cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK DENGAN PENILAIAN PROYEK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN DAN HASIL BELAJAR PENGETAHUAN MATEMATIKA TEMA CITA-CITAKU SISWA KELAS IVB SD NEGERI 1 PEGUYANGAN ., Dewa Ayu Tri Megawati; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4950

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penalaran siswa melalui pendekatan saintifik dengan penilaian proyek, dan meningkatkan hasil belajar pengetahuan Matematika melalui pendekatan saintifik dengan penilaian proyek. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian siswa kelas IVB SD Negeri 1 Peguyangan yang berjumlah 39 orang. Tindakan dilaksanakan dalam 2 siklus. Siklus I terdiri atas 3 pertemuan dan Siklus II terdiri atas 3 pertemuan. Setiap siklus dilaksanakan 4 tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data kemampuan penalaran siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian, sedangkan data hasil belajar pengetahuan Matematika dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan persentase rata-rata kemampuan penalaran pada siklus I 69,53% menjadi 84,78% pada siklus II. Persentase rara-rata nilai hasil belajar pengetahuan Matematika pada siklus I 68.88% menjadi 82,73% pada siklus II. Ketuntasan klasikal siswa mencapai 82,05% melebihi indikator keberhasilan yang diharapkan yaitu 80%. Jadi dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik dengan penilain proyek dapat meningkatkan kemampuan penalaran dan hasil belajar pengetahuan Matematika siswa kelas IVB SD Negeri 1 Peguyangan. Kata Kunci : pendekatan saintifik, penilaian proyek, kemampuan penalaran, hasil belajar pengetahuan Matematika The purpose of this study was to develop the students’ reasoning ability and the result of learning process in math through scientific approach with project assessment. This kind study was classroom action research. The subject of this study was 39 students in class IVB SD Negeri 1 Peguyangan. The study has done in two cycles. Both of the cycles consisted of three meeting. Every cycle in this study was done by four stages such as planning, action, observing and reflection. The data collection in this study was done by test method.The data about students’ reasoning ability were collected by using essay test, meanwhile the data about the result of learning process in math were collected by using multiple choice test. The data were analyzed by descriptive qualitative. The result of this study shows percentage of reasoning ability in the first cycle is 69.53 % become 84.78 % in the second cycle. The average percentage of the result in math learning process for the first cycle is 68.88% and become 82.73% in the second cycle. Classical completeness of students reach 82.05 % exceed the indicators of success which expected is 80 %. So it can be summarized that the scientific approach with project assessment can improve reasoning ability and the result of leaning process in math for the students in class IVB SD Negeri 1 Peguyangan.keyword : scientific approach, project assessment, reasoning ability, the result of Mathematic leaning process
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LEARNING TOGETHER (LT) BERBANTUAN POWER POINT TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS V ., I Kadek Darma Yoga Andika Wirayana; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe learning together (LT) berbantuan media power point dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Gugus Sriwijaya yang berjumlah 114 siswa. Sampel penelitian menggunakan teknik random sampling. Data hasil belajar IPS dikumpulkan dengan intrumen tes pilihan ganda. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial Uji-t dengan bantuan SPSS 16 for Windows. Hasil analisis menunjukkan bahwa angka signifikansi (sig) lebih kecil dari α atau α lebih besar dari pada signitikansi (sig), yaitu 0.000 < 0.05. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model kooperatif tipe learning together (LT) berbantuan media power point dan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : hasil belajar IPS, learning together, power point. This study aims to determine the difference IPS learning outcomes between students who follow the learning with cooperative learning model type learning together (LT) with media power points and students who follow the learning with conventional learning model. The type of this research is quasi experimental research with post-test only control group design. The population of this research is the students of grade V SD Gugus Sriwijaya, which amounted to 114 students. The sample of the research used random sampling technique. IPS learning result data is collected with multiple choice test instruments. Analytical techniques used are descriptive statistical analysis and inferential statistics Test-t help SPSS 16 for Windows. The results of the analysis show that the significance (sig) is smaller than α or α is greater than the significance (sig), 0.000
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SYNECTICS BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS V SD GUGUS II KECAMATAN KARANGASEM I Km. Ngurah Wiyasa, I Gd. Suryanata, I Md. Suara
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1049

Abstract

Abstrak Belajar akan lebih bermakna jika anak mengalami apa yang dipelajarinya, bukan mengetahuinya. Salah satu alternatif untuk memecahkan permasalahan tersebut yaitu menggunakan model pembelajaran synectics berbantuan media audio visual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui penerapan model pembelajaran synectics berbantuan media audio visual dengan siswa yang dibelajarkan melalui penerapan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang dilaksanakan di SD Gugus II Kecamatan Karangasem. Sampel dari penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri 5 Subagan sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah siswa 35 orang dan siswa kelas V SD Negeri 4 Pertima sebagai Kelompok Kontrol dengan jumlah siswa 32 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu test objektif pilihan ganda biasa dengan 4 obsien. Data yang dikumpulkan dari penelitian ini yaitu data hasil belajar IPS. Kelompok eksperimen memperoleh nilai rata-rata 71,51 dan untuk kelompok kontrol memperoleh nilai rata-rata 59,38. Teknik analisis menggunakan taraf signifikansi 5%. Dengan taraf signifikansi 5% dan derajat kebebasan 65 diperoleh ttabel = 2,000, sedangkan hasil pengujian diperoleh thitung = 5,18. Dengan membandingkan hasil thitung dan ttabel maka dapat disimpulkan bahwa thitung > ttabel (5,18 > 2,000). Dari hasil perbandingan tersebut maka dapat disimpulkan model pembelajaran synectics berbantuan media audio visual berpengaruh terhadap hasil belajar IPS.   Kata Kunci : model pembelajaran synectics, hasil belajar
PENGARUH PENDEKATAN KONTEKSTUAL TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI PADA SISWA KELAS V SD SEMESTER GANJIL DI GUGUS VI KECAMATAN BULELENG KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., I Komang Heriasa; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kemampuan menulis karangan deskripsi pada siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan konvensional pada siswa kelas V di gugus VI Kecamatan Buleleng, (2) mendeskripsikan kemampuan menulis karangan deskripsi pada siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan kontekstual pada siswa kelas V di gugus VI Kecamatan Buleleng, (3) mengetahui perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis karangan deskripsi antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan kontekstual dan siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di gugus VI Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dan menggunakan desain post-test only with non equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus VI Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah SD No. 1 Kampung baru sebagai kelas eksperimen dan SD No. 2 Kampung Baru sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel adalah teknik random sampling. Data keterampilan menulis karangan deskripsi siswa diperoleh dengan menggunakan metode tes. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) rata-rata keterampilan menulis karangan deskripsi siswa kelompok kontrol sebesar 46,93 dan berada pada kategori kurang, (2) rata-rata keterampilan menulis karangan deskripsi siswa kelompok ekperimen sebesar 81,79 dan berada pada kategori sangat baik, dan (3) terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan menulis karangan deskripsi antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan kontekstual dan siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan konvensional (thitung=7,28 > ttabel=1,671).Kata Kunci : Pendekatan Kontekstual, keterampilan menulis deskripsi The research aims to (1) describing writing description essay skills at studedent learned with convensional approach at fifth grade student in group of six buleleng districts, (2) describing writing description essay skills at student learned with contextual at fifth grade student in group of six buleleng district, and (3) determine significantly differences writing description essay skills among student learned with contextual approach and student learned with convensional approach at fifth grade student in group of six buleleng districts. This research was quasi exsperiment research with Post Test Only with Non Equivalent Control Group Design. The population of this research is student class V in lesson 2013/2014 in elementary school gruop of VI Buleleng district. Sample of this research is elemantary school 1 Kampung Baru as control class and elemantary school 2 Kampung Baru as exsperiment class. Sample choosed with random sampling technic. Writing description essay skills data of student collected using method test. The data collected were analyzed with descriptive statistics and inferential statistics ,(t-test). The result of research indicate that (1) writing description essay skills of student control group have average score of 46,93 with less categories, (2) writing description essay skills of student experiment group have average score 0f 81,79 with very high categories and (3) there are differences writing description essay skills in significantly among the group of student learned the contextual approach and group of student that learned the convensional approach (t result = 7,28 > t table = 1,671).keyword : contextual approach, writing description skills
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN MEDIA POSTER DAPAT MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA DALAM BAHASA INDONESIA TEMA CITA-CITAKU ., Kadek Wijayanti; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7154

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan berbicara dalam bahasa Indonesia tema cita-citaku melalui penerapan pendekatan saintifik berbantuan media poster pada siswa kelas IVB SD Negeri 27 Pemecutan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, dan subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVB SD Negeri 27 Pemecutan yang berjumlah 39 siswa. Data keterampilan berbicara dalam bahasa Indonesia dikumpulkan menggunakan metode tes yakni tes lisan. Data yang didapatkan dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan berbicara dalam bahasa Indonesia siswa setelah diterapkannya pendekatan saintifik berbantuan media poster. Pada siklus I ketuntasan klasikal keterampilan berbicara dalam bahasa Indonesia siswa hanya mencapai 66,67% yakni dari 39 siswa terdapat 13 siswa mendapatkan predikat A-, 13 siswa mendapatkan predikat B+, 10 siswa mendapatkan predikat B, dan 3 siswa mendapatkan predikat B-. Pada siklus II diperoleh ketuntasan klasikal keterampilan berbicara dalam bahasa Indonesia siswa sebesar 79,49% yakni dari 39 siswa terdapat 22 siswa mendapatkan predikat A-, 9 siswa mendapatkan predikat B+, 4 siswa mendapatkan predikat B, dan 4 siswa mendapatkan predikat B-. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbantuan media poster dapat meningkatkan keterampilan berbicara dalam bahasa Indonesia tema cita-citaku siswa kelas IVB SD Negeri 27 Pemecutan.Kata Kunci : saintifik, media poster, keterampilan berbicara This research aims to improve speaking skills in Indonesian theme cita-citaku through the application of scientific approach to media assisted poster of IVB students of SD Negeri 27 Pemecutan. This type of research is the classroom action research, and subjects in this study were 39 students IVB of SD Negeri 27 Pemecutan. The data of the speaking skills in Indonesian were collected by using the oral test method. The data obtained were analyzed by using descriptive statistical analysis techniques . The results showed an increase in Indonesian speaking skills of students after the implementation of the scientific approach by using poster media. The first cycle of classical completeness speaking skills in the Indonesian language from 39 students tthey only reached 66,67%, in which 13 students got A-, 13 students got B+, 10 students got B, and 3 students got B-. Main while in the second cycle obtained classical completeness Indonesian speaking skills in the students by 79,49%, in which from 39 students there 22 students got A-, 9 students got B+, 4 students got B, and 4 students got B-. Based on the research result, it can be concluded that the application of a scientific approach by using poster media can improve speaking skills in Indonesian in the theme of cita-citaku for IVB students of SD Negeri 27 Pemecutan.keyword : scientific, poster media, speaking skills
PENGARUH PENGGUNAAN ICE BREAKER TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR ., I Komang Arimbawa; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) deskripsi motivasi belajar IPS siswa yang dibelajarkan menggunakan ice breaker, (2) deskripsi motivasi belajar IPS siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran tanpa penggunaan ice breaker pada, dan (3) perbedaan motivasi belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan ice breaker dan siswa yang dibelajarkan tanpa menggunakan ice breaker. Jenis penelitian ini yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan rancangan non equivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem tahun pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Pempatan sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 8 Pempatan sebagai kelas kontrol. Data motivasi belajar dikumpulkan menggunakan instrumen berupa kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan uji-t sampel independent. Berdasarkan analisis data dengan uji-t, diperoleh nilai thitung sebesar 48,18 lebih besar dari nilai ttabel sebesar 2,021 dengan taraf signifikansi 5%. Hasil Penelitian menunjukkan (1) motivasi belajar IPS siswa yang dibelajarkan menggunakan ice breaker tergolong sangat tinggi, (2) motivasi belajar yang dibelajarkan tanpa menggunakan ice breaker tergolong tinggi, dan (3) terdapat perbedaan yang signifikan motivasi belajar IPS siswa antara kelas yang dibelajarkan dengan menggunakan ice breaker dan kelas yang dibelajarkan tanpa menggunakan ice breaker. Hal ini menunjukkan bahwa ice breaker berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi belajar IPS siswa kelas V di Gugus IV Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : ice breaker, motivasi belajar This study aimed to know (1) the description of social science students’ motivation which were taught using ice breaker, (2) the description of social science students’ motivation which were taught without using ice breaker, and (3) the difference of social science students motivation which were taught using ice breaker with students’ motivation which were taught without using ice breaker. The type of this study was quasi experiment in which the research design used was non equivalent post-test only control group design. The population of this study was students of grade V in the cluster IV of Rendang District, Karangasem Regency, in the academic year 2016/2017. The sample of this study was students of grade V SD Negeri 3 Pempatan as the experimental class and students of grade V SD Negeri 8 Pempatan as the control class. The data of learning motivation were gathered by using instrument in form of questionnaire. The data analysis technique used was descriptive analysis and t-test independent sample. Based on the data analysis with t-test, tcount value was 48.18 higher than ttable value 2.021 with the level of difference was 5%. The result of the study showed that (1) the motivation of social science students which were taught by using ice breaker is very high, (2) the motivation of social science students which were taught without using ice breaker is high, and (3) there was a significant difference of social science students’ motivation between the class which was taught by using ice breaker and the class which was taught without using ice breaker. This indicated that ice breaker affected significantly toward social science students’ motivation of grade V in the cluster IV of Rendang District, Karangasem Regency, in the academic year 2016/2017.keyword : ice breaker, learning motivation
PENGARUH METODE STORYTELLING TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS V GUGUS XII KECAMATAN BULELENG KABUPATEN BULELENG ., Ni Luh Putu Evytasari Pebriani; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum; ., I Nyoman Arcana,SST., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3821

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan berbicara antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode Storytelling dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Gugus XII Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus XII Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 185 orang. Sampel penelitian ini adalah kelas V SD No. 2 Banyuasri yang berjumlah 35 orang dan kelas V SD No. 5 Banyuasri yang berjumlah 35 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi. Data keterampilan berbicara dikumpulkan dengan lembar observasi. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan berbicara yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode Storytelling dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran konvensional dengan thitung lebih besar dari ttabel (thitung > ttabel). Nilai thitung = 9,91, sedangkan nilai ttabel = 2,021. Perbandingan hasil perhitungan rata-rata keterampilan berbicara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode Storytelling adalah 32,78 lebih besar dari rata-rata keterampilan berbicara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode konvensional adalah 28,5. Hal ini berarti penerapan metode Storytelling berpengaruh pada keterampilan berbicara siswa kelas V di gugus XII kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Keterampilan berbicara, metode Storytelling The The aim of this study is to find out the difference of speaking skill between students who are taught by using Storytelling method and the students who are taught by using conventional teaching technique in Grade V students of Gugus XII, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng in the academic year 2013/2014. The type of this study is quasi experiment. The population is grade V students in Gugus XII, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng in the academic year 2013/2014, which are 185 students. While the sample is 35 students of grade V in SD No. 2 Banyuasri and 35 students of grade V in SD No. 5 Banyuasri. The data is collected by using observation method. The speaking skill data is collected by using observation sheet. The collected data is then analyzed by using descriptive statistic analysis and inferential statistic analysis (t-test). The results of this study show that there is a significant difference of speaking skill between students who are taught by using Storytelling method and the students who are taught by using conventional teaching technique, where the thitung is more that the ttabel (thitung>ttabel). The value of the thitung is 9.91 while the ttabel is 2.021. The comparison of the average calculation result of students’ speaking skill who are taught by using Storytelling method is 32.78, it is more that the average of students’ speaking skill taught by conventional teaching technique, which is 28.5. This means that the application of the Storytelling method affects the speaking skill ability of grade V students in Gugus XII, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng in the academic year 2013/2014.keyword : Speaking skill, Storytelling method
PENGARUH MODEL POE DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., Ni Wayan Cahyani; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3104

Abstract

Penelitian ini mengangkat permasalahan mengenai rendanya hasil belajar IPA yang ditunjukan dengan rata-rata 76,32%. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang menggunakan model POE dan kelompok siswa yang menggunakan model konvensional, (2) Pengaruh interaksi model pembjaran dengan minat belajar, (3) perbedaan hasil belajar IPA antara siswa mengikuti model POE dan model konvensional pada siswa yang memilkii minat belajar tinggi, (4) perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model POE dan model konvensionalpada siswa yang memiliki minat rendah. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus VI Kecamatan Tegallalang yang berjumlah 106 orang. Sampel penelitian diambil dengan teknik random sampling yakni berjumlah 72 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes objektif dan data minat belajar dikumpulkan dengan kuesioner minat belajar. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis anava 2 jalur. Hasil penelitian ini menemukan bahwa (1) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model POE dan model konvensional, (2) terdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dengan minat belajar, (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara model POE dan model konvensional pada kelompok siswa minat tinggi, (4) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara model POE dan model konvensional pada siswa minat rendah. Disimpulkan bahwa model pembelajaran POE dan minat belajar memberikan pengaruh signifikan yang terhadap hasil belajar IPA.Kata Kunci : Model POE, Minat Belajar, Hasil Belajar IPA The research that about low science result studenst so that the purpose of this research was to recognize (1) the differences science result between students who were taught by POE learning model and the students who were taught by conventional learning model, (2) interaction impact between learning model and interest in learning, (3) the differences science result of students who had high interest in learning by POE learning of convensionl learning model , (4) the differences science result of students who had low interest in learning with the convensional learning model. This research is a quasi experimental research using post test design only with non equivalent control group design. The research population was all students in grade V which belong to Elementary School Gugus VI Kecamatan Tegallalang, with the total 106 students. The samples were determined by using random sampling technique with the total 72 students. In collecting the data, the writer uses objective test and questionnaire. The objective test was used to collect the result of study and the questionnaire was used to collect the interest in learning data. The data were analysed using an ANAVA two section. The result of this research showed that : (1) there were the differences science result between the students that taught by POE learning model and impact students that taught by conventional learning model, (2) there were interaction between learning model and interest in learning through science result. 3) The student which is in high interest in learning group, there were differences science result between the students that taught with POE learning model and those that taught by conventional learning model, 4) The student which is in low interest in learning group, there were differences between the students that taught by POE learning model and those that taught by conventional learning model. In this research POE learning model and interest in learning can be considered to be significant in science resultkeyword : POE learning models, Science Results, Interest in Learning
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL SISWA KELAS IV SD GUGUS IV KECAMATAN SUKAWATI I Wyn.Rinda Suardika, Ni Km. Ayu Susanti, I Wyn. Darsana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1374

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model pembelajaran mind mapping berbantuan media gambar dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional siswa kelas IV SD Gugus IV Kecamatan Sukawati. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah  Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SD Gugus IV Kecamatan Sukawati tahun ajaran 2012/2013. Data yang dikumpulkan adalah nilai hasil belajar post test IPS dengan menggunakan tes pilihan ganda satu jawaban benar. Data  dianalisis dengan uji t. Berdasarkan hasil uji diperoleh thitung=2,59, pada taraf signifikansi 5%  dengan derajat kebebasan (dk) = 58 diperoleh ttabel = 2,00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model pembelajaran mind mapping berbantuan media gambar dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (thitung = 2,59 > ttabel=2,00). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran mind mapping berbantuan media gambar berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPS pada siswa kelas IV SD Gugus IV Kecamatan Sukawati Tahun Ajaran 2012/2013.   Kata kunci : Model mind mapping, media gambar,  hasil belajar IPS.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONFLIK KOGNITIF BERMUATAN TRI HITA KARANA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., I Gede Dwi Cahyadi Putra; ., Drs. Gede Raga, M.Si; ., I Gde Wawan Sudatha, S.Pd., S.T., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2531

Abstract

Hasil belajar IPA siswa kelas V SD di gugus 1 kecamatan Buleleng masih tergolong rendah, untuk itu dipandang perlu diadakan penelitian tentang pengaruh model pembelajaran konflik kognitif bermuatan tri hita karana terhadap hasil belajar IPA. Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan hasil belajar IPA siswa yang belajar dengan model pembelajaran konflik kognitif bermuatan tri hita karana, (2) mendeskripsikan hasil belajar IPA siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional, dan (3) mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa yang belajar dengan model konflik kognitif bermuatan tri hita karana dan siswa yang belajar model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus I kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas V SD di Gugus I Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 9 kelas, yaitu kelas A1, A2, A3, A4, A5, A6, A7, A8, dan A9 yang berjumlah 242 siswa. Sampel penelitian diambil dengan teknik random sampling. Hasil random memperoleh SD Negeri 6 Banyuning dan SD Negeri 5 Banyuning. Jumlah sampel yang diambil adalah 62 siswa. Data diambil dengan menggunakan instrumen tes pilihan ganda, selanjutnya dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t untuk menguji perbedaan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan (1) deskripsi data dengan model pembelajaran Konflik Kognitif bermuatan tri hita karana adalah modus 23,98, median 23,26, mean 22,93, berada pada kategori sangat tinggi, (2) deskripsi data dengan model pembelajaran konvensional adalah modus 17,95, median 18,41, mean 18,68 berada pada kategori tinggi, dan (3) terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa yang belajar dengan model pembelajaran Konflik Kognitif bermuatan tri hita karana dan yang belajar dengan model pembelajaran konvensional dengan t hitung 6,205>t tabel 2,000. Dengan demikian, model pembelajaran konflik kognitif bermuatan tri hita karana berpengaruh terhadap hasil belajar IPA dan efektif dipergunakan dalam meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : model pembelajaran konflik kognitif, tri hita karana, hasil belajar IPA Science learning outcomes of students in class V SD cluster I Buleleng districts still relatively low, it is necessary to more carefully conducted studies on the effects of cognitive learning model conflict-charged tri hita karana on learning outcomes IPA. This study aims to (1) describe the learning outcomes of students studying science learning model of cognitive conflict-charged tri hita karana, (2) describe the learning outcomes of students studying science with conventional learning models, and (3) determine differences in learning outcomes of students studying science with cognitive conflict model of charged tri hita karana and students who study conventional learning models in fifth grade elementary school students in Cluster I Buleleng districts school year 2013/2014. This research is a quasi experimental study. The population was fifth grade elementary school in Cluster I Buleleng academic year 2013/2014, amounting to 9 classes, A1, A2, A3, A4, A5, A6, A7, A8, and A9 which totaled 242 students. Samples were taken with a random sampling technique. Results of random gained 6 Banyuning Elementary School and Elementary School 5 Banyuning. The number of samples taken is 62 students. The data were taken using a multiple-choice test instrument, then analyzed with descriptive statistical analysis and inferential statistics, namely t-test to test for differences in student learning outcomes. Results showed (1) a description of the data with the model of learning Cognitive Conflict tri hita karana was charged 23.98 mode, median 23.26, mean 22.93, are at very high category, (2) a description of the data with conventional learning model was modus 17.95, median 18.41, mean 18.68 at the high category, and (3) there are differences in learning outcomes of students studying science learning model of Cognitive Conflict-charged tri hita karana and learning with conventional learning models with t hitung 6,205>t tabel 2,000. Thus, the learning model of cognitive conflict-charged tri hita karana influence on science learning outcomes and effectively used in improving student learning outcomes science class V compared with conventional learning models.keyword : learning model of cognitive conflict, tri hita karana, learning outcomes IPA

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue