cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN CTL BERBANTUAN PETA KONSEP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA SEKOLAH DASAR ., Ni Made Sri Utami Dewi; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA dalam pembelajaran IPA di Kelas IV SD Negeri 1 Abiansemal pada tahun pelajaran 2015/2016 melalui penerapan pendekatan pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan peta konsep.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 1 Abiansemal yang berjumlah 21 orang.Data mengenai hasil belajar IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda satu jawaban benar. Tes hasil belajar IPA di berikan pada saat pembelajaran pada siklus I selesai, begitu pula dengan siklus II. Data yang diperoleh selanjutnya di analisis dengan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif.Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif kuantitatif diketahui hasil belajar siswa kelas IV SD No 1 Abiansemal pada siklus 1 masih kurang yaitu baru mencapai 62,81%. Hasil tersebut masih berada pada kategori “cukup”. Pada siklus 2 hasil belajar IPA siswa mengalami peningkatan yang signifikan yaitu mencapai 84%. hasil tersebut berada pada kategori “baik”. Hasil belajarsiswa sudah menunjukkan bahwa proses pembelajaran telah berjalan secara optimal dengan diterapkannya pendekatan CTL berbantuan peta konsep. Hasil belajar siswa kelas IV SD No 1 Abiansemal telah menunjukkan keberhasilan karena sudah memenuhi indikator keberhasilan yang telah ditetapkan yaitu sebesar 84% sehingga tindakan ini tidak perlu dan tidak akan berlanjut ke siklus atau tindakan berikutnya.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Penerapan Pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL) Berbantuan Peta Konsep dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV di SD No 1 Abiansemal tahun ajaran 2015/2016Kata Kunci : Pendekatan CTL Berbantuan Peta konsep, hasil belajar IPA. This research was aimed at improving the learning outcomes of Sciences subject of the fourth grade students of SD Negeri 1 Abiansemal in the academic year of 2015/2016 through the implementation of mind map-assisted Contextual Teaching and Learning approach. This study belongs to classroom action research. The subject of this research was fourth grade students of SDN 1 Abiansemal with the total amount of 21 students. The data in the form of learning outcomes of sciences learning subject was collected by using multiple choice test with one correct answer. The test was administered at the end of each cycle (i.e. the first and second cycle). The collected data was then analyzed by using descriptive quantitative statistical analysis method. Based on the result of the descriptive quantitative statistical analysis, it was found out that the learning outcomes of the fourth grade students of SDN 1 Abiansemal in the first cycle were not enough, with only 62.81%. This result was still categorized as “sufficient”. In the second cycle, the outcomes improved significantly into 84%. This result was categorized as “good”. Students’ learning outcomes showed that the learning process had been carried out optimally through the implementation of mind map-assisted CTL approach. The learning outcomes of the fourth grade students of SD N 1 Abiansemal have shown a success since it has reached the set achievement indicators as much as 84% so that there was not any necessity to carry out the action into the next cycle/action. It can be concluded that the implementation of mind map-assisted Contextual Teaching and Learning approach can improve the learning outcomes of sciences learning subject of the fourth grade students of SD N 1 Abiansemal in the academic year of 2015/2016.keyword : mind map-assisted CTL approach, sciences learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER BERBASIS TRI KAYA PARISUDHA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV ., Ni Wayan Selamet; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd.,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10768

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Kooperatif tipe Numbered Head Together berbasis Kearifan Lokal Tri Kaya Parisudha dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran Kooperatif tipe Numbered Head Together berbasis Kearifan Lokal Tri Kaya Pariudha pada siswa kelas IV Semester II di SD Gugus XIV Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Gugus XIV Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 99 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas IV SDN 1 Tukadmungga yang berjumlah 30 siswa dan siswa kelas IV SD N 2 Pemaron yang berjumlah 28 siswa. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil analisis data yang diperoleh yaitu (1) hasil belajar IPS siswa kelompok eksperimen tergolong kriteria tinggi dengan rata-rata (M) 21,33, (2) hasil belajar IPS siswa kelompok kontrol tergolong kriteria sedang dengan rata-rata (M) 14,89 dan (3) hasil uji t menunjukkan bahwa thitung = 5,566 dan ttabel = 2,021(thitung > ttabel). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Kooperatif tipe Numbered Head Together berbasis Kearifan Lokal Tri Kaya Parisudha dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran dengan model pembelajaran Kooperatif tipe Numbered Head Together berbasis Kearifan Lokal Tri Kaya Parisudha pada siswa kelas IV di SD Gugus XIV Kecamatan Buleleng.Kata Kunci : numbered head together, kearifan lokal, tri kaya parisudha, hasil belajar IPS This study aims to determine the differences in learning outcomes of significant IPS between groups of students who were taught with cooperative learning model with Numbered Head Together type wich is based Local Wisdom Tri Kaya Parisudha and groups of students who were not taught with cooperative learning model Numbered Head Together type wich is based on Local Wisdom Tri Kaya Pariudha in the fourth grade students of Semester II at SD Gugus XIV Buleleng District. This type of research was a quasi-experimental study. The populations of this research were 99 fourth grade students of SDN Gugus XIV Buleleng Sub District in Academic Year 2016/2017. The sample of this research was student grade IV at SDN 1 Tukadmungga was 30 students and 28 students in fourth grade students of SD N 2 Pemaron. The data obtained were analyzed by using descriptive statistics and inferential statistic analysis, which is called as t-test. The result of the data analysis were (1) the learning autcome of IPS of the subject experimental group was high criterion with the mean (M) 21,33, (2) The result of IPS subject of the control group was classified as medium criterion with average (M) 14, 89 and (3) the result of t-test showed that thitung = 5,566 and ttabel = 2.021 (thitung> ttabel). Thus it can be concluded that there were significant differences of the learning autcome on IPS subject between groups of students who were taught with cooperative learning model with Numbered Head Together type based Local Wisdom Tri Kaya Parisudha and groups of students who were not taught with learning models with cooperative learning model Numbered Head Together type based Local Wisdom Tri Kaya Parisudha in fourth grade at SD Gugus XIV Buleleng District.keyword : numbered head together, local wisdom, tri kaya parisudha, IPS learning outcomes
PENERAPAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NO. 1 TUKADSUMAGA ., I Putu Mahendrawan; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar mata pelajaran matematika siswa kelas V Sekolah Dasar No. 1 Tukadsumaga Tahun Pelajaran 2013/2014 dengan penerapan pendekatan kontekstual. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD No. 1 Tukadsumaga yang berjumlah 24 orang. Data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan metode tes. Data dianalisis menggunakan analisis data statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V SD No. 1 Tukadsumaga. Pada siklus I diperoleh persentase hasil belajar sebesar 72,91% berada pada kategori sedang. Selanjutnya pada siklus II, persentase hasil belajar matematika sebesar 81,25% berada pada kategori tinggi. Kata Kunci : pendekatan kontekstual, hasil belajar matematika The purpose of this study was to determine the increase the learning outcomes of mathematics for fifth grade students of SD No. 1 Tukadsumaga in the academic year 2013/2014 applying contextual teaching learning. The design of this study is Classroom Action Research (CAR) consisted of two cycles. The subjects of this research were the fifth grade students of SD No. 1 Tukadsumaga amounted to 24 students. The data of learning outcomes were collected by using test. The data were analyzed using quantitative descriptive analysis method. The result of this research showed that the contextual teaching learning can enchane the learning outcomes of mathematics at the fifth grade students of SD No. 1 Tukadsumaga. In the first cycle the percentage of student’s learning outcomes is 72.91% and it was classified at moderate. Next, in the second cycle percentage of student‟s learning outcomes is of 81.25% and it was classified at high. keyword : : contextual teaching learning, learning outcomes of mathematics.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEKNIKTALKING CHIPS TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD DI GUGUS 1 PUPUAN I Wyn. Romi Sudhita, Luh Gd. Pardiani, H. Syahruddin,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.850

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajarantekniktalking chips dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan  pembelajaran konvensional pada hasil belajar IPS siswa kelas V SD Di Gugus 1 Kecamatan Pupuan Kabupaten Tabanan Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan populasi yang digunakan adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri yang ada di gugus 1, Kecamatan Pupuan yang berjumlah 186 orang. Sedangkan sampel penelitianberjumlah 58 orang, yaitu siswa kelas V SD Negeri 3 Bantiransebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 2 Pupuan sebagai kelas kontrol. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik random sampling. Data hasil belajar IPSsiswa dikumpulkan dengan menggunakan tes essay. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t).Berdasarkan analisis data, siswa yang mengikuti pembelajaran dengan tekniktalking chips nilai rata-ratanya 31,30, sedangkan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional nilai rata-ratanya 26,71. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t diperoleh sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajarantekniktalking chips dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan  model pembelajaran konvensional pada hasil belajar IPS siswa kelas V SD Di Gugus 1 Kecamatan Pupuan Kabupaten Tabanan Tahun Pelajaran 2012/2013.   Kata-kata kunci: talking chips dan hasil belajar
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS POTOFOLIO UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS DAN MOTIVASI BERPRESTASI ., Kadek Dwi Utami Agustini Suadnyana; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7006

Abstract

Penelitian Tindakan kelas ini bertujuan untuk (1) meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis portofolio pada tema cita-citaku siswa kelas IV SD Negeri 10 Sumerta dan (2) meningkatkan motivasi berprestasi melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis portofolio pada tema cita-citaku siswa kelas IV SD Negeri 10 Sumerta. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 10 Sumerta Kecamatan Denpasar Timur yang berjumlah 30 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode, (1) tes, digunakan untuk memperoleh data penguasaan kompetensi pengetahuan IPS berupa soal objektif pilihan ganda biasa, dan (2) nontes, digunakan untuk memperoleh data motivasi berprestasi berupa kuesioner/angket. Data penguasaan kompetensi pengetahuan IPS dan Motivasi Berprestasi dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS pada siklus I persentase rata-rata hanya mencapai 77,7% dan berada pada kriteria sedang dan pada siklus II terjadi peningkatan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS telah mencapai 86,9% dan berada pada kriteria tinggi. Untuk motivasi berprestasi Pada siklus I persentase rata-rata motivasi berprestasi hanya mencapai 75,33% dan berada pada kriteria sedang dan pada siklus II terjadi peningkatan motivasi berprestasi telah mencapai 83,16% dan berada pada kriteria tinggi. Dapat dikatakan bahwa telah terjadi peningkatan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS dan motivasi berprestasi dari siklus I ke siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis portofolio dapat meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS dan motivasi berprestasi pada tema cita-citaku siswa kelas IV SD Negeri 10 Sumerta.Kata Kunci : pendekatan saintifik berbasis portofolio, penguasaan kompetensi pengetahuan IPS, dan motivasi berprestasi. This classroom action research aims to (1) improve the mastery of competencies of social sciences knowledge through the application of the approach scientifically-based portfolio on the theme of “cita-citaku” fourth grade students of SD Negeri 10 Sumerta and (2) increase the motivation of achievement through the application of the approach scientifically-based portfolio on the theme of “cita-citaku” fourth grade students of SD Negeri 10 Sumerta. Subjects in this study is the fourth grade students of SD Negeri 10 Sumerta East Denpasar District totaling 30 people. Collected data in this study conducted by the method, (1) test, used to obtain data on the mastery of competencies of social sciences knowledge of multiple choice objective questions, and (2) nontes, used to obtain data on achievement motivation questionnaire. Data mastery of competencies and social sciences knowledge Achievement Motivation analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The results of this study showed an increase competence mastery of knowledge IPS in the first cycle the average percentage only reached 77.7% and is at moderate criteria and the second cycle increased competence mastery of knowledge IPS has reached 86.9% and is at high criteria. For achievement motivation In the first cycle the average percentage of achievement motivation only reached 75.33% and are in the middle criteria and the second cycle increased achievement motivation has reached 83.16% and are at high criteria. It can be said that there has been an increase in the mastery of knowledge IPS competence and achievement motivation from the first cycle to the second cycle. Based on these results it can be concluded that the application of portfolio-based scientific approach can improve the mastery of knowledge IPS competence and achievement motivation in “cita-citaku” theme of the fourth grade students of SD Negeri 10 Sumerta.keyword : portfolio-based scientific approach, mastery of competencies of social sciences knowledge, and achievement motivation.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., Kadek Mahendra; ., Drs. Made Sumantri; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1976

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan desain post test only control group desain. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD di gugus XV Kecamatan Buleleng pada semester genap tahun pelajaran 2013/2014. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling dan diperoleh SD N 2 Anturan sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 30 orang siswa dan SD N 1 Anturan sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 32 orang siswa. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan metode tes. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan mengenai hasil belajar IPA antara siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional. Jadi, model pembelajaran berbasis masalah berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD di gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014Kata Kunci : Problem Based Learning, hasil belajar This study aims to determine significant differences between students science learning outcomes are taught using problem based learning model and students taught with conventional teaching. This study is a quasi-experimental study ( Quasi- Experimental ) , the design of post-test only control group design . The study population was a fifth grade elementary school students in District XV gugus Buleleng in the second semester of academic year 2013/2014 . Samples was determined by random sampling technique and SD N 2 Anturan obtained as the experimental group were 30 elementary students and SD N 1 Anturan as a control group numbering 32 students . IPA student learning outcomes data collected using test methods. The data analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistical t-test. Our research found that there are significant differences regarding science learning outcomes between students who are taught using problem based learning model and students who were taught using conventional. Problem based learning model influents the result in studying science on students in grade V elementary school in gugus XV Buleleng regency of academic year 2013/2014keyword : Problem Based Learning, learning outcomes
MODEL PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT (STM) BERBANTUAN MEDIA VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., Kadek Winda Pratiwi; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) berbantuan media visual dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional berbantuan media visual pada kelas V Sekolah Dasar Gugus I Dalung Kuta Utara Tahun Pelajaran 2013/2014. Rancangan penelitian ini menggunakan eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V Sekolah Dasar Gugus I Dalung Kuta Utara Tahun Pelajaran 2013/2014 sebanyak 490 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPA dengan menggunakan tes objektif berbentuk pilihan ganda biasa. Data dianalisis dengan uji-t.Berdasarkan hasil uji-t didapat thitung = 3,74 dan ttabel dengan dk = 78 pada taraf signifikansi 5% = 1,99. Dari kriteria pengujian thitung > ttabel = 3,74 > 1,99 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) berbantuan media visual dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional berbantuan media visual. Rerata hasil belajar IPA kelas eksperimen lebih besar dari siswa kelas kontrol = 76,71 > 70,97. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) berbantuan media visual berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V Sekolah Dasar Gugus I Dalung Kuta Utara Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM), pembelajaran konvensional, media visual, hasil belajar IPA The aimed of this study was to determine whether there was a significant differences in sains learning outcomes between students who followed Sains Teknologi Masyarakat (STM) model assisted visual media with students who took conventional learning assisted visual media in fifth grade of Sekolah Dasar Gugus I Dalung North Kuta academic year 2013/2014. This study was a quasi experimental research with Nonequivalent Control Group Design. The population of this study were the fifth grade students of Sekolah Dasar Gugus I Dalung North Kuta academic year 2013/2014 which consisted of 490 students. The samples of this study were determined by means of random sampling technique.The data taken from the result of the sains learning process were collected by multiple choice. The data were analyzed by using t-test. Based on the result of the t-test was found tobs = 3,74 and ttab with degrees of freedom 78 with significance level of 5% = 1,99. From the criteria of examination was tobs > ttab = 3,74 > 1,99 so that Ho was rejected and Ha was accepted.The result of study showed that the significant differences in sains learning outcomes between students who followed Sains Teknologi Masyarakat (STM) model assisted visual media with students who took conventional learning assisted visual media.The average scores of sains learning in experiment class more than control class = 76,71 > 70,97. Based on these results it can be concluded that the Sains Teknologi Masyarakat (STM) model assisted visual media influenced the sains learning outcomes of the fifth grade students of Sekolah Dasar Gugus I Dalung North Kuta Academic Year 2013/2014.keyword : Sains Teknologi Masyarakat Model, Contextual teaching and learning, visual media, sains learning outcomes
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK ROLE PLAYING MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPS SD NEGERI 2 BATUBULAN ., Putu Teja Juli Artha; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 3 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i3.8640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis role playing. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri atas empat tahapan yaitu, perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Batubulan dengan jumlah 39 siswa, terdiri dari 26 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Hasil penelitian dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan terjadinya peningkatan keaktifan belajar siswa, yaitu pada siklus I memperoleh persentase keaktifan belajar sebesar 65,59% dengan kriteria “Cukup Aktif” sedangkan pada siklus II diperoleh persentase keaktifan belajar sebesar 82,36% dengan kriteria “Aktif” Dengan demikian, peningkatan keaktifan belajar yang terjadi dari siklus I ke siklus II sebesar 16,67%. Terjadinya peningkatan hasil belajar, yaitu pada siklus I di peroleh persentase hasil belajar IPS siswa sebesar 65,16% dengan kriteria “Sedang” dan ketuntasan klasikal hasil belajar sebesar 25,64%. Pada siklus II diperoleh persentase hasil belajar IPS siswa sebesar 95,65% dengan kriteria “Sangat Tinggi” dan ketuntasan klasikal hasil belajar sebesar 100% Sehingga terjadi peningkatan persentase hasil belajar IPS yang terjadi dari siklus I ke siklus II sebesar 30,48% dan ketuntasan klasikal sebesar 74,36%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis role playing dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa dan hasil belajar IPS siswa kelas V SD Negeri 2 Batubulan tahun ajaran 2015/2016.Kata Kunci : role playing, keaktifan, hasil belajar. This study aims to improve the activity and student learning outcomes through the implementation of a scientific approach based role playing. This research is the Classroom Action Research (PTK) is conducted in two cycles. Each cycle consists of four stages, namely, planning, action, observation, and reflection. Subjects in this study were students of class V SD Negeri 2 Batubulan with the number of 39 students, consisting of 26 male students and 13 female students. The results were analyzed by quantitative descriptive analysis method. The results showed an increase in students' learning activeness, ie the first cycle acquire learning activeness percentage 65.59% with the criteria of "Just On" while the second cycle of activity of learning obtained by percentage of 82.36% with criteria "Active" Accordingly, the increase activity of learning that occurs from the first cycle to the second cycle of 16.67%. The improvement of learning outcomes, ie the first cycle obtained percentage IPS student learning outcomes by 65.16% with the criteria of "Medium" and the classical completeness learning outcomes by 25.64%. In the second cycle the percentage obtained by IPS student learning outcomes by 95.65% with the criteria of "Very High" and the classical completeness learning outcomes by 100% Resulting percentage increase learning outcomes IPS that occur from the first cycle to the second cycle of 30.48% and completeness classical amounted to 74.36%. It can be concluded that the application of a scientific approach based role playing can enhance the activity of student learning and learning outcomes IPS fifth grade students of SD Negeri 2 Batubulan academic year 2015/2016.keyword : role playing, active, learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS TRI HITA KARANA TERHADAP HASIL BELAJAR PKn DI SD I Dw. Kade Tastra, Luh Pt. Vony Hendriani, Gd. Raga,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.705

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Kontekstual berbasis Tri Hita Karana dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Group Investigation (GI). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus X Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 165  orang dengan sampel berjumlah 48 orang. Pengumpulan data hasil belajar siswa menggunakan metode tes dengan instrumen berbentuk tes pilihan ganda satu jawaban benar. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menemukan bahwa: terdapat perbedaan hasil belajar PKn siswa di SD No.4 Kaliuntu yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kontekstual berbasis Tri Hita Karana  dengan siswa di SD No.2 Kaliuntu yang dibelajarkan dengan model pembelajaran GI semester II tahun pelajaran 2012/2013 Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng.   Kata-kata kunci:  kontekstual, tri hita karana, group investigation  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF SCRIPT BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS IV ., Kadek Yondika Yusa Giri; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni, M.S., Kons.; ., Dra. Ni Wayan Arini, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 6, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v6i1.13108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Script Berbantuan Media Audio Visual dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional di SD Gugus VI Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini menggunakan eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seleuruh kelas IV di SD Gugus VI Kecamatan Buleleng. Sampel penelitian ini adalah SDN 1 Kampung Baru yang berjumlah 28 siswa dan SDN 2 Kampung Baru yang berjumlah 30 siswa. Metode dalam pengumpulan data dilakukan dengan metode tes yaitu tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Script Berbantuan Media Audio Visual dan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional dengan thitung= 8,497 > ttabel= 1,875 adanya perbedaan yang signifikan. Berdasarkan hasil analsis data model pembelajaran Kooperatif Script Berbantuan Media Audio Visual dan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Hal ini dapat dilihat dari skor rata-rata siswa yang menggunakan model pembelajaran Kooperatif Script yaitu 24,61 dan skor rata-rata siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 20,20. Perbaikan dilakukan dalam proses pembelajaran IPS dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Script berbantuan Media Audio Visual untuk meningkatkan hasil belajar yang mampu mengatasi kendala-kendala dalam proses pembelajaran dikelas.Kata Kunci : hasil belajar, IPS, Kooperatif Script This study aims to determine the difference between IPS learning outcomes between groups of students who were taught using the model of Co-operative Script Assisted Audio Visual Media and group of students who were taught using conventional learning model in SD Gugus VI Buleleng Sub-District Buleleng District in the academic year 2016/2017. This type of research uses quasi experiments. The population of this research is all fourth grade at SD Gugus VI Buleleng District. The sample of this research is SDN 1 Kampung Baru with 28 students and SDN 2 Kampung Baru with 30 students. Methods in data collection is done by the test method is a multiple choice test. The data obtained were analyzed using descriptive statistics and inferential statistic analysis, t-test. The results of this study indicate that there are differences in IPS learning outcomes between students who were taught using the model of Co-operative Script Assisted Audio Visual Media and students using conventional learning model with tcount = 8.497> ttabel = 1.875 there is a significant difference. Based on the results of analysis data model of Co-operative Script Assisted Audio Visual Media and students using conventional learning model. This can be seen from the average score of students using the Cooperative Cooperative learning model is 24.61 and the average score of students using conventional learning model is 20.20. Improvement is done in the learning process of IPS by using the model of Co-operative Script Assisted Audio Visual Media to improve learning outcomes that can overcome the constraints in the process of learning in class.keyword : learning outcomes, IPS, Co-operative Scripts

Page 53 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue