cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AKSELERASI BERBANTUAN MEDIA GRAFIS UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IVB SDN 1 PADANG SAMBIAN I.G.A. Oka Negara, Luh Md. Wirastini, I Wyn. Sujana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1439

Abstract

  Abstrak Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar IPS melalui penerapan model pembelajaran Akselerasi (Accelerated Learning) berbantuan media grafis di kelas IVB SD Negeri 1 Padang Sambian. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVB SD Negeri 1 Padang Sambian tahun ajaran 2012/2013 sebanyak 39 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik nontes (observasi) dan tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan persentase rata-rata aktivitas belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 7,2%. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan persentase rata-rata aktivitas belajar siswa pada siklus I sebesar 78,4% dan siklus II sebesar 85,6% setelah penerapan model pembelajaran Akselerasi (Accelerated Learning) berbantuan media grafis. Demikian juga adanya peningkatan terhadap rata-rata hasil belajar siswa sebesar 6,3%. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 79,4% dan pada siklus II sebesar 86,7%setelah penerapan model pembelajaran Akselerasi (Accelerated Learning)berbantuan media grafis. Kata-kata kunci :Model Pembelajaran Akselerasi (Accelerated Learning); Media Grafis; Aktivitas Belajar; Hasil Belajar
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN BRAINSTORMING TERHADAP KEMAMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MATA PELAJARAN IPA KELAS V SD ., Ni Putu Ayuk Pitria Damayanti; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode brainstorming terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus IV Kelurahan Pendem Kecamatan Jembrana. Sampel penelitian terdiri dari satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol, dipilih dengan teknik Random Sampling. Desain penelitian yang digunakan non equivalent pos-test only control group. Data dikumpulkan dengan metode tes kemampuan berpikir kritis bebentuk tes uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan uji t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh: (1) kemampuan berpikir kritis IPA pada siswa yang dibelajarkan dengan metode brainstorming menunjukkan bahwa sebagian besar skor cenderung baik dengan mean 36,07; (2) kemampuan berpikir kritis IPA pada siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional menunjukkan bahwa sebagian besar skor cenderung baik dengan mean 30,68; (3) berdasarkan hasil uji hipotesis yang telah dilakukan dengan menggunakan uji-t diperoleh hasil yaitu terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis antara siswa yang dibelajarkan dengan metode brainstorming dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, diketahui thitung > ttabel (3,23 > 1,992). Dengan demikian, penerapan metode pembelajaran brainstorming berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SD Gugus IV Kelurahan Pendem Kecamatan Jembrana.Kata Kunci : brainstorming, pembelajaran konvensional, kemampuan berpikir kritis This research aimed to knowing the application of brainstorming method to student’s critical thinking skills. The research is a quasi-experiment. The populations in this research were all the fifth grade elementary school students of group IV Pendem District of Jembrana. The research sample consisted of one experimental class and one class of control, chosen by random sampling technique. The research design used non equivalent post-test only control group. Data collected by the test of critical thinking skills. The data were processed using the t test. The analysis data showed: (1) the ability of critical thinking science with brainstorming method showed that the majority score is good with mean score of 36.07; (2) the ability of critical thinking science students that learned with conventional learning showed that the majority score is good with mean score of 30,68; (3) based on the results of hypothesis testing that has been done by using t-test showed that there are significant differences between student’s critical thinking skills that learned with the method of brainstorming with the students that learned conventional learning, thitung > ttabel (3,23 > 1,992). Thus, the application of brainstorming learning methods affected the ability of student’s critical thinking skills in fifth grade elementary school students of group IV Pendem District of Jembrana. keyword : brainstorming, conventional learning, critical thinking skills
PENGARUH MODEL EXPERIENTIAL LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS IPA KELAS V KECAMATAN SUKASADA ., Ni Putu Indri Pramita Agustiani; ., Drs. Gede Raga, M.Si; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan berpikir kritis IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model Experiential Learning dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model konvensional pada siswa kelas V di SD Gugus V Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V di SD Gugus V Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2013/2014. Sampel penelitian ini adalah kelas V SD No. 1 Panji dan kelas V SD No. 2 Sambangan. Data mengenai keterampilan berpikir kritis IPA siswa diperoleh melalui tes tulis yang dilakukan pada akhir pembelajaran. Data yang diperoleh kemudian dikumpulkan dan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model Experiential Learning dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model konvensional. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil uji-t, yang mana thitung = 7,566 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 1,671. Hal ini berarti bahwa t-hitung > t-tabel. Di samping itu, rata-rata skor kelompok eksperimen (25,8) lebih tinggi daripada rata-rata skor kelompok kontrol (16,44). Berdasarkan hasil-hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa model experiential learning berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis IPA siswa kelas V di SD Gugus V Kecamatan Sukasada.Kata Kunci : Kata-kata kunci: model Experiential Learning, keterampilan berpikir kritis IPA This research was aimed to know the difference of science critical thinking skill between a group of students who participated in learning process by using experiential learning model and a group of students who participated in learning process by using convensional model to the fifth grade students in cluster five of elementary school in Sukasada subdistrict in the academic year of 2013/2014. The genre of this research is appearance experiential research. Population of this research were all of fifth grade students in cluster five of elementary school in Sukasada subdistrict in the academic year of 2013/2014. Sample of this research was fifth grade of SD No.1 Panji and fifth grade of SD No. 2 Sambangan students. Data of students’ science critical thinking skill was gained through written test which was done at the end of the learning process. The data gained was then collected and analized by using descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis (t-test). The result of this research showed that there was significant difference of science critical thinking skill between group of students who participated the learning process by using experiential learning model and group of students who participated conventional model of learning process. That was shown from the result of t analysis in which tcount=7,566 and t-table (in significant degree of 5%) = 1,671. It mean that tcount > ttable. Besides, the average score of experimental group was (25,8) while the control group was (16,44). Based on the result, it was concluded that experiential learning model influenced the science critical thinking skill of fifth grade students in cluster five of elementary in Sukasada subdistrict.keyword : Key words:Experiential Learning Model, science critical thinking skill
Pengaruh Pendekatan Saintifik Berbasis Asesmen Portofolio terhadap Hasil Belajar Keterampilan Menulis dan Sikap Ilmiah Siswa Kelas IV SD Gugus Moch. Hatta Tahun Ajaran 2014/2015 Tema Cita-citaku ., Ni Putu Yogiswari; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar keterampilan menulis dan sikap ilmiah antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan Nonequilevalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh sekolah dasar negeri Gugus Moch. Hatta, Denpasar Selatan tahun ajaran 2014/2015. Sampel diambil dengan teknik multiple stage sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar keterampilan menulis melalui tes kinerja menulis dan sikap ilmiah dengan menggunakan kuesioner. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik Multiple Analysis of Varian (MANOVA). Hasil penelitian menunjukkan harga F untuk Pillai’s Trace, Wilk Lambda, Hotelling’s Trace dan Roy’s Largest Root memiliki signifikansi p (0,001) < 0,05. Artinya harga F untuk Pillai’s Trace, Wilk Lambda, Hotelling’s Trace dan Roy’s Largest Root semuanya signifikan. Berdasarkan hasil analisis MANOVA tersebut, terdapat perbedaan hasil belajar keterampilan menulis dan sikap ilmiah antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dan siswa yang mengikuti pembelajaran saintifik konvensional. Statistik deskriptif menyatakan bahwa pembelajaran dengan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio lebih unggul daripada pembelajaran dengan pendekatan saintifik konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio terhadap hasil belajar keterampilan menulis dan sikap ilmiah siswa kelas IV SD Gugus Moch. Hatta tahun ajaran 2014/2015 tema Cita-citaku.Kata Kunci : pendekatan saintifik, asesmen portofolio, keterampilan menulis, sikap ilmiah The research is aimed at knowing the difference of learning result of writing skill and scientific attitude of students following their study on portfolio assesment based scientific approach and sudents following their study on conventional scientific approach. Such research is an unreal experiment using nonequivalent control group design. Population in the research is all public elementary schools of “Gugus Moch. Hatta”, South Denpasar in the Academic Year 2014/2015. Sample was taken by multiple stage sampling technique. The data collected were the learning result of writing skill through writing performance test and scientific attitude by questionaire. The collected data is analyzed by Multiple Analysis of Varian (MANOVA) technique. The result of this research shows F price for Pillai’s Trace, Wilk Lambda, Hottelling’s Trace and Roys Largest Root has significance p (0,001) < 0,05. It indicates that F price for Pillai’s Trace, Wilk Lambda, Hottelling’s Trace and Roys Largest Root are all significant. Based upon the result of MANOVA analysis, there is difference between writing skill learning result and scientific attitude of students following their study on scientific approach based on portfolio assement and of students following their study on conventional scientific. Descriptive statistic states that learning by scientific approach based on portfolio assesment is more prominent than learning by conventional scientific. Therefore it can be concluded that there is influence in the implementation of scientific approach based on portfolio assesment towards learning result of writing skill and scientific attitude of the elementary students of class IV of Gugus Moch. Hatta in the academic year of 2014/2015 with the theme “Cita-citaku”.keyword : scientific approach, portfolio assesment, writing skill, scientific attitude
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN METODE COURSE REVIEW HORAY TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., Ni Made Aryastuti; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10917

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif dengan metode course review horay dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini adalah penelitian semu (quasi eksperimen), dengan rancangan non equivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Mendoyo. Sampel penelitian ini adalah kelas V SDN 3 Yehembang, SDN 7 Yehembang, SDN 1 Yehembang dan kelas V SDN 2 Yehembang Kauh. Sampel ditentukan menggunakan teknik random sampling. Data hasil belajar dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif dengan metode course review horay dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Mendoyo. Hal ini ditunjukkan oleh thitung (6,381) > ttabel (2,000). Selanjutnya, rata-rata (mean) kelompok eksperimen (24,32) lebih besar daripada rata-rata (mean) kelompok kontrol (19,10). Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif dengan metode course review horay berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Menoyo tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Course Review Horay, Hasil Belajar The research aims to find out the significant difference of Science learning outcome between the group of students who studied using cooperative learning model with the course review horay method and the group of students who studied using conventional learning model. The research design was quasi experiment, with non-equivalent posttest only control group design. The population of this study was all of the students from grade V Elementary school of Cluster IV in sub-district of Mendoyo. The sample of this research was grade V students of SDN 3 Yehembang, SDN 7 Yehembang, SDN 1 Yehembang, and SDN 2 Yehembang Kauh. The sample was classified using random sampling technique. The data of the learning outcome was collected using multiple choice test and was analyzed using statistical descriptive analysis technique and statistical inferential (t-test). The result of study shows that there is difference on the Science learning outcome between the group of students who studied using cooperative learning model with the course review horay method and the group of students who studied using conventional learning model on the students of grade V Elemnetary school of Cluster IV in sub-district of Mendoyo. This is showed by tvalue(6,381) > ttable (2,000). And then, the mean of experiment group (24,32) is greater than the mean of control group (19,10). Thus, cooperative learning model with the course review horay method has a positive effect to the Science learning outcome of the grade V Elementary school of Cluster IV in sub-district of Mendoyo, school year 2016/2017.keyword : Course Review Horay, Learning Outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS IV DI SD GUGUS VI KECAMATAN BULELENG I G. A. Tri Agustiana, Ni Md. Dewi Margadhyta, Md. Suarjana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1234

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan prestasi belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan  model pembelajaran quantum teaching dan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus VI, Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 190 orang. Sampel penelitian ini berjumlah 31 orang di SD No. 1 Kampung Baru sebagai kelompok eksperimen dan SD No. 3 Kampung Baru yang berjumlah 30 orang sebagai kelompok kontrol yang dipilih dengan teknik simple random sampling.  Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian eksperimen semu non equivalent post-test only control group design. Data prestasi belajar siswa diperoleh dengan tes objektif. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran quantum teaching dan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Perbedaan tersebut dilihat dari hasil skor prestasi belajar IPA siswa diperoleh lebih besar dari (thitung = 20,6 > ttabel = 2,021; ά=0,05) pada taraf signifikansi 5%. Dengan demikian, model pembelajaran quantum teaching berpengaruh lebih baik terhadap prestasi belajar IPA siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Kata-kata kunci: model pembelajaran quantum teaching dan prestasi belajar IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENTS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS VIII SUWAT, GIANYAR ., I Kadek Handayana; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2283

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pebedaan yang signifikan hasil belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dengan kelompok siswa dibelajarkan secara konvensional pada kelas V SD di Gugus VIII Suwat. Rancangan penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan disain Nonequivalen control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh kelas V di Gugus VIII Suwat, berjumlah 148 siswa. Sedangkan sampelnya sebanyak 64 siswa, yang terdiri dari 2 kelas yang mana kelas V SD N 2 Sumita berjumlah 33 siswa sebagai kelompok eksperimen. Sedangkan kelas V SD N 3 Siangan berjumlah 31 siswa sebagai kelompok kontrol. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data hasil belajar IPA. Intrumen penelitian berupa tes hasil belajar IPA dalam bentuk tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji-t. Dari analisis data diperoleh rata-rata kelompok eksperimen 1 = 75,88 > 2= 69,83 kelompok kontrol. Pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikan 5% dengan dk = 62 diperoleh ttabel = 2,00 dan thitung = 4,27. Sehingga thitung > ttabel dengan demikian hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus VIII Suwat, Gianyar.Kata Kunci : Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments, Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam. This study aimed at finding out the difference of learning achievement of the student who learned through model of cooperative learning Teams Games Tournament (TGT) and those who learned through conventional method. This study used quasi experiment with Noniquivalen control group design. The population of this study consisted of 148 students of class V at Gugus VIII Suwat. The total sample consiten of 64 students , which 33 students from SD N 2 Sumita as experiment group and 31 students from SD N 3 Siangan as the control group. From the analysis of the data obtained by the average experimental group 1 = 75.88> 2 = 69.83 control group.The data was collected by learning achivement test. The test used multiple choice and were analyzed by t-test. The testing of hypothesis it was abtained at the level of significance with dk=62, ttable=2,00 and tobserved =4,27 so tobserved > ttable the result Hypothesis zero (Ho) refused and alternatif Hyphothesis is accepted. Based on the study result can be concluded that Teams Games Tournament (TGT) model affects the science learning result in the fifth grade students of SD Gugus VIII Suwat Gianyar.keyword : Cooperative Learning Teams Games Tournaments, Science Learning Achievement.
Pengaruh Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Type Consept Song Berbasis Lagu Daerah Terhadap Hasil Belajar IPS ., Luh Putu Sri Wahyu Antari; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui implementasi model pembelajaran koopertif type consept song berbasis lagu daerah dengan kelompok siswa yang dibelajarkan secara konvensional siswa kelas III SD Negeri Gugus I Kecamatan Gianyar Tahun Ajaran 2015/2016.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain penelitiannya adalah Noneqivalent Control Group Desain. Polpulasi dalam penelitian ini siswa kelas III SD Negeri Gugus I Kecamatan Gianyar. Sampel yang digunakan yaitu teknik random sampling. Sampel dalam penelitian adalah siswa kelas III SD Negeri Gugus 1 Kecamatan Gianyar. Pengumpulan data hasil belajar IPS dilakukan dengan metode tes yaitu tes hasil belajar IPS, jenis tes objektif bentuk pilihan ganda biasa. Data dianalisis menggunakan analisis statistik uji-t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui implementasi model pembelajaran kooperatif type consept song berbasis lagu daerah dengan kelompok siswa yang dibelajarkan secara konvensional . Hal ini terbukti dari analisis dengan menggunakan uji-t diperoleh thitung= 2,22 >ttabel(α=0,05) =2,000.Selain itu nilai rata-rata kelompok siswa yang dibelajarkan melalui implementasi model pembelajaran kooperatif type consept song berbasis lagu daerah X ̅ = 75,97 >X ̅ = 60,36 kelompok siswa yang dibelajarkan secara konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Type Consept Song Berbasis Lagu Daerah berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas III SD Negeri Gugus I Kecamatan Gianyar Tahun Ajaran 2015/2016Kata Kunci : kooperatif type consept song, lagu daerah, pembelajaran konvensional, hasil belajar IPS. This study aims to determine significant differences social learning outcomes between groups of students that learned through the implementation of cooperative learning model type consept song based on folksong and the students that learned in the conventional method of third grade Elementary Student in Gianyar district in academic year 2015/2016. This study is a quasi-experimental research with the research design is Nonequivalent Control Group Design. The population in this study is third grade students of SD Negeri Cluster I Sub Gianyar. To determine the sample used random sampling techniques. The sample of this research are third grade students of SD Negeri 5 Gianyar as experimental class and third grade students of SD Negeri 4 Gianyar as the control class. Social learning outcomes data collection is done with test method that tests the results of social studies, types of multiple choice objective test usual. Data were analyzed using t-test statistical analysis. The results showed that there are significant differences between the results of social studies student group that learned through the implementation of cooperative learning model type concept song based on folksong and students that learned through conventional learning. This is evident from analysis using t-test obtained thit = 2.22 > ttable(α = 0.05) = 2.000. In addition on the average score of students that learned through the implementation of cooperative learning model type consept song based on folksong X ̅= 75,97 >(X ) ̅ = 60,36 than groups of students that learned through the conventional method. It can be concluded that the implementation of Cooperative Learning Model Type Concept Song based on folk songs affect to the social learning outcome studies of class third grade elementary students in Gianyar district in academic year 2015/2016keyword : cooperative type consept song, folk songs, conventional learning , learning outcomes IPS.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS IV SD GUGUSUNTUNG SURAPATI DENPASAR TIMUR TAHUN AJARAN 2016/2017 ., Luh Putu Anggraeni Wedanti; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10775

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Talking Stick dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Negeri SD Gugus Untung Surapati Denpasar Timur Tahun Ajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalen control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri di Gugus Untung Surapati yang terdiri dari 229 siswa. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 71 siswa , 37 siswa kelas IV SDN 7 Sumerta sebagai kelompok eksperimen dan sebanyak 34 siswa kelas IV SDN 14 Dangin Puri sebagai kelas kontrol. Penentuan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data penguasaan kompetensi pengetahuan IPA dilakukan dengan metode tes dan instrument yang digunakan adalah berupa tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kelompok eksperimen lebih tinggi dari pada nilai rata-rata kelompok kontrol (84,02 > 73,97). Berdasarkan analisis uji t dengan derajat kebebasan (dk = 37 + 34 -2 = 69) dan pada taraf signifikansi 5% diperoleh t hitung > t tabel (5,67 > 2,00) maka H0 ditolak, hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran talking stick dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus Untung Surapati Tahun Ajaran 2016/2017. Kata Kunci : pembelajaran talking stick, kompetensi, pengetahuan, IPA This study aims to determine the significant effect of mastery of science knowledge competence between groups of students who were taught by Cooperative Learning Model Talking Stick type with students who were taught through conventional learning in fourth grade students of SD Negeri Gugus Untung Surapati Denpasar Timur of academic year 2016/2017. This research is a quasi-experimental research with non-equivalent design group design. The population of this research is all the fourth grade students of SD Negeri in Untung Surapati Cluster consisting of 229 students. The sample in this research are 71 students, 37 students of grade IV SDN 7 Sumerta as experiment group and as many as 34 students of grade IV SDN 14 Dangin Puri as control class. Determination of experimental group and control group using random sampling technique. Collecting data on the mastery of science knowledge competence is done by test method and the instrument used is in the form of ordinary double choice objective test. The data were analyzed using the t-test. The results showed that the average experiment group was higher than the control group average score (84.02> 73.97). Based on t test analysis with degrees of freedom (dk = 37 + 34 -2 = 69) and at 5% significance level obtained t count> t table (5.67> 2.00) then H0 rejected, this means there is a significant difference Science knowledge competence of group of students which is learned through talking stick teaching model and group of students which is taught through conventional learning in fourth grade students of SD Untung Surapati School Year of Teaching Year 2016/2017.keyword : talking stick teaching, competence, knowledge, science
PENERAPAN TEKNIK TRI - FOKUS STEVE SNYDER PADA PENINGKATAN KECEPATAN EFEKTIF MEMBACA (KEM) MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS 4 SD NEGERI 2 RENDANG TAHUN PELAJARAN 2012/2013 ., Ni Komang Artawati; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4124

Abstract

Abstrak Membaca adalah salah satu cara terbaik untuk meningkatkan pengetahuan siswa. Kemampuan membaca bisa dilihat dengan cara mengukur Kecepatan Efektif Membaca (KEM) siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan Kecepatan Efektif Membaca (KEM) siswa kelas IV SD Negeri 2 Rendang dalam pembelajaran membaca cepat dengan teknik Tri-Fokus Steve Snyder. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian siswa kelas IV SD Negeri 2 Rendang, semester II tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 38 siswa. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tiga pertemuan yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Pengambilan data dilakukan dengan tes dan nontes. Data diperoleh melalui tes, observasi, dan dokumentasi foto. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data tes, dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan teknik Tri-Fokus Steve Snyder dalam pembelajaran membaca cepat dapat meningkatkan KEM siswa. Dari hasil tes diketahui bahwa skor rata-rata KEM pratindakan sebesar 78,42 kpm dan berkategori rendah. Pada siklus I, skor rata-rata KEM menjadi 101,68 kpm atau berkategori sedang dan siklus II menjadi 120,95 kpm atau berkategori tinggi. Hal ini menunjukkan peningkatan skor rata-rata KEM dari pratindakan sampai siklus I sebesar 23,26 kpm dan peningkatan skor rata-rata KEM siklus I ke siklus II sebesar 19,27 kpm. Jika diakumulasikan, peningkatan skor rata-rata KEM dari pratindakan sampai siklus II sebesar 42,53 kpm. Penerapan teknik Tri-Fokus Steve Snyder juga mampu memberikan motivasi dan kesenangan dalam proses pembelajaran membaca cepat. Siswa terlihat lebih aktif dan lebih bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran. Berdasarkan hasil wawancara dengan 6 siswa pada siklus I sebanyak 4 orang (nilai KEM tinggi dan sedang) atau 66,67% mengaku sangat senang dengan teknik yang diterapkan. Sementara itu, terdapat 2 siswa (dengan KEM rendah) atau 33,33 % mengaku cukup senang. Hasil wawancara dengan siswa pada siklus II yaitu 25 siswa (65,79%) menyatakan sangat senang, 10 siswa (26,32%) menyatakan senang, dan 3 siswa (7,89%) menyatakan cukup senang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan teknik Tri-Fokus Steve Snyder dapat meningkatkan kemampuan membaca cepat siswa kelas IV SD Negeri 2 Rendang. Kata Kunci : Kata Kunci: Kecepatan Efektif Membaca (KEM), Teknik Tri-Fokus Steve Snyder Abstract Reading is one of the best ways to broaden the students’ knowledge. Students’ reading capability is able to be noted by measuring their effectiveness of accelerated reading. This study was aimed at investigating the improvement of the accelerated reading effectiveness on Bahasa Indonesia subject of the fourth grade elementary students of SD Negeri 2 Rendang by the implementation of Tri-Focus Steve Snyder Technique. Action-based research was carried out in which the subjects were the second semester students of the fourth grade elementary of SD Negeri 2 Rendang in the academic year 2013/2014 consisting of 38 students. This study was conducted in two cycles. There were three class sessions in each cycle covering some stages such as; preparation, action, observation and reflection. The data was collected from test result, observation, interview and pictures documentation. The data was analyzed quantitatively and qualitatively. The students’ accelerated reading effectiveness on pre-test was 78,42 kpm categorized as low level. The students’ accelerated reading effectiveness on post-test I was 101,68 kpm categorized as average level. The students’ accelerated reading effectiveness on post-test II was 120,95 kpm categorized as high level. Thus, there was improvement of students’ accelerated reading effectiveness on post test I that was about 23,26 kpm, and on post test II that was about 19,27 kpm. Totally, there was 42,53 kpm of improvement from pre-test to post-test II. Moreover, the technique was also able to improve the students’ motivation and interest on having accelerated reading class. The students were more active and motivated in having the class. Regarding to the result of the interview on the first cycle, there were 4 students (56,67%)categorized as high and average level out of 6 students admitting that they were very happy with the implementation of the technique. The other 2 students (33,33%) confessed that they were happy enough. Meanwhile, out of 38 students being interviewed on the second cycle, there were 25 students (65,79%) admitting that they were very happy with the implementation of the technique. There were 10 students (26,32%) confessing that they were happy and 3 students (7,89%) saying that they were happy enough. In accordance to the analysis above, it can be concluded that the application of Tri-Focus Steve Snyder technique was able to improve the accelerated reading effectiveness of the fourth grade elementary students of SD Negeri 2 rendang.keyword : Key Words: Accelerated Reading Effectiveness, Tri-Focus Steve Snyder Technique

Page 50 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue