cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK DITINJAU DARI KARAKTERISTIK PERTANYAAN GURU TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN IPS TEMA CITA-CITAKU SISWA KELAS IV SD GUGUS 8 I GUSTI NGURAI RAI ., Dedek Jesy Yasrina; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar keterampilan IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan produktif dan siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan tidak produktif siswa kelas IV tema cita-citaku SD Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai. Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen dengan rancangan prates-pascates kelompok statis. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SD Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan yang berjumlah 256 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 3 Sanur berjumlah 31 siswa sebagai kelompok yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan produktif dan siswa kelas IVA SDN 10 Sanur berjumlah 31 siswa sebagai kelompok yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan tidak produktif. Metode Pengumpulan data yang digunakan adalah tes unjuk kerja. Hasil analisis data menggunakan uji-t menunjukkan thitung = 1,14 < ttabel = 2,00 untuk dk = 60 dan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, maka Ho diterima dan Ha ditolak. Adapun nilai rata-rata hasil belajar keterampilan IPS pada kelompok yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan produktif adalah 70,97, sedangkan pada kelompok yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan tidak produktif adalah 66,94. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh pendekatan saintifik ditinjau dari karakteristik pertanyaan guru terhadap hasil belajar keterampilan IPS tema cita-citaku siswa kelas IV SD Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai.Kata Kunci : Pendekatan saintifik, pertanyaan produktif, pertanyaan tidak produktif, hasil belajar keterampilan IPS. This research aimed to know the significance difference on the students’ IPS Skill learning achievement between students who were through Scientific Approach using productive questions and using unproductive questions with the my ambition theme at fourth grade students of SD Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai. This research was an pre experimental research by applying Pre-Test and Post-Test Statistical Group as research design. The population of this research was all of the students at fourth grade of SD Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai in sounth denpasar totaling 256. The sample was taken by using Random Sampling Technique. The sample of this research was the students at fourth grade of SDN 3 Sanur totaling 31 students who were through by using scientific approach with productive questions, and the students at fourth grade of SDN 10 Sanur totaling 31 students who were through by using scientific approach with unproductive questions. The method of collecting data used in this research was performance assessment. Based on the result of post-test, the data analysis was analyzed using t-test showed that thitung = 1,14 < ttabel = 2,00 with significance degree was 5%. According to the testing criteria so Ho was accepted and Ha was rejected. The mean of post-test on Group who were through by using scientific approach with productive questions was 70,97 and 66,94 on Group who were through by using scientific approach with unproductive questions. Finally, based on the findings and discussion above, it can be concluded that there is no effect of scientific approach on the teachers questions characteristics to social skill learning achievement in the fourth grade students with my ambition theme at SD Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai. keyword : Scientific Approach, Productive Questions, Unproductive Questions, Social Skill Learning Achievement
Peran Guru Melalui Program Adiwiyata Dalam Mengembangkan Karakter Peduli Lingkungan di SD Fajar, Wanda Mufthia; Putra, Elpri Darta
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i3.40646

Abstract

Program Adiwiyata yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan rasa peduli lingkungan hidup yang sedang mengalami penurunan pada saat ini. Hal ini tentunya didukung melalui kontribusi peran guru melalui Program Adiwiyata dalam mengembangkan karakter peduli lingkungan yang telah disusun oleh pihak sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis peran guru melalui program adiwiyata dalam mengembangkan karakter peduli lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis dalam penelitian ini adalah analisis interaktif model dari Miles dan Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama peran guru melalui program adiwiyata dalam mengembangkan karakter peduli lingkungan di SD berada pada tingkat kepedulian terhadap lingkungan dengan cukup baik. Kedua, pelaksanaan peran guru melalui program adiwiyata dalam mengembangkan karakter peduli lingkungan di SD berada pada tingkat cukup baik. Ketiga, hambatan-hambatan peran guru melalui program adiwiyata dalam mengembangkan karakter peduli lingkungan di SD, yaitu sarana prasarana sekolah yang kurang. Maka, peran guru melalui program adiwiyata dalam mengemnbangkan karakter peduli lingkungan cukup baik. Implikasi penelitian ini diharapkan karakter peduli lingkungan dapat dikembangkan dengan adanya peran guru dalam pelaksanaan program adiwiyata.
Inovasi Strategi Pendidikan Karakter Berbasis Masyarakat pada Satuan Pendidikan Dasar Sumaryati, Sumaryati; Retnasari, Lisa
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i3.40759

Abstract

Permasalahan dalam penguatan pendidikan karakter (PPK) berbasis masyarakat. Permasalahan antara lain adanya perbedaan pandangan dan konsep tentang pendidikan karakter antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Tujuan penelitian ini menganalisis inovasi strategi PPK berbasis masyarakat di satuan pendidikan dasar. Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian didesain dalam tiga tahapan persiapan (koordinasi, penyusunan materi dan instrumen), pelaksanaan (penyegaran konsep PPK berbasis masyarakat, forum grup diskusi, pengisian google form, analisis dan validasi data), dan pelaporan (penyusunan laporan seminar hasil penelitian). Subjek penelitian terdiri dari dua kepala sekolah dan 37 guru. Metode pengumpulan data dengan wawancara, forum grup diskusi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian list pertanyaan dan google form. Teknik analisis data reduksi data, klasifikasi data, display data, dan penyimpulan. Hasil penelitian, inovasi strategi penguatan pendidikan karakter berbasis masyarakat oleh satuan pendidikan dasar di kapanewon Galur Kulon Proggo adalah menjalin komunikasi secara luring maupun daring dengan semua stakeholder (orang tua, komite sekolah, unit-unit pemerintah maupun swasta dilingkungan sekolah), penandatanganan MOU dengan stakeholder sebagai sumber belajar, implementasi buku Pantauan Kegiatan Penguatan Nilai-nilai Karakter Siswa, dan memberdayakan stakeholder sebagai sumber belajar peserta didik,. Komunikasi secara virtual tetap dilaksanakan, meskipun kadang-kadang ditemukan beberapa kendala di dalamnya.
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK DENGAN MODEL QUANTUM TEACHING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS ., Kadek Pitria Widiastuti; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan (1) aktivitas belajar siswa kelas V SDN 26 Pemecutan (2) penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SDN 26 Pemecutan, setelah diterapkan pendekatan saintifik dengan model Quantum Teaching. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 26 Pemecutan tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 34 orang siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dan masing-masing siklus terdiri dari 3 kali pertemuan. Data mengenai aktivitas belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi dan data tentang penguasaan kompetensi pengetahuan siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif. Hasil penelitian penerapkan pendekatan saintifik dengan model Quantum Teaching menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan persentase rata-rata aktivitas belajar siswa dari 68,53% pada siklus I menjadi 81,93% pada siklus II. dan (2) terjadi peningkatan persentase rata-rata nilai kelas dalam penerapan pendekatan saintifik dengan model Quantum Teaching dan ketuntasan belajar secara klasikal. Rata-rata nilai kelas dalam dalam penguasaan kompetensi pengetahuan siswa mengalami peningkatan dari 71,14% pada siklus I menjadi 81,02% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa Penerapan Pendekatan Saintifik Dengan Model Quantum Teaching Dapat Meningkatkan Aktivitas Dan Penguasaan Kompetensi Pengetahuan Siswa dalam muatan materi IPS kelas V SDN 26 Pemecutan Tahun Ajaran 2015/2016. Kata Kunci : Saintifik, Quantum Teaching, aktivitas, Pengetahuan IPS This study aims to determine the increases (1) of the activity of students of class V SDN 26 Pemecutan (2) the acquisition of knowledge competencies IPS fifth grade students of SDN 26 Pemecutan, once applied scientific approach with a model of Quantum Teaching. This research was a classroom action research subjects wen students of class V SDN 26 Pemecutan 2015/2016 school year totaling of 34 students. This study was conducted in two cycles and each cycle consisted of three meetings. Data on students 'learning activities are collected by using observation sheets and data on students' mastery of competencies knowledge collected using objective tests. The results of has study apply the scientific approach with Quantum Teaching models show that (1) an increase in the average percentage of student activity of 68.53% in the first cycle to 81.93% in the second cycle. and (2) an increase in the average percentage of the value of the class in the application of scientific approach to the model of Quantum Teaching and learning completeness in classical. The average grade classes in the mastery of competencies of knowledge of students has increased from 71.14% in the first cycle to 81.02% in the second cycle. Based on these results it can be concluded that the adoption of the Model Quantum Scientific Approach to Improving Teaching Activities and Knowledge Competence mastery Students in charge of the material IPS class V SDN 26 Pemecutan Academic Year 2015/2016. keyword : Scientific, Quantum Teaching, activities, Social Knowledge
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INTERACTIVE CONCEPTUAL INTRUCTION (ICI) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Komang Eni Ernawati; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Kadek Suranata, S.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model Interactive Conceptual Intruction ICI dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPA siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Tegallalang Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen semu dengan rancangan post test only with non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh kelas V SD Gugus I Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar yang berjumlah 158 orang. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik simple random sampling (undian). Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen test pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (Uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung = 10,94 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 1,98). Hal ini berarti thitung > ttabel sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Interactive Conceptual Intruction dan siswa yang belajar dengan metode pembelajaran konvensional. Siswa yang mengikuti pembelajaran pembelajaran dengan model Interactive Conceptual Intruction memperoleh rata-rata skor hasil belajar yaitu = 25,53 berada pada kategori sangat tinggi. Sedangkan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional memperoleh skor hasil belajar 19,07 berada pada kategori tinggi. Jadi model pembelajaran Interactive Conceptual Intruction berpengaruh terhadap hasil belajar IPA.Kata Kunci : Interactive Conceptual Intruction, IPA, hasil belajar The purpose of this research was to recognize the differences between the students that taught with ICI learning model and those that taught with conventional learning model at grade V Elementary School Gugus I Kecamatan Tegallalang in academic year 2013/2014. This research was a quasi experimental research using post test design only with non equivalent control group design. The research population was all students in grade V which belong to Elementary School Gugus VI Kecamatan Buleleng, with the total 158 students. The samples were determined by using random sampling technique. In collecting the data, the writer uses test. The data were analysed using a descriptive statistic and inferencial statistic. The result of this research showed that there were the differences between the students taught with ICI learning model and taught with conventional model learning (tvalue = 10,98 ; ttable = 1,98). The average score of the students taught with ICI learning model is 25,53 it is considered to be higher. Whereas those taught with conventional learning model is 19,07 it is considered to be high category. In this research ICI learning model can be considered to be significant in developing student study result.keyword : Interactive Conceptual Intruction, science, study result
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS IV SD ., Ni Putu Seni Armini; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Think Talk Write (TTW) dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional pada siswa kelas IV semester II di SD Gugus II Kecamatan Buleleng. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Posttest-Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah kelas IV semester II di SD Gugus II Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 134 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sebanyak 22 siswa kelas IV SD Negeri 1 Penarukan dan 25 siswa dari kelas IV SD Negeri 2 Penarukan dipilih sebagai sampel. Data skor hasil belajar IPA dikumpulkan dengan instrumen tes pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Think Talk Write (TTW) dan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional, dengan nilai thitung sebesar 6,59 dan ttabel sebesar 2,014. Artinya, thitung lebih besar dari ttabel. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas IV semester II di SD Gugus II Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Kata kunci: hasil belajar, IPA, think talk write The purpose of this research is to know the difference of science learning outcomes between groups of students follow by Think Talk Write (TTW) learning model and group of students follow by conventional learning model in fourth grade second semester students at SD Gugus II Kecamatan Buleleng. This plan of research to used Nonequivalent Posttest-Only Control Group Design. The population of this research is the second semester students in fourth grade in SD Gugus II kecamatan Buleleng in academic year 2016/2017, which are 134 students. The sample take with random sampling thenique. Amounts 22 students from fourth grade students in SD Negeri 1 Penarukan and amounts 25 students from fourth grade students of SD Negeri 2 Penarukan to choiced as sample. The score data of the science learning outcomes were collected by multiple choice test instrument. The data collected were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. The results showed that there were differences of science learning outcomes between groups of students who were follow by Think Talk Write (TTW) learning model and group of students who were follow by conventional learning model, with the thitung is 6,59 and ttabel is 2,014. The data means that the thitung is greater than ttabel. Based on the results of this study, it can be concluded that Think Talk Write (TTW) given positive effect to science learning outcomes in fourth grade seconde semester students in SD Gugus II Kecamatan Buleleng in academic year 2016/2017.keyword : Keywords: laerning outcome, sciences, think talk write
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM BERBASIS KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS II KECAMATAN BULELENG I Dw. Pt. Raka Rasana, Dw. A. Pt. Oka Partiwi, Nym. Dantes,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.786

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan kualitas hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran quantum berbasis kontekstual, (2) mendeskripsikan kualitas hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional, (3) mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran quantum berbasis kontekstual dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Populasi penelitian berjumlah 158 siswa. Sampel penelitian yaitu SD No. 1 Penarukan berjumlah 40 siswa  dan SD No. 4 Penarukan berjumlah 40 siswa. Data hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kualitas hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran quantum berbasis kontekstual tergolong sangat tinggi, (2) kualitas hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional tergolong tinggi, (3) terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran quantum berbasis kontekstual dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Dengan demikian model pembelajaran quantum berbasis kontekstual berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas IV tahun pelajaran 2012/2013 di SD Gugus II Kecamatan Buleleng.   Kata kunci: model pembelajaran quantum, kontekstual, hasil belajar IPA.
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA SD KELAS V ., Komang Wahyu Phalguna B.G.; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar keterampilan membaca pemahaman antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik berbantuan media gambar dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan konvensional pada siswa SD kelas V di Gugus V Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2015/2016. Desain penelitian menggunakan non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas V SD di Gugus V Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2015/2016. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Panji berjumlah 34 orang dan siswa kelas V SD Negeri 3 Panji berjumlah 35 orang. Instrumen penelitian menggunakan tes keterampilan membaca pemahaman. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan perbedaan hasil belajar yang signifikan. Rata-rata hitung yang diperoleh kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan media gambar adalah 24,44 berkategori tinggi, sedangkan rata-rata hitung kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan konvensional, yaitu sebesar 20,36 berkategori sedang, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbantuan media gambar berpengaruh terhadap hasil belajar keterampilan membaca pemahaman siswa SD kelas V di Gugus V Kecamatan Sukasada.Kata Kunci : Hasil belajar, media gambar, pendekatan saintifik This research was aimed to find out the difference of reading comprehension skills learning outcomes between groups of students that learned with the scientific approach to media-assisted image and groups of students that learned with conventional approaches to fifth grade elementary school students in the District V Cluster Sukasada in the academic year 2015/2016. The study design using non-equivalent post-test only control group design. The study population of this entire fifth grade elementary school students in the District V Cluster Sukasada in the academic year 2014/2015. The samples of this research was fifth grade elementary students in SDN 1 Panji by involving 34 students and fifth grade students in SD Negeri 3 by involving 35 students. The research instrument was used test reading comprehension skills. The data obtained were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. Based on the analysis, they found significant differences. Arithmetic average obtained by the student group that learned to use a scientific approach to media-assisted image is 24.44 at the high category, while the average count groups of students that learned using the conventional approach, which amounted to 20.36 in middle category, so as to concluded that the application of the scientific approach aided drawing media influence on learning outcomes of students' reading comprehension skills of fifth grade in V Force District of Sukasada.keyword : Results of study, media images, scientific approach
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SCRAMBLE BERBANTUAN MEDIA SEMI KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SEMESTER 1 SEKOLAH DASAR GUGUS KAPTEN KOMPIANG SUJANA DENPASAR BARAT ., Anak Agung Ayu Sri Vidya Artini; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe scramble berbantuan media semi konkret dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester 1 SD Gugus Kapten Kompiang Sujana Denpasar Barat Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah quarsi exsperiment dengan menggunakan rancangan “Nonequivalent Control Group Design”. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Sampel penelitian ini adalah kelas Va SDN 12 Padangsambian sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 41 orang dan SDN 9 Padangsambian sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 44 orang. Data hasil belajar IPS diperoleh dengan menggunakan metode tes dan metode observasi. Data analisis menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji-t diperoleh thit = 18,58 sedangkan ttabel pada taraf signifikan 5% dengan dk = 83 adalah 2,00, sehingga thit > ttabel, yang berarti Ho ditolak (gagal diterima) dan Ha diterima. Nilai rata-rata hasil belajar IPS kelompok eksperimen adalah 77,90 > nilai rata-rata hasil belajar IPS kelompok kontrol adalah 72,14. Ini berarti,terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe scramble berbantuan media semi konkret dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional di kelas V semester 1 SD Gugus Kapten Kompiang Sujana Denpasar Barat tahun ajaran 2013/2014. Hal ini, menunjukan terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe scramble berbantuan media semi konkret terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V semester 1 Sekolah Dasar Gugus Kapten Kompiang Sujana Denpasar Barat tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe scramble, media semi konkret, dan hasil belajar This research is to find out the differences of the students’ social studies learning outcomes who being taught by using cooperative learning scramble assisted by media semi concrete between the students who being taught using conventional learning in fifth grade students to the first semester of elementary school cluster Kapten Kompiang Sujana West Denpasar in academic year 2013/2014. This research is quarsi exsperiment by using device ”Nonequivalent Control Group Design”. Sampling techniques using random sampling. The sample was fifth grade A students of elementary school 12 Padangsambian as the exsperimental group amounted to 41 people and was fifth grade A students of elementary school 9 Padangsambian as the control group amounted to 44 people. social studies learning outcome data obtained using method tes and observation method. Data analysis using t-test. Based on the results of t-test analysis obtained tarithmetic = 18.58 while ttabel at 5% significance level with dk = 83 is 2.00, so tarithmetic > ttabel , which means that Ho is rejected (fail acceptable) and Ha accepted. The average number of social studies’ learning outcome of the eksperiment group students is 77,90 > the average number of social studies’ learning outcome of the control group students is 71,14. This means, there are significant differences between the group social studies learning outcome of students that learned through cooperative learning scramble assisted by media semi concrete aided by a group of students that learned through conventional learning in fifth grade students to the first semester of elementary school cluster Kapten Kompiang Sujana West Denpasar in academic year 2013/2014. This, showing that there are significant cooperative learning scramble assisted by media semi concrete aided the learning outcome of students’ social studies in fifth grade students to the first semester of elementary school cluster Kapten Kompiang Sujana West Denpasar in academic year 2013/2014.keyword : cooperative learning scramble, media semi concrete, and learning outcomes
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM-ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DALAM UPAYA MENINGKATKAN INTERAKSI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD NEGERI 6 DAUH PURI TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Ni Luh Made Dwi Wintari; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3093

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan interaksi dan hasil belajar matematika melalui model pembelajaran kooperatif tipe “Team-Assisted Individualization” (TAI) siswa di kelas IV SD Negeri 6 Dauh Puri Tahun Pelajaran 2013/2014. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 6 Dauh Puri yang berjumlah 45 yang terdiri dari 22 siswa laki-laki dan 23 siswa perempuan. Data tentang interaksi belajar dikumpulkan menggunakan lembar observasi dan hasil belajar dikumpulkan menggunakan tes. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan interaksi belajar Matematika melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team-Assisted Individualization (TAI) pada siswa kelas IV SD Negeri 6 Dauh Puri. Hal tersebut terlihat dari interaksi belajar pada siklus I persentase rata-rata interaksi belajar sebesar 65,4%, sedangkan siklus II persentase rata-rata interaksi belajar mencapai 81,2%, ini menunjukkan terjadi peningkatan sebesar 15,8%. Demikian pula pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Team-Assisted Individualization (TAI) dapat meningkatkan hasil belajar Matematika pada siklus I persentase rata-rata mencapai 71,1% dengan ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 48,9%, sedangkan pada siklus II persentase hasil belajar meningkat menjadi 81,8% dan ketuntasan belajar secara klasikal menjadi sebesar 91,1%. Berdasarkan hasil refleksi siklus I sampai pada hasil siklus II, persentase rata-rata hasil belajar siswa meningkat sebesar 10,7% serta ketuntasan belajar klasikal mengalami peningkatan sebesar 42,2%. Berdasarkan temuan penelitian ini disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif tipe Team-Assisted Individualization (TAI) dapat meningkatkan interaksi dan hasil belajar Matematika siswa kelas IV SD Negeri 6 Dauh Puri tahun ajaran 2013/2014. Kata Kunci : pembelajaran kooperatif tipe Team-Assisted Individualization (TAI), interaksi, dan hasil belajar Matematika The purpose of this research is to improve the interaction and learning of mathematics through cooperative learning model "Team-Assisted Individualization" (TAI) students in the fourth grade 6 Dauh Castle Elementary School Academic Year 2013/2014. This research method is classroom action research was conducted in two cycles. Subjects were fourth grade students of SD Negeri 6 Dauh Puri totaling 45 which consisted of 22 male students and 23 female students. The data collected on learning interactions using observation sheets and learning outcomes were collected using a test. Data were analyzed using quantitative descriptive analysis method. The results showed that an increase in the interaction of learning mathematics through the application of cooperative learning model Team-Assisted Individualization (TAI) in the fourth grade students of SD Negeri 6 Dauh Castle. It is seen from the interaction of learning in the first cycle an average percentage of 65.4% of learning interaction, while the second cycle average percentage reached 81.2% interaction study, showed an increase of 15.8%. Similarly, learning to cooperative learning model Team-Assisted Individualization (TAI) can improve the learning outcomes of Mathematics in the first cycle average percentage reached 71.1% with a passing grade in the classical of 48.9%, whereas the percentage in the second cycle of learning outcomesincreased to 81.8% and mastery learning in classical amounted to 91.1%. Based on the results of a reflection on the results of the first cycle to the second cycle, the average percentage of student learning outcomes increased by 10.7% as well as the completeness of classical learning increased by 42.2%. Based on the findings of this study concluded that cooperative learning Team-Assisted Individualization (TAI) can improve interaction and learning outcomes Mathematics Elementary School fourth grade students 6 Dauh Castle academic year 2013/2014.keyword : academic supervision, principal leadership, work ethics, and service quality of learning process

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue