cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
KONTRIBUSI KEBIASAAN BELAJAR DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS IV SDN DI GUGUS X KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2012/2013 ., Dimas Agustian; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kontribusi antara kebiasaan belajar dan hasil belajar Matematika, (2) kontribusi kecerdasan emosional dan hasil belajar Matematika, dan (3) kontribusi secara bersama-sama kebiasaan belajar dan kecerdasan emosional dengan hasil belajar Matematika. Jenis penelitian ini adalah expost facto. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri di Gugus X Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013. Teknik pengambilan sampel adalah proposional rondom sampling, jumlah sampelnya adalah 86. Pengambilan data menggunakan kuesioner. Data penelitian dianalisis dengan teknik statistic regresi sederhana, product moment, dan regresi ganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa antara kebiasaan belajar terhadap hasil belajar Matematika diperoleh nilai thitung = 18,495 > ttabel = 1,960 dengan dk = 84 pada taraf signifikansi 5%, yang berarti memiliki kontribusi yang signifikan. Kontribusi kecerdasan emosional terhadap hasil belajar Matematika diperoleh nilai thitung = 11,061 > ttabel = 1,960 dengan dk = 84 pada taraf signifikansi 5%, yang berarti memiliki kontribusi yang signifikan. Secara bersama-sama kebiasaan belajar dan kecerdasan emosional terhadap hasil belajar Matematika diperoleh nilai Fhitung = 226,242 > Ftabel = 3,44 dengan dk pembilang = 2, dan dk penyebut = 83 pada taraf signifikansi 5%, yang berarti memiliki kontribusi yang signifikan. Dengan demikian, kebiasaan belajar dan kecerdasan emosional memiliki kontribusi yang signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Negeri di Gugus X Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013.Kata Kunci : Kebiasaan belajar, kecerdasan emosional, dan hasil belajar matematika. This research aimed to determine (1) the contribution of the study habits and mathematics learning outcomes, (2) contribution of emotional intelligence and mathematics learning outcomes, (3) contribution jointly study habits and emotional intelligence with mathematics learning outcomes. This research is expost-facto. The population of this study was IV grade students of the elementary school in cluster X Buleleng Sub-district in the academic year 2012/2013. Sampling technique was proportional random sampling, the total sample was 86. Retrieval of data using questionnaires. The data were analyzed with statistical technique simple regression,product moment, and multiple regression. The research result showed that the study habits of the mathematics learning outcomes value obtained tresult = 18,495 > ttable = 1,960 with dk = 84 at significance level 5%, which means it has significant contribution. Contribution emotional intelligence of the mathematics learning outcomes value obtained tresult = 11,061 > ttable = 1,960 with dk = 84 at significance level 5%, which means it has significant contribution. The jointly study habits and emotional intelligence with mathematics learning outcomes value obtained Fresult = 226,242 > Ftable = 3,44 with dk numerator = 2, and dk denominator = 83 at significance level 5%, which means it has significant contribution. Thus, study habits and emotional intelligence it has significant contribution of the mathematics learning outcomes IV grade students of the elementary school in cluster X Buleleng Sub-district in the academic year 2012/2013.keyword : study habits, emotional intelligence, and mathematics learning outcomes.
PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN TERBIMBING DAPAT MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA ., Ni Wy Destriantini; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan keaktifan melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis model pembelajaran penemuan terbimbing dan (2) meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis model pembelajaran penemuan terbimbing. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 4 Sumerta dengan jumlah 39 siswa. Metode pengumpulan data mengenai keaktifan dan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan metode tes. Data tersebut, dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data diperoleh rata-rata persentase keaktifan meningkat 13,37% dari 67,90% pada siklus I dengan kriteria cukup aktif, menjadi 81,27% pada siklus II dengan kriteria aktif. Persentase rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPA meningkat 14,43% dari 66,81% pada siklus I dengan kriteria rendah, menjadi 81,24% dengan kriteria tinggi. Ketuntasan klasikal meningkat 30,77% dari 51,28% pada siklus I menjadi 82,05% pada siklus II. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis model pembelajaran penemuan terbimbing dapat meningkatkan keaktifan dan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SDN 4 Sumerta tahun ajaran 2015/2016.Kata Kunci : pendekatan saintifik, model pembelajaran, keaktifan dan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA These purposes of this research are to (1) improve the activity of students through the application of scientific approach based on guide discovery model and (2) improve the mastery of competence in science based on guide discovery model. This research is class action research which is held in 2 cycles. The subject of it is four grade students in SDN 4 Sumerta with the total number of students are 39. The data collecting methods about the activity and the mastery of competency in science which is used in this research are observation and test methods. Those data are analyzed using descriptive statistic and descriptive quantitative methods. The result of data analysis are the percentage of students activity increases 13,37% from 67,90% in the cycles I with active enough criteria and it increases being 81,27% in cycles II with active criteria. The average percentage of mastery the science competency increases 14,43% from 66,81% in cycles I with low criteria and it become 81,24% with the high criteria. The classical completeness increases 30,77% from 51,28% in the cycles I becomes 82,05% in cycles II. From the result, it can be concluded that the application of scientific approach based on guide discovery model is succeed in improving the activity and the mastery of science competency of four grade students in SDN 4 Sumerta academic year 2015/2016.keyword : scientific approach, learning model, activity, and competency in science
KORELASI ANTARA PERCAYA DIRI DALAM BELAJAR DENGAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS SISWA KELAS V SD GUGUS 2 KECAMATAN MENGWI TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., I Gede Agus Sumadi Arsa; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara percaya diri dalam belajar dengan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SD Gugus 2 Kecamatan Mengwi tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex post facto, korelasional. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang ada di SD Gugus 2 Kecamatan Mengwi yang berjumlah 131 orang. Sampel ditentukan dari populasi menggunakan teknik proporsional random sampling dan jumlah sampel dari populasi ini adalah 95 orang. Data yang dikumpulkan adalah hasil dari pengisian angket tentang percaya diri oleh responden, sedangkan data tentang kompetensi pengetahuan IPS didapat melalui pencatatan dokumen. Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah tehnik korelasi biserial. Hasil analisis data diperoleh thitung = 2,238, sedangkan pada taraf signifikansi 5% dan dk 93 diperoleh nilai ttabel = 1,980 sehingga thitung = 2,238 > ttabel = 1,980. Berdasarkan kriteria pengujian maka hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha)diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif signifikanantara percaya diri dalam belajar dengan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SD Gugus 2 Kecamatan Mengwi Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : percaya diri dalam belajar, kompetensi pengetahuan IPS This study purpose to know the correlation between self-confidence in learning with the competence of knowledge IPS class V SD Gugus 2 Mengwi District academic year 2016/2017. This type of research is ex post facto, correlational research. The population of this study is all students of class V that exist in elementary school 2 Mengwi District, amounting to 131 people. Samples were taken from the population using proportional random sampling technique and the sample size of this population was 95 people. The data collected is the result of a questionnaire about confidence by respondents, while data on IPS knowledge competence is obtained through document recording. Statistical analysis used in this research is biserial correlation technique. The result of data analysis obtained tcount = 2,238, while at 5% significance level and dk 93 obtained ttable value = 1,980 so tcount = 2,238 > ttable = 1,980. Based on the criteria of the test, the null hypothesis (H0) is rejected and the alternative hypothesis (Ha) is accepted. So it can be concluded that there is a significant positive correlation between self-confidence in learning with the knowledge competence of social studies students class V SD Gugus 2 Mengwi District academic year 2016/2017.keyword : self-confidence in learning, IPS knowledge competence
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA SD ., Gusti Ayu Ikka Pramesti; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3828

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan pemahaman konsep IPA siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran group investigation dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Rancangan penelitian ini adalah Non Equivalent Post Test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus VI Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD No. 2 Panji Anom yang berjumlah 27 orang dan siswa kelas V SD No. 4 Panji Anom yang berjumlah 22 orang. Data pemahaman konsep IPA siswa dikumpulkan melalui instrumen tes pemahaman konsep berupa tes esai yang berjumlah 10 butir soal. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung=3,11 dan ttabel=2,06. Hal ini berarti bahwa thitung>ttabel,dan rata-rata kelompok eksperimen adalah 30,68 dan kelompok kontrol adalah 27,74. Hal ini berarti rata-rata kelompok eksperimen> rata-rata kelompok kontrol. Ini berarti model pembelajaran group investigation berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa di Gugus VI Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : group investigation, pemahaman konsep IPA This research was a kind of quasi esperiment which aimed to know the significant difference of Natural Science Concept Understanding ini Grade V in Elementary schools Gugus VI of subdistrict Sukasada, Buleleng between a group of student which is taught by traditional menthod. The design of the study is Non Equivalent Post Test Only Control Group Design. . The population of this research was all students in grade five of gugus VI subdistrict Sukasada. The sample in this study the students of grade V in SD No. 2 Panji Anom, 27 students and students of SD No. 4 Panji Anom, 22 students. The data collected by concept test instrument, which is answered in essay in numbers of ten. The data collected after the test analyzed by descriptive statistics analysis and inferential statistics (t-test). Based on the result of the analysis, taccount=3,11 and ttable=2,06. The result showed that taccount>ttable, the average of experimental group is 30,68 and the controlled group is 287,74. The meaning of this data is experimental > control. The conclusion is the implementation of group investigation teaching menthod affect the concept understanding of natural science in students in elementary schools gugus VI subdistrict Sukasada, Buleleng academic year 2013/2014. keyword : group investigation, concept understanding natural science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN HEURISTIK VEE DENGAN PETA KONSEP TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V SD No. 3 KALIBUKBUK Ign. I Wyn. Suwatra, Md. Widiastrini, Gd. Sedanayasa,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.824

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Heuristik Vee dengan peta konsep dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di SD No. 3 Kalibukbuk Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD No. 3 Kalibukbuk Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 45 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas VB SD No. 3 Kalibukbuk yang berjumlah 22 orang dan siswa kelas VA SD No. 3 Kalibukbuk yang berjumlah 23 orang. Data pemahaman konsep IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Heuristik Vee dengan peta konsep dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Dilihat dari hasil perhitungan rata-rata pemahaman konsep IPA kelompok eksperimen adalah 31,73 lebih besar dari rata-rata pemahaman konsep IPA kelompok kontrol adalah 24,26, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Heuristik Vee dengan peta konsep berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa kelas VB di SD No. 3 Kalibukbuk Kecamatan Buleleng.   Kata kunci: Heuristik Vee, pemahaman konsep IPA
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STAD BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA ., Komang Dita Tri Aryana; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas pembelajaran dan hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD Negeri 1 Patas setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) berbantuan media audio visual. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 2 siklus secara berdaur yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Patas. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan tes. Data yang didapatkan selanjutnya dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif. Dari hasil analisis data pada siklus I, tingkat aktivitas siswa mencapai 73,07%, setelah dikonversikan ke dalam PAP aktivitas, tergolong kategori cukup aktif. Tingkat hasil belajar IPA siswa mencapai 71,11%, setelah dikonversikan ke dalam PAP hasil belajar, tergolong kategori sedang. Hasil penelitian pada siklus II menunjukkan terjadinya peningkatan aktivitas sebesar 9,74% dan hasil belajar IPA sebesar 12,96%. Tingkat aktivitas siswa mencapai 82,81%, tergolong kategori aktif. Tingkat hasil belajar IPA siswa mencapai 84,07%, tergolong kategori tinggi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran koopertif tipe kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) berbantuan media audio visual dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa kelas V di SD Negeri 1 Patas tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : aktivitas, audio visual, hasil belajar IPA, student team achievement division This study was aimed at finding out an increase in activity at the time of learning and science learning achievement of the fifth grade students of SD Negeri 1 Patas after implementing Audio Visual Media -Aided Student Team Division type of Cooperative Learning model (STAD). This was a classroom action research with two cycles, each consisting of planning, action, observation/evaluation and reflection. The subjects were the fifth grade students of SD 1 Patas.The data were collected by observation and test. The data collected were analyzed using descriptive quantitative statistical analysis. From the data analysis in cycle I, the level of student activity was 72.88%, after being converted into criterion reference evaluation, and falling into category active enough. The level of the students’ achievement was 71.11%, after being converted into criterion-referenced evaluation, the students’ learning achievement falls into medium level. The result of the study in cycle II showed that there was 9.92% increase in activity and was 12,96% increase in the science learning achievement. The level of student activity was 72.88%, falling into category active. The level of the students’ learning achievement was 84.07%, falling into a high category.The results of this study showed that the implementation of audio visual media-aided STAD type of cooperative learning model can increase the fifth grade students’ activity and science learning achievement in SD Negeri 1 Patas in the academic year 2015/2016.keyword : activity, audio visual, science learning achievement, student team achievement division
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DAN KECERDASAN INTELEKTUAL DENGAN PRESTASI BELAJAR IPA KELAS V DESA PENGERAGOAN ., I Wayan Budiarta; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., I Nyoman Arcana,SST., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1944

Abstract

Jenis penelitian ini adalah Exspost-facto, yang bertujuan untuk mengetahui (1) hubungan antara kecerdasan emosional dan prestasi belajar IPA (2) hubungan antara kecerdasan intelektual dan prestasi belajar IPA(3) hubungan antara kecerdasan emosional dan kecerdasan intelektual Dengan Prestasi Belajar IPASiswa Kelas V Gugus I Di Desa Pengeragoan Kecamatan Pekutatan Tahun Pelajaran 2012/2013 jumlah sampelnya 52. Teknik pengambilan sampel adalah proposional rondom sampling. Data di ambil dengan menggunakan koesioner. Data penelitian selanjutnya dianalisis dengan teknik setatistik yaitu regresi sederhana, product moment, dan regresi ganda. Hasil menelitian menunjukan hubungan antara kecerdasan emosional dan prestasi belajar IPA Fhitung= 985,58> Ftabel = 4,03. Hubungan antara kecerdasan intelektual dan prestasi belajar IPA Fhitung = 6537,38> Ftabel = 4,03. Hubungan secara bersama-sama antara kecerdasan emosional dan kecerdasan intelektual dengan prestasi belajar IPA Fhitung= 3,95 > Ftabel= 3,18,yang berarti memiliki hubungan yang signifikanKata Kunci : kecerdasan emosional, intelektual, prestasi belajar This research is Exspost-facto, which aims to determine (1) the relationship between emotional intelligence and academic achievement IPA (2) the relationship between intellectual intelligence and achievement IPA (3) the relationship between emotional intelligence and intellectual intelligence With Learning Achievement IPASiswa Class V In the first group the Village District Pengeragoan Pekutatan academic year 2012/2013 the number of samples 52. Sampling technique is proportional sampling rondom. Data taken using koesioner. The research data were then analyzed with simple regression techniques setatistik ie, product moment, and multiple regression. Menelitian results show the relationship between emotional intelligence and academic achievement IPA Fhitung = 985.58> F = 4.03. The relationship between intellectual intelligence and science achievement Fhitung = 6537.38> F = 4.03. Relations jointly between emotional intelligence and intellectual achievement IPA with Fhitung = 3.95> F = 3.18, which means that having a significant relationshipkeyword : emotional intelligence, intellect, achievement
HUBUNGAN ANTARA INTERPERSONAL INTELLIGENCE DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SDN GUGUS LETKOL I GUSTI NGURAH RAI DENPASAR ., I Dewa Agung Gde Suardana Putra; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara interpersonal intelligence dan motivasi belajar dengan hasil belajar IPS siswa kelas V SDN gugus Letkol I Gusti Ngurah Rai Denpasar Utara tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V pada SDN gugus Letkol I Gusti Ngurah Rai Denpasar Utara yang berjumlah 401 orang. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SDN gugus Letkol I Gusti Ngurah Rai Denpasar Utara yang didapatkan dengan tabel Isaac dan Michael yang kemudian dilanjutkan dengan metode proporsional random sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuisioner dan pencatatan dokumen. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis dengan metode analisis statistik korelasi product moment dan korelasi ganda yang kemudian dilakukan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai R sebesar 0,946, dan Fhit = 786,73 lebih dari Ftab = 3,05 ini berarti terdapat hubungan yang signifikan secara bersama-sama antara interpersonal intelligence dan motivasi belajar dengan hasil belajar IPS siswa kelas V SDN gugus Letkol I Gusti Ngurah Rai Denpasar Utara tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Hubungan, Interpersonal Intelligence, Motivasi Belajar, Hasil Belajar IPS. This study is aimed to determined the correlation between interpersonal intelligence and student’s motivation with the student’s learning of social science outcomes in the fifth grade students of SDN Gugus Letkol I Gusti Ngurah Rai North Denpasar in 2013/2014. This study was designed by using corrrelational research method. The population of this research were all the students of fifth grade at SDN gugus Letkol I Gusti Ngurah Rai North Denpasar that amounted to 401 persons. The sampel of this study was the fifth grade students of SDN Gugus Letkol I Gusti Ngurah Rai North Denpasar which was obtained by Isaac and Michael tabel and then continued by proportional random sampling. The data acquired for this study were in the form of questionnaire and inspection of documents. After the data have been collected then analyze with the correlation statistic analysis method of product moment and multiple correlation and it were conducted with t-test. From the result of data obtained R was 0,946, Fhit = 786,73 more than Ftab = 3,05 that mean there were a significant correlation between interpersonal intelligence an student’s motivation with the learning of social science outcomesin the fifth grade grade students of SDN Gugus Letkol I Gusti Ngurah Rai North Denpasar in 2013/2014.keyword : Corellations, Interpersonal Intelligence, Student’s Motivation, Learning Of Social Science Outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE (CLIS) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR DI GUGUS VI KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Kadek Nila Ambarwati; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran CLIS dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Sekolah Dasar di Gugus VI Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 orang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain post test only control group design. Data pemahaman konsep IPA dikumpulkan dengan menggunakan metode tes pemahaman konsep dengan instrumen tes pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik infransial yaitu uji-t pada tarif signifikasi 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Children Learning In Science (CLIS) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional (thitung = 3,86 > ttabel = 2,021). Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran CLIS berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa kelas IV SD di Gugus VI Kecamatan Buleleng Tahun pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : model CLIS, pemahaman konsep This study was aimed to determine the understanding differences of the Science’s concept between groups of students who followed the CLIS teaching- learning model and groups of students who followed the learning with conventional learning models at the fourth grade students of elementary schools in Cluster VI Buleleng district in the academic year 2015/2016. The samples of this study were 40 students. This research is a quasi-experimental with post-test only controls group design. The data of science understanding concepts were collected by using the concept comprehension test with multiple-choice test instruments. The data were analyzed by using descriptive and statistical inferential analysis with t-test at 5% significance rates. The results of this study indicated that there are significant differences of science understanding concepts among the group of students who followed the Children Learning In Science (CLIS) learning model with students who followed the learning with conventional learning model (t = 3.86> t table = 2.021). From the results, it can be concluded that the CLIS learning model affected students' understanding of science concepts at fourth grade students of elementary school in Cluster VI Buleleng district in academic year 2015/2016.keyword : CLIS model, concept understanding
PENGARUH PENDEKATAN PAIKEM BERBASIS RISET OTAK TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD NO. 3 KALIUNTU Ign. I Wyn Suwatra, Y. Ni Wyn Krismayanti, A. A. Gede Agung,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.684

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) deskripsi hasil belajar mata pelajaran IPS pada siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan PAIKEM berbasis riset otak, (2) deskripsi hasil belajar mata pelajaran IPS pada siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan konvensional dan (3) perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan PAIKEM berbasis riset otak dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV SD di gugus X Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV A SDK Karya Singaraja dan siswa kelas IV SD No. 3 Kaliuntu. Data hasil belajar IPS siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Dari hasil penelitian data diperoleh (1) deskripsi hasil belajar IPS pada siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan PAIKEM berbasis riset otak menunjukkan bahwa sebagian besar skor cenderung tinggi, (2) deskripsi hasil belajar IPS pada siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan pembelajaran konvensional menunjukkan bahwa sebagian besar skor cenderung rendah, (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pendekatan PAIKEM berbasis riset otak dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pendekatan konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendekatan PAIKEM berbasis Riset Otak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS dibandingkan dengan pendekatan pembelajaran konvensional.   Kata-kata kunci: PAIKEM, riset otak, hasil belajar

Page 47 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue