cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ATI (APTITUDE TREATMENT INTERACTION) BERBANTUAN PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., Anak Agung Ngurah Mahendra Putra; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2036

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran ATI (Aptitude Treatment Interaction) berbantuan peta konsep dan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional di kelas IV SD di gugus VII di Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan The Posttest-Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD di gugus VII Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 125 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Metode tes digunakan untuk mengumpulkan data mengenai hasil belajar siswa. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan uji prasyarat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran ATI (Aptitude Treatment Interaction) berbantuan peta konsep memiliki mean (M) = 25,44 termasuk dalam kategori sangat tinggi, (2) hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional memiliki mean (M) = 16,2 termasuk dalam kategori sedang, (3) terdapat perbedaan hasil belajar secara signifikan antara siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran ATI (Aptitude Treatment Interaction) berbantuan peta konsep dengan siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional ( > ). Siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran ATI (Aptitude Treatment Interaction) berbantuan peta konsep menunjukkan hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang belajar mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : ATI, peta konsep, hasil belajar This research purpose for to know the different student learning result of science that learned using the model ATI (Aptitude Treatment Interaction) helped concept maps and students that learned using conventional learning model in IV grade elementary school in cluster VII in Sawan subdistrict academic year 2013/2014 . This research is a quasi experiment with The Posttest-Only Control Group Design. This research population is all the IV grade students in cluster VII Sawan subdistrict academic year 2013/2014, amounting to 125 people. Data collection in this research was conducted using a test method. Test methods used to collect data on student learning result. Data analysis method used is descriptive statistical analysis and test requirements analysis. The research showed that (1) the learning result of students who take lessons with learning model ATI (Aptitude Treatment Interaction) helped concept maps have a mean (M) = 25.44 included in the very high category, (2) the learning result of students with the following conventional learning models have a mean (M) = 16.2 is included in the medium category, (3) there are significant differences in learning result between students who are learning to follow the learning model ATI (Aptitude Treatment Interaction) helped concept maps with students who are learning to follow the conventional learning models ( > ). Students who learn to use learning model ATI (Aptitude Treatment Interaction) helped concept maps showed better learning result than students who learn to follow the learning using conventional learning models.keyword : ATI, concept mapping, learning result
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN MEDIA GRAFIS TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS IV SD DI GUGUS 4 KECAMATAN BUSUNGBIU ., Eddy Permana Putra; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hasil belajar Matematika siswa kelas IV SD di Gugus 4 Kecamatan Busungbiu Kabupaten Buleleng yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, (2) hasil belajar Matematika siswa kelas IV SD di Gugus 4 Kecamatan Busungbiu Kabupaten Buleleng yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media grafis, (3) perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model inkuiri terbimbing berbantuan media grafis dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus 4 Kecamatan Busungbiu Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV Gugus 4 Kecamatan Busungbiu Kabupaten Buleleng yang berjumlah 144 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Negeri Titab yang berjumlah 19 orang dan siswa kelas IV SD Negeri 1 Telaga yang berjumlah 14 orang. Data hasil belajar Matematika dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda dan data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa kelompok eksperimen tergolong sangat tinggi dengan rata-rata 21,45. Sedangkan, hasil belajar Matematika siswa kelompok kontrol tergolong tinggi dengan rata-rata 15,79. Terdapat perbedaan hasil belajar Matematika yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model inkuiri terbimbing berbantuan media grafis dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional (thitung > ttabel, thitung = 5,411 dan ttabel = 2,201). Dengan demikian, model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media grafis berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika siswaKata Kunci : Inkuiri terbimbing, media grafis, konvensional, hasil belajar This research aims to determined (1) the results of Mathematics learning on fourth grade elementary school students in Cluster 4 Buleleng Subdistrict Busungbiu that learned with conventional learning models, (2) the results of mathematics learning on fourth grade elementary school in Cluster 4 Buleleng Subdistrict Busungbiu that learned by guided inquiry learning model aided by graphic media, (3) significant differences in outcome between groups of students learning mathematics is learned with guided inquiry model of graphic media aided by a group of students who learned with the conventional model of the fourth grade students in Cluster 4 Busungbiu Buleleng District of Academic Year 2013/2014 This research was a quasi experimental studied. The research population was all students in the class IV Cluster 4 Buleleng Subdistrict Busungbiu totaling 144 people. The sample of this research is the fourth grade students of SD Negeri Titab totaling 19 persons and fourth grade students of SD Negeri 1 Telaga, amounting to 14 people. Mathematics learning outcomes data collected using a multiple-choice test and the data obtained were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics, namely t-test. Results of this research showed that the experimental group students' learning outcomes as very high with an average of 21.45. Meanwhile, the results of a control group of students learning mathematics is high with an average of 15.79. There are differences in mathematics learning result significantly between groups of students who learned with guided inquiry model of graphic media aided by by a group of students who learned with the conventional model (t count> t table, t count = 5.411 and the table = 2.201). Thus, guided inquiry learning model aided by graphic media influence on student learning result Mathematicskeyword : guided inquiry, graphic media, conventional, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAVI BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD N DI GUGUS V KECAMATANSUKASADA ., Ni Luh Devi Yulyanitha; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SAVI berbantuan media gambar dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD N di gugus V kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD N di gugus V kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 101 siswa. Sedangkan sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 50 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes dengan instrumen yang digunakan adalah perangkat tes. Perangkat tes yang digunakan adalah pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran SAVI berbantuan media gambar memiliki mean (M) = 22,96 termasuk dalam kategori sangat tinggi, (2) hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran model pembelajaran konvensional memiliki mean (M) = 19,52 termasuk dalam kategori tinggi, (3) hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa thitung=2,73 > ttabel=2,021 sehingga terdapat perbedaan hasil belajar secara signifikan antara siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran SAVI berbantuan media gambar dengan siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional. Dengan demikian penggunaan model pembelajaran SAVI berbantuan media gambar berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Ini terlihat dari siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran SAVI berbantuan media gambar menunjukkan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang belajar mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : SAVI berbantuan media gambar, hasil belajar This study aims to describe differences in science learning critical thinking skill significantly between groups of students who use SAVI learning model which used picture media and students who use conventional way of learning in fifth grade elementary school students in Cluster 5 District Sukasada Academic Year 2013/2014. This research is a quasi-experimental research design. Population in this study was all fifth grade students of elementary schools in Cluster 5 District Sukasada Academic Year 2013/2014, the amount is 101 all together. The samples used in this study were 50 people. Data were collected with instrument test which the instrument used was test. The instrument was used objective test. The data collected were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The results of the research showed (1) the result of students who learned using SAVI learning model which used picture media has mean (M) = 22.96 it was categoriez excellent, (2) the result of students who learned using conventional learning models with mean (M) = 19.52 it was categoriez good, and (3) and then result of hipothesis thitung=2,73 > ttabel=2,021 so, there were significant differences result between groups of students who used SAVI learnig model which used picture media with groups of students who used conventional way . It can be said that a group of students who learned used SAVI learning model which picture media gave effect to the learning process. is better than the group of students who learned with conventional learning model. Based on these results it can be said that a group of students who learned used SAVI learning model which picture media is better than the group of students who learned with conventional learning model.keyword : SAVI learning model which picture media, result of the study
PENGARUH PEMBELAJARAN TEMATIK BERBASIS PERMAINAN EDUKATIF SING TO REMEMBER TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA SD GUGUS LETKOL WISNU ., Anak Agung Ayu Shinta Dewi; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran tematik berbasis permainan edukatif sing to remember dengan siswa yang mengikuti pembelajaran tematik konvensional di SD Gugus Letkol Wisnu. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian nonequivalent control group design. Dengan sampel penelitian adalah SD N 6 Peguyangan sebagai kelas eksperimen dan SD N 12 Peguyangan sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan tes. Data hasil tes tersebut kemudian dianalisis menggunakan uji t. Dari hasil analisis dengan menggunakan uji t diperoleh thit = 4,06, sedangkan ttabel pada taraf signifikansi 5% dengan dk = (30+30) -2 =58 adalah 2,00, sehingga nilai thit > ttabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran tematik berbasis permainan edukatif sing to remember dengan siswa yang mengikuti pembelajaran tematik konvensional di SD Gugus Letkol Wisnu. Kata Kunci : pembelajaran tematik berbasis permainan edukatif sing to remember, hasil belajar IPS This study aims to determine whether there are significant differences results of social studies between students who take thematic educational games sing to remember learning-based with students who take conventional thematic of learning in SD Gugus Letkol Wisnu. This study uses a nonequivalent control group design research. With a research sample SD N 6 Peguyangan as a experimental class and SD N 12 Peguyangan as the control class. Collecting data in this study by test, after. The test data were analyzed using t tests. From the analysis results obtained by using the t test thit = 4.06, while ttabel at significance level of 5% with dk = (30 +30) -2 = 58 is 2.00, so the value of thit > ttabel, then Ho is rejected and Ha accepted. This it can be said that there are significant differences social studies learning outcomes between students who take thematic educational games sing to remember with students who take conventional thematic of learning in SD Gugus Letkol Wisnu.keyword : thematic educational games sing to remember learning-based, of social studies learning outcomes results.
MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR PKn KELAS V SD GUGUS SRIKANDI DENPASAR ., Made Delly Praditya Mandala Putra; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2040

Abstract

Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Problem Solving dan yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014. Metode penulisan yang digunakan adalah metode kajian pustaka yaitu dengan mengkaji buku-buku yang relevan dengan model pembelajaran Problem Solving. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus Srikandi berjumlah 327 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD N 10 Sumerta berjumlah 30 siswa dan kelas V SD N 8 Sumerta berjumlah 33 siswa. Data mengenai hasil belajar PKn dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn kelompok siswa yang dibelajarkan melalui Model pembelajaran Problem Solving dan yang dibelajarkan melalui Pembelajaran Konvensional pada kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014, hal ini dapat dibuktikan thitung = 2,12 > ttabel (α = 0.05, 61) = 2,00, dengan nilai rata-rata hasil belajar PKn siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Problem Solving 70,67 dan yang dibelajarkan melalui pembelajaran Konvensional 64,09. Dengan demikian dapat disimpulkan Model pembelajaran Problem Solving berpengaruh terhadap Hasil Belajar PKn Siswa Kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014. Kata Kunci : Model Pembelajaran Problem Solving, Hasil Belajar PKn The purpose of this paper is to find significant differences in learning outcomes PKn groups of students that learned through learning design of Problem Solving and that learned through conventional teaching in fifth grade elementary school in Denpasar Srikandi cluster East of the Academic Year 2013/2014. Writing method used is method literature review that examine relevant books Problem Solving with the learning desing. This study was a quasi-experimental study the study design Nonequivalent Control Group Design. The population in this study were all fifth grade students of elementary school Srikandi cluster totaling 327 students. Samples were taken with a random sampling technique. The samples in this study were fifth grade elementary school students N 10 Sumerta Who totaled 30 students and fifth grade elementary school students N 8 Sumerta Who totaled 33 students. Mathematics laearning outcom data were collected using a objective tests. The data were then analyzed using statistical analysis techniques t-test. The results showed there are significant differences Civics learning PKn group of students that learned through learning Problem Solving design and that learned through Conventional Learning in class V SD Force Srikandi East Denpasar Academic Year 2013/2014, This can be proved thit = 2,12 > ttab (α = 0.05, 61) = 2,00, with an average value of PKn student learning outcomes learning model that learned through Problem Solving 70.67 and that learned through learning Conventional 64.09. It can be concluded Learning Problem Solving design effect on Civics Student Learning Outcomes Class V SD Force Srikandi East Denpasar Academic Year 2013/2014.keyword : Learning Problem Solving design, Results Learning Civics
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS IV GUGUS III KECAMATAN BUSUNGBIU ., Putu Budi Susila; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2041

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran matematika dalam pembelajaran konvensional. (2) kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran matematika dalam pembelajaran berbasis masalah. (3) perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan Pembelajaran Berbasis Masalah dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran Konvensional Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas IV Gugus III Kecamatan Busungbiu. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri yang ada di gugus III Kecamatan Busungbiu yang berjumlah 141 orang. Sampel penelitian ini, yaitu siswa kelas IV SD Negeri 2 Bengkel yang berjumlah 16 orang dan siswa kelas IV SD Negeri 3 Bengkel yang berjumlah 15 orang. Data hasil belajar Matematika siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes essay dan data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa kelompok eksperimen tergolong tinggi dengan rata-rata 16,56, sedangkan hasil belajar siswa kelompok kontrol tergolong sedang dengan rata-rata 11,43. Terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis masalah dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV gugus III kecamatan Busungbiu ( thitung = 4,77 dan ttabel =2,43). Dengan demikian, model pembelajaran berbasis masalah berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis matematika siswa.Kata Kunci : PBM, berpikir kritis. This study was aimed to determine (1) the students’ ability in critical thinking for mathematics in conventional learning, (2) the students’ ability in critical thinking for mathematics in problem-based learning, (3) a significant difference between a group of students who studied by using problem-based learning and a group of students who studied by using conventional learning through the students’ ability in critical thinking to the mathematics in the fourth grade of Gugus III at Busungbiu District. This study was quasi-experiment. The population was all the fourth grade students of elementary school in Gugus III at Busungbiu district which consist of 141 students. The sample of this research are the fourth grade students in SD Negeri 2 Bengkel which consist of 16 students and the fourth grade students in SD Negeri 3 Bengkel which consist of 15 students. The data was collected by using essay-test and was anylized by the descriptive statistic analyses and infrantial statistic (t-test). The result shous that the students’ learing result in the experimental group is high with the average 16,56. While the students’ learing result in control group is in the moderate with the a average 11,43. There are significant differences between the students’ ability of critical thinking who used problem-based learning and the students who used conventional learning model to the students in the fourth-grade students in Gugus III Busungbiu district ( thitung = 4,77 dan ttable =2,43). It is concluded that problem-based learning is able to influence the critical thinking of students’ ability for mathematics lesson.keyword : PBL, critical thinking.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ECIRR BERBANTUAN ALAT PERAGA TERHADAP HASIL BELAJAR SAINS SISWA KELAS IV SD GUGUS MAYOR METRA DENPASAR TAHUN PELAJARAN 2012/2013 ., Ni Putu Werdhi Jayanti; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2043

Abstract

Penelitian ini bertujuan adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar sains antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran ECIRR berbantuan LCD dengan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional berbantuan gambar pada siswa kelas IV SD Gugus Mayor Metra Denpasar Tahun Pelajaran 2012/2013. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan posttest only nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD gugus mayor metra Denpasar Tahun Pelajaran 2012/2013 berjumlah 15 kelas terdiri dari 511 siswa dengan sampel penelitian SD Negeri Tulang Ampiang sebagai kelompok eksperimen berjumlah 35 siswa dan SD Negeri 18 Pemecutan yang berjumlah 36 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik group random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes. Selanjutnya data dianalisis dengan uji t statistik parametrik. Hasil penelitian menunjukkan rerata hasil belajar Sains kelompok eksperimen lebih besar daripada hasil kelompok kontrol (78,05>66,91). Hasil uji hipotesis dengan uji t menunjukkan thit = 3,24. Berdasarkan taraf signifikansi 5%, dk = 69 dan t tabel adalah 2,00, maka thit> t tabel berarti H0 ditolak dan Ha diterima sehingga terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Sains antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran ECIRR berbantuan alat peraga dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional berbantuan gambar, dapat disimpulkan model pembelajaran ECIRR berbantuan alat peraga berpengaruh terhadap hasil belajar Sains siswa kelas IV SD Gugus Mayor Metra Denpasar tahun pelajaran 2012/2013.Kata Kunci : ECIRR, alat peraga, hasil belajar dan sains. The objective of this study is to explain the significant differences on students’ achievement in learning science using two differences models, that are the learning model ECIRR assisted by LCD and the conventional learning model assisted by drawings in Forth Grade students of Gugus Mayor Metra Elementary School Denpasar Academic Year 2012/2013. This study is a quasi-experimental research conducted with the post-test only nonequivalent control group design. The population of the study is the Fourth Grade students of Gugus Mayor Metra Denpasar Academic Year 2012/2013 consisting of 15 classes with a total of 511 students. The sample of the research is chosen based on group random sampling method. The experiment group is Tulang Ampiang Elementary School with total 35 students. Data collection is done by test method, and then analysed using by parametric statistical test. The research shows that the average result of the experiment group is higher than the control group (78,05 > 66,91). The result of hypothesis test using t test show thit = 3,24. Based on the significance level 5%, dk=69 and ttable is 2,00, the research result thit > ttabel. It means that H0 is rejected and Ha is accepted. Thus, it can be concluded that there are significant differences in students’ achievement in learning sciences using the ECIRR model assisted by LCD and the conventional model assisted by drawings the Forth Grade Students of Gugus Mayor Metra Elementary School academic year 2012/2013.keyword : ECIRR, props aided, learning achievment and science.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TADIR DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA ., Komang Sri Laksmi Widiastuti; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Kadek Suranata, S.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara hasil belajar matematika kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran TADIR menggunakan media audio visual dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa SD kelas IV di Gugus IV Kecamatan Banjar Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD tahun pelajaran 2013/2014 di Gugus IV Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng, yang berjumlah 173 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD No.1 Banjar yang berjumlah 21 orang dan siswa kelas IV SD No. 5 Banjar yang berjumlah 23 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan antara hasil belajar matematika kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran TADIR menggunakan media audio visual dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa SD kelas IV di Gugus IV Kecamatan Banjar Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Pembelajaran TADIR, hasil belajar matematika, audio visual This research is done in order to know the different result of Mathematics learning between students taught by TADIR teaching model with audio visual and students taught by conventional teaching model in fourth grade elementary school students in Gugus IV District of Banjar Academic Year 2013/2014. The sort of this research is appearance experiment research. The population of this research is all of fourth grade students Academic Year 2013/2014 in Gugus IV District, Buleleng Regency, as much as 173 students. The sample of this research is 21 fourth grade students of SD No. 1 Banjar and 23 fourth grade students of SD No. 5 Banjar. The data as the result of learning is collected by using multiplechoice test. The data obtained is analyzed by using analysis descriptive techniques and inferential statistic that is a t-test. This research found that is a different result of Mathematics learning between the students taught by TADIR teaching model with audio visual and students taught by conventional teaching model to fourth grade students in Gugus IV District of Banjar Academic Year 2013/2014keyword : TADIR teaching model, result of Mathematics learning, audio visual
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SSCS TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA ., Eka Peri Artawan; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2045

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran SSCS dengan kelompok siswa yang melaksanakan pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD No.4 Kalibukbuk yang berjumlah 35 orang dan siswa kelas IV SD No. 2 Kalibukbuk yang berjumlah 24 orang. Data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes essay. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IV semester I di Gugus XV Kalibukbuk yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran SSCS dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (thitung > ttabel, thitung = 10,53 dan ttabel = 2,00). Berdasarkan temuan di atas, disimpulkan bahwa model pembelajaran SSCS berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Model Pembelajaran SSCS, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika This research attempted to find out the difference of the mathematics problem solving ability between the students taught by SSCS teaching method and the students taught byconventional teaching method. This research is a semu experimental research. The sample of this research was 35 fourth grade studentsof SD 4 Kalibukbuk and 24 fourth grade students of SD 2 Kalibukbuk. The data of students mathematics problem solving was collected by using descriptive statistics and inferentian statistics namely t-test. The result showed that there was mathematics problem solving ability of fourth grade students in first semester in gugus XV Kalibukbuk between the students taught by using SSCS teaching method and the students taught by using conventional method (tcount > ttable, tcount =10,53 and ttable = 2,00). Based on the findings, it can be concluded that SSCS learning method brings positive impactto mathematics problem solving ability compare with the conventional teaching method.keyword : SSCS teaching method, mathematics problem solving
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PREDICT-OBSERVE-EXPLAIN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SDN DI DESA RINGDIKIT ., Kadek Angga Prabawa; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Predict-Observe-Explain dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional SDN di desa Ringdikit tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan The Posttest-Only Control Group Design. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 4 dan 5 Ringdikit semester ganjil tahun pelajaran 2012/2013. Sampel diambil dengan cara random sampling dan berjumlah 36 siswa dalam 2 kelas. Hasil belajar IPA dalam penelitian ini dikumpulkan dengan tes hasil belajar IPA berbentuk objektif yang terdiri dari 30 butir tes. Hasil penelitian menemukan bahwa (1) rata-rata hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Predict-Observe-Explain sebesar 23,83 termasuk dalam kategori tinggi, (2) rata-rata hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional sebesar 16,67 termasuk dalam kategori sedang, (3) terdapat perbedaan hasil belajar secara signifikan antara siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran Predict-Observe-Explain dengan siswa yang belajar mengikuti pembelajaran konvensional. Siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran Predict-Observe-Explain menunjukkan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang belajar mengikuti pembelajaran konvensional. Dengan demikian, model pembelajaran Predict-Observe-Explain berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN di desa Ringdikit.Kata Kunci : model pembelajaran predict-observe-explain dan hasil belajar The aimed of this study is to determine the differences in learning outcomes between students who learned science with Predict - Observe - Explain model and students who learned with conventional model of fourth grade students in academic year 2012/2013 in Elementary school of Ringdikit village. This kind of study was a quasi experiment with The Posttest - Only Control Group Design . The sampel was the fourth grade students of SDN 4 and 5 Ringdikit in academic year 2012/2013. Samples were taken using random sampling which totaled of 36 students in two classes. Science learning outcomes in this study were collected with science achievement test form consisting of 30 objective test items. The study found that (1) learning outcomes average of students who take learning with the Predict-Observe-Explain learning model is 23.83 belong to high category, (2) learning outcomes average of students who take conventional learning is 16.67 belong to medium category, (3) there are significant differences in learning outcomes between students who learn with the Predict - Observe - Explain model and student who learn with the conventional learning. Students with the Predict - Observe - Explain model showed better learning outcomes than students who learn with the conventional learning. Thus, Predict - Observe - Explain learning model affects the outcome of the fourth grade students learn science of SDN in the Ringdikit village.keyword : learning models predict-observe-explain and learning outcomes

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue