cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENERAPAN MIND MAPPING DALAM PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN DAN PENGETAHUAN FAKTUAL TEMA CITA-CITAKU PADA SISWA KELAS IVB SD NEGERI 5 TONJA ., Pt Cahyani Koriagung; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan hasil belajar PKn melalui penerapan mind mapping dalam pendekatan saintifik, (2) meningkatkan pengetahuan faktual melalui penerapan mind mapping dalam pendekatan saintifik. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IVB SD Negeri 5 Tonja tahun pelajaran 2014/2015 dengan jumlah siswa sebanyak 42 orang, 19 orang laki-laki dan 23 orang perempuan. Data dikumpulkan melalui metode tes berupa tes obyektif bentuk pilihan ganda untuk hasil belajar PKn, sedangkan untuk pengetahuan faktual berupa tes objektif bentuk benar-salah. Data dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar PKn dan pengetahuan faktual. Pada pra siklus diperoleh persentase rata-rata hasil belajar PKn mencapai 63,93% dikategorikan rendah dengan ketuntasan klasikal mencapai 40,48%, pada siklus I diperoleh persentase rata-rata sebesar 78,09% dikategorikan sedang dengan ketuntasan klasikal sebesar 76,19%, dan pada siklus II diperoleh persentase rata-rata sebesar 83,21% dikategorikan tinggi dengan ketuntasan klasikal sebesar 83,33%. Sementara pengetahuan faktual pada pra siklus diperoleh persentase rata-rata mencapai 68,57% dengan kategori sedang, pada siklus I diperoleh 75,24% dengan kategori sedang, dan pada siklus II diperoleh persentase rata-rata sebesar 82,5% dengan kategori tingi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa mind mapping dalam pendekatan saintifik dapat meningkatkan hasil belajar PKn dan pengetahuan faktual pada siswa kelas IVB SD Negeri 5 Tonja tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : mind mapping, pendekatan saintifik, hasil belajar PKn, pengetahuan faktual. This study aims to (1) improve civics learning outcomes through mind mapping application in scientific approach, (2) increase the factual knowledge through the application of mind mapping in the scientific approach. This type of research is a classroom action research was conducted in two cycles. Each cycle consists of four stages: planning, action, observation, and reflection. Subjects were IVB grade students of SD Negeri 5 Tonja academic year 2014/2015 the number of students are 42 people, 19 boys and 23 girls. Data were collected through a multiple choice item test method for Civics learning outcomes, whereas for factual knowledge in the true-false test. Data were analyzed by quantitative and qualitative descriptive method. The analysis showed that there is an increasing in civics learning outcomes and factual knowledge. In the pre-cycle obtained average percentage of civics learning outcomes reached 63.93% lower categorized with classical completeness reached 40.48%, in the first cycle obtained an average percentage of 78.09% were categorized with classical completeness of 76.19% , and the second cycle obtained an average percentage of 83.21% high categorized with classical completeness of 83.33%. While the factual knowledge gained on pre-cycle average percentage reached 68.57% with moderate category, in the first cycle obtained 75.24% in the medium category, and the second cycle obtained an average percentage of 82.5% with a high category. It can be concluded that the mind mapping in the scientific approach to improve learning outcomes civics and factual knowledge IVB grade students of SD Negeri 5 Tonja academic year 2014/2015.keyword : mind mapping, scientific approach, civics learning outcomes, factual knowledge.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SD ., Ni Putu Krisna Dewi; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10876

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran snowball throwing terhadap hasil belajar IPA. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan menggunakan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 6 kelas. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SDN 3 Sanggalangit dengan jumlah siswa 34 orang dan kelas V SDN 3 Gerokgak dengan jumlah siswa 36 orang, yang ditentukan dengan random sampling. Data dikumpulkan dengan metode tes. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu dengan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial melalui uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran snowball throwing dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran snowball throwing. Dilihat dari rata-rata skor kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajara snowball throwing dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran snowbal throwing yaitu 20,9 > 18,6. Adanya perbedaan hasil belajar IPA menandakan model pembelajaran snowball throwing berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Snowball Throwing , hasil belajar,IPA This research aimed to determine the effect of snowball throwing model to the science learning.The research was quasi experiment with post test only control group design. The population was fifth grade elementary school students in cluster IV Gerokgak district, Buleleng regerency, in 2016/2017 school year which consists of 6 classes. The sample of this research were fifth grade students in SDN 3 Saggalangit which consisted of 34 students and fifth grade students in SDN 3 Gerokgak which consisted of 36 students, involved by random sampling technique. Data collected by the test method. Data were analyzed using two steps, by descriptive statistics and inferential statistic through t-test. The result of the analyses showed that there were differences of the science learning result among group students that learned with snowball throwing model and group students that not learned with snowball throwing model. Judging from the average score of a group of students that learned with snowball throwing model larger than the group of students that not learned with snowball throwing model, amount 20,9 > 18,6. Based on the result, can be concluded that snowball throwing model influence the science learning result in fifth grade cluster IV Gerokgak distric, Buleleng regency, in 2016/2017 school year.keyword : Snowball Throwing, learning outcomes
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN BERMAKNA BERNUANSA LINGKUNGAN ALAM TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD GUGUS 4 SELEMADEG TIMUR TABANAN I Wyn Sujana, I Pt. Fira Kumartha, Md. Putra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.969

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang melaksanakan pendekatan pembelajaran bermakna bernuansa lingkungan alam dengan siswa yang melaksanakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV semester 2 SD Gugus 4 Selemadeg Timur Gadungan, Tabanan tahun ajaran 2012/2013. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu (quasy experiment) menggunakan non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua sekolah Gugus 4 Selemadeg Timur Gadungan, Tabanan tahun pelajaran 2012/2013. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPS yang merupakan penggabungan nilai kognitif dan afektif. Nilai kognitif dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar dalam pilihan ganda biasa sedangkan nilai afektif dikumpulkan melalui teknik observasi sesuai dengan karakter yang dikembangkan. Data dianalisis dengan uji t. Rata-rata hasil belajar IPS yang diperoleh antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan pembelajaran bermakna bernuansa lingkungan alam lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional (82,53>78,76). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang melaksanakan pendekatan pembelajaran bermakna bernuansa lingkungan alam dengan siswa yang melaksanakan pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional dengan thitung = 3,674 ; ttabel = 2,00. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran bermakna bernuansa lingkungan alam berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV SD Gugus 4 Selemadeg Timur Gadungan, Tabanan tahun ajaran 2012/2013.   Kata kunci : Pembelajaran bermakna bernuansa lingkungan alam, hasil belajar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CIRCUIT LEARNING BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA SD NEGERI 1 PEJENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Dewa Ayu Puspa Dewi; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2226

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Circuit Learning Berbantuan Media Audiovisual Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V SD Negeri 1 Pejeng Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperiment dengan sampel yang ditentukan melalui teknik random sampling. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data hasil belajar IPS adalah tes yaitu tes hasil belajar, dengan jenis tes objektif dalam bentuk pilihan ganda biasa sebanyak 36 butir. Populasi berjumlah 84 siswa dengan sampel dipilih dengan menggunakan teknik random sampling. Kelas VA sebagai kelas kontrol dan kelas VB sebagai kelas eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor hasil Setelah diberikan perlakuan didapatkan rata- rata nilai Post Test siswa kelompok eksperimen sebesar 79.30 dan siswa kelompok kontrol sebesar 73,72 dengan hasil tersebut maka data dianalisis dengan menggunakan uji-t maka diperoleh hasil t hitung yaitu (3.72) dengan taraf signifikansi α = 5% diperoleh t tabel yaitu (2,00). Karena t hitung> t tabel berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Maka dinyatakan bahwa Model Pembelajaran Circuit Learning Berbantuan Media Audiovisual ada perbedaan secara signifikan pada hasil belajar IPS siswa. Disarankan bahwa Model Pembelajaran Circuit Learning Berbantuan Media Audiovisual dapat digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran IPS di Sekolah Dasar. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh Model pembelajaran Circuit Learning berbantuan media Audiovisual terhadap hasil belajar IPS siswa Sekolah Dasar. Kata Kunci : Circuit Learning, Media Audiovisual, IPS The purpose of this research is to determine the effect of circuit learning model assisted by Audio visual mediatorward the fifth grade student’s social (IPS) learning achievement. SD N 1 Pejeng, Academic year 2013/2014. This research is a quasi experiment with a sample that is determined through random sampling technique. Methods used in collecting data science learning outcomes is the test achievement test, the type of test in the form of multiple choice objective usual as many as 36 points. Population was that amount to 84 students. Choosing the sample by purposive sampling teachnique. VA to experiment class and VB control class. The results showed that the average score of the results obtained after treatment given average at the experimental group students Post Test of 79.30 and 73.72 were the control group then the data were analyzed by using t-test statistic is obtained t ( 3.72 ) with significance level α = 5 % is obtained t table ( 2.00 ) . Because t > t table means that Ho is rejected and Ha accepted . So it can be conclude that circuit learning model assisted by audio visual media give significant differences toward the student’s achievement is leraning social (IPS). It is recommended that the circuit learning model Assisted by audio visual media can be used as an alternative in learning social studies in elementary school. keyword : Circuit Learning , Media Audiovisual , IPS
Penerapan Model Problem Based Learning melalui Teknik Fish Bowl Untuk Meningkatkan Kompetensi Pengetahuan IPA ., Ni Kadek Tarmi Yusika; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pengetahuan IPA dengan penerapan Model Problem Based Learning melalui Teknik Fish Bowl pada siswa kelas VA SDN 26 Pemecutan tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VA SDN 26 Pemecutan tahun pelajaran 2015/2016 dengan jumlah siswa 38 orang, yakni 19 orang laki-laki dan 19 orang perempuan. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas VA SDN 26 Pemecutan tahun pelajaran 2015/2016 dengan penerapan model Problem Based Learning melalui Teknik Fish Bowl. Data kompetensi pengetahuan IPA dikumpulkan melalui metode tes yakni berupa tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pada siklus I ketuntasan belajar yang dicapai yaitu 55,26% atau 21 siswa dari 38 siswa mendapat nilai ≥ 75 dengan predikat B. Sedangkan pada siklus II yaitu 81,58% atau 31 siswa dari 38 siswa mendapat nilai ≥ 75 dengan predikat B. Jadi dapat disimpulkan bahwa Penerapan Model Problem Based Learning melalui Teknik Fish Bowl dapat meningkatkan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas VA SDN 26 Pemecutan tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : Model Problem Based Learning, Teknik Fish Bowl, kompetensi pengetahuan IPA This study aims to improve the competence of science knowledge of the students with the implementation of Problem Based Learning model through theFish Bowl technique with students of SDN 26 Pemecutan VA class in academic year 2015/2016. This type of research is a classroom action research consisted of two cycles. The subjects in this study were students of SDN 26 Pemecutan VA class in academic year 2015/2016 consisting of 38 student, with 19 men and 19 woman student. the object of this research is the competence of science knowledge students of SDN 26 Pemecutan VA class in academic year 2015/2016 with the implementation of Problem Based Learning model through theFish Bowl technique. Data collected through the test method. The collected data were analyzed using descriptive statistics and quantitative descriptive analysis. The product In the first cycle of mastery learning is achieved is 55,26% or 21 students out of 38 students scored ≥ 75 with predicate B. Whereas in second cycle is 81,58% or 31 students out of 38 students scored ≥ 75 with predicate B. So, it can be concluded that the adoption of the Problem Based Learningmodel through theFish Bowl technique can incrase competence science knowledge of the students class VA SDN 26 Pemecutan in academic year 2015/2016.keyword : Problem Based Learning Model, The Fish Bowl Technique, competence of science knowledge
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN AUDIO VISUAL TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS KELAS V ., Ni Putu Candra Kusumayanti; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10717

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS antara siswa kelas V yang mengikuti pembejaran dengan model Problem Based Learning berbantuan media audio visual dengan siswa yang siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di SD Gugus Tuanku Imam Bonjol Denpasar Barat Tahun Ajaran 2016/2017. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus Tuanku Imam Bonjol Denpasar Barat Tahun Ajaran 2016/2017. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes. Data yang yang dikumpulkan berupa nilai penguasaan kompetensi pengetahuan IPS yang dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung = 4,02 dan dengan taraf signifikansi 5% dengan dk = 75 diperoleh harga ttabel = 2,00. Oleh karena thitung = 4,02 > ttabel = 2,00 maka H0 yang menyatakan tidak terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui model Problem Based Learning berbantuan media audio visual dengan kelas siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional di SD Gugus Tuanku Imam Bonjol Denpasar Barat Tahun Ajaran 2016/2017 ditolak, dan rerata penguasaan kompetensi pengetahuan IPS yang mengikuti pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media audio visual yaitu 82,43 dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, yaitu 70,11. Dengan demikian, dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media audio terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SD Gugus Tuanku Imam Bonjol Denpasar Barat Tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : Problem Based Learning, audio visual, kompetensi pengetahuan IPS This study aims to determine the significant differences in the mastery of the competence of IPS knowledge between students of class V who followed the chase with the model of Problem Based Learning aided audio visual media with students who follow the conventional learning in SD Gugus Tuanku Imam Bonjol West Denpasar Academic Year 2016/2017. This research is a quasi-experimental research with nonequivalent control group design. The population in this study is all students of class V in SD Gugus Tuanku Imam Bonjol West Denpasar Academic Year 2016/2017. Sample determination was done by random sampling technique. Data collection method in this research is test method. The data collected in the form of mastery of the competence of IPS knowledge that is analyzed by t-test. Based on the analysis result obtained tcount = 4.02 and with 5% significance level with dk = 75 obtained ttable price = 2.00. Therefore thitung = 4.02> ttabel = 2.00 then H0 which states there is no significant difference in mastering the competence of IPS knowledge between students who are taught through the model of Problem Based Learning aided audio visual media with class of students who learned through conventional learning in SD Gugus Tuanku Imam Bonjol Denpasar Barat Academic Year 2016/2017 was rejected, and the average of competency of IPS knowledge that followed the learning of Problem Based Learning with audio visual media that is 82,43 and students who follow conventional learning, that is 70,11. Thus, it can be concluded there is the influence of learning model Problem Based Learning assisted audio media on the mastery of the competence of knowledge IPS students of grade V SD Tuanku Imam Bonjol West Denpasar Academic Year 2016/2017.keyword : Problem Based Learning, Audio Visual, Knowledge Competence of Social Sciences
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INVESTIGASI KELOMPOK DENGAN MEMANFAATKAN PETA KONSEP UNTUK MENINGKAKAN HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS V SEMESTER GENAP SD NEGERI 2 BILA, KECAMATAN KUBUTAMBAHAN, KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Gede Seridana; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3798

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPS dengan model pembelajaran kooperatif tipe investigasi kelompok dengan memanfaatkan peta konsep pada mata pelajaran IPS siswa kelas V SD Negeri 2 Bila tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 2 Bila tahun pelajaran 2013/2014. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes. Data yang diperoleh dari tes dianalisis dengan menggunakan rumus persentase tingkat ketuntasan belajar, selanjutnya dikonversikan ke dalam tingkat hasil belajar IPS berdasarkan PAP skala 5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari 72,30% atau berada pada kategori sedang pada siklus I, menjadi 86,90% atau berada pada kategori tinggi pada siklus II. Peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 15,60%. Begitu juga ketuntasan belajar secara klasikal terjadi peningkatan yang sangat tinggi yaitu dari 76,92% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II. Data tersebut menunjukkan terjadi peningkatan hasil belajar siswa secara klasikal sebesar 26,10%. Ini berarti model pembelajaran kooperatif tipe investigasi kelompok dengan memanfaatkan peta konsep dapat meningkatkan hasil belajar pada pelajaran IPS siswa kelas V SD Negeri 2 Bila. Tahun Pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : Investigasi Kelompok, peta konsep, hasil belajar This study aims to determine the improvement of learning outcomes IPS with cooperative learning model by utilizing the investigative group concept map in social studies fifth grade students of SD Negeri 2 Bila the school year 2013/2014. This study is a classroom action research (CAR), which was conducted in two cycles. The subjects were students of class V Elementary School 2 Bila the school year 2013/2014. Methods of data collection in this study using the test method. The data obtained from the tests were analyzed by using a formula percentage level of mastery learning, subsequently converted into the IPS level learning outcomes based LAP 5 scale. The results showed that an increase in student learning outcomes of 72.30% or are in the category of being in the first cycle, being 86.90% or higher in the category on the second cycle. Improving student learning outcomes from the first cycle to the second cycle of 15.60%. So also in the classical mastery learning occurs is very high increase of 76.92% in the first cycle to 100% in the second cycle. The data showed an increase in student learning outcomes classically by 26.10%. This means cooperative learning model by utilizing the investigative group concept maps can improve learning outcomes in social studies class V students of SD Negeri 2 Bila. Academic Year 2013/2014. keyword : Investigation Group, concept map, learning outcomes
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN TERPADU BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PERMULAAN PADA SISWA KELAS II SD Dsk. Pt. Parmiti, Ni Nym. Desy T., Ign. I Wyn. Suwatra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.815

Abstract

  Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan kemampuan menulis permulaan siswa kelompok eksperimen, 2) mendeskripsikan kemampuan menulis permulaan siswa kelompok kontrol, dan 3) mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran terpadu berbantuan media gambar terhadap kemampuan menulis permulaan siswa kelas II SD di Gugus IX Kecamatan Buleleng. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian berjumlah 228 siswa. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 51 siswa yang diambil secara random. Data kemampuan menulis permulaan siswa dikumpulkan dengan instrumen berupa tes kinerja. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menemukan bahwa: 1) perolehan skor kemampuan menulis permulaan siswa kelompok eksperimen cenderung tinggi dengan skor rata-rata (M) 88,78, 2) perolehan skor kemampuan menulis permulaan siswa kelompok kontrol cenderung rendah dengan skor rata-rata (M) 75,86, dan 3) terdapat perbedaan kemampuan menulis permulaan yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pendekatan pembelajaran terpadu berbantuan media gambar dengan kelompok siswa yang mengikuti pendekatan pembelajaran konvensional pada siswa kelas II SD di Gugus IX Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013 (thitung = 7,56 > ttabel = 2,000; Sig. 5%). Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran terpadu berbantuan media gambar berpengaruh signifikan terhadap kemampuan menulis permulaan siswa kelas II SD. Kata-kata kunci: Pendekatan pembelajaran terpadu, media gambar, pendekatan konvensional, kemampuan menulis permulaan.
ANALISIS REKONSTRUKSI SIKAP SOSIAL SISWA KELAS IV DAN V SD GUGUS XIII KECAMATAN BULELENG ., Nym Agus Tri Adnyana; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6941

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui (1) gambaran sikap sosial siswa kelas IV dan V SD Sebelum Direkonstruksi, (2) gambaran sikap sosial siswa kelas IV dan V Sesudah Direkonstruksi, (3) kendala-kendala yang ditemukan guru dalam merekonstruksi sikap sosial siswa kelas IV dan V. Sampel dalam penelitian rekonstruksi ini, yakni kelas IV dan V dengan jumlah 158 siswa. Metode yang digunakan adalah metode angket, dan metode wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Sikap sosial siswa kelas IV dan V sebelum direkonstruksi pada kategori sangat tinggi sebesar 7%, pada kategori tinggi sebesar 65%, pada kategori sedang sebesar 27%, pada kategori rendah sebesar 1%, dan pada kategori sangat rendah sebesar 0%, (2) Sikap sosial siswa kelas IV dan V sesudah direkonstruksi pada kategori sangat tinggi sebesar 72%, pada kategori tinggi sebesar 22% ,pada kategori sedang sebesar 6%, pada kategori rendah dan sangat rendah sebesar 0%, (3) Kendala yang ditemukan dalam merekonstruksi sikap sosial di tiga SD yaitu karakter siswa yang berbeda-beda, jumlah di kelas sebesar 39 siswa, waktu untuk melakukan penilaian cukup terbatas, dan lingkungan belajar siswa kurang kondusif sangat berperan dalam merekonstruksi sikap sosial siswa. Kata Kunci : analisis, rekonstruksi, dan sikap sosial This study aimed to find out (1) picture of the social attitudes of students in grade IV and V SD Before Reconstructed, (2) description of the social attitudes of students of class IV and V After Reconstructed, (3) the constraints found teachers in reconstructing the social attitude graders IV and V. Samples of this reconstruction, the class IV and V with the number of 158 students. The method used is the questionnaire method and interview method. The results showed that (1) Social attitudes students of class IV and V prior reconstructed in very high category by 7%, at the high category by 65%, the medium category by 27%, in the low category of 1%, and the category of very low at 0%, (2) social attitudes students of class IV and V after reconstructed in very high category by 72%, in the high category by 22%, in the category of 6%, in the category of low and very low at 0%, (3 ) Constraints are found in reconstructing the social attitudes in three primary school students are characters different, the number in the class of 39 students, the time to make an assessment is limited and students are less conducive learning environment was instrumental in reconstructing the social attitudes of students.keyword : analysis, reconstruction, and social attitudes.
PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF CIRC BERBANTUAN MEDIA VISUAL TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PADA BAHASA INDONESIA SISWA KELAS IV SD GUGUS II TAMPAKSIRING ., Ida Ayu Nyoman Sri Santini; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1922

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan membaca pada bahasa Indonesia antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CIRC berbantuan media visual dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional di kelas IV SD Gugus II Tampaksiring Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Gugus II Tampaksiring yang berjumlah 171. Sampel dalam penelitian ini adalah SD Negeri 1 Tampaksiring dengan jumlah 37 orang siswa sebagai kelompok eksperimen dan SD Negeri 3 Tampaksiring dengan jumlah 30 orang siswa sebagai kelompok kontrol. Data yang dianalisis adalah keterampilan membaca siswa yang dikumpulkan melalui tes pilihan ganda yang terdiri atas 36 butir soal. Selanjutnya, data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan membaca pada bahasa Indonesia antara siswa yang mengikuti proses penerapan model pembelajaran CIRC dengan siswa yang mengikuti penerapan pembelajaran konvensional nilai thit = 3,427 dengan taraf signifikan 5% diperoleh ttabel = 2,000 karena thit lebih besar dari ttabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Nilai rata-rata keterampilan membaca pada pembelajaran bahasa Indonesia yang dicapai oleh kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran CIRC (78,37) lebih dari nilai rata-rata keterampilan membaca pada pembelajaran bahasa Indonesia yang dicapai kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (71.19). dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif CIRC berpengaruh terhadap keterampilam membaca pada bahasa Indonesia siswa kelas IV SD Gugus II Tampaksiring. Kata Kunci : CIRC, keterampilan membaca, bahasa Indonesia This study aims to determine significant differences in reading skills among Indonesian students who learned with CIRC -assisted learning model of visual media with students who learned with conventional learning in fourth grade Tampaksiring Force II Academic Year 2013/2014 . This research is a quasi experimental study , the design Nonequivalent Control Group Design . The population was fourth grade students Force II Tampaksiring totaling 171 . The sample in this study is the SD Negeri 1 Tampaksiring the number of 37 students as the experimental group and SD Negeri 3 Tampaksiring the number of 30 students as a control group . The data analyzed was collected reading skills of students through multiple-choice test consisting of 36 items was . Furthermore , the data were analyzed by t-test . The results showed that there are significant differences in the Indonesian reading skills among students who follow the application process learning model CIRC with students who follow the application of conventional learning thit value = 3.427 with a significance level of 5% was obtained for thit table = 2.000 greater than the ttable Ho rejected and Ha accepted . The average value of reading skills in learning Indonesian is achieved by a group of students who take learning CIRC ( 78.37 ) over the average value of reading skills in learning Indonesian is accomplished group of students who take conventional learning ( 71.19 ) . thus it can be concluded that cooperative learning specific to the skills CIRC effect on Indonesian students reading at fourth grade Cluster II Tampaksiringkeyword : CIRC, reading skills, Indonesian

Page 20 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue