cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN MENYIMAK DALAM MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA TEMA CITA-CITAKU PADA SISWA KELAS IV DI SDN DESA PEGUYANGAN DITINJAU DARI JENIS PERTANYAAN GURU ., Nyoman Diah Mustikawati; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang sifnifikan hasil belajar Keterampilan Menyimak dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas IV di SDN Desa Peguyangan yang dibelajarkan menggunakan Pendekatan Saintifik ditinjau dari jenis pertanyaan guru yang bersifat abstrak dan pertanyaan guru yang bersifat konkret pada Tema Cita – citaku. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra- eksperimen menggunakan rancangan penelitian The Static Group Pretest-Posttest Design dengan 3 langkah yang harus dilalui yaitu pretes, perlakuan, posttes. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Desa Peguyangan dengan jumlah 563 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling yaitu kelas IV SDN 2 Peguyangan sebagai kelas menggunakan Pertanyaan Abstrak Guru dengan jumlah siswa sebanyak 41 orang dan kelas IV SDN 8 Peguyangan sebagai kelas menggunakan Pertanyaan Konkret Guru dengan jumlah siswa sebanyak 43 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan tes hasil belajar keterampilan menyimak dalam bentuk tes uraian sebanyak 10 soal. Analisis statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian ini adalah uji beda mean (uji-t). Berdasarkan hasil analisis maka diperoleh t hitung sebesar 3,017. Sedangkan batas penolakan Ho dengan taraf signifikansi 5% dan dk=5 maka diperoleh t tabel sebesar 1,980. Ini berarti thitung = 3,017 >ttabel = 1,980. Perolehan nilai rata – rata kedua kelas setelah diberikan perlakuan yaitu 75,76< 81,07. Dengan demikian dapat disimpulkan terdapat pengaruh Pendekatan Saintifik terhadap hasil belajar keterampilan menyimak dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia tema Cita – citaku siswa kelas IV di SDN Desa Peguyangan ditinjau dari jenis pertanyaan guru. Kata Kunci : pendekatan saintifik, hasil belajar, keterampilan menyimak bahasa Indonesia, jenis pertanyaan guru The purpose of this research was to knew the significant differences in Listening Skills outcomes of Indonesia subject for grade IV students at SDN Desa Peguyangan that learned to use Scientific Approach of abstract and concrete types of question for the Theme of Cita - citaku. This research was a pre-experimental research using The Static Group Pretest-Posttest Design, which needs fulfilled 3 steps: pretest, treatment, posttes. The research population were 563 grade IV students at SDN Desa Peguyangan. The samples were taken by random sampling method, which are 41 grade IV student from SDN 2 Peguyangan with abstract question treatment and 43 grade IV students from SDN 8 Peguyangan with concrete question treatment. The data collection in this research were using the test result of listening skill in the form 10 essays question. Statistic analysis used to test the hypothesis was the mean difference test (T-test). Based in the analysis result of the obtained the t calculate equal to 3.017. While the rejection limit Ho with 5% significant level and dk = 5, t table of 1.980 was obtained. This means t = 3,017> t table = 1.980. Average result achieved by both classes after treatment given was 75.76
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV ., I Gusti Komang Budi Adnyana; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Think Pair Share dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus I Nakula Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan menggunakan desain non equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus I Nakula Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 140 orang.Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan dengan instrumen tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t sampel independen). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Think Pair Share dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 9,06 dan ttabel(pada taraf signifikansi 5%) =1,684. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel. Dari rata-rata hitung, diketahui rata-rata kelompok eksperimen adalah 23,071 dan rata-rata kelompok kontrol adalah16,33. Hal ini berarti penerapan model pembelajaran Think Pair Share berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD di Gugus I Nakula Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana TahunPelajaran 2016/2017. Kata Kunci : Model TPS, hasil belajar IPA The research aims to determine the significant difference of science learning outcome between the group of students who studied following Think Pair Share learning model and conventional learning model toward fourth grade students in Negara district Jembrana regency on academic year 2016/2017. The type of this research in quasi experiment with non equivalent post-test only control grup design. The population of this research is all of four grade students of 5 cluster in Negara district Jembrana regency on second semester in Negara district Jembrana regency on academic year 2016/2017 which consists of 140 student in amount. To get sumpel, this research is applied random sampling technique. Data were collected by using test in optional test form. The collected data were analyzed using descriptive statistic analysis and inferential statistic (t-test for independent sample) method. Based on analyzed data, it was discovered that thitung = 9,06 and ttabel1,684 with 5% of signification degree. It describes that value of thitungis higter than ttabel. From was average, that average of the experiment grup is 23,071 and the average of the control grup is 16,33. It means that the implementation of Think Pair Share type learning model has a positive effect to result of science study for elementary student in fourth grade in second semester in Negara district Jemberana regency on academic year 2016/2017.keyword : TPS Model, Science learning outcome.
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS KELOMPOK KECIL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS I BLAHBATUH GIANYAR I Wy. Sujana, Pt. Wika Praja Rusditya, Md. Suara,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1202

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS pada kelas yang dibelajarkan melalui pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis kelompok kecil dengan kelas yang dibelajarkan secara konvensional siswa kelas V SD Gugus 1 Blahbatuh, Gianyar.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Desain.Populasi dalam penelitian ini adalah semua SD Gugus I Blahbatuh. Sampel diambil dengan teknik Purposive sampling karena hanya ada dua sekolah yang siswanya lebih dari 30 orang, kemudian untuk menentukan kelas yang akan dijadikan kelas eksperimen dan kelas kontrol digunakan teknik Random Sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPS yang meliputi aspek kognitif yang digabungkan dengan aspek afektif.Nilai kognitif didapat dari tes hasil belajar bentuk pilihan ganda biasa dan nilai afektif didapat melalui lembar observasi berupa nilai karakter.Data dianalisis dengan uji-t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis kolompok kecil dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran secara konvensional. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung sebesar 2,77, dengan menggunakan taraf signifikansi 5% (α = 0,05) atau taraf kepercayaan 95% dengan dk = 71 diperoleh ttabel sebesar 2,000. Ini berarti thitung > ttabel (2,77> 2,00). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis kelompok kecil berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus I blahbatuh, Gianyar. Kata kunci :Pendekatan Kontekstual, Pembelajaran Konvensional, Hasil Belajar
Pengaruh Teknik Critical Incident Berbantuan Media Gambar Seri Terhadap Keterampilan Menulis Kelas V SD Gugus 1 Abiansemal ., Gusti Ayu Dian Ratna Pertiwi p; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2265

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan yang signifikan keterampilan menulis pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa yang dibelajarkan melalui teknik critical incident berbantuan media gambar seri dengan yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional di kelas V SD Gugus 1 Abiansemal Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan penelitian non-equivalent control group design. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SD No. 1 Blahkiuh (kelas eksperimen) dan siswa kelas V SD No. 2 Blahkiuh (kelas kontrol). Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode tes uraian. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan uji-t. Melalui perhitungan dengan uji-t diperoleh thitung = 2,86 sedangkan ttabel pada taraf signifikansi 5% dengan dk=(31+35)-2=66 adalah 2,00, sehingga thitung > ttabel, yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan yang signifikan keterampilan menulis pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa yang dibelajarkan melalui teknik critical incident berbantuan media gambar seri dengan yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap penerapan teknik critical incident berbantuan media gambar seri terhadap keterampilan menulis siswa kelas V di SD Gugus 1 Abiansemal tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : teknik critical incident, media gambar seri, keterampilan menulis. The purposeof this research was to determine the differences in writing skill between the students who take Indonesian language lesson with critical incident technique assisted by series picture media and the students who take Indonesian language lesson with conventional learning on fifth grade of elementary school students in cluster 1 Abiansemal in the academic year of 2013/2014. This research was a quasy-experimental research with non-equivalent control group design. The research sample was a students in the grade five of SD No. 1 Blahkiuh (experimental class) and a students in the grade five of SD No. 2 Blahkiuh (control class). The method of collecting data in this research was an essay test. The data obtained from the test method were analyzed by the t-test. By calculating the t-test was obtained tvalue= 2,86 while the ttable at 5% in significant level with df = (31+35) – 2 = 66 is 2,00, so that tvalue> ttable, which means that Ho was rejected (failed to be accepted) and Hawas accepted. The results of this research indicate that there was a significant differences in writing skill between the students who take Indonesian language lesson with critical incident technique assisted by series picture media and the students who take Indonesian language lesson with conventional learning. So it could be concluded that there were a significant influences toward the application of critical incident technique assisted by series picture media toward the result of the students writing skill in grade five of elementary school students in cluster 1 Abiansemal in the academic year of 2013/2014.keyword : critical incident technique, image series media,writing skill.
*PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN PENGUASAAN KOMPETENSI ., Kadek Widiantari; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan motivasi belajar melalui penerapan pendekatan saintifik menggunakan model problem based learning siswa kelas IVA SD Negeri 6 Ubung Tahun Pelajaran 2015/2016.; dan (2) meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA melalui penerapan pendekatan saintifik menggunakan model problem based learning siswa kelas IVA SD Negeri 6 Ubung Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IVA SDN 6 Ubung sebanyak 27 siswa yang terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Data tentang motivasi dikumpulkan menggunakan metode tes dan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA dikumpulkan menggunakan metode kuesioner. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) terjadi peningkatan motivasi belajar pada siklus I yaitu 73% dengan kategori sedang sedangkan pada siklus II memperoleh predikat tinggi dengan nilai yang dicapai yaitu 90%; dan (2) terjadi peningkatan ketuntasan klasikal penguasaan kompetensi pengetahuan IPA pada siklus I sebesar 60% dengan kategori rendah sedangkan pada siklus II, mencapai 89% yang berada pada kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik menggunakan model problem based learning dapat meningkatkan motivasi belajar dan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IVA SDN 6 Ubung tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : saintifik, problem based learning, motivasi, kompetensi pengetahuan *This research have a purpose to: (1) increasing motivation through the application of scientific approaches nuanced model of problem based learning graders IVA of SDN 6 Ubung Academic Year 2015/2016 and (2) improve the mastery of competencies through the application of knowledge science nuanced approach to scientific problem based learning models IVA grade students of SD Negeri 6 Ubung in academic year 2015/2016. This study was conducted in two cycles. The subjects were students of class IVA SDN 6 Ubung that as many as 27 students consisting of 14 male students and 13 female students. Data about the motivation and competence mastery of science knowledge collected using tests and questionnaires. The collected data was then analyzed by quantitative descriptive analysis. The results showed that: (1) an increase in students 'learning motivation of students' motivation levels obtained in the first cycle is 73% with moderate category, while in the second cycle predicate achieved high value of 90% and (2) an increase competence mastery of science knowledge is knowledge of the level of mastery of competencies IPA in the first cycle by 60% with a lower category, while in the second cycle, 89% are located in the high category. Based on these results it can be concluded that the application of the model nuanced approach to scientific problem based learning can increase motivation of learning and mastery of competencies knowledge IVA grade science students at SDN 6 Ubung academic year 2015/2016.keyword : *scientific, problem based learning, motivation, competence of knowledge
Pengaruh Model Pembelajaran Literasi Sebagai Budaya Sekolah Terhadap Penguasaan Kompetensi Pengetahuan IPS Siswa Kelas V SD Gugus Pangeran Diponegoro Tahun Ajaran 2016/2017 ., Ni Putu Arista Sari; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10761

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran literasi dengan pembelajaran konvensional siswa kelas lima SD Gugus Pangeran Diponegoro Tahun Ajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan rancangan Quasy Experiment (desain eksperimen semu) dengan jenis Nonequivalent Control Group Design. Penentuan populasi dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik random sampling yang diacak adalah kelasnya, untuk menentukan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen yaitu kelas V SDN 3 Pemecutan yang berjumlah 31 orang dan kelompok kontrol yaitu kelas VB SDN 10 Pemecutan yang berjumlah 31 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes jenis objektif dengan bentuk pilihan ganda biasa. Data yang dikumpulkan, dianalisis dengan menggunakan analisis statistik kuantitatif dan uji prasyarat. Dari hasil analisis uji-t diperoleh t_hitung=3,711 sedangkan t_tabel=1,7560 pada taraf signifikansi 5%, dengan x_1=80,42 dan x_2=73,94. Terlihat bahwa t_hitung>t_(tabel ) (3,711>1,7560) dan x_1>x_2 (80,42>73,94) yang berarti dalam penelitian ini terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan Ilmu Pengetahuan Sosial siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran literasi dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran literasi berpengaruh positif terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial pada siswa kelas V SD Gugus Pangeran Diponegoro Denpasar Barat Tahun Ajaran 216/2017.Kata Kunci : penguasaan kompetensi pengetahuan, Ilmu Pengetahuan Sosial, model pembelajaran literasi This study aims to determine the significant differences in the mastery of knowledge competence of Social Sciences between students who are taught by the model of literacy with conventional learning in fifth grade of Pangeran Diponegoro Groups academic years 2016/2017. This research uses Quasy Experiment design with type of nonequivalent control group design. Determination of population in this research is done by using random sampling technique which is random is clas, to determine experiment group and control group. The experimental group is class fifth grade students in SDN 3 Pemecutan as many as 31 students and control group is fifth grade students in SDN 10 Pemecutan as many as 31 students. Data collection method used in this research is objective type test are multiple choice question form. The data collected, analyzed using quantitative statistical analysis and by t-test analysis techniques. From the result of t-test analysis obtained t_count=3,711 while t_table=1,756 at 5% significance level, with x_1=80,42 and x_2=73,94. It can be seen that t_count>t_table (3,711>1,756) and x_1>x_2 (80,42>73,94) means that in this study there is a significant difference of matery of knowledge competence of Social Sciences of student wich is learned by using learning model literacy with syudents who are taught using convetional learning. So it can be cocluded that the application of literacy learning model has positive effect on Social Sciences learning outcomes in fifth grade of Pangeran Diponegoro Groups Denpasar Barat academic years 2016/2017.keyword : mastery of knowledge competence, social sciences, literacy learning model
PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI 6 PANJER ., Putu Arie Pertiwi; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3865

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar menggunakan pendekatan pembelajaran kontekstual dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non equivalent control group design. Populasinya adalah siswa kelas IV SDN 6 Panjer berjumlah 136 siswa dengan sampel kelas A yang berjumlah 39 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas C yang berjumlah 39 siswa sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara tes. Tes yang digunakan disusun sendiri oleh peneliti dan sebelum digunakan terlebih dahulu divalidasi meliputi validitas isi, daya beda, indeks kesukaran dan reliabelitas. Data yang didapat dari hasil pemberian tes kemudian dianalisis menggunakan uji t dengan jumlah sampel berbeda.Sebelum dilakukan uji t terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat yang meliputi uji normalitas dan homogenitas.Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV sekolah dasar nomor 6 Panjer. Ini dilihat dari perbedaan nilai rata-rata kelompok eksperimen yang lebih tinggi dari nilai rata-rata kelompok kontrol. Sementara uji hipotesis dilakukan dengan uji t, dimana t htumg = 3.89 sedangkan t tabel = 2.00. Karena t hitung ¬> t tabel maka Ha diterima, itu berarti terdapat pengaruh penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV Sekolah Dasar nomor 6 Panjer. Kata Kunci : pendekatanl pembelajaran Kontekstual, hasil belajar IPA Application Contextual Teaching Learning Model Of Learning Outcomes Sains Primary Class IV. This study aimed to analyze the differences in outcome between groups of students learn science learning using contextual teaching learning and students who learn using conventional learning models . The study was a quasi-experimental research disign with posttest only control group disaign. Its population is the fourth grade students of SDN 6 Panjer totaled 136 students at class A samples that were 39 students as a class experiment and class C totaling 39 students as classroom control. Collecting data in this study done by the test . The tests used compiled by researchers and validated prior to first use include content validity , the power difference , difficulty index and reriabellitas. The data obtained from the administration of the test was analyzed using a t test with different sample sizes. Before the test first tested the prerequisites which include tests of normality and homogeneity. The results show there are significant implementation contextual teaching learning against the results of fourth grade students learn science cluster elementary schools number 6 Panjer. It is seen from the difference in the average value of the experimental group were higher than the average value of the control group . While hypothesis testing is done with the t test , where t htumg = 3.89 = 2.00 while the t table. Because ¬ t > t table then Ha is accepted, it means that there are significant implementation of contextual teaching learning on science learning outcomes of primary school students of class IV Panjer. keyword : contextual teaching learning, learning outcomes IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA SD GUGUS I BANYUNING I G. A. Tri Agustiana, Ni Kt. Yulianti, Gd. Raga,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.843

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan prestasi belajar  siswa antara penggunaan model pembelajaran STM berbantuan media audio visual dengan penggunaan model pembelajaran konvensional dalam pembelajaran IPA kelas IV SD di Gugus 1 Banyuning. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semudengan desainPosttest-Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD negeri 3 Banyuning dan seluruh siswa kelas IV SD negeri 4 Banyuning yang berjumlah 41 orang. Sampel kelas dari penelitian ini yaitu kelas IV SD Negeri 3 Banyuning sebanyak 23 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas IV SD Negeri 4 banyuning sebagai kelas control yang dipilih dengan cara pengundian. Data tentang perbedaan prestasi belajar siswa  dikumpulkan melalui instrument tes prestasi belajar dengan bentuk tes obyektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan statistik inferensial (uji t).Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan Model pembelajaran STM berbantuan media audio visual dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan  model pembelajaran  konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus I Banyuning.Perbedaan tersebut dilihat dari skor prestasi belajar IPA diperolehlebih besar dari pada (>) pada taraf signifikansi 5%. Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran STM berbantuan media audio visual lebih berpengaruh positif terhadap prestasi belajar IPA siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.   Kata-kata kunci : STM, media audio visual, prestasi belajar  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV ., I Made Lianto; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6998

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran course review horay dan kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional. Penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan desain post test only control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV SD di Gugus II Kecamatan Buleleng. Sampel penelitian ini adalah kelas IV SDN 2 Penarukan dan kelas IV SDN 5 Penarukan. Sampel ditentukan menggunakan teknik simple random sampling. Data hasil belajar dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t dengan rumus polled varians. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran course review horay dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus II Kecamatan Buleleng. Hal ini ditunjukan oleh t (29,87) > t (2,019). Selanjutnya, rata-rata (mean) kelompok eksperimen (19,86) lebih besar daripada rata-rata (mean) kelompok kontrol (15,38). Dengan demikian, model pembelajaran course review horay berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD tahun pelajaran 2015/2016 di Gugus II Kecamatan Bueleleng.Kata Kunci : Course Review Horay, Hasil Belajar The research aims to determine the significant difference of science learning outcome between the group of students who studied following course review horay learning model and the group of students who studied following conventional learning model. The research design was quasi experiment, with post-test design only of control group design. The population of this study was entire students from grade IV Elementary school of Cluster II in sub-district of Buleleng. The research sample was grade IV students from SDN 2 Penarukan and grade IV students from SDN 5 Penarukan. Sample was classified using simple random sampling technique. Data of learning outcome was collected using multiple choice test. Data being obtained was analyzed using statistical descriptive analysis technique and t-test statistical inferential with polled variance formulation. The result of study shows that there is significant difference on the science learning outcome between the group of students who studied following course review horay learning model and the group of students who studied following conventional learning model on the students from grade IV Elementary school of Cluster II in sub-district of Buleleng. This is showed by t (29.87) > t (2.019). Next, the mean of experiment group (19.86) is greater than the mean of control group (15.38). Thus, course review horay learning model has an effect to the Science learning outcome of the grade IV Elementary school students school year 2015/2016 of Cluster II in sub-district of Buleleng.keyword : Course Review Horay, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN HEURISTIK VEE TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V SD GUGUS II KECAMATAN MENDOYO ., Ni Made Okty Purwani; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pemahaman konsep IPA siswa kelompok eksperimen yang dibelajarkan dengan model pembelajaran heuristik vee, (2) mendeskripsikan pemahaman konsep IPA siswa kelompok kontrol yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung, (3) mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran heuristik vee dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran langsung. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus II Kecamatan Mendoyo tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 249 siswa. Sedangkan sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 66 orang. Sampel diambil dengan teknik group random sampling. Data pemahaman konsep IPA dikumpulkan dengan menggunakan metode tes, yaitu tes objektif yang diperluas. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) skor rata-rata pemahaman konsep IPA siswa kelompok eksperimen adalah 29,72 yang berada pada kategori tinggi, (2) skor rata-rata pemahaman konsep IPA kelompok kontrol adalah 23,03 yang berada pada kategori sedang, (3) hasil analisis uji-t diperoleh thitung lebih besar dibandingkan dengan ttabel (thitung 5,54 > ttabel 2,00) ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman konsep IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran heuristik vee dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran langsung. Dengan demikian, kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran heuristik vee menunjukkan pemahaman konsep yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran langsung.Kata Kunci : model heuristik vee, pemahaman konsep This observation aims to: (1) describe comprehension of student science concept in group experiment which is taught with heuristic vee learning model, (2) describe comprehension of student science concept in control group which is taught with direct learning model, (3) know differences comprehension of science concept among the students that follow heuristic vee learning and students that follow learning with direct learning model. This kind of observation is apparent experiment observation with design post-test only control group design. This observation population is all of fifth grade students in fifth cluster elementary school in Mendoyo sub-district in 2013/2014 in which engange 247 students. Sample that participated in the study were 66 students. Sample that taken by sampling random technique. Science concept comprehension data is gethered by test method, which is wider objective test. Then data will be analyzed by using descriptive statistic analysis technique and t-test. Result of observation points that, (1) average score of student science concept comprehension in group experiment is 29,72 that is different in high category, (2) average score of student science concept comprehension in control group 23,03 that is different in medium category, (3) result of t-test analysis is obtained tcount is bigger than ttable (tcount 5,54 > ttable 2,00) it means that there is significant differences in science concept comprehension among the students who follow the learning by using heuristic vee and students that follow learning with direct learning model. Thus, the group of students who learned with vee heuristic learning model showed a better understanding of the concept compared to a group of students that learned to use direct instructional model.keyword : heuristic vee learning, concept comprehension

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue