cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Ni Wayan Tiyas Cahyani; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan pendekatan saintifik berbantuan project based learning pada siswa kelas V B SDN 1 Pemecutan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V B SDN 1 Pemecutan tahun ajaran 2015/2016, sebanyak 39 siswa. Data penelitian tentang hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan metode tes. Tes yang digunakan adalah tes objektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukan persentase reta-rata hasil belajar IPA siswa pada prasikus 54.06% (kategori sangat rendah) dengan ketuntasan belajar 2.56%, siklus I persentase rata-rata hasil belajar IPA mencapai 71.10% (kategori sedang) dengan ketuntasan belajar mencapai 46.15%, pada siklus II persentase rata-rata hasil belajar IPA mencapai 86.41% (kriteria tinggi) dengan ketuntasan belajar mencapai 87.18%. Sehingga indikator keberhasilan yang ditetapkan telah tercapai pada siklus II. Hal ini membuktikan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbantuan project based learning dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V B SDN 1 Pemecutan tahun ajaran 2015/2016.Kata Kunci : pendekatan saintifik, project based learning, hasil belajar IPA This research aims to increase science learning outcomes through the application of scientific approach aided project based learning on students of fifth grade in SDN 1 Pemecutan. This research is classroom action research is conducted in two cycle. The subjects were students of fifth grade in SDN 1 Pemecutan on academic year 2015/2016, as many as 39 students. Data research on science learning outcomes were collected using the test method, the tests used are objective tests. Data were analyzed with descriptive statistical analysis methods and quantitative descriptive analysis method. The results of the analysis of the data shows the mean percentage of science learning outcomes of students in prasikus was 54.06% (at the very low category), with mastery learning 2.56%. In first cycle the mean percentage of science learning outcomes of students reach 71.10% (at medium category), with mastery learning reach 46.15%. In second cycle the mean percentage of science learning outcomes of students reach 86.41% (at medium category), with mastery learning reach 87.18%. So that indicators of success that are being realized in the second cycle. This proves that the application of the scientific approach aided project based learning can increase science learning outcomes of fifth grade in SDN 1 Pemecutan on academic year 2015/2016.keyword : scientific approach, project based learning, the science learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE BERBANTUAN MEDIA VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V ., I Made Adhi Budiarta; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hasil belajar IPS siswa kelompok eksperimen yang dibelajarkan dengan model pembelajaran word square berbantuan media video, (2) mendeskripsikan hasil belajar IPS siswa kelompok kontrol yang dibelajarkan dengan bukan model pembelajaran word square berbantuan media video, dan (3) mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran word square berbantuan media video dan siswa yang belajar dengan bukan menggunakan model pembelajaran word square berbantuan media video pada siswa kelas V di SD Gugus VI Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di gugus VI Kecamatan Tegallalang tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 87 orang. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Keliki yang berjumlah 35 orang dan siswa kelas V SD Negeri 2 Tegallalang yang berjumlah 31 orang. Data hasil belajar IPS siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa thit(6,1) > ttab(2,04), sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran word square berbantuan media video dan siswa yang belajar dengan tidak menggunakan model pembelajaran word square berbantuan media video. Dari rata-rata hitung, diketahui bahwa rata-rata eksperimen(33,23) > rata-rata kontrol(27,71), sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran word square berbantuan media video berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V di Gugus VI Kecamatan Tegallalang.Kata Kunci : word square, media video, hasil belajar IPS The aims of this research is to (1) describe the learned result of social science of experimental group students who are taught by used word square learning model supported by videos media, (2) to describe the learned result of social science of control group that is learned by non-instructional word square learning model supported by videos media, and (3) To know the difference of learned result of social science between students who are learning with word-learning model supported by videos media and students who learn by not use instructional model word square learn model supported by videos media in Five Grade students at Primary Schools Cluster IV Tegallalang District, Gianyar Regency Academic Year 2016/2017. This type of research is a quasi-experimental research. The population of this studied is all students of class Five in Cluster Six Tegallalang District Academic Year 2016/2017 which amounted to 87 people. The sample of this research is the students of class five primary school of 2 Keliki which amounted to 35 people and students of class five primary school of 2 Tegallalang which amounted to 31 people. Student learned result data were collected with multiple choice test instruments. The data collected were analyzed use by descriptive and inferential statistical analysis (t-test). Based on the result of data analysis, it is found that tcount (6,1)> ttab (2.04), so it can be interpreted that there are significant difference of learned result of Social Science between student which is taught by word square learn model supported by videos media and student studying with using learn by non-instructional word square learning model supported by videos media. From the average count, it is known that average of experiments(33.23) > average of control(27,71), so it can be concluded that the application of learning by word square learning model supported by videos media influence on learning result of social science student of Five class in Cluster Six Tegallalang District.keyword : word square, videos media, learn result
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DENGAN KOVARIABEL KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS ., Ni Luh Sudiani; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran word square dan kelompok siswa yang belajar dengan mengikuti model pembelajaran konvensional. (2) mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran word square dan kelompok siswa yang belajar dengan mengikuti model pembelajaran konvensional setelah kovariabel kemampuan berpikir kritis siswa dikendalikan. (3) mengetahui seberapa besar kontribusi kovariabel kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar IPA. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan rancangan non-equivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus III Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 159 orang. Sampel penelitian yang digunakan yaitu siswa kelas V SD No. 3 Jinengdalem dan siswa kelas V SD No. 2 Jinengdalem. Dua instrumen pokok penelitian yaitu tes uraian kemampuan berpikir kritis dan tes hasil belajar IPA. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif, ANAVA satu jalur, ANAKOVA satu jalur, dan korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh hasil sebagai berikut. Pertama, terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran word square dan kelompok siswa yang belajar dengan mengikuti model pembelajaran konvensional. Kedua, terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran word square dan kelompok siswa yang belajar dengan mengikuti model pembelajaran konvensional setelah kovariabel kemampuan berpikir kritis siswa dikendalikan. Ketiga, kemampuan berpikir kritis memberikan kontribusi terhadap hasil belajar IPA sebesar 21% pada kelompok eksperimen dan 18% pada kelompok kontrol.Kata Kunci : kemampuan berpikir kritis, hasil belajar IPA dan word square This research aimed analyzing three problems : (1) to know the differences of the result of science between group of students that followed learning words square model and group of students that followed learning conventinal model. (2) to know the differences of the result of science between group of students that followed learning words square model and group of students that followed learning conventinal model after covariable critical thinking ability controlled. (3) to know how many contributions of covariable of critical thinking ability toward science result. This research was quasi experiment research with non-equivalent post tes only control group design. The populations of this research were all of five grade students gugus III Buleleng subdistrict in academic year 2013/2014 with the total 159 students. The sample of this research was used five grade students of SD No 3 Jinengdalem and five grade students of SD No 2 Jinengdalem. Two principal research instrumens are critical thinking ability test and result of science tes. The data was collected analyzed by using descriptive statistics analysis, Anava one way, Anacova one way, and product moment correlation. Based on the result of the data analysis, the following result were found. First, there was a difference result of science between group of students that followed learning words square model and group of students that followed learning conventinal model. Second, there was a difference of the result of science between group of students that followed learning words square model and group of students that followed learning conventinal model after covariable critical thinking ability controlled. Third, critical thinking ability gave contribution toward science result with total 21% on eksperiment group and 18% on control group.keyword : critical thinking ability, the result of science, and word square
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LERNING BERBANTUAN MEDIA TIGA DIMENSI TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DI SD GUGUS IX KECAMATAN BULELENG Dw. Nym Sudana, I.A. Diah Kamayani, Md. Sumantri,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.800

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA anatara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning berbantuan media tiga dimensi dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV di SD gugus IX Kecamatan Buleleng yang berjumlah 214 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IVA SD Negeri 1 Astina yang berjumlah 20 orang dan siswa kelas IVB SD Negeri 1 Banjar Jawa yang berjumlah 29 Orang. Data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan  menggunakan analisis statistik diskriptif dan stastistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen tergolong sangat tinggi dengan rata-rata (M) 40,7,  (2) hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol tergolong tinggi dengan rata-rata (M) 29,41,  dan (3) terdapat perbedaan yang signifikan anatara hasil belajar IPA siswa kelas IV semester genap SD Gugus IX Kecamatan Buleleng antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning berbantuan media tiga dimensi dan model pembelajaran konvensional (thit>ttab, thit = 3,89 dan ttab = 2,021).   Kata-kata kunci: project based learning, media tiga dimensi, hasil belajar, IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIF LEARNING TYPE MURDER WITH METACOGNITIVE SCAFFOLDING (CLMMS)TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS VI SD GUGUS II KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Putu Wika Asnia Murni; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran CLMMS dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Konvensional pada mata pelajaran IPA. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes. Data yang dihasilkan dari metode tes berupa skor. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas VI SD Gugus II Kecamatan Sukasada yang terdiri dari tujuh SD Negeri. Dari sistem random dengan menggunakan teknik undian ternyata yang menjadi kelompok eksperimen adalah SD No. 2 Gitgit dan yang menjadi kelompok kontrol adalah SD No. 3 Gitgit. Data hasil belajar IPA dianalisis dengan menggunakan perhitungan uji-t, diperoleh thit sebesar 5,71. Sedangkan ttab dengan db = (n1 + n2) – 2 = 51 dan taraf signifikasi 5% adalah 1,684. Hal ini berarti, thit lebih besar dari ttab (thit > ttab), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran CLMMS dibandingkan dengan model pembelajaran Konvensional. Kata Kunci : Hasil Belajar IPA, Model Pembelajaran CLMMS This study was aimed to know the difference of students who take science learning with the CLMMS learning model and students who take science learning with conventional learning in class VI. The study was quasi experimental research. The method of this study was test method of test. The population in this research was all sixth in Cluster II Sukasada, consisted of seven SD. The samples in this study were SD No. 2 Gitgit and SD No. 3 Gitgit. The data collected was analyzed by inferential statistic (t-test). Result of this study showed that there was a signification difference between students who take science learning with the CLMMS learning model and students who take science learning with conventional learning in class VI in cluster II Sukasada school year 2014/2015. keyword : CLMMS learning model, science learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PBL BERBANTUAN MEDIA VISUAL ANIMASI TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS II TAMPAKSIRING GIANYAR ., I Kadek Marga Sastrawan; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Visual Animasi dengan siswa yang dibelajarkan melalui Pembelajaran Konvensional Pada Kelas V SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini tergolong penelitian quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent control group design. Populasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu seluruh SD siswa kelas V yang terdapat di Gugus II Tampaksiring, Gianyar. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas V SDN 1 Tampaksiring dan siswa kelas V SDN 6 Tampaksiring yang diambil dengan teknik Random Sampling. Metode pengumpulan data adalah tes. Teknik analisis yang digunakan adalah uji-t. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media visual animasi dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hasil uji hipotesis diperoleh thitung sebesar 3,25, sedangkan nilai ttabel adalah 2,00. Dari perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa thitung > ttabel (3,25>2,00). Berdasarkan perbedaan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Visual Animasi dengan siswa yang dibelajarkan melalui Pembelajaran Konvensional Pada Kelas V SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : PBL, visual animasi, hasil belajar, dan IPA. This research have a purpose to know the significant of difference the result of the science study between student used by Problem Based Learning model (PBL ) assisted visual animation media and conventional learning at elementary school (SD) grade V Gugus II Tampaksiring, Gianyar academic 2013/2014. The kind of this research is classified to quasi experiment research with Nonequivalent control group design. The research is using all of student grade V in SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar. It is using a sample from student grade V SDN 1 and SDN 6 Tampaksiring taken by random sampling technique. In this research i use test method to collect the data and analyze technique used t-experiment. The result of the data showed that the different significantly about the result of science study between student studied by Problem Based Learning model (PBL ) assisted visual animation media and conventional learning. The result of hypothesis experiment achievement for tcount is 3,25 while the point of ttable is 2,00. From it calculation we can be seen that tcount > ttable (3,25 > 2,00). Based on the difference of that we can taking the conclusion is there significant difference result of the science study between student learned by Problem Based Learning model (PBL ) assisted visual animation media and conventional learning at grade V SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar 2013/2014. keyword : PBL, visual animation, learning achievement, and science.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN POE DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Ni Kadek Juniari; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran POE dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional berdasarkan tingkat motivasi belajar pada siswa kelas V SD di Gugus X Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD di Gugus X Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 170 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SDK Karya kelas A dan B, SD No.3 Kaliuntu dan SD No.4 Kaliuntu. Penelitian ini menggunakan rancangan post test only control group design. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode kuesioner dan metode tes dengan instrumen kuesioner motivasi belajar dan tes hasil belajar berupa tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial ANAVA dua jalur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran POE dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional, (2) terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara model pembelajaran POE dan motivasi belajar, (3) pada siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran POE dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional dan (4) pada siswa yang memiliki motivasi rendah terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran POE dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Hasil Belajar IPA, Model Pembelajaran POE, Motivasi Belajar This research have a purpose to find out the differences in learning result of natural science program learning between the student with the POE learning model and the students who followed the learning with the Conventional learning model based on the motivation learning level for the student at five grade of Elementary School in the ten group on the districts and regency of Buleleng on 2013/2014. The study was quasi-experimental research. The population of this research is the five grade of Elementary School in the ten group on the districts and regency of Buleleng on 2013/2014 which amounts to 170 people. The sample of this experiment that is the fifth grade of Katolik Karya Elementary School in A and B class, Elementary School No.3 and No.4 Kaliuntu. This research use posttest only control group design program. The data was collected using questionnaire and test method with motivation questionnaire instrument learning and achievement test be in the form of multiple-choice test. The data obtained were analyzed with descriptive statistic analysis techniques and inferential statistics namely ANAVA Two Way. The result of this research shows that; (1) there are significant differences in natural science program learning between the student and the POE learning model and the stdents who followed the learning with convensional learning model, (2) there are significant interaction effect between POE learning model and motivation learning model, (3) the student who have the high motivation learning there are significant differences about natural science program learning between the student who follow the POE learning model and the students who followed the learning with the convensional learning model, and (4) the student who have a low quality there aresignificant differences student learning out comes between the student who follow the POE learning model and the students who followed the learning with the convensional learning model.keyword : science learning outcomes, POE learning model, learning motivation
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA KELAS IV SD ., Km Arik Indrawan; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas IV SD 2 Penarukan melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan melalui dua siklus, setiap siklus terdiri dari 5 kali pertemuan yaitu 4 kali pembelajaran dan 1 kali tes. Subjek pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD 2 Penarukan yang berjumlah 20 siswa. Subjek belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam pembelajaran IPA. Objek pada penelitian ini adalah hasil belajar IPA siswa pada ranah kognitif dan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan melalui tes tertulis berbentuk objektif yang terdiri dari 20 soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata persentase hasil belajar IPA siswa pada siklus I yaitu 72% yang berada pada kriteria sedang. Sedangkan pada siklus II rata-rata persentase hasil belajar siswa meningkat mencapai 85% yang berada pada kategori tinggi dalam pedoman konversi PAP skala lima tentang tingkatan hasil belajar. Berdasarkan hasi penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar IPA siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IV SD 2 Penarukan Kecamatan Buleleng kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : STAD, hasil belajar IPA This research was aimed to find out the average of student’s result in science learning at fourth grade of SD 2 Penarukan by the implementation of cooperative learning model type STAD. This research was the classroom action research with two cycles, each cycles consist with five meeting, four for learning and once for doing test. The subject of this research was all students at fourth grade of SD 2 Penarukan that consist of 20 students. The objects of this research were student’s result in science learning at cognitive and cooperative learning model type STAD. Data of student’s learning in science was collected by using test method that was objective test consisting with 20 questions. The results of this research indicate that the average percentage of student’s result in science learning at first cycle is 72% which is in medium criteria. At second cycle the average percentage of student’s result in science learning increases to 85% which is in high category based on PAP five scales. According to the results of this research, concluded that there is average of student’s result in science learning by the implementation of cooperative learning model type STAD at fourth grade of SD 2 Penarukan Buleleng district Buleleng regency in academic year 2015/2016.keyword : STAD, the result in science learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COMPLETE SENTENCE TERHADAP HASIL BELAJAR IPS ., Ni Made Dwipayanti Agustini; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe complete sentence dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di Gugus I Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus I Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 106 orang. Sampel penelitian ini ditentukan dengan teknik random sampling dan diperoleh siswa kelas V SDN 4 Baler Bale Agung yang berjumlah 21 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SDN 5 Baler Bale Agung dengan jumlah 22 orang sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar IPS siswa dikumpulkan dengan metode tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 8,64 dan ttab (pada taraf signifikansi 5%) = 2,000. Hal ini menunjukkan bahwa thit > ttab, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe complete sentence dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional. Model pembelajaran kooperatif tipe complete sentence berpengaruh terhadap hasil belajar IPSKata Kunci : complete sentence, hasil belajar, IPS This research aims to know the difference between the IPS study results of students who follow learning cooperative learning model with complete sentence types and students who follow the conventional learning model with learning in students of class V in Cluster I Sub Negara lesson 2016/2017 year Jembrana Regency. This type of research was quasi experimental research. The population of this research is the whole grade V in Force I Sub Negara Jembrana Regency years lesson 2016/2017 of 106 people. The research sample is determined by random sampling techniques and obtained grade V SDN 4 Baler Bale Agung that add up to 21 people as a group of experiments and grade V SDN 5 Baler Bale Agung with a total of 22 people as a control group. Results of the study data collected by students of IPS test method-shaped multiple choice. The collected data were analyzed using descriptive statistics and statistical analysis inferensial (test-t). Based on the results of data analysis, retrieved thit = 8.64 and ttab (significance level at 5%) = 2.000. This shows that ttab > thit, so that it can be interpreted that there is a significant difference between the IPS study results of students who follow learning cooperative learning model with complete sentence types and students who follow the conventional learning with learning. Cooperative learning model of the complete sentence type effect on the results of the study, IPSkeyword : complete sentence, learning outcomes, IPS
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS MIND MAPPING DAPAT MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS ., Ni Kd Dwi Agustini; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) meningkatkan kemampuan berpikir kreatif melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis mind mapping pada siswa kelas V SD Negeri 6 Sanur tahun pelajaran 2015/2016; (2) meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis mind mapping pada siswa kelas V SD Negeri 6 Sanur tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 6 Sanur yang berjumlah 43 siswa yang terdiri dari 21 siswa laki-laki dan 22 siswa perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data yang terkumpul dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh rata-rata kemampuan berpikir kreatif pada siklus I yaitu 82,58 dengan kategori di bawah rata-rata dan pada siklus II meningkat menjadi 94,20 dengan kategori rata-rata. Sementara itu, untuk penguasaan kompetensi pengetahuan IPS pada siklus I diperoleh 48,84% siswa yang mendapat skor minimal 3,18 (B+) dan pada siklus II terjadi peningkatan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa yaitu 79,07% siswa yang mendapat skor minimal 3,18 (B+). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis mind mapping dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SD Negeri 6 Sanur tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : saintifik, mind mapping, kemampuan berpikir kreatif, dan kompetensi pengetahuan IPS. This study aims to: (1) improving the creative thinking ability through the implementation of scientific approach to mind mapping based on the fifth grade students of SD Negeri 6 Sanur in the academic year 2015/2016; (2) improving the mastery of knowledge competencies of social science through the implementation of a scientific approach to mind mapping based on fifth grade students of SD Negeri 6 Sanur in the academic year 2015/2016. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of four phases: planning, implementation, observation, and reflection. The subjects were fifth grade students of SD Negeri 6 Sanur as many as 43 students consisting of 21 male and 22 female students. Collecting data in this study conducted with test method. The data were analyzed with descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis. The results showed that gained an average of creative thinking ability in the first cycle is 82,58 with below average category and the second cycle increased to 94,20 with the average category. Meanwhile, for the mastery of knowledge competencies of social science in the first cycle was obtained 48.84% of students who received a minimum score of 3,18 (B +) and the second cycle the mastery of knowledge competencies of social science increased to 79.07% of students who received a minimum score of 3,18 (B +). It can be concluded that the implementation of a scientific approach based mind mapping can improve the creative thinking ability and mastery of knowledge competencies of social science in fifth grade students of SD Negeri 6 Sanur in the academic year 2015/2016. keyword : scientific, mind mapping, creative thinking ability, and knowledge competencies of social science

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue