cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM-ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DALAM UPAYA MENINGKATKAN INTERAKSI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD NEGERI 6 DAUH PURI TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Ni Luh Made Dwi Wintari; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3201

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi dan hasil belajar matematika melalui model pembelajaran kooperatif tipe “Team-Assisted Individualization” (TAI) siswa di kelas IV SD Negeri 6 Dauh Puri Tahun Pelajaran 2013/2014. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 6 Dauh Puri yang berjumlah 45 yang terdiri dari 22 siswa laki-laki dan 23 siswa perempuan. Data tentang interaksi belajar dikumpulkan menggunakan lembar observasi dan hasil belajar dikumpulkan menggunakan tes. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan interaksi dan hasil belajar Matematika melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team-Assisted Individualization (TAI) pada siswa kelas IV SD Negeri 6 Dauh Puri. Hal tersebut terlihat dari interaksi belajar pada siklus I dan II yang telah mengalami peningkatan dari setiap pertemuan. Pada siklus I, persentase rata-rata interaksi belajar sebesar 65,4%, sedangkan pada siklus II persentase rata-rata interaksi belajar siswa mampu mencapai 81,2%. Ini menunjukkan terjadi peningkatan sebesar 15,8%. Demikian pula pada pembelajaran kooperatif tipe Team-Assisted Individualization (TAI) dapat meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas IV SD Negeri 6 Dauh Puri pada siklus I Persentase rata-rata hasil belajar siswa mencapai 71,1% dengan ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 48,9%, sedangkan pada siklus II, persentase hasil belajar meningkat menjadi 81,8% dan ketuntasan belajar secara klasikal menjadi sebesar 91,1%. Berdasarkan hasil refleksi siklus I sampai pada hasil siklus II, persentase rata-rata hasil belajar siswa meningkat sebesar 10,7% serta ketuntasan belajar klasikal mengalami peningkatan sebesar 42,2%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif tipe Team-Assisted Individualization (TAI) dapat meningkatkan interaksi dan hasil belajar Matematika siswa kelas IV SD Negeri 6 Dauh Puri tahun pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : pembelajaran kooperatif tipe Team-Assisted Individualization (TAI), interaksi, dan hasil belajar Matematika The purpose of this study is to investigate the interaction and learning of mathematics through cooperative learning model "Team-Assisted Individualization" (TAI) students in the fourth grade 6 Dauh Puri Elementary School Academic Year 2013/2014. The design of this study is action research conducted in two cycles. Subjects were fourth grade students of SD Negeri 6 Dauh Puri totaling 45 which consisted of 22 male students and 23 female students. The data collected on learning interactions using observation sheets and learning outcomes were collected using a test. Data were analyzed using quantitative descriptive analysis method. The results showed that an increase in interaction and mathematics learning outcomes through the implementation of cooperative learning model Team-Assisted Individualization (TAI) in the fourth grade students of SD Negeri 6 Dauh Puri. It is seen from the learning interaction cycle I and II that have experienced an increase of each meeting. In the first cycle, the average percentage of 65.4% of learning interaction, while the second cycle of the average percentage of students studying interactions capable of achieving 81.2%. This shows an increase of 15.8%. Similarly, the type of cooperative learning Team-Assisted Individualization (TAI) can improve learning outcomes Mathematics Elementary School fourth grade students 6 Dauh Puri in the first cycle average percentage of students achieving learning outcomes with 71.1% completeness in the classical learning of 48.9 %, while in the second cycle, the yield increased to 81.8% learning and mastery learning in classical amounted to 91.1%. Based on the results of a reflection on the results of the first cycle to the second cycle, the average percentage of student learning outcomes increased by 10.7% as well as the completeness of classical learning increased by 42.2%. It can be concluded that cooperative learning Team-Assisted Individualization (TAI) may increase interaction and mathematics learning outcomes Elementary School fourth grade students 6 Dauh Puri school year 2013/2014.keyword : academic supervision, principal leadership, work ethics, and service quality of learning process
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV GUGUS III KECAMATAN TEJAKULA KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Luh Maha Pitriyani; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Drs. Nyoman Wirya
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i3.8622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe GI dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar IPA. Populasi penelitian siswa kelas IV SD Gugus III Tejakula tahun pelajaran 2016-2017. Sampel penelitian berjumlah 92 orang dipilih menggunakan teknik Random Sampling. Rancangan eksperimen dilakukan dengan Post Test Only Control Group Design. Data dikumpulkan dengan instrumen kuesioner untuk variabel motivasi berprestasi dan tes untuk variabel hasil belajar IPA. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis anava dua jalur dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe GI dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran sig.0,047
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN PQRST TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD DI DESA SINABUN I Gd. Margunayasa, I Md. Yudi Candra Negara, Ni Kt. Suarni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.698

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode PQRST dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SDN di Desa Sinabun Kecamatan Sawan pada semester genap tahun ajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SDN di Desa Sinabun Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 89 siswa. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SDN 1 Sinabun yang berjumlah 39 siswa dan siswa kelas V SDN 2 Sinabun yang berjumlah 29 siswa. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes isian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode PQRST dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SDN di Desa Sinabun pada semester genap tahun ajaran 2012/2013. Perbandingan perhitungan rata-rata hasil belajar IPA yang mengikuti pembelajaran dengan metode PQRST adalah 13,00 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional sebesar 8,63. Adanya perbedaan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan metode pembelajaran PQRST berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.   Kata kunci: metode PQRST, hasil belajar IPA  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RESOLUSI KONFLIK BERBANTUAN MEDIA VIDEO CLIP TERHADAP HASIL BELAJAR PKN ., I Md Vicky Gusnawan; ., Drs. Ndara Tanggu Renda, M.Pd.; ., Drs. I Dewa Kade Tastra, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 3 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i3.12433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan model pembelajaran resolusi konflik berbantuan media video clip terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V SD di Gugus II Majapahit Kecamatan Pekutatan tahun pelajaran 2016/2017 antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran resolusi konflik berbantuan media video clip dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini seluruh kelompok siswa kelas V SD di Gugus II Majapahit Kecamatan Pekutatan tahun pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian ini adalah kelompok siswa kelas V SD Negeri 1 Gumbrih yang berjumlah 20 orang sebagai kelompok eksperimen dan kelompok siswa kelas V SD N Pangyangan yang berjumlah 20 orang sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar PKn siswa dikumpulkan dengan tes pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa thit(3,191) > ttab(2,021). Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran resolusi konflik berbantuan media video clip berpengaruh terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V SD di Gugus II Majapahit Kecamatan Pekutatan tahun pelajaran 2016/2017Kata Kunci : hasil belajar PKn, resolusi konflik, video clip This research aims to know the significant difference of 5th Grade students PKn learning result between students group learn through resolution conflict learning model assisted by video clip media and students group learn through conventional learning model in Majapahit 2st Cluster Primary School in Pekutatan District 2016/2017 Academic Year. This type of research is a quasi experimental research. The population of this research is all5th Grade students of Majapahit2st Cluster Primary School in Pekutatan District 2016/2017 AcademicYear. The sample of this research is 5th Grade of Gumbrih1st primary school amount to 20 students and 5th Grade of Pangyangan primary school amount to 20 students. PKn learning result data were collected by objective test. Collected data analyzed by using descriptive and inferential statistical analysis (t-test). Based on the result of analyzed data, it is found that tcount (3,191)> ttab (2,021). So can be concluded resolution conflict learning model assisted by video clip media influence on PKn learning result 5th Grade students of Majapahit 2st Cluster Primary School in Pekutatan District 2016/2017 Academic Year.keyword : PKn learning result, resolution conflict, video clip
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VCT TERHADAP HASIL BELAJAR RANAH AFEKTIF MATA PELAJARAN PKN SISWA ., Ni Luh Putu Eka Agustini; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5744

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar ranah afektif mata pelajaran PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model VCT dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada kelas V di Gugus III Kecamatan Dawan tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus III Kecamatan Dawan tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 123 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SDN 2 Kusamba yang berjumlah 29 orang dan kelas V SDN 4 Kusamba yang berjumlah 32 orang. Data hasil belajar ranah afektif mata pelajaran PKn siswa dikumpulkan dengan metode non tes berbentuk kuesioner. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar ranah afektif mata pelajaran PKn yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model VCT dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional kelas V di Gugus III Kecamatan Dawan tahun pelajaran 2014/2015. Perbandingan hasil perhitungan rata-rata hasil belajar ranah afektif mata pelajaran PKn siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model VCT adalah 120,31 lebih besar dari rata-rata hasil belajar ranah afektif mata pelajaran PKn siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional adalah 97,14.Kata Kunci : VCT, hasil belajar ranah afektif, PKn This study aimed to determine the difference of the affective learning outcomes PKn subjects between students who were taught by using VCT model and the students who were taught by using conventional way in fifth grade students at Gugus III Dawan District in the academic year 2014/2015. The study was the quasi experiment. The populations in this study were the fifth grade students at Gugus III Dawan District in the academic year 2014/2015 who consisted of 123 students. The samples of this study were fifth grade at SDN 4 Kusamba which consisted of 32 students and fifth grade students at SDN 2 Kusamba which consisted of 29 students. The data of students’ affective learning outcomes PKn subjects was collected by questionnaire shaped non test methods. The collected data was analyzed by using descriptive statistic and inferential statistic analysis (t-test). The result of the study shows that there is significant difference of the affective learning outcomes PKn subjects between students who are taught by using VCT model and students who are taught by using conventional way in fifth grade at Gugus IIII Dawan District in the academic year 2014/2015. The mean comparison of affective learning outcomes PKn subjects in VCT model was significantly higher than in conventional (120,31 vs 97,14).keyword : VCT, affective learning outcomes, PKn
PENGARUH PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS KARAKTER TERHADAP HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS V SDN GUGUS 2 KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI I Wyn.Rinda Suardika., Ni W. Snopiani, I Wyn. Sujana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1442

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran kontekstual berbasis karakter dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SDN Gugus 2 Kecamatan Bangli Kabupaten Bangli.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah  Nonequivalent Control Group Design. Jumlah populasi di SDN Gugus 2 Kecamatan Bangli adalah 206 siswa, sedangkan jumlah sampel adalah 69 siswa yang dipilih secara random. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes dan observasi. Didapat rata-rata hasil belajar PKn yaitu M1= 75,06 (kelas eksperimen) dan  M2= 71,18 (kelas kontrol). Selanjutnya data yang didapatkan dianalisis dengan teknik analisis uji-t. Dari hasil analisis uji-t diperoleh thit = 5,315 sedangkan ttab= 2,000. Berarti hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaraan kontekstual berbasis karakter dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.Selain itu dilihat dari rata-ratanya bahwa nilai hasil belajar PKn siswa yang mengikuti pembelajaran kontekstual berbasis karakter lebih baik dari pada hasil belajar PKn siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.Hal ini berarti terdapat pengaruh penerapan pembelajaran kontekstual berbasis karakter terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V SDN Gugus 2 Kecamatan Bangli Kabupaten Bangli. Kata kunci : Pembelajaran Kontekstual Berbasis Karakter, Hasil Belajar PKn
LEARNING CYCLE 5E BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Komang Novi Artini; ., I Kadek Suartama, M.Pd.; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan hasil belajar IPA setelah menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5E Berbantuan Media Audio Visual, 2) mendeskripsikan hasil belajar IPA setelah menggunakan model pembelajaran konvensional, 3) mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran Learning Cycle 5E Berbantuan Media Audio Visual dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Semester Genap Tahun Pelajaran 2015/2016 Di Gugus XV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah V SD Semester Genap Tahun Pelajaran 2015/2016 Di Gugus XV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng yang berjumlah 7 kelas. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD N 2 Kalibukbuk dengan jumlah siswa 36 orang dan kelas V SD N 3 Anturan dengan jumlah siswa 30 orang, yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data dikumpulkan dengan metode tes. Instrumen penelitian ini yaitu tes hasil belajar IPA. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial melalui uji-t. Berdasarkan Hasil pengujian normalitas dan homogenitas terhadap data yang didapat pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berdistribusi normal dan homogen, selanjutnya di lakukan uji hipotesis dengan uji-t, diperoleh thit > ttab (5,103>2,000) maka H0 ditolak dan H1 diterima. Rata-rata hasil belajar IPA siswa padakelas eksperimen lebih dari kelas kontol yaitu 24,08 > 19,1.hal ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Learning Cycle 5E berbantuan Media Audio Visual dengan siswa yag dibelajarkan melalui pembelajaaran Konvensional pada siswa kelas V SD Semester Genap Tahun Pelajaran 2015/2016 Gugus XV Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Learning Cycle 5E berbantuan Media Audio Visual berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Semester Genap Tahun Pelajaran 2015/2016 Gugus XV Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Kata Kunci : Learning Cycle 5E, media Audio Visual, hasil belajar IPA The research aims to: 1) to describe the results of science learning after using Learning Cycle 5E model assisted by audio visual media, 2)to describe the results of science learning after using conventional learning models, and 3) to find out the significant difference of science learning achievement between the students that learning cycle model assisted by audio visual media and student that through conventional learning method, in class fivegrade student second semester academic year of 2015 / 2016 at cluster 15 sub district Buleleng regency Buleleng. The Kind of this research is a quasi-experimental plan with Post Test Only Control Group Design. The population in this study students of five grade student second semester academic year of 2015 / 2016 at cluster 15 sub district Buleleng regency Buleleng amounted to7 classes. The population of this research is V class at SD Negeri 2 Kalibukbuk of which accounted by 36 student, and V class at SD Negeri 3 Anturan of which accounted by 30 student, which is determinded technique random sampling. Data collected by the test method. The instrument of this research that the test results to learn science. Data collected in the form scores of science learning outcomeswere analyzed using descriptive and inferential statistical analysis inferencial t-test. Based on the achievement of the test of normality and homogeneity of the data obtained in the eksperimental group and control group normally distributed and homogeneous, then performaded a hypothesis test with the t-test, obtained thit> ttab (5,103>2,000) then H0 is rejected and H1 acepted. Average of sience learning achievement the student in the ekperimental group was higer then control group that is 24,08> 19,1. This case showed that there was a significant diffences of science learning achievement between the students that learning througt Learning Cycle 5E at the five grade SD student second semester academic year of 2015 / 2016 at cluster 15 sub district Buleleng regency Buleleng. Therefore it can be concluded that the Learning Cycle 5E model assisted by audio visual media give influence of science learning achievement at the five grade SD student second semester academic year of 2015 / 2016 at cluster 15 sub district Buleleng regency Buleleng.keyword : Learning Cycle 5E, Audio-Visual Media, Science Learning
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN VAK BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IVB SD NO 2 BANYUASRI ., Agus Bayu Saputra; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd; ., Drs. Gede Raga, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2640

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas IVB semester I SD No 2 Banyuasri, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IVB yang berjumlah 35 orang, terdiri dari 13 orang laki-laki dan 22 orang perempuan. Metode pengumpulan data mempergunakan metode tes berupa tes obyektif dan esai. Data hasil belajar dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran VAK berbantuan media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa sebesar 9,57%. Hasil belajar IPA siswa pada siklus I sebesar 70,57% dengan kriteria sedang, mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 80,14% dengan kriteria tinggi. Sedangkan, ketuntasan belajar secara klasikal pada siklus I sebesar 71,43% dengan kriteria sedang, mengalami peningkatan sebesar 11,43% pada siklus II menjadi 82,86% dengan kriteria tinggi. . Kata Kunci : model pembelajaran VAK, media AUDIO VISUAL, hasil belajar IPA Abstract This study aims at determining the increase of results of semester I students in grade (IVB) in learning science (IPA) in SD No 2 Banyuasri, sub district Buleleng, Buleleng Regency, in the academic year of 2012/2013. This type of research is action-based research which consists of 2 cycles. Each cycles consists of four stages, they are planning, action, observation/evaluation, and reflection. The subject of this research was the students of class IVB. The number of students in the class was 35; consisting of 13 males and 22 females. Data collection methods used in this research is test method, consisting of objective test and essay. Learning outcomes data were obtained and analyzed by using descriptive statistical analysis of quantitative methods. The results showed that through VAK learning model with audio visual as learning media, it improved learning outcomes by 9,57%. The results of the first cycle of students studying Science (IPA) was 70,57% which is considered to be moderate, has increased on the second cycle to be 80,14% which is considered high. Meanwhile, classical mastery learning in the first cycle of 71,43% which is considered to be moderate, has increased to be 11,43% on the second cycle to be 82,86% which is considered high.keyword : VAK learning model, audio visual media, the results of science learning
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN IPA TEMA TEMPAT TINGGALKU PADA SISWA KELAS IV DITINJAU DARI KARAKTERISTIK PERTANYAAN GURU DI SD GUGUS KI HAJAR DEWANTARA ., I Made Adi Arnawa; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5071

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan jawaban tertunda, siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan jawaban segera dan siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik konvensional pada siswa kelas IV di SD Gugus Ki Hajar Dewantara. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan Randomized Control-Group Pretes-Posttes Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Gugus Ki Hajar Dewantara. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah data hasil belajar pengetahuan IPA yang diperoleh melalui metode tes. Data dianalisis menggunakan ANAVA Satu Jalur dan dilanjutkan dengan uji Scheffe. Berdasarkan hasil Uji ANAVA Satu Jalur diperoleh Fhitung (4,68) > Ftabel (3,09) sehingga H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan jawaban tertunda, siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan jawaban segera dan siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik konvensional pada siswa kelas IV di SD Gugus Ki Hajar Dewantara. Berdasarkan hasil uji Scheffe rerata hasil belajar pengetahuan IPA siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan karakteristik pertanyaan guru yaitu pertanyaan jawaban tertunda (75,80) dan pertanyaan jawaban segera (75,18) lebih tinggi daripada rerata hasil belajar pendekatan saintifik konvensional (66,50). Sehingga dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik ditinjau dari karakteristik pertanyaan guru berpengaruh positif terhadap hasil belajar pengetahuan IPA siswa kelas IV di SD Gugus Ki Hajar Dewantara Kecamatan Denpasar Timur Tahun Ajaran 2014/2015 Kata Kunci : Pendekatan saintifik, karakteristik pertanyaan guru, hasil belajar pengetahuan IPA This study aimed at determine significant differences of science knowledge’s achievement between student learned scientific aproach with question delayed answer, student learned scientific with question immediate answer and student learned conventional scientific approach in 4th Grade of SD Gugus Ki Hajar Dewantara. This study was a quasi experiment with Randomized Control-Group Pretes-Posttes Design. The population of this study was the 4th grade student of SD Gugus Ki Hajar Dewantara. Sampels this study determined by random sampling technique. Data was collected is science knowledge achievement be obtained with test method. Analyzed data by one way anava and then Scheffe test. The result of one way anava obtained Fcount (4,68) > Ftable (3,09). H0 was rejected and H1 was accepted. So that had a significant differences of science knowledge’s achievement between student learned scientific aproach with question delayed answer, student learned scientific with question immediate answer and student learned conventional scientific approach in 4th Grade of SD Gugus Ki Hajar Dewantara. Based result of Scheffe test indicated mean science knowledge’s achievement who student learned scientific approach with question teacher characteristic that question delayed answer (75,80) and question immediate answer (66,50) higher then mean science knowledge’s achievement who student learned conventional scientific approach (66,50). In the result can be councluded that the scientific approach with question teacher characteristic had a positive effect to science knowledge’s achievement student 4th Grade in SD Gugus Ki Hajar Dewantara East Denpasar academic year 2014/2015keyword : scientific approach, question teacher characteristic, science knowledge’s achievement
MODEL PEMBELAJARAN TGT BERBANTUAN MEDIA PERMAINAN ULAR TANGGA BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD GUGUS VIII SUKAWATI I Wyn. Wiarta, Ni Md. Erlin Nopiani, I Gd. Meter,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1239

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran TGT berbantuan media permainan ular tangga dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus VIII Sukawati tahun pelajaran 2012/2013.  Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SD Gugus VIII Sukawati, sebanyak 189 siswa. Sedangkan sampel dalam penelitian ini sebanyak 61 siswa yang terdiri dari seluruh siswa kelas IV SDN 1 Singapadu Tengah sebagai kelompok eksperimen dan seluruh siswa kelas IV SDN 2 Singapadu Tengah sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji-t diperoleh thitung > ttabel (4.49 > 2.01) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran TGT berbantuan media permainan ular tangga dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus VIII Sukawati tahun ajaran 2012/2013. Perbedaan tersebut dapat dilihat dari nilai rata-rata yang diperoleh oleh masing-masing kelompok. Kelompok ekperimen memperoleh nilai rata-rata lebih tinggi daripada kelompok kontrol (78.10 > 60.06). Hal ini membuktikan bahwa penerapan model pembelajaran TGT berbantuan media permainan ular tangga berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Gugus VIII Sukawati  tahun pelajaran 2012/2013.   Kata kunci : TGT berbantuan media permainan ular tangga, hasil belajar matematika

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue