cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Kontekstual Berbantuan Alat Peraga Kartu Huruf Terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Pada Siswa Kelas I ., Ida Ayu Komang Suartini; ., Drs. Made Sumantri; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara Pembelajaran Kontektual Berbantuan Alat Peraga Kartu Huruf Terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Pada Siswa Kelas I Semester I di Gesa Panji Kecamatan Sukasada Tahun Pelajaran 2013/2014 Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Post Test Only with Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I SD di Desa Panji tahun pelajaran 2013/2014 dengan jumlah 51 orang. Sampel penelitian ini diambil dengan tehnik random sampling dan diperoleh sebanyak 25orang siswa yaitu siswa kelas I SD Negeri 1 Panji sebagai kelompok eksperimen dan sebanyak 26 orang siswa kelas I SD Negeri 2 Panji sebagai kelompok kontrol. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah keterampilan membaca yang dikumpulkan dengan instrumen lembar observasi. Data yang telah terkumpul dianalisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan penguasaan keterampilan membaca antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran kontekstual dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan metode pembelajaran konvensional. Nilai rata-rata untuk kelas eksperimen sebesar 87,22 sedangkan untuk kelas kontrol sebesar 64,25. Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan membaca siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran kontekstual lebih baik dari keterampilan membaca siswa yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran konvensional, dengan kata lain terdapat pengaruh penerapan pembelajaran kontekstual terhadap keterampilan membaca permulaan siswa kelas I di Desa Panji. Kata Kunci : pembelajaran kontekstual dan keterampilan membaca This study aims to determine significant differences between contextual Assisted Learning Letter To The Viewer Tool Card Reading Skills At the onset of the first semester of the first grade students in the District Flag Gesa Sukasada Academic Year 2013/2014 This research is a quasi-experimental research design with Post Test Only with Non- Equivalent Control Group Design . The study population was all students in the elementary class I Panji Village school year 2013/2014 the number of 51 people . The research sample was taken with a random sampling technique and obtained by 25orang students are first graders SD Negeri 1 Panji as the experimental group and 26 students of class I SD State Flag as a control group 2 . The data collected in this study were collected with the reading skills of observation sheet instruments . The data has been collected and analyzed descriptive statistics inferential statistics ( t-test ) . The results showed there were differences in mastery of reading skills among a group of students who study using contextual learning and group of students who are taught using conventional teaching methods . The average value for the experimental class was 87.22 while the control class is 64.25 . This suggests that the reading skills of students who learned with better contextual learning of reading skills of students who learned with conventional learning methods , in other words there is the influence of the application of contextual learning reading skills beginning first grade students in the village of Panji . keyword : contextual learning and reading skills
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SD Gugus VI ., Luh Juni Mariani; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7235

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD gugus VI kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng. Penelitian ini dilaksanakan pada kelas IV SD gugus VI kecamatan Tejakula kabupaten Buleleng yaitu SD Negeri 4 Sembiran dan SD Negeri 1 Sembiran. Jumlah keseluruhan populasi di gugus VI kecamatan Tejakula kabupaten Buleleng adalah 113 orang, sedangkan jumlah sampel 48 siswa yang dipilih secara random. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik infrensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 5,81 sedangkan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,01. Hal ini berarti bahwa thiung > ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa yang signifikan antara siswa yang mengikuti model PBL dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dari rata-rata ( ) hitung, diketahui kelompok eksperimen adalah 23,85 dan kontrol adalah 20,95. Hal ini berarti, eksperimen > kontrol. Berdasarkan hasil temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di gugus VI kecamatan Tejakula kabupaten Buleleng. Kata Kunci : hasil belajar, problem based learning Purpose of this study was to determine in science outcomes of students who take Problem Based Learning (PBL) model and students who take conventional learning in the four th grade elementary school students cluster 6 Tejakula district Buleleng regency. This study conducted in four th grade elementary group 6 Tejakula distrisct Buleleng regency SD Negeri 4 Sembiran and SD Negeri 1 Sembiran. The total number of population in the SD cluster 6 Tejakula Buleleng district is 113 students, while the number the sample size is 48 students were taken with a random sampling technique. Data of this research were student’s learning outcomes in science subjects, the data collected by description test instruments. The data were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). Based on the analysis, obtained t= 5,81 and ttabel (at significance level of 5%) = 2,01. This is means that the value of t > ttabel, so it can be interpreted that there are significant differences in science learning outcomes between students who learned with an PBL and students who learned using conventional learning. The average ( ) value showed that the experimental group get 23,85 and the control group get 20,95. This means, experimental > control. Based on these that result of this research. The consclution of this research is the application of an PBL model affect the science learning outcomes of fourth grade students in cluster VI, Tejakula distrisct in Buleleng regency. keyword : learning outcomes, problem-based learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS UNTUNG SURAPATI DENPASAR TIMUR TAHUN AJARAN 2016/2017 ., Ni Wayan Ika Ariesta Dewi; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran Learning Cycle dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus Untung Surapati Denpasar Timur Tahun Ajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalen control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri di Gugus Untung Surapati yang terdiri dari 229 siswa. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 76 siswa , 37 siswa kelas IV SDN 9 Sumerta sebagai kelompok eksperimen dan sebanyak 39 siswa kelas IV SDN 6 Sumerta sebagai kelas kontrol. Penentuan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data penguasaan kompetensi pengetahuan IPA dilakukan dengan metode tes dan instrument yang digunakan adalah berupa tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kelompok eksperimen lebih tinggi dari pada nilai rata-rata kelompok kontrol (85,13 > 72,92). Berdasarkan analisis uji t dengan derajat kebebasan (dk = 37 + 39 -2 = 74) dan pada taraf signifikansi 5% diperoleh t hitung > t tabel (3,18 > 2,000) maka H0 ditolak, hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran learning cycle dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus Untung Surapati Denpasar Timur Tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : model learning cycle, penguasaan kompetensi pengetahuan IPA This study aims to determine the significant effect of mastery of science knowledge competence between groups of students who were taught by Learning Cycle Learning Model with groups of students who were taught through conventional learning in fourth grade students of SD Gugus Untung Surapati Denpasar Timur of academic year 2016/2017. This research is a quasi-experimental research with non-equivalent design group design. The population of this research is all the fourth grade students of State Elementary School in Untung Surapati Cluster consisting of 229 students. The sample in this research are 76 students, 37 students of grade IV SDN 9 Sumerta as experiment group and as many as 39 students of grade IV SDN 6 Sumerta as control class. The determination of experimental group and control group using random sampling technique. Collecting data on the mastery of science knowledge competence is done by test method and the instrument used is in the form of ordinary double choice objective test. The data were analyzed using the t-test. The results showed that the experiment group average was higher than the control group average score (85,13> 72,92). Based on t test analysis with degrees of freedom (dk = 37 + 39 -2 = 74) and at 5% significance level obtained t count> t table (3.18> 2,000) then H0 rejected, this means there is a significant difference of knowledge competence IPA group of students who learned through learning cycle learning model and group of students who learned through conventional learning in fourth graders Elementary School Untung Surapati East Denpasar Units Teaching Year 2016/2017. keyword : learning cycle model, mastery of science knowledge competence
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MANDIRI BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS IPA PADA SISWA KELAS V SD SEMESTER GENAP GUGUS V DESA BAN KECAMATAN KUBU KABUPATEN KARANGASEM TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Putu Noviana Eka Aristana; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4099

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis IPA antara siswa yang belajar dengan model Pembelajaran Mandiri berbantuan Media Gambar dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) sebab tidak semua variabel dan kondisi eksperimen dapat diatur dan dikontrol secara ketat (full randomize). Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V semester genap SD Negeri 1, 2 dan 3 Ban tahun pelajaran 2013/2014 yang terdiri dari 5 kelas dengan jumlah populasi 118 siswa. Sampel diambil dengan cara class random sampling dan berjumlah 47 siswa. Data penelitian ini adalah data kemampuan berpikir kritis IPA siswa, yang dikumpulkan dengan tes kemampuan berpikir kritis IPA. Tes kemampuan berpikir kritis IPA berbentuk uraian yang terdiri dari 10 butir tes. Data dianalisis secara deskritif dan pengujian hipotesis menggunakan ANAVA A dengan taraf signifikansi 5%. Uji tindak lanjut dari ANAVA A menggunakan Least Significant Difference (LSD) untuk menguji komparasi pasangan nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis IPA tiap kelompok perlakuan. Hasil analisis ANAVA A menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar dengan Model Membelajaran Mandiri dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional (F=141,675; p
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV GUGUS 1 KECAMATAN TEGALLALANG Md. Suarjana, Ni Luh Pt. Desy A., Nym. Kusmariyatni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.856

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar  IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Think Talk Write dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajran konvensional pada siswa kelas IV di gugus 1 Kecamatan Tegallalang tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV di gugus 1 kecamatan Tegallalang tahun pelajaran 2012/2013. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD SD Negeri 3 Tegallalang, dan siswa kelas IV SD Negeri 5 Tegallalang. Data hasil belajar  IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk esai. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA  antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Think Talk Write dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di SD Negeri 3 Tegallalang dan SD Negeri 5 Tegallalang tahun pelajaran 2012/2013. Hal ini dibuktikan dengan hasil belajar IPA  siswa kelompok eksperimen dengan M = 51,13 tergolong pada kriteria tinggi  dan hasil belajar IPA  siswa kelompok kontrol dengan M =39,54 tergolong pada kriteria sedang. Adanya perbedaan yang signifikan ditunjukkan dengan nilai uji-t = 12,46 ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Think Talk Write lebih berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.   Kata kunci: TTW, hasil belajar , IPA
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN BRAINSTORMING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA ., Luh Putu Lusiani; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan kemampuan pemecahan masalah IPA siswa kelas IVB SDN 2 Dangin Puri tahun melalui penerapan model problem based learning dengan brainstorming; dan (2) meningkatkan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IVB SDN 2 Dangin Puri melalui penerapan model problem based learning dengan brainstorming. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IVB SDN 2 Dangin puri yang berjumlah 39 siswa yang terdiri dari 24 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Data tentang kemampuan pemecahan masalah dikumpulkan menggunakan metode tes jenis uraian dan data kompetensi pengetahuan siswa dikumpulkan menggunakan metode tes jenis pilihan ganda biasa. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah dari nilai rata-rata siswa yaitu sebesar 73,89 dengan ketuntasan belajar mencapai 61,54 pada siklus I meningkat menjadi 82,36 untuk nilai rata-rata dan ketuntasan belajar menjadi 87,18% pada siklus II; dan (2) terjadi peningkatan kompetensi pengetahuan IPA siswa yaitu dari nilai rata-rata siklus I sebesar 74,08 dengan ketuntasan belajar mencapai 64,10% menjadi 84,65 untuk nilai rata-rata pada siklus II dengan ketuntasan belajar mencapai 89,74%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning dengan brainstorming untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IVB SDN 2 Dangin Puri.Kata Kunci : problem based learning, brainstorming, kemampuan pemecahan masalah, kompetensi pengetahuan IPA This research aimed: (1) to improve problem solving ability for the IVB grade students of SDN 2 Dangin Puri by implementing problem based learning with brainstorming; and (2) to improve the knowledge competence of science for IVB grade students of SDN 2 Dangin Puri by implementing problem based learning with brainstorming. The classroom action research performed in 2 cycles. The subject of the research are the students of grade IVB SDN 2 Dangin Puri totally 39 students consists of 24 male students and 15 female students. The data was collected by using essay test method in student’s problem solving aspect and multiple choice test in the aspect of the knowledge competence of science. The data analyzed by using descriptive analytical statistic and descriptive qualitative. The result of the research show that :(1) an increase of problem solving ability from the average of the study result is 73,89 with 61,54% of students that complete the value standard in first cycle becames 82,36 for the average with 87,18% of students complete the value standard in second cycle and (2) an increase of knowlegde competence of science from the average of the study result is 74,08 with 64,10% of students that complete the value standard in first cycle becames 84,65 for the average with 89,74% of students complete the value standard in second cycle. Based on the researched it can be concluded that the application of problem based learning with brainstorming to increase the problem solving ability and knowledge competence of science IVB grade students of SDN 2 Dangin Puri.keyword : problem based learning, brainstorming, problem solving ability, knowledge competence of science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GI TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS IV SD DI GUGUS III KECAMATAN KUBUTAMBAHAN ., Nyoman Sri Mayuni; ., Dr. I Dewa Putu Raka Rasana,M.Ed; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan membaca pemahaman yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran GI (Group Investigation) dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model Pembelajaran Konvensional pada siswa kelas IV di Gugus III Kecamatan Kubutambahan tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah termasuk eksperimen semu dengan menggunakan rancangan penelitian non-equivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus III Kecamatan Kubutambahan yang berjumlah 71 siswa. Sampelnya adalah SD No 1 Bengkala dan SD No 2 Bengkala, sampel diambil dengan cara random sampling. Data keterampilan membaca pemahaman ini dikumpulkan dengan menggunakan instrumen berupa tes pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial menggunakan uji-t pooled varian. Berdasarkan hasil analisis data, terdapat perbedaan keterampilan membaca pemahaman yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran GI (Group Investigation) dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan model Pembelajaran Konvensional. Dimana thitung > ttabel (3,18 >2,045). Dengan demikian berarti pembelajaran GI (Group Investigation) berpengaruh positif terhadap keterampilan membaca pemahaman daripada model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Group Investigation, Membaca Pemahaman This research aimed at finding out the significant difference on reading comprehension skill between the group of students taught by Group Investigation (GI) instructional model and the other group taught by conventional instructional model in which the students were in the grade 4, semester 1, in the group 3 of Kubutambahan sub-district, in the academic year 2013/2014. This research belongs to quasi-experimental research which was designed by using non-equivalent post test only control group design. The population of this research was all students in the grade 4, semester 1, in the group 3 of Kubutambahan sub-district in which the number was 71 students. Moreover, the sample of this research was SD No 1 Bengkala and SD No 2 Bengkala in which the sample was taken by means of random sampling. The data of the students' reading comprehension skill were gathered by using instrument in the form of multiple choice test. The data which had been gathered were analysed by means of descriptive statistic analysis and inferential statistic analysis using pooled varian t-test. Based on the result of the data analysis, there was significant difference on reading comprehension skill between the group of students taught by using Group Investigation (GI) instructional model and the other group taught by using conventional instructional model in which t value > t table (3,18 >2,045). Therefore, Group Investigation (GI) gave positive effect toward the students' reading comprehension skill rather than conventional instructional model.keyword : Group Investigation, Reading Comprehension
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TWO STAY TWO STRAY BERBASIS KONTRUKTIVIS DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V GUGUS BUDI UTOMO DENPASAR TIMUR ., Ni Putu Anik Yasmira Eka Dewi; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui. (1) perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif Two stay Two Stray berbasis kontruktivis dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur, (2) perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif Two stay Two Stray berbasis kontruktivis dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional yang memiliki motivasi belajar tinggi pada siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur,.(3). perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif Two stay Two Stray berbasis kontruktivis dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional yang memiliki motivasi belajar rendah pada siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur, dan (4) interaksi antara model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray berbasis kontruktivis dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur. Penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan non equivalent control group design, dengan rancangan analisis faktorial 2x2. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur, yang yang berjumlah 311 siswa. Sampel penelitian ini berjumlah 64 siswa. Data penelitian ini dikumpulkan dengan angket motivasi belajar dan tes hasil belajar yang dianalisis dengan statistik uji Anava AB, dan uji F’ Scheffe. Hasil penelitian diperoleh: (1). Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray berbasis Kontruktivis dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran Konvensional (FA=74.46 taraf signifikan 0,05); (2). terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray berbasis kontruktivis dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional yang memiliki motivasi belajar tinggi. (F’=16.12 taraf signifikan 0,05); (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray berbasis kontruktivis dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional yang memiliki motivasi belajar rendah. (F’=84,73 taraf signifikan 0,05); (4). terdapat interaksi antara model pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray Berbasis Kontruktivis dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPA. (FAB =26.39 taraf signifikan 0,05), dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray berbasis kontruktivis dan motivasi belajar berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar timur . Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray Berbasis Kontruktivis, pembelajaran konvensional, motivasi belajar , hasil belajar IPA This study aimed to determine (1) the significant differences of science learning outcomes between students treated by Two Stay Two Stray contruktivis based and conventional learning, (2) the significant differences of students science learning outcomes who have high learning motivation between students treated by Two Stay Two Stray contruktivis based and conventional learning, (3) the significance differences of students science learning outcomes who had low learning motivation between students treated by Two Stay Two Stray contruktivis based and conventional learning, and (4) the effect of interaction between learning by Two Stay Two Stray contruktivis based and learning motivation to students science learning outcomes in fifth grade SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur. This study was a quasi experimental with non-equivalent control group design, with a 2x2 factorial analysis design. The population of the study was all students in the fifth grade SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur, which amounted to 311 students. The sample was 64 students. The data was gathered by creative thinking test and test result which were statistically analyzed by anava AB, and F’Scheffe test. The result obtained: (1). there is significant effect of science learning outcomes of students treated by Two Stay Two Stray contruktivis based and conventional learning (FA = 74.46 and the significant level 0.05); (2) there is significant effect of science learning outcomes of students treated by by Two Stay Two Stray contruktivis based and conventional learning with high learning motivation (F’=.16.12 at significant level of 0.05); (3) there is significant effect of science learning outcomes of students treated by by Two Stay Two Stray contruktivis based and conventional learning with low learning motivation (F’=.84,73 at significant level 0.05); (4) there is significant effect of interaction between by Two Stay Two Stray contruktivis based and learning motivation to science learning outcomes of the students (FAB=.26.39 at significant level of 0.05. Thus, it can be concluded that Two Stay Two Stray contruktivis based effect and learning motivation on science learning outcomes of the students in fifth grade SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur. keyword : Two Stay Two Stray contruktivis basis, conventional learning, learning motivation, science learning outcome
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN CARD SORT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA ., I Ketut Sanjaya; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i3.8643

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan Aktivitas hasil belajar setelah penerapan strategi pembelajaran Card Sort. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 3 Tukadmungga yang berjumlah 21 orang. Pengumpulan data menggunakan metode observasi untuk aktivitas belajar dan metode tes untuk hasil belajar. Data dianalisis untuk menentukan mean dan presentase mean. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan persentase aktivitas belajar dan hasil belajar IPA pada siswa kelas V semester I di SD N 3 Tukadmungga, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Pada pertemuan I siklus I persentase rata-rata aktivitas belajar siswa sebesar 71,04% (katagori cukup aktif), pada pertemuan II siklus Ipresentase rata-rata aktivitas belajarsiswa sebesar 75,40% (kategori cukup aktif) dan persentase rata-rata hasil belajar IPA sebesar 72,85%, (katagori scukup tinggi). Pada pertemuan I siklus II persentase rata-rata aktivitas belajar siswa sebesar 79,80% (katagori aktif), pada pertemuan II siklus II presentase rata-rata aktivitas belajar siswa sebesar 84,76% (kategori aktif) dan persentase rata-rata hasil belajar IPA sebesar 82,61%, (katagori tinggi).Kata Kunci : Card sort, aktivitas, hasil belajar This study aims to determine the increase in activity outcomes after the implementation of learning strategies Card Sort. This research is a classroom action research (PTK) is conducted in two cycles and each cycle. The subjects were students of class V SDN 3 Tukadmungga totaling 21 people. Collecting data using observation method for learning activities and methods of testing for learning outcomes. Data were analyzed to determine the mean and the mean percentage. The results showed that an increase in the percentage of learning activities and learning outcomes IPA in the first half of class V students in SD N 3 Tukadmungga, District Buleleng, Buleleng regency in the academic year 2016/2017. At the first meeting I cycle average percentage of students learning activities amounted to 71.04% (the category is quite active), at a meeting Ipresentase II cycle average of 75.40% belajarsiswa activity (active enough category) and the average percentage of learning outcomes IPA amounted to 72.85% (high scukup category). At the first meeting of the second cycle the average percentage of students learning activities amounted to 79.80% (active category), at the second meeting of the second cycle the average percentage of students learning activities amounted to 84.76% (active category) and the average percentage of learning outcomes IPA amounted to 82.61% (high category).keyword : Card sort, activities, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV SD GUGUS 1 KECAMATAN PUPUAN H. Syahruddin, Ni Ngh. Aningsih, A. A. Gd. Agung,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1260

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensionl, (2) deskripsi hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen yang mengikuti model pembelajaran word square berbantuan media gambar, (3) perbedaan hasil belajar IPA siswa antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran word square berbantuan media gambar dengan kelompok siswa yang melaksanakan pembelajaran menggunakan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan menggunakan desain non equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian berjumlah 162 orang dari siswa kelas IV SD Gugus 1 Kecamatan Pupuan Kabupaten Tabanan. Sampel penelitian ini yaitu berjumlah 21 orang dari kelas IV SD Negeri 1 Pajahan sebagai kelompok eksperimen dan 24 orang dari kelas IV SD Negeri 3 Pajahan sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan metode tes pilihan ganda. Data diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis tipe statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol tergolong sedang, (2) hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen tergolong sangat tinggi,  (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran word square berbantuan media gambar dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.   Kata-kata kunci: word square, gambar, hasil belajar

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue