cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis IPA Siswa Kelas V ., Ni Wayan Sri Widyantari; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa kelompok eksperimen yang belajar menggunakan model pembelajaran berbasis proyek, (2) mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa kelompok kontrol yang belajar dengan model pembelajaran konvensional, (3) mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran berbasis proyek dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional dalam pembelajaran IPA di kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent post test only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 132 orang. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik random sampling dan diperoleh siswa SD No. 2 Penglatan sebanyak 38 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa SD No. 2 Alasangker sebanyak 40 orang sebagai kelompok kontrol. Data kemampuan berpikir kritis siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian dan dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) kemampuan berpikir kritis siswa kelompok eksperimen berada pada kategori tinggi; (2) kemampuan berpikir kritis siswa kelompok kontrol berada pada katagori sedang; (3) terdapat berbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis proyek dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPA dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : pembelajaran berbasis proyek, berpikir kritis This study was aimed to (1) describe an ability of critical thinking of students from experimental group who were treated by project based learning model, (2) describe an ability of critical thinking of students from control group who were treated by conventional technique (3) to know a significant different of ability of critical thinking between students who were treated by project based learning model and students who were treated by conventional technique in natural science course in the fifth grade of elementary school in Gugus IV Buleleng district. This research was a quasi experimental research with using non-equivalent post test only of control group design. The population of this research was all students of fifth grade elementary school in Gugus IV Buleleng district in academic year 2014/2015 who involved 132 people. The sample of this research was determined through random sampling technique and chosen 38 people as experimental group and 40 students of SD No. 2 Alasangker as control group. The data of critical thinking ability of students was collected by using essay and analyzed through using descriptive analysis and inferential statistic (T-test). The result of this study showed that: (1) an ability of critical thinking of students from experimental group was in the high category; (2) an ability of critical thinking of students from control group was in the middle category; (3) there was a significant different of critical thinking between group of students who were treated by project based learning model and group of students who were treated by conventional technique. It can be concluded that the project-based learning model a significant effect on students' critical thinking skills in science subjects compared to conventional learning model.keyword : project based learning, critical thinking
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SELF REGULATED LEARNING (SRL) TERHADAP SIKAP SPIRITUAL DAN HASIL BELAJAR PKn ., I Nyoman Doni Pramana; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5556

Abstract

Permasalahan rendahnya sikap spiritual dan hasil belajar PKn yang ditemukan pada siswa kelas IV di kota singaraja menjadi masalah utama dilakukannya peneltian ini. Indikasi rendahnya sikap spiritual dan hasil belajar PKn tersebut dibuktikan oleh nilai rata-rata sikap spiritual 68,54 dan nilai rata-rata hasil belajar PKn 70,26, sedangkan KKM yang ditetapkan sekolah 75,00. Ini berarti bahwa nilai tersebut masih di bawah KKM. Rendahnya kondisi kedua variabel tersebut diduga karena guru dalam pengelolaan pembelajaran masih cenderung menggunakan model yang kurang inovatif. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan sikap spiritual dan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Self Regulated Learning dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV tahun pelajaran 2014/2015 di Gugus XIII Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Jumlah populasi 52 orang dan sampel 45 orang. Data sikap spiritual dikumpulkan dengan lembar penilaian diri dan hasil belajar PKn dengan tes pilihan ganda. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t dan uji multivariat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan yang signifikan sikap spiritual antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Self Regulated Learning dan model pembelajaran konvensional (thit=3,854 > ttab=2,038), (2) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Self Regulated Learning dan model pembelajaran konvensional (thit=8,787 > ttab=2,038), (3) terdapat perbedaan yang signifikan sikap spiritual dan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Self Regulated Learning dan model pembelajaran konvensional (F=37,431 dan p ttable=2.038), (2) there is a significant difference civics learning outcomes between student group which studied by Self Regulated Learning model and conventional learning model (tvalue=8.787 > ttable=2.038), (3) There are significant differences of students spiritual attitudes and civic education outcomes between student group which studied by Self Regulated Learning model and conventional learning model (F=37.431 and p
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN HEURISTIK-V BERBANTUAN MEDIA PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV SD ., Putu Suardita; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran heuristik-V berbantuan media peta konsep dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus XV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas IV SD di Gugus XV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 257 orang. Sampel dari penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD No. 1 Anturan yang berjumlah 31 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas IV SD No. 3 Anturan yang berjumlah 33 orang sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk tes objektif. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran heuristik-V berbantuan media peta konsep dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional (thitung = 19,30 > ttabel = 2,000). Rata-rata skor hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran heuristik-V berbantuan media peta konsep adalah 25,21 berada pada kategori sangat tinggi. Rata-rata skor hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional adalah 17,136 berada pada kategori tinggi. Berdasarkan temuan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran heuristik-V berbantuan media peta konsep berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD di Gugus XV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : model pembelajaran heuristik-V, hasil belajar This study aims to determine the significant difference between Science learning results of students group whose study by using V-Heuristic learning model which is aided by concept map media and the group of students whose study by using the conventional learning model of fourth grade students in elementary school of Cluster XV Buleleng sub-district Buleleng regency Academic Year 2014/2015. This study is a quasi-experimental research. The population of the research is the fourth grade students of elementary school in Cluster XV Buleleng sub-district Buleleng regency academic year 2014/2015, with the amount of the students are 257 people. The samples of this research are the fourth grade students in SD No. 1 Anturan with the total of the students are 31 as the experimental class and the fourth grade students of SD No. 3 Anturan with the total of the students are 33 as the control class. The data is collected by using test instrument in form of objective test. The collection of data is analyzed by using descriptive analysis and inferential analysis (t-test). The results of the study find that there is a significant difference between the Science learning results of students group whose study by using V-Heuristic learning model which aided by concept map media and the group of students who study by using conventional learning model (tthat = 19.30 > ttable = 2.000). The mean score of the Science learning between the group of students whose learning with V-Heuristic learning model with a concept map media is 25.21 which is categorized as very high category. The mean score of Science learning group of students whose do the learning by using conventional learning model is 17.136 also at the high category. Based on the findings of this study, it can be concluded that the V-Heuristic learning model which is aided by concept map media is giving positive effect on the learning outcomes of fourth grade science students in Cluster XV Buleleng sub-district Buleleng regency Academic Year 2014 / 2015. keyword : heuristic-V model, learning outcomes
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM PEMBELAJARAN IPS TERHADAP SIKAP SOSIAL DENGAN KOVARIABEL INTENSITAS HUBUNGAN DALAM POLA ASUH KELUARGA PADA SISWA KELAS IV SD PERKOTAAN ., Kadek Ade Puspitarini; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan saintifik terhadap sikap sosial, setelah diadakan pengendalian terhadap variabel intensitas hubungan dalam pola asuh keluarga pada siswa kelas IV SD Perkotaan. Jenis penelitian yang dilakukan termasuk penelitian eksperimen dengan menggunakan desain analisis single factor independent groups design with use of covariate. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas IV pada tahun pelajaran 2014/2015 yang ada di SD perkotaan gugus XIII Kecamatan Buleleng dengan sampel berjumlah 45 orang siswa yang dipilih dengan teknik random sampling. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner. Pengolahan data menggunakan anakova dengan bantuan program SPSS 16.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat perbedaan sikap sosial antara siswa yang mengikuti pendekatan saintifik dengan siswa yang mengikuti pendekatan konvensional pada siswa kelas IV SD Perkotaan. (2) setelah diadakan pengendalian terhadap variabel intensitas hubungan dalam pola asuh keluarga, terdapat perbedaan sikap sosial antara siswa yang mengikuti pendekatan saintifik dengan siswa yang mengikuti pendekatan konvensional. (3) terdapat kontribusi yang signifikan antara kovariabel intensitas hubungan dalam pola asuh keluarga terhadap sikap sosial siswa. Kata Kunci : intensitas pola asuh keluarga, pendekatan saintifik, sikap sosial The purpose of the research to investigate the effect of scientific approach on social attitudes, after covariable intensive the family’s guidance controlled of the fourth grade students in urban Primary School. This research was experiment research with analysis design single factor independent groups design with use of covariate. The populations of this research were all of fourth grade students subdistrict in academic year 2014/2015 in urban Primary School of cluster XIII Kecamatan Buleleng with the total sample 45 students selected by random sampling technique. The data were collected using questionnaire. The data was collected analyzed by anacova one way with SPSS 16.0 for windows. The result of analysis shows that (1) there was a difference social attitudes between group of students that followed learning scientific approach and group of students that followed learning conventional approach. (2) there was a difference of social attitudes between group of students that followed learning scientific approach and group of students that followed learning conventional approach after covariable intensive the family’s guidance controlled. (3) there was a contribution intensive the family’s guidance of social attitudes.keyword : intensive the family’s guidance, Scientific Aproach, social attitudes
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN ASESMEN PORTOFOLIO TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA DENGAN KOVARIABEL GAYA BELAJAR SISWA ., I Komang Eka Putra Ariyanta; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., I Gede Astawan, S.Pd.,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5623

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan yang signifikan prestasi belajar IPA siswa antara sebelum dan setelah dibelajarkan dengan pendekatan saintifik berbantuan asesmen portofolio, (2) perbedaan yang signifikan prestasi belajar IPA siswa antara sebelum dan setelah dibelajarkan dengan pendekatan saintifik berbantuan asesmen portofolio setelah variabel gaya belajar dikendalikan, dan (3) kontribusi yang signifikan kovariabel gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre eksperiment. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD No 4 Banyuasri yang juga merupakan sampel penelitian karena teknik sampel yang digunakan adalah teknik sensus study. Data prestasi belajar siswa dikumpulkan menggunakan tes prestasi belajar dan gaya belajar siswa dikumpulkan menggunakan tes gaya belajar Group Embedded Figures Test. Teknik analisis yang digunakan adalah ANAKOVA. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan sebagai berikut. (1) Terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar IPA siswa antara sebelum dan setelah dibelajarkan dengan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan asesmen portofolio pada siswa kelas IV SD No 4 Banyuasri (Fhitung = 19.177 > FTabel = 4,21), (2) terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar IPA siswa antara sebelum dan setelah dibelajarkan dengan pendekatan saintifik berbantuan asesmen portofolio pada siswa kelas IV SD N 4 Banyuasri setelah variabel gaya belajar dikendalikan (Fhitung = 93.761 > FTabel = 4,21, dan angka signifikansi 0.000), (3) kontribusi yang signifikan kovariabel gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa pada siswa kelas IV SD N 4 Banyuasri (r2 = 0.329).Kata Kunci : prestasi belajar, gaya belajar, pendekatan saintifik This study was aimed at determining of (1) a significant difference of students’ science learning achievement before and after learning by using scientific approach aided portfolio assessment, (2) a significant difference of students' science learning achievement before and after learning by using scientific approach aided the portfolio assessment after controling the learning styles variable, and (3) a significant contribution of learning styles as covariates to student achievement. This study was a pre experiment. The population of the study was all fourth grade students in SD No 4 Banyuasri who was also a research sample due to census study as sampling technique. Data of students’ achievement were collected by using leaarning achievement test. Data of students’ learning style were collected by using Group Embedded Figures Test. Anova, Ancova, and Product Moment test were used to analyze hypothesis at a significance level of 5%. Based on the results of data analysis, it is concluded as follows: (1) There are significant differences of students' science learning achievement before and after learning by using scientific approach aided portfolios assessment on fourth grade students in SD No 4 Banyuasri (F count = 19 177> Ftable = 4.21), (2) there are significant differences of students’ science learning achievement before and after learning by using scientific approach aided portfolios assessment on fourth grade students in SD No 4 Banyuasri after controlling learning styles variables (F count = 93.761> F table = 4.21, and significance level of 0.000), and (3) there is significant contribution of covariates learning styles toward student achievement in fourth grade student SD No 4 Banyuasri (r2 = 0329).keyword : learning achievement, learning styles, scientific approach.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RESOLUSI KONFLIK TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MATA PELAJARAN PKN KELAS V SD ., I Wayan Eka Martawan; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5628

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran PKn antara kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran resolusi konflik dan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester genap SD di Gugus VIII Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan rancangan nonequivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus VIII Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 5 kelas dengan siswa 124 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD No. 1 Paket Agung dengan jumlah siswa 44 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas V SD No. 2 Paket Agung dengan jumlah siswa 43 orang sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian ini yaitu tes kemampuan berpikir kritis. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran resolusi konflik dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, dengan nilai thitung sebesar 3,211 dan ttab sebesar 1,988. Artinya, thitung lebih besar dari ttab. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran resolusi konflik terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V semester genap SD di gugus VIII Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : model resolusi konflik, berpikir kritis The aim of the research was to Investigated the significant different of student’s critical thinking skill in Pkn subject between groups of student who followed resolution conflict model of learning and groups of students who followed conventional model of learning in fifth grade of even semester’s student in SD VIII group in Buleleng District, Buleleng regency in learning period 2014/2015. This research was quasi experiment with the program nonequivalent post test only control group design. The population of this research was the fifth grade of students in SD VIII group in Buleleng District, Buleleng regency in learning period 2014/2015 which have five class and 124 number of students. The sample of this research was fifth grade SD no 1 Paket Agung with 44 number of students as an experiment and fifth grade SD no 2 Paket Agung with 43 number of students as a control class. The instrument of this research was test of critical thinking skill. The data which was collected was analyzed in two stages, those are descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis (T-tes). The result showed that the difference of critical thinking skill between the group of student who treated by using resolution conflict model of learning and group of student who treated by using conventional learning, with score tvalue 3,211 and ttable was 1,988. Therefor, tvalue more than ttable. Based on the result of the research, can conclude that the resolution conflict model of learning can affect the critical thinking of student of fifth grade in in SD VIII group in Buleleng District, Buleleng regency in learning period 2014/2015.keyword : resolution conflict model, critical thinking.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE UNTUK MENINGKATKAN SIKAP ILMIAH SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V SD ., Ni Made Mitasasrini; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5629

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan sikap ilmiah siswa pada mata pelajaran IPA dengan menerapkan model pembelajaran Think Talk Write pada siswa kelas V SD No. 8 Banyuning, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Tahun Pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD No. 8 Banyuning berjumlah 36 orang. Objek penelitian ini adalah sikap ilmiah siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan kuisioner. Data dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan persentase sikap ilmiah siswa kelas V SD No. 8 Banyuning. Berdasarkan hasil observasi, persentase sikap ilmiah aspek sering mengajukan pertanyaan pada siklus I adalah 66,67% meningkat menjadi 83,33% (kategori tinggi) pada siklus II. Persentase banyak ide pada siklus I adalah 63,89% meningkat menjadi 81,94% (kategori tinggi) pada siklus II. Persentase tidak mengganggu teman pada siklus I adalah 67,36% meningkat menjadi 82,64% (kategori tinggi) pada siklus II. Selanjutnya, berdasarkan hasil kuisioner, aspek sering mengajukan pertanyaan pada siklus I adalah 76,62% meningkat menjadi 83,06% (tinggi) pada siklus II. Persentase banyak ide pada siklus I adalah 67,78% meningkat menjadi 84,63% (tinggi) pada siklus II. Persentase tidak mengganggu teman pada siklus I adalah 73,43% meningkat menjadi 85,37% (tinggi) pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Think Talk Write dapat meningkatkan sikap ilmiah siswa pada mata pelajaran IPA kelas V SD No. 8 Banyuning, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : model think talk write, sikap ilmiah The aim of the research was to improve the scientific attitude of students in Science subjects by applying the learning Think Talk Write model in class V SD No. 8 Banyuning, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Academic Year 2014/2015. This research belong to classroom action research, which was conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation, and reflection. The subjects of this research is V grade students of SD No. 8 Banyuning which is consist of 36 students. The object of this research is students scientific attitude. Collecting data in this study conducted by the method of observation and questionnaire. The data were analyzed by statistic descriptive techniques. The result of this research is improvement of students scientific attitude in V grade students of SD No. 8 Banyuning. Based on observation, the percentage of aspects of the scientific attitude frequently asked questions in the first cycle is increased by 66.67% improve to be 83.33% (high category) in the second cycle. The percentage of the attitude of many ideas or creativity in the first cycle was 63.89% improve to be 81.94% (high category) in the second cycle. The percentage of attitude does not disturbing friends in the first cycle was 67.36% improve to be 82.64% (high category) in the second cycle. Furthermore, based on the results of the questionnaire, the aspect frequently asked questions according to the context of the material for the first cycle was 76.62% improve to be 83.06% (high category) in the second cycle. The percentage of the attitude of many ideas or creativity in the first cycle was 67.78% improve to be 84.63% (high category) in the second cycle. The percentage of attitude does not interfere with a friend on the first cycle was 73.43% improve to be 85.37% (high category) in the second cycle. Based on the findings of this research it can be conclude that the implementation of the Think Talk Write (TTW) model can improve students scientific attitude in science class in V grade students is SD No. 8 Banyuning, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, in academic year 2014/2015.keyword : think talk write model, scientific attitude
PENGARUH MODEL THINK-TALK-WRITE BERBASIS KEARIFAN LOKAL TRI KAYA PARISUDHA TERHADAP HASIL BELAJAR SAINS SISWA KELAS IV SD DI GUGUS V KECAMATAN BULELENG ., Made Candra Dwi Putra; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5630

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar sains antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write berbasis kearifan lokal Tri Kaya Parisudha dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan desain Non Equivalent Pos test Only Control Group. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV di SD Gugus V. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling dan diperoleh SD No. 1 Nagasepaha sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 31 orang siswa dan SD No. 1 Petandakan sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 27 orang siswa. Data hasil belajar Sains siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diproleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan mengenai hasil belajar sains antara siswa yang belajar dengan manggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write berbasis kearifan lokal Tri Kaya Parisudha berada pada kategori sangat tinggi yaitu 22,29 pada rentangan 20,25 27 dan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional berada pada kategori tinggi, yaitu 19,00 pada rentangan 15,75 20,25. Hasil analisisnya menunjukkan t hitung = 2, 963 dan t tabel = 2,000 untuk db = 56 dengan taraf signifikansi 5% . Berdasarkan kriteria pengujian, karena t hitung > t tabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti model pembelajaran kooperatif Tipe Think Talk Write berbasis kearifan lokal Tri Kaya Parisudha berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar Sains.Kata Kunci : think talk write, hasil belajar This study aims to determine the significant different of proceeds of sains use between student wich follow learning by the think talk write model based on local wisdom tri kaya parisudha and to follow learning by convensional. This research as quasi experiences by the desain Non Equivalent Pos test Only. The population of research is the elementary student of four classes the same bunch of five. The sample waved by the simple random sampling and getted by elementary school number one “Nagesepaha” as experiences group by amounts thrty students and elementary school number one “ Petandakan” as control group amounts twenty seven students. From this analyzed used by analyzed statistics descriptive and inferential statistics test. The research getted has significant different learning sains between student with think write model based on local wisdom tri kaya parisudha has very hight catagori has 22,29 creditor 20,25 27 and student use convensional research in hight catagori 19,00 in creditor 15,75 20,25 this analyzed showed = 2,963 and 2,000 for db = 56 by significant stage 5% by the cretiria test, because t arithematic > t table so H0 refused and Ha accived. That means the think talk write model based on local wisdom tri kaya parisudha influence the sains proceeds learnings.keyword : think talk write, proceeds lernings
ANALISIS SIKAP SOSIAL SISWA KELAS V PADA PEMBELAJARAN DENGAN KURIKULUM 2013 ., Pande Putu Cahya Mega Sanjiwana; ., Dr. Ketut Pudjawan,M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap sosial siswa, mendeskripsikan program yang dilakukan dalam mengembangkan sikap sosial siswa, dan mendeskripsikan kendala yang ditemukan dalam mengembangkan sikap sosial siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah kelas V di SD Gugus Srikandi tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 128 orang, kepala sekolah berjumlah 3 orang, dan guru kelas V berjumlah 3 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, observasi, studi dokumen, dan wawancara. Data sikap sosial siswa dikumpulkan dengan instrumen lembar kuesioner, lembar observasi, dan catatan dokumen. Sedangkan data program yang dilakukan dalam mengembangan sikap sosial dan data kendala yang ditemukan dalam mengembangkan sikap sosial dikumpulkan dengan instrumen pedoman wawancara. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menemukan bahwa (1) sikap sosial siswa kelas V di SD Gugus Srikandi dengan persentase 27,3% berada pada predikat sangat baik, 70,3% berada pada predikat baik, dan 2,4% berada pada predikat cukup, (2) program pengembangan sikap sosial yaitu mengadakan bakti sosial ke panti asuhan, dan (3) kendala yang ditemukan dalam mengembangkan sikap sosial yaitu jumlah siswa yang tidak sebanding dengan guru saat mengadakan bakti sosial. Berdasarkan hasil penelitian hanya sebagian kecil siswa kelas V yang memiliki sikap sosial di bawah kategori baik.Kata Kunci : pembelajaran dengan kurikulum 2013, sikap sosial This research aims at describes the social attitude of the students, describes the program to develop the social attitude of the students and also describes problems that arise in developing students social attitude. The types of this research were qualitative. The subject of this research was the year V in SD Gugus Srikandi of the year 2014/2015 which has 128 students, 3 headmasters and 3 teachers of the year V. The method of collected the data was used questionnaire, observation, document study and interview. The students social attitude data were collected with questionnaire sheet, observations sheet and document note. Meanwhile, the data program that was used in developing the social attitude and constraints data that found in improving social attitude were collected with interview basis. The data that has been collected then analysed using descriptive analysis. The results of this research finds that (1) the social attitude of the year V in SD Gugus Srikandi with percentage 27,3% stands at very good level, 70,3% in good predicate and 2,4% in enough level, (2) the program that is used to develop social attitude like social service to orphanage and (3) the constraints in improving social attitude is the amounts of the students is not proportionate with the teacher in social service. Based on the results of this research, only small amounts of the students in year V that has the low category. keyword : 2013 curriculum study, social attitude
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP SIKAP SPIRITUAL SISWA DENGAN KOVARIABEL INTENSITAS HUBUNGAN DALAM POLA ASUH KELUARGA ., Ida I Dewa Ayu Ratih Widnyani; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5635

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendekatan saintifik terhadap sikap spiritual siswa setelah kovariabel intensitas hubungan dalam pola asuh keluarga dikendalikan pada siswa IV SD di perkotaan. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan penelitian menggunakan desain single factor independent group design with use of covariat. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD perkotaan di Gugus II Kecamatan Bangli tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 187 orang. Sampel penelitian yang digunakan yaitu siswa kelas IV SD N 2 Kawan yang berjumlah 37 orang dan siswa kelas IV SD N 5 Kawan yang berjumlah 32 orang. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan instrumen lembar kuesioner. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis kovarians satu jalur (Anakova).Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan (1) terdapat perbedaan sikap spiritual antara kelompok siswa yang belajar mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik dan kelompok siswa yang belajar dengan mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional pada siswa kelas IV SD diperkotaan. (2) Terdapat perbedaan sikap spiritual antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional setelah kovariabel intensitas hubungan dalam pola asuh keluarga dikendalikan pada siswa kelas IV SD di perkotaan. (3) Terdapat kontribusi signifikan intensitas hubungan dalam pola asuh keluarga terhadap sikap spiritual siswa sebesar 32,5%. Kata Kunci : saintifik, sikap spiritual, pola asuh keluarga The aims of this research were to know the influence of scientific approach towards students’ spiritual attitude after intensity covariable relations in parenting controlled on the year IV primary students in the cities. The types of this research were experiment quasi with draft research used single factor independent group design with the use of covariates. The population of this research was all of the year IV primary students in the cities in Gugus II Bangli Regency of the year 2014/2015 which has 187 students. Samples used in this research are students of fourth grade N 2 Kawan which amounted to 37 people and students fourth grade N 5 Kawan which amounts to 32 people. The research samples were collected with questionnaire instrument. The data was analysed by one-way covariance (Anakova). Based on the results of the data analysis, it can be concluded (1) There are differences in spiritual attitude between the group of students that learn using scientific approach and group of students that learn using conventional approach of the year IV primary students in the cities. (2) There are spiritual attitude differences between the group of students that follows learning with scientific approach and group of students that using conventional approach after intensity covariable relations in parenting controls on the year IV primary students in the cities. (3) There is 32,5% significant contribution of the parenting intensity towards students’ spiritual attitude.keyword : scientific, spiritual attitude, parenting

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue