu; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan hasil belajar pengetahuan IPA melalui penerapan model pembelajaran mind mapping dalam pendekatan saintifik berbantuan media powerpoint pada siswa kelas VB SDN 17 Dauh Puri . Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VB SDN 17 Dauh Puri yang berjumlah 35 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes. Tes yang digunakan untuk memperoleh data hasil belajar pengetahuan IPA adalah tes pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar pengetahuan IPA setelah penerapan model pembelajaran mind mapping dalam pendekatan saintifik berbantuan media powerpoint. Rata-rata persentase hasil belajar pengetahuan IPA meningkat dari 63,57% pada pra-siklus menjadi 79,29% pada siklus I dan pada siklus II menjadi 84,8%. Persentase ketuntasan belajar siswa secara klasikal juga turut meningkat dari 28,57% menjadi 77,14% pada siklus I dan pada siklus II mencapai angka persentase 91,42%. Dengan demikian, dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan model pembelajaran mind mapping dalam pendekatan saintifik berbantuan media powerpoint dapat meningkatkan hasil belajar pengetahuan IPA.Kata Kunci : saintifik, mind mapping, powerpoint, pengetahuan IPA The purpose of this research was to improved science knowledge learning achievement through an implementation of mind mapping learning model in scientific approach using powerpoint media at VB grade students of SDN 17 Dauh Puri. This research was a classroom action research which conducted in two cycles. Every cycle consisted of four steps. The steps were plan, action, observation and reflection. The subjects of this research were VB grade students of SDN 17 Dauh Puri which consisted of 35 students. Data collection in this research was obtained by using learning achievement test method. Test which was used in gaining the science knowledge learning achievement data was a usual multiple choices test. The data was analyzed using descriptive statistical analysis and descriptive quantitative analysis method. The result of this research shows that there is an improvement of science knowledge learning achievement after the implementation of mind mapping learning model in scientific approach using powerpoint media. The mean percentage of science knowledge learning achievement increased from 63,57% before cycle became 79,29% in the first cycle and became 84,8% in the second cycle. In addition, the percentage of students learning achievement completeness classically increased from 28,57% before cycle became 77,14% in the first cycle and became 91,42% in the second cycle. Therefore, it can be concluded that the implementation of mind mapping learning model in scientific approach using powerpoint media could improve science knowledge learning achievement.keyword : scientific , mind mapping , powerpoint , science knowledge
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TPS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DITINJAU DARI KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SD ., Ni Wayan Wida Prama Dewi; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran TPS terhadap hasil belajar IPA ditinjau dari keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan rancangan pretest-posttest only control group design. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas IV di Gugus VIII Kecamatan Buleleng dan sampel sebanyak 84 orang siswa kelas IV SD No 1 dan 2 Paket Agung. Sampel ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu tes keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar IPA. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan satistik deskriptif. Uji hipotesis menggunakan analisis ANAVA 2 jalur, jika FAB signifikan maka dilanjutkan dengan uji hipotesis 3 dan 4 menggunakan uji Tukey. Hasil analisis menunjukkan bahwa. (1) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran TPS dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (FAhitung =397,92 > Ftabel ¬=1,74), (2) terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran TPS hasil belajar IPA ditinjau dari keterampilan berpikir kritis (F(AxB)hitung 82,37 > Ftabel=1,74). 3) terdapat perbedaan hasil belajar IPA pada siswa yang memiliki keterampilan berpikir kritis tinggi yang mengikuti model pembelajaran TPS dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensioal. 4) terdapat perbedaan hasil belajar IPA pada siswa yang memiliki keterampilan berpikir kritis rendah, antara siswa yang mengikuti model pembelajaran TPS dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Dengan demikian, model pembelajaran TPS ditinjau dari keterampilan berpikir kritis berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas IV.Kata Kunci : hasil belajar IPA, keterampilan berpikir kritis, model pembelajaran TPS This research aims to determine the effect of TPS learning models on science learning result in term of critical thinking skills. This research was a quasi experiment with pretest-posttest only control group design. Population in this research was all grade 4th elementary school students in cluster 8th Buleleng district and sample in this research was grade 4th students in SD No 1 and 2 Paket Agung which consisted of 84 students. Samples was determined by cluster random sampling technique. The instrument used ini this research is critical thinking skills test and science learning result test. Data were analyzed using descriptive statistics and hypothesis test using two way ANOVA analysis, if FAB was significant, then analysis proceed to 3th and 4th hypothesis using the Tukey test. The results of the analysis showed. (1) there is a significant difference in science learning result between students who are participating in TPS learning model with students who participating conventional learning models (FAcount =397,92> FAtable=1,74) , (2) there is interaction effect between TPS learning model with critical thinking skill on student science learning outcomes (F(AxB)count =82,37 > Ftable=1,74). (3) there is differences in student’s science learning result in high critical thinking skills group who partcipant TPS learning model with who participant conventional learning model, 4) there is differences in student’s science learning result in low critical thinking skills group who partcipant TPS learning model with who participant conventional learning model. Thus, TPS learning model in term critical thinking skill has effect to the science learning result.keyword : science learning result, critical thinking, TPS learning model
Pengaruh Model Pembelajaran Quantum Learning berbantuan Peta Konsep terhadap Hasil belajar IPA Siswa Kelas V SD Gugus III Kecamatan Tabanan tahun pelajaran 2016/2017 ., Ni Putu Intan Pratiwi; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10666

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran quantum learning berbantuan peta konsep dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional di SD Gugus III KecamatanTabanan. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen(eksperimen semu) dengan desain Nonequivalent control group design.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus III KecamatanTabanan Tahun Pelajaran 2016/2017 terdiri dari 6 SD yang berjumlah 142 orang.Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu Random Sampling. Data penelitian ini dilakukan dengan metode tes untuk hasil belajar IPA.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti model pembelajaran quantum learning berbantuan peta konsep memiliki mean=80.1 termasuk dalam kategori baik dengan nilai tertinggi pada kelompok eksperimen yaitu 93,3 dan nilai terendah yaitu 60 (2) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional memiliki mean=73.6 termasuk dalam kategori cukup dengan nilai tertinggi pada kelompok kontrol yaitu 86,6 dan nilai terendah yaitu 50, (3) hasil perhitungan thitung = 3.14 sedangkan ttable dengan dk= n1+n2-2 = 67 dan taraf signifikansi 5% adalah 2,000. Ini berarti thitung>ttable , sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran quantum learning berbantuan peta konsep memberikan pengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus III Kecamatan Tabanan tahun pelajaran 2016/2017Kata Kunci : Quantum Learning, peta konsep, hasil belajar ABSTRACT This study aims to determine the difference of science learning result of students who were taught using a model of learning quantum learning assisted concept map with students who were taught using conventional learning in SD Gugus III Kecamatan Tabanan. This research type is quasi experiment (quasi experiment) with design of Nonequivalent control group design. Population in this research is all student of class V in SD Gugus III Sub District Tabanan Lesson Year 2016/2017 consist of 6 elementary school which amounts 142 people. Sampling technique in this research is Random sampling. This research data is done by test method for science learning result. The result of the research shows that (1) The learning result of science students who follow the learning model of quantum learning with concept map have mean = 80.1 included in the good category with the highest score in the experimental group is 93.3 and the lowest score is 60 (2) the learning result of students who follow the conventional learning has mean = 73.6 were included in the category with the highest score in the control group of 86.6 and the lowest score of 50, (3) The result of t calculation = 3.14 while t table with dk = n1 + n2-2 = 67 and 5% significance level is 2,000. This means t calculation > t table, so it can be concluded that the learning model of quantum learning assisted concept map gives influence to the learning result of science students of grade V SD Gugus III Kecamatan Tabanan year lesson 2016/2017. keyword : Quantum Learning, Concept maps, learning result
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TTW BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 POHSANTEN Ni Wyn. Arini, I G. Ayu Kd. Candra K, A.A. Gede Agung,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.778

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui deskripsi hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensionl, (2) mengetahui deskripsi hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe think talk write (TTW) berbasis kearifan lokal, (3) mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe think talk write (TTW) berbasis kearifan lokal dengan kelompok siswa yang melaksanakan pembelajaran menggunakan pembelajaran konvensional.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen. Populasi penelitian berjumlah 56 orang dari siswa kelas IV SD Negeri 1 Pohsanten Kabupaten Jembrana. Sampel penelitian ini kelas IVA berjumlah 29 orang dari kelompok eksperimen dan 27 orang dari kelas IVB sebagai kelompok kontrol di SD Negeri 1 Pohsanten. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan metode tes pilihan ganda. Data diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis tipe statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen tergolong sangat tinggi dengan rata-rata 21,96, (2) hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol tergolong sedang dengan rata-rata 16,81. (3) Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa kelas IV semester II di SD Negeri 1 Pohsanten antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe think talk write (TTW) berbasis kearifan lokal dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (thitung > ttabel, thitung = 4,12 dan ttabel = 2,00).   Kata-kata kunci: model pembelajaran kooperatif tipe TTW, kearifan lokal, hasil belajar  
Pengaruh Pendekatan Saintifik Berbasis Assesment Portofolio Terhadap Hasil Belajar Keterampilan IPS Dengan Kovariabel Iklim Sekolah Siswa Kelas IV SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan ., Kadek Sri Ariyanti; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6165

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar keterampilan IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan saintifik dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan saintifik berbasis assesment portofolio dengan kovariabel iklim sekolah pada siswa kelas IV SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 256 orang. Sampel diambil dengan teknik random sampling dan jumlah sampel dari populasi ini adalah 62 orang. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar keterampilan IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan saintifik dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan saintifik berbasis assesment portofolio dengan kovaribel iklim sekolah. Berdasarkan hasil analisis kovarian didapat Fhitung = 34,799 dan Ftabel pada taraf signifikansi 5% dengan db 1: 59 = 4,02. Nilai Fhitung > Ftabel = 34,799 > 4,02 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pendekatakan saintifik berbasis assesment portofolio terhadap hasil belajar keterampilan IPS dengan kovariabel iklim sekolah siswa kelas IV SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan. Kata Kunci : Pendekatan saintifik, assessment porofolio, hasil belajar keterampilan IPS, iklim sekolah The aim of this study is to determine whether there is a significant difference in social learning outcomes between students who follow scientific approach and students who follow scientific approach based on the portfolio assessment with the co-variable of schools’ climate of the fourth grade students of SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan. This study is a quasi-experimental research with non equivalent control group design. The population on this study is all of the fourth grade students in elementary school, which is located in Gugus I Ngurah Rai – Denpasar Selatan in academic year 2014/2015. The amounts are 256 students. Samples are taken by random sampling technique; in addition, the amounts of sample on this population are 62 students. The result of study showed that is a significant difference in social learning outcomes between students who followed scientific approach and students who followed scientific approach based on the portfolio assessment with the co-variable of schools’ climate. Based on the result of covariant analysis, it is found that Fcount = 34,799 and Ftable in 5% significance level with db 1:59 = 4,02. Fcount > Ftable = 34,799 > 4,02 so that Ho is rejected and Ha is accepted. Based on the result, it could conclude that there was the influence of scientific approach based on the portfolio assessment to the learning outcomes of social skill with the co-variable of schools’ climate of the fourth grade students of SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan. keyword : Scientific approach, portfolio assessment, learning outcome
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI MELALUI DISKUSI KELOMPOK KECIL TERHADAP HASIL BELAJAR SAINS SISWA KELAS V SD GUGUS 6 BATUBULAN, GIANYAR ., I Made Peri Andika; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar sains antara siswa yang mengikuti model pembelajaran inkuiri melalui diskusi kelompok kecil dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional siswa kelas V SD N Gugus 6 Batubulan, Gianyar. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan menggunakan rancangan penelitian Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD N Gugus 6 Batubulan, Gianyar tahun pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan teknik random sampling untuk mendapatkan dua sampel, satu sebagai kelas eksperimen dan satu lagi sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen tes hasil belajar sains berbentuk tes objektif pilihan ganda. Data dianalisis dengan uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai rata-rata postest hasil belajar sains kelompok eksperimen lebih besar dari nilai rata-rata postest kelompok kontrol, yaitu 83,92 > 78,16. Setelah dianalisis dengan uji-t diperoleh thitung = 5,307 > ttabel = 2,000 dengan taraf signifikansi 5% dengan db = 77. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar sains siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri melalui diskusi kelompok kecil dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan, model pembelajaran inkuiri melalui diskusi kelompok kecil berpengaruh positif terhadap hasil belajar sains siswa kelas V SD N Gugus 6 Batubulan. Kata Kunci : Sains, inkuiri, hasil belajar. This research aims to find the significant difference of the science learning result between the students who follow the inquiry learning through a small group discussion with the students who follow the conventional learning in grade V of SD N Cluster 6 Batubulan, Gianyar. This research includes quasy experiment by using the research’s plan of Non Equivalent Control Group Design. The population of this research is all grade V students of SD N Cluster 6 Batubulan, Gianyar in the school year 2013/2014. The sample was taken by random sampling technic to get two samples, one sample as experiment class and the other as control class. The data was collected by using the test instrument of science learning result in the form of multiple-choice test. The data was analyzed by t-test. The analysis showed that the average grade of post test of control class was 83,92 > 78,16. Having analyzed by t-test, obtained tarithmetic = 5,307 > ttable = 2,000 with the significant scale 5% with db = 77. It means there is the significant differences of learning science result of the students with inquiry learning model through small group discussion with students who taught by conventional learning. Thus, it can be concluded inquiry learning model through small group discussion has positive influence to the science learning result of grade V SD N Cluster 6 Batubulan, Gianyar.keyword : Science, inquiry, learning result.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MODIFIED FREE INQUIRY BERNUANSA OUTDOOR STUDY TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS 2 KUTA UTARA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Ni Nyoman Ayu Sugiartini; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3085

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Modified Free Inquiry bernuansa outdoor study dan yang dibelajarkan secara konvensional pada siswa kelas V SD Gugus 2 Kuta Utara Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus 2 Kuta Utara Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 345 orang. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling yang diacak adalah kelasnya untuk menentukan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan hasil pengundian yaitu siswa kelas VC SD Negeri 2 Tibubeneng sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 35 orang siswa dan siswa kelas VB SD Negeri 1 Tibubeneng sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 33 orang siswa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes jenis objektif bentuk pilihan ganda biasa. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan metode analisis statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 5,07 ≥ ttab = 2,000 pada taraf signifikansi 5%. Sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Modified Free Inquiry bernuansa outdoor study dan yang dibelajarkan secara konvensional, dan dilihat dari nilai rata-rata kelompok eksperimen = 84,57 > = 76,79 pada kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Modified Free Inquiry bernuansa outdoor study berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus 2 Kuta Utara Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Kata kunci: Modified Free Inquiry bernuansa outdoor study, hasil belajar IPA. The present research was aimed to find out the significant difference between the students who were taught by using Modified Free Inquiry learning model in outdoor study and those who were taught by using conventionally upon the fifth graders of elementary school at Gugus 2 Kuta Utara in the academic year of 2013/2014. This research was a quasi-experiment research. The design of this study was nonequivalent control group design. The population of this study was 345 students of the fifth graders of elementary school at Gugus 2 Kuta Utara in the academic year of 2013/2014. The sampel was determined by using random sampling in which the researcher did a lotteray. The result of the lotteray showed that the experimental group was 35 students of class VC of SD Negeri 2 Tibubeneng while the control group of this study was 33 students of class VB of SD Negeri 1 Tibubeneng. In this present study, the data collection method used was objective test method in the form of common multiple choice. The gathered data, then was analyzed by using inferential statistic analysis method (t-test). Based on the result of data analysis, the result was tobserved = 5,07 ≥ tcritical value = 2,000 at the significance level of 5%. Hence, it could be interpreted that there was a significant difference of Science learning outcomes between the students who were taught by using Modified Free Inquiry learning model in outdoor study and the students who were taught conventionally. The average score of experimental group was = 84,57 > = 76,79 toward the control group. Therefore, it could be concluded that the application of Modified Free Inquiry learning model in outdoor study gave an influence toward students Science learning outcomes of fifth graders of elementary school at Gugus 2 Kuta Utara in the academic year of 2013/2014.keyword : Keywords: Modified Free Inquiry in outdoor study, Science learning outcomes.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue