cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PETA KONSEP TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS CERPEN SISWA KELAS V SD TAHUN PELAJARAN 2013/2014 DI GUGUS II KECAMATAN BULELENG ., Ketut Joliarta; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan menulis cerpen antara siswa yang belajar dengan menggunakan media peta konsep pohon jaringan dengan siswa yang belajar tanpa menggunakan media peta konsep pohon jaringan di SD yang terdapat pada gugus II kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan The Posttest-Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD yang terdapat pada gugus II Kecamatan Buleleng semester genap tahun pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan cara random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada skor post-test menulis cerpen siswa yang belajar dengan menggunakan bantuan media peta konsep pohon jaringan dengan siswa yang belajar tanpa menggunakan media peta konsep pohon jaringan (thitung > ttabel, thitung = 4,8 dan ttabel = 2,000)Kata Kunci : Peta Konsep , Cerpen, Hasil Belajar This research was aimed to determine the differences of short story’s writing skills of students who were taught by using the media of network tree concept map with students who learnt without using media network tree concept map in Elementary school in the group II in Buleleng district academic year 2013/2014. This research is a quasi-experiment with The Posttest - Only Control Group Design. The study population was the fifth grade elementary school students who are in second semester of group II Buleleng of academic year 2013/2014.Samples were taken by random sampling. Data collection in this study was conducted by using a test. Data analysis methods that used were descriptive statistics analysis and t test. The results showed a significant difference in post-test scores of students who learnt to write a short story with the help of a network tree concept map media with students who are learning without using network tree concept map media (tcalculated> ttable, tcalculated = 4,8 and ttable = 2.000)keyword : Concept Map, Short Story , Learning Outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TPS (THINK, PAIR, SHARE) BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS V SD ., Ni Made Dewi Sekarini; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model TPS (Think, Pair, Share) berbantuan Media Audio Visual dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran Konvensional di SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Penatih.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent control group design. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Penatih tahun ajaran 2013/2014 berjumlah 456 siswa. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas VB SD Negeri 1 Penatih sebanyak 32 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 2 Penatih yang berjumlah 39 siswa sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen tes. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model TPS (Think, Pair, Share) berbantuan Media Audio Visual dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil uji- t diperoleh thitung = 8,60 dan ttabel = 2,000. Berdasarkan kriteria pengujian, thitung > ttabel (8,60 > 2,000) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Rata-rata hasil belajar IPS yang diperoleh antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model TPS (Think, Pair, Share) berbantuan Media Audio Visual lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional (75,42>56,41). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran TPS (Think, Pair, Share) berbantuan Media Audio Visual terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V di SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Penatih tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : TPS, hasil belajar, media audiovisual This study aims to determineing significantcy differences of social science learning outcomes between students that learned by implementing TPS (Think, Pair, Share) with media audiovisual with students who learned with the conventional learning in fifth grade goverment elementary school cluster I Gusti Ngurah Rai Penatih of 2013/2014 academic year. This research was a quasi experimental study with research design that is used is Non Equivalent Control Group Design. The population in this research were all students of fifth grade in goverment elementary school cluster I Gusti Ngurah Rai Penatih of 2013/2014 academic year totaling 456 students. The samples in this study were fifth grade students of goverment elementary school 1st Penatih totaling 32 students as experimental groups and five grade students of goverment elementary school 2nd Penatih the control group numbered 39 people. Social science learned outcomes data collected by test instrument. The results showed that there were significant differences of Social science learning outcomes between students that learned through implementing TPS (Think, Pair, Share) media audiovisual with students who learned with conventional learning. Based on the t-test results obbained tvalue = 8,60 and ttable = 2,000. Based on the testing criteria that tvalue> ttable (8,60>2,000), then Ho was rejected and Ha accepted. The average of social students outcomes between students who learned with TPS (Think, Pair, Share) media audiovisual higher than students who learned with conventional learning (75,42>56,41). It can be concluded that the TPS media audiovisual influence against the outcomes of social science studies fifth grade students in goverment elementary school cluster I Gusti Ngurah Rai Penatih of 2013/2014 academic year. keyword : TPS, audiovisual media,outcomes learning
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS OTAK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR ., Sang Gede Angga Wiguna; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7777

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa siswa kelas V SD N 8 Banyuning setelah diterapkan pembelajaran berbasis otak. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas V di SD N 8 Banyuning yang berjumlah 26 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan instrumen tes pemecahan masalah sebanyak 5 butir. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan metode analisis statistik diskriptif. Hasil penelitian dengan penerapan pembelajaran berbasis otak dalam pelajaran matematika kelas V SD N 8 Banyuning menunjukan bahwa terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang ditunjukan dari nilai rata-rata sebesar 81,34 dan ketuntasan klasikal sebesar 84,6%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis otak dalam pembelajaran matematika di kelas V SD N 8 Banyuning dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah Kata Kunci : pembelajaran berbasis otak, kemampuan pemecahan masalah matematika The purpose of this study is to determine the increase in mathematics problem solving ability of students in class V SD N 8 Banyuning after application of brain-based learning. This research is a classroom action research. The subjects were students in class V SD N 8 Banyuning, totaling 26 people. Learning outcomes data collected by the problem-solving test instruments as much as 5 grains. Collected data were analyzed using descriptive statistical analysis. The results of the study with the application of brain-based learning in math class V SD N 8 Banyuning showed that an increase in student mathematics problem solving ability is shown from the average value of 81.34 and classical completeness of 84.6%. Based on these results we can conclude that the application of brain-based learning in mathematics learning in class V SD N 8 Banyuning can enhance problem solving abilitieskeyword : brain-based learning, mathematical problem solving abilities
PENGARUH PENDEKATAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT BERMUATAN KEARIFAN LOKAL TRI HITA KARANA TERHADAP SIKAP ILMIAH SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 UBUD N. Kusmariyatni, Ni P. E. Wahyu Laksmi, Dsk. Pt. Parmiti,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.681

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan sikap ilmiah siswa kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran pendekatan STM bermuatan Kearifan Lokal Tri Hita Karana, (2) mendeskripsikan sikap ilmiah siswa kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional, dan (3) mengetahui perbedaan sikap ilmiah siswa antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran pendekatan STM bermuatan Kearifan Lokal Tri Hita Karana dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan rancangan nonequivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini seluruh kelas IV SD Negeri 1 Ubud tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 120 siswa. Sampel penelitian ini adalah kelas IVA sebagai kelompok kontrol dan kelas IVB sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 80 siswa. Data sikap ilmiah siswa dikumpulkan dengan kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan inferensial (uji-t separated varians). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) sikap ilmiah siswa kelompok eksperimen dengan skor rata-rata 125,38 tergolong katagori sangat tinggi, (2) sikap ilmiah siswa kelompok kontrol dengan skor rata-rata 110,75 tergolong katagori tinggi, (3) terdapat perbedaan sikap ilmiah siswa yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pendekatan STM bermuatan Kearifan Lokal Tri Hita Karana dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.   Kata kunci: Pendekatan STM bermuatan Kearifan Lokal Tri Hita Karana, Sikap Ilmiah
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ROLE PLAYING TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V GUGUS III KECAMATAN SERIRIT TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Tria Rossyta Dewi; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Role Playing dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Seririt Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan menggunakan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Seririt yang berjumlah 162 orang. Sampel penelitian ini ditentukan dengan teknik random sampling. Data penelitian dikumpulkan dengan metode tes. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu dengan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial melalui uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata skor kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Role Playing dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional yaitu 16,17 > 14,60. Dari hasil uji-t menggunakan program SPSS 18.0 for Windows diperoleh hasil t hitung = 2,764 > t tabel = 2,021, sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Role Playing berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V di Gugus III Kecamatan Seririt tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Role Playing, Hasil belajar, IPS This study aims to determine the effect of cooperative learning model Role Playing type of learning outcomes IPS grade V elementary school in Gugus III District Seririt Lesson Year 2016/2017. This research is a quasi experimental research using post-test only control group design. The population of this study is the students of grade V of elementary school in Gugus III of Seririt District, which amounted to 162 people. The sample of this research is determined by random sampling technique. Research data collected by test method. The data obtained were analyzed in two stages, namely by descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis through t-test. The results showed that the average score of the group of students who were taught by cooperative learning model type Role Playing with group of students who were taught by conventional learning model that is 16,17> 14,60. From the t-test results using SPSS 18.0 for Windows program obtained t count = 2.764> t table = 2.021, So it can be concluded that learning using cooperative learning model of Role Playing type influence on learning result of IPS student of class V in Gugus III of Seririt District of academic year 2016/2017.keyword : Role Playing, learning outcomes, IPS
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SFE (STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS 1 KECAMATAN KEDIRI KABUPATEN TABANAN ., Ni Wayan Indah Lestari; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh model pembelajaran SFE (Student Facilitator and Explaining) terhadap hasil belajar IPA Siswa Kelas V SD Gugus 1 Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus 1 Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan yang berjumlah 232. Sampel diambil dengan teknik Random Sampling. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan cara memberikan tes yaitu tes objektif. Selanjutnya data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran SFE (Student Facilitator and Explaining) dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional (thitung = 8,044 > ttabel = 2,000) di dapat rata-rata hasil belajar dalam pembelajaran IPA kelas V yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SFE (Student Facilitator and Explaining) lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional ( 82,19>67,2 ). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran SFE (Student Facilitator and Explaining) berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas V SD Gugus 1 Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan. Kata Kunci : Pembelajaran IPA di SD, Model Pembelajaran SFE (Student Facilitator and Explaining), Hasil Belajar IPA. This study aims to know the effect differences of learning model SFE (Student Facilitator and Explaining) for the results of Science lesson of the fifth grades students in elementary school cluster 1 Kediri Tabanan District. This study is a quasi-experimental study (quasi-experimental) with the study design that used was Nonequivalent Control Group Design. The populations in this study were the whole of the fifth grades in elementary school cluster 1 Kediri Tabanan District which amount 232. The samples were taken by Random Sampling technique. Data of science results were collected by giving exam such objective test. Furthermore the data were analyzed by t- exam. These results study showed that there were significant difference of results learning between students who learnt by using learning model SFE (Student Facilitator and Explaining) with students who learnt by using the conventional way (thitung = 8,044 > ttabel = 2,000) appeared the average score in learning science at the fifth conventional way ( 82,19>67,2 ). Thus it could be concluded that learning model SFE (Student Facilitator and Explaining) had a significant effect for results learning of the fifth grades students in elementary school Cluster 1 Kediri Tabanan District. keyword : Learning science at SD, Learning Model SFE (Student Facilitator and Explaining), Learning Outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PORTOFOLIO TERHADAP HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS V SD GUGUS 4 MENGWI BADUNG ., Agus Ngurah Sumarna; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2266

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis portofolio (portofolio based learning) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada kelas V SD Gugus 4 Mengwi. Penelitian ini mengunakan rancangan eksperimen semu dengan bentuk desain Noneqivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus 4 Mengwi yang berjumlah 129 orang. Sedangkan, yang menjadi sampel penelitian adalah 30 orang siswa kelas V di SD N 1 Lukluk dan 30 orang siswa kelas V di SD N 3 Lukluk. Untuk penentuan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dilakukan random terhadap kelas yang hasilnya SD N 1 Lukluk sebagai kelompok eksperimen dan SD N 3 Lukluk sebagai kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis portofolio (portofolio based learning) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional kelas V SD Gugus 4 Mengwi. Hal ini diketahui dari hasil analisis uji-t diperoleh t_hitung=4,17 pada taraf signifikansi 5% dan dk = 58, diperoleh t_(tabel(α=0,05;58))=2,000. Jadi, t_hitung=4,17>t_(tabel(α=0,05;58))=2,000 dan nilai rata-rata yang diperoleh siswa pada kelompok yang mengikuti model pembelajaran berbasis portofolio x ̅=70,08, sedangkan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional x ̅=59,33. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis portofolio (portofolio based learning) berpengaruh terhadap hasil belajar PKn pada kelas V SD Gugus 4 Mengwi Badung Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : model pembelajaran berbasis portofolio dan hasil belajar PKn. The purpose of this study is to determine the significant differences students' civis learning outcomes between portofolio based learning to students who take conventional learning in the fifth grade elementary Cluster 4 Mengwi. This study uses a quasi-experimental design in the form of Noneqivalent Control Group Design. The study population is all students in elementary classes V Cluster 4 Mengwi which is 129 people in total. Meanwhile, the study sample is 30 students of class V in SD N 1 Lukluk and 30 students of class V in SD N 3 Lukluk. For the determination of the experimental group and the control group is done randomly and class SD N 1 Lukluk as the experimental group and SD N 3 Lukluk as a control group. The results shows that there is significant differences in learning outcomes between students who take the Civics portofolio based learning to students who take conventional teaching fifth grade elementary Cluster 4 Mengwi. It is known from the results of t-test analysis was obtained t_arithmetic=4,17 at the 5% significance level and dk = 58, obtained t_(table(α=0,05;58))=2,000. So, t_arithmetic=4,17>t_(table(α=0,05;58))=2,000 and the average value obtained by the students in the group who followed portofolio based learning model x ̅=70,08, while the group of students who follow the conventional learning x ̅=59,10. Based on these results it can be concluded that the portofolio based learning effect on learning outcomes in fifth grade elementary school Civics Cluster 4 Mengwi Badung Academic Year 2013/2014.keyword : portofolio based learning and learning outcomes Civics.
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK DENGAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY DAPAT MENINGKATKAN SIKAP SOSIAL DAN KOMPETENSI PENGETAHUAN PKn ., Ni Luh Gede Dian Citra Agustini; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan sikap sosial dan kompetensi pengetahuan PKn siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik dengan model pembelajaran discovery pada siswa kelas VA SD Negeri 5 Peguyangan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VA yang berjumlah 34 siswa. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan check list yang disertai dengan rubrik dan tes pilihan ganda biasa serta data dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif serta statistik deskriptif. Terjadi peningkatan sikap sosial siswa pada siklus II. Dimana diperoleh ketercapaian sebesar 0% pada siklus I serta nilai yang sering muncul atau modus yaitu C (Cukup) dan untuk siklus II diperoleh ketercapaian sebesar 88,23% serta nilai yang sering muncul atau modus yaitu SB (Sangat Baik). Serta terjadi peningkatan pada kompetensi pengetahuan PKn di siklus II. Dimana diperoleh ketercapaian pada siklus I sebesar 47,05% dan untuk siklus II diperoleh ketercapaian sebesar 79,41%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik dengan model pembelajaran discovery dapat meningkatkan sikap sosial dan kompetensi pengetahuan PKn siswa kelas VA SD Negeri 5 Peguyangan. Kata Kunci : discovery, saintifik, sikap sosial, PKn This study aims to improve social attitudes and PKn knowledge competence of students that learned through scientific approach with discovery learning model of the VA grade students of SD negeri 5 Peguyangan. This research is a class act that is performed in 2 cycles. The subjects were students of VA class, totaling 34 students. The data collection in this study using a check list, along with rubrics and the usual multiple-choice test and the data were analyzed using descriptive analysis of qualitative and quantitative also descriptive statistics. An increase in social attitudes of students in the second cycle. Which earned the achievement of 0% in the first cycle and the value of recurring or mode is C (Enough) and for the second cycle of achievement gained by 88,23% and the value of recurring or mode is SB (Very Good). And an increase in the competence of PKn civics knowledge in the second cycle. Which gained achievement in the first cycle of 47,05% and for the second cycle of achievement gained by 79,41%. Thus, it can be concluded that the application of the scientific approach to discovery learning model can improve social attitudes and competencies of PKn civics knowledge in the VA grade students of SD Negeri 5 Peguyangan.keyword : civics (PKn), discovery, scientific, social attitudes
PENGARUH QUANTUM TEACHING BERBASIS CATUR PRAMANA TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS V SD GUGUS SRIKANDI DENPASAR TIMUR TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., I Wayan Pasek Edi Setyawan; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10762

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara siswa yang mengikuti kegiatan pembelajaran melalui Quantum Teaching berbasis Catur Pramana dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Srikandi Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan Kelompok Non-ekuivalen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus Srikandi yang berjumlah 344 siswa. Sampel penelitian ini sebanyak 62 siswa yang ditentukan menggunakan teknik sampel kelompok. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t dengan rumus polled varians. Hasil penelitian berdasarkan analisis data, diperoleh harga thitung = 4,03 > ttabel = 2,00 dengan taraf signifikan 5% dan dk = 60, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol pada kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar Timur tahun pelajaran 2016/2017. Nilai rata-rata juga menunjukkan bahwa kompetensi pengetahuan IPA yang diperoleh siswa kelompok eskperimen = 77,6 > = 70,82 siswa kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Quantum Teaching berbasis Catur Pramana berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V Gugus Srikandi Denpasar Timur tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Quantum Teaching, Catur Pramana , kompetensi pengetahuan IPA This study aims to determine significant differences in science knowledge competence who follow the learning through Quantum Teaching based Catur Pramana with students learning throught conventional learning in class V SD Force Srikandi on Academic Year 2016/2017. This research is an experiment with the research design used is non-equivalent group design. The populations of the fifth grade on Gugus Srikandi which amounts to 344 students. The sample of the research is 62 students who determined with group sample technique. Data collection method in this research is test method. The data then was analysis by used t-test with polled variants formulation. The result of the research based on data analyze, there was obtained tcount = 4.03> ttable = 2,00 with significant level 5% and dk = 60, so that H0 is rejected and Ha is accepted. It prove that is a significant difference of knowledge science competence between experimental group and control group in fifth grade of SD Gugus Srikandi Denpasar Timur in lesson year 2016/2017. The average of the score also shows that knowledge competence students experimental group = 77.6 > = 70.82 control group. Therefore, it can be concluded that the Quantum Teaching based Catur Pramana have influence against the knowledge science competence in fifth grade students of SD Gugus Srikandi, Denpasar Timur in lesson year 2016/2017keyword : Quantum Teaching, Catur Pramana, knowledge science competence
PENERAPAN METODE PENEMUAN TERBIMBING BERPENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA (PMRI) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA ., I Putu Rudi Artawan; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3867

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Matematika siswa kelas III semester II SD No 6 Sanur pada tahun pelajaran 2012/2013 setelah penerapan metode penemuan terbimbing berpendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI).Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus.Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi, serta refleksi.Subyek penelitian ini adalah siswa kelas III semester II SD No.6 Sanur pada tahun pelajaran 2012/2013 yang terdiri dari 42 orang siswa.Data hasil belajar Matematika siswa dikumpulkan dengan tes berbentuk uraian yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode penemuan terbimbing berpendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) dapat meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas III semester II SD No. 6 Sanurpada tahun pelajaran 2012/2013.Pada observasi awal, rata-rata skor siswa hanya mencapai 55,36 dengan tingkat hasil belajar yang berada pada kategori rendah. Pada siklus I, rata-rata skor siswa mengalami peningkatan menjadi 66,24 dengan tingkat hasil belajar yang berada pada kategori sedang. Kemudian pada siklus II, rata-rata skor siswa meningkat menjadi 82,05 dengan tingkat hasil belajar yang berada pada kategori tinggi. Demikian pula ketuntasan belajar siswa juga mengalami peningkatan dari 33% pada observasi awal menjadi 62% pada siklus I dan 86% pada siklus II.Kata Kunci : Kata kunci:Metode Penemuan Terbimbing, Pendekatan pendidikan Matematika Realistik Indonesia, Hasil Belajar. This study aims to determine the improvement of student learning outcomes Math third grade second semester Sanur SD No. 6 in the school year 2012/2013 after the application of the method of guided discovery approach Realistic Mathematics Education Indonesia (PMRI). This research is an action research conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation / evaluation, and reflection. The subjects of this study were students in the second semester of third grade elementary school lesson 6 Sanur in 2012/2013 which consisted of 42 students. Mathematics student learning outcomes data gathered through the test form description quantitatively analyzed descriptively. The results showed that the application of the method of guided discovery berpendekatan Indonesian Realistic Mathematics Education (PMRI) can improve student learning outcomes Math class second semester SD No. III. 6 Sanur in the school year 2012/2013. At the initial observation, the average score of students reached only 55.36 with the level of learning outcomes that are in the low category. In the first cycle, the average score of students has increased to 66.24 with the level of learning outcomes that are in the medium category. Then in the second cycle, the average scores of students increased to 82.05 with the level of learning outcomes that are in the high category. Similarly, mastery learning students also increased from 33% at baseline to 62% observed in the first cycle and 86% in the second cycle.keyword : Key words:Method ofGuided Discovery, IndonesiaRealistic MathematicsEducationApproach, ResultsLearning

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue