cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
Identifikasi Kemampuan Guru Kelas IV dalam Menerapkan Pembelajaran Tematik Pada Kurikulum 2013 di SD No. 4 Banyuasri ., Kadek Ashadi Putra; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5797

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan guru kelas IV dalam menerapkan pembelajaran Kurikulum 2013 semester genap tahun pelajaran 2014/2015 di SD No. 4 Banyuasri ditinjau dari penyusunan RPP, pelaksanaan pembelajaran, pelaksanaan penilaian pembelajaran. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru kelas IV SD No. 4 Banyuasri, RPP, dan Lembar penilaian. Objek penelitian adalah kemampuan guru kelas IV SD No. 4 Banyuasri dalam menerapkan pembelajaran Kurikulum 2013 yang meiputi penyusunan RPP, pelaksanaan pembelajaran, dan pelaksanaan penilaian pembelajaran. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh berupa data kualitatif (transkip wawancara dan dokumentasi) serta nilai variabel RPP, pelaksanaan pembelajaran, dan pelaksanaan penilaian pembelajaran dianalisis dengan cara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran yang disusun oleh guru kelas IV SD No. 4 Banyuasri berkualifikasi sangat baik dengan nilai rata-rata 24 (dari total nilai maksimal 24). Pelaksanaan pembelajaran berkualifikasi baik dengan nilai rata-rata 51 (dari total nilai maksimal 68). Pelaksanaan penilaian pembelajaran berkualifikasi baik dengan nilai rata-rata 11 (dari total nilai maksimal 16). Kata Kunci : kurikulum 2013, pelaksanaan pembelajaran, pelaksanaan penilaian pembelajaran, rencana pelaksanaan pembelajaran. This study was conducted to identify the ability of IV grade teacher of implementation of Curriculum 2013 in SD No. 4 Banyuasri in the academic year of 2013/2014 viewed from lesson planning, learning implementation, and learning assessment implementation. This study included as a qualitative descriptive study. The subjects of this study were thematic teachers at SD No. 4 Banyuasri, lesson planning, and assessment paper. The objects of this study were teacher’s ability of implementation of Curriculum 2013 in SD No. 4 Banyuasri viewed from lesson planning, learning implementation, and learning assessment implementation. The data collecting method of this study were observation, interview, and documentation. The obtained data were in the form of qualitative data (interview transcript and documentation) also of value variables of lesson planning, learning implementation, and learning assessment implementation. The data were analyzed by descriptively. The result of analysis showed that the lesson planning who designing by IV grade Thematic teachers at SD No. 4 Banyuasri was qualified very good with a average value of 24 (of maximal total value 24). Learning implementation was qualified good with a average value of 51 (of maximal total value 68). The learning assessment implementation was qualified good with a average value of 11 (of maximal total value 16). keyword : Curriculum 2013, learning assesment implementation, learning implementation, lesson planning.
PENERAPAN PENDEKATAN (PAKEM) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS IV SD NO. 2 PEMARON I Md. Suarjana, Md. Krisnawati, Ni Wyn. Arini,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1481

Abstract

AbstrakPenelitian bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia setelah diterapkannya pendekatan PAKEM pada siswa kelas IV di SD No.2 Pemaron.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas.Subjek penelitian ini adalah 30 siswa kelas IV SD No. 2 Pemaron.Data penelitian tentang aktivitas dan hasil belajar Bahasa Indonesia diperoleh dengan metode observasi dan metode tes.Penelitian dilaksanakan selama dua siklus.Pertemuan I dan II untuk pembelajaran, serta pertemuan III pemberian tes siklus.Data dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas dan hasil belajar mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II.Pada siklus I, rata-rata persentase aktivitas belajar siswasebesar 65% dengan kategori cukup aktif.Pada siklus II, rata-rata persentase aktivitas belajar siswasebesar 80%termasuk dalam kategori aktif. Persentase hasil belajar 69,25% dengan kategori sedang. Pada siklus II terdapat peningkatan hasil belajar siswa sebesar 80,5% dengan kategori tinggi. Jadi, aktivitas belajar meningkat 15% dan hasil belajar meningkat sebesar 11,25% setelah diadakan tindakan.Kata kunci:pendekatanpakem, aktivitas belajar, hasil belajar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI BERBASIS LINGKUNGAN SEKOLAH DAPAT MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KETERAMPILAN MENULIS DALAM BAHASA INDONESIA SISWA KELAS IVA SDN 27 PEMECUTAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Ni Putu Sartika Dewi; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7501

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Keterampilan Menulis Dalam Bahasa Indonesia Siswa Kelas IVA SDN 27 Pemecutan melalui Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Berbasis Lingkungan Sekolah. Penelitian ini dilaksanakan pada dua siklus, dengan subyek dalam penelitian initerdiri dari 39 orang siswa. Data hasil belajar keterampilan menulis Bahasa Indonesia siswa dikumpulkan dengan menggunakan metode tes uraian mengarang. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskristif dan metode analisis diskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar keterampilan menulis Bahasa Indonesia pada siklus I skor hasil belajar keterampilan menulis Bahasa Indonesia dari 39 siswa, 6 siswa mendapat predikat rendah, 28 siswa mendapat predikat sedang, 5 siswa mendapat predikat tinggi, sedangkan pada siklus II skor hasil belajar keterampilan menulis Bahasa Indonesia dari 39 siswa, 12 siswa mendapat predikat sedang, 25 siswa mendapat predikar tinggi, 2 siswa mendapat predikat sangat tinggi. Dengan demikian, telah terjadi peningkatan hasil behajar keterampilan menulis Bahasa Indonesia dari siklus I ke siklus II. Jadi dapat disimpulkan Bahwa Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri berbasis lingkungan sekolah dapat meningkatkan hasil belajar keterampilan menulis dalam Bahasa Indonesia siswa kelas IVA SDN 27 Pemecutan Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : model pembelajaran Inkuiri, lingkungan sekolahn, , hasil belajar keterampilan menulis Bahasa Indonesia Class room ection reasech purepose of invroving learnin “Bahasa Indonesia” in writing skill at for grade student of SDN 27 Pemecutan Denpasar though the implementation of “Inquiry” based on environment.The reasech conducted two cycles, the reasech us threety nine student. Based on the data in writing skiil, the student collected using the test is description. The data analysis by meted statistic analysis descriptive and the metod analysis quantitative descriptive. The result frome the research is an increase of invroving learning “Bahasa Indonesia” in writing skill in cycle I the score from 39 student, 6 student has poor score, 28 student has good score, and 5 student has excellent score, wile in cylces 2 the score from 39 student in learning “Bahasa Indonesia” of writing skill is twelve student has good score, 25 student has exelent score, 2 student has expert score, however, invroving learning proses Bahsaa Indonesia in writting skill from cycles I and cycles II, and the conclusion is “the Implementation of inquiry based on invironment onvroving learning Bahasa Indonesia in writting skill student of 4 grade SDN 27 Pemecutan Denpasar 2015/2016”.keyword : Inquiry, Scooling environment, Bahasa Indonesia in writing skill.
PEMBELAJARAN IDEAL PROBLEM SOLVING DAN MOTIVASI BERPRESTASI BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Ni Ketut Desy Widyantari; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran IDEAL Problem Solving dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Direct Instruction (DI); (2) mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran IDEAL Problem Solving dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Direct Instruction (DI) pada kelompok siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi; (3) mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran IDEAL Problem Solving dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Direct Instruction (DI) pada kelompok siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah; serta (4) mengetahui pengaruh interaksi antara model pembelajaran IDEAL Problem Solving dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar IPA. Rancangan penelitian ini adalah Nonequivalent Control Group Design, dengan menggunakan desain faktorial 2x2. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai Denpasar Utara tahun pelajaran 2013/2014. Data yang dikumpulkan adalah data motivasi berprestasi siswa dan hasil belajar IPA. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran IDEAL Problem Solving dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Direct Instruction (DI) (FA hitung = 4,428 > F tabel (α = 0,05; 1,82) = 3,96); (2) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran IDEAL Problem Solving dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Direct Instruction (DI) pada kelompok siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi (F (A1B1 – A2B1) hitung = 12,16 > F’(4-1)(2,72) (α=0,05) = 8,16); (3) tidak terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran IDEAL Problem Solving dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Direct Instruction (DI) pada kelompok siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah (F (A1B2 – A2B2) hitung = 0,12 < F’(4-1)(2,72) (α=0,05) = 8,16); serta (4) terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran IDEAL Problem Solving dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SDN Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2013/2014 (FAB hitung = 7,778 > F tabel (α = 0,05; 1,82) = 3,96).Kata Kunci : IDEAL Problem Solving, motivasi berprestasi, hasil belajar IPA This study aims: (1) to determine the significant differences of science learning outcome between students that learned used IDEAL Problem Solving learning model with students that learned used Direct Instruction (DI) learning model; (2) to determine the significant differences of science learning outcome between students that learned used IDEAL Problem Solving learning model with students that learned used Direct Instruction (DI) learning model in students that own high achievement of motivation; (3) to determine the significant differences of science learning outcome between students that learned used IDEAL Problem Solving learning model with students that learned used Direct Instruction (DI) learning model in students that own low achievement of motivation; and (4) to determine influence interaction between IDEAL Problem Solving learning model and achievement motivation to science learning outcome. This research design is Nonequivalent Control Group Design, by using factorial 2x2 design. Population in this research were all students of fifth grade SDN in Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai North Denpasar academic year 2013/2014. Data collected are data achievement motivation and science learning outcome. Result research showed that: (1) there are significant differences of science learning outcome between students that learned used IDEAL Problem Solving learning model with students that learned used Direct Instruction (DI) learning model (FA calculates = 4,428 > F table (α = 0,05; 1,82) = 3,96); (2) there are significant differences of science learning outcome between student group that learned used IDEAL Problem Solving learning model with students that learned used Direct Instruction (DI) learning model in students that own high achievement of motivation (F (A1B1 – A2B1) calculates = > F' (4-1)(2,72) (α=0,05) = 8,16); (3) there are not significant differences of science learning outcome between students that learned used IDEAL Problem Solving learning model with students that learned used Direct Instruction (DI) learning model in students that own low achievement of motivation (F (A1B2 – A2B2) calculates = 0,12 < F'(4-1)(2,72) (α=0,05) = 8,16); and (4) there are influence interaction between IDEAL Problem Solving learning model and achievement motivation to science learning outcome students of fifth grade SDN in Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai North Denpasar academic year 2013 / 2014 (FAB calculates = 7,778 > F table (α = 0,05; 1,82) = 3,96).keyword : IDEAL Problem Solving, achievement motivation, science learning outcomes
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS ASESMEN PORTOFOLIO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENGETAHUAN MATEMATIKA DAN PENGETAHUAN KONSEPTUAL TEMA CITA-CITAKU SISWA KELAS IV SD NEGERI 3 UBUNG ., I Made Wiranata; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5130

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk meningkatkan hasil belajar pengetahuan matematika melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio pada tema Cita-citaku di kelas IVB SDN 3 Ubung. (2) untuk meningkatkan pengetahuan konseptual melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio pada tema Cita-citaku di kelas IVB SDN 3 Ubung. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus tindakan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IVB SDN 3 Ubung tahun ajaran 2014/2015, sebanyak 29 orang siswa. Pengumpulan data hasil belajar pengetahuan matematika dan pengetahuan konseptual dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode tes berbentuk esai. Selanjutnya data tersebut dianalisis dengan teknik deskriptif-kualitatif dan deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) nilai rata-rata hasil belajar pengetahuan matematika meningkat 12,93 dari 62,76 pada siklus I menjadi 75,69 pada siklus II. (2) nilai rata-rata pengetahuan konseptual meningkat 15 dari 69,48 pada siklus I menjadi 84,48 pada siklus II. (3) ketuntasan klasikal hasil belajar pengetahuan matematika meningkat 17,24% dari 62,07% pada siklus I menjadi 79,31% pada siklus II. Dengan demikian disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis asesmen dapat meningkatkan hasil belajar pengetahuan matematika dan pengetahuan konseptual pada tema Cita-citaku siswa kelas IVB SDN 3 UbungKata Kunci : pendekatan saintifik, asesmen portofolio, hasil belajar pengetahuan matematika, dan pengetahuan konseptual This research was supposed (1) to improve the result of mathematics study through the application of scientific approach through portfolio assessment to the theme of “Cita-citaku” in IVB class of SDN 3 Ubung. (2) to improve the result of conceptual study through the application of scientific approach through portfolio assessment to the theme of “Cita-citaku” in IVB class of SDN 3 Ubung. This research is clasified as a classroom action research (CAR) which executed in 2 action cycle . The subject of the study is the students of class IVB of SDN 3 Ubung in academic year 2014/2015, which is consisted of 29 students. The data collection in this research was carried out by using the test in form of essay. Furthermore, the both data was analyzed by descriptive – qualitative and descriptive – quantitative technics. According to the result of this research, it shows that improvement of the mathematics study result is 12,39, from 62,76 in cycle I into 75,69 in cycle II, besidesthere a significant improvement in the average of conceptual study which is 15, from 69,48 in cycle I into X 84,48 in cycle II. In addition, the classical success indicator of mathematics study result is achieved 17,24 %, from 62,07% incycle I in 79,31% incycle II. Therefore, it could be concluded that the application of scientific approach through portfolio asessment can improve the mathematics study result and conceptual study in the theme of “Cita-citaku” to the students IVB of SDN 3 Ubung. keyword : scientific approach, portfolio assessment, mathematics study result, conceptual study
PENGARUH KONTRUKTIVISME MODEL PEMBELAJARAN PBL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS MELALUI LESSON STUDY SD KELAS V ., I Kadek Gede Suparma Ariadi; ., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10936

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran problem based learning dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SDN 1 Astina Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Jenis peneltian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas VA dan VB di SDN 1 Astina yang berjumlah 54 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas VA yang berjumlah 29 siswa dan siswa kelas VB yang berjumlah 25 siswa. Metode dalam pengumpulan data dilakukan dengan metode tes yaitu dengan tes obyektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang dibelajrakan dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V dengan thit= 32,923 > ttab= 2,021 adanya perbedaan yang signifikan. Berdasarkan hasil analsis data model pembelajaran problem based learning melalui lesson study berpengaruh terhadap hasil belajar IPS. Hal ini dapat dilihat dari skor rata-rata siswa yang menggunakan model pembelajaran problem based learning yaitu 23,68 dan skor rata-rata siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 15,12. Perbaikan dilakukan dalam proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning melalui lesson study untuk meningkatkan hasil belajar siswa dan mampu mengatasi kendala-kendala dalam mengajar.Kata Kunci : Problem Bases Learning, Hasil Belar, IPS This study aims to find a significant difference between the results of social studies students learn through problem based learning model learning with students who learn through conventional learning in class V Elementary School 1 Astina Buleleng, Buleleng. Type this research is quasi-experimental research. The population of this research is all class VA and VB State Primary School 1 Astina totaling 54 students. The research sample is classes totaling 29 students VA and VB grade students numbering 25 students. Methods of data collection is done with test method is to test objectively. Data were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics ie t-test. The results of this study indicate that there are differences between student learning outcomes dibelajrakan using problem-based learning model learning with students that learned with conventional learning models in class V with thit = 32.923> ttab = 2.021 a significant difference. Based on the analysis results of the data model of learning problem based learning through lesson study affect the results of social studies. It can be seen from the average score of students who use problem-based learning model learning is 23.68 and the average score of students who use conventional learning models, namely 15.12. Repairs carried out in the learning process by using the Social Sciences learning model of problem based learning through lesson study to improve student learning outcomes and be able to overcome the obstacles in teaching.keyword : problem based learning, learning outcomes, science sosoal
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ECIRR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SD KELAS IV DI GUGUS XV KECAMATAN BULELENG Pt. Nanci Riastini, I Dw. Gd. Gita S. P, Ign. Wyn. Suwatra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1266

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran ECIRR dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di gugus XV Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV di Gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013, dengan jumlah 231 orang. Sampel penelitian ini, yaitu kelas IV SD No. 3 Kalibukbuk dengan jumlah siswa 34 orang dan kelas IV SD No. 3 Anturan, dengan jumlah siswa 35 orang. Data hasil belajar pada mata pelajaran matematika siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model ECIRR dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model konvensional. Berdasarkan analisis, thit > ttab (thit = 38,94 > ttab = 1,658 ). Begitu pula pada rata-rata hasil belajar, diketahui rata-rata kelompok siswa yang diajarkan dengan model ECIRR lebih tinggi daripada kelompok siswa yang diajarkan dengan model konvensional. Dengan demikian, terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model ECIRR dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional pada siswa SD kelas IV tahun pelajaran 2012/2013 di Gugus XV Kecamatan Buleleng.   Kata kunci: ECIRR, hasil belajar matematika
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN ACCELERATED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 3 DENCARIK ., I Kadek Mertayasa; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Drs. Made Sumantri
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah mengimplementasikan model Pembelajaran Accelerated Learning pada mata pelajaran IPA kelas V Sekolah Dasar Negeri 3 Dencarik Kabupaten Buleleng Tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 3 Dencarik Kabupaten Buleleng tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 17 orang dengan 8 orang siswa laki-laki dan 9 orang siswa perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data tentang hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes hasil belajar yang berupa tes objektif dan tes uraian. Data yang didapatkan dari tes selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian melalui implementasi model Accelerated Learning menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA meningkat melalui implementasi model pembelajaran Accelerated Learning pada siswa kelas V semester 1 Sekolah Dasar Negeri 3 Dencarik tahun pelajaran 2013/2014. Hal ini dapat dilihat dari tingkat ketuntasan belajar secara klasikal pada siklus I mencapai 70,58% yang berada pada rentang tingkat ketuntasan cukup baik dan tingkat ketuntasan belajar secara klasikal pada siklus II mencapai 88,23% yang berada pada rentang tingkat ketuntasan sangat baik jadi tingkat ketuntasan belajar secara klasikal mengalami peningkatan sebesar 17,65%.Kata Kunci : Pembelajaran Accelerated Learning, Hasil Belajar Siswa This study aims to determine the improvement of student learning outcomes after implementing Learning Accelerated Learning model of teaching science in public elementary school fifth grade 3 Dencarik Buleleng school year 2013/2014 . This type of research is Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles . The subjects were students of class V Elementary School 3 Dencarik Buleleng academic year 2013/2014 , amounting to 17 people with 8 boys and 9 girls . Collecting data in this study was conducted using the test . Data on student learning outcomes test results gathered by studying the form of objective tests and test descriptions . The data obtained from the test were then analyzed with descriptive - quantitative technique . Research results through the implementation of Accelerated Learning models indicate that student learning outcomes in science learning is increased through the implementation of Accelerated Learning model of learning in class V Semester 1 Elementary School 3 Dencarik academic year 2013/2014. It can be seen from the level of mastery learning is classical in the first cycle reaches 70.58 %, which is in the range pretty good level of thoroughness and level of mastery learning classically on the second cycle reached 88.23 %, which is in the range of completeness excellent level so the level of mastery learning classically an increase of 17.65 % keyword : Models of Learning Accelerated Learning, Student Learning Outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA ., Ni Wayan Nopi Adnyani; ., Drs. I Ketut Gading,M.Psi; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe TAI dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran non kooperatif, (2) perbedaan hasil belajar antara siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi dan motivasi berprestasi rendah, dan (3) pengaruh interaksi antara model pembelajaran dengan motivasi berprestasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Subyek penelitian ini adalah kelas IV di SD Negeri 4 Manukaya tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 57 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode kuesioner untuk mengukur motivasi berprestasi dan tes untuk mengukur hasil belajar IPS. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji Anava AB). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TAI terhadap hasil belajar IPS pada siswa kelas IV di SD Negeri 4 Manukaya, hal ini dibuktikan dengan nilai (F=4,393; p
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KUANTUM (QUANTUM TEACHING) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS III SD NO. 1 JINENGDALEM Md. Sumantri, Danang Wijayanto, Nym. Jampel,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1375

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1)peningkatan keaktifan belajarMatematika dan (2)peningkatan hasil belajar Matematika melalui modelpembelajaran Quantum Teaching. Penelitian ini adalah Penelitian TindakanKelas (PTK) dengan subjek penelitian siswa kelas III SD No. 1 JinengdalemBuleleng tahun pelajaran 2012/2013 berjumlah 25 orang. Tindakan dilakukandalam 2 siklus. Siklus I terdiri atas 4 pertemuan dan siklus II terdiri atas 4 pertemuan.Setiap pertemuannya secara berdaur mulai perencanaan, pelaksanaan,observasi dan refleksi. Data keaktifan belajar siswa dikumpulkan denganmenggunakan lembar observasi, sedangkan data hasil belajar dikumpulkandengan tes. Data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasilpenelitian  menunjukkan  penerapan  model  pembelajaran Quantum  Teachingdapat meningkatkan  keaktifan  dan  hasil  belajar  Matematika.  Pada  siklus  1,  persentase tingkat  aktivitas  belajar  siswa  sebesar  62,50.  Setelah  dilaksanakan  tindakan  pada siklus  2  ternyata  persentase  tingkat  aktivitas  belajar  siswa  mampu  mencapai  76,48. Persentase  hasil  belajar  siswa  pada  siklus  1  baru  mencapai  63,88%,  setelah dilaksanakan  tindakan  di  siklus  dua  ternyata  hasil  belajar  siswa  meningkat  menjadi 80,13%.  Berdasarkan  hasil  penelitian  tersebut  dapat  disimpulkan bahwa penerapkan model Quantum  Teachingmampu  meningkatkan  aktivitas  dan  hasil  belajar  siswa dalam  mata  pelajaran  Matematika  kelas  III  semester  I  SD  No.1  Jinengdalem  tahun pelajaran 2012/2013.Kata kunci : model Quantum Teaching , aktivitas belajar, hasil belajar

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue