cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL CTL BERMUATAN TRI HITA KARANA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV DI GUGUS I KECAMATAN BULELENG Kd. Suranata, Dw. Nym. Sedana D., Ign I Wyn. Suwatra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.839

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model contextual teaching and learning bermuatan tri hita karana dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan penelitian kuasi eksperimen non equivalent post–test only control group design. Populasi penelitian ini adalah 110 orang siswa kelas IV SD tahun pelajaran 2012/2013 di Gugus I Kecamatan Buleleng. Sampel penelitian yaitu kelas IV SD No. 8 Banyuning yang berjumlah 28 orang dan kelas IV SD No. 6  Banyuning yang berjumlah 28 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Rata–rata hasil belajar IPA yang dibelajarkan dengan model contextual teaching and learning bermuatan tri hita karana adalah 23,89 sedangkan rata–rata hasil belajar IPA yang dibelajarkan dengan model konvensional adalah 17,42, sehingga hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara yang dibelajarkan dengan model pembelajaran contextual teaching and learning bermuatan tri hita karana dan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.   Kata kunci : CTL, hasil belajar IPA
ANALISIS REKONSTRUKSI PENGETAHUAN BERDASARKAN TEORI TAKSONOMI BLOOM REVISI PADA PEMBELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR ., Kadek Agustya Wira Budhi; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6993

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi dimensi pengetahuan yang dimiliki siswa kelas IV dan V semester genap di Gugus XIII Kecamatan Buleleng berdasarkan teori Taksonomi Bloom Revisi pada pembelajaran IPA, (2) deskripsi efektivitas rekonstruksi pengetahuan siswa melalui penerapan pendekatan saintifik. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV dan V semester genap di SD gugus XIII Kecamatan Buleleng dan sampel penelitian ini adalah siswa kelas IV dan V semester genap di SD N 1 Banjar Tegal, SD N 1 Bakti Seraga, dan SD N 3 Banjar Tegal. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) deskripsi pengetahuan berdasarkan teori Taksonomi Bloom Revisi yang dimiliki siswa kelas IV pada pembelajaran IPA berada pada kategori tinggi dengan rata-rata 17,71 (skor maksimal 24), hasil rata-rata setiap indikator berada pada kategori tinggi yaitu diatas 3,5 (skor maksimal 6), (2) deskripsi pengetahuan berdasarkan teori Taksonomi Bloom Revisi yang dimiliki siswa kelas V pada pembelajaran IPA berada pada kategori tinggi dengan rata-rata 14,92 (skor maksimal 24) dan hasil rata-rata setiap indikator, diperoleh hasil bahwa indikator pengetahuan konseptual dan metakognitif berada pada kategori sedang yaitu dibawah 3,5 (skor maksimal 6). Dengan demikian rekonstruksi pengetahuan melalui pendekatan saintifik hanya diterapkan pada siswa kelas V. Hasil rekonstruksi menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan siswa kelas V pada pembelajaran IPA mengalami peningkatan yaitu 18,36 berada pada kategori sangat tinggi, dan rata-rata skor setiap indikator berada pada kategori tinggi yaitu diatas 3,5 (dari skor maksimal 6).Kata Kunci : rekonstruksi, pengetahuan, taksonomi bloom revisi This research is about descriptive study with the purpose to determine: (1) describe about dimensions of the knowledge which had by the students grade 4th and 5th in the group XIII of Buleleng District based on the Taksonomi Bloom Revisi theory of the learning science, (2) describe the effectiveness reconstruction of the student's knowledge through the application of scientific approach. The population of this research are grade 4th and 5th Elementary School group XIII of Buleleng District and the samples are grade 4th and 5th students from three Elementary School, the are Elementary School 1 Banjar Tegal, Elementary School 1 Bakti Seraga and Elementary School 3 Banjar Tegal. The method used is a test and interview. The results of this research indicate that: (1) descriptiont of the knowledge based on the theory Taksonomi Bloom Revisi haded by the students grade 4th on science learning at high category with an average 17.71 (maximum score 24), the result of each indicators in high category is above 3,5 (maximum score 6). (2) the descriptiont of the knowldge based on the theory Taksonomi Bloom Revisi haded by the students grade 5th on science learning at high category with an average 14,92 (maximum score 24) and the average of each indicators, show that indicators of conceptual and metacognitif knowladge in normal category under 3,5 (maximum score 6). So the reconstruction knowledge with the scientiffic approach is used to the students grade 5th only. The results of reconstruction show the average score of the students grade 5th in the science learning rise to 18,36 in the high category and the average score of each indicators in high category above 3,5 (maximum score 6). keyword : reconstruction, knowledge, taksonomi bloom revisi.
PENGARUH METODE SOSIODRAMA BERBANTUAN CERITA RAKYAT TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS V ., Ketut Ayu Purnami; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1959

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan antara penerapan metode sosiodrama berbantuan cerita rakyat dengan penerapan metode konvensional terhadap keterampilan berbicara siswa kelas V tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dan menggunakan desain post test only control group design.Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus I Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 236 orang. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 58 orang yang terdiri dari 29 siswa di kelas eksperimen dan 29 siswa di kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel adalah teknik ProbabilitySampling dengan tehnik random berkelompok. Data dikumpulkan dengan instrumen tes keterampilan berbicara berupa tes tindakan. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan metode sosiodrama berbantuan cerita rakyat dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan metode konvensional (thitung = 16,22 dan ttab = 2,003). Berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa metode sosiodrama berbantuan cerita rakyat berpengaruh positif terhadap keterampilan berbicara siswa. Dilihat dari rata-rata keterampilan berbicara, diketahui rata-rata keterampilan berbicara kelompok eksperimen adalah 21,78 dan rata-rata keterampilan berbicara kelompok kontrol adalah17,10. Berdasarkan rata-rata tersebut, dapat disimpulkan bahwa kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode sosiodrama berbantuan cerita rakyat lebih baik dibandingkan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode konvensional.Kata Kunci : sosiodrma, konvensional, keterampilan berbicara The purpose of this study was to determine the difference between the application of the method sociodramas folklore aided by the application of conventional methods to the speaking skills of fifth grade students of the school year 2013/2014. This research is a quasi-experimental research design and use of post-test only control group design. Populasi this study were all fifth grade students in elementary Cluster I Buleleng academic year 2013/2014, amounting to 236 people. The sample used in this study amounted to 58 people consisting of 29 students in the experimental class and 29 students in the control class. The sampling technique is a technique by technique ProbabilitySampling random groups. Data collected by the instrument test speaking skills in the form of test action. The data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics ( t-test ). The analysis showed a significant difference between groups speaking skills of students who are taught using the method sociodramas aided folklore and groups of students who are taught using conventional methods ( of t = 16.22 and ttab = 2.003 ). Based on this analysis it can be concluded that the method assisted sociodramas folklore positive effect on students' speaking skills. Judging from the average speaking skills, known to the average speaking skills experimental group was 21.78 and the average speaking skills is 17.10 the control group. Based on this average, it can be concluded that the group of students who learned with folklore aided sociodramas method is better than the group of students who learned with the conventional method.keyword : sociodramas, conventional, speaking skills
STRATEGI BELAJAR PQ4R BERPENGARUH TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS V GUGUS I GUSTI NGURAH RAI DENPASAR BARAT TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Ida Ayu Gayatri Wulansari; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3197

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil keterampilan membaca pemahaman Bahasa Indonesia antara siswa yang dibelajarkan menggunakan strategi belajar Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review (Pq4r) dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yaitu nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai, Denpasar Barat. Melalui teknik random sampling didapat sampel siswa yaitu kelas V SDN 6 Padangsambian yang berjumlah 50 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SDN 18 Padangsambian berjumlah 45 orang sebagai kelompok kontrol. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan tes berupa hasil keterampilan membaca pemahaman Bahasa Indonesia. Hasil test selanjutnya dianalisis dengan menggunakan pengujian statistik yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil keterampilan membaca pemahaman Bahasa Indonesia antara siswa yang dibelajarkan menggunakan strategi belajar Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review (Pq4r) dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Ini dapat dilihat dari hasil uji-t, yakni thit = 5,99 sedangkan ttab pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 93 sebesar 1,99, sehingga thit>ttab. Siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional yaitu 78,66>71,22. Hal ini berarti terdapat pengaruh strategi belajar Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review (Pq4r) terhadap hasil keterampilan membaca pemahaman bahasa Indonesia siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai , Denpasar Barat.Kata Kunci : strategi belajar Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review (Pq4r), hasil keterampilan membaca pemahaman bahasa Indonesia This research is aimed to know the significant difference of the study result of Bahasa Indonesia among students who are are taught to use learning strategies Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review ( PQ4R ) and students that learned using conventional learning. This study was a quasi-experimental design with nonequivalent control group design. The population in this research were all students of class V Gugus I Gusti Ngurah Rai, Denpasar Barat. Random sampling technique get samples V grade of SDN 6 Padangsambian totaling 50 people as the experimental group and V grade of SDN 18 Padangsambian totaling 45 people as a control group. This research data was collected using a test reading comprehension skills results Indonesian. Test results were then analyzed using a statistical test is the t-test. The results showed that there were significant differences in the results of reading comprehension skills among Indonesian students learning strategies that learned using Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review ( PQ4R ) and students that learned using conventional learning. It can be seen from the results of the t-test, thit = 5.99 while ttab with significance level 5% significance with dk=93, ttab=1.99, so thit>ttab. Students who follow the conventional learning is 78,66 >71.22 . This means that there are significant learning strategies Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review (PQ4R) the results of reading comprehension skills of Indonesian students V grade Gugus I Gusti Ngurah Rai, Denpasar Barat.keyword : learning strategies Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review (Pq4r), results of reading comprehension skills among Indonesian
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INSIDE OUTSIDE CIRCLE BERBASIS LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Made Trisna Susanti; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11073

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat tidaknya perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inside outside circle berbasis lingkungan dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di SD Gugus V Kecamatan Negara tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian nonequivalent posttest-only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus V Kecamatan Negara tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 235 orang. Sampel penelitian yaitu kelas V SD Negeri 1 Baluk dan kelas V SD Negeri 2 Banyubiru. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t).Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa thit(7,52) > ttab(2,00), sehingga terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran IOC berbasis lingkungan dan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Dari rata-rata hitung, diketahui bahwa eksperimen (80,86) >kontrol (48), sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran IOC berbasis lingkungan berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di Gugus V Kecamatan Negara tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : hasil belajar IPA, inside outside circle, lingkungan This study aimed to know whether there the difference of science learning outcomes between students who are learn through inside outside circle learning model environment based and students who are learn through conventional learning models in grade V of Primary Schools Cluster Five Negara District, Academic Year 2016/2017. This research is a quasi-experimental research with nonequivalent posttest-only control group design. The population of this study is all students of class V in Cluster Five Negara District Academic Year 2016/2017 which consists to 235 students. The samples of this research were V grade students in SD Negeri 1 Baluk and V grade students in SD Negeri 2 Banyubiru. Sampel determined with random sampling technique. Data were collected by multiple choice test instruments and analyzed using descriptive and inferential statistical analysis (t-test). Based on the data analysis, it found that tcount (7,52)> ttab (2.00). So that, it can be said that there are differences learning aoutcomes between groups of students wo are taught by IOC learning model environment based and students who are taught by conventional learning model. From the average count, it is known that experiments(80,86) > control(48). This mean the implementation of IOC learning model environment based influence on Science learning outcomes of student of grade V in Cluster Five Negara District.keyword : science learn outcomes, inside outside circle learning model, environment
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ADDIE TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DALAM PEMBELAJARAN IPA SISWA KELAS V DI DESA PEDAWA I Gde Wawan Sudatha, Ni Komang Arini, H. Syahrudin,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.670

Abstract

Abstrak Pengaruh model pembelajaran ADDIE terhadap keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA siswa kelas V SD di Desa Pedawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaram ADDIE dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen) dengan desain post-test Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD di Desa Pedawa pada semester genap tahun pelajaran 2012/2013. Sampel ditentukan dengan  teknik random sampling dan diperoleh SD N 3 Pedawa sebagai kelompok eksperimen dan SD N 4 Pedawa sebagai kelompok kontrol. Data keterampilan berpikir kritis dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t polled varians. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran ADDIE dan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran langsung. Kata-kata kunci: model pembelajaran ADDIE, keterampilan berpikir kritis
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HOREY BERBANTUAN PERMAINAN TEKA-TEKI SILANG (TTS) TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS SISWA KELAS V SD GUGUS BUDI UTOMO DENTIM TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., I Putu Hendy Pradika; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 3 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i3.12429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Course Review Horey berbantuan permainan Teka-teki Silang terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V Gugus Budi Utomu Denpasar Timur tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan Kelompok Non-ekuivalen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus Budi Utomo yang berjumlah 314 siswa. Sampel penelitian ini sebanyak 66 siswa yang ditentukan menggunakan teknik sampel kelompok. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t dengan rumus separated varians. Hasil penelitian berdasarkan analisis data, diperoleh harga thitung = 6,78 > ttabel = 2,000 dengan taraf signifikan 5% dan dk = 86, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPs antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol pada kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur tahun pelajaran 2016/2017. Nilai rata-rata juga menunjukkan bahwa kompetensi pengetahuan IPS yang diperoleh siswa kelompok eskperimen = 86,24 > = 69,89 siswa kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Course Review Horey berbantuan permainan Teka-teki Silang terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V Gugus Budi Utomu Denpasar Timur tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Course Review Horey, Teka-teki Silang, kompetensi pengetahuan IPS. This research aims to determine the effect of learning model of Course Review Horey with the help of Crossword puzzle game to the competence of social knowledge student of class V Gugus Budi Utomu East Denpasar in the academic year 2016/2017. This research is an experimental research with the research design used is Non-equivalent Group design. The population in this research is all students of class V in SD Gugus Budi Utomo which amounted to 314 students. The sample of this research is 66 students which is determined using group sample technique. Data collection method in this research is test method. The data obtained were analyzed using the t-test with the separated variance formula. The result of research based on data analysis, obtained tcount = 6.78> ttable = 2,000 with 5% significant level and dk = 86, then H0 rejected and Ha accepted. This proves that there is a significant difference of competence of social knowledge between experimental group and control group in class V SD Gugus Budi Utomo East Denpasar in the academic year 2016/2017. The mean score also shows that the competence of IPS knowledge obtained by students of experiment group = 86,24> = 69,89 students of control group. it can be concluded that the learning model of Course Review Horey with the help of Crossword puzzle game will increasing the competence of social knowledge student of class V Gugus Budi Utomu East Denpasar in the academic year 2016/2017.keyword : Course Review Horey Crossword puzzle, competence of social knowledge.
PENERAPAN PENILAIAN OTENTIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA KELAS IV SD NEGERI 2 PUPUAN ., Putu Juli Arta Eka Wiana; ., Drs. I Ketut Gading,M.Psi; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA kelas IV SD Negeri 2 Pupuan Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2014/2015 setelah diterapkan penilaian otentik. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV di SD Negeri 2 Pupuan Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 15 orang, yang terdiri dari 8 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. Data tentang hasil belajar diperoleh dengan menggunakan metode tes dan dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menemukan bahwa penerapan penilaian otentik dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA kelas IV SD Negeri 2 Pupuan Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2014/2015 dengan skor rata-rata hasil belajar pada akhir siklus I mencapai angka 62,27 yang berada pada kategori cukup dan skor rata-rata hasil belajar pada akhir siklus II mencapai angka 69,33 yang berada pada kategori baik.Kata Kunci : Kata kunci: penilaian otentik, hasil belajar IPA The purposes of this research were to know improving student learning outcomes in science of class IV in elementary school Negeri 2 Pupuan Tegallalang districts, Gianyar regency in academic year 2014/2015 after application authentic assessment. This research is a classroom action research (CAR) which conducted in two cycles. Each cycle consists of four stages: planning, action, observation/evaluation, and reflection. The research subjects were students of class IV in elementary school Negeri 2 Pupuan Tegallalang districts, Gianyar regency in academic year 2014/2015 with total of 15 students consisting of 8 boys and 7 girls. Data about learning outcomes obtained using the test method and analyzed with descriptive statistical analysis techniques. Results of the study found that the application of authentic assessment can improve student learning outcomes in the classroom science learning of class IV in elementary school Negeri 2 Pupuan Tegallalang districts, Gianyar regency in academic year 2014/2015 with an average score of learning outcomes at the end of the first cycle reached 62,27 which in the category enough and average score of learning outcomes at the end of the second cycle reached 69,33 which in the good category. keyword : Keywords: authentic assessment, students result in science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RESOLUSI KONFLIK BERBASIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS V SD GUGUS I BANGLI I.B.Gd Surya Abadi, Ida A. A.Pramita Ningrat, I Kt. Adnyana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1209

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengetahui pengaruh hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran resolusi konflik berbasis kemampuan berpikir kritis dengan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional dalam pembelajaran IPS kelas V SD Gugus I Bangli tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian “Nonequivalent control group design”. Metode tes dilakukan dengan membagikan sejumlah tes esai untuk mengukur hasil belajar IPS. Uji hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis uji-t. Berdasarkan hasil analisis  diketahui  thitung = 6,000 dan ttabel =  2,000, maka thitung lebih besar dari ttabel maka maka  ditolak dan  diterima. Berdasarkan temuan penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh hasil belajar IPS antara peserta didik yang mengikuti model pembelajaran resolusi konflik berbasis kemampuan berpikir kritis dengan peserta didik yang mengikuti pembelajaran konvensional. Kata-kata Kunci: Model pembelajaran resolusi konflik , hasil belajar, IPS SD
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) BERBANTUAN MULTIMEDIA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS 8 I GUSTI NGURAH RAI ., Ida Bagus Dwi Putra Surya Dinata; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Group Investigation berbantuan multimedia dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada kelas V SD Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai, Denpasar Selatan Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan Quasi eksperimen dengan desain yaitu “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai, Denpasar Selatan Tahun Ajaran 2013/2014 sebanyak 330. Sampel diambil menggunakan teknik random sampling dengan jumlah 63 siswa dari siswa kelas V SD Negeri 10 Sanur sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 4 Sanur sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar IPS di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar IPS. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan statistik uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji-t diketahui terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Group Investigation berbantuan multimedia dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada kelas V SD Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai, Denpasar Selatan Tahun Ajaran 2013/2014, dengan nilai rata-rata kelompok eksperimen lebih dari kelompok kontrol x = 79,1 > x = 73,4 dan hasil analisis uji-t diperoleh thitung = 2.69 > ttabel (α=0,05;61) = 2.00. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Group Investigation berbantuan multimedia berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai, Denpasar Selatan Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Model pembelajaran Group Investigation (GI), Multimedia, Hasil Belajar IPS. This research was aimed to know about the significant difference between student group’s social science learning result that was taught by Group Investigation assisted with multimedia and student group that was taught by conventional learning at fifth grade class elementary school of Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai year 2013/2014. This research was a quasi experiment with design “Nonequivalent Control Group Design”. The population of the research was all of fifth grade student elementary school of Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai year 2013/2014 which a number of 330. Sample was taken by random sampling technique which a number of 63 students from 10 Sanur elementary school as a experiment class and fifth grade student of 4 Sanur elementary school as a control class. Data of social science’s learning result between experiment class and control class were collected by social science learning result test. Then the data were analysed with t test statistic. Depending on the analysis result of t– test could be known that there was a significant differentiation between group student’s evaluation result that was taught by group investigation learning model assisted with multimedia and group of student that was taught by conventional learning at fifth grade class elementary school of Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai year 2013/2014 with average value experiment group was more than control group x = 79,1 > x = 73,4 and analysis result of t-test obtained tcount= 2.69 > ttable (α=0,05;61) = 2.00. So that could be concluded that group investigation learning model assisted with multimedia influenced to fifth grade student elementary school of Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai result of learning.keyword : Group Investigation learning model, Multimedia, IPS learning outcomes.

Page 52 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue