cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV DI SD NO 3 SONGAN ., I Komang Sudiarpa; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5909

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif STAD dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian merupakan jenis quasi experimen dengan rancangan post-test only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah siswa Kelas IV SD Negeri 3 Songan semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 79 siswa (39 siswa pada kelompok eksperimen dan 40 siswa pada kelompok kontrol). Data penelitian berupa hasil belajar IPA yang diperoleh dengan tes hasil belajar berupa test pilihan ganda sebanyak 25 item soal. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara keseluruhan rata-rata skor hasil belajar IPA siswa pada kelompok eksperimen yaitu sebesar 13,69 lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata skor hasil belajar siswa pada kelompok kontrol yaitu 11,73. Hasil uji-t pada taraf signifikansi 5% diperoleh thitung= 2,1024. Sementara ttabel pada taraf signifikasi 5% dengan db 77 adalah 1,9913. Dengan demikian thitung > ttabel, maka ditarik kesimpulan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif STAD dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe STAD, model pembelajaran konvensional, hasil belajar IPA The purposes of this research were to know differences between students result in science who learnt by student teams achievement division cooperative learning model and students who learnt using conventional learning model. The type of this research was a quasi experiment by using post-test only control group design. Population of this research was grade fourth student of SD Negeri 3 Songan in academic year 2013/2014 amounting to 79 students (39 students in the experimental group and 40 students in the control group). Science students learning outcome data were collected using the test method in the form of multiple-choice test of 25 items. Data were analyzed by t-test. The result of this research show overall average score of science learning outcomes of students in the experimental group that is equal to 13.69 higher than the average score of student learning outcomes in the control group 11.73. The results of the t-test at 5% significance level obtained tcount = 2.1024. While ttable at 5% significance level with 77 db is 1.9913. Thus tcount> ttable, then conclude that there are differences in learning outcomes between the significant science students who learnt by student teams achievement division cooperative learning model and students who learnt by with conventional learning model.keyword : student teams achievement division cooperative learning model, conventional learning model, students result in science
Analisis Dampak Pemberian Reward And Punishment Bagi Siswa SD Negeri Kaliwiru Semarang Anggraini, Silvia; Siswanto, Joko; Sukamto, Sukamto
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v7i3.19393

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pemberian reward and punishment bagi siswa SD Negeri Kaliwiru. Peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi, wawancara, angket. Lokasi penelitian dilaksanakan di SD Negeri Kaliwiru Kecamatan Candisari Kota Seamarang. Hasil penelitian menunjukkan Pemberian reward and punishment berdampak pada tingkat kedisiplinan dan motivasi belajar siswa jika dilakukan dengan baik dan sesuai. Dalam kaitannya dengan pembelajaran dan kedisiplinan guru menerapkan metode reward and punishment untuk memberikan motivasi kepada siswa agar lebih patuh dan tertib segala peraturan yang diterapkan sekolah. Guru harus sesuai dalam menjalankan pemberian reward and punishment, peran guru sangat berpengaruh pada dampak yang akan diterima oleh siswa. Pemberian reward ini dilakukan dengan menanamkan nilai-nilai baik yang dilakukan dengan pembiasaan serta penghargaan ketika melakukan hal yang bersifat positif namun ketika anak melakukan hal negatif guru akan memberikan punishment yang sesuai bagi siswa. Punishment ini bertujuan agar anak tidak mengulangi perbuatan yang tidak diperbolehkan. Guru memperingatkan agar siswa tidak mengulangi serta menjelaskan alasan sebab akibat mengapa hal tersebut tidak diperbolehkan. Dalam prakteknya pemberian reward and punishment digunakan oleh guru sebagai bentuk penguatan, stimulus dalam mendidik siswa. Reward diberikan oleh guru kepada siswa dengan memberikan hadiah atas hal positif yang dilakukan oleh siswa. Pemberian reward dimaksudkan untuk membentuk anak lebih giat lagi usahanya untuk bekerja dan berbuat lebih baik lagi. Punishment diberikan oleh guru kepada siswa karena siswa melakukan pelanggaran atau kesalahan. Punishment akan membuat siswa menyesali perbuatannya yang salah itu. Berdasarkan penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah guru guru diharapkan lebih kreatif dan inovatif dengan menciptakan bentuk reward and punishment  yang baru serta dapat dikembangkan lebih lanjut. Bagi siswa diharapkan tetap disiplin, giat belajar dengan baik dengan adanya reward and punishment maupun tidak. Kata kunci: Reward, Punishment, Motivasi, Kedisiplinan
MODEL PEMBELAJARAN NHT BERBANTUAN MEDIA GRAFIS BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS LETDA MADE PUTRA ., Ni Luh Putu Tirta Praba Ningsih; ., Drs. I Made Suara, M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1865

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara pembelajaran dengan model pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Togethe) (NHT) dan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Letda Made Putra Tahun Pelajaran 2013/2014. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas V SD Gugus Letda Made Putra tahun ajaran 2013/2014 dengan sampel penelitian kelas VB SDN 23 Dangin Puri dengan jumlah 41 siswa dan kelas V SDN 1 Tonja dengan jumlah 41 siswa. Jenis penelitian yang dipergunakan adalah eksperimen kuasi dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Data yang dikumpulkan yaitu data hasil belajar IPA pada ranah kognitif yang dianalisis menggunakan uji-t. Dari analisis hasil belajar siswa diperoleh nilai rata-rata 77,4 untuk kelas eksperimen dan 68,4 untuk kelas kontrol dengan thitung sebesar 4,56 sedangkan ttabel 2,000 yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe NHT dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Letda Made Putra Tahun Pelajaran 2013/2014. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Kooperatif Tipe NHT terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD Gugus Letda Made Putra Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Numbered Head Together (NHT), hasil belajar IPA, media grafis This study is aimed at identifying the significant difference for the result of learning science using cooperative learning model Numbered Head Together (NHT) and conventional learning model in class 5 students in SD Gugus Letda Made Putra in academic year 2013/2014. The population of this study used all the students of class V SD Gugus Letda Made Putra in academic year 2013/2014 where the sampel is the the students of class VB SDN 23 Dangin Puri within 41 students and class V SDN 1 Tonja within 41 students. This study used quasi experiment with Nonequivalent Control Group Design. The data collected were the result of cognitive learning of science which alanyzed by using t-test. The result showed that the mean score was 77,4 for experiment group and 68,4 for control group with t-score 4,56 meanwhile the ttable 2,000 which means there is significant difference toward the result of learning science with the students who were treated by using cooperative learning model NHT compared with conventional learning model in class 5 students in SD Gugus Letda Made Putra in academic year 2013/2014. Thus, it can be concluded that there is significant influence toward for the result of learning science by using cooperative learning model (numbered head together) in class 5 students in SD Gugus Letda Made Putra in academic year 2013/2014. keyword : Numbered Head Together (NHT), the result of learning science, graphic media.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN LINGUISTIK DAN KONSEP DIRI DENGAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V GUGUS KOMPYANG SUJANA ., Ni Putu Deshi Umareani; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3073

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hubungan antara kecerdasan linguistik dengan prestasi belajar bahasa Indonesia (2) hubungan antara konsep diri dengan prestasi belajar bahasa Indonesia (3) hubungan antara kecerdasan linguistik dan konsep diri dengan prestasi belajar bahasa Indonesia siswa kelas V Gugus Kompyang Sujana, Kecamatan Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V Gugus Kompyang Sujana, Kecamatan Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2013/2014 berjumlah 380 orang siswa. Dalam penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 182 siswa dari 380 siswa. Teknik pengambilan sampel adalah proporsional random sampling. Pengumpulan data kecerdasan linguistik dan konsep diri dikumpulkan dengan metode kuesioner dan metode pencatatan dokumen untuk mencatat prestasi belajar bahasa Indonesia. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik regresi sederhana, product moment, dan analisis regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan linguistik terhadap prestasi belajar bahasa Indonesia sebesar 33,52%. (2) terdapat hubungan yang signifikan antara konsep diri terhadap prestasi belajar bahasa Indonesia sebesar 23,61% (3) terdapat hubungan yang signifikan secara bersama-sama antara kecerdasan linguistik dan konsep diri dengan prestasi belajar bahasa Indonesia sebesar 37,21%. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa kecerdasan linguistik dan konsep diri sangat mempengaruhi hasil belajar bahasa Indonesia siswa. Kata Kunci : kecerdasan linguistik, konsep diri, prestasi belajar This study aimed to determine the corelation between (1) linguistic intelligence and academic achievement Indonesia language (2) self concept and academic achievement Indonesia language (3) linguistic intelligence and self-concept with learning achievement Indonesia language of fifth grade students in cluster Kompyang Sujana, sub district of North Denpasar, academic year 2013/2014. Type of this research is ex post facto. The study population totaled 380 students and samples used in this study was 182 students. The sampling technique is proportional random sampling. Used data collecting method of linguistic intelligence and self-concept that is method of questionnaire, and method record-keeping of document for learning achievement Indonesia language. Technique analysis data the used is simple regression, product moment, and multiple regression. The result indicate that (1) there is a significant relationship between linguistic on achievement Indonesia language by 33,52% (2) there is a significant relationship between self concept on achievement Indonesia language by 23,61% (3) there is a significant relationship between linguistic intelligences and self concept on achievement Indonesia language by 37,21%. Based on the result of research concluded that linguistic intelligence and self concept is very influencing of result learn Indonesia language. keyword : linguistic intelligence, self concept, learning achievement
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES DAN PRESTASI BELAJAR IPA KELAS V ., Made Partha Kesuma; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7567

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan (1) keterampilan proses dan (2) prestasi belajar IPA siswa kelas V di SD N 3 Banjar Tegal melalui penerapan model pembelajaran Penemuan Terbimbing. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas, dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas V di SD N 3 Banjar Tegal yang berjumlah 7 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, yang terdiri atas 4 kali pertemuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan metode observasi dan tes, dengan instrumen berupa lembar observasi keterampilan proses dan tes prestasi belajar. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian, pada siklus I, tingkat skor rata-rata keterampilan proses siswa adalah 7,05 dengan kategori “sedang” dan tingkat persentase rata-rata prestasi belajar siswa adalah 63,81% pada kriteria sedang. Berdasarkan hasil ini, menunjukkan bahwa indikator keberhasilan yang ditetapkan belum terpenuhi. Pada siklus II, skor rata-rata keterampilan proses siswa adalah 9,57 dengan kategori “tinggi” dan persentase rata-rata prestasi belajar siswa adalah 78,1% pada kriteria ”tinggi”. Hal ini berarti, indikator keberhasilan yang ditetapkan sudah terpenuhi pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Penemuan Terbimbing dapat meningkatkan (1) keterampilan proses dan (2) prestasi belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 3 Banjar Tegal.Kata Kunci : keterampilan proses, penemuan terbimbing, prestasi belajar This study aims to increase (1) processing skills and (2) learning achievement of science in fifth grade at SD N 3 Banjar Tegal through applicating the guided discovery learning model. This research is a classroom action research, with the subjects are students of grade V in SD N 3 Banjar Tegal that has 7 student. This study was conducted in two cycles, consisting of 4 meetings. The data in this case collected by using the method of observation and tests, with the form of sheets of observation skills instrument and tests of learning achievement. the data Analysed by quantitative descriptive analysis. Based on the research results, in the first cycle, the average score of students' processing skills is 7,05 with the category of "moderate" and the percentage average of student achievement is 63.81% on the category of "moderate" too. Based on these results, showed that the indicators of success in case have not been get. In the second cycle, the average score was 9.57 processing skills of students with the category of "high" and the average percentage of student achievement is 78.1% on the criteria of "high". This means that the indicators of success set are get in the second cycle. Based on the results, it can be concluded that the application of Guided discovery learning model can improve (1) processing skills and (2) the learning achievement of science grade V students at SD Negeri 3 Banjar Tegalkeyword : guided discovery learning, learning achievement, processing skills
PENERAPAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V ., Ni Luh Tirta Sari; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5177

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPA siswa. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk meningkatan hasil belajar IPA pada siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 2 Sangsit Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari tiga kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Sangsit Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng pada semester II tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 26. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes dan metode observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL) dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 2 Sangsit, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015. Hal ini terlihat dari persentase rata-rata hasil belajar siswa dari 73,84% pada siklus I menjadi 85% pada siklus II, terjadi peningkatan sebesar 11,16% . Sedangkan ketuntasan hasil belajar pada siklus siklus I sebesar 69,23% menjadi 88,46% pada siklus II. Kata Kunci : Pendekatan CTL, Hasil Belajar The problem in this study is the low student learning outcomes IPA. Based on these problems, this research aims to improve science learning outcomes in the first of fifth grade students of SD N 2 Sangsit Sawan Buleleng.Type of research is a classroom action research this study was conducted in two cycles, each cycle consisting of three meetings. Subjects were students of class V Semester 2 SD N 2 Sangsit Sawan, Buleleng of semester II regency school year 2014/2015 amounting 26 people. Data collection in this study was conducted using observation and tests. Data obtained from then analyzed by quantitative descriptive techniques. The results showed that approach Contextual Teaching and Learning (CTL) in the learning IPA can increase the result of students science knowledge of class V SD N 2 Sangsit, Sawan, Buleleng regency school year 2014/2015. The percentage average of students learning result from 73,84% in the first cycle into 85% in the second cycle, there is an increase 11, 16%. Reaching mastery learning in the first cycle is an increase 69,23% and in the second cycle 88,46%. keyword : Approach CTL, Learning Results
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE BERBASIS TRI KAYA PARISUDHA TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS ., Ni Kadek Candra Wahyuni; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11013

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Think Talk Write berbasis Tri kaya Parisudha dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus Dewi Sartika Kecamatan Denpasar Timur tahun ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment (eksperimen semu) dengan menggunakan rancangan kelompok non-ekuivalen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus Gugus Dewi Sartika Kecamatan Denpasar Timur yang terdiri dari 9 kelas dengan jumlah populasi 348 dari 6 Sekolah Dasar. Sampel penelitian ini berjumlaha 85 orang siswa yaitu 45 siswa kelas IVB SD Negeri 3 Kesiman yang menjadi kelompok eksperimen dan 40 orang siswa kelas IVA SD Negeri 3 Kesiman yang menjadi kelompok kontrol. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Data dianalisis menggunakan uji t. Berdasarkan pengolahan data diperoleh hasil penelitian yaitu nilai rata-rata kelompok eksperimen lebih tinggi daripada nilai rata-rata kelompok kontrol (81,07 > 72,86). Berdasarkan hasil analisis uji t dengan derajat kebebasan (dk = 40 + 45 - 2 = 83) dan pada taraf signifikansi 5% diperoleh thitung > ttabel (5,40 > 2,00) maka Ho ditolak. Ini berarti, terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Think Talk Write berbasis Tri Kaya Parisudha dan kelompok siswa yang dibelajarkan meenggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus Dewi Sartika Kecamatan Denpasar Timur tahun ajaran 2016/2017. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Think Talk Write berpengaruh terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SD Gugus Dewi Sartika Kecamatan Denpasar Timur.Kata Kunci : Think Talk Write , Tri Kaya Parisudha, penguasaan kompetensi pengetahuan IPS The purpose of this study is to know the significant difference of mastering students competence in Social Science (IPS) to group of students taught by Think Talk Share method based on Tri Kaya Parisuda principle and group of students taught by conventional way on the fourth grade of elementary school in Dewi Sartika Region, East Denpasar District in the academic year of 2016/2017. This study is quasi experimental design with non-equivalent group plan. The population of this study is the whole fourth grade students in East Denpasar district which consist of 9 classes and 348 students from 6 schools. The sample of this study is 85 students namely 45 students of IVB in SD Negeri 3 Kesiman which is being the experimental group and 40 students of IVA in SD Negeri 3 Kesiman which is being control group. This sampel was chosen by using random sampling technique. The data is analysed by using t-test. The result shows that the mean of experimental group is higher than control group (81,07>72,86). Degress of freedom is (dk= 40+45-2=83). and in the taraf significance of 5% found thitung bigger that ttabel (5,40>2,00) so Ho is rejected. It means that there is significant difference of mastering social science competence to group of students taught by Think Talk Write method based on Tri Kaya Parisudha principle and group of students taugh by conventional way on the fourth grade of elementary school in Dewi Sartika region, East Denpasar District in the academic year of 2016/2017. So, it can be concluded Think Talk Write based method influences to the mastering social science competence on the fourth grade of elementary school in Dewi Sartika region, East Denpasar District.keyword : Think Talk Write, Tri Kaya Parisudha, mastering students competence in Social Science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN EXPERIENTIAL TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SDN BANJAR TEGAL, KECAMATAN BULELENG Tjok Rai Partadjaja, Ni Pt. Yanti Wiandariyani, Nym. Dantes,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1344

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) perbedaan Motivasi Belajar antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Experiential dan model pembelajaran Konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 1 dan 3 Banjar Tegal. 2) perbedaan Hasil Belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Experiential dan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 1 dan 3 Banjar Tegal. 3) perbedaan Motivasi Belajar dan Hasil Belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Experiential dan model pembelajaran Konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 1 dan 3 Banjar Tegal. Jenis penelitian ini terkategori kuasi eksperimen. Subjek penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD N 1 dan 3 Banjar Tegal tahun pelajaran 2010/2011. Pengambilan kelas penelitian berdasarkan teknik simple random sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif dan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat  perbedaan motivasi belajar antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran experiential dan model pembelajaran konvensional kelas V SD Negeri 1 dan 3 Banjar Tegal diperoleh F sebesar 13,077 dengan signifikansi 0,001 atau lebih kecil dari 0,05. (2) Terdapat perbedaan hasil belajar  antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran experiential dan model pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Negeri 1 dan 3 Banjar Tegal diperoleh F sebesar 144,267 dengan signifikansi 0,000 atau lebih kecil dari 0,05. (3) Terdapat  perbedaan motivasi belajar dan hasil belajar antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran experiential dan model pembelajaran konvensional di kelas V SD Negeri 1 dan 3 Banjar Tegal diperoleh F=75.931 untuk Pillae Trace, Wilk Lambada, Hotelling trace, Root.x memiliki signifikansi 0,000 yang lebih kecil dari 0,05.   Kata-kata Kunci : Eksperiential, Motivasi , Hasil Belajar
PENGARUH PENDEKATAN JOYFUL LEARNING BERBASIS MULTIMEDIA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS V SD GUGUS 8 I GUSTI NGURAH RAI DENPASAR SELATAN ., Dwi Hermawan; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2470

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS siswa yang mengikuti pembelajaran pendekatan joyful learning berbasis multimedia dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada kelas V SD Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy experiment) yang menggunakan non equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan tahun ajaran 2013/2014 berjumlah 330 siswa yang tersebar dalam 8 kelas. Dalam pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPS siswa, menggunakan tes hasil belajar IPS dalam bentuk pilihan ganda biasa. Data dianalisis dengan uji t. Rata-rata hasil belajar IPS yang diperoleh siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan joyful learning berbasis multimedia lebih dari siswa yang dibelajarkan secara konvensional yaitu x = 80,18 > x = 74,38. Analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS siswa yang mengikuti pembelajaran melalui pendekatan joyful learning berbasis multimedia dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional dengan thitung = 3,648 > ttabel (α=0,05;78) = 2,00. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pendekatan joyful learning berbasis multimedia berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Pendekatan joyful learning berbasis multimedia, hasil belajar, IPS The purpose of this study is to determine significant differences of social science (IPS) result of students who follow joyful approach of multimedia based learning and conventional learning in the fifth grade on SD Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan academic year of 2013/2014. This study is a quasi-experimental study that uses non equivalent control group design. Population of this study is the fifth grade of SD Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan academic year of 2013/2014 amounted to 330 students spread in the eight classes. The sampling uses random sampling. The data collected is social science students learning result, using social studies test results in the form of multiple-choices answer. Data were analyzed by t test. The average results of students social science who learned with multimedia based joyful learning approach is higher than students who learned by conventional learning with x = 80.18 > x = 74.38. The results showed that there were significant differences in learning results of students social science who took multimedia based joyful learning approach than conventional learning with t count = 3.648 > t table ( α = 0.05, 78 ) = 2.00. From these results it can be concluded that multimedia based joyful learning approach effect on learning outcomes social science of fifth grade students of SD Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan academic year of 2013/2014.keyword : multimedia based joyful learning approach, learning outcomes , IPS
PENERAPAN MODEL STUDENT FASILITATOR AND EXPLAINING BERBANTUAN MEDIA KONKRET UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA ., Kadek Yulli Candra Dewi; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7352

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika dengan diterapkannya model student fasilitator and explaining berbantuan media konkret dalam mata pelajaran Matematika kelas IVA semester II SD No 1 Banjar Jawa tahun pelajaran 2015/2016. Subjek penelitian adalah siswa kelas IVA semester II SD No 1 Banjar Jawa tahun pelajaran 2015/2016 sebanyak 41 orang siswa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase hasil belajar matematika siswa kelas IVA pada siklus I mencapai 68,79% dengan kriteria cukup. Pada siklus II, persentase hasil belajar matematika siswa kelas IVA meningkat hingga mencapai 80,88% dengan kriteria baik. Hasil belajar dari siklus I ke siklus II meningkat sebesar 8,4%. Ketuntasan belajar pada siklus I sebesar 51,21%, pada siklus II sebesar 92,68% sehingga diketahui ketuntasan belajar pada siklus I ke siklus II meningkat sebesar 41,47%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran student fasilitator and explaining berbantuan media konkret dapat meningkatan hasil belajar matematika siswa kelas IVA semester II SD No 1 Banjar Jawa tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : hasil belajar, media konkret, student fasilitator and explaining This research is a classroom action research conducted in two cycles. The purpose of this study to determine the increase mathematics learning outcomes by implementing a model of student facilitators and explaining assisted concretely media in the subjects of Mathematics at IVA class the second semester SD No. 1 Banjar Jawa in the academic year 2015/2016. Subject of research is the second semester of the fourth grade students SD No. 1 Banjar Jawa 2015/2016 school year as many as 41 students. Methods of data collection in this study is the test method. Data were analyzed with descriptive quantitative techniques. The results showed that the percentage of students mathematics learning IVA class in the first cycle reaches 68.79% with the criteria of "Enough". In the second cycle, the percentage of students' mathematics learning class IVA increase to 80.88% with the criteria of "Good". Learning outcomes of the first cycle to the second cycle increased by 8.4%. Mastery learning in the first cycle of 51.21%, in the second cycle of 92.68% so known mastery learning in the first cycle to the second cycle increased by 41,47%. Based on these results it can be concluded that the model of student learning facilitators and explaining assisted concretely media can improve students mathematics learning outcomes in IVA class the second semester SD No. 1 Banjar Jawa in the academic year 2015/2016keyword : learning outcomes, concrete media, student facilitator and explaining

Page 70 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue