cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBANTUAN BAHAN AJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS V GUGUS BUDI UTOMO DENPASAR TIMUR ., Ni Wayan Nunik Lestari; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3129

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Division) berbantuan bahan ajar dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Gugus Budi Utomo Denpasar Timur. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Jumlah populasi di SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur adalah 307 siswa, sedangkan jumlah sampel adalah 67 siswa yang dipilih secara random kelas. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes dan observasi. Didapat rata-rata hasil belajar IPS yaitu M1= 81,32 (kelas eksperimen) dan M2= 76,31 (kelas kontrol). Selanjutnya data yang didapatkan dianalisis dengan teknik analisis uji-t. Dari hasil analisis uji-t diperoleh thit = 2,159 sedangkan ttab= 2,000 Berarti hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Division) berbantuan bahan ajar dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Selain itu dilihat dari rata-ratanya bahwa nilai hasil belajar IPS siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Division) berbantuan bahan ajar lebih baik dari pada hasil belajar IPS siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hal ini berarti terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Division) berbantuan bahan ajar terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur.Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif tipe STAD, bahan ajar, hasil belajar IPS The purpose of this study was to determine the significant differences between the results of social studies students who take the STAD cooperative learning model ( Student Teams Achievement Division ) assisted teaching materials with students who take conventional learning in class V Force Budi Utomo East Denpasar . This research was a quasi-experimental study ( quasi experiment ) with Nonequivalent Control Group Design. Total population in the SD cluster Budi Utomo East Denpasar is 307 students , while the sample size is 67 students randomly selected class . Data was collected through testing and observation method . The average results obtained social studies , namely M1 = 81.32 ( experimental class ) and M2 = 76.31 ( control class ) . Furthermore, the data obtained were analyzed by t-test analysis techniques . From the results of t-test analysis was obtained thit = 2.159 = 2.000 Mean while ttab results revealed that there were differences in learning outcomes between students who take the IPS model of cooperative learning STAD ( Student Teams Achievement Division ) assisted teaching materials to students who take conventional learning . In addition to the views of the average value of the results of social studies that students who take cooperative learning model STAD ( Student Teams Achievement Division ) assisted instructional materials better than the IPS learning outcomes of students who take conventional learning . This means there is the influence of the application of cooperative learning model STAD ( Student Teams Achievement Division ) assisted instructional materials on learning outcomes IPS elementary school fifth grade students Force Budi Utomo East Denpasar.keyword : STAD cooperative learning model, learning materials, social sciences learning achievement
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NHT DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV ., Arifa Mardyastuti; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran NHT (Numbered Heads Together) dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional dari segi motivasi berprestasi pada siswa kelas IV di SD Gugus II Kecamatan Sukasada Semester Genap Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment), dengan rancangan posttest only control design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus II Kecamatan Sukasada yang berjumlah 159 siswa. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD N 1 Pegayaman yang berjumlah 24 siswa, SD N 3 Pegayaman yang bejumlah 25 siswa, SD N 2 Pegayaman yang berjumlah 24 siswa, dan SD N 4 Gitgit yang berjumlah 26 siswa. Sampel penelitian menggunakan teknik sampling yaitu dengan cara random (undian). Data dikumpulkan dengan instrumen berbentuk tes objektif dengan jumlah soal sebanyak 25 butir. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan anava dua jalur dilanjutkan dengan uji scheffe. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh: (1) terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran NHT dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (FA hitung = 78.06573 > Ftab = 3.941222); (2) terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran NHT dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional motivasi tinggi (T Hitung = 14.71204 > T Tabel = 1.98525); (3) tidak terdapat perbedaan antara hasil belajar IPA siswa yang mengikuti model pembelajaran NHT dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional motivasi rendah (T Hitung = 6.61059 > T Tabel = 1.98525); (4) terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar IPA siswa (F AB hitung = 1374.816 > Ftabel = 33.062). Hasil tersebut menunjukkkan bahwa penerapan model pembelajaran NHT dan motivasi berprestasi, berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD di Gugus II Kecamatan Sukasada. Kata Kunci : NHT, Motivasi Berprestasi, Hasil Belajar. This study aims to determine differences in learning outcomes IPA between groups of students who take the learning model NHT (Numbered Heads Together) with a group of students who take the conventional learning model in terms of achievement motivation in the fourth grade students in elementary Cluster II District Sukasada Semester Academic Year 2015 / 2016. This research is a quasi-experimental research (quasi experiment), with a draft posttest only control design. The population of this research is all fourth grade students in Cluster II District Sukasada totaling 159 students. Samples of this study are students of fourth grade N 1 Pegayaman amounting to 24 students, SD N 3 Pegayaman that amounting to 25 students, SD N 2 Pegayaman amounting to 24 students, and SD N 4 Gitgit totaling 26 students. The research sample using a sampling technique that is by random (lottery). Data collected by objective tests shaped instrument with a number of problems as much as 25 points. Data collected were analyzed using descriptive statistics and ANOVA analysis of two paths followed by Scheffe test. Based on the analysis of data, obtained: (1) there is a significant difference to the IPA learning outcomes between groups of students who take the NHT learning models to students who take the conventional learning models (FA count = 78.06573> Ftab = 3.941222); (2) there are differences in learning outcomes between students who take science learning model NHT with students who take high motivation conventional learning models (T Count = 14.71204> T Table = 1.98525); (3) there is no difference between the learning outcomes of students who take science learning model NHT with students who take the conventional learning model low motivation (T Count = 6.61059> T Table = 1.98525); (4) There is no interaction between the learning model and achievement motivation toward science learning outcomes of students (F AB count = 1374,816> Ftabel = 33 062). The results indicating that the application of the learning model NHT and achievement motivation, positive effect on learning outcomes IPA fourth grade students in Cluster II District Sukasada. keyword : NHT, Achievement Motivation, Learning Outcomes.
PENGARUH MODEL QUANTUM TEACHING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS IV DI GUGUS VII KECAMATAN BULELENG I Gd. Margunayasa, I Gd Kawit S, Ni Ngh Madri Antari,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.693

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran quantum teaching dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada kelas IV di Gugus VII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas IV di Gugus VII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 123 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas IV SD No. 1 Banjar Bali yang berjumlah 37 orang dan kelas IV SD No. 1 Kampung Kajanan yang berjumlah 35 orang. Data pemahaman konsep IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran quantum teaching dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional kelas IV di Gugus VII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013.  Perbandingan hasil perhitungan rata-rata pemahaman konsep IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model quantum teaching adalah 34,97 lebih besar dari rata-rata pemahaman konsep IPA siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional adalah 26,37.   Kata kunci: model pembelajaran quantum teaching, pemahaman konsep IPA
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN LKS TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V ., I Made Rai Widhiana Aptinata; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11076

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model discovery learning berbantuan LKS dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus II Mengwi tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus II Mengwi tahun pelajaraan 2016/2017 yang berjumlah 126 orang. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling yang terlebih dahulu dilakukan uji kesetaraan pada setiap anggota populasi. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD No. 1 Munggu dengan jumlah 35 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD No. 2 Tumbak Bayuh dengan jumlah 33 siswa sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes. Data yang dikumpulkan berupa nilai hasil belajar IPS yang dianalisis dengan uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitung = 5,983 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dan dk = 66 diperoleh nilai ttabel = 2,000 sehingga thitung = 5,983 > ttabel = 2,000. Berdasarkan kreteria pengujian, maka ho ditolak dan ha diterima. Adapun nilai rata - rata hasil belajar IPS pada kelompok yang dibelajarkan dengan model discovery learning berbantuan LKS adalah 79,23, sedangkan sedangkan pada kelompok yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional adalah 77,12. Dengan demikian, dapat disimpulkan terdapat pengaruh model discovery learning berbantuan LKS terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus II Mengwi tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : model discovery learning berbantuan LKS, pembelajaran konvensional, hasil belajar IPS This study aims to know the significant differences between groups of students who are taught through LKS assisted discovery learning model with the group of students that is taught through conventional learning in grade V students SD Pengugusan II Mengwi Academic year 2016/2017. This research is a quasi experimental research with the research design used nonequivalent control group design. The population in this study is all students of class V in elementary school Pengu 2 nd class year 2016/2017 pelajaraan which amounted to 126 people. Determination of the sample is done by random sampling technique which is first done equality test on every member of population. The sample in this study is the students of grade V SD No. 1 Munggu with 35 students as experimental group and students of grade V SD No. 2 Tumbak Bayuh with 33 students as control group. Data collection method in this research is test method. The data collected in the form of IPS learning result score which is analyzed by t-test. The result of data analysis obtained tcount = 5,983 while at 5% significance level and dk = 66 obtained ttable value = 2.000 so thitung = 5,983> ttable = 2,000. Based on the test criteria, ho is rejected and ha accepted. The mean score of IPS learning outcomes in the group that was studied with LKS assisted discovery learning model was 79.23, while in the group taught by conventional learning was 77.12. Thus, it can be concluded that there is influence of discovery learning model of LKS assisted to the learning result of IPS student of class V SD Gugus II Mengwi academic year 2016/2017.keyword : LKS assisted discovery learning model, conventional learning, IPS learning outcomes
PENGARUH TGT BERBANTUAN CONCEPT MAPPING TERHADAP MINAT BELAJAR IPA KELAS IV SD GUGUS IV PUPUAN ., I Kadek Dwirya Oka Subrata; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5667

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran TGT berbantuan media concept mapping dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional terhadap minat belajar IPA siswa kelas IV SD di Gugus IV Kecamatan Pupuan Tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan quasi eksperiment dengan rancangan non-equivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV SD di Gugus IV Kecamatan Pupuan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling, tetapi yang dirandom adalah kelas. Kelas yang menjadi sampel penelitian adalah kelas IV di SD Negeri No. 3 Belimbing dan SD Negeri No 1 Sanda. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner minat belajar IPA. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t sample independent). Berdasarkan hasil analisis data minat belajar IPA, ditemukan hasil yaitu terdapat perbedaan minat belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran TGT berbantuan media concept mapping dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (thit=4,419 > ttab=2,000). Berdasarkan pemaparan di atas, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran TGT berbantuan media concept mapping berpengaruh terhadap minat belajar IPA pada siswa kelas IV di SD Gugus IV Kecamatan Pupuan Tahun Pelajaran 2014/2015. Kata Kunci : concept mapping, minat, TGT The aim of this study was to determine the differences between groups of students that learned by a TGT learning model assisted with concept mapping media. The groups of students that learned by conventional learning model to learn science toward their interest for the fourth grade students in Cluster IV Pupuan district in Academic Year 2014/2015. In this study used quasi experimental design with non-equivalent post test only control group design. The population was around the fourth grade elementary schools students in Cluster IV Pupuan district. The sampling technique used was random sampling, in this research the class were randomized. The sample class that was used in this research was fourth grade students of SD Negeri 3 Belimbing and SD N 1 Sanda. The research instrument was a questionnaire of interest in learning science. The data obtained were analyzed in two stages, namely the descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis (independent sample t-test). Based on result of the data analysis showed that students interest in learning science, found that there was significant difference interest in learning science between groups of students that learned with a media-assisted learning model TGT assisted with concept mapping and groups of students that learned with conventional learning models (tobs = 4.419 > ttab = 2,000). Based on the explanation above, it can be concluded that learning using TGT learning model and concept mapping media affect the interest of learning science for fourth grade elementary students in Cluster IV Pupuan district in academic year 2014/2015.keyword : concept mapping, interest, TGT
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VCT BEMUATAN CERITA BERDILEMA MORALTERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 KAMASAN Siti Zulaikha, Ida Ayu Tri Nandari, I Md. Suara,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1385

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran VCT bermuatan cerita berdilema moral dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional siswa kelas IV SD Negeri 1 Kamasan.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan design Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Kamasan. Dipilih 2 kelas yang terdiri dari 78 siswa sebagai sampel. Sampel dipilih dengan teknik sampling jenuh. Data yang dianalisis adalah hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan siswa yang dikumpulkan melalui tes pilihan ganda/objektif yang terdiri dari 30 butir soal. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji-t.Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit=5,75 dan ttab (pada taraf signifikasi 5%)=2,000. Hal ini berarti Thitung> Ttabel, sehingga ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran VCT bermuatan cerita berdilema moral dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Rata-rata hasil belajar siswa pada kelompok eksperimen sebesar 78,76 dan pada kelompok kontrol sebesar 70,99. Ini berarti hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan siswa pada kelompok eksperimen lebih baik dibandingkan dengan kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran VCT bermuatan cerita berdilema moral berpengaruh positif terhadap hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan siswa kelas IV SD Negeri 1 Kamasan Klungkung tahun pelajaran 2012/2013 Kata Kunci: VCT,Cerita Berdilema moral, Hasil Belajar, dan Pendidikan Kewarganegaraan
PENGARUH MODEL SNOWBALL THROWING BERBANTUAN MEDIA BENDA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V ., Ni Kt Prapti Kusuma Wardani; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui hasil belajar Matematika kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan media benda konkret pada siswa kelas V semester genap tahun pelajaran 2015/2016 di gugus XV Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, (2) mengetahui hasil belajar Matematika kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model Direct Instruction (pembelajaran langsung) pada siswa kelas V semester genap tahun pelajaran 2015/2016 di gugus XV Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng dan (3) mengetahui terdapat tidaknya perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan media benda konkret dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model Direct Instruction pada siswa kelas V semester genap tahun pelajaran 2015/2016 di gugus XV Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD N 1 anturan dan kelas V SD N 3 Kalibukbuk. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan hasil yaitu (thit=4,78 dan ttab=2,000, sehingga thit > ttab). Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan media benda konkret berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika pada siswa kelas V semester genap tahun pelajaran 2015/2016 di gugus XV Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng.Kata Kunci : model pembelajaran Snowball Throwing, hasil belajar Matematika The research was aimed to find out (1) mathematics learning result of student who were learned by using Snowball Throwing Learning Model assisted media of concrete objects in fifth grade on second semester in the academic year 2015/2016 at Gugus XV Buleleng District, (2) mathematics learning result of student who were learned by using Direct Instruction Model in fifth grade on second semester in the academic year 2015/2016 at Gugus XV Buleleng District, (3) mathematics learning result between the who learned by using Snowball Throwing Learning Model assisted with media of concrete objects with group of student who learned by using Direct Instruction Model in fifth grade on second semester in the academic year 2015/2016 at Gugus XV Buleleng District. The study was the quasi experiment. The samples of this study were fifth grade at SD N 1 Anturan and SD N 3 Kalibukbuk. Based on the data analysis found of (thit=4,78 dan ttab=2,000, sehingga thit > ttab). It can be concluded that learning by using Snowball Throwing Learning Model influence on mathematics learning result in fifth grade on second semester in the academic year 2015/2016 at Gugus XV Buleleng District.keyword : Snowball Throwing Learning Model, Resul of learning Mathematics
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN KELAS IV DI SD NO.1 JINANGDALEM KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2012/2013 ., I Gede Supraptayana; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Drs. Ketut Pudjawan,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui peningkatan aktivitas belajar siswa Kelas IV Semester I SD No.1 Jinangdalem Kecamatan Buleleng Tahun Ajaran 2012/2013, dan (2) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa Kelas IV Semester I SD No.1 Jinangdalem Kecamatan Buleleng Tahun Ajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV Semester I SD No.1 Jinangdalem Kecamatan Buleleng Tahun Ajaran 2012/2013 sebanyak 21 orang siswa, dengan 10 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Data tentang aktivitas belajar siswa dikumpulkan melalui lembar observasi dan data tentang hasil belajar siswa dikumpulkan melalui tes hasil belajar. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran berbasis masalah (problem based learning) dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa yaitu 50,57% (cukup aktif) pada siklus I menjadi 73,92% (aktif) pada siklus II, begitu juga ketuntasan hasil belajar siswa yaitu 66,66% (belum tuntas) pada siklus I menjadi 100% (tuntas) pada siklus II. Kata Kunci : pendekatan pembelajaran berbasis masalah (problem based learning), aktivitas belajar, dan hasil belajar This study aims to ( 1 ) determine the increase in students' learning activities Class IV SD Semester 1 Jinangdalem Buleleng Academic Year 2012/2013 , and ( 2) to improving student learning outcomes Class IV SD Semester 1 Jinangdalem Buleleng Year Doctrine 2012/2013 . This research is action research that consists of three cycles . Each cycle consists of planning, action, observation , and reflection . The subjects were students of class IV SD Semester 1 Jinangdalem Buleleng Academic Year 2012/2013 as many as 21 students , with 10 male students and 11 female students . Data collected about students' learning activities through observation sheets and data on student learning outcomes are collected via the achievement test . The data collected were analyzed using descriptive analysis . The results showed that the application of problem-based learning approach (problem based learning ) to improve student learning activity that is 50.57 % ( moderately active ) in the first cycle to 73.92 % ( active ) in the second cycle , as well as mastery of student learning outcomes are 66.66 % ( not yet completed ) in the first cycle to 100 % ( complete ) in the second cycle .keyword : problem-based learning approach (problem based learning), learning activities, and learning outcomes
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS PERTANYAAN PRODUKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN MENULIS (BAHASA INDONESIA) PADA TEMA CITA-CITAKU SISWA KELAS IV DI SDN PEGUYANGAN ., Ni Made Yuni Wiratni; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5014

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar keterampilan menulis bahasa Indonesia antara siswa kelas IV di SDN Peguyangan yang dibelajarkan menggunakan pendekatan saintifik berbasis pertanyaan produktif dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan saintifik. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu menggunakan non equivalent control group design. Populasi yang dilibatkan adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri desa Peguyangan Denpasar utara yang berjumlah 561 orang siswa. Sampel penelitian berjumlah 90 orang siswa yaitu 45 orang siswa dari kelas IV SD Negeri 4 Peguyangan menjadi kelompok eksperimen dan 45 orang siswa dari kelas IV SD Negeri 11 Peguyangan menjadi kelompok kontrol. Sampel penelitian diperoleh dengan teknik random sampling. Data berupa hasil belajar bahasa Indonesia siswa pada keterampilan menulis dikumpulkan menggunakan metode tes jenis subjektif (Essay Test) selanjutnya data yang terkumpul dianalisis dengan uji t. Atas hasil analsis data diperoleh rata-rata hasil belajar keterampilan menulis (bahasa Indonesia) siswa kelas IV yang dibelajarkan menggunakan pendekatan saintifik berbasis pertanyaan produktif lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan saintifik (83,73>78,08). Hasil analisis uji t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar keterampilan menulis bahasa Indonesia antara siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan saintifik berbasis pertanyaan produktif dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan saintifik (thitung=4,99 ; ttabel=1,67). Dengan demikian dapat ditarik simpulan bahwa terdapat pengaruh penerapan pendekatan saintifik berbasis pertanyaan produktif terhadap hasil belajar keterampilan menulis (bahasa Indonesia) pada tema cita-citaku siswa kelas IV SD Negeri di desa Peguyangan Denpasar Utara.Kata Kunci : Pendekatan saintifik, pertanyaan produktif, hasil belajar bahasa Indonesia This research purpose is to determine the significant difference of Indonesia writing skills between the fourth grade students of SDN Peguyangan which were taught using scientific approach based on productive questions and students which were taught using scientific approach. This the research is a part by quasi-experiment using non equivalent control group design. Population is all of students in the fourth grade of SD Negeri Desa Peguyangan Denpasar Utara which has 561 students. Sample of this research is 90 students, there are 45 students of which comes from the fourth grade of SD Negeri 4 Peguyangan which become experimental group and the other 45 students are from the fourth grade of SD Negeri 11 Peguyangan which become control group. Experiment sample is obtained by random sampling technique. The data about writing skills in Indonesia learning outcome is obtained by using subjective test type (essay test). Then the data collected is analyzed by using t-test. The data analyzed showed that by average of (writing skills) as of the fourth grade students which was taught by using scientific approach based on productive questions is higher than students which was taught by using scientific approach (83.73>78.08). The result of t-test showed that there is a significant difference of Indonesia writing skills between students which was taught using scientific approach based on productive questions and students which was taught using scientific approach. (Tcalculate=4.99 ; Ttable =1.67). Therefore it can be concluded of this experiment there are effect of the application of scientific approach based on productive questions on writing skills in Indonesian learning outcome on cita-citaku theme in the fourth grade of SD Negeri Desa Peguyangan Denpasar Utara.keyword : Scientific Approach, productive questions,Indonesia learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD DI GUGUS II KECAMATAN KUBUTAMBAHAN ., Kadek Dwi Dharma Ariani; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10892

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mendeskripsikan hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran konvesional; 2) untuk mendeskripsikan hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran Examples Non Examples; 3) untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA anatar kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran examples non examples dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Sd di Gugus II Kecamatan Kubutamabahan Tahun Pelajaran 2016/2017.Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment). Populasi dalam penelitian ini adalah kelas V SD di Gugus II Kecamatan Kubutambahan. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas V SD Negeri 5 Kubutambahan berjumalah 23 orang dan kelas V Sd Negeri 3 Kubutambahan berjumalah 27 orang. Instrument pada penelitian ini yaitu tes hasil belajar IPA. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t independent). Hasil analisis menunjukkan bahwa perbedaan rata-rata skor hasil belajar IPA antara Kelompok belajar Ekperimen dan kelompok kontrol yaitu 21,11 > 17,35. Dengan menggunakan uji-t diperoleh hasil thitung = 4,302 > ttabel = 2,021. Bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa anatar kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran examples non examples dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model pembelajaran Examples Non Examples berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar IPA.Kata Kunci : Hasil belajar IPA, Model pembelajaran Examples Non Examples, model konvensional This research aimed to: 1) to described the science learning outcomes of students who take convensional model; 2) to described the science learning outcomes of students who take examples non examples model; 3)to determine the science learning outcomes differences between students who were thaught by used examples non examples model and convensional learning model in fifth garde elementary school students in cluster II Kubutambahan district Buleleng regency 2016/2017 school year. The research was a quasi-experiment. The population was fifth garde in cluster II Kubutambahan district. The samples of this research were fifth garde in SD Negeri 3 Kubutamabahan were 23 students and SD Negeri 5 Kubutambahan were 27 students. The instrument of this research in test instrument. Data were analyzed using descriptive statistic and inferensial statistic (t-test). The results showed that a description of the result of science learning in the experimental group scores tend to be high then of the students in control group is 21,11 > 17,35. By using t-test obtained t-count is bigger than t-table (tcount = 4,302 > ttable = 2,021). It means that there are significant differences of students science learning outcomes among the group of students that learned with Examples Non Examples learning model and group of students that learned by convensional learning models. So, it can be concluded that learning with Examples Non Examples learning models has a positive effect on improving science learning outcomes students.keyword : science learning outcomes, examples non examples models, convensional models

Page 21 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue