cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS ASESMEN PORTOFOLIO TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN IPS SISWA DENGAN MENGONTROL SIKAP SOSIAL SISWA KELAS IV SD GUGUS VII KECAMATAN DENPASAR BARAT ., I Made Wardana; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5153

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar keterampilan IPS antara kelompok siswa dibelajarkan melalui pendekatan saintifik dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dengan mengontrol sikap sosial pada siswa kelas IV SD Gugus VII Kecamatan Denpasar Barat.Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Eksperimen Semu (Quasi Experiment). Desain eksperimen yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Desaign. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Gugus VII Kecamatan Denpasar Barat yang terdapat 8 sekolah dasar. Total pupulasinya adalah 610 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling sehingga diperoleh 2 sekolah yaitu sekolah kontrol dan sekolah eksperimen. Penyetaraan sampel dilakukan dengan sistem matching sehingga diperoleh 30 siswa kelompok kontrol dan 30 siswa kelompok eksperimen. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan rubrik penilaian untuk hasil belajar keterampilan IPS, dan kuisioner untuk sikap sosial. Data dianalisis menggunakan analisis kovarian satu jalur. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar keterampilan IPS antara kelompok siswa dibelajarkan melalui pendekatan saintifik dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dengan mengontrol sikap sosial pada siswa kelas IV SD Gugus VII Kecamatan Denpasar Barat. Hal ini dibuktikan dari perolehan Fhitung = 7,294 > Ftabel (01;57), (0,05) = 4,020 dan analisis determinasi menunjukkan bahwa 2,1% hasil belajar keterampilan IPS dipengaruhi oleh sikap sosial. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio terhadap hasil belajar keterampilan IPS dengan mengontrol sikap sosial siswa kelas IV SD Gugus VII Kecamatan Denpasar Barat. Kata Kunci : pendekatan saintifik, asesmen portofolio, hasil belajar keterampilan ips, sikap sosial Abstract This study aims to find out the significant difference of learning result of social skill between student group who was teached with scientific approach and the student group who was teached with scientific approach based on assestment portofolio by control of social attitude at the student grade IV of elementary school of cluster VII subdistrict of west Denpasar. This research type is quasy experiment. Experiment design has been applied was noneqivalent control group design. Population in this study was the fourth grade student of elementary school of cluster VII of subdistrict of west Denpasar that consist of 8 elementary school. Population were 651 students. Determination of sample was conducted by random sampling technique so that it obtained 2 school that are control and experiment school. Equivalence of sample was conducted with matching system so that obtained 30 students as control group and 30 students as experiment group. Data collection in this stude was used by that are assestment rubric for learning result of social science skill and questioner for social attitude. Data was analyzed by using one way of covariant analysis. The result of data analysis showed that there was significant differenced the result of social science skill between student group who was teached with scientific approach and the student group who teached with scientific approach based on assestment portofolio by control the fourth grade student’s social attitude of elementary school of cluster VII of subdistrict of west Denpasar. It was proved from Fcalculate = 7,294 and Ftable (01;57), (0,05) = 4,020 thus Fcalculate = 7,294 > Ftable = 4,020 and the determination analysis show that 2,1% learning result of social science skill is effected by student’s social attitude. Based on it hence can be concluded that there was significant effect of scientific approach based on assesment portofolio toward learning result of social science skill by control the fourth grade student’s social attitude of elementary school of cluster VII of subdistrict of west Denpasar. keyword : scienctific approach, assesment portofolio, learning result of social science skill, social attitude.
ANALISIS DISKREPANSI PEMBELAJARAN DENGAN KURIKULUM 2013 BERDASARKAN PERMENDIKBUD NOMOR 65 TAHUN 2013 DI SD LABORATORIUM UNDIKSHA ., Ni Luh Sadewi Widyani; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kesenjangan antara implementasi kurikulum 2013 di SD Laboratorium Undiksha dengan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 ditinjau dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, penilaian proses dan hasil pembelajaran, serta pengawasan proses pembelajaran. Penelitian ini termasuk penelitian evaluatif model diskrepansi (discrepancy model). Pengukuran efektivitas program dilakukan dengan membandingkan antara kondisi ideal (standar) dengan kondisi riil tentang implementasi Kurikulum 2013 di SD Laboratorium Undiksha berdasarkan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013. Variabel perencanaan pembelajaran serta penilaian proses dan hasil pembelajaran diukur dengan lembar studi dokumentasi, variabel pelaksanaan pembelajaran diukur dengan lembar observasi, sedangkan variabel pengawasan proses pembelajaran diukur dengan lembar kuesioner. Sampel penelitian berjumlah 4 orang pendidik di SD Laboratorium Undiksha. Data berupa skor semua variabel dianalisis dengan menggunakan prosedur uji tanda berjenjang wilcoxon, kemudian dihitung tanda beda dan besar beda dengan standar yang telah ditentukan. Hasil analisis menunjukkan bahwa besarnya kesenjangan implementasi Kurikulum 2013 di SD Laboratorium Undiksha berdasarkan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 ditinjau dari perencanaan pembelajaran adalah sebesar 17,90%, pelaksanaan pembelajaran sebesar 12,11%, penilaian proses dan hasil pembelajaran sebesar 6,67%, serta pengawasan proses pembelajaran sebesar 10,95%. Kesenjangan tersebut secara umum disebabkan karena sulitnya merubah mindset warga satuan pendidikan, keterlambatan pendistribusian buku, serta tidak meratanya program pelatihan kepada pendidik.Kata Kunci : diskrepansi, Kurikulum 2013, Permendikbud No. 65 Tahun 2013 This research aimed to determine how large the discrepancy between the ideal condition and the implementation of 2013 curriculum in teaching and learning process at SD Laboratorium Undiksha reviewed from the lesson plan, teaching learning process, assessment and learning outcomes, and the monitoring of learning process. This study was evaluative research which apply discrepancy model. Measurement of the program effectiveness was done by comparing the ideal conditions, based on Permendikbud No. 65 of 2013, with the real conditions on the implementation of 2013 Curriculum at SD Laboratorium Undiksha. Lesson plan, assessment process, and learning outcomes variable, were measured by the study documentation sheets. Meanwhile, the teaching and learning process variable was measured by observation sheets, and the monitoring of learning process variable was measured by questionnaire. Sample of the study consisted of 4 teachers of SD Laboratorium Undiksha. The scores form for all variables were analyzed using the Wilcoxon’s signed rank test. The sign difference and score difference were calculated with a predetermined standard. The result of the analysis showed that the large of discrepancy between ideal conditions (based on Permendikbud No. 65 of 2013) and the implementation of 2013 Curriculum at SD Laboratorium Undiksha in terms of lesson plan is 17,90%, teaching and learning process is 12,11%, assessment and learning outcomes is 6,67%, and the monitoring of learning process is 10,95%. The discrepancy is generally due to the difficulty in changing the mindset of most education staff, tardiness of the books’ distribution, and uneven training programs for educators.keyword : discrepancy, Curriculum 2013, Permendikbud No. 65 of 2013
ANALISIS SIKAP SISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA KURIKULUM 2013 TEMA SEJARAH PERADABAN INDONESIA KELAS V DI SEKOLAH DASAR NEGERI 28 DANGIN PURI ., I Made Agus Adi Suteja; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5163

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan sikap siswa dalam proses pembelajaran, (2) mendeskripsikan hambatan dalam mengembangkan sikap siswa, dan (3) mendeskripsikan solusi terhadap sikap siswa dalam proses pembelajaran tema sejarah peradaban Indonesia dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 siswa kelas V. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 28 Dangin Puri. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan angket. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) dari 9 aspek sikap siswa, sebagian besar siswa sudah mulai konsisten menunjukan sikap spiritual dan sikap sosial (2) Hambatan dalam mengembangkan sikap siswa berasal dari internal siswa sebanyak 5 aspek, dan 5 aspek dari eksternal siswa. (3) Solusi yang telah dilakukan guru sebanyak sembilan hal, yang secara umum tergolong ke dalam nasehat dan pengawasan serta teguran dari guru. Kesimpulan penelitian ini adalah (1) Siswa sudah mulai konsisten menunjukan sikap beriman taqwa, jujur, disiplin, toleransi, gotong royong, percaya diri, tanggung jawab, santun dalam proses pembelajaran. (2) Hambatan dalam mengembangkan sikap yang ada berasal dari faktor internal siswa dan eksternal siswa. (3) Solusi yang telah dilakukan adalah nasehat, pegawasan serta teguran dari guru.Kata Kunci : Sikap Spiritual, Sikap Sosial , hambatan, kurikulum 2013, solusi. This descriptive research was aimed to (1) described attitudes of students in learning process, (2) describe the obstacles in developing attitudes of students in the learning process, and (3) describe a solution to the attitudinal obstacles in the learning process theme Indonesian Culture History with scientific approach on 2013 curriculum 5th Class Elementary School 28 Dangin Puri. Subject from this research was students in 5th class Elementary School 28 Dangin Puri as many as students. Collection data method which was used were observation, interview, and questioner. Data was analyzed by descriptive qualitative technique. Results of this research were (1) Of the nine aspects of the attitudes of the students, most have startded to consistently showed an attitudes spiritual and social attitudes, (2) Obstacles to developing student’s attitudes were came from the internal as many as 5 aspects, and 5 aspects from student’s external, (3) Attitudes solution which was done were advice, supervision and reprimand from teacher. The conclusion of this research were (1) Students have started to consistently show the attitude of religious, honest, discipline, tolerance, mutual cooperation, confidence, responsibility, courtesy in the learning process. (2) Constraints in developing an attitude that is derived from internal factors students and external students. (3) The solution that has been done is counsel, pegawasan and reprimand from the teacher . keyword : spiritual Attitude, Social Attitudes, obstacle, curriculum 2013, Solution.
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS ASESMEN PORTOFOLIO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENGETAHUAN MATEMATIKA DAN SIKAP SOSIAL PADA TEMA CITA-CITAKU SISWA KELAS IV SD N 4 UBUNG ., Putu Indra Kusuma; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5164

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk (1) meningkatkan hasil belajar pengetahuan matematika melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio pada tema cita-citaku siswa kelas IV SD N 4 Ubung tahun pelajaran 2014/2015 dan (2) meningkatkan sikap sosial melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio pada tema cita-citaku siswa kelas IV SD N 4 Ubung tahun pelajaran 2014/2015. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD N 4 Ubung Kecamatan Denpasar Utara yang berjumlah 45 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan untuk data hasil belajar pengetahuan matematika adalah metode tes dengan bentuk esay dan kuesioner untuk mengumpulkan data sikap sosial. Data dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan nilai rata - rata hasil belajar pengetahuan matematika 18 dari = 66 pada siklus I menjadi = 84 pada siklus II, (2) terjadi peningkatan nilai rata-rata sikap sosial 1,39 dari = 86,38 pada siklus I menjadi = 87,77 pada siklus II, (3) terjadi peningkatan ketuntasan klasikal hasil belajar pengetahuan matematika 35.56% dari 44,44% pada siklus I menjadi 80% dari 45 siswa pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dapat meningkatkan hasil belajar pengetahuan matematika dan sikap sosial pada tema cita-citaku siswa kelas IV SD N 4 Ubung.Kata Kunci : pendekatan saintifik, asesmen portofolio, hasil belajar pengetahuan matematika, dan sikap sosial. This research aims to (1) improve student learning result through the application of mathematical knowledge scientific based on portfolio assessment themed "cita-citaku kelas IV SD N 4 Ubung tahun pelajaran 2014/2015", (2) increase the social attitudes of students through the application of scientific approach portfolio assessment based on the theme "cita-citaku kelas IV SD N 4 Ubung tahun pelajaran 2014/2015". Subjects in this study were 45 students in fourth grade SD N 4 Ubung North Denpasar District. Tests and questionnaires were used in this research. Data were analyzed using descriptive analysis of quantitative methods and qualitative descriptive. The results of this study showed that (1) an increase of learning result value of mathematical knowledge by 0.72 from 2.64 in the first cycle to 3.36 on the second cycle, (2) an increase social attitudes in the average value by 0.16 of 3.35 in the first cycle to 3.51 in the second cycle, (3) occurs improvement of learning result classical completeness of mathematical knowledge by 35.56% from 44.44% on 45 students to 80% of the 45 students in the second cycle. Based on these results, can be concluded that the application of scientifically based approach to portfolio assessment can improve students learning result of mathematical knowledge and social attitudes on the theme cita-citaku grade IV SD N 4 Ubung.keyword : scientific approach, portfolio assessment, learning result of mathematical knowledge, and social attitudes.
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS ASESMEN PORTOFOLIO TERHADAP HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS V DITINJAU DARI KECENDERUNGAN OBJEK YANG DIAMATI PADA TEMA 7 SDN 4 UBUNG ., Putu Handy Agusditya; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio ditinjau dari objek konkret dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio ditinjau dari objek abstrak. Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen (pre-eksperiment design) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah The Static Group Pretest-Postest Design.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 4 Ubung Denpasar, tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 60 orang. Sampel diambil dengan menggunakan teknik Random Sampling. Data berupa nilai hasil belajar PKn dikumpulkan dengan tes pilihan ganda biasa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio ditinjau dari objek konkret dan siswa yang mengikuti pembelajaran melalui pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio ditinjau dari objek abstrak dengan t hitung = 2,29, t tabel dengan taraf signifikansi 5% dan db=58, diperoleh t tabel sebesar 2,00. Ini berarti t hitung > t tabel (2,29>2,00). Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio ditinjau dari objek yang diamati pada tema sejarah peradaban Indonesia berpengaruh terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V SDN 4 Ubung Denpasar.Kata Kunci : pendekatan saintifik, asesmen portofolio, objek konkret, objek abstrak dan hasil belajar PKn. This research aims to determine significant differences between the Civics learning outcomes of students who take a scientific approach based learning portfolio assessment in terms of concrete objects and learning of students who take the scientific approach to portfolio-based assessment in terms of abstract objects. This research is a pre-experiment with Static group pretest-posttest design. The population in this research is the fiveth grade students at SDN 4 Ubung Denpasar, the academic year 2014/2015, amounting to 60 people. Samples were taken by using random sampling techniques. Data in the form of the value of learning outcomes Civics collected with the usual multiple choice test. Data were analyzed using descriptive statistics and t-test. The results showed there are differences in learning outcomes among students who take the civics lesson with a portfolio assessment based scientific approach in terms of concrete objects and students who take a scientific approach based learning through portfolio assessment in terms of abstract objects with t = 2.29, ttable with level 5% significance and db = 58, and ttable at 2.00. This means tobserve>ttable (2.29> 2.00). Based on these results it can be concluded that the scientific approach to portfolio-based assessment in terms of the object being observed on the theme of Sejarah Peradaban Indonesia influence student learning outcomes Civics class V SDN 4 Ubung Denpasar.keyword : scientific approach, assessment portfolio, concrete objects, abstract objects and civic learning outcome.
ANALISIS KESULITAN-KESULITAN BELAJAR BAHASA INDONESIA KELAS V DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SD PILOTING SE-KABUPATEN GIANYAR ., I Gusti Ayu Winiari; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan belajar bahasa Indonesia pada siswa kelas V dalam implementasi kurikulum 2013 di SD Piloting se-Kabupaten Gianyar dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar bahasa Indonesia pada siswa kelas V dalam implementasi kurikulum 2013 di SD Piloting se-Kabupaten Gianyar. Penelitian ini dilaksanakan di SD Piloting se-Kabupaten Gianyar yang terdiri dari 7 sekolah dengan jumlah siswa sebanyak 513 siswa. Instrumen pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah instrumen non tes berupa angket, wawancara dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data ini digunakan untuk memperoleh data mengenai kesulitan yang dialami siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia serta faktor penyebabnya. Pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan angket tentang materi yang diperoleh pada tema Sejarah kerajaan Islam di Indonesia dan faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar bahasa Indonesia. Wawancara diberikan kepada guru kelas V di SD Piloting se-kabupaten Gianyar untuk mengetahui kesulitan belajar yang dialami siswa beserta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Data yang sudah diperoleh dianalisis menggunakan Metode analis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunujukan kesulitan yang dialami siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada keterampilan membaca yaitu dalam mencari arti kata sulit dalam bacaan yang berjumlah 274 siswa dengan persentase 55.80% dan kesulitan pada keterampilan menulis yaitu dalam menuliskan kembali cerita mengenai kerajaan Islam di Indonesia yang berjumlah 257 siswa dengan persentase 52.34%. Adapun faktor yang paling mempengaruhi kesulitan belajar bahasa Indonesia yaitu faktor intelegensi siswa dengan persentase pengaruh sebesar 74.11% Kata Kunci : Kata Kunci : Kesulitan Belajar Bahasa Indonesia, Kurikulum 2013 dan Faktor Penyebab Kesulitan Belajar The purpose of this research to know and find out factors which influence difficulty of learning Indonesian to fifth grade on implementation of 2013 curriculum on SD Piloting in Gianyar Regency. This research was done on SD Piloting in Gianyar Regency where it consist of 7 schools and 513 students. Instrument for collecting data on this research was non tes instrument like questionnaire, interview and documentation. This instrument was used to get data about difficulty and which faced by students in learning Indonesian. Collecting data was done by giving questionnaire about material that was got on History of Moslem Kingdom in Indonesia. Interview was done on all teachers of fifth grade on SD Piloting in Gianyar Regency to find out difficulty and factors which influence it. The data which collected was analyzed by descriptive analyze method qualitative. The result of research shows difficulty which faced in learning Indonesia on reading skill is when finding meaning of word on the text is 274 students or 55.80 % and difficulty when rewrite the story is 257 students or 52.34 %. The most influence factor in learning Indonesia is intelegency of student factors is 74.11%keyword : Indonesian Learning Difficulties, Curriculum 2013 and Causes of Learning Disabilities
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK DITINJAU DARI KARAKTERISTIK PERTANYAAN GURU TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INDONESIA TEMA CITA-CITAKU PADA SISWA KELAS IV SDN DESA PEGUYANGAN ., I Made Bastian Adi Parnata; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar keterampilan berbicara Bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan langsung dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan tidak langsung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen lemah (pre-eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah The Static Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Desa Peguyangan, tahun ajaran 2014/2015. Sampel diambil dengan menggunakan teknik Random Sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi tersruktur menggunakan rubrik pengamatan keterampilan berbicara penilaian skala bertingkat (rating scale). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar keterampilan berbicara Bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan langsung dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan tidak langsung. Berdasarkan hasil uji-t diperoleh thitung = 1,98 dan ttabel pada taraf signifikansi 5% dengan derajat kebebasan 74 =1,67. Berdasarkan kriteria pengujian thitung > ttabel (1,98>1,67) ini berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Rata-rata hasil belajar keterampilan berbicara antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pedekatan saintifik menggunakan pertanyaan langsung lebih tinggi daripada kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pedekatan saintifik menggunakan pertanyaan tidak langsung (79,05>76,47). Dengan demikian dapat disimpulkan pendekatan saintifik ditinjau dari karakteristik pertanyaan guru berpengaruh terhadap hasil belajar keterampilan berbicara Bahasa Indonesia tema cita-citaku pada siswa kelas IV SDN Desa Peguyangan tahun pelajaran 2014/2015Kata Kunci : pendekatan saintifik, pertanyaan guru, keterampilan berbicara The purpose of this research is to determining the differences in learning outcome of Bahasa Indonesia (speaking skill) between the students which is learn trhough scientific approach used direct question and the students which is learn trhough scientific approach used indirect question. This research is pre-experimental with The Static Pretest-Posttest Design. The population in this research is the fourth grade students at SDN Peguyangan (2014/2015). The Samples in this research were taken by using the random sampling technique. The Data collection methods used in this study is a structured observation using observation rubric speaking skills assessment graduated scale. Data were analyzed using descriptive statistics and t-test.The research showed that there were differences in learning results of Bahasa Indonesia (speaking skill) among the students which is learn trhough scientific approach used direct question and the students which is learn trhough scientific approach used indirect question. Based on t-test results t observe = 1.98 and t table at significance level of 5% with 74 degrees of freedom = 1.67. Based on testing criteria t observe > t table (1.98>1.67) This means that H0 is rejected and Ha accepted. On average speaking skills learning results between groups of students that learned through scientific approuch used direct question was higher than the group of students that learned through scientific opprouch used indirect questions (79.05>76.47). It can be concluded scientific approach in terms of the characteristics of a teacher's question affects the outcome of the skills learned to speak Indonesian theme of Cita-citaku in grade IV SDN Peguyangan (2014/2015).keyword : Saintific approuch, teacher questions, speaking skills
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN BAHASA INDONESIA (KETERAMPILAN MENULIS) TEMA CITA-CITAKU PADA SISWA KELAS IV DI SDN DESA PEGUYANGAN DITINJAU DARI KARAKTERISTIK PERTANYAAN GURU ., I Wayan Adi Sutarman; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan Bahasa Indonesia (keterampilan menulis) antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik ditinjau dari karakteristik pertanyaan abstrak, dan kelompok siswa yang yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik ditinjau dari karakteristik pertanyaan kongkret pada siswa kelas IV SDN Desa Peguyangan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen dengan rancangan Prates-Pascates Kelompok Statis. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Desa Peguyangan. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes dengan jenis tes pilihan ganda biasa. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan mean kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik ditinjau dari karakteristik pertanyaan abstrak (57.64) lebih tinggi daripada kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik ditinjau dari karakteristik pertanyaan kongkret (56.08). Namun, berdasarkan hasil analisis uji-t diperoleh thitung< ttabel (0.41
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN MATEMATIKA TEMA CITA-CITAKU DITINJAU DARI KARAKTERISTIK PERTANYAAN GURU PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 27 PEMECUTAN ., I Made Eri Ariawan; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar pengetahuan matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan langsung sebanyak 37 orang siswa dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan tidak langsung sebanyak 37 orang siswa pada siswa kelas IV semester 2 SD Negeri 27 Pemecutan. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu (quasy experiment) menggunakan non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV semester 2 SD Negeri 27 Pemecutan. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar pengetahuan matematika yang merupakan nilai kognitif siswa. Nilai kognitif dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar pilihan ganda biasa. Data dianalisis dengan uji t. Rata-rata hasil belajar pengetahuan matematika yang diperoleh antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik mengunakan pertanyaan langsung lebih tinggi dengan rata-rata 54,40 dibandingkan siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan tidak langsung dengan rata-rata 47,54. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan matematika antara siswa yang melaksanakan pembelajaran pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan langsung dengan siswa yang melaksanakan pembelajaran pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan tidak langsung dengan t hitung =2,61; t tabel = 1,99. Hal ini berarti h0 ditolak dan ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran saintifik ditinjau dari karakteristik pertanyaan guru berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar pengetahuan matematika pada siswa kelas IV SD Negeri 27 pemecutan.Kata Kunci : pendekatan saintifik, hasil belajar matematika, karakteristik pertanyaan guru. This study aims to find out difference of learning result of mathematic knowledge between the student who was teached with scientific approach by using direct question equal to 37 students and the student group who was teached by using scientific by using indirect question equal to 37 student at the fourth grade semester 2 of SD Negeri 27 Pemecutan. This study is quasy experiment by using non equivalent control group design. Population in this study was all students fourth grade semester 2 of SD Negeri 27 Pemecutan. Sample was taken by random sampling. Data was collected in the form of mathematic knoledge thas was student cognitive value. Cognitive value was collected by using learning result test in the form of common multichoice. Data was analyze by t-test. Mean of mathematic knowledge has been obtained by the student who was teached with scientific approach by using direct question have highest (mean=54,4) than the student with scientific apporach by using indirect question (mean=47,54). The result shows that there was significant difference of learning result of mathematic knowledge who was teached with scientific approach with direct question with the student who was teached with scientific approach with indirect question with t-calculte = 2,61; t-table=1,99. Its mean Ho rejected and Ha accepted. It can be concluded that the scientific learning approach the question in terms of the characteristics of teachers significantly influence the results of mathematical knowledge learned in the fourth grade students of SD Negeri 27 Pemecutan.keyword : scientific approach, learning result of mathematic, teacher question characterist
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS PERTANYAAN GURU TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN BAHASA INDONESIA (KETERAMPILAN MEMBACA) TEMA CITA-CITAKU PADA SISWA KELAS IV SD DESA PEGUYANGAN ., Ida Ayu Agung Dian Agathi; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5171

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Pengetahuan Bahasa Indonesia (keterampilan membaca) antara kelompok siswa kelas IV SD Desa Peguyangan Tahun Ajaran 2014/2015 yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbasis pertanyaan guru dengan jawaban tertunda dan siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbasis pertanyaan guru dengan jawaban segera. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen dengan rancangan The Static Group Pretest-Postest. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas IV SD Desa Peguyangan yang berjumlah 561 orang. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik random sampling. Data hasil belajar Pengetahuan Bahasa Indonesia (keterampilan membaca) siswa dikumpulkan dengan instrumen test pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung= 2,66 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,00. Hal ini berarti thitung> ttabel sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Pengetahuan Bahasa Indonesia (keterampilan membaca) antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik berbasis pertanyaan guru dengan jawaban tertunda dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik berbasis pertanyaan guru dengan jawaban segera. Skor rata-rata yang diperoleh dari hasil belajar siswa yaitu = 73,31 berada pada kategori sangat tinggi dan 65,91 berada pada kategori tinggi. Jadi pendekatan saintifik dalam pembelajaran berbasis pertanyaan guru dengan jawaban tertunda dan pendekatan saintifik dalam pembelajaran berbasis pertanyaan guru dengan jawaban segera berpengaruh terhadap hasil belajar Pengetahuan Bahasa Indonesia (keterampilan membaca) pada siswa kelas IV SD Desa Peguyangan.Kata Kunci : pendekatan saintifik, berbasis pertanyaan guru, keterampilan membaca Abstract This research was aimed to know the difference of Indonesian language learning outcome (reading skill) between group of class IV students SD Desa Peguyangan 2014/2015 that were learn through scientific approach based teacher question with pending answer and students that were learn through scientific approach based teacher question with direct answer. Type of this research was experiment with the static group pretest-postest design. Population of this research were all of the students of class IV SD Desa Peguyangan in amount of 561 student. The sample of this research was determine by random sampling technique. The data of bahasa Indonesia learning outcome (reading skill) was collected by multiple choice test. The outcome of the research showed that taritmatic = 2,66 and ttabel (at 5% significancy target) = 2,00 that meant tarithmatic > ttabel. So could be concluded that there was significant difference of bahasa Indonesia learning outcome (reading skill) between students that were learn by scientific approach based teacher question pending answer and student that were learn by scientific approach based teacher question direct answer average score that were ganed from students learning result was = 73,31 at highest category and 65,91 at high category. So scientific approach on learning procces based teacher question with pending answer and scientific with direct answer influenced with bahasa Indonesia learning (reading skill) at the student of class IV SD Desa Peguyangan.keyword : scientific approach, teacher question, and reading skill

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue