cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODELPEMBELAJARAN Childrend Learning In Science TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR DI GUGUS II KECAMATAN SERIRIT TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Putu Dian Anggriani; ., Dr. I Dewa Putu Raka Rasana,M.Ed; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2452

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran model pembelajaran Childrend Learning In Science dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Sekolah Dasar di gugus II kecamatan Seririt. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan desain penelitian ”non-equivalent posttest only control group design”. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas IV di gugus II kecamatan Seririt yang terdiri dari 4 sekolah.Penelitian ditentukan dengan menggunakan random sampling dengan sampel penelitian 27 orang siswa kelas IV di Sd N 2 Sulanyah sebagai kelas eksperimen dan 22 orang siswa kelas IV di SD N 1 Sulanyah sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini didapatkan dari metode tes. Data yang didapatkan dari metode tes dianalisis dengan teknik analisis deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian pada tes hasil belajar IPA siswa menunjukkan bahwa rata-rata skor kemampuan hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Childrend Learning In Science sebesar 17,56. Sedangkan rata-rata skor hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional sebesar 13,68. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t menunjukkan thitung > t tabel, dengan nilai thitung sebesar 13,86 dan nilai ttabel sebesar 2,021. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Children Learning In Science dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Konvensional.Dengan demikian, model pembelajaran Children Learning In Science berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di gugus II Kecamatan Seririt tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Model pembelajaran Childrend Learning In Science, hasil belajar. This study aims to determine the differences in learning outcomes between students who take science learning learning model childrend Learning in Science and students who take conventional learning models on Elementary School fourth grade students in group II Seririt districts . The study was a quasi-experimental study ( quasi experiment ) with the design of the study of "non - equivalent posttest only control group design" . The study population was all fourth grade students in group II Seririt districts consisting of 4 sekolah.Penelitian determined using random sampling with a sample of 27 fourth grade students in Sd N 2 Sulanyah as an experimental class and 22 fourth grade students in elementary N 1 Sulanyah as the control class . Collecting data in this study is obtained from the test method . The data obtained from the test method analyzed by descriptive and inferential statistical analysis(t-test) . The results of the research on student science achievement test showed that the average score of the ability of learning outcomes of students who take science learning using learning model childrend Learning In Science of 17.56 . While the average score of the learning outcomes of students who take science learning with conventional learning of 13.68 . Hypothesis testing using t-test showed t count > t table , with tcount ttable value of 13.86 and 2.021 . The results of these studies indicate that there are significant differences between students who take learning model Children Learning In Science and students who take lessons with learning models such Konvensional.Dengan , learning models Children Learning In Science affects the outcome of the fourth grade students learn science in the District II cluster Seririt school year 2013/2014 .keyword : learning models Childrend Learning In Science, the results of study
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN POLYA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD GUGUS I KECAMATAN TAMPAKSIRING ., Putu Yulista Heny; ., Drs. I Wayan Sudiana,S.Pd., M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran polya dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Gugus I Kecamatan Tampaksiring Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2013/2014.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus I Kecamatan Tampaksiring tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 126 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD N 2 Manukaya yang berjumlah 23 orang dan siswa kelas IV SD N 4 Manukaya yang berjumlah 23 orang, teknik sampling yang digunakan adalah cluster sampling. Data hasil belajar matematika siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian yang berjumlah 10 soal. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 3,88 dan ttabel (pada taraf signifikasi 5%) = 2,02. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran polya dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Dari rata-rata ( ) hitung, diketahui kelompok eksperimen adalah 41,52 dan kelompok kontrol adalah 35,0. Hal ini berarti bahwa eksperimen > kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran polya berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Gugus I Kecamatan Tampaksiringa, Kabupaten Gianyar.Kata Kunci : polya, pembelajaran konvensional, hasil belajar This study aims to determine the differences in learning outcomes between students who take mathematics teaching and learning models polya students who take learning with conventional learning models in grade IV Cluster I Tampaksiring District Gianyar Regency academic year 2013/2014. This research is a quasi experimental study. The population of this study are all fourth grade students in Cluster I Tampaksiring District school year 2013/2014, amounting to 126 people. The sample of this study is the fourth grade students of SD N 2 Manukaya who was 23 people and the fourth grade students of SD N 4 Manukaya totaling 23 people, the sampling technique used was cluster sampling. Mathematics student learning outcomes data were collected with instrument-shaped test description totaling 10 questions. The data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). Based on the analysis of data, obtained t = 3.88 and t table (at the 5% significance level) = 2.02. This means that t count> t table, so that it can be interpreted that there is a significant difference in learning outcomes between students who take mathematics teaching and learning model polya students who take learning with conventional learning models. Of the average count, known experimental group and the control group was 41.52 is 35.0. This means that the experimental> control, so it can be concluded that the application of learning models polya effect on learning outcomes of students fourth grade math Force I Tampaksiringa Subdistrict, Gianyar.keyword : polya, conventional learning, learning outcomes.
PENGARUH PENDEKATAN JOYFUL LEARNING BERBASIS MULTIMEDIA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS V SD GUGUS 8 I GUSTI NGURAH RAI DENPASAR SELATAN ., Dwi Hermawan; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2470

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS siswa yang mengikuti pembelajaran pendekatan joyful learning berbasis multimedia dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada kelas V SD Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy experiment) yang menggunakan non equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan tahun ajaran 2013/2014 berjumlah 330 siswa yang tersebar dalam 8 kelas. Dalam pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPS siswa, menggunakan tes hasil belajar IPS dalam bentuk pilihan ganda biasa. Data dianalisis dengan uji t. Rata-rata hasil belajar IPS yang diperoleh siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan joyful learning berbasis multimedia lebih dari siswa yang dibelajarkan secara konvensional yaitu x = 80,18 > x = 74,38. Analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS siswa yang mengikuti pembelajaran melalui pendekatan joyful learning berbasis multimedia dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional dengan thitung = 3,648 > ttabel (α=0,05;78) = 2,00. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pendekatan joyful learning berbasis multimedia berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Pendekatan joyful learning berbasis multimedia, hasil belajar, IPS The purpose of this study is to determine significant differences of social science (IPS) result of students who follow joyful approach of multimedia based learning and conventional learning in the fifth grade on SD Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan academic year of 2013/2014. This study is a quasi-experimental study that uses non equivalent control group design. Population of this study is the fifth grade of SD Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan academic year of 2013/2014 amounted to 330 students spread in the eight classes. The sampling uses random sampling. The data collected is social science students learning result, using social studies test results in the form of multiple-choices answer. Data were analyzed by t test. The average results of students social science who learned with multimedia based joyful learning approach is higher than students who learned by conventional learning with x = 80.18 > x = 74.38. The results showed that there were significant differences in learning results of students social science who took multimedia based joyful learning approach than conventional learning with t count = 3.648 > t table ( α = 0.05, 78 ) = 2.00. From these results it can be concluded that multimedia based joyful learning approach effect on learning outcomes social science of fifth grade students of SD Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan academic year of 2013/2014.keyword : multimedia based joyful learning approach, learning outcomes , IPS
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN SQ3R TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA KELAS V SD ., I Gusti Ayu Cahyani Ari Putri; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2471

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang mengikuti metode pembelajaran SQ3R dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain the nonequivalent control group design. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik random sampling. Sampel penelitian sebanyak 72 siswa. Metode pengumpulan data keterampilan membaca menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik statistik parametris yakni uji-t. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan membaca yang signifikan antara siswa yang belajar menggunakan metode pembelajaran SQ3R dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional pada kelas V SD Gugus 1 Denpasar Selatan Tahun Pelajaran 2013/2014. Inovasi pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran SQ3R dapat digunakan sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Kata Kunci : Kata kunci: metode SQ3R, hasil belajar, dan bahasa Indonesia. This study aimed to determine significant differences in learning achivement between students who follow to use the SQ3R learning method with students who follow using conventional learning. This research is a quasi experimental design with the nonequivalent control group design. The sampling technique used is random sampling technique. The study sample as many as 72 students. Data collection method of reading skills using multiple-choice tests. Data were analyzed using parametric statistical techniques namely t-test. The results of the data analysis showed that there were significant differences in reading skills between students who learn to use the SQ3R learning method with students who learn using conventional learning in the fifth grade elementary Gugus 1 South Denpasar academic year 2013/2014. Innovation learning using SQ3R learning method can be used as an alternative to improve the learning achivement of students in the Indonesian language.keyword : Keyword: SQ3R method,learning achivement, and Indonesian language.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CIRC TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V DI DESA PENARUKAN KELAS V DI DESA PENARUKAN ., Putu Agus Kuswandana; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe CIRC dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa SD kelas V di Desa Penarukan. Penelitian ini tergolong eksperimen semu dengan desain post-test only control group design. Populasi penelitian adalah semua SD yang ada di Desa Penarukan khusunya siswa kelas V yang berjumlah 109 orang, sedangkan sampel penelitian adalah SD No. 5 Penarukan dan SD No. 3 Penarukan sebanyak 44 orang yang diambil secara random. Data tentang hasil belajar siswa dikumpulkan dengan metode tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan uji-t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe CIRC dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model konvensional pada mata pelajaran IPS siswa kelas V pada semester 1 tahun pelajaran 2013/2014 SD di Desa Penarukan. Hal ini ditunjukkan oleh thitung 11,84 > ttabel 2,021. Skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe CIRC yaitu 17,42 yang berada pada kategori tinggi dan siswa yang belajar menggunakan model konvensional yaitu 13,91 yang berada pada kategori sedang. Hal itu berarti model pembelajaran kooperatif tipe CIRC berpengaruh terhadap hasil belajar IPS Siswa SD di Desa Penarukan daripada model konvensional.Kata Kunci : model pembelajaran CIRC, hasil belajar This research aims to determine the differences of social studies learning outcomes between students who were used the cooperative learning CIRC model and students who were used conventional learning models in grade V elementary school in the Penarukan village. This research was kind of quasi-experimental study with post test only control group design. This study used all students in the Penarukan village especially grade V students totaling 109 students , while the sample is SD No. 5 Penarukan and SD No. 3 Penarukan there are 44 students taken at random . Data collected on students learning outcomes with the test metod. Data were analyzed using descriptive analysis techniques and t-test. The result of study showed that there was a significant differences students learning outcomes between students who were used cooperative learning CIRC model and a students who were used conventional models at grade V semester 1 in lesson 2013/2014 elementary school in the Penarukan village. It showed that 11.84 t hitung > t tabel 2.021 . The mean score obtained by the students who were used cooperative learning CIRC model is 17.42 which is at the high category and students who used conventional models is 13.91 which is at the middle category . That means cooperative learning CIRC model showed effect on learning outcomes than conventional models.keyword : cooperative learning CIRC, learning outcomes
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN KOMUNIKATIF BERBANTUAN MEDIA VISUAL GAMBAR BERSERI TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS IV SD NEGERI 26 PEMECUTAN ., Kade Edy Aryawan; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara siswa kelas IV SD Negeri 26 Pemecutan pada mata pelajaran bahasa Indonesia antara kelas yang dibelajarkan dengan pendekatan pembelajaran komunikatif berbantuan gambar berseri dan kelas yang dibelajarkan secara konvensional.Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experimental). Desain penelitian eksperimen yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD 26 Pemecutan kecamatan Denpasar Barat yang terdiri dari kelas IVA, kelas IVB, kelas IVC. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik random sampling. Adapun kelas yang terpilih sebagai kelompok eksperimen yang mendapat perlakuan model pembelajaran pendekatan komunikatif berbantuan media visual dengan gambar berseri adalah kelas IV A yang terdiri dari 38 siswa sebagai kelompok kontrol yang mendapat perlakuan model pembelajaran konvensional adalah kelas IV B yang terdiri dari 38 siswa. Data keterampilan berbicara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas IV dikumpulkan dengan tes yang dilengkapi dengan rubrik penilaian. Data yang terkumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik parametrik (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara siswa kelas IV SD Negeri 26 Pemecutan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan pembelajaran komunikatif berbantuan gambar berseri dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional. Hal ini dibuktikan dengan hasil analisis uji-t yaitu hasil penelitian yang menunjukkan thitung lebih besar dari ttabel yaitu 3.39 > 2.000 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa, pendekatan pembelajaran komunikatif berbantuan gambar berseri berpengaruh terhadap keterampilan berbicara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. siswa kelas IV SD Negeri 26 Pemecutan.Kata Kunci : pendekatan pembelajaran komunikatif berbantuan gambar berseri, keterampilan berbicara. The aim of this research to investigate the significant difference of Bahasa Indonesia speaking skills of 4th grade students in elementary school 26 Pemecutan. The investigations were focused on the differences between class management that applies communicative visual and attractive pictures approach and the conventional class approach. This research applies quasi experimental method. Nonequivalent Control Group Design was used as a design to do this research. The data were collected by observing 4th grade students in elementary school 26 Pemecutan West Denpasar which are consist of A level 4th grade, B level 4th grade, C level 4th grade students. Data of this research were established by using Random sampling method. The A level 4th grade students which are consists of 38 students was a group that have been chosen as a group of students to get the application of a method which is using a communicative visual and attractive pictures approach. And the other hand B level 4th grade students which are consists of 38 group of students was chosen as a data which were taught using conventional learning approach. The data of this study were primary taken from a test which was completed by assessment rubric. The data were classified and were analyzed by using parametric statistic (t-test). As a result of this research, there were significant differences between Bahasa Indonesia speaking skills of 4th grade students which used communicative visual and attractive pictures approach and conventional learning approach in SD Negeri 26 Pemecutan. The final result of this research is 3.39 > 2.000 it shows the result of thitung is bigger than thitung in this case H0 is not subjected and Ha is applied to this research. As a conclusion, the communicative visual and attractive pictures approach is suitable and influences Bahasa Indonesia speaking skills of 4th grade students in elementary school 26 Pemecutan.keyword : communicative visual and attractive pictures approach , speaking skills.
PENGARUH SIKLUS BELAJAR CATUR PRAMANA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI SD NEGERI DESA MUNCAN KECAMATAN SELAT ., I Kadek Suyasa Wiguna; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2474

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hasil belajar IPA pada siswa kelas V sekolah dasar di Desa Muncan Kecamatan Selat yang mengikuti pembelajaran dengan Siklus Belajar Catur Pramana, (2) mendeskripsikan hasil belajar IPA pada siswa kelas V sekolah dasar di Desa Muncan Kecamatan Selat yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional, dan (3) mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan Siklus Belajar Catur Pramana dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V sekolah dasar di Desa Muncan Kecamatan Selat. Penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan post-test only control group design. Sampel penelitian ini berjumlah 40 orang yang diambil dengan teknik simple random sampling. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian menemukan bahwa (1) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Siklus Belajar Catur Pramana dengan mean (M) = 28,8 (2) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional dengan mean (M) = 19,1 (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan Siklus Belajar Catur Pramana dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V sekolah dasar di Desa Muncan Kecamatan Selat. Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran Siklus Belajar Catur Pramana lebih berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Kata Kunci : Siklus Belajar Catur Pramana, hasil belajar IPA. Abstract This study aims to (1) describe the results of science learning in fifth grade elementary school students in the Muncan Village sub-district Selat the followed learning with Learning Cycle Catur Pramana, (2) describe the results of science learning in fifth grade elementary school students in the Muncan Village sub-district Selat the followed learning with conventional learning models, and (3) know the difference in science learning outcomes between the groups of students who take lessons with Learning Cycle Catur Pramana and a group of students who take learning with conventional learning models in fifth grade elementary school students in the Muncan Village sub-district Selat. This research is a quasi experiment with the design of post-test only control group design. Sample size was 40 people taken by simple random sampling technique. Science learning outcomes data collected by instruments in the form of multiple choice tests. The data collected were analyzed using descriptive statistics and inferential statistical t-test.The study found that (1) science learning outcomes of students who take lessons with Learning Cycle Catur Pramana with mean (M) = 28.8, (2) science learning outcomes of students who take learning with conventional learning models with mean (M) = 19.1, (3) there are significant differences between the groups of science learning outcomes of students who take lessons with Learning Cycle Catur Pramana and a group of students who take learning with conventional learning models in fifth grade elementary school students in the Muncan Village sub-district Selat. The existence of a significant difference suggests that learning Learning Cycle Catur Pramana more positive effect on science learning outcomes compared with conventional learning models. keyword : Learning Cycle Catur Pramana, science learning outcomes.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MEANINGFULL INSTRUCTIONAL DESIGN (MID) BERBANTUAN MEDIA TEKA – TEKI SILANG DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS UNTUNG SURAPATI DENPASAR TIMUR ., Desak Made Agung Ratih Rosmilasari; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2475

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang melaksanakan model pembelajaran Meaningfull Instructional Design (MID) berbantuan media teka teki silang dengan siswa yang melaksanakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester 2 SD Gugus Untung Surapati Denpasar Timur tahun ajaran 2013/2014, mengetahui perbedaan hasil belajar anatara siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi dengan siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah serta pengaruh interaksi antara penerapan model pembelajaran dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar IPS. Rancangan analisis penelitian ini adalah rancangan faktorial 2X2 Faktor pemilahnya adalah variabel moderator motivasi berprestasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus Untung Surapati Denpasar Timur tahun ajaran 2013/2014 . Data yang dikumpulkan adalah data motivasi berprestasi siswa dan hasil belajar IPS. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) hasil belajar IPS siswa yang mengikuti model pembelajaran MID lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (FA=52.26 < α=0,05); 2) hasil belajar IPS siswa yang mempunyai motivasi berprestasi tinggi lebih tinggi daripada siswa yang mempunyai motivasi berprestasi rendah (FB=80.46 < α=0,05) 3) terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara penerapan model pembelajaran dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar IPS (FAB=5.47< α=0,05); 4) untuk siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi, hasil belajar IPS siswa yang mengikuti model pembelajaran MID lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (Thitung=5.91< α=0,05); 5) untuk siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah, hasil belajar IPS siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran MID (Thitung=-4.37< α=0,05). Atas dasar temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa : 1) hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran MID berbantuan media TTS lebih baik dibandingkan dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional; 2) hasil belajar IPS siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi lebih baik dibandingkan dengan siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah;3)terdapat interaksi antara penerapan model pembelajaran dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar IPS Kata Kunci : Meaningfull Insructional Design (MID), hasil belajar, teka teki silang (TTS) This study aims to determine the differences in IPS outcomes learning between students who carry out Meaningfull Instructional Design ( MID ) learning model assisted crossword media with students who carry out conventional learning in class V semester 2 SD Gugus Untung Surapati East Denpasar academic year 2013/2014 . The design of this research is the dividing factor 2X2. The factorial design is a moderator variable achievement motivation . The population in this study were all fifth grade elementary school students in Gugus Untung Surapati East Denpasar in the academic year 2013/2014 . The samples were taken with a random sampling technique . The data collected is the data obtained student achievement motivation through the distribution of a questionnaire consisting of 20 statements and the results of social (IPS) studies which is the combination of cognitive and affective value. The results showed that : 1 ) the results of students who take the social studies learning model MID higher than students who take conventional learning ( FA = 52.26 < α = 0.05 ) , 2) the results of social studies students who have high achievement motivation is higher than students who have low achievement motivation ( FB = 80.46 < α = 0.05 ) 3 ) there is a significant interaction effect between the application model of learning and achievement motivation on learning outcomes IPS ( FAB = 5.47 < α = 0.05 ) ; 4 ) to students who have high achievement motivation , the results of students who take the social studies learning model MID higher than students who take conventional learning (Thitung = 5.91 < α = 0.05 ) ; 5 ) for students who have low achievement motivation , student learning outcomes IPS which follows the conventional learning higher than students who take learning model MID (Thitung= -4.37 < α = 0.05 ). On the basic of these findings , the results of students who take the social studies learning model MID higher than students who take conventional learning ; the results of social studies students who have high achievement motivation is higher than students who have low achievement motivation, there is a significant interaction effect between the application model of learning and achievement motivation on learning outcomes IPS. keyword : Meaningfull Insructional Design, outcomes learning, crossword puzzle
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V GUGUS KAPTEN JAPA DENPASAR UTARA TAHUN AJARAN 2013 - 2014 ., I Gede Heri Artapranata; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2476

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS) berbantuan media Audio Visual dengan siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Kapten Japa Denpasar Utara. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen menggunakan desain eksperimen semu (quasi experimental design). Populasi dalam penelitian ini adalah kelas V SD Gugus Kapten Japa Denpasar Utara. Sampel diambil dengan teknik random sampling yaitu kelas V SD No. 33 Dangin Puri sebagai kelas eksperimen dan Kelas V SD No. 20 Dangin Puri sebagai kelas kontrol dengan jumlah masing-masing kelompok pada kelas eksperimen sebanyak 33 siswa dan pada kelas kontrol sebanyak 32 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan tes hasil belajar IPS siswa kelas V SD,. Analisis statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian ini adalah uji beda mean (uji-t). Analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa kelas V SD antara siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS) berbantuan media Audio Visual dengan siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional. Hal tersebut dibuktikan bahwa thit = 2,715 > ttab = 2,000 dengan perolehan nilai rata-rata hasil belajar IPS kelas eksperimen x ̅ = 70,12 > x ̅ = 61,16 kelas kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan penggunaan pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS) berbantuan media Audio Visual memberikan pengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus Kapten Japa Denpasar Utara.Kata Kunci : Model kooperatif tipe TPS, audio visual, hasil belajar IPS This study aims to determine significant differences in learning outcomes between groups of social science students who take think pair share cooperative learning helped by Audio Visual media with the students who take conventional learning in the fifth grade elementary school students at force Kapten Japa North Denpasar. This research is an experimental study using a quasi-experimental design (quasi-experimental design). The population in this study is fifth grader elementary school Force Captain Japa North Denpasar. Samples were taken with a random sampling technique that is class V SD No.. 33 Dangin Puri as Class V experimental class and No. SD. 20 Dangin Puri as class control the number of each group in the experimental class as many as 33 students and as many as 32 in the control class students. Data collection techniques used in this study using the test results of social studies at fifth grade elementary school students,. Statistical analysis was used to test the hypothesis of this study is to test the mean difference (t-test). The analysis showed that there were significant differences in learning outcomes between the fifth grade students of elementary school students who take cooperative learning Think Pair Share (TPS) Audio Visual Media assisted by students who take conventional learning. It is proved that value = 2.715> = 2.000 table with average grades social studies class experimental results x ̅ = 70.12> x ̅ = 61.16 control class. Thus, we can conclude the use of cooperative learning Think Pair Share (TPS) Audio Visual Media assisted influence on the results of social studies fifth grade elementary school students Force Captain Japa North Denpasar. keyword : Cooperative receptive type think pair share, Conventional learning, learning outcome
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN INKUIRI SOSIAL BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER TERHADAP HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS V SD N 9 PADANG SAMBIAN ., Putu Dian Yasmi Lastari; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2477

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti strategi pembelajaran inkuiri sosial berbasis pendidikan karakter dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD N 9 Padang Sambian. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan eksperimen Noneqivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD N 9 Padang Sambian yang terdiri 4 kelas. Dipilih 2 kelas yang terdiri dari 86 siswa sebagai sampel. Sampel dipilih dengan tehnik random sampling. Data hasil belajar PKn dikumpulkan dengan instrument berupa tes objektif, kemudian data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara siswa yang dibelajarkan menggunakan strategi pembelajaran inkuiri sosial berbasis pendidikan karakter dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan dari hasil analisis uji-t diperoleh bahwa thit 3,24> ttabel 2,00 dengan dk = 84 (∑n-2 = 86 – 2 = 84) dan taraf signifikansi 5%, demikian pula nilai rata-rata kelompok eksperimen 68,87 sedangkan nilai rata-rata kelompok kontrol 61,24. Hal ini berarti hasil belajar kelompok eksperimen lebih dari hasil belajar kelompok kontrol (68,87> 61,24). Dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran inkuiri sosial berbasis pendidikan karakter hasil belajar pkn siswa kelas V SD N 9 Padang Sambian. Kata Kunci : Strategi Pembelajaran Inkuiri Sosial Berbasis Pendidikan Karakter dan Hasil Belajar PKn. The purpose of this study was to determine the significant differences between the learning outcomes of students who take PKn inquiry learning strategies based social character education with students who take conventional learning in the fifth grade students of SD N 9 Padang Sambian. This study is an experimental research with experimental design Noneqivalent Control Group Design. The study population is the fifth grade students of SD N 9 Padang Sambian consisting of 4 classes. Selected 2 class consisting of 86 students as the sample. The sample was selected by random sampling technique. PKn learning outcomes data collected by the instrument in the form of an objective test, then the data were analyzed by t-test. The results showed that there were significant differences in learning outcomes between students that learned to use social inquiry learning strategy based character education to students that learned using conventional learning. It is shown from the results of t-test analysis found that thit 3.24> 2.00 ttable with db = 84 (Σn-2 = 86-2 = 84) and a significance level of 5%, while the average value of the experimental group 68.87 while the average value of the control group 61.24. This means that the learning outcomes of the experimental group over the control group learning outcomes (68.87> 61.24). It can be concluded that the strategy of social inquiry-based learning character education learning outcomes PKN fifth grade students of SD N 9 Padang Sambian. keyword : Social Inquiry-Based Learning Strategies and Learning Outcomes Character Education PKn.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue