cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DENGAN BERBANTUAN MEDIA IT TERHADAP HASILBELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NO. 11 PEMECUTAN ., Ida Ayu Dwi Arantika Dewi; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan model pembelajaran inkuiri berbantuan media IT dengan siswa yang dibelajarkan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD. No. 11 Pemecutan Denpasar tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu atau Quasi Eksperimen dengan menggunakan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD No. 11 Pemecutan yang terdiri atas 2 kelas. Analisis data yang digunakan untuk menganalisis hasil penelitian adalah uji beda ( t-test ). Berdasarkan hasil analisis data penelitian diperoleh hasil thitung lebih besar dari ttabel yaitu 4,50 > 1,980 dengan perolehan nilai rata-rata hasil belajar IPA kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol yaitu sebesar 73,91 > 62,55. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar IPA dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran inkuiri berbantuan media IT pada siswa kelas V SD No. 11 Pemecutan Kata Kunci : model pembelajaran inkuiri, media IT, hasil belajar IPA This study aims to determine the differences in learning outcomes of student in science inquiry learning model are teaching IT media aided with conventional teaching student that learned in class V SD No. 11 Denpasar Pemecutan academic years 2013/2014. Type of research is a quasi experimental or Quasi-Experimental research design using Nonequivalent Control Group Design. The samples in this study were all student of class V SD No. 11 Denpasar Pemecutan consisting of 2 classes. Analysis of the data used to analyze the results of the study are different test (t-test). Based on the results of the data analysis results were obtained Tcount is greater than the Ttable is 4.50 > 1.980 with average grades learn science class experiment results higher than the control class that is equal to 73.91 > 62.55 thus it can be concluded that there is influence significant result whit students learning science inquiry learning model following the IT media aided in the class V SD N0.11 Denpasar Pemecutan keyword : media inquiry learning model IT , learning outcomes science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS IV DI GUGUS VIII KECAMATAN KUBUTAMBAHAN ., I Ketut Agus Budiastawa Putra; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA pada siswa kelas IV tahun pelajaran 2013/2014 antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Teams Games Tournament dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu menggunakan desain post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV Tahun Pelajaran 2013/2014 di Gugus VIII Kecamatan Kubutambahan, dengan jumlah siswa 105 orang. Sampel penelitian ini, yaitu siswa kelas IV SD Negeri 2 Pakisan yang berjumlah 27 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SD Negeri 5 Pakisan yang berjumlah 22 orang sebagai kelompok kontrol yang dipilih dengan tehnik random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode tes. Data tentang hasil belajar IPA siswa.dikumpulkan dengan menggunakan tes isian singkat. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Teams Games Tournament dan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung =53,46 >ttabel= 2,02;α = 0,05). Dari rata-rata hasil belajar IPA diketahui siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Teams Games Tournament lebih baik dari siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional ( mean1= 15,63; mean 2=9,91) Kata Kunci : Teams Games Tournament, hasil belajar IPA. This study aims to determine significant differences in science learning outcomes in grade IV of the school year 2013/2014 among students who studied with Teams Games Tournament models o flearning and students who learn using conventionallearning models. This studyis aquasi-experimental research design using only postest control group design. The study population was all fourth grade students in the academic year 2013/2014 in cluster VIII Kubutambahan Buleleng district, with anumber of 105 people. Sample ofthis study. The fourth grade students of SD Negeri 2 Pakisan the 27 people as the experimental group and the fourth grade students of SD Negeri 5 Pakisan evidence amounting to 22 people as a control group were selected by random sampling technique. Colleting data in this study were calculated using the test. Data on science learning out comes using short answer tests. Data were analyzed using-test statistical analysis. The results showed that there were diferences in learning outcomes between students who take science learning with the Teams Games Tournament model of learning and the learning of students who take using conventional learning model (thitung =53,46 >ttabel= 2,02;α = 0,05). From an average of known science learning outcomes of students who take lessons with a better model of Teams Games Tournament learning (15,63) of the student in learning using conventonal learning (9,91). keyword : Teams Games Tournament learning model, science learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SCRIP BERBANTUAN MEDIA TAPE RECORDER TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS DALAM MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD SARASWATI 2 DENPASAR ., Ni Wayan Ayu Endang Istorina; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2530

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan menulis dalam mata pembelajaran bahasa Indonesia antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe script berbantuan media tape recorder dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensinal pada siswa kelas V SD Saraswati 2 Denpasar. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas V SD Saraswati 2 Denpasar. Jumlah keseluruhan populasi di kelas V SD Saraswati 2 Denpasar adalah 148 orang, maksimum jumlah sampel adalah 99 orang yang dipilih secara random. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes. Selanjutnya, data dianalisis dengan teknik analisis uji-t. Dari hasil analisis uji-t diperoleh thit = 4,976 sedangkan ttab= 2,000 dan M1 = 76,3 sedangkan M2= 72,02. Berarti dalam penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan hasil keterampilan menulis antara siswa yang mengikuti pembelajaraan kooperatif tipe script berbantuan media tape recorder dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Saraswati 2 Denpasar. Selain itu, rata-rata nilai keterampilan menulis bahasa Indonesia siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe script berbantuan media tape recorder lebih baik dari pada keterampilan menulis siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe script berbantuan media tape recorder terhadap keterampilan menulis dalam mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas V SD Saraswati 2 Denpasar. Kata Kunci : pembelajaran kooperatif tipe script, media tape recorder, keterampilan menulis bahasa Indonesia. The purpose of this study was to determine the significant difference in the eyes of writing skills among students learning Indonesia modeled assisted cooperative learning script recorder tape media with students who take konvensinal learning in class V 2 premary hing scool saraswati denpasar. The research was condycted in class V 2 primary saraswati denpasar. The total number of population in the class V 2 primary saraswati denpasar is 140 more students , the maximum sample zize is 99 students selected at random . data collected by the test method. Furthermore , the data were analyzed by t-test analysis techniques. From the results of t-test analysis was obtained thit =4.976 while ttab =2000 and M1=M2=76.3, while 72.02 means in this study shows that there are differences in the results between the writing skills of students who take media study –assisted cooperative scripts tape recorder with students who take konventional learning in class V 2 primary saraswati denpasar . in addition, the everage value of Indonesia writing skills of students who follow a script –assisted cooperative learning media tape recorder is better than the writing skills of students who take conventional learning . so it can be cloncluded that there significant cooperative learning model script recorder to tape media aided menilis skills subjects Indonesian students in grade V 2 SD saraswati denpasarkeyword : Cooperative Learning script type , Tape Recorder Media , Writing Skills Indonesian
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONFLIK KOGNITIF BERMUATAN TRI HITA KARANA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., I Gede Dwi Cahyadi Putra; ., Drs. Gede Raga, M.Si; ., I Gde Wawan Sudatha, S.Pd., S.T., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2531

Abstract

Hasil belajar IPA siswa kelas V SD di gugus 1 kecamatan Buleleng masih tergolong rendah, untuk itu dipandang perlu diadakan penelitian tentang pengaruh model pembelajaran konflik kognitif bermuatan tri hita karana terhadap hasil belajar IPA. Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan hasil belajar IPA siswa yang belajar dengan model pembelajaran konflik kognitif bermuatan tri hita karana, (2) mendeskripsikan hasil belajar IPA siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional, dan (3) mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa yang belajar dengan model konflik kognitif bermuatan tri hita karana dan siswa yang belajar model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus I kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas V SD di Gugus I Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 9 kelas, yaitu kelas A1, A2, A3, A4, A5, A6, A7, A8, dan A9 yang berjumlah 242 siswa. Sampel penelitian diambil dengan teknik random sampling. Hasil random memperoleh SD Negeri 6 Banyuning dan SD Negeri 5 Banyuning. Jumlah sampel yang diambil adalah 62 siswa. Data diambil dengan menggunakan instrumen tes pilihan ganda, selanjutnya dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t untuk menguji perbedaan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan (1) deskripsi data dengan model pembelajaran Konflik Kognitif bermuatan tri hita karana adalah modus 23,98, median 23,26, mean 22,93, berada pada kategori sangat tinggi, (2) deskripsi data dengan model pembelajaran konvensional adalah modus 17,95, median 18,41, mean 18,68 berada pada kategori tinggi, dan (3) terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa yang belajar dengan model pembelajaran Konflik Kognitif bermuatan tri hita karana dan yang belajar dengan model pembelajaran konvensional dengan t hitung 6,205>t tabel 2,000. Dengan demikian, model pembelajaran konflik kognitif bermuatan tri hita karana berpengaruh terhadap hasil belajar IPA dan efektif dipergunakan dalam meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : model pembelajaran konflik kognitif, tri hita karana, hasil belajar IPA Science learning outcomes of students in class V SD cluster I Buleleng districts still relatively low, it is necessary to more carefully conducted studies on the effects of cognitive learning model conflict-charged tri hita karana on learning outcomes IPA. This study aims to (1) describe the learning outcomes of students studying science learning model of cognitive conflict-charged tri hita karana, (2) describe the learning outcomes of students studying science with conventional learning models, and (3) determine differences in learning outcomes of students studying science with cognitive conflict model of charged tri hita karana and students who study conventional learning models in fifth grade elementary school students in Cluster I Buleleng districts school year 2013/2014. This research is a quasi experimental study. The population was fifth grade elementary school in Cluster I Buleleng academic year 2013/2014, amounting to 9 classes, A1, A2, A3, A4, A5, A6, A7, A8, and A9 which totaled 242 students. Samples were taken with a random sampling technique. Results of random gained 6 Banyuning Elementary School and Elementary School 5 Banyuning. The number of samples taken is 62 students. The data were taken using a multiple-choice test instrument, then analyzed with descriptive statistical analysis and inferential statistics, namely t-test to test for differences in student learning outcomes. Results showed (1) a description of the data with the model of learning Cognitive Conflict tri hita karana was charged 23.98 mode, median 23.26, mean 22.93, are at very high category, (2) a description of the data with conventional learning model was modus 17.95, median 18.41, mean 18.68 at the high category, and (3) there are differences in learning outcomes of students studying science learning model of Cognitive Conflict-charged tri hita karana and learning with conventional learning models with t hitung 6,205>t tabel 2,000. Thus, the learning model of cognitive conflict-charged tri hita karana influence on science learning outcomes and effectively used in improving student learning outcomes science class V compared with conventional learning models.keyword : learning model of cognitive conflict, tri hita karana, learning outcomes IPA
IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA HINDU SISWA KELAS IV SD NO. 2 JINANGDALEM ., Komang Eva Wahyu Diatmika; ., Drs. Made Sumantri; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2532

Abstract

abstrak Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dengan implementasi strategi pembelajaran berbasis masalah. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD No. 2 Jinangdalem yang berjumlah 28 orang siswa, yang terdiri dari 15 orang siswa laki-laki dan 13 orang siswa perempuan. Data tentang hasil belajar siswa diperoleh dengan menggunakan lembar instrumen observasi untuk aktivitas belajar dan lembar instrumen tes hasil belajar untuk hasil belajar. Setelah data dalam penelitian ini diperoleh, selanjutnya data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode statistik deskriptif kuantitatif. Hasil yang diperoleh adalah pada siklus I nilai rata-rata aktivitas siswa mencapai 77,8% kategori cukup aktif dan hasil belajar siswa mencapai 59,9% termasuk dalam kategori rendah. Pada siklus II nilai rata-rata aktivitas belajar mencapai 82,9% termasuk dalam kategori aktif, hasil belajar mencapai 84,2% termasuk dalam kategori tinggi. Hal ini menunjukan bahwa implementasi strategi pembelajaran berbasis masalah. dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu siswa. Kata Kunci : strategi pembelajaran berbasis masalah , aktivitas, hasil belajar. Abstract This research was aimed to know improvement the activities and learning outcomes of Hinduism by the implementation problem solving learning strategy. The subject of the research is the fourth grade students of two Jinangdalem elementary school with 28 students, which consisted of 15 male and 13 female. The data about students learning outcomes were gained by using observation instrument sheet for outcome activities and instrument sheet learning outcome tests for learning outcomes. After the data in this study was gained, the data only on was analyzed by using quantitative descriptive activities method. The activities ‘result showed 77.8% in the first cycle with active enough category and students’ learning outcomes showed 59.9% belong to low category. In the second cycle, the students’ activity outcomes showed 82.9% with active category while the learning outcomes reached 84.2% with high level. This result showed that the implementation of problem solving learning strategy could increase the students’ activities and Hinduism learning outcomes. keyword : problem solving learning strategy, activities, learning outcomes
PENGARUH PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SD ., Komang Ary Setiawan; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2533

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran Matematika Realistik dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa SD kelas IV di Desa Penglatan Kecamatan Buleleng. Penelitian ini tergolong eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan desain post-test only control group design. Populasi penelitian adalah semua SD yang ada di Penglatan kecamatan Penglatan khusunya siswa kelas IV yang berjumlah 71 orang, sedangkan sampel penelitian adalah SDN 1 Penglatan dan SDN 2 Penglatan sebanyak 45 orang yang diambil secara random. Data tentang hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Matematika Realistik dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model konvensional pada mata pelajaran Matematika siswa kelas IV pada semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di SD Desa Penglatan Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Hal ini ditunjukkan oleh thitung 28,25>ttabel 1,684. Skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Matematika Realistik yaitu 53 yang berada pada kategori tinggi dan siswa yang belajar menggunakan model konvensional yaitu 41,7 yang berada pada kategori sedang. Hal itu berarti model pembelajaran Matematika Realistik menunjukan hasil belajar yang lebih baik daripada model konvensional. Kata Kunci : model pembelajaran matematika realistik, hasil belajar Abstract This study was intended to find out the difference of Mahtematics learning outcomes between the students who atten to learning with Mathematicss Realistic model local wisdom based and the students who atten to learning with conventional learning model of the fifth grade elementary students of SD Penglatan Village, buleleng district. This study belongs to quasi experiment with Posttest-only Control Group Design. The population of this study was all elementary school in Penglatan Village especially for the fifth grade students with the total students were 71 students, while the sample of this study was SD N 1 Penglatan and SD N 2 Penglatan with the number of students were 35 students that were taken randomly. The data of students’ learning outcomes were collected by using test. The data obtained were analyzed by using descriptive analysis and t-test. The result of the study showed that there was a significant learning outcomes different between the group of students who learned by using Mathematic Realistic model and the group of students who learned by using conventional learning model in Mathematics subject of the fifth grade students in odd semester in academic year 2013/2014 of SD at Penglatan Village, Buleleng distict. This result was indicated by The average score of students who learned by using Mathematics Realistic learning model was 53 that belongs to high category. The average score of students who learned by using conventional learning model was 41,7 that belongs to sufficient category. It means that Mathematics Realistic learning model showed a better learning outcomes rather than conventional learning model. keyword : learning models,mathematic realistic, the results of study.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TERPADU TIPE CONNECTED TERHADAP HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS V SD ., I Wayan Diana Putra; ., Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd.; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Terpadu Tipe Connected dengan kelompok siswa yang mengikuti model pengajaran Konvensional pada siswa kelas V tahun pelajaran 2013/2014 di SD Gugus IV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan non-equivalent post test only control group design dengan melibatkan sampel sebanyak 50 siswa SD di Gugus IV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Sampel penelitian diambil dengan teknik random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data hasil belajar IPS adalah tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Statistik inferensial menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Terpadu Tipe Connected dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (thitung = 3,69 > ttabel = 2,00). Dengan demikian, model pembelajaran Terpadu Tipe Connected berpengaruh terhadap hasil belajar IPS.Kata Kunci : Model Pembelajaran Terpadu Tipe Connected, hasil belajar IPS This research aimed to investigating significant difference of stundent’s learning outcomes of social science between fifth grade students taught by Integrated learning model Connected Type map and fifth grade students taught Conventional teaching model at elementary schools in Penglatan Village Buleleng Subdistrict Buleleng Regency. This study was quasi-experiment using the non-equivalent post-test only control group design involving 50 elementary school students in Penglatan Village altogether selected using simple random sampling technique. The data about student’s learning outcomes of social science were obtained using expanded multiple choice test. The data were analyzed statistically using descriptive and inferential analysis. Inferential statistics used t-test. The result of the research there was a significant difference of stundent’s learning outcomes of social science between fifth grade students taught by Integrated learning model Connected Type with learning outcomes and fifth grade students taught Conventional teaching model (tobserve = 3,69> ttable = 2,00). Based on the research result, Integrated learning model Connected Type assisted affected significantly stundent’s learning outcomes of social science. keyword : Integrated learning model Connected Type, learning outcomes of social science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NEGERI 1 MELAYA ., I Gede Nesa Suardita; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2535

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kontekstual dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester I SD Negeri 1 Melaya tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini menerapkan eksperimen semu dengan menggunakan rancangan penelitian non-equivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 1 Melaya yang berjumlah 75 siswa. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes. Tes yang digunakan untuk menjaring data adalah tes hasil belajar IPA. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan satistik deskriptif. Uji hipotesis menggunakan analisis uji-t. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan analisis uji-t, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kontekstual dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan model konvensional. Dimana thit > ttabel (4,14>2,000). Dengan demikian berarti pembelajaran model kontekstual berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA.Kata Kunci : model pembelajaran kontekstual, hasil belajar. This study was intended to find out the significance difference of Natural Science learning outcome between the students who attend the learning using contextual learning model based and the students who attend the learning with conventional learning model of the fifth grade elementary students of SD Negeri 1 Melaya academic year 2013/2014. This study belongs to quasi experiment with non-equivalent post test only control group design. The population of this study was all the fifth class students of SD Negeri 1 Melaya were 75 students. The sample of this study was taken from random sampling technique. The instrument used of this study was test. The data of students’ learning outcomes were collected by using test. The test came from the outcome learning of Natural Science. The data obtained were analyzed by using descriptive statistic were analyzed by using descriptive statistic analysis and t-test. Based on the analysis result using t-test analysis, there was a significance learning outcomes different between the group of students who learned using contextual learning model and the group of students who learned using conventional learning model. The result was indicated thit > ttable (4,14 >2,000). It means that contextual learning model gave positive influence to the learning outcome of Natural Science.keyword : contextual learning model, learning outcomes
PENGARUH MODEL ACCRODION BERBANTUAN MEDIA GAMBAR SERI TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN SISWA DI KELAS V ., Ni Kadek Surtiani; ., Drs. Ketut Pudjawan,M.Pd; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan keterampilan menulis karangan antara kelas yang belajar dengan model pembelajaran Accordion dengan model pembelajaran konvensional siswa kelas V SD di Desa Sangsit tahun pelajaran 2013/2014.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Post Test Only with Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Desa Sangsit tahun pelajaran 2013/2014 dengan jumlah 143 orang. Sampel penelitian ini diambil dengan tehnik random sampling dan diperoleh kelas V SD No 8 Sangsit sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SD No 4 Sangsit sebagai kelompok kontrol. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah keterampilan menulis karanga yang dikumpulkan dengan instrumen lembar observasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t).Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan menulis karangan antara kelas yang belajar dengan model pembelajaran Accordion dan model pembelajaran Konvensional (thitung = 18,73; ttabel = 2,002) di mana rata-rata skor keterampilan menulis karangan 17,69 kelas yang belajar dengan model pembelajaran Accordion yang berada pada kategori tinggi, sedangkan kelas yang belajar dengan model pembelajaran Konvensional adalah 13.7 yang berada pada kategori rendah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan menulis karangan yang dicapai oleh kelas yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Accordion lebih tinggi dibandingkan dengan kelas yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Konvensional.Kata Kunci : karangan model Accordion, keterampilan menulis. This study aimed to analyze the differences between class essay writing skills are learned with Accordion learning model with the conventional model of learning in the fifth grade students of elementary Sangsit village school year 2013/2014. This research is a quasi-experimental research design with Post Test Only with Non-Equivalent Control Group Design. The study population was all students in the fifth grade elementary school in the village Sangsit academic year 2013/2014 the number of 143 people. The research sample was taken with a random sampling technique and derived class V SD No. 8 Sangsit as the experimental group and class V SD No. 4 Sangsit as a control group. The data collected were collected Karanga writing skills with the instrument observation sheet. Data were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). The results showed that there are differences between the essay writing skills learned in class learning model and learning model Conventional Accordion (of thitung= 18.73; ttabel = 2.002) where the average score of 17.69 essay writing skills of classroom learning with the learning model Accordion which are in the high category, while classroom learning with conventional learning model is 13.7 which is in the low category. The results of this study indicate that the essay writing skills achieved by the class that follows the model of learning with learning Accordion higher than the class that follows the model of learning with conventional learning. keyword : model Accordion, essay writing skills.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) BERBANTUAN MEDIA GRAFIS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS VI PANGERAN DIPONOGORO DENPASAR BARAT TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Ida Bagus Indra Pratama Siswadi; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2538

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model Creatif Problem Solving berbantuan media grafis dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus VI Pangeran Diponogoro Denpasar Barat Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD yang ada di Gugus VI Pangeran Diponegoro yang berjumlah 519 siswa. Pengambilan sampel dengan teknik random sampling dalam penelitian ini dilakukan dengan cara undian yaitu kelas Vb di SD No.11 Pemecutan sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 40 siswa dan kelas Va di SD Negeri 7 Pemecutan sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 38 siswa. Data yang diperlukan dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode tes objektif bentuk pilihan ganda biasa. Analisis data menggunakan metode gain skor ternormalisasi dan statistik uji-t. Hasil analisis data menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model Creative Problem Solving berbantuan media grafis dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Hal tersebut dapat dilihat berdasarkan kreteria pengujian thitung= 2,500 > ttabel (α= 0,05, 76)= 2,000 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima serta dari perolehan nilai rata-rata gain skor kelas eksperimen = 0,32 > = 0,22 pada kelas kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model Creatif Problem Solving berbantuan media grafis berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus VI Pangeran Diponogoro Denpasar Barat Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : model Creatif Problem Solving berbantuan media grafis,hasil belajar IPA. This study aims to determine significant differences between students' science learning outcomes that learned through Creative Problem Solving Model -aided graphic media with students that learned through conventional teaching in fifth grade elementary school students Force VI Prince Diponogoro West Denpasar Academic Year 2013/2014 . This research is an experimental research study design with Non- Equivalent Control Group Design . The population in this study were all students in fifth grade elementary schools in Cluster VI Prince Diponegoro who totaled 519 students . Sampling with random sampling technique in the study done by lottery , namely the class Vb in SD 11 Pemecutan as the experimental group numbering 40 students and classes in the Elementary School 7 Va acceleration as the control group numbering 38 students . The data required in this study were collected by the method of multiple-choice objective test usual form . Data analysis using the normalized gain scores and t-test statistics . The results of data analysis showed a significant difference between students' science learning outcomes that learned using the model of Creative Problem Solving aided graphic media with students that learned using conventional learning . This can be seen by testing criteria of t = 2.500 > t table ( α = 0.05 , 76 ) = 2.000 so H0 is rejected and Ha is accepted as well as of the acquisition value of the average gain of the experimental class scores = 0.32 > = 0.22 at control class . It can be concluded that the model of Creative Problem Solving aided graphic media influence on science learning outcomes fifth grade elementary school students Force VI Prince Diponogoro West Denpasar Academic Year 2013/2014 .keyword : Creative Problem Solving Model -assisted graphic media , science learning outcomes

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue