cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CIRC (COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION) BERBANTUAN CERITA PENDEK TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN ., Luh Sandiyani; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) berbantuan cerita pendek dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran langsung terhadap keterampilan membaca pemahaman siswa SD kelas V di Gugus VI Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2015/2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V di Gugus VI Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 158 orang. Objek penelitian ini adalah keterampilan membaca pemahaman. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data adalah tes. Jenis tes yang digunakan adalah tes objektif dengan bentuk pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) berbantuan cerita pendek dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran langsung terhadap keterampilan membaca pemahaman siswa SD kelas V di Gugus VI Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2015/2016. Dilihat dari hasil uji hipotesis melalui uji-t ternyata H0 ditolak dan H1 diterima (thitung=21,885>ttabel=2,011) dengan taraf signifikansi 5% dan nilai rerata kelompok yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) berbantuan cerita pendek lebih tinggi daripada kelompok yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran langsung ( eksperimen=21,17> kontrol=19,5). Dengan demikian, penggunaan model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) cerita pendek berpengaruh terhadap keterampilan membaca pemahaman siswa SD kelas V di Gugus VI Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : CIRC, cerita pendek, keterampilan membaca pemahaman This study aims to determine the differences between the groups of students that learned using learning models CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) aided short story with a group of students that learned to use direct instructional model to a skill students' reading comprehension grade V in Cluster VI District of Sawan Buleleng year 2015/2016 lesson. The subjects were fifth grade students in Cluster VI District of Sawan Buleleng in the academic year 2015/2016 which amounted to 158 people. The object of this study is the reading comprehension skills. Data collection methods used in this research is the method of observation. The instruments used to obtain data is a test. The type of test used is an objective test with multiple choice. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). These results indicate there are significant differences between the groups of students that learned using learning models CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) aided short story with a group of students that learned to use direct instructional model to a skill students' reading comprehension grade V in Cluster VI District of Sawan District Buleleng school year 2015/2016. Judging from the results of hypothesis testing via t-test turns H0 and H1 accepted (t = 21.885> table = 2.011) with a significance level of 5% and the average value of the group that learned using learning models CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) aided the short story more higher than the group that learned using direct learning model ( experimental = 21.17> control = 19.5). Thus, the use of the learning model CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) short story effect on students' reading comprehension skills of grade V in Cluster VI District of Sawan Buleleng in the academic year 2015/2016.keyword : CIRC, short stories, reading comprehension skills
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMEN BERBASIS CTL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV TAHUN AJARAN 2016/2017 DI GUGUS II KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG ., Ni Kadek Somawati; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. Wayan Tirka,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar yang signifikan pada pembelajaran IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament berbasis CTL dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional kelas IV Semester II di SD Gugus II Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV di SD Gugus II Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 88 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas IV SD No 4 Gitgit yang berjumlah 17 siswa dan siswa kelas IV SD No 2 Gitgit yang berjumlah 17 siswa. Data hasil belajar menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikansi antara siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament berbasis CTL dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Semester II di SD Gugus II Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Perbandingan hasil perhitungan rata-rata skor hasil belajar IPA kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament berbasis CTL adalah 20,64 lebih besar dari rata-rata skor hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional sebesar 10,35. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t, diperoleh thit= 10,14 dan ttab=2,021 dapat ditarik kesimpulan bahwa, thit > ttab, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Adanya perbedaan yang signifikansi menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament berbasis CTL berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.Kata Kunci : hasil belajar, IPA, TGT This study aims to determine the differences in learning outcomes are significant in science learning between groups of students who were taught with cooperative learning model type Teams Games Tournament based on CTL with students who follow conventional learning grade IV Semester II at SD Gugus II Sukasada District Buleleng District. This type of research is a quasi-experimental study. The population of this study is all of class IV in SD Gugus II Sukasada District Buleleng District Lesson Year 2016/2017 which amounted to 88 students. The sample of this research is class IV SD No 4 Gitgit which amounts to 17 students and fourth graders of SD No 2 Gitgit with 17 students. Learning result data using multiple choice test. The data obtained were analyzed using descriptive statistical and inferential statistical techniques, ie t-test. The results of this study indicate that there are differences in science learning outcomes that are significant between students using cooperative learning model type Teams Games Tournament based on CTL with students who follow conventional learning in fourth graders of second semester at SD Gugus II Sukasada Sub-district Buleleng District Lesson 2016/2017 . Comparison of calculation result of average score of science learning result of group of students who follow cooperative learning model of type of Teams Games Tournament based on CTL is 20,64 bigger than mean score of science learning result of student that follow conventional learning equal to 10.35. Based on the result of t-test, obtained thit = 10,14 and ttab = 2.021 can be concluded that, thit> ttab, so H0 rejected and H1 accepted. The existence of significant differences indicate that learning using cooperative learning model of Teams Games Tournament type based on CTL influenced student learning outcomes compared to students who follow conventional learning.keyword : Keywords: learning outcomes, science, TGT
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RESOLUSI KONFLIK TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MATA PELAJARAN PKN KELAS V SD ., I Wayan Eka Martawan; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5628

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran PKn antara kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran resolusi konflik dan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester genap SD di Gugus VIII Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan rancangan nonequivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus VIII Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 5 kelas dengan siswa 124 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD No. 1 Paket Agung dengan jumlah siswa 44 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas V SD No. 2 Paket Agung dengan jumlah siswa 43 orang sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian ini yaitu tes kemampuan berpikir kritis. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran resolusi konflik dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, dengan nilai thitung sebesar 3,211 dan ttab sebesar 1,988. Artinya, thitung lebih besar dari ttab. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran resolusi konflik terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V semester genap SD di gugus VIII Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : model resolusi konflik, berpikir kritis The aim of the research was to Investigated the significant different of student’s critical thinking skill in Pkn subject between groups of student who followed resolution conflict model of learning and groups of students who followed conventional model of learning in fifth grade of even semester’s student in SD VIII group in Buleleng District, Buleleng regency in learning period 2014/2015. This research was quasi experiment with the program nonequivalent post test only control group design. The population of this research was the fifth grade of students in SD VIII group in Buleleng District, Buleleng regency in learning period 2014/2015 which have five class and 124 number of students. The sample of this research was fifth grade SD no 1 Paket Agung with 44 number of students as an experiment and fifth grade SD no 2 Paket Agung with 43 number of students as a control class. The instrument of this research was test of critical thinking skill. The data which was collected was analyzed in two stages, those are descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis (T-tes). The result showed that the difference of critical thinking skill between the group of student who treated by using resolution conflict model of learning and group of student who treated by using conventional learning, with score tvalue 3,211 and ttable was 1,988. Therefor, tvalue more than ttable. Based on the result of the research, can conclude that the resolution conflict model of learning can affect the critical thinking of student of fifth grade in in SD VIII group in Buleleng District, Buleleng regency in learning period 2014/2015.keyword : resolution conflict model, critical thinking.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ARIAS TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD NO. 2 DAN 5 BANYUASRI Desak Pt. Parmiti, Kt. Dinda Sukma P., Gd. Sedanayasa,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1364

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V SD No. 2 dan 5 Banyuasri yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction (ARIAS) dan model pembelajaran Konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Post Test Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD No.2 dan 5 Banyuasri yang berjumlah 70 orang siswa, sampel terdiri dari 36 siswa dari kelas eksperimen dan 34 siswa dari kelas kontrol. Sampel penelitian ini diambil dengan tekhnik random sampling. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction (ARIAS) lebih tinggi dengan Mo > Me > M (19,5 > 20,64 > 22,7), dan hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional lebih rendah dengan Mo < Me < M (15,44 < 14,88 < 14,43). Dengan demikian terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction (ARIAS) dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Hal ini terlihat dari rata-rata hasil tes hasil belajar siswa kelompok eksperimen lebih besar daripada kelompok kontrol (19,5 > 15,44). Jadi, model pembelajaran Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction (ARIAS) berpengaruh terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V SD No. 2 dan 5 Banyuasri Tahun pelajaran 2012/2013.   Kata-kata kunci:   Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction, Hasil Belajar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV ., Komang Wahyu Supradnyana; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7390

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning berbantuan media audio visual dan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvesional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV di Gugus XV Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 247 siswa. Sampel penelitian adalah siswa kelas IV SDN 1 Anturan dan siswa kelas IV SDN 3 Anturan yang dipilih menggunakan teknik “random sampling”. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode tes (tes pilihan ganda). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning berbantuan media audio visual dan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung¬ = 3,299 > ttabel = 2,002). Perbedaan tersebut juga ditunjukkan oleh adanya pencapaian rata-rata nilai siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning berbantuan media audio visual tergolong sangat tinggi dengan rata-rata 19,53 sedangkan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvesional tergolong tinggi dengan rata-rata 16,00. Kata Kunci : Kata-kata kunci: Discovery Learning, media audio visual, hasil belajar Abstract This research aimed to determine the difference of science learning outcomes between groups of students who learned using Discovery Learning model aided audio-visual media and conventional learning models. This research was a quasi-experimental research design using post-test only control group design. The population of the research were the fourth grade students of cluster XV of Buleleng District in academic year 2015/2016 which were consisted of 247 students. Samples of the research were the fourth grade students of elementary school in SDN 1 Anturan and SDN 3 Anturan which were selected by using random sampling technique. The research data was collected using test method (multiple choice test). Data were analyzed by using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics (t-test). The result of the study shows that there are significant differences on science learning outcomes between students who learn using Discovery Learning model aided audio-visual media and students who learn using conventional learning model (tcount = 3.299 > ttable = 2.002). These differences are also shown from the average score achievement of students who learn using Discovery Learning model aided audio-visual media categorized as very high with the average of 19.53, while students who learn using conventional learning models categorized as high with the average of 16.00. keyword : Keywords: Discovery Learning, audio-visual media, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD DESA TISTA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Dewa Gede Alit Muriana; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2485

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran IPA dengan model pembelajaran Word Square dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Desa Tista Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini tergolong eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan desain Non-Equivalent The Posttest-Only Control Group Design dan populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Desa Tista tahun pelajaran 2013/2014. Kelas IV SD Desa Tista terdiri dari 3 sekolah. Jumlah keseluruhan populasi adalah 50 siswa dengan komposisi pada tiap kelas yang diambil secara random. Data hasil belajar IPA dikumpulkan melalui tes uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan statistik inferensial (Uji-t).Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Word Square dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Desa Tista. Hal ini dilihat dari rata-rata kelompok eksperimen lebih besar dari rata-rata kelompok kontrol (X _E = 34.80 > X Ì…_K = 28.44). Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Word Square berpengaruh terhadap hasil belajar. Kata Kunci : model pembelajaran word square, konvensional,hasil belajar IPA This study aimed to determine differences in science learning outcomes between groups of students who take science learning with the learning model Word Square and the group of students who take learning with conventional learning models in fourth grade student of Tista village in the Academic Year 2013/2014. This study is classified as a quasi-experimental study ( quasi- experimental ) design with Non - Equivalent The Posttest - Only Control Group Design and the populations in this study were all of fourth grade students in Tista village in the academic year 2013/2014 . Fourth grade student in Tista village consists of 3 schools. The total of population was 50 students which was taken randomly. Science learning outcomes data were collected through a test. The data obtained were analyzed by using descriptive and inferential statistical analysis (t-test). The results showed that there were significant differences in learning outcomes between students who take science learning with models Word Square and students following the model of learning with conventional learning in fourth class SD Tista village. It could be seen from the average score of experimental group is better than the average score of control group (X _E = 34.80 > X Ì…_K = 28.44). The existence of a significant difference suggests that the application of learning models Word Square effect on learning outcomes. keyword : learning models word square, conventional, science learning outcomes.
Pengaruh Pendekatan Kooperatif Tipe Picture and Picture Berbantuan Media Komputer Terhadap Ketrampilan Menulis Bahasa IndonesiaSiswa Kelas 1 SD No 2 Dalung,Kuta Utara,Badung ., Ni Putu Purnama Yatri Wulandari; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4839

Abstract

ABSTRAK Purnama. 2014. Pengaruh Pendekatan Kooperatif Tipe Picture And Picture Berbantuan Media Komputer Terhadap Ketrampilan Menulis Dalam Bahasa Indonesia Siswa Kelas 1 SD No. 2 Dalung, Kuta Utara, Badung. Skripsi Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Ganesha. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk Untuk mengetahui perbedaan kemampuan menulis antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan pendekatan kooperatif tipe picture and picture berbantuan media komputer dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen semu atau quasy eksperimen dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas 1 SD No. 2 Dalung. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan menulis serta dianalisis dengan uji-t. Hasil yang diperoleh (1) Keterampilan menulis Bahasa Indonesia siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan kooperatif tipe picture and picture berbantuan media komputer siswa kelas 1 SD No.2 Dalung, Kuta Utara, Badung diperoleh rerata post test ¬= 81,694. Diketahui bahwa dari 36 siswa terdapat 34 orang (94,44 %) siswa memperoleh hasil di atas KKM yaitu 66 sedangkan terdapat 2 orang (5,56 %) siswa yang memperoleh nilai di bawah KKM pada kelompok eksperimen. Hal ini menunjukkan bahwa kecenderungan siswa yang mengikuti pembelajran dengan pendekatan kooperatif tipe picture and picture berbantuan media komputer memperoleh nilai keterampilan menulis di atas KKM, (2) Keterampilan menulis Bahasa Indonesia siswa yang mengikuti pembelajran dengan pendekatan konvensional siswa kelas 1 SD No.2 Dalung, Kuta Utara, Badung diperoleh rerata post test ¬= 73,378. Diketahui bahwa dari 37 siswa terdapat 24 orang (64,86 %) siswa memperoleh hasil di atas KKM yaitu 66 sedangkan terdapat 13 orang (35,14 %) siswa yang memperoleh nilai di bawah KKM pada kelompok kontrol dan (3) Berdasarkan Hasil uji t memperoleh thitung sebesar 4,071 sedangkan ttabel pada taraf signifikansi 5 % dengan derajat kebebasan (db) = 71 diperoleh t tabel sebesar 2,000. Di hasil thitung dan ttabel tampak bahwa thitung > ttabel ini berarti , hipotesis nol (Ho) dan terima H1, ini berarti terdapat perbedaan kemampuan menulis antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan pendekatan kooperatif tipe picture and picture berbantuan media komputer dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional pada siswa kelas 1 SD No. 2 Dalung, Kuta Utara, Badung. . Kata Kunci : pendekatan kooperatif tipe picture and picture berbantuan media komputer, pembelajaran konvensional, keterampilan menulis Purnama. 2014. Effects of Cooperative Approach Picture And Picture Type of Media Computer Assisted Writing Skills Against Indonesian Students In Class 1 SD No. 2 Dalung, Kuta Utara. Thesis Department of Primary School Teacher Education Faculty of Education, University of Ganesha. This research generally aims to To find the difference between the writing skills of students who take the learning using cooperative approaches picture and picture-aided computer media and students who take the learning by using conventional learning. This research is a quasi-experimental research or experiment with design quasy Nonequivalent Control Group Design. The population in this study were students in 1st grade No. 2 Dalung. Data were collected through a test writing skills as well as analyzed by t-test. The results obtained (1) Indonesian writing skills of students who take a cooperative approach to learning with picture and picture type of media computer aided students in 1st grade 2 Dalung, Kuta Utara obtained a mean post-test ¬ = 81.694. It is known that of the 36 students there are 34 people (94.44%) students obtain results above KKM is 66 while there are 2 people (5.56%) students who received grades under KKM in the experimental group. This suggests that the tendency of students who take pembelajran with cooperative approaches picture and picture media computer aided writing skills scored above KKM, (2) writing skills Indonesian students who take pembelajran with the conventional approach students in 1st grade 2 Dalung, Kuta North obtained the average post-test ¬ = 73.378. It is known that there are 37 students from 24 people (64.86%) students obtain results above KKM is 66 while there were 13 people (35.14%) students who received grades under KKM in the control group and (3) Based on the results of the t test obtain thitung 4.071 while ttable at significance level of 5% with degrees of freedom (db) = 71 obtained t table of 2.000. In the results and ttable tcount appears that tcount> ttable this means, the null hypothesis (Ho) and received H1, this means that there is a difference between the writing skills of students who take the learning cooperative approach picture and picture-aided computer media compared to students who take lessons with conventional approaches to students in 1st grade No. 2 Dalung, Kuta Utara. keyword : Keywords: cooperative approaches picture and picture-aided computer media, conventional learning, writing skills
PENGARUH TEORI KONTRUKTIVISME MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA GAMBAR SUMBER DAYA ALAM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI LESSON STUDY PADA SISWA KELAS V SDN 1 KAMPUNG BARU KECAMATAN BULELENG KABUPATEN BULELENG ., I Putu Adhi Suarjana Putra; ., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran PBL berbantuan media gambar sumber daya alam melalui lesson study dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional siswa SD kelas IV SD N 1 Kampung Baru, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV SD Gugus VI Kecamatan Buleleng yang berjumlah 81 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas IV SDN 1 Kampung Baru yang berjumlah 30 siswa dan siswa kelas IV SDN 5 Kampung Baru yang berjumlah 24 siswa. Metode dalam pengumpulan data dengan tes obyektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran PBL dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional, dengan thit= 21,60 > ttab= 2,000 adanya perbedaan yang signifikan. Berdasarkan hasil analsis data model pembelajaran PBL melalui lesson study berpengaruh terhadap hasil belajar IPA. Perbaikan dilakukan dalam proses pembelajaran IPA dengan menggunakan model pembelajaran PBL melalui lesson study untuk meningkatkan hasil belajar siswa dan mampu mengatasi kendala-kendala dalam mengajar.Kata Kunci : Kata-kata kunci: hasil belajar, media, model PBL. This study is aimed at investigating the significance difference of Science learning outcome among groups of students who is taught by using natural resources pictures assisted PBL model trough lesson study and the group of students taught by using conventional model on 4th grade students in SD N 1 Kampung Baru, Buleleng District, Bulelelng Regency. The population of this research is the whole students who are in grade IV in elementary school in cluster VI of Buleleng District who are 81 students in total. The samples are the 30 students of 6th grade students of SD N 1 Kampung Baru and 24 students of 6th grade students of SD N 5 Kampung Baru. The result of the learning process is collected by using a multiple choice test. The data gathered is analyzed by the help of descriptive-statistic analysis technique and inferential statistic T-test that managed with polled variants formula. The result of the study shows that there is a significant different on the student’s science learning outcome between the group of students taught by using PBL learning model and the one taught by using conventional model which shown by tcalculated 21,60 > ttable 2,000. Based on the result of the present study, PBL learning model through lesson study gives positive impact on the students’ science achievement. The improvement in science learning process can be done nicely by using PBL model of learning through lesson study and it is also able to solve the teaching’s obstacles. keyword : difference, resources pictures, PBL model.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN MEMANFAATKAN LINKUNGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA SD I.Wyn.Wiarta, I.Gst.A. Dian Adnyasari, I.Ngh.Suadnyani
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.959

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) dengan memanfaatkan lingkungansebagai sumber belajar dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang dilaksanakan dalam tujuh kali treatmen dan satu kali post test. Desain yang digunakan adalah nonequivalent control group design, dengan populasi seluruh kelas V SD di Gugus I Gusti Ngurah Rai yang berjumlah 453 siswa. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas V SDN 3 Penatih yang berjumlah 32 siswa dan kelas VB SDN 2 Penatih yang berjumlah 30 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan tes yaitu tes objektif pilihan ganda biasa. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t.Berdasarkan hasil analisis uji-t didapat thitung = 5,27 dan ttabel = 2,00 untuk dk = 60 dengan taraf signifikan 5%. Hasil uji-t menunjukkan bahwa thitung > ttabel (5,27 > 2,00) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat dikatakan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) dengan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Tahun Pelajaran 2012/2013. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Model Pembelajaran Koopertif Tipe Student Team Achievement Division (STAD) dengan Memanfaatkan Lingkungan sebagai Sumber Belajar Terhadap Hasil Belajar IPA siswa.   Kata kunci: STAD, Hasil Belajar IPA.  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Komang Citra Padma Utami; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2221

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran CIRC dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional di kelas V SD No.4 Tuban tahun pelajaran 2013/2014. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD No.4 Tuban yang banyaknya 101 orang siswa. Setelah disetarakan dan diundi sampel dalam penelitian ini adalah Kelas VB sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah siswa sebanyak 36 dan Kelas VC sebagai kelompok kontrol dengan jumlah siswa sebanyak 35. Jenis penelitian menggunakan eksperimen semu atau kuasi eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Data tentang hasil belajar konsep pengukuran dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda. Data analisis dengan t-test melalui tahapan uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran CIRC dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional ( thitung = 2,240 > ttabel = 2,000 ) dengan db = 69 ( ∑n-2 = 71 – 2 = 69 ) dan taraf signifikansi 5%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran CIRC berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar IPA Kelas V SD No.4 Tuban Tahun Pelajaran 2013/2014Kata Kunci : Model Pembelajaran CIRC , hasil belajar IPA. This study aims to determine significant differences between students' science learning outcomes that learned through learning model CIRC with students that learned through conventional teaching in fifth grade of SD No. 4 Tuban year 2013/2014 . The study population was all students in the fifth grade which are contains 101 students. After synchronized and samples drawn in this study was 5th B grade as experimental group which are contains 36 students and 5th C grade as a control group which are contains 35 students. Types of research are using quasi-experimental or quasi-experimental . The study design used is Non- Equivalent Control Group Design . Data on study results was collected with instruments measuring the concept of a multiple choice test . This data analysis was by t - test with stage test for normality and homogeneity tests . The results showed , there was a significant differences between students who take lessons with CIRC learning model with students who take conventional learning ( of t = 2.240 > t table = 2.000 ) with db = 69 ( Σn - 2 = 71-2 = 69 ) and significance level of 5 % . It can be concluded that the learning model CIRC was significantly affect science learning outcomes in fifth grade of SD No. 4 Tuban year 2013/2014.keyword : Learning models CIRC , learning outcomes IPA

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue