cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COURSE REVIEW HORAY (CRH) BERBANTUAN MEDIA BENDA KONGKRIT TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SD DI GUGUS VI KECAMATAN SUKASADA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Putu Desy Kompyang Sari Utami; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7427

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena permasalahan hasil belajar IPA yang rendah. Tujuan dari penelitian ini diantaranya (1) untuk mengetahui hasil belajar IPA siswa setelah dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Course Riview Horay (CRH) berbantuan media benda kongkrit. (2) Untuk mengetahui hasil belajar IPA siswa setelah dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional berbantuan media benda kongkrit. (3) Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Course Riview Horay (CRH) berbantuan media benda kongkrit dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan desain post test only control grup design. Data dikumpulkan dengan metode tes. Instrumen penelitian ini adalah tes hasil belajar IPA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Course Review Horay (CRH) berbantuan media benda konkrit dengan mean = 24,55, pada kategori sangat tinggi. (2) Hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional dengan mean = 20,73, pada kategori tinggi. (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Course Review Horay (CRH) berbantuan media konkrit dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional dengan thitung lebih besar dari ttabel yaitu 3,26 > 1,98. Dengan perolehaan nilai rata-rata hasil belajar IPA kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol yaitu sebesar 24,55 > 20,73. Adanya perbedaan hasil belajar menandakan model pembelajaran Course Review Horay (CRH) berbantuan media konkrit berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa.Kata Kunci : Course Review Horay, Hasil Belajar, Media Konkrit This research was done because of problems IPA low learning outcomes. The purpose of this study include (1) to assess student learning outcomes IPA after dibelajarkan by using model Riview Horay Course (CRH) media aided concrete objects. (2) To determine student learning outcomes IPA after dibelajarkan using conventional learning models media aided concrete objects. (3) To know the difference IPA significant learning outcomes among students who study learning model Riview Horay Course (CRH) media aided concrete objects with students learning with conventional learning models. This study is a quasi-experimental research (quasi) design with post test only control group design. Data collected by the test method. The instrument of this study is the science achievement test. The results of this study indicate that: (1) results for students to learn science experimental group who followed the teaching learning model Course Review Horay (CRH) media aided concrete objects with mean = 24.55, on the very high category. (2) The results of the control group students learn science the following study with conventional learning with mean = 20.73, the high category. (3) there are significant differences between the groups Science learning outcomes of students that learned learning model Course Review Horay (CRH) concrete media aided by a group of students that learned with conventional learning with thitung greater than ttable ie 3.26> 1.98. With perolehaan average value learning outcomes IPA experimental class is higher than the control class that is equal to 24.55> 20.73. The big difference in learning outcomes signify learning model Course Review Horay (CRH) aided concrete media influence on science learning outcomes in students. keyword : Course Review Horay (CRH), media Concretely, learning outcomes
IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA HINDU SISWA KELAS IV SD NO. 2 JINANGDALEM ., Komang Eva Wahyu Diatmika; ., Drs. Made Sumantri; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2532

Abstract

abstrak Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dengan implementasi strategi pembelajaran berbasis masalah. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD No. 2 Jinangdalem yang berjumlah 28 orang siswa, yang terdiri dari 15 orang siswa laki-laki dan 13 orang siswa perempuan. Data tentang hasil belajar siswa diperoleh dengan menggunakan lembar instrumen observasi untuk aktivitas belajar dan lembar instrumen tes hasil belajar untuk hasil belajar. Setelah data dalam penelitian ini diperoleh, selanjutnya data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode statistik deskriptif kuantitatif. Hasil yang diperoleh adalah pada siklus I nilai rata-rata aktivitas siswa mencapai 77,8% kategori cukup aktif dan hasil belajar siswa mencapai 59,9% termasuk dalam kategori rendah. Pada siklus II nilai rata-rata aktivitas belajar mencapai 82,9% termasuk dalam kategori aktif, hasil belajar mencapai 84,2% termasuk dalam kategori tinggi. Hal ini menunjukan bahwa implementasi strategi pembelajaran berbasis masalah. dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu siswa. Kata Kunci : strategi pembelajaran berbasis masalah , aktivitas, hasil belajar. Abstract This research was aimed to know improvement the activities and learning outcomes of Hinduism by the implementation problem solving learning strategy. The subject of the research is the fourth grade students of two Jinangdalem elementary school with 28 students, which consisted of 15 male and 13 female. The data about students learning outcomes were gained by using observation instrument sheet for outcome activities and instrument sheet learning outcome tests for learning outcomes. After the data in this study was gained, the data only on was analyzed by using quantitative descriptive activities method. The activities ‘result showed 77.8% in the first cycle with active enough category and students’ learning outcomes showed 59.9% belong to low category. In the second cycle, the students’ activity outcomes showed 82.9% with active category while the learning outcomes reached 84.2% with high level. This result showed that the implementation of problem solving learning strategy could increase the students’ activities and Hinduism learning outcomes. keyword : problem solving learning strategy, activities, learning outcomes
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS ASESMEN PORTOFOLIO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENGETAHUAN MATEMATIKA DAN SIKAP SPIRITUAL TEMA CITA-CITAKU SISWA KELAS IV SD N 11 PEGUYANGAN ., Bayu Hartono; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4948

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk (1) meningkatkan hasil belajar pengetahuan matematika siswa melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio pada tema cita-citaku Kelas IV SD N 11 Peguyangan Tahun Pelajaran 2014/2015 dan (2) meningkatkan sikap spiritual siswa melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio pada tema cita-citaku Kelas IV SD N 11 Peguyangan Tahun Pelajaran 2014/2015. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD N 11 Peguyangan Kecamatan Denpasar Utara yang berjumlah 45 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes yaitu hasil belajar dan non tes yaitu kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) nilai rata-rata hasil belajar pengetahuan matematika meningkat 12,88 dari 72 pada siklus I menjadi 84,88 pada siklus II, (2) nilai rata-rata sikap spiritual meningkat 0,88 dari 86,27 pada siklus I menjadi 87,15 pada siklus II, dan (3) ketuntasan klasikal hasil belajar pengetahuan matematika meningkat 44,48% dari 42,22% pada siklus I menjadi 86,7% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dapat meningkatkan hasil belajar pengetahuan matematika dan sikap spiritual siswa pada tema cita-citaku kelas IV SD N 11 Peguyangan.Kata Kunci : pendekatan saintifik, asesmen portofolio, hasil belajar pengetahuan matematika, dan sikap spiritual This classroom action research aimed to (1) improve the learning outcomes of mathematical knowledge of students through the application of scientific approach based on portfolio assessment on the theme of cita-citaku in fourth grade students of SD N 11 Peguyangan academiy year 2014/2015 and (2) improve the spiritual attitude of the students through the application of the scientific approaches based on portfolio assessment on the theme of Cita-citaku in fourth grade students of SD N 11 Peguyangan academiy year 2014/2015. The subjects of this study were the fourth grade students of SD N 11 Peguyangan North Denpasar District which amount 45 people. The method to collect the data which used in this study was test method that was the result of the learning process and non test that was quistioner.The data which analyzed by descriptive quantitative analysis method and descriptive qualitative analysis. The result of this study showed that (1) the mean score of the mathematic knowledge increased 12,88 from 72 in the cycle I became 84,88 in the cycle II, (2) the mean score of the students spiritual attitude increased 0,88 from 86,27 in the cycle I became 87,15 in the second cycle, and (3) the classical completeness of the learning outcomes of the mathematic knowledge increased 44.48% from 42.22% in the first cycle to 86.7 % in the second cycle. Based on the results of this research it can be concluded that the application of the scientific approach based on portfolio assessment can improve the learning outcomes of mathematical knowledge and spiritual attitudes of students on the theme cita-citaku of fourth grade students in SD N 11 Peguyangankeyword : scientific approach, portfolio-based assessment, learning outcomes of mathematical knowledge, and spiritual attitudes
PENGARUH MODEL TIME TOKEN TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD NEGERI 3 KALIUNTU ., Kadek Erawati; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10882

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Time Token terhadap keterampilan berbicara pada pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V Tahun Pelajaran 2016/2017 SD Negeri 3 Kalintu. Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen dengan desain penelitian one shot case study. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 32 siswa. Sampel penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan menggunakan penilaian unjuk kerja untuk keterampilan berbicara. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan dua tahap yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial, uji t (t-test). Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Time Token terhadap keterampilan berbicara pada pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V Tahun Pelajaran 2016/2017 SD Negeri 3 Kaliuntu. Dengan thitung =18,42 dan ttabel = 2,034 signifikan pada p
PEMBELAJARAN WHISPERING SAND BERBASIS KARAKTER BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV GUGUS IV KECAMATAN KLUNGKUNG I Wyn Wiarta, Mudrikah, I, Wyn. Sujana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.978

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Whispering Sand dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di gugus IV Kecamatan Klungkung tahun ajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah  Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SD Gugus IV Kecamatan Klungkung tahun pelajaran 2012/2013. Pengambilan sampel menggunakan tekhnik random sampling dengan mendapatkan SD N 1 Semarapura Klod Kangin sebagai kelas eksperimen dan SD N 2 Semarapura Klod Kangin sebagai kontrol. Data yang dikumpulkan adalah nilai hasil belajar IPS di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol. Data hasil belajar dikumpulkan  menggunakan bentuk tes objektif tipe pilihan ganda biasa (PGB) dengan 4 option pilihan jawaban bobot nilai 60%), sedangkan untuk penilaian sikap  dikumpulkan melalui lembar observasi dengan bobot nilai 40%. Data  dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Whispering Sand dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional (thitung = 2,579 > ttabel = 2,000). Ini berarti model pembelajaran Whispering Sand berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPS pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Nomor 1 Semarapura Klod Kangin.   Kata kunci : Model Pembelajaran Whispering Sand, Karakter, Hasil Belajar.
PENGARUH METODE TALKING STICK TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NEGERI 1 KARANGASEM TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Ida Bagus Ngurah Manuaba; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2234

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode talking stick berbantuan media audio visual dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 1 Karangasem Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD N 1 Karangasem tahun pelajaran 2013/2014 dengan jumlah 71 siswa. Sampel penelitian adalah siswa kelas V yaitu kelas VA dengan jumlah 35 siswa dan kelas VB dengan jumlah 36 siswa. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPA. Bentuk tes hasil belajar IPA yang digunakan adalah esai. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Sebagai tindak lanjut dari statistik inferensial digunakan uji-t untuk menguji perbedaan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode talking stick dengan mean (M) = 48,18 termasuk dalam kategori tinggi, (2) hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional dengan mean (M) = 38,67 termasuk dalam kategori sedang, (3) terdapat perbedaan hasil belajar secara signifikan antara kelompok siswa yang belajar mengikuti pembelajaran dengan metode talking stick berbantuan media audio visual dengan kelompok siswa yang belajar mengikuti pembelajaran konvensional (thitung = 6,99 > ttabel = 2,000). Ini berarti terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode talking stick berbantuan media audio visual dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi konvensional pada siswa kelas VA dan VB SD Negeri 1 Karangasem. Kata Kunci : talking stick, audio visual, hasil belajar This study was aimed to determine the science learn result differences between groups of students who learned with the talking stick method plus audio-visual media and groups of students who learned used conventional learning in the fifth grade students of SD Negeri 1 Karangasem Academic Year 2013/2014. This research was a quasi experimental study using a post - test only control group design . The population of this study was the all of the students that was 71 students in the fifth grade of SD N 1 Karangasem academic year 2013/2014. The samples of the study were the students of class V, 35 students on class VA and 36 students on class VB . The collected data was the result of the science learning . The form of the science achievement test used was in the essay form. The data that were analyzed was using descriptive statistics and inferential statistics . As a follow up of the inferential statistical, t- test was used to test the differences of student learning outcomes . The study results showed that ( 1 ) the students learning outcomes who take lessons with a talking stick method have mean ( M ) = 48.18 in the high category , ( 2 ) the students leartning outcome who take conventional learning have mean ( M ) = 38.67 included in the category of medium , ( 3 ) there were significants differences in students learning outcomes between groups of students who were learnt using talking stick method plus audio-visual media and a group of students who learnt using the conventional learning method ( t value = 6.99 > t table = 2.000 ) . There was a significant effect of learning outcomes between students who take the talking stick method of learning plus audio-visual media and students who take lessons with conventional strategies in class VA and VB on SD Negeri 1 Karangasem.keyword : talking stick, audio visual, conventional learning
PENERAPAN TALKING STICK BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS V SD ., Ni Md Dwi Desiari p; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatakan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA melalui penerapan model Talking Stick berbasis Pendekatan Saintifik pada siswa kelas V SD N 2 Sumerta Tahun Ajaran 2015/2016 yang berjumlah 25 siswa, terdiri dari 6 siswa perempuan dan 19 siswa laki-laki. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, (4) refleksi. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data mengenai pengetahuan IPA siswa. Data dikumpulkan dengan metode tes, kemudian data dianalisis dengan teknik analisis satatistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif.Berdasarkan analisis data, maka diperoleh ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 72%, selanjutnya mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 92%. Peningkatan yang terjadi dari siklus I ke siklus II sebesar 20%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model Talking Stick berbasis Pendekatan Saintifik dapat meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD N 2 SumertaKata Kunci : talking stick, pendekatan saintifik, IPA This study is to increase the mastery in science knowladge competence through the implementation of the Talking Stick model in the fifth grade students of The Public Elementary School 2 Sumerta, the school year 2015/2016 with the total student is 25 students, it consists of 6 female students and 19 male students. This study is Action Class Study. It is done in two cycles. Each cycles gets four steps, they are : ( 1 ) planning, ( 2 ) implementation, ( 3 ) monitoring, ( 4 ) reflection. The data gathered in this study is the data connecting with the science knowledge of the students. The data is gathered in test method, the data is analyzed in descriptive statistic analysis technique and descriptive quantitive analysis.Based on data analysis, it gets a classical completeness in cycle I is 72%, and then it gets improvement in the cycle II to be 92%. It concludes that the implementation of the Talking Stick Model based on the Scientific Approach can increase the mastery in science knowledge competence in he fifth grade students of The Public Elementary School 2 Sumerta.keyword : talking stick, scientific approach, science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., I Gusti Ayu Widya Tri Wahyunita; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10723

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan video dengan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan video pada siswa kelas V SD di Gugus V Kecamatan Gerokgak Tahun Pelajaran 2016/2017.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non equivalent post-test only control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus V Kecamatan Gerokgak Tahun Pelajaran 2016/2017. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling.Kelas yang menjadi sampel penelitian adalah kelas V di SD Negeri 3 Banyupoh dan SD Negeri 2 Musi. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda/obyektif.Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik inferensial yaitu uji-t. Berdasarkan hasil analisis data hasil belajar IPA,diperoleh thitung sebesar 4,187 Sedangkan, ttabel sebesar 1,980 pada taraf signifikansi 5%.Hal ini berarti thitung> ttabel. Dilihat dari hasil perolehan rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 21,02 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA kelompok kontrol yaitu 16,30. Berdasarkan pemaparan diatas, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan video berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA.Kata Kunci : Inkuiri terbimbing, video, hasil belajar IPA The aim of this research is to know the significant difference of science learning outcomes between groups of students who were taught using guided inquiry-based learning model with uneducated group of students using guided inquiry-assisted instructional model in V grade elementary school students in Gugus V Gerokgak Sub-district 2016 /2017. This type of research is a quasi-experimental research with non equivalentpost-test only control group design. The population of this research is all students of grade V SD in Gugus V Kecamatan Gerokgak Lesson 2016/2017. The sampling technique used is random sampling. The class that becomes the research sample is the V class at State Elementary School 3 Banyupoh and State Elementary School 2 Musi. Learning result data is collected by using multiple / objective test. The data obtained were analyzed using inferential statistical analysis technique that is t-test. Based on the results of data analysis of learning outcomes IPA, obtained t count of 4.187 Meanwhile, ttabel of 1.980 at 5% significance level.This means thitung> ttable. Judging from the results of the average learning outcomes of IPA experimental group is 21.02 greater than the average learning outcomes of control group IPA that is 16.30. Based on the above explanation, it can be concluded that learning using guided inquiry learning model has a positive effect on the learning outcomes of science.keyword : Guided Inquiry, videos, science learning outcomes
PENGARUH MODEL CONNECTED TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS I KARANGASEM ., Luh Eka Yanti; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar matematika antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran terpadu tipe connected dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional kelas V SD Gugus I Karangasem Kecamatan Karangasem Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD Gugus I Karangasem Kecamatan Karangasem Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 194 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SDN 5 Karangasem yang berjumlah 23 orang dan siswa kelas V SDN 3 Karangasem yang berjumlah 26 orang. Data prestasi belajar matematika dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar dalam bentuk obyektif. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t).Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar matematika antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran terpadu tipe connected dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional (thitung > ttabel) siswa kelas V SD Negeri Gugus I Karangasem Kecamatan Karangasem Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2013/2014. Rata-rata prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran terpadu tipe connected adalah 15,89 lebih besar dari rata-rata prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional adalah 12,19. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran terpadu tipe connected berpengaruh terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas V SD Gugus I Karangasem Kecamatan Karangasem Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : model pembelajaran connected, prestasi belajar The aim of this study is to find out the difference of mathematic learning achievement between students treated with connected guided learning method and students treated with conventional teaching technique in grade V elementary school in Gugus I Karangasem District, Karangasem Regency in the academic year 2013/2014. This study is a quasi experiment. The population is 194 students in grade V of elementary school in Gugus I Karangasem District, Karangasem Regency in the academic year 2013/2014. The samples are grade V of SDN 5 Karangasem, which is consist of 23 students, and grade V of SDN 3 Karangasem which is consist 26 students. The data of mathematic learning achievement is collected by using objective test. The data collected then analyzed using descriptive and inferential statistic (t-test). The result of this study find out that there is a significant difference of mathematic learning achievement between a group of students treated with connected guided learning method and a group of students treated with conventional teaching technique (thitung>ttabel) in grade V elementary school in Gugus I Karangasem District, Karangasem Regency in the academic year 2013/2014. The average of mathematic learning achievement of students treated with connected learning method is 15.89, which is bigger than the average of mathematic learning achievement of students treated with conventional teaching technique, which is only 12.19. It means that the application of connected guided learning method affects the mathematic learning achievement of grade V elementary school students in Gugus I Karangasem District, Karangasem Regency in the academic year 2013/2014.keyword : connected guided learning, learning achievement
PENGARUH METODE BERMAIN PERAN BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SDN 1 SERIRIT I Gd. Wawan Sudatha, Ni Pt. Irma Partami, Gd. Raga,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.821

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk  untuk mendeskripsikan perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran bermain peran berbantuan media audio visual dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan metode ceramah pada siswa kelas IV semester genap SD Negeri 1 Seririt tahun pelajaran 2012/2013 Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan design Post Test Only with Non Equivalent Control Group Design . Populasi dalam penelitian ini adalah  seluruh siswa kelas IV SD Negeri 1 Seririt yang berjumlah 47 orang.  Seluruh anggota populasi menjadi anggota sampel.Data dari penelitan ini diambil dengan menggunakan teknik tes dalam bentuk tes pilihan ganda.Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan teknik analisis statistic deskriftif dan inferensial (uji-t). Hasil analisis menunjukkan thit lebih besar dari ttab (3,60t>1,671). . Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran bermain peran berbantuan media audio visual berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV semester genap SD Negeri 1 Seririt tahun pelajaran 2012/2013.   Kata kunci: metode bermain peran, hasil belajar

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue