cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING BERBANTUAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA IV GUGUS IV KECAMATAN SUKASADA Ign. I Wyn. Suwatra, Gst. Ngr. Wira Astra, I Md. Suarjana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1399

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IV SD yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, (2) mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IV SD yang dibelajarkan dengan model pembelajaran problem solving berbantuan video pembelajaran matematika, (3) menganalisis perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran problem solving berbantuan media video pembelajaran matematika dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan non-equivalent post test only control group design . Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV Gugus IV Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. Pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan teknik group random sampling. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah kemampuan pemecahan masalah dengan instrumen tes kemampuan pemecahan masalah. Pada penelitian ini, digunakan dua teknik analisis yaitu analisis statistik deskriptif dan t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IV SD yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional menunjukkan rata-rata skor sebesar 13, 54 dengan kategori sedang, (2) kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IV SD yang dibelajarkan dengan model pembelajaran problem solving berbantuan video pembelajaran matematika menunjukkan rata-rata skor sebesar 15,62 dengan kategori sangat tinggi, dan (3) terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran problem soving berbantuan media video pembelajaran matematika dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (thitung = 2,203 > ttabel = 2,021).  Kata kunci: problem solving, kemampuan pemecahan masalah matematika
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SCRAMBLE UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPA KELAS IV ., Ni Kadek Sri Lestari; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan dan hasil belajar IPA dengan penerapkan model pembelajaran Scramble pada siswa kelas IV semester genap SDN 6 Tiga, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 11 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan metode tes. Data yang diperoleh dianalisis untuk menghitung mean dan persentase mean. Pada siklus I, persentase rata-rata keaktifan belajar siswa pertemuan I adalah 68,61% dan persentase keaktifan belajar siswa pertemuan II adalah 71,91% berada pada kategori cukup. Persentase rata-rata hasil belajar IPA yang diperoleh siswa pada siklus I sebesar 76,6% berada pada kategori cukup. Pada siklus II, keaktifan dan hasil belajar siswa mengalamai peningkatan. Persentase rata-rata keaktifan belajar siswa pertemuan I adalah 80,30%, dan persentase keaktifan belajar siswa pada pertemuan II adalah 87,07% berada pada kategori baik. Persentase rata-rata hasil belajar siswa pada siklus II sebesar 87,90% berada pada kategori baik. Hasil penelitian siklus I dan II menunjukkan bahwa terjadi peningkatan persentase keaktifan dan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV semester genap SDN 6 Tiga, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : scramble, keaktifan belajar, hasil Belajar This study is aims to improve the students activeness and learning outcome of science subject with the implementation of Scramble learning model on the 4th grade students on even semester in SDN 6 Tiga Susut district, Bangli regency in the academic year of 2015/2016. The type of this study is classroom action research that was conducted in two cycles. The subjects of the study were 11 eighth grade students. The data collection of this study was conducted through observation and testing method. The data were analyzed to calculate the mean and the mean percentage. In the first cycle, the average percentage of students learning activeness first meeting is 68.61% and the percentage of students learning activeness meeting II was 71.91% in the category enough. The average percentage results obtained students learn science in the first cycle of 76.60% in the category enough. In the second cycle, activity and learning outcomes of students experiencing an increase. The average percentage of students learning activeness first meeting is 80.30%, and the percentage of students' learning activeness in meeting II was 87.07% in the good category. The average percentage of student learning outcomes in the second cycle of 87.90% in the good category.The result of the study from cycle I and cycle II showed that there was an increase of percentage in students activeness and learning outcome in Science learning in 4th grade students in even semester in SDN 6 Tiga Susut district, Bangli regency in the academic year of 2015/2016.keyword : scramble, activeness learning, learning Outcomes
PENERAPAN MODEL CONNECTED UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 3 TAMPAKSIRING GIANYAR ., Ni Kadek Yeni Indah Permata Sari; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2557

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPS pada siswa kelas V SD Negeri 3 Tampaksiring, Gianyar. Sampel dalam penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas V SD Negeri 3 Tampaksiring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pada siklus I yaitu 68,46 dan penelitian pada Siklus II yaitu 80,13, dengan hasil tersebut maka dianalisis frekuensi sebaran nilai siswa pada siklus I dan siklus II. Berdasarkan analisis yang dilakukan didapatkan hasil yaitu, penelitian pada siklus I nilai hasil belajar siswa yang diatas KKM hanya 14 orang dan 25 siswa lain masih di bawah KKM. Sedangkan penelitian pada siklus II nilai hasil belajar IPS siswa yang di atas KKM mencapai 100%, karena siswa telah mencapai hasil belajar di atas KKM telah mencapai 100% maka peneliti tidak melanjutkan ke siklus berikutnya. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar IPS siswa dari siklus I ke siklus II. Maka dinyatakan bahwa model Connected meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V SD Negeri 3 Tampaksiring. Disarankan bahwa model Connected dapat digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran IPS di Sekolah Dasar.Kata Kunci : Kata-kata kunci : Model Connected, Hasil Belajar , IPS The purpose of this research is to improve student learning outcomes IPS Elementary School fifth grade 3 Tampaksiring , Gianyar . The sample in this study was overall fifth grade students of SD Negeri 3 Tampaksiring . The results showed that the average value in the first cycle is 68.46 and research in Cycle II is 80.13 , with the results then analyzed the frequency distribution of the students in the first cycle and second cycle . Based on the analysis carried out showed that , research on the first cycle value of student learning outcomes above KKM only 14 people and 25 other students are still under KKM . While research on the second cycle value IPS student learning outcomes above KKM reaches 100 % , because the students have achieved the learning outcomes above KKM has reached 100 % , the researcher did not proceed to the next cycle . Based on these results it can be concluded that there is an increase in the results of social studies students from the first cycle to the second cycle . Then stated that the model of the Connected improve learning outcomes IPS Elementary School fifth grade students 3 Tampaksiring . It is suggested that the model can be used as an alternative Connected in learning social studies in elementary school .keyword : Key words: Models Connected, Learning Outcomes, IPS
STUDI EVALUASI IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DITINJAU DARI CIPP PADA SEKOLAH DASAR NEGERI DI WILAYAH PERKOTAAN KABUPATEN BADUNG ., Ni Made Sriadnyani; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas implementasi kurikulum 2013 pada sekolah dasar negeri di wilayah perkotaan Kabupaten Badung ditinjau dari konteks, input, proses, dan produk. Penelitian ini termasuk jenis penelitian evaluatif dengan mengadopsi model evaluasi CIPP. Variabel konteks, input, proses dan produk diukur dengan instrumen berupa kuesioner. Sampel penelitian berjumlah 11 orang Kepala Sekolah, 21 orang guru kelas I, dan 23 orang guru kelas IV. Data yang berupa skor variabel konteks, input, proses, dan produk dianalisis dengan mengubah skor tersebut ke T-skor yang dikonversikan kedalam kuadran Glickman. Hasil penelitian menunjukkan (1) implementasi kurikulum 2013 adalah efektif (65,45%) kurang efektif (34,54%) ditinjau dari konteks, (2) implementasi kurikulum 2013 adalah efektif (61,18%) kurang efektif (38,18%) ditinjau dari input, (3) implementasi kurikulum 2013 adalah efektif (36,36%) kurang efektif (63,63%) ditinjau dari proses, (4) implementasi kurikulum 2013 adalah efektif (40%) kurang efektif (60%) ditinjau dari produk. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa implementasi kurikulum 2013 ditinjau dari CIPP pada sekolah dasar negeri di wilayah perkotaan kabupaten badung kurang efektif.Kata Kunci : studi evaluasi, model CIPP, implementasi kurikulum 2013. This research purpose is to describe the effectiveness of the implementation of the 2013 curriculum at public elementary school in urban area of Badung regency in terms of context, input, process, and product. This research is an evaluation research that adopted CIPP evaluation model. The context, input, process, and product variable was measured with questionnaire. The samples were consisted of 11 school principals, 21 teachers of 1st grade class and 23 teachers of 4th grade class. The data in the form of scores for context, input, process and product variables were analysed by converting them into T-scores and Glickman quadrant. The results showed (1) the implementation of 2013 curriculum was effective (65,45%) less effective (34,55%) observed from the context, (2) the implementation of 2013 curriculum was effective (61,82%) less effective (38,18%) observed from the input, (3) the implementation of 2013 curriculum was effective (36,36%) less effective (63,64%) observed from the process, (4) the implementation of 2013 curriculum was effective (40%) less effective (60%) observed from the product. Based on the research results, it can be concluded that the implementation of 2013 curriculum observed from the CIPP based on elementary schools in urban area of Badung regency is less effective.keyword : evaluative study, CIPP model, implementation of 2013 curriculum.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STAD BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Gusti Ayu Kade Dwi Nirmala Dewi; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hasil belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model STAD berbantuan media gambar, (2) mendeskripsikan hasil belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, dan (3) mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model STAD berbantuan media gambar dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus V Kecamatan Mendoyo tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelasV SD di Gugus V Kecamatan Mendoyo tahun pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian ini yaitu kelas IV SDN 1 Yehembang Kangin yang berjumlah 24 siswa dan siswa kelas IV SDN 3 Yehsumbul yang berjumlah 17 siswa yang dipilih dengan teknik random sampling. Data diperoleh melalui metode tes berbentuk pilihan ganda. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) skor rata-rata hasil belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model STAD berbantuan media gambar adalah 21 yang terkategori tinggi, (2) skor rata-rata hasil belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional adalah 16,08 yang terkategori sedang, dan (3) terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model STAD berbantuan media gambar dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus V Kecamatan Mendoyo tahun pelajaran 2015/2016 (sig=3,33 > 2,023). Kata Kunci : Kata-kata kunci:Student Team Achievement Division, hasil belajar This study aims to (1) describe the learning outcomes of the science of the group of students who are taught by STAD model assisted by the image media, (2) to describe the learning outcomes of the science group of students who are taught by conventional learning, and (3) to know the difference of the learning outcomes between the students With STAD model assisted by picture media and students who were taught by conventional learning on V grade elementary school in Cluster V Mendoyo Sub-district year 2016/2017. This type of research is a quasi-experimental study with non-equivalent design of post-test only control group design. The population of this study is the entire class V SD in Cluster V Mendoyo Sub District year 2016/2017. The sample of this research is class IV SDN 1 Yehembang Kangin which amounts to 24 students and fourth grade students of SDN 3 Yehsumbul which is 17 students selected by random sampling technique. Data were obtained through multiple choice-shaped test method. The data obtained were then analyzed using descriptive and inferential statistical analysis techniques (t-test). The results of this study indicate that (1) the average score of science learning outcomes of the group of students who were taught by STAD model assisted by the media were 21 high categorized, (2) the average score of science learning outcomes of the students group that was taught by conventional learning was 16 , 08 which is categorized is, and (3) there is difference of science learning outcomes between students who are taught by STAD model assisted by picture media and students that is taught by conventional learning in fourth graders of elementary school in Cluster V Mendoyo Sub District year 2015/2016 (sig = 3.33> 2.023). keyword : Keywords: Student Team Achievement Division, learning outcomes
PENGARUH METODE PERCAKAPAN TERBIMBING MELALUI DRAMATISASI TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA SD NEGERI 2 PENGERAGOAN H. Syahruddin, Darna Kusuma Budi, Gd Raga,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1198

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode percakapan terbimbing melalui dramatisasi terhadap hasil belajar bahasa Indonesia siswa  kelas V di SD Negeri 2 Pengeragoan tahun pelajaran 2012/2013.Jenis  penelitian ini adalah kuasi eksperimen atau eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas Va dan Vb di SD Negeri 2 Pengeragoan tahun pelajaran 2012/2013 sebanyak 49 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 49 orang. Data hasil belajar siswa dikumpulkan melalui metode tes dengan instrumen pilihan ganda. Data yang terkumpul dianalisis dengan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan metode percakapan terbimbing melalui dramatisasi dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran bahasa Indonesia  kelas V di SD No. 2 Pengeragoan tahun pelajaran 2012/2013. Hal ini ditunjukkan oleh thitung 4,746 > t tabel 2,021 dan di dukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang belajar menggunakan metode percakapan terbimbing melalui dramatisasi yaitu 17 yang berada pada kategori tinggi dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 12,12 yang berada pada kategori sedang maka   diterima.   Kata kunci:          metode percakapan terbimbing, dramatisasi, hasil belajar. .
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN SKRIP KOOPERATIF TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI GUGUS IV KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Luh Putu Riyanti Yulia Dewi; ., Drs. Gede Raga, M.Si; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan strategi pembelajaran skrip kooperatif dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus IV Kabupaten buleleng tahun pelajaran 2013/2014sebanyak 6 kelas. Sampel diambil dengan cara random sampling sebanyak 2 kelas, diperoleh siswa kelas IV di SD Negeri 1 Penglatan sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas IV di SD Negeri 3 Penglatan sebagai kelas kontrol. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA, bentuk tes hasil belajar IPA yang digunakan adalah pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Untuk menguji hipotesis digunakan uji-t yang berguna untuk menguji perbedaan hasil belajar siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan strategi pembelajaran skrip kooperatif dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan oleh (thitung = 28,41>ttabel = 2,000). Berdasarkan temuan di atas, disimpulkan bahwa strategi pembelajaran skrip kooperatif berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas IV SD di Gugus IV Kabupaten buleleng.Kata Kunci : strategi pembelajaran skrip kooperatif, hasil belajar. The purpose of this study is to know different result of science among the students who get educational strategy of cooperative script and students who are tought by using conventional method.This study quasi – experimental by using post-test only control group design. The population of this study was all of the fourth grade students of Elementary School at Gugus IV, Buleleng District in academic year of 2013/2014 as much as six classes. Sampling technique used in this study was random sampling using two classes, the fourth grade students of SD Negeri 1 Penglatan as experimental group and the fourth grade students of SD Negeri 3 Penglatan as control group. In this study, the result of science data were collected by test in the form of multiple choices. The data were analyzed by using descriptive statistics analysis and inferential statistics. Hypothesis test in testing the differences of result study of the students was using t-test. The result of this study showed that there were differences of study result of the students between the students who get educational strategy of cooperative script and those who get conventional teaching. It was showed by (tcount = 28,41> ttable = 2,000). Hence, based on the result, educational strategy of cooperative script on science learning achievement, and educational strategy of cooperative script is better than the conventional learning strategy.keyword : educational strategy of cooperative script, study result
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS PENILAIAN PORTOFOLIO UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI KETERAMPILAN MENULIS PADA BAHASA INDONESIA ., Kadek Agus Suryanatha; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi keterampilan menulis pada bahasa Indonesia siswa kelas VA SD Negeri 14 Pemecutan melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis penilaian portofolio. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VA SD Negeri 14 Pemecutan yang berjumlah 34 siswa, terdiri dari 12 putra dan 22 putri. Teknik pengumpulan data menggunkan metode tes. Metode tes digunakan untuk mengumpulkan data kompetensi keterampilan menulis pada bahasa Indonesia. Tes yang digunakan adalah tes kinerja. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdapat tahapan-tahapan kegiatan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kompetensi keterampilan menulis pada bahasa Indonesia siswa setelah penerapan pendekatan saintifik dengan penilaian portofolio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I persentase rata-rata mencapai sebesar 76,08% berada pada kriteria sedang. Pada siklus II persentase rata-rata mencapai sebesar 84,94% berada pada kriteria tinggi. Terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 8,86%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis penilaian portofolio dapat meningkatkan kompetensi keterampilan menulis pada bahasa Indonesia siswa kelas VA SD Negeri 14 Pemecutan Tahun pelajaran 2015/ 2016.Kata Kunci : pendekatan saintifik, penilaian portofolio, keterampilan menulis This study aims to improve the competence of writing skills in Indonesian VA grade students of SD Negeri 14 Pemecutan through the application of scientifically based approach to portfolio assessment. The subjects were students of class VA SD Negeri 14 Pemecutan totaling 34 students, consisting of 12 male and 22 female. Data collection techniques using the test method. The test method used to collect data writing skills competency in Indonesian. The test used is a performance test. This classroom action research conducted in two cycles. Each cycle there are stages of activity that is planning, action, observation, and reflection. Data analysis was performed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The results showed an increase in writing skills competency on Indonesian students after the application of a scientific approach to portfolio assessment. The results showed that in the first cycle the average percentage reached 76.08% in the middle criteria. In the second cycle the average percentage reached 84.94% in the high criteria. There was an increase from the first cycle to the second cycle of 8.86%. It can be concluded that the application of a scientific approach based portfolio assessment can improve writing skills competency in Indonesian VA grade students of SD Negeri 14 Pemecutan school year 2015/2016.keyword : scientific approach, portfolio assessment, writing skills.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SCRAMBLE BERBANTUAN MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR IPS ., Ni Kadek Widi Astuti; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe scramble berbantuan mind mapping dengan siswa yang tidak dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe scramble berbantuan mind mapping pada siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi eksperimen), dengan desain Non Equivalen post test only control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD di Gugus I Kecamatan Banjar yang berjumlah 6 kelas yang terdiri dari 146 siswa. Sampel penelitian ini adalah 2 kelas yang dipilih secara acak dari 6 kelas yaitu kelas V SDN 2 Kaliasem sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 21 orang dan kelas V SDN 3 Kaliasem sebagai kelas kontrol yang berjumlah 29 orang. Data hasil belajar IPS diperoleh dengan menggunakan metode tes berupa tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe scramble berbantuan mind mapping dan siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe scramble berbantuan mind mapping pada siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng, Tahun Pelajaran 2016/2017. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe scramble berbantuan mind mapping berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPS.Kata Kunci : pembelajaran kooperatif, Mind Mapping, Hasil Belajar IPS The research aims to find out the difference of the social studies learning outcomes between students who were taught by using scramble type of cooperative learning model with mind mapping and students who are not taught with scramble type of cooperative learning model with mind mapping in fifth grade elementary school in cluster I Distrik of Banjar Regency Buleleng . The research is quasi experiment, by using non equivalent post-test only of control group design. The population of this research is the fifth grade elementary school of cluster I Banjar district, which has 6 classes consisting of 146 students. The research sample was two class who were randomly selected from six class that is in fifth grade a students of elementary school 2 Kaliasem as experiment class amounted to 21 people and was fifth grade a student of elementary school 3 Kaliasem as the control class amounted to 29 people. Social studies learning outcome data obtained by test method in the form of the multiple choice test. The data obtained were analyzed using t-test. The result of study showed that there is a significant differences the social studies learning outcome between students who were taught by using scramble type of cooperative learning model with mind mapping and students who are not taught with scramble type of cooperative learning model with mind mapping at the students in fifth grade elementary school in cluster I Banjar district Buleleng Regency in academic year 2016/2017. This showing that scramble type of cooperative learning model with mind mapping have a positive effect on social studies learning outcomekeyword : cooperative learning, Mind Mapping, Learning Outcomes IPS
PENERAPAN MODEL INTERACTIVE CONCEPTUAL INTRUCTION (ICI) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NO. 2 SANGEH, ABIANSEMAL, BADUNG ., Ni Kadek Ery Nuraini; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3850

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar matematika melalui penerapan model pembelajaran Interactive Conceptual Intruction (ICI) siswa kelas V SD No. 2 Sangeh, Abiansemal, Badung Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Desain penelitian adalah penelitian tindakan kelas model Kurt Lewin. Subjek penelitian adalah sebanyak 24 orang siswa kelas V SD No. 2 Sangeh Semester genap Tahun Ajaran 2013/2014. Data penelitian tentang hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan metode tes. Data dianalisis dengan dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan persentase hasil belajar pada siklus I sebesar 63,33 % berada pada kriteria sedang mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 77,67 % tergolong pada kriteria tinggi Tahun Ajaran 2013/2014. Simpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran Interactive Conceptual Intruction (ICI) dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V SD No. 2 Sangeh, Abiansemal, BadungKata Kunci : Model pembelajaran interactive conceptual intruction (ici) dan hasil belajar This study aims to find out the improvement of learning result of mathematic through application of teaching-learning model of interactive conceptual instruction (ICI) at the student grade V of elementary school No. 2 Sangeh, Abiansemal, Badung in academic year of 2013 / 2014. This study was applied class action research that it has been conducted in two cycles. Research design was class action research by model of Kurt Lewin. Subject in this study were the student grade V of elementary school No.2 Sangeh even semester in academic year of 2013/2014 by number of samples were 24 students. Research data on learning result was collected by using test method. Data then analyzed with quantitative descriptive. The data analyzed result showed procentage of learning result at first cycle is 63,33% in moderat category, then it experience improvement at second cyle become 75,33% in high category. So. It can ben concluded that teaching-learning model of interactive conceptual instruction (ICI) can improve the learning result of mathematic in the student grade V of elementary school No.2 Sangeh, Abiansemal, Badung in academic year of 2013/2014.keyword : Learning Model Of Interactive Conceptual Instruction (ICI), Learning Result

Page 51 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue