cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
Pendekatan CTL Berbantuan Media Audio Meningkatkan Siswa SD Terhadap Cerita Bahasa Indonesia Gugus VI Kecamatan Tabanan Tahun Pelajaran 2013/2014 ., Gede Gosa Diyatmika; ., Drs. I Made Suara, M.Pd; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan pemahaman terhadap sebuah cerita bahasa Indonesia siswa kelas III di Gugus VI Kecamatan Tabanan Kabupaten Tabanan antara siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan CTL berbantuan media audio (cerita), dan siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan konvensional. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas III di Gugus VI Kecamatan Tabanan Kabupaten Tabanan Tahun Pelajaran 2013/2014, yang berjumlah 95 orang yang terdiri dalam 5 sekolah. Setelah di random sampling didapatkan SD N 3 Dauh Peken sebagai kelompok eksperimen dan SD N 1 Dauh Peken sebagai kelompok kontrol. Data tentang Pemahaman Sebuah Cerita Bahasa Indonesia dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda biasa berjumlah 30 butir soal yang valid dan reliabel. Data yang terkumpul dianalisis dengan t-test. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat perbedaan pemahaman terhadap sebuah cerita bahasa Indonesia siswa kelas III di Gugus VI Kecamatan Tabanan Kabupaten Tabanan antara siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan kontekstual berbantuan media audio (cerita), dan siswa yang dibelajarkan secara konvensional. Ini terlihat dari nilai thitung = 7,689 Dengan db = 57 ( Ʃn-2 = 59 – 2 = 57 ) dan taraf signifikansi 5% diperoleh ttabel = 2.000. Karena thitung lebih dari nilai ttabel ( 7.689 > 2.000), maka hipotesis (H0) ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendekatan CTL Berbantuan Media Audio berpengaruh terhadap pemahaman sebuah cerita bahasa Indonesia siswa kelas III Gugus VI Kecamatan Tabanan Tahun Pelajaran 2013/2014 Kata Kunci : Bahasa Indonesia , CTL (contectual teaching and learning), media audio, pemahaman sebuah cerita bahasa indonesia. The purpose of the study is to figure out if there was a diference in understanding an Indonesian story for third grade students of Gugus VI, Tabanan Sub-districk, Tabanan regency, between the students taught using CTL approach equiped by audio media (story), and students taught using a convetional approach. The population of the study were conducted to 95 of third grade students from 5 elementary schools in Gugus VI, Tabanan Sub-districk, Tabanan regency, year of study 2013 – 2014. The result of the random sampling technique was SD N 3 Dauh Peken as the experimented group and SD N 1 Dauh Peken as the control group. The Data about Understanding an Indonesian tory collected through a multiple choice test as much as 30 valid and reliable questions. The data collected is analyzed with t-test. The result of the study shows that there were differences in understanding about an Indonesian story of the third grade at Gugus VI Tabanan district Tabanan regency between the students who use CTL which assist by audio media (story), with the students who use the conventional learning (tcount 7,689 > ttable = 2,000). Thus, we can conclude that significantly influence of understanding an Indonesian story of the third grade Gugus VI Tabanan district Tabanan regency.keyword : Indonesian , CTL (contectual teaching and learning), audio media, the understanding of Indonesian story.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SETS (SCIENCE ENVIRONMENT TECHNOLOGY AND SOCIETY) BERBANTUAN MEDIA QUESTION CARD TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS V SD GUGUS VI MENGWI TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Nyoman Ayu Wirati; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2542

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe SETS (science environment technology and society) berbantuan media question card dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu menggunakan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD gugus VI Mengwi. Sampel ditentukan melalui teknik random sampling dan diperoleh siswa kelas V SDN 5 Kapal yang berjumlah 38 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SDN 1 Kapal yang berjumlah 41 siswa sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar IPS siswa kelas V dikumpulkan dengan instrumen tes dan non tes. Tes yang digunakan berbentuk pilihan ganda biasa dengan jumlah soal 30 dan non tes yang digunakan adalah lembar observasi untuk mendapatkan nilai afektif. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif kuantitatif (uji-t). Hasil menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe SETS (science environment technology and society) berbantuan media question card dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data yakni thitung sebesar 4,138 dan ttabel pada taraf signifikansi 5 % dan db = 77 sebesar 2,00 karena thitung > ttabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe SETS (science environment technology and society) berbantuan media question card berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD gugus VI Kapal tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : model cooperative tipe SETS, question card, hasil belajar IPS The purpose of this research is to know the significant differences of the result of learning IPS between the students group which is learned through cooperative model type SETS (science environment technology and society) with question cards than the students which is learned through conventional learning model. This research is an apparent experiment using nonequivalent control group design. The research population is all the students at the fifth grade SD gugus VI Mengwi. The sample was determined by random sampling technique, the fifth grade students of SDN 5 Kapal for about 38 students is chosen as experiment group and the fifth grade students of SDN 1 Kapal for about 41 students is chosen as control group. The data of the results of learning IPS at the fifth grade students are submitted by test and non-test instruments. The test is used multiple choices for about 30 number for each test and for non-test is used observation sheet in order to get affective score. The collected data analyzed by using statistical analysis quantitative descriptive (t-test). Result shows that there are the significant differences of the result of learning IPS between the students group which is learned through cooperative model type SETS (science environment technology and society) with question cards than the students group which is learned through conventional learning model. These can be seen from the data analysis thitung 4.138 and significance percentage of 5% and db=77 numbered 2.00 due to thitung > ttabel accordingly H0 ejected and Ha accepted. So, it can be conclude that the implementation of cooperative learning model type SETS (science environment technology and society) with question cards is influence the result of learning IPS at the fifth grade students of SD gugus VI Mengwi academic year 2013/2014keyword : Cooperative Learning Model type SETS, Question Cards, The Result of Learning IPS
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TTW BERBASIS KEARIFAN LOKAL TRI KAYA PARISUDHA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SD ., Putu Susma Indrayani; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) berbasis kearifan lokal Tri Kaya Parisudha dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Sukasada. Penelitian ini menggunakan desain nonequivalent posttest-only control group design. Populasi penelitian adalah semua SD yang ada di Gugus III Kecamatan Sukasada khususnya siswa kelas V yang berjumlah 106 orang, sedangkan sampel penelitian adalah SD N 1 Padangbulia dan SD N 2 Padangbulia sebanyak 46 orang yang diambil secara random. Data tentang hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) berbasis kearifan lokal Tri Kaya Parisudha dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model konvensional pada mata pelajaran IPA siswa kelas V SD pada semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di Gugus III Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Hal ini ditunjukkan oleh thitung16,06 > ttabel 2,021. Skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) berbasis kearifan lokal Tri Kaya Parisudha yaitu 18,00 yang berada pada kategori tinggi dan siswa yang belajar menggunakan model konvensional yaitu 13,68 yang berada pada kategori sedang. Hal itu berarti model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) berbasis kearifan lokal Tri Kaya Parisudha menunjukan hasil belajar yang lebih baik dari pada model konvensional.Kata Kunci : think talk write, Tri Kaya Parisudha, konvensional, hasil belajar This study aimed at identifying the difference of science learning outcome between the students taught by cooperative learning in type of Think Talk Write (TTW) which is based on Tri Kaya Parisudha and the students taught by conventional learning method in 5th grade students of Elementary schools, Cluster III, Sukasada Subdistrict. This study was a quasi experimental which used nonequivalent posttest-only control group design. The population of this study consists of 106 5th grade students in Elementary schools in Cluster III, Sukasada Subdistrict. The sample of this study is SD N 1 Padangbulia and SD N 2 Padangbulia. Totally there were 46 students who participated which are chosen randomly. The data were collected using a test. The analysis of data was collected using descriptive analysis technique and t-test. The findings showed there was significant difference of the learning outcome between the students taught by cooperative learning in type of Think Talk Write (TTW) which is based on Tri Kaya Parisudha and the students taught by conventional learning method in science course for 5th grade students on odd semester of academic year 2013/2014 in Cluster III, Sukasada Subdistrict, Buleleng Regency. It is showed by tcount16,06>ttable2,021. The average score of the students taught by cooperative learning in type of Think Talk Write (TTW) which is based on Tri Kaya Parisudha is 18,00 which belongs to high category. Whereas the average score of the students taught by conventional learning method is 13,68 which belongs to medium category. It shows that learning by using cooperative learning in type of Think Talk Write (TTW) which is based on Tri Kaya Parisudha gives better learning outcome for the students rather than using conventional method.keyword : think talk write, Tri Kaya Parisudha, conventional, learning outcome
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TSTS DENGAN TEKNIK KANCING GEMERINCING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PKN KELAS IV ., I Putu Giri Yuda Putra; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2546

Abstract

Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dengan Teknik Kancing Gemerincing dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Semester 1 Gugus XV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan non-equivalent post-test only control group desain. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV di gugus XV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Sampel dipilih sebanyak dua sekolah dari delapan sekolah dengan menggunakan teknik “random sampling”. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode tes, yaitu tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dengan Teknik Kancing Gemerincing dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan oleh adanya pencapaian nilai siswa yang dibelajarkan menggunakan model siklus belajar berdasarkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dengan Teknik Kancing Gemerincing yang tergolong sangat tinggi dengan rata-rata 15,9 sedangkan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional tergolong tinggi dengan rata-rata 12,06.Kata Kunci : model pembelajaran tsts, teknik kancing gemerincing, hasil belajar Research was conducted to determine differences in outcome between groups of students learn civic education that learned using learning cooperative model two stay two stray with talking chips technique with students that learned using conventional learning models in grade IV Semester 1 Group cluster XV Buleleng Distric Buleleng Regency Academic Year 2013/2014. The research was quasi-experimental research design using non-equivalent post-test only control group design. Subjects of this research are fourth grade students in the group cluster XV Buleleng distric Buleleng regency. Samples were selected as two schools from eight schools by using the technique of "random sampling". The research data collected using test methods, namely multiple choice test. The data obtained were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics (t-test). The results showed that there were significant differences between students, civic education learning outcomes that learned using learning cooperative model two stay two stray with talking chips technique devided with students that learned using conventional learning models. This is demonstrated by the average achievement of the students that learned using learning cooperative model two stay two stray with talking chips technique is classified as very high with an average of 15.9, while the students that learned using conventional learning model is high with an average of 12.06.keyword : cooperative model tsts, talking chips technique, learning outcomes
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN KELAS IV DI SD NO.1 JINANGDALEM KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2012/2013 ., I Gede Supraptayana; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Drs. Ketut Pudjawan,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui peningkatan aktivitas belajar siswa Kelas IV Semester I SD No.1 Jinangdalem Kecamatan Buleleng Tahun Ajaran 2012/2013, dan (2) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa Kelas IV Semester I SD No.1 Jinangdalem Kecamatan Buleleng Tahun Ajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV Semester I SD No.1 Jinangdalem Kecamatan Buleleng Tahun Ajaran 2012/2013 sebanyak 21 orang siswa, dengan 10 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Data tentang aktivitas belajar siswa dikumpulkan melalui lembar observasi dan data tentang hasil belajar siswa dikumpulkan melalui tes hasil belajar. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran berbasis masalah (problem based learning) dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa yaitu 50,57% (cukup aktif) pada siklus I menjadi 73,92% (aktif) pada siklus II, begitu juga ketuntasan hasil belajar siswa yaitu 66,66% (belum tuntas) pada siklus I menjadi 100% (tuntas) pada siklus II. Kata Kunci : pendekatan pembelajaran berbasis masalah (problem based learning), aktivitas belajar, dan hasil belajar This study aims to ( 1 ) determine the increase in students' learning activities Class IV SD Semester 1 Jinangdalem Buleleng Academic Year 2012/2013 , and ( 2) to improving student learning outcomes Class IV SD Semester 1 Jinangdalem Buleleng Year Doctrine 2012/2013 . This research is action research that consists of three cycles . Each cycle consists of planning, action, observation , and reflection . The subjects were students of class IV SD Semester 1 Jinangdalem Buleleng Academic Year 2012/2013 as many as 21 students , with 10 male students and 11 female students . Data collected about students' learning activities through observation sheets and data on student learning outcomes are collected via the achievement test . The data collected were analyzed using descriptive analysis . The results showed that the application of problem-based learning approach (problem based learning ) to improve student learning activity that is 50.57 % ( moderately active ) in the first cycle to 73.92 % ( active ) in the second cycle , as well as mastery of student learning outcomes are 66.66 % ( not yet completed ) in the first cycle to 100 % ( complete ) in the second cycle .keyword : problem-based learning approach (problem based learning), learning activities, and learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VCT BERBANTUAN CERITA MAHABHARATA TERHADAP NILAI KARAKTER SISWA KELAS 5 PADA MATA PELAJARAN PKn SEMESTER I GUGUS 5 MANDARA GIRI TAMBLANG KECAMATAN KUBUTAMBAHAN TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Ni Luh Gede Paramita Hervinovira; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan nilai karakter siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran value clarification technique (VCT) berbantuan cerita Mahabharata dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Langsung pada mata pelajaran PKn kelas V gugus V Mandara Giri Tamblang Semester I Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di gugus V yang berjumlah 87 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD No 2 Tamblang yang berjumlah 22 orang dan siswa kelas V SD Negeri 6 Tamblang yang berjumlah 24 orang. Data tentang nilai karakter dikumpulkan dengan menggunakan angket/kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) nilai karakter siswa kelompok eksperimen tergolong tinggi dengan rata-rata (M) 85,77. (2) nilai karakter siswa kelompok kontrol tergolong cukup dengan rata-rata (M) 72,95. (3) Terdapat perbedaan yang signifikan pada nilai karakter siswa kelas V semester I antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model value clarification technique (VCT) berbatuan cerita Mahabharata dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Langsung (thit > ttab, thit = 7,367 dan ttab = 2,000).Kata Kunci : VCT, Cerita Mahabharata, Nilai Karakter This study is aimed at determining the differences of students character score between students who were though through value clarification technique ( VCT) assisted with Mahabrata story and students who were though through direct learning model on Pkn class for the fifth grade students of Gugus V Mandara Giri Tamblang in the first semester of academic years 2013/2014 This research was a quasi experiment. The populations were the entire fifth grade students in Gugus V. the population were 87 students. The samples of the study were the fifth grade student of SD 2 Tamblang ang the fifth grade of the student of SD 6 Tamblang. The sample of the both school were, 22 from SD 2 Tamblang and 24 from SD 6 Tamblang. The data was collected through questionnaire. The data was analyzed through descriptive statistic analysis and inferential statistic t- test. The study found that (1) the character score for experiment group student was high, (M=85,77), (2) the character score for control group student was average (M= 72,99). (3) There was a significant different in student’s character score between student who were tough through value clarification technique assisted with Mahabarata story and student who were tough through direct learning model (to, > tcv. to = 7,367and tcv = 2,000).keyword : VCT, Mahabharata Story, Caracter Value
MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI JURISPRUDENSIAL BERBANTUAN MEDIA VISUAL BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR PKn SD ., Ni Made Yeesi; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Inkuiri Jurisprudensial berbantuan media visual dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran Konvensional pada siswa kelas V SD N Gugus 3 Sebatu Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan penelitian “Nonequivalent control group design”. Populasi penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas V Sekolah Dasar Gugus 3 Sebatu. Penentuan sampel menggunakan teknik random sampling, di dapat kelas eksperimen yaitu SD N 2 Sebatu dengan jumlah siswa 33 orang dan kelas kontrol yaitu siswa kelas V SD N 5 Sebatu dengan jumlah siswa sebanyak 30 orang. Data penelitian ini menggunakan instrumen berupa tes dalam bentuk tes hasil belajar pilihan ganda. Data selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik statistik uji-t. Hasil perhitungan uji-t diperoleh t hitung sebesar 5,976. Sedangkan pada taraf signifikansi 5% dan dk 61 diperoleh t tabel sebesar 2,00. Nilai rata-rata hasil belajar PKn pada kelas eksperimen 84,24 dan kelompok kontrol 81,73. Dengan demikian hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Inkuiri Jurisprudensial berbantuan media visual dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hasil analisis diperoleh nilai (t hitung = 5,976 > t tabel = 2,00). Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Inkuiri Jurisprudensial berbantuan media visual berpengaruh terhadap hasil belajar PKn pada siswa kelas V Sekolah Dasar Gugus 3 Sebatu Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Model Pembelajaran, Inkuiri Jurisprudensial (Jurisprudensial Inquiri Model), hasil belajar dan PKn This experiment is aim to know the significant different of civil learning result between students who teached by Jurisprudential Inquiri Model with helped by visual media and students who teached by konvensional learning on V grape on group III in 2013/2014 study periode. This kind of experiment is a trick experiment used “Nonequivalent control group design” survey plan. The populations of this experiment are all of V grade elementry school students on group 3 Sebatu. The sample setting is using random sampling technic, it get experiment elementry school number 2 Sebatu with 33 students and the control class is grade V students on elementry school number 5 Sebatu with 30 students. The data of this experiment uses test on result of multiple chois learning test form. The continue data is analisys by using t test grafict technic. The result of t test get t count 5,976. While on signification rate 5 % and dk 61 get t table 2,00. The average value of civil learning result on experiment class is 84,24 and control class is 81,73. So the result of analisys point that is a significant defferent of civil learning result between students who teached by Jurisprudential Inquiri Model helped by visual media with students who teached by konventional learning. The result of analisys get value (t count = 5,97 > t table = 2,00), so the conclution is the Jurisprudential Inquiri Model helped by visual media give an effect to civil learning result of grade V elementry school group 3 Sebatu 0n 2013/2014 study periode.keyword : Theaching Model, Jurisprudential Inquiry Model, civil learning result
PENGARUH METODE PREDICT OBSERVE EXPLAIN TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD DI GUGUS II SANTALIA KECAMATAN KUBUTAMBAHAN ., Putu Edi Sastrawan; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. Gede Raga, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2552

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi dan perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan metode poe dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada prestasi belajar IPS siswa kelas IV SD Tahun Pelajaran 2013/2014 di Gugus II Santalia Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen (quasi experiment). Populasi yang digunakan adalah seluruh kelas IV SDN yang ada di gugus II Santalia, Kecamatan Kubutambahan, dengan jumlah siswa 179 orang. Sampel penelitian ini adalah kelas IV SD Negeri 2 Kubutambahan sebagai kelas eksperimen dan kelas IV SD Negeri 7 Kubutambahan sebagai kelas kontrol. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik random sampling. Data prestasi belajar IPS siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes Obyektif. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik infrensial (uji-t). Berdasarkan analisis data, kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode Poe memiliki skor rata-rata 31,80, sedangkan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional memiliki skor rata-rata 27,53. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t, diperoleh Dapat disimpulkan bahwa, terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan metode Poe dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada prestasi belajar IPS siswa kelas IV SD Tahun Pelajaran 2013/2014 Di Gugus II Santalia Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng.Kata Kunci : predict observe exsplain, prestasi belajar This research aimed on knowing significant difference between students who taught with POE methode to students who taught with conventional technique in learning IPS education achievement of grade five SD on academic years 2013/2014 in Gugus II Santalia Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng. It is quasi experiment research with 179 population from all year five students. Sample of research from year five in SD Negeri 2 Kubutambahan as experiment class and year five students from SD Negeri 7 Kubutambahan as controlled class. Sample of research was selected randomly. Data was gathered by using essay test. Data was analyzed by using statistic descriptive and inferential statistic analysis. Based on data analysis, those who taught using poe methode achieved 31,80 score average. Meanwhile those who taught by using convensional technique achieved 27,53. Based on uji-t counting shown that In counclusion, there is significant diference between group of student who taught technique in their IPS learning achievement of grade five SD on academic 2013/2014 in Gugus II Santalia Kecamatan Kubutambahan.keyword : predict observe exsplain, learning achievement.
PEMBELAJARAN PAKEM BERBANTUAN PERMAINAN PESAN BERANTAI BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA ., Pande Putu Ary Widyaningsih; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2553

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar bahasa Indonesia antara siswa yang mengikuti pembelajaran PAKEM berbantuan permainan pesan berantai dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Mas kecamatan Ubud Gianyar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Kontrol Group Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus Mas Kecamatan Ubud Gianyar. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dianalisis adalah hasil belajar bahasa Indonesia siswa yang dikumpulkan melalui tes akhir (post test). Bentuk tes yang digunakan adalah tes pilihan ganda yang terdiri dari 30 butir soal. Selanjutnya, data dianalisis dengan menggunakan uji beda mean (uji t). Dari hasil perhitungan uji-t diperoleh thitung = 6,323 untuk taraf signifikansi 5% dengan db = (n1+n2)- 2 = 68 diperoleh ttabel = 2,000 sedangkan rata-rata hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas V yang mengikuti pembelajaran PAKEM berbantuan permainan pesan berantai lebih besar dari siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (81,91>75,84). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar bahasa Indonesia antara siswa yang mengikuti pembelajaran PAKEM berbantuan permainan pesan berantai dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (thitung = 6,323 > ttabel=2,000). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran PAKEM berbantuan permainan pesan berantai berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar bahasa Indonesia Siswa kelas V SD Gugus Mas Kecamatan Ubud Gianyar. Kata Kunci : PAKEM, dan hasil belajar bahasa Indonesia. The goal of the research is to know the significant result of learning Indonesia language between student which attended grid assisted by using chain message play with student which anttended conventional learning at the elementary school student grade V cluster of Mas, Ubud, Gianyar. The research constitude quasi experimental research by design used is Nonequivalent Kontrol Group Desain. Population in this research are student grade V at the elementary school cluster of Mas, Ubud, Gianyar. The sample is taken by random sampling technique. The datas which is analized is the results of learning Indonesian language of students are gathered trough (post test). The form of the test is multiple choice which consist of 30 question item. Then the datas is analized by using mean difference test (t-test). From the calculation t-test obtainable tcount = 6,323 for significant extent 5% with db = (n1+n2)- 2 = 68 obtainable ttable = 2,000 whereas on the average of learning results to the students of the elementary school grade V who attended conventional learning (81,91 > 75,84). The research results of learning Indonesian language between students who attended grip learning assisted chain message play with students who attended conventional learning (tcount = 6,323 > ttable = 2,000). Thus it can be concluded that grip learning assisted chain message play has significant effect againts learning result of Indonesian language at the elementary school students grade V cluster of Mas, Ubud, Gianyar. keyword : PAKEM, and results of learning Indonesian language.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS LT.WISNU DEPASAR UTARA ., Gusti Ayu Mas Eka Jayanti; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2554

Abstract

Abstrak penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembekajaran kooperatif tipe NHT dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan posttest only control group design. Populasinya adalah siswa kelas V SDN Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara berjumlah 136 siswa dengan sampel SDN 1 peguyangan yang berjumlah 30 siswa sebagai kelas eksperimen dan SDN 3 Peguyangan yang berjumlah 35 siswa sebagai kelas control. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara tes. Tes yang digunakan disusun sendiri oleh peneliti dan sebelum digunakan terlebih dahulu divalidasi meliputi validitas isi, daya beda, indeks kesukaran dan reliabelitas. Data yang didapat dari hasil pemberian tes kemudian dianalisis menggunakan uji t dengan jumlah sampel berbeda. Sebelum dilakukan uji t terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat yang meliputi uji normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran tipe NHT terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V sekolah dasar gugus Letkol Wisnu Peguyangan Denpasar Utara. Ini dilihat dari perbedaan nilai rata-rata kelompok eksperimen yang lebih tinggi dari nilai rata-rata kelompok kontrol. Sementara uji hipotesis dilakukan dengan uji t, dimana t htumg = 2.12 sedangkan t tabel = 2.00. Karena t hitung ¬> t tabel maka Ha diterima, itu berarti terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V sekolah dasar Gugus Letkol Wisnu Peguyangan Denpasar Utara. Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe NHT, hasil belajar IPA Abstract: Application Type Of Cooperative Learning Model Of Learning Outcomes NHT Sains Primary Class V. This study aimed to analyze the differences in outcome between groups of students learn science learning using cooperative learning NHT models and students who learn using conventional learning models . The study was a quasi-experimental research disign with posttest only control group disaign. Its population is the fifth grade students of SDN Force Lt. Col. Wisnu Denpasar District of North totaled 136 students at SDN 1 Peguyangan samples that were 30 students as a class experiment and SDN 3 Peguyangan totaling 35 students as classroom control. Collecting data in this study done by the test . The tests used compiled by researchers and validated prior to first use include content validity , the power difference , difficulty index and reriabellitas. The data obtained from the administration of the test was analyzed using a t test with different sample sizes. Before the test first tested the prerequisites which include tests of normality and homogeneity. The results show there are significant implementation NHT type learning model against the results of fifth grade students learn science cluster elementary schools Lt. Col. Wisnu Peguyangan North Denpasar. It is seen from the difference in the average value of the experimental group were higher than the average value of the control group . While hypothesis testing is done with the t test , where t htumg = 2:12 = 2:00 while the t table. Because ¬ t > t table then Ha is accepted, it means that there are significant implementation of cooperative learning model NHT on science learning outcomes of primary school students of class V Force Lt. Col. Wisnu Peguyangan North Denpasar.keyword : NHT models of cooperative learning, learning outcomes Sains

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue