cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK DENGAN PENILAIAN PROJEK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENGETAHUAN IPA DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF TEMA CITA-CITAKU SISWA KELAS IVB SDN 22 DAUH PURI ., I Dewa Ayu Agung Mirayanthi; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4944

Abstract

Abstrak Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar pengetahuan IPA dan kemampuan berpikir kreatif siswa melalui penerapan pendekatan saintifik dengan penilaian projek pada tema Cita-citaku. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVB SD Negeri 22 Dauh Puri Denpasar Utara yang terdiri dari 34 siswa. Sedangkan obyek dalam penelitian ini adalah hasil belajar pengetahuan IPA dan kemampuan berpikir kreatif siswa. Data hasil belajar pengetahuan IPA dan kemampuan berpikir kreatif siswa dikumpulkan melalui metode tes. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif Pada pra siklus rata-rata hasil belajar pengetahuan IPA siswa adalah 70,79. Kemudian pada siklus I terjadi peningkatan rata-rata hasil belajar pengetahuan IPA menjadi 78,2. Dan pada siklus II kembali terjadi peningkatan rata-rata hasil belajar pengetahuan IPA yaitu menjadi 83,38. Untuk kemampuan berpikir kreatif siswa pada siklus I skor rata-rata kemampuan berpikir kreatif siswa adalah 86,59 Kemudian pada siklus II terjadi peningkatan rata-rata kemampuan berpikir kreatif siswa menjadi 92.15. Jadi dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik dengan penilaian projek dapat meningkatkan hasil belajar pengetahuan IPA dan kemampuan berpikir kreatif siswa. Kata Kunci : Pendekatan Saintifik dengan Penilaian Projek, hasil belajar, pengetahuan IPA, Berpikir kreatif. Abstract This classroom action research aimed to improve students’ learning outcomes of science and creative thinking ability by applying scientific approach with project assessment on the theme “Cita-citaku”. This study consisted of two cycles. Subjects of this study were students in IV B class of SD Negeri 22 Dauh Puri North Denpasar which consists of 34 students. The object of this research was the learning outcomes of science and creative thinking abilities students. The data of the learning results of science and creative thinking abilities of students were collected through test method. The collected data were analyzed by using quantitative descriptive analysis method. On pre-cycle, the average of students’ learning outcomes of science was 70.79. Then, on the first cycle, it occur improvement in the average of science learning becoming 78.2. On the second cycle, there were improvements again in the average of science learning from the first cycle becomes 83.38 . For creative thinking abilities of students on the first cycle, the average score was 86.59. Then, on the second cycle, it occur improvement in the average ability to think creatively becoming 92.15. So, it could be concluded that scientific approach with project assessment can improve students’ learning outcomes of science and their creative thinking abilities.keyword : Scientific Approaches with Project Assessment, learning outcomes, science, creative thinking.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE DECISON MAKING BERBANTUAN MEDIA VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR IPS ., Indi Syifa Maulidati; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10879

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe decision making berbantuan media video dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di Gugus VI Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang menggunakan desain non-equivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini berjumlah 180 orang. Sampel penelitian ini menggunakan random sampling. Data hasil belajar IPS dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 5,747 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 1,999. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Decision Making dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Dari rata-rata hitung, diketahui rata-rata hitung kelompok eksperimen adalah 22,72 dan rata-rata hitung kelompok kontrol adalah 16,8. Hal ini berarti bahwa rata-rata hitung eksperimen > rata-rata hitung kelompok kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Decision Making berbantuan Media Video berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V di Gugus VI Kecamatan Sukasada.Kata Kunci : decision making, video, hasil belajar IPS This research aims to know the significant difference of Social Science learning outcomes among students who follow the cooperative learning model type decision making of video and media-aided students who follow the conventional learning model with learning in students of class V in the cluster Sukasada Sub-district VI year lessons 2016/2017.This type of research is quasi experiment research that use of non-equivalent design post test only control group design. This research population totalling 180 people. The sample of this study using random sampling. Data results collected social science learning with multiple choice tests-shaped instrument. The collected data were analyzed using descriptive statistics and statistical analysis inferensial (test-t). Based on the results of data analysis, retrieved tvalue = 5.74 and ttable (significance level at 5%) = 1.999. This means that tvalue > ttable, so it can be interpreted that there is a significant difference of social science learning outcomes among students who follow learning with a learning model cooperative type Decision Making and students who follow the conventional learning model with learning. Of the average count, calculating the average group of experiments is 22.72 average and calculate the control group was 16.8. This means that the average count experiment > averaged to calculate control group, so that it can be concluded that the application of the cooperative learning model type Decision Making assisted Video Media influence on learning outcomes social science grade V in the cluster VI Sukasada Sub-district.keyword : decision making, videos, learning outcomes social science.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CONCEPT SENTENCE BERBANTUAN GAMBAR BERSERI TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS SISWA KELAS V SDN 22 DAUH PURI ., Ni Luh Sumerti; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan menulis pada pelajaran bahasa Indonesia antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Concept Sentence berbantuan gambar berseri dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada kelas V SDN 22 Dauh Puri Denpasar tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 22 Dauh Puri tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 163 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Analisis data dalam penelitian ini dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan menulis antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Concept Sentence berbantuan gambar berseri dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional (thitung = 2,70 > ttabel = 2,000). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Concept Sentence berbantuan gambar berseri berpengaruh terhadap keterampilan menulis pada pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas V SDN 22 Dauh Puri Denpasar. Kata Kunci : Concept Sentence, gambar berseri, keterampilan menulis The objective of this research was to define the significant differences of the students’ writing skills in Indonesian Subject among those who studied through cooperative learning model (type concept sentence assisted by serial pictures) with those who studied through conventional learning on fifth grade students SDN 22 Dauh Puri Denpasar in academic years 2013/2014. This research was a quasi experimental research with non-equivalence control group design. The population of this research were 163 students of fifth grade students SDN 22 Dauh Puri Denpasar in academic years 2013/2014. The determination of group sample was based on random sampling technique. The data were analyzed by t-test. The result indicated that there was significant differences on writing skills of students who studied through cooperative learning model (type concept sentence assisted by serial pictures) with students who studied through conventional learning (tvalue = 2.70 > ttable = 2.000). Academically it defined that cooperative learning model (type concept sentence assisted by serial pictures) affecting the writing skills in Indonesian Subject on students SDN 22 Dauh Puri Denpasar. keyword : Concept Sentence, Serial Pictures, Writing Skill
PENGARUH MODEL SIKLUS BELAJAR 5E TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS IPA SISWA KELAS IV SD DI DESA KALIBUKBUK ., Putu Ari Udayani; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model siklus belajar 5E dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV sekolah dasar di Desa Kalibukbuk. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test 0nly control group design. Siswa kelas IV SD di Desa Kalibukbuk Tahun Pelajaran 2013/2014 dengan jumlah 105 orang dijadikan populasi dalam penelitian ini. Sampel diambil dengan teknik random sampling yang berjumlah 79 orang siswa. Teknik pengumpulan data kemampuan berpikir kritis dilakukan dengan menggunakan tes uraian/essay. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Sebagai tindak lanjut statistik inferensial digunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh nilai rata-rata kelompok eksperimen yaitu 85,03 berada pada kategori baik, sedangkan nilai rata-rata kelompok kontrol yaitu 66,36 berada pada kategori cukup. Perbedaan tersebut didukung oleh hasil analisis uji-t bahwa thitung (24,85) > ttabel (2,000). Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model siklus belajar 5E dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV sekolah dasar di Desa Kalibukbuk.Kata Kunci : model siklus belajar 5E, model konvensional, kemampuan berpikir kritis The purpose of this study was idendifying the ability of the critical thinking in IPA between the group of students who teached by 5E cycle teaching model and the group of student who teach by the conventional teaching model in 4th grade of elementary schoool in Kalibubuk village. The types of this studied was experiment shadow with teaching model by using post test only control group design. The data was taken from observing 105 student of elementry school in kalibukbuk village in the academic years 2013/2014.The sampel of data was taken by random sampling technic from 79 students by giving the students an essay test.The data analyzed by using descriptive and inferensial statistic. The result by using inferensial statistic was idendifying by uji t. Based on the data analysis, the average score in group experiment were 85.03 and it was in good categories, meanwhile¬ the average score in control group were 66.36 and it was categories in moderate categories. Based ¬ on the result it can be conclude that there is the differences in the ability of critical thinking in IPA between the students who teach by the 5E cycle teaching model and the students who teach by the conventional teaching model in 4th grade of elementery school in Kalibukbuk Village.keyword : 5E cycle teaching model, konventional teaching model, Ability of critical thinking
ANALISIS TES FORMATIF BAHASA INDONESIA KELAS IV DITINJAU DARI TAKSONOMI BLOOM REVISI DI GUGUS XIII KECAMATAN BULELENG TAHUN AJARAN 2015/2016 ., Ni Luh Septiani Ari Pertiwi; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7692

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui deskripsi tes formatif Bahasa Indonesia kelas IV ditinjau dari Taksonomi Bloom Revisi, 2) mengetahui analisis butir tes formatif, dan 3) mengetahui kendala- kendala yang dihadapi guru dalam penyusunan tes formatif ditinjau dari Taksonomi Bloom Revisi di SD Gugus XIII Kecamatan Buleleng tahun ajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitan ini adalah empat guru bahasa Indonesia kelas IV di Gugus XIII Kecamatan Buleleng sedangkan obyek penelitan ini adalah tes formatif Bahasa Indonesia kelas IV di Gugus XIII Kecamatan Buleleng pada semester ganjil tahun ajaran 2015/2016. Metode pengumpulan data adalah metode dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tes formatif bahasa Indonesia kelas IV sudah menunjukkan penyebaran soal pada aspek kognitif dan pengetahuan walaupun masih didominasi tingkat kognitif mengingat. Setelah melakukan analisis butir soal diketahui kualitas soal termasuk masih kurang baik. Hal ini disebabkan oleh beberapa kendala, baik dari siswa maupun guru.Kata Kunci : tes formatif, taksonomi This study aims to know: 1) the description of Indonesian formative tests of IV class in terms of Bloom's Taxonomy Revised, 2) the analysis of formative test items, and 3) the difficulties when the teachers prepared the formative tests items in terms of Bloom's Taxonomy Revised in SD Gugus XIII Buleleng District in academic year 2015 / 2016. This research is descriptive qualitative study. The subjects of this research are four Indonesian teachers in the fourth grade in Gugus XIII Buleleng District whereas the object of this research is the Indonesian formative test grade IV in Gugus XIII Buleleng District of the first semester in academic year 2015/2016. The method used is the documentation and interviews method. The results showed that the Indonesian formative tests have shown the deployment of fourth grade about the cognitive aspects and knowledge although it is still dominated by the improvement level of cognitive. After analyzing the items, it is known that the quality of items is still not good enough. This is due happened in both of student's or teachers itself.keyword : formative tests, taxonomy
Pengaruh Model Pembelajaran SFAE Terhadap Hasil Belajar PKn Siswa Kelas VI Gugus IV Rama Jembrana ., I Gede Rai Sanjaya; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., I Nyoman Arcana,SST., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2422

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran student facilitator and explaining dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas VI SD Gugus IV Rama Kecamatan Jembrana Kabupaten Jembrana Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment. Populasi penelitian adalah seluruh kelas VI SD Gugus IV Rama yang berjumlah 189 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah Random Sampling dan yang diundi adalah kelas, sehingga terpilih siswa kelas VI SD Negeri 1 Pendem sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 33 siswa dan siswa kelas VI SD Negeri 2 Pendem yang berjumlah 33 sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar PKn dikumpulkan dengan instrumen berbentuk tes pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Analisis statistik inferensial menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa skor hasil belajar PKn siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SFAE berada pada kategori tinggi dengan mean 28,82 dan skor hasil belajar PKn siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional berada pada ketegori sedang dengan mean 23,09. Hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara kelas siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SFAE dengan kelas siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, dengan thitung > ttabel ( thitung = 4,84 > ttabel = 2,00). Dengan demikian dapat diketahui bahwa model pembelajaran SFAE berpengaruh terhadap hasil belajar PKn siswa.Kata Kunci : model pembelajaran SFAE, hasil belajar This research has purpose to know the significant difference about the civic study result between students and teaching of student facilitator and explaining model with students and teaching conventional model in students VI grade in Gugus IV Rama primary school, district of Jembrana, regency of Jembrana, year of course 2013/2014. The kind of this research is quasi experiment. The number of population of this research is all VI grade students in Gugus IV Rama primary school is 189 students. The sampling technique that used was Random Sampling and the object of thing technique is classes, then 33 chosen students is VI grade students in 1 Pendem primary school as excrement class and 33 chosen students is VI grade students in 2 Pendem primary school as control class. The study result of civic study was collected in the kind of instrument objective form. The data was analyzed with descriptive statistic analysis and inferential statistic. Inferential statistic analysis uses uji-t. The result of this research found that the score of study result civic study of students in SFAE there in high category with mean 28,82 and the score of study result civic study of students in conventional method there in medium category with mean 23,09. That means there is significant difference between the study results of students who were in SFEA model with students who were in conventional model, with t arithmetic > ttable ( t arithmetic = 4,84 > ttable= 2,00). Based on that research, we can know that SFAE model influent with the study result of students.keyword : SFAE model, the result of study
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN OPEN ENDED BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL DAN MOTIVASI TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN MATEMATIKA ., I Made Nugraha Wicaksana; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11074

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1). Perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran open ended berbantuan media audio visual dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di SD Gugus II Kuta Utara, 2). Perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan matematika siswa antara yang memiliki motivasi tinggi dan motivasi rendah pada siswa kelas IV di SD Gugus II Kuta Utara, dan 3). Interaksi yang signifikan model pembelajaran open ended berbantuan media audio visual dan motivasi terhadap kompetensi pengetahuan matematika pada siswa kelas IV di SD Gugus II Kuta Utara. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus II Kuta Utara. Dalam menentukan sampel menggunakan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan tes uraian. Hasil penelitian ini menunjukkan : 1). Terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan matematika antara yang dibelajarkan melalui model pembelajaran open ended berbantuan media audio visual dengan yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional (FA = 40,39 > Ftabel(α = 0,05;1;62))=4,00). 2). Terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan matematika siswa yang memiliki motivasi tinggi dengan yang memiliki motivasi rendah (FB = 37,54 > Ftabel(α=0,05;1;62))=4,00), 3). Terdapat interaksi antara model pembelajaran open ended berbantuan media audio visual dengan motivasi terhadap kompetensi pengetahuan matematika (FAB = 145,66 > Ftabel(α=0,05;1;62))=4,00). Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran open ended berbantuan media audio visual dan motivasi terhadap kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas IV di SD Gugus II Kuta Utara tahun pelajaran 2016/2017Kata Kunci : model open ended, media audio visual, motivasi, kompetensi pengetahuan matematika This research to purpose for knowing: 1). A significant differencess in the competence of Mathematic knowledge between a groups of students who are taught through conventional learning for students grade forth in SD Gugus II Kuta Utara. 2) A significant differencess in the competence of Mathematic knowledge between the students who have high motivation and low motivation for students grade forth in SD Gugus II Kuta Utara. 3) A significant interaction on open ended learning model with the aid of audio visual media and motivation the competence of Mathematic knowledge for students grade forth in SD Gugus II Kuta Utara. The population in this study were are of all students grade forth SD Gugus II Kuta Utara. To determine the sample using random sampling technique. The instrument that used are questionnaire and essay test. The results of this reserach are: 1) there are a significant differencess in the competence of mathematic knowledge between those learned through open ended learning model with helped audio visual media which is learned through the learning of conventional (FA = 40.39 > Ftable (α = 0.05; 1; 62)) = 4.00). 2) there are a sginificance differencess in the competence of mathematic knowledge of the students who have high motivation and who have low motivation (FB = 37,54 > Ftabel (α = 0,05; 1; 62)) = 4,00). 3) there are an interaction between the open ended learning model with helped of audio visual media with the motivation to competence of mathematic knowledge (FB = 37,54 > Ftabel (α = 0,05; 1; 62)) = 4,00). Based on this findings, it can be concluded there is influence of open ended learning with helped of audio visual media and motivation to the competence of mathematic knowledge for students grade forth SD Gugus II Kuta Utara years study 2016/2017keyword : open ended model, audio visual media, motivation, math knowledge competence
Pengaruh Model Pembelajaran Self Regulated Learning (SRL) Terhadap Sikap Ilmiah Dan Hasil Belajar IPA Siswa ., Dewa Made Dwicky Putra Nugraha; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5664

Abstract

Permasalahan rendahnya sikap ilmiah dan hasil belajar IPA yang ditemukan pada siswa kelas IV di kota singaraja menjadi masalah utama dilakukannya peneltian ini. Indikasi rendahnya sikap ilmiah dan hasil belajar IPA tersebut dibuktikan oleh nilai rata-rata sikap ilmiah 68,8 dan nilai rata-rata hasil belajar IPA 68,23, sedangkan KKM yang ditetapkan sekolah 75,00. Ini berarti bahwa nilai tersebut masih di bawah KKM. Rendahnya kondisi kedua variabel tersebut diduga karena guru dalam pengelolaan pembelajaran masih cenderung menggunakan model yang kurang inovatif. maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan sikap ilmiah dan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Self Regulated Learning dan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV tahun pelajaran 2014/2015 di Gugus XIII Kecamatan Buleleng. Desain penelitian ini adalah non equivalent posttest only control group desain. Jumlah populasi 52 orang dan jumlah sampel 45 orang. Data dikumpulkan dengan metode kuisioner untuk sikap ilmiah dan tes untuk hasil belajar IPA. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t dan uji-multivariate (MANOVA)). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan yang siginifikan sikap ilmiah dalam pembelajaran IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Self Regulated Learning dan model pembelajaran konvensional (thitung=0,348 > ttabel=0,294), (2) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Self Regulated Learning dan model pembelajaran konvensional (thitung=0,93 > ttabel=0,294), dan (3) terdapat perbedaan sikap ilmiah dan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Self Regulated Learning dengan model pembelajaran konvensional (F=31,301; p t-table (0,294), (2) there is a significant difference in the science learning outcomes between two group of students that was taught by using self-regulated learning models and conventional learning model with t-value is 0,93 > t-table (,294), (3) there are differences between the students which is taught by using self-regulated learning models and conventional learning model (F value = 31.301 and p < 0,05).keyword : scientific attitude, science learning outcomes, self regulated learning model
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION BERDASARKAN KETERAMPILAN PROSES TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS 2 MENGWI I Kt. Ardana, Ni Pt. Yusi Susanti, I Wyn. Darsana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1383

Abstract

Abstrak Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berdasarkan keterampilan proses sains dengan siswa yang dibelajarkan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus 2 Mengwi, Kabupaten Badung, Tahun Ajaran 2012/2013. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus 2 Mengwi, Kabupaten Badung yang berjumlah 269 orang siswa meliputi 7 sekolah dan terdiri dari 8 kelas. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling sehingga diperoleh siswa kelas IV SD Negeri 2 Tumbakbayuh sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah 38 orang siswa dan siswa kelas IV SD Negeri 2 Buduk sebagai kelompok kontrol dengan jumlah 40 orang siswa. Data dikumpulkan dengan tes objektif pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil uji t diperoleh,  > , (3,194 > 2,000), maka  ditolak dan  diterima. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berdasarkan keterampilan proses sains dengan siswa yang dibelajarkan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus 2 Mengwi, Kabupaten Badung. Ini berarti model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD di Gugus 2 Mengwi, Kabupaten Badung, Tahun Ajaran 2012/2013. Kata-kata kunci : Group Investigation, keterampilan proses sains, hasil belajar
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DITINJAU DARI KEAKTIFAN BELAJAR ., Ni Kadek Kanserina Iksanova; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7451

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena permasalahan hasil belajar IPA yang rendah. Tujuan dari penelitian ini diantaranya (1) Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran Talking Stick berbantuan media gambar dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. (2) Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang memiliki keaktifan belajar tinggi dan siswa yang memiliki keaktifan belajar rendah. (3) Untuk mengetahui pengaruh interaksi antara metode pembelajaran Talking Stick berbantuan media gambar dan keaktifan belajar terhadap hasil belajar IPA. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain post test only control grup design. Data dikumpulkan dengan tes pilihan ganda untuk hasil belajar dan lembar observasi untuk keaktifan belajar. Hasil penelitian ini adalah (1) terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran Talking Stick berbantuan media gambar dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional dengan thitung > ttabel. Nilai thitung = 5,47, sedangkan nilai ttabel = 4,02. (2) terdapat perbedaan yang signifikan siswa yang memiliki keaktifan belajar rendah dengan thitung > ttabel. Nilai thitung = 12,77, sedangkan nilai ttabel = 4,02. (3) terdapat pengaruh interaksi antara metode pembelajaran Talking Stick berbantuan media gambar dan keaktifan belajar terhadap hasil belajar IPA dengan thitung > ttabel. Nilai thitung = 10,65, sedangkan nilai ttabel = 4,02. Ini berarti penerapan metode talking stick berbantuan media gambar berpengaruh pada hasil belajar IPA ditinjau dari keaktifan belajar siswa.Kata Kunci : metode talking stick, hasil belajar IPA, keaktifan belajar. This research was conducted because of problems the result IPA is low. The purpose of this study there are: (1) To find difference science result between students' learned with the Talking Stick method with the help of picture and students that learned by conventional learning. (2) To find difference science result between students' which have high activity of learning and students who have low activeness of learning. (3) To determine the effect of interaction between the learning method Talking Stick with the help of picture and activity of learning towards science result. This research is a quasi-experimental research design with post test only control group design. Data were collected with a multiple-choice test for learning outcomes and observation sheet for the activity of learning. The results of this study were (1) there was difference science result between students' learned with the Talking Stick method with the help of picture and students that learned by conventional learning with thitung> ttabel. Value thitung = 5.47, while the value table = 4.02. (2) there are difference science result between students' which have high activity of learning and students who have low activeness of learning with thitung> ttabel. Value t hitung = 12.77, while the value table = 4.02. (3) there was interaction between the learning method Talking Stick with the help of picture and activity of learning towards science result with thitung> ttabel. Value t hitung = 10.65, while the value table = 4.02. That’s means, the application of Talking Stick method with the help of picture have effect on learning outcomes in terms of students' learning activeness.keyword : talking stick method, the results of science learning, active learning

Page 72 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue