cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SINEKTIK BERBANTUAN MEDIA BENDA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR MENGARANG DESKRIPSI KELAS IV GUGUS IV KECAMATAN JEMBRANA I Nym. Jampel, Ni Md. Jayanti M, Dsk. Putu Parmiti,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.677

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi hasil belajar mengarang deskripsi dalam Bahasa Indonesia sebelum diterapkan model pembelajaran sinektik berbantuan media benda konkret, (2) deskripsi hasil belajar mengarang deskripsi dalam Bahasa Indonesia setelah diterapkan model pembelajaran sinektik berbantuan media benda konkret, (3) perbedaan hasil belajar mengarang deskripsi dalam Bahasa Indonesia antara  siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran sinektik berbantuan media benda konkret dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah  penelitian Eksperimen Semu. Populasi penelitian yaitu kelas IV SD Gugus IV Kecamatan Jembrana, tahun pelajaran 2012/2013 sebanyak 197 siswa. Sampel penelitian SD Negeri 3 Pendem berjumlah 25 siswa dan SD Negeri 6 Pendem berjumlah 30 siswa. Data hasil belajar mengarang deskripsi dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa: terdapat perbedaan hasil belajar mengarang deskripsi dalam Bahasa Indonesia antara  siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran sinektik berbantuan media benda konkret dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung = 6,35>ttabel = 2,000). Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa model pembelajaran sinektik berbantuan media benda konkret lebih berpengaruh positif terhadap hasil belajar mengarang deskripsi dalam Bahasa Indonesia dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.   Kata-kata kunci: Sinektik, Benda Konkrit, Mengarang Deskripsi
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PBL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI LESSON STUDY SD KELAS V ., I Putu Bayu Adi Permana; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i3.12063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning dengan siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning pada siswa kelas V SD Mutiara Singaraja. Jenis peneltian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SDN Mutiara Singaraja yang berjumlah 66 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas Va dan Vb di SD Mutiara Singaraja yang berjumlah 33 dan 33. Metode dalam pengumpulan data dilakukan dengan metode tes yaitu dengan tes obyektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning dengan siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning pada siswa kelas V SD Mutiara Singaraja dengan thit= 4,12 > ttab= 2,000 adanya perbedaan yang signifikan. Berdasarkan hasil analsis data model pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh terhadap hasil belajar IPA. Perbaikan dilakukan dalam proses pembelajaran IPA dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan teknik penyelesaian masalah melalui lesson study untuk meningkatkan hasil belajar dalam mengatasi permasalahan dalam proses pembelajaran dikelas.Kata Kunci : hasil belajar, IPA, model PBL. This study aims to determine whether the difference between IPA learning outcomes between students who dibelajarkan with learning model Problem Based Learning with students who are not dibelajarkan with Problem Based Learning learning model on students of grade V SD Mutiara Singaraja. This type of research is a quasi-experimental study. The population of this study is the entire class V SDN Mutiara Singaraja which amounted to 66 students. The sample of this research is Va and Vb class at SD Mutiara Singaraja which amounted to 33 and 33. The method in collecting data is done by test method that is by objective test. The data obtained were analyzed using descriptive statistical and inferential statistical techniques, ie t-test. The results of this study indicate that there are differences in science learning outcomes between students who are taught by the model of Problem Based Learning learning with students who are not dibelajarkan with the model of learning Problem Based Learning in students of grade V SD Mutiara Singaraja with thit = 4.12> ttab = 2,000 difference Which is significant. Based on the results of data analysis analysis model analysis of Problem Based Learning effect on science learning outcomes. Improvement is done in the process of science learning by using Problem Based Learning learning model with problem solving techniques through lesson study to improve learning outcomes in overcoming problems in the process of learning in class.keyword : learning outcomes, IPA, PBL model.
PENGARUH PEMBELAJARAN TANDUR BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV ., Putu Ariantini; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran TANDUR berbasis kearifan lokal dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional pada siswa kelas IV di Gugus VII Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV semester genap di Gugus VII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 83 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelompok siswa kelas IV SD No. 1 Banjar Bali yang berjumlah 25 orang sebagai kelas eksperimen dan kelompok siswa kelas IV SD No. 2 Banjar Bali yang berjumlah 22 orang sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji?t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 3,71 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,021. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran tandur berbasis kearifan lokal dan kelompok yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Dilihat dari hasil perhitungan rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 20,6 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA kelompok kontrol adalah 18,04, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran TANDUR berbasis kearifan lokal berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di Gugus VII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : pembelajaran tandur, hasil belajar IPA This research purpose were to know the differences of science?s learning result between students who learnt by tandur learning model based on local wisdom and students who learnt using conventional learning model in grade fourth students Cluster VII District of Buleleng, Buleleng regency in academic year 2014/2015. The type of this research was a quasi experiment. Population of this research was grade fourth students Cluster VII District of Buleleng, Buleleng regency in academic year 2014/2015 which amounts to 83 students. The sample of this study was fourth grade students in SD No. 1 Banjar Bali amounting to 25 students as experimental class and fourth grade students of SD No. 2 Banjar Bali amounting to 22 people as the control class. Science students learning outcome data were collected with a multiple choice test instrument. The data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). Based on the analysis of data, obtained t arithmetic = 3,71 dan ttable (at the 5% significance level) = 2,021. That mean tarithmetic > ttable so it can be interpreted that there is there are differences in learning outcomes IPA between students who learnt by tandur learning model based on local wisdom and students who learnt using conventional learning model. Viewed from the results of the calculation of average science learning outcomes experimental group was 20,6 higher than the average results of science learning control group was 18,04, so it can be concluded that the application of tandur learning model based on local wisdom influence on students' learning outcomes in science?s in grade fourth students Cluster VII District of Buleleng, Buleleng regency in academic year 2014/2015. keyword : tandur learning model, science?s learning result
PENERAPAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN MEDIA CERITA ANAK BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP IPA DAN AKTIVITAS SISWA KELAS V Pt. Nanci Riastini, I Gst. Ngr. Pt. Karang B, I Nym. Arcana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1425

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui peningkatan pemahaman konsepIPA melalui  pendekatan pembelajaran  kontekstual,  (2)  mengetahui  peningkatan aktivitas siswa  melalui  pendekatan pembelajaran  kontekstual.  Penelitian  ini  adalah Penelitian  Tindakan  Kelas  (PTK)  dengan  subjek penelitian  siswa  kelas  V  SD  No.  2Ambengan tahun pelajaran 2012/2013 berjumlah 25 orang. Tindakan dilakukan dalam 2 siklus. Siklus I terdiri atas 3 pertemuan dan siklus II terdiri atas 3 pertemuan. Setiap pertemuannya  dilaksanakan  sesuai  dengan  tahapan  mulai  dari  perencanaan, pelaksanaan,  observasi  dan  refleksi.  Pemahaman  konsep  IPA  diukur  dengan  data hasil belajar IPA. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan metode tes, sedangkan data  aktivitas siswa dikumpulkan  dengan  metode  observasi.  Data  yang  telah terkumpul  dianalisis  secara  deskriptif  kuantitatif.  Hasil penelitian  menunjukkan penerapan  pendekatan  pembelajaran  kontekstual  dapat  meningkatkan  pemahaman konsep IPA pada siswa kelas V di SD No. 2 Ambengan tahun pelajaran 2012/2013.Peningkatan  tersebut  ditunjukkan  pada  siklus  II  yakni  hasil  belajar  IPA mencapai kriteria  tinggi,  dengan  persentase  ketuntasan  mencapai ketuntasan  100%,  dan aktivitas  siswa  dengan  kriteria  aktif. Berdasarkan  penelitian  ini,  disarankan  kepada semua  guru  kelas  di  sekolah dasar  tempat  penelitian  hendaknya  menerapkan pendekatan pembelajaran kontekstual dalam pembelajaran IPA.Kata kunci: pendekatan kontekstual, pemahaman konsep IPA, aktivitas siswa
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI BERBASIS KARAKTER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA TEMA CITA-CITAKU PADA SISWA KELAS IVA SD NEGERI 11 PEMECUTAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Ni Kadek Dwi Eriyanti; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7470

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mendiskripsikan kompetensi sikap siswa dalam belajar IPA tema cita-citaku pada siswa kelas IVA melalui penerapan model pembelajaran inkuiri berbasis karakter di SD Negeri 11 Pemecutan. (2) untuk meningkatkan kompetensi pengetahuan IPA tema cita-citaku pada siswa kelas IVA melalui penerapan model pembelajaran inkuiri berbasis karakter di SD Negeri 11 Pemecutan. (3) untuk mendeskripsikan kompetensi keterampilan IPA tema cita-citaku pada siswa kelas IVA melalui penerapan model pembelajaran inkuiri berbasis karakter di SD Negeri 11 Pemecutan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVA SD Negeri 11 Pemecutan dengan jumlah siswa 42 orang yaitu: perempuan 21 orang dan laki-laki 21 orang. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode tes untuk mengumpulkan data pada kompetensi pengetahuan dan metode non tes untuk mengumpulkan data pada kompetensi sikap dan kompetensi keterampilan. Hasil penelitian ini yaitu (1) melalui penerapan model pembelajaran inkuiri berbasis karakter dapat menumbuhkan kompetensi sikap dalam belajar IPA, hal ini diamati dari bertambahnya kuantitas siswa dari pra siklus ke siklus I dan siklus II dapat mencapai indikator yang telah ditetapkan. (2) pada kompetensi pengetahuan IPA yang mencapai predikat B (baik) sebanyak 27 atau 64,29% dari jumlah siswa pada siklus I yang meningkat menjadi 38 atau 90,48% pada siklsu II. (3) pada kompetensi keterampilan dalam belajar IPA terjadi perubahan pada kuantitas siswa yang telah memenuhi indikator kompetensi keterampilan yang telah ditetapkan dari pra siklus ke siklus I dan siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri berbasis karakter dapat meningkatkan hasil belajar IPA. Kata Kunci : inkuiri, karakter, hasil belajar IPA The researth purpose three decription compotion etitude student in learning sains. The first purpose in decription competation student etituded in learning sains with theme of my ideals in IV grade in inquiry teqnuic of character student in SD Negeri 11 Pemecutan. The second purpose is increase competation sains the theme of my ideals in IV grade student in inquiry teqnuic character of SD Negeri 11 Pemecutan. The third to description competation etituded student in learning sains with theme of my ideals in IV grade students in inquiry teqnuic of character SD Negeri 11 Pemecutan. The subject of the research is student IV grade SD Negeri 11 Pemecutan is 42 student suth as: 21 girl and 21 boys. The methods used to collect data is the test method to collect data on the knowledge competency and of non-test methods for collecting data on the attitudes competency and competency skills. The results of this study were the first through the model implementation of inquiry-based learning character can foster competency in the attitude to learn sains , it is observed from the increased quantity of students from pre cycle to cycle I and cycle II can achieve a predetermined indicators. The second on the competence of the IPA knowledge to reach predicate B (good) by 27 or 64.29% of the total number of students in the first cycle increased to 38 or 90.48% on cycle II. the third on competency to learn sains skills in a change in the quantity of students who have met the indicators of competency skill set from the pre cycle to cycle I and cycle II. Thus it can be concluded that the application of a character-based inquiry learning model can improve learning outcomes IPA. keyword : inquiry, character, learning outcomes IPA.
PENERAPAN METODE PENUGASAN DENGAN TEKNIK KERJA KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Ni Luh Sridarsini; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2596

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas dan hasil belajar IPA siswa. Berdasarkan permasalahan tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA pada siswa kelas V semester I SD N 3 Tinga-Tinga Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 melalui penerapkan metode penugasan dengan teknik kerja kelompok. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas V semester 1 SD N 3 Tinga-Tinga sebanyak 34 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat kali pertemuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan tes. Data yang didapatkan dari metode observasi adalah data tentang aktivitas belajar dan data yang didapatkan dari metode tes adalah data tentang hasil belajar IPA selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Data hasil penelitian menunjukkan pada siklus I aktivitas belajar siswa mencapai 74,7% dan hasil belajar siswa mencapai 61,05%. Pada siklus II aktivitas belajar siswa mencapai 81,4% dan hasil belajar siswa mencapai 83,1%. Dengan demikian aktivitas belajar dan hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD N 3 Tinga-Tinga dengan diterapkannya metode penugasan dengan teknik kerja kelompok mengalami peningkatan. Kata Kunci : Metode Penugasan, Aktivitas Belajar, Hasil Belajar The problem in this study is the low activity and student learning outcomes IPA. Based on these problems, this research aims to improve science learning activities and outcomes in the first semester of fifth grade students of SD N 3 Tinga-Tinga Gerokgak Buleleng regency school year 2013/2014 through the assignment method to apply the techniques of group work. Type of research is a classroom action research subjects were students of class V Semester 1 SD N 3 Tinga-Tinga many as 34 people. This study was conducted in two cycles , each cycle consisting of four meetings. Data collection in this study was conducted using observation and tests. Data obtained from observation method is data on learning activities and the data obtained from the test method is science learning outcome data were then analyzed by quantitative descriptive techniques. The data results showed in the first cycle of student learning activities reached 74.7% and the learning outcomes of students reached 61.05%. In the second cycle activity reached 81.4% of student learning and student learning outcomes reached 83.1%. Thus the learning activities and learning outcomes in class V IPA SD N 3 with Tinga-Tinga assignment method with the application of techniques of group work has increased.keyword : Assignment Method, Learning Activity, Learning Outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) BERBANTUAN MEDIA KONKRIT TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS VII KECAMATAN GIANYAR TAHUN AJARAN 2014/2015 ., I Made Oka Susila; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5043

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika kelompok siswa yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) Berbantuan Media Konkret dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus VII Kecamatan Gianyar Tahun Ajaran 2014/2015. Penelitian ini menggunakan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V Gugus VII Kecamatan Gianyar Tahun Ajaran 2014/2015 yang terdiri dari 181 orang siswa. Sampel penelitian sebanyak 2 kelas berjumlah 60 orang siswa yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data tentang hasil belajar matematika dikumpulkan menggunakan tes obyektif bentuk pilihan ganda biasa. Data dianalisis mengunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji-t didapat thit = 3,19 pada taraf signifikansi 5 % dan db=58 diperoleh ttabel = 2,000. Jadi thit=3,19 > ttabel = 2,000. Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika kelompok siswa yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) Berbantuan Media Konkret dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus VII Kecamatan Gianyar Tahun Ajaran 2014/2015. Dengan demikian dapat disimpulkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) Berbantuan Media Konkret berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V Gugus VII Kecamatan Gianyar Tahun Ajaran 2014/2015.Kata Kunci : kooperatif NHT,media konkret, hasil belajar. This research aims to determine the significant differences students? math learning outcomes that learned by following the cooperative learning model type Numbered Head Together by concrete media and student?s math learning outcomes that learned by following the conventional learning model to the fifth grade students of Elementary School Gugus VII Gianyar sub district, Gianyar regency in academic year 2014/2015. This research was designed using Nonequivalent Control Group Design. The populations of this study were the fifth grade students of Elementary School Gugus VII Gianyar sub district, Gianyar regency in academic year 2014/2015 that consisted of 181 students. The samples were 2 classes consisted of 60 students that determined by random sampling. The data of math learning outcomes were collected using multiple-choice test. The data were analyzed by t-test. Based on the result of t-test, showed that thit = 3,19 and ttable = 2,000. So thit = 3,19 > ttable = 2,000. Showed that there were significant differences in math learning outcomes of students math who learned with using the cooperative learning model type Numbered Head Together by concrete media and students who learned with using the conventional learning model to the fifth grade students of Elementary School Gugus VII Gianyar sub district, Gianyar regency in academic year 2014/2015. It means that the cooperative learning model type Numbered Head Together by concrete media affect the result of learning math to the fifth grade students of Elementary School Gugus VII Gianyar sub district, Gianyar regency in academic year 2014/2015.keyword : cooperative NHT, conkret media, learning achievement
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Ni Wayan Eni Febriyanti; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10908

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPA siswa dalam mata pelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran picture and picture dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran yang berpusat pada guru pada siswa kelas V SD Gugus III Kecamatan Abang Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dan rancangan penelitian yang digunakan adalah post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas V SD Gugus III Kecamatan Abang Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 183 orang. Sampel diambil dengan teknik Random Sampling, yaitu siswa kelas V SD N 1 Purwa Kerthi yang bejumlah 29 orang dan siswa kelas V SD N 3 Purwa Kerthi yang berjumlah 27 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran picture and picture dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran yang berpusat pada guru. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung = 9,82 > ttabel = 3,168 dengan db = 54 dan taraf signifikansi 5%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran picture and picture berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA.Kata Kunci : Picture and Picture, hasil belajar IPA. The problem of this research is the student?s low result in Natural Science. This research aimed to determine the difference of significant learning outcomes of Natural Science learning between students who were taught by picture and picture learning model and students who were taught by teacher-centered learning on class V of Elementary School Gugus III Abang Sub-districk Academic Year 2016/2017. The type of this research was quasi experimen and used post-test only control group design as the research design. The population in this research was all Elementary of class V Gugus 3 Abang Sub-districk Academic Year 2016/2017 which amounted to 183 students. The sample was taken by Random Sampling technique, that were students of class V SD N 1 Purwa Kerthi which amounted to 29 students and students of class V SD N 3 Purwa Kerthi which amounted to 27 students. The data of student learning were collected by using multiple choice test. The obtained data were analized by using descriptive and inferential statistical analysis (t-test). The result showed the significant differences in Natural Science learning outcomes between students who were taught by picture and picture learning model and students who were taught by teacher-centered learning. Based on the analysis result obtained tcount = 9,82 > ttable = 3,168 with db = 54 and 5% significance level. Thus, it can be concluded that learning using picture and picture learning model gives a positive effect on the learning outcomes of Natural Science.keyword : Picture and Picture, Natural Science learning result.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TAKE AND GIVE BERBASIS RESOLUSI KONFLIK TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD N 26 PEMECUTAN IB. Gd Surya Abadi, Pt. Edy Pariawan, DB. Kt. Ngr. Semara P.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1206

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe take and give berbasis resolusi konflik dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD N 26 Pemecutan Denpasar Barat Tahun Ajaran 2012/2013. Jenis Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yaitu nonrandomized control group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD N 26 Pemecutan Denpasar Barat yang berjumlah 102 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas VA yang berjumlah 34 orang dan siswa kelas VC yang berjumlah 33 orang. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan instrumen berupa tes hasil belajar IPS (tes objektif). Hasil test ini selanjutnya dianalisis dengan menggunakan pengujian statistik yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe take and give dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Ini dapat dilihat dari hasil uji-t, dimana thit = 5,500 sedangkan ttab pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 65 sebesar 2,000, sehingga thitung > ttabel. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe take and give berbasis resolusi konflik terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD N 26 Pemecutan Denpasar Barat tahun ajaran 2012/2013.   Kata-kata kunci: take and give, resolusi konflik, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INDUKTIF BERBASIS INTEGRATIF TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SEMESTER I SEKOLAH DASAR GUGUS R.A KARTINI ., Ida Ayu Adisti Ligianing Putri; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2273

Abstract

Model pembelajaran Induktif Berbasis Integratif merupakan strategi yang direncanakan untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi dan kreatif melalui observasi, membandingkan, penemuan pola dan menggeneralisasikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran induktif berbasis integratif dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Sekolah Dasar Gugus R.A Kartini. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen semu dengan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V semester I Sekolah Dasar Gugus R.A Kartini yang terdiri atas 4 Sekolah Dasar dengan jumlah keseluruhan populasi adalah 398 siswa. Sampel yang digunakan adalah 2 kelas yaitu siswa kelas V SDN 32 Pemecutan sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SDN 27 Pemecutan sebagai kelompok konvensional dengan jumlah keseluruhan sebanyak 80 siswa. Teknik pemilihan sampel yang digunakan yaitu random sampling. Data yang dianalisis adalah hasil belajar IPA siswa yang dikumpulkan melalui tes hasil belajar IPA siswa. Untuk analisis data digunakan uji t dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran induktif berbasis integratif dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional (nilai thit = 2,40 dengan taraf signifikansi 5% dan dk = 78 diperoleh ttabel = 2,00) jadi thitung > ttabel. ). Hasil penelitian juga menunjukkan adanya pengaruh model pembelajaran induktif berbasis integratif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V Sekolah Dasar Gugus R.A Kartini ( = 64,73 > = 57,95).Kata Kunci : Model Pembelajaran Induktif Berbasis Integratif dan Hasil belajar IPA. Integrative Model -Based Inductive learning is a strategy designed to help students develop higher level thinking skills and creative through observation, comparing, and generalizing patterns discovery. The purpose of this study was to determine the significant differences between students' science learning outcomes that learned using inductive learning -based integrative model of the students that learned using the conventional teaching fifth grade elementary school students RA Kartini Group. This study used a quasi-experimental design with design nonequivalent control group design. The study population is the first semester on fifth grade students of RA Kartini elementary school consisting of four elementary schools with a total student population are 398 . The samples used were two classes of fifth grade students of SDN 32 acceleration as the experimental group and fifth grade students of SDN 27 acceleration as the conventional group with a total of 80 students . Sample selection technique used is random sampling . The data analyzed were the result of learning science students collected through student science achievement test. For data analysis used the t test with significance level of 5 %. The results showed that there were significant differences between students' science learning outcomes that learned using inductive learning -based integrative model of the students that learned using conventional learning (tcount = 2.40 with a significance level of 5 % and dk = 78 is obtained ttable = 2,00) so tcount > ttable. The results also showed the influence of an integrative model of inductive learning based on learning outcomes IPA Elementary School fifth grade students RA Kartini Group( = 64.73 > = 57.95) .keyword : Inductive Learning Model -Based Integrative and science learning outcomes.

Page 23 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue