cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
Penerapan Model Pembelajaran Tipe Teams Games Tournaments dalam Pendekatan Saintifik untuk Meningkatkan Motivasi dan Keterampilan Membaca Bahasa Indonesia SiswaKelas V SDN 5 SumertaTahunAjaran 2015/2016 ., Ida Ayu Komang Noviantari; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i3.8595

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan keterampilan Membaca Bahasa Indonesia melalui Penerapan Model Pembelajaran Tipe Teams Games Tournaments Siswa Kelas VB SDN 5 Sumerta Tahun Ajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VB SDN 5 Sumerta, yang berjumlah 27 siswa. Pengumpulan data motivasi menggunakan metode angket, untuk keterampilan membaca bahasa Indonesia menggunakan metode tes berbentuk tes uraian. Kemudian data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar Bahasa Indonesia siswa meningkat, siklus I mencapai 69,44% dan siklus II mencapai 86,88% sedangkan nilai rata-rata keterampilan membaca siswa meningkat dari siklus I mencapai 2,06 yang berada pada katagori C+ kesiklus II mencapai 2,57 yang berada pada katagori B+. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Tipe Teams Games Tournaments dapat meningkatkan motivasi dan keterampilan membaca Bahasa Indonesia siswa kelas VB SDN 5 Sumerta tahun ajaran 2015/2016. Kata Kunci : penerapan model pembelajaran tipe teams games tournaments, motivasi, keterampilan membaca bahasa Indonesia. This study aims to improve the motivation and skills of Indonesian Reading through the Application of Learning Model Type Grade Teams Games Tournaments VB SDN 5 Sumerta Academic Year 2015/2016. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Subjects were students in grade VB SDN 5 Sumerta, totaling 27 students. Motivational data collection using questionnaires, for Indonesian reading skills using the test method shaped test description. Then the data were analyzed using quantitative descriptive analysis techniques. The results showed that Indonesian student motivation to learn increases, the cycle I reached 69.44% and cycle II reached 86.88% while the average value of the reading skills of students increased from cycle I reached 2.06 which are in category C + kesiklus II reached 2.57 which are in category B +. Based on these results it can be concluded that the application of the learning model type Teams Games Tournaments can increase the motivation and skills of reading Indonesian VB grade students of SDN 5 Sumerta academic year 2015/2016.keyword : learning model application type games tournaments teams , motivation , skills of reading Indonesian .
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS V SD I Nym Arcana, N L Md Ari Krisna Yanti, I Md Suarjana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.672

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran course review horay dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan desain posttest only non-equivalent control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V Sekolah Dasar gugus 5 Kecamatan Kediri pada semester genap tahun pelajaran 2012/2013. Sampel ditentukan dengan  teknik random sampling dan diperoleh kelas V SD N 1 Pandak Bandung sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SD N 2 Pandak Bandung sebagai kelompok kontrol. Data kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS dikumpulkan dengan menggunakan tes essay. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran course review horay dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPS siswa kelas V semester genap sekolah dasar gugus 5 Kecamatan Kediri. Hasil analisisnya menunjukkan t hitung = 6,4 dan t tabel = 1,684 untuk db = n1 + n2 – 2 = 48 dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, karena  t hitung >  t tabel maka H0 ditolak dan Hi diterima. Kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran course review horay menunjukkan kemampuan berpikir ktiris yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional.   Kata-kata kunci:course review horay, berpikir kritis, IPS
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS V SD GUGUS KAPTEN KOMPYANG SUJANA TAHUN AJARAN 2016/2017 ., I Kadek Wira Surya Adnyana; ., Drs. I Nengah Suadnyana, M.Pd.; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i3.12426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Kapten Kompyang Sujana Tahun Ajaran 2016/2017. Penelitian ini tergolong quasi experiment dengan rancangan non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah SD Gugus Kompyang Sujana dengan jumlah 668 orang. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD 9 Padang Sambian dengan jumlah 40 orang dan siswa kelas V SD 1 Padang Sambian dengan jumlah 38 orang, sehingga jumlah sampel penelitian sebanyak 78 orang. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan uji-t. Hasil uji-t diperoleh thitung = 3,04 dan ttabel = 2,00 pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 76, dengan membandingkan hasil thitung dengan ttabel dapat disimpulkan bahwa thitung > ttabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Kapten Kompyang Sujana Tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : kompetensi pengetahuan IPA, talking stick, model pembelajaran konvensional This study aims to determine the significant difference of science knowledge competence between students who are taught by cooperative learning model of talking stick type and the students who are taught by conventional learning model in grade V students SD Gugus Kapten Kompyang Sujana Academic Year 2016/2017. This research is classified as quasi experiment with non-equivalent control group design. The population in this study is SD Gugus Kapten Kompyang Sujana with a total of 668 people. The sample is determined by random sampling technique. The sample in this research is the students of class V SD 9 Padang Sambian with the number of 40 people and students of grade V SD 1 Padang Sambian with the number of 38 people, so the number of research samples are 78 people. The data collected were analyzed using descriptive statistical analysis method and t-test. The result of t-test is obtained tcount = 3.04 and ttable = 2.00 at 5% significance level with dk = 76, by comparing tcount result with ttable it can be concluded that tcount > ttable, then H0 is rejected and Ha accepted, so the result show that there is a significant difference of science knowledge competence between students who are taught by cooperative learning model of talking stick type and students who are taught by conventional learning model in grade V students of SD Gugus Kapten Kompyang Sujana Academic Year 2016/2017.keyword : science knowledge competence, talking stick, conventional learning model
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN SIKAP SOSIAL SISWA KELAS V ., Gede Eva Ariska Putra; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5735

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan yang signifikan antara pemahaman konsep dan sikap sosial siswa pada mata pelajaran IPA dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Division) dan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas VI SD di desa Busungbiu tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan penelitian post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di desa Busungbiu. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SD No. 3 Busungbiu sebagai kelas eksperimen dan SD No. 4 Busungbiu sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes untuk mengetahui pemahaman konsep siswa dan lembar observasi untuk mengetahui sikap sosial siswa, yang dianalisis menggunakan statistik deskriptif, SPSS uji-t dan manova.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) terdapat perbedaan pemahaman konsep antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD) dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (p < 0,05), (2) terdapat perbedaan sikap sosial antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (p < 0,05), (3) terdapat perbedaan pemahaman konsep dan sikap sosial siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (p < 0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pemahaman konsep dan sikap sosial siswa pada mata pelajaran IPA kelas V di SD Gugus I Kecamatan Busungbiu tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : STAD, pemahaman konsep, sikap sosial This study aims to determine whether there are significant differences between the understanding of concepts and social attitudes of students in science subjects by using cooperative learning model type STAD (Student Team Achievement Division) and conventional learning models at six graders in Busungbiu village school year 2014 / 2015.This research is a quasi-experimental with a research design “post-test only control group design”. The populations in this research were all fifth grade primary school students in Busungbiu village. Samples were students of fifth grade in SD No. 3 Busungbiu as experimental class and SD No. 4 Busungbiu as the control class. Data collection techniques using test method to determine the students' understanding of concepts and observation sheets to determine the social attitudes of students, which were analyzed using descriptive statistics, spss t-test and manova.The results showed that: (1) there is a difference between understanding the concept of a group of students that learned by cooperative learning model type STAD and a group of students that learned with conventional learning models (sig = 0.001
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIFTIPEGROUP INVESTIGATIONUNTUKMENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPSSISWA KELAS V SD NEGERI 1 NEGARI KLUNGKUNG I Wyn.Sujana, Luh Pt. Ninin Astuti1, I Wyn.Rinda S.,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1436

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk  meningkatkankeaktifandan hasil belajar IPS melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe GI (Group Investigation) pada siswa kelas V SD Negeri 1 Negari Klungkung. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Negari Klungkung tahun pelajaran 2012/2013, sebanyak 18 siswa yang terdiri atas 8 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode Observasi dan metode Tes. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data keaktifan adalah lembar observasi tentang keaktifan belajar, sedangkan data tentang hasil belajar dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada keaktifan belajar dari siklus I sebesar 55% meningkat pada siklus II menjadi sebesar 70,46%  dan pada hasil belajar terjadi peningkatan dari pra siklus sebesar 53,61% meningkat pada siklus I menjadi 61,11%, meningkat lagi pada siklus II menjadi 72,78. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe GI (Group Investigation) dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPS pada siswa kelas V SD Negeri 1 Negari Klungkung.   Kata-kata kunci: model pembelajaran kooperatif tipeGI, keaktifan, hasil belajar IPS
PENERAPAN METODE AUDIOLINGUAL BERBANTUAN MEDIA WAYANG UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS IV ., Ni Putu Eka Ari Adnyani; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7476

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: meningkatkan keterampilan berbicara. Jenis Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dua siklus dan setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 2 Tukadmungga tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 24 orang siswa. Objek penelitian ini adalah keteramilan berbicara, data keterampilan berbicara dikumpulkan dengan lembar observasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, siklus I sebesar 71,66% dengan katagori “sedang” mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 84,32% dengan katagori “Baik”. Rata-rata hasil keterampilan berbicara siswa pada siklus I sebesar 18,33% pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 21,95%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpilkan bahwa penerapan metode audiolingual berbantuan media wayang dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas IV semester II di SDN 2 Tukadmungga tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : metode audiolingual, media wayang, keterampilan berbicara The purpose of this research is to improve speaking skill. The research design in the present study was classroom action research which consist of two cycle. Each cycle consist of four steps there are planning, action, observing/ evaluating and refiection.the subject of the presents study was the IV grade students of SDN 2 Tukadmungga in academi year 2015/2016 which consisted of 24 students. The objective of the presents study was speaking skill, the data of the speaking skill collected through observation sheet. The data in the presets study analyze through kuantitatif analysis. The result of the present study shawed in the cycle I 71,66% categorize as “ medium” that was improve in the cycle II to be 84, 32% categorize as “ good”. The werage resut of students speaking skill in cycle I was 18, 33% in the cycle II there was on improvement to be 21, 95%. Based on the result could be conclude that the audiolingual which help the through wayang as a media could be improve students speaking skill in IV grade in second semester in SDN 2 tukadmungga in academic year 2015/2016keyword : metode audiolingual, media wayang, speaking skill
PENERAPAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN DAPAT MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD N 1 KUKUH TAHUN PELAJARAN 2012/2013 ., Ni Luh Putri Purnamadewi; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2602

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk (1) meningkatkan keaktifan belajar matematika siswa melalui penerapan Pendekatan Matematika Realistik, (2) meningkatkan hasil belajar matematika siswa melalui penerapan Pendekatan matematika Realistik. Rancangan penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek penelitian siswa kelas IV SDN. 1 Kukuh tahun pelajaran 2012/2013 berjumlah 45 orang. Tindakan dilakukan dalam 2 siklus. Siklus I dan II masing-masing terdiri atas 3 pertemuan. Setiap pertemuanya dimulai dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data keaktifan belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi, sedangkan data hasil belajar matematika dikumpulkan dengan tes. Data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif-kuantitatif dengan peningkatan hasil ditunjukkan dalam persentase. Hasil penelitian menunjukkan penerapan Pendekatan Matematika Realistik dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar dalam mata pelajaran Matematika pada siswa kelas IV SDN. 1 Kukuh tahun pelajaran 2012/2013. Persentase keaktifan dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan 5%, sedangkan persentase hasil belajar dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan 4,2%. Hal ini dapat dilihat peningkatan persentase keaktifan pada siklus I yakni 77,5% dan persentase kaktifan sikus II yakni 82,5%. Persentase hasil belajar siklus I yakni 73,4% dan persentase hasil belajar pada siklus II yakni 77,6%. Dengan hasil ini, disarankan kepada semua guru kelas di Sekolah Dasar hendaknya menggunakan Pendekatan Matematika Realistik dalam pembelajaran matematika. Kata Kunci : Pendekatan Matematika realistik, Keaktifan Belajar, dan Hasil Belajar. The purpose of this study was to (1) increase the activity of students 'mathematics learning approach through the implementation of Realistic Mathematics, (2) improve students' mathematics learning outcomes through the application of mathematical Realistic Approach. The design of this study was Classroom Action Research with research subjects Elementary School fourth grade students. 1 Strong academic year 2012/2013 amounted to 45 people. Actions carried out in 2 cycles. Cycle I and II each consist of 3 meetings. Each begins with her meeting the planning, implementation, observation, and reflection. Data collected by the liveliness of student learning using observation sheets, while the mathematics learning outcomes data collected with the test. Collected data were analyzed with descriptive-quantitative results indicated an increase in the percentage. The results suggest the application of Realistic Mathematics approach can improve the activity and learning outcomes in Mathematics in Elementary School fourth grade students. 1 Strong academic year 2012/2013. The percentage of activity from the first cycle to the second cycle increased 5%, while the percentage of learning outcomes from the first cycle to the second cycle increased 4.2%. It can be seen an increase in the percentage of activity in the first cycle that is 77.5% and the percentage of kaktifan sikus II, namely 82.5%. The percentage of first cycle of learning outcomes ie 73.4% and the percentage of learning outcomes in the second cycle which is 77.6%. With these results, it is suggested to all classroom teachers in elementary schools should use the approach in mathematics learning Realistic Mathematics. keyword : Mathematics realistic approach, Learning Motivation, and Learning Outcomes.
PENERAPAN MIND MAPPING DALAM PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN DAN SIKAP SPIRITUAL DENGAN TEMA CITA-CITAKU PADA SISWA KELAS IVA SD NEGERI 24 PEMECUTAN ., Ni Luh Yuliasih; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5049

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar PKn dan sikap spiritual melalui penerapan mind mapping dalam pendekatan saintifik. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVA yang berjumlah 32 orang, 20 orang laki-laki dan 12 orang perempuan. Data hasil belajar PKn diperoleh melalui metode tes dengan instrumen 10 soal jawaban singkat, sedangkan data sikap spiritual diperoleh melalui metode non tes dengan instrumen berupa kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Pada pra siklus diketahui persentase rata-rata hasil belajar PKn siswa sebesar 69,22% dengan kategori sedang dan ketuntasan klasikal mencapai 40,62%. Pada siklus I diperoleh persentase skor rata-rata hasil belajar PKn sebesar 73,44% dengan kategori sedang dan ketuntasan klasikal mencapai 59,37%. Sedangkan pada siklus II pencapaian skor rata-rata hasil belajar PKn sebesar 82,5% dengan kategori tinggi dan ketuntasan klasikal mencapai 87,5%. Nilai rata-rata Sikap spiritual pada siklus I sebesar 2,56 dengan predikat baik (B-). Sedangkan pada siklus II nilai rata-rata sikap spiritual mencapai 2,67 dan berada pada predikat baik (B). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan mind mapping dalam pendekatan saintifik dapat meningkatkan hasil belajar PKn dan sikap spiritual dengan tema cita-citaku pada siswa kelas IVA di SD Negeri 24 Pemecutan Kecamatan Denpasar Utara tahun pelajaran 2014/2015. Kata Kunci : mind mapping, saintifik, hasil belajar PKn, Sikap spiritual This study aims to improve the outcome of learning civics and the spiritual attitude through mind mapping application in scientific approach. This study is a Class Action Research which is conducted in two cycles. Each cycle consists of four stages: planning, action, observation, and reflection. The subject in this study were 32 students , 20 boys and 12 girls in the elementary school grade IVA. The outcome data of learning civics obtained through test method with 10 short answer questions, while the data of spiritual attitude obtained through non-test method (questionnaire). The data were analyzed using descriptive statistical analysis of quantitative and qualitative descriptive. In the pre-cycle known that average percentage of students learning civics with moderate category is 69.22% and classical completeness reached 40.62%. In the first cycle obtained an average percentage score of learning civics is 73.44% with moderate category and classical completeness reached 59.37%. While in the second cycle the average achievement scores learning civics outcome is 82.5% with high category and classical completeness reaches 87.5%. The average value of the spiritual attitude in the first cycle comes with a good predicate of 2,56 (B-). While in the second cycle the average value reached 2,67 and spiritual attitudes are at good predicate (B). The conclusion of this study based on the outcome are by applying the mind mapping in scientific approaches can improve the outcome of learning civics and spiritual attitude with cita-citaku theme at IVA grade students in SD Negeri 24 Pemecutan, North Denpasar academic year 2014/2015.keyword : Mind Mapping, Scientific , the Outcome of Learning civics, and Spiritual attitude.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SD DI GUGUS III KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Ni Made Dwi Wisma Yanthi; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10914

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiperbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran NHT dengan siswa yang dibelajarkan model pembelajaran konvensional dari segi motivasi belajar pada siswa kelas V. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Buleleng yang berjumlah 129 orang. Sampel diambil dengan teknik Random Samplingterhadap kelas. Sampel penelitian yaitu Kelas V SD Negeri 1 Jinengdalem, SD Negeri 5 Jinengdalem, SD Negeri 1 Poh Bergong, dan SD Negeri 2 Poh Bergong. Penelitian ini menggunakan rancangan non equivalent post-test only control group design. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner untuk motivasi belajar dan metode tes untuk hasil belajar IPA. Analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial ANAVA AB. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan (1) hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan model pembelajaran kooperatif tipe NHTdan siswa yang dibelajarkan dengan Non NHT; (2) interaksi yang signifikan antara model pembelajaran Kooperatif Tipe NHT dengan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPA; (3) hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan model pembelajaran Kooperatif Tipe NHTdan siswa yang dibelajarkan dengan Non NHTpada siswa memiliki motivasi belajar tinggi; (4) hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan model pembelajaran Kooperatif Tipe NHTdan siswa yang dibelajarkan dengan Non NHTpada siswa memiliki motivasi belajar rendah. Hal ini berarti model pembelajaran NHT dan motivasi belajar berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA.Kata Kunci : NHT, motivasi belajar, hasil belajar This research is aim to know the differences of students’ mathematical and natural science between students who teach by using NHT and the student who teach by conventional technique from their motivation at fifth grade students of elementary school. This research is quasi experimental. The population of the study is all of fifth students of elementary school at IIIrd cluster of Buleleng sub district which consist of 129 students. The sample of the study are Kelas V SD Negeri 1 Jinengdalem, SD Negeri 5 Jinengdalem, SD Negeri 1 Poh Bergong, dan SD Negeri 2 Poh Bergong which assisted through random sampling. This research is design as non equivalent post-test only control group design. There are two types of data collection technique were use in this research. The first questioner to motivation and the second is test to students’ achievement ofmathematical and natural science. the data were analyzed descriptive statistic and inferential statistic. The result of the research show there are differences between the significance of students’ mathematical and natural science achievement between students who teach by NHT technique and students who teach by Non NHT; the significantly of interaction between NHT technique with students’ motivation through students’ mathematical and natural science achievement; the significantly of interaction between students who teach by NHT technique of students who has high motivation; the significance of students’ mathematical and natural science achievement between students who teach by NHT technique and students who teach by Non NHT of students who has low motivation. keyword : NHT, learning motivation, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAVI BERMUATAN MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR GUGUS III MENGWI I Wyn. Rinda Suardika, Ni Pt. A. Widhi Astuti, I Kt. Ardana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1231

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran SAVI bermuatan mind mapping dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Gugus III Mengwi Tahun Ajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV Sekolah Dasar Gugus III Mengwi, dengan jumlah siswa secara keseluruhan adalah 241 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Negeri 2 Sempidi yang berjumlah 35 orang dan siswa kelas IV SD Negeri 4 Sading yang berjumlah 33 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes objektif pilihan ganda. Analisis data yang digunakan adalah uji beda (t-tes). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran SAVI bermuatan mind mapping dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Gugus III Mengwi. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil penelitian dengan taraf signifikansi 5% dan dk = 66 diperoleh (thitung = 3,597  ttabel = 2,000) maka thitung ttabel, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan rata-rata hasil belajar IPA siswa kelas IV, diketahui siswa yang mengikuti model pembelajaran SAVI bermuatan mind mapping lebih baik dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (= 75,80 = 64,54). Dengan demikian model SAVI bermuatan mind mapping berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV Sekolah Dasar Gugus III Mengwi Tahun Ajaran 2012/2013.   Kata kunci: SAVI, mind mapping, hasil belajar

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue