cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL QUANTUM LEARNING BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS III KEROBOKAN BADUNG I. B. Surya Manuaba, Ni Md. Rai Astuti, I Kt. Ardana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1190

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran model  quantum learning berbantuan media lingkungan sebagai sumber belajar dengan yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus III Kerobokan Badung Tahun Ajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan jenis eksperimen semu dengan desain ?Nonequivalent Control Group Design?. Populasi penelitian ini siswa kelas IV SD Gugus III Kerobokan Badung Tahun Ajaran 2012/2013.  Penentuan sampel dilakukan dengan teknik  random sampling sehingga didapatkan dua kelas yaitu kelas IV B SD No. 2 Kerobokan Kaja berjumlah 38 siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelas IV SD No. 2 Kerobokan berjumlah 35 siswa sebagai kelompok kontrol. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data hasil belajar IPA adalah tes yaitu tes hasil belajar jenis obyektif bentuk pilihan ganda biasa. Data hasil belajar IPA yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t. Dari hasil analisis diperoleh thitung = 2,89 dan ttabel = 1,99 pada taraf signifikan 5% (? = 0,05) dengan . Oleh karena thitung > ttabel maka H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran model quantum learning berbantuan media lingkungan sebagai sumber belajar dengan yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus III Kerobokan Badung Tahun Ajaran 2012/2013. Hal ini didukung oleh perbedaan nilai rata-rata kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol yaitu . Jadi, terdapat pengaruh model quantum learning berbantuan media lingkungan sebagai sumber belajar terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Gugus III Kerobokan Badung Tahun Ajaran 2012/2013.   Kata-kata kunci: Quantum Learning, lingkungan, hasil belajar
PENGARUH METODE ROLE PLAYING BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR PKN ., Ni Made Rai Ariwitari; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yanbg dibelajarkan dengan metode pembelajaran role playing berbantuan media audio visual dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus 1 Tampaksiring Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment (eksperimen semu) dengan rancangan Nonequivalent Control Group Desain. Populasi penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas V SD Gugus I Tampaksiring yang berjumlah 239 siswa. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 6 Manukaya dengan jumlah 30 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas VB SD Negeri 4 Manukaya dengan jumlah 32 siswa sebbagai kelompok kontrol. Data yang dianalisis adalah hasil belajar PKn siswa yang dikumpulkan melalui tes pilihan ganda yang terdiri atas 30 butir soal. Selanjutnya, data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran role playing berbantuan media audio visual dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Nilai thit (4,66) dengan taraf signifikan 5% diperoleh ttab (2,000) karena thit lebih besar dari ttab maka Ho ditolak dan Ha diterima. Nilai rata-rata hasil belajar PKn yang dicapai kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran role playing (79,00) lebih dari nilai rata-rata siswa yang dicapai kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (72,00). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran role playing berpengaruh terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V SD Gugus 1 Tampaksiring. Kata Kunci : role playing, audio visual, Hasil Belajar This study aims to determine significant PKn outcome among students who learned with role playing methods of audio visual media and students who learned with conventional learning in five grade Tampaksiring Force 1 Academic Year 2013/2014. The study was quasi-experimental rsearch, the design Nonequivalnt Control Group Design. The study population was a five grade student Tampaksiring Force 1 by the number of 239. The sample in this study is SD Negeri 6 Manukaya by the number of 30 students as the experimental group and the SD Negeri 4 Manukaya by number of 32 students as control group. The data analyzed as collected students PKn outcome through a multiple-choice test consisting of 30 items. Furthermore , the data were analyzed by t-test. The result showed that are significant differences in the PKn grade among studens who take the learning process by implementing a learning role playing methods with who follow the application of conventional learning thit value 4,66 with a significance level of 5% was obtained for thit table 2,000 greater than t-table then Ho is rejected and Ha accepted. The average value of PKn grade learning is achieved by a group of students who take learning role playing (79,00) over the average bvalue is accoplished group of students who take the conventional teaching (72,00). Thus can be concluded that role playing method affect the PKn outcome.keyword : role playing, audio-visual, PKn learning outcome
PENERAPAN METODE SQ3R UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI KETERAMPILAN MEMBACA PADA BAHASA INDONESIA SISWA KELAS IVA ., Ni Putu Desiana Sri Padmi Widya Dewi; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kompetensi keterampilan membaca pada bahasa Indonesia kelas IV A dengan penerapan metode survey, question, read, recite and review di SDN 2 Ubung Tahun Ajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV A SDN 2 Ubung tahun ajaran 2015/2016 sebanyak 40 0rang, terdiri dari 19 orang perempuan dan 21 laki-laki. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan tes. Data yang didapatkan selanjutnya dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan presentase rata-rata kompetensi keterampilan membaca pada bahasa Indonesia siswa kelas IV A sebesar 11,65% dari 69,98% pada siklus I menjadi 81,63% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan metode survey, question, read, recite and review dapat meningkatkan kompetensi keterampilan membaca pada bahasa Indonesia siswa kelas IV A. Oleh karena itu, disarankan kepada guru kelas IV A di SDN 2 Ubung agar mempertimbangkan metode survey, question, read, recite and review sebagai salah satu alternatif dalam membelajarkan siswa. Kata Kunci : metode survey, question, read, recite and review, kompetensi keterampilan membaca This study aims to determine the increase reading skill at the Indonesian language of the fourth grade students with implementation survey, question, read, recite and review method of SDN 2 Ubung in academic year 2015/2016. This study is the classroom action research carried out by two cycles. The subjects of the study were the fourth grade students of SDN 2 Ubung in academic year 2015/2016. The total numbers of the fourth grade students were 40 students, consisted of 19 females and 21 males. To collect the data needed by the researcher for present investigation, there were two research instrument in conducting the research, those were : observation and test. The data established will analyze with the descriptive analysis method. The result of data analysis showed the increasing scores of the cycle I 11,65 become 69,98% and the cycle II 81,63%. The finding clearly showed that the subjects under study in reading skill were developed significantly from session to session. Based on the result of this study, it could be conclude that the implementation of survey, question, read,recite, and review method could make developing the reading skill at the Indonesian language of SDN 2 Ubung in academic year 2015/2016. So that, the researcher suggested to use survey, question, read, recite and review method in learning Indonesian language especially in the teaching reading skill. keyword : survey, question, read, recite and review method, competence of reading skill
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD ., I Kadek Agus Suryanata; ., I Kadek Suartama, S.Pd., M.Pd.; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10740

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament berbantuan Mind Mapping dengan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model konvensional pada siswa kelas V di SD Gugus VIII Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus VIII Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017 berjumlah 122 siswa. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri 2 Sudaji yang berjumlah 26 siswa dan siswa kelas V SD Negeri 3 Sudaji yang berjumlah 26 siswa. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Dari hasil uji-t diperoleh thitung = 3,85 dan ttabel (db = 50 pada taraf signifikansi 5% ) = 2,021. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel , sedangkan hasil perhitungan rata-rata hasil belajar IPA yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament berbantuan Mind Mapping adalah 19,85 lebih besar dibandingkan dengan yang dibelajarkan dengan model konvensional adalah 15,62. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament berbantuan Mind Mapping berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di SD Gugus VIII Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT, Mind Mapping, Hasil Belajar IPA This study aimed to determine the differences between of the science learning results of students who take the learning to Teams Games Tournament Coperative model plus mind mapping with students who take the lesson using the conventional model of the fifth grade of SD Cluster VIII, Subdistrict of Sawan, Buleleng Regency, in The Academic Year 2016/2017. The study was quasi-experimental. The population of this study was the all of the students that was 122 students in the fifth grade of of SD Cluster VIII, Subdistrict of Sawan, Buleleng Regency, in The Academic Year 2016/2017. The Samples of this research are students of class V SD No.2 Sudaji, which amounted to 26 students and students of class V SD No.3 Sudaji, which amounted to 26 students. Science student learning outcomes data collected by multiple choice tests. Data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). Judging from the t-test results obtained t count = 3,85 and t table (db = 50 at a significance level of 5%) = 2,021. This means that tcount>t table, while the result of the average calculation science learning outcomes that learning to Teams Games Tournament model plus mind mapping is 19,85 greater than that learned with the conventional model is 15,62. It means that Teams Games Tournament Coperative model plus mind mapping has an effect of students? achievement in science lesson in the 5th Grade of SD Cluster VIII, Subdistrict of Sawan, Buleleng Regency, in the academic year 2016/2017.keyword : TGT type of cooperative learning model, Mind Mapping, result of science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DAN REASONING BERBASIS BRAINSTORMING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PADA MATA PELAJARAN IPA BAGI SISWA KELAS V DI GUGUS I KECAMATAN TEJAKULA, KABUPATEN BULELENG. ., Ni Luh Putu Anggi Pratiwi; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kreatif IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Problem Solving dan Reasoning berbasis Brainstorming dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Gugus I Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus I Kecamatan Tejakula tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 94 orang. Sampel penelitian dilakukan dengan teknik cluster sampling. Sampel penelititan ini yaitu siswa kelas V SDN 1 Tembok yang berjumlah 20 orang ditentukan sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SDN 4 Tembok yang berjumlah 20 orang ditentukan sebagai kelompok kontrol. Data hasil kemampuan berpikir kreatif IPA dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk essai yang berjumlah 10 soal. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh thitung = 12,7 dan ttabel (pada taraf signifikasi 5%) = 2,021. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kreatif IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Problem Solving dan Reasoning berbasis Brainstorming dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Kata Kunci : Problem Solving dan Reasoning , Brainstorming, berpikir kreatif. This research aimed to determine the differences science creative thinking ability between the students who followed the learning by using problem solving and reasoning learning models based on brainstorming and the students who followed by using conventional learning models in fifth grade students in cluster I Tejakula district, Buleleng regency in the academic year 2013/2014. This research was a quasi-experimental study. The population in this study were all fifth grade students in cluster I, Tejakula district in the academic year 2013/2014 totaled 94 students. The research sample was collected by cluster sampling technique. The sample was the fifth grade students of SD N 1 Tembok that totalled 20 students were collected as experimental group and fifth grade students of SD N 4 Tembok that totaled 20 students were collected as control group. Science creative thinking ability data was collected using instrument test an esay type test totaled 10 questions. The data obtained were analyzed by using descriptive statistic analysis technique and inferential statistic (uji-t). Based on the result of the research, it was obtained tcount = 12,7 and ttable (on significant level 5%) = 2,021. It means that tcount > ttable, those it can be concluded that there were significant differences of science creative thinking ability between the students who followed the learning by using problem solving and reasoning learning models based brainstorming and the students who followed by using conventional learning model. keyword : problem solving and reasoning, brainstorming, creative thinking.
PENERAPAN PEMBELAJARAN TERBALIK (RECIPROCAL TEACHING) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PELAJARAN IPS DI KELAS IV SD I Wyn. Sudiana, Md. Eric Hadyanta, Ign. I Wyn. Suwatra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.831

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatankemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS siswa kelas IV semester I SD Negeri 2 Sudaji Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2011/2012 dengan penerapan model pembelajaran terbalik(Reciprocal Teaching).Jenispenelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua siklus.Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 2 Sudajitahun pelajaran 2012/2013 sebanyak 32 orang. Data tentang kemanpuan berpikir kritis siswa dalam mata pelajaran IPS dikumpulkan melalui tes yang berbentuk tes essay. Data-data yang dikumpulkan dianalisisdengan  menggunakan analisis deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran terbalik (Reciprocal Teaching)dapat meningkatkan kemampuan berpikirkritis siswadari siklus I ke siklus II. Pada siklus I persentase hasil belajar berpikir kritis siswa sebesar 60% yaitu tergolong dalam kategori cukup meningkat pada siklus II menjadi74% yaitu tergolong dalam kategori baik dengan persentase peningkatan sebesar 14%.Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan kepada guru IPS agar menerapakan model pembelajaran Terbalik (Reciprocal Teaching)untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.   Kata kunci: pembelajaran terbalik, berpikir kritis, IPS.
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN MEDIA AUDIO-VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS ., Nonik Tariasih Ni Luh; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6974

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbaris inkuiri terbimbing berbantuan audio-visual dengan siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik pada siswa kelas IV SD Negeri di Gugus Raden Ajeng Kartini Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalen control group desain. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri di Gugus Raden Ajeng Kartini yang terdiri dari 450 orang siswa. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 67 orang siswa, 35 orang siswa kelas IVC SD Negeri 19 pemecutan sebagai kelompok eksperimen dan sebanyak 32 orang siswa kelas IVA SD Negeri 32 Pemecutan sebagai kelompok kontrol. Penentuan kelompok eksperimen dan kontrol menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data hasil belajar IPS dilakukan dengan metode tes dan instrumen yang digunakan adalah berupa tes objektif pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung = 4,74 > ttabel = 2,00, sehingga H0 ditolak yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan. Rerata hasil belajar IPS pada kelompok eksperimen yaitu 81,71 dan kelompok kontrol yaitu 68,13. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis inkuiri terbimbing berbantuan media audio-visual berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV Gugus Raden Ajeng Kartini Denpasar.Kata Kunci : pendekatan saintifik, inkuiri terbimbing, hasil belajar IPS This study aimed to know the significant difference of the result social sciences study between student is learned by scientific approach based on guided inquiry using audio-visual with student who is learned by scientific approach for 4th grade student of SD Negeri at Gugus Raden Ajeng Kartini Denpasar. This study constituted psuedo experiment study with non-equivalen control group design plan. Study population are grade 5th student of SD Negeri at Gugus Raden Ajeng Kartini that formed by 450 students. Sample for this study as much as 67 students, 35 4th C grade students of SD Negeri 19 Pemecutan as experiment group and as much as 32 4th grade A SD Negeri 32 Pemecutan as control group. Determination of experiment group and control group are using random sampling technique. Social scienfic study result data accumulation is done by test methode and instrument that used is either be multiple choice objective test. Obtained data is analyzed by using t-test. Based on analyze result obtainable thitung = 4,74 > ttabel =2,00, so that H0 ignored that mean there is significance effect. Mean of social sciences study result in experiment group is 61,71 and in control group is 68,13. Therefore, can be concluded that scientific approach based on guided inquiry using audio-visual take effect to study result of 4th grade student Gugus Raden Ajeng Kartini Denpasar.keyword : scientific approach, guided inquiry, social sciences study result
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD GUGUS 1 MENGWI BADUNG ., Ni Putu Ayu Widiastiti; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1951

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe student teams achievement divisions (STAD) berbantuan media audio visual dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional pada mata pelajaran IPA siswa kelas V sekolah dasar Gugus 1 mengwi kabupaten Badung. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperiment (eksperimen semu) dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus 1 Mengwi tahun ajaran 2013/2014. Tekhnik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah tekhnik purposive random sampling untuk mendapatkan 2 kelas sebagai sampel.selanjutnya kelas yang diperoleh diundi untuk menentukan kelompok eksperimen dan kontrol. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistic parametric. Untuk menguji hipotesis digunakan analisis uji-t. Berdasarkan hasil analisis ditemukan hasil, rerata posttestt kelompok eksperimen 74,5dan kelompok kontrol63,2. Uji hipotesis dilakukan pada skor post test dengan hasil pengujian uji-t yaitu thit (3.50) > ttab (2,000). Hasil uji hipotesis tersebut menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) Berbantuan Media Audio Visual dengan model konvensional terhadap hasil belajar IPA Siswa Kelas V Gugus 1 Mengwi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) Berbantuan Media Audio Visual berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar IPA Siswa Kelas V Gugus 1 Mengwi.Kata Kunci : Kooperatif Tipe STAD, Media Audio Visual, Hasil Belajar This study aims to determine a significant difference to science learning outcomes between students who learned with the implementation of cooperative learning model student teams achievement divisions (STAD) aided audio- visual media with students that learned conventionally on teaching science fifth grade elementary school students Force 1 mengwi Badung regency . This study is a quasi experimental study ( quasi-experimental ) research design Nonequivalent with Control Group . The study population was all students in fifth grade elementary mengwi Force 1 of the school year 2013/2014 . The study population totaled 201 students and and samples used in this study was 76 people . Principal instrument in this study IPA student learning outcomes . The data obtained were analyzed using parametric statistical analysis . To test the hypothesis used t-test analysis . Based on the analysis found the following results , mean 74.5 posttestt experimental group and the control group 63.2 . Hypothesis testing is done on the score posttestt with t-test results of the testing that is thit ( 3:50 ) > ttab ( 2,000 ) . Based on the results of hypothesis tests performed means that there are significant differences in the application of cooperative learning model Student Teams Achievement Divisions (STAD) Audio Visual Media Assisted with the conventional model of science learning outcomes Students Class V Force 1 Mengwi , it can be recommended that cooperative learning model Student Teams Achievement Divisions ( STAD ) Assisted Audio Visual Media can be used as an alternative learning approach to teaching science in elementary schools .keyword : CooperativeSTAD, Media Audio Visual, Outcomes Learning
PENGARUH PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING BERBASIS RESOLUSI KONFLIK TERHADAP HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS V GUGUS III SD NEGERI KUTA UTARA ., Komang Ary Triatnata; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran problem solving berbasis resolusi konflik dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Gugus III SD Negeri Kecamatan Kuta Utara tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah non equivalent control group design. Populasi adalah seluruh siswa kelas V Gugus III SD Negeri Kecamatan Kuta Utara dengan jumlah siswa 439 orang. Sampel diambil dengan teknik random sampling yaitu kelas V SD No 4 Kerobokan sebagai kelompok eksperimen berjumlah 38 orang dan kelas V SD No 2 Kerobokan sebagai kelompok kontrol berjumlah 36 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes bentuk pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan teknik analisis statistik uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran problem solving berbasis resolusi konflik dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil uji-t didapat thitung = 3.97 dan ttabel(? = 0.05, 72) = 2.00. Berdasarkan kriteria pengujian thitung = 3.97 > ttabel = 2.00 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Rata-rata hasil belajar PKn yang diperoleh antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran pendidikan kewarganegaraan antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran problem solving berbasis resolusi konflik = 80.79 > = 74.50 siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional . Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran problem solving berbasis resolusi konflik berpengaruh terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V Gugus III SD Negeri Kecamatan Kuta Utara.Kata Kunci : model pembelajaran problem solving, resolusi konflik, hasil belajar PKn The purpose of this study was to find out the significant differences of civic education learning outcomes between students that learned through by implemented problem solving learning model based conflict resolution with students who learned through conventional learning in fifth grade Gugus III SD Negeri North Kuta District of academic year 2013/2014. This research was a quasi-experimental study with a research design that is used is non-equivalent control group design. The population were all students of fifth grade at Gugus III SD Negeri North Kuta District with 439 students. Samples were taken by random sampling technique were fifth grade of SD No 4 Kerobokan as the experimental group with 38 students and fifth grade of SD No 2 Kerobokan as a control group with 38 students. Data collection method used is a multiple choice test. Data were analyzed by t-test statistical analysis. The results showed that there were significant differences of civic education learning outcomes between students that learned through by implemented problem solving learning model based conflict resolution with students who learned through conventional learning. Based on the t-test results obtained tcount = 3.97 and ttable(? = 0.05, 72) = 2.00. Based on the testing criteria that tcount = 3.97 > ttable = 2.00 then H0 is rejected and Ha accepted. The average of civic education laerning outcomes between students who learned through problem solving learning model based conflict resolution = 80.79 > = 74.50 students who learned through conventional learning. It can be concluded that the problem solving learning model based conflict resolution significant influence againts the mathematics learning outcomes on fifth grade students in Gugus III SD Negeri District of North Kuta.keyword : problem solving learning model, conflict resolution, civic education learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TERHADAP SIKAP ILMIAH DAN HASIL BELAJAR IPA ., Luh Putu Sri Widnyani; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Quantum terhadap sikap ilmiah dan hasil belajar IPA dengan menggunakan rancangan penelitian non equivalent post-test only control group design. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas V di SD N 5 Belimbing dan SD N 1 Sanda dengan jumlah sampel sebesar 42 siswa, dibagi menjadi kelompok kontrol dan eksperimen. Data sikap ilmiah siswa dikumpulkan menggunakan metode kuesioner dan data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan menggunakan metode tes. Data dianalisis dengan menggunakan MANOVA berbantuan SPSS 16.00 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan sikap ilmiah dalam pembelajaran IPA secara signifikan antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Quantum dengan model pembelajaran konvensional (F=11,237; p

Page 22 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue