cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN MIND MAPPING TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SDNEGERI DI DESA TUKADMUNGGA KECAMATAN BULELENG Gd. Raga, I Km. Sutrisno, Ign. I Wyn Suwatra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1204

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar IPA antara siswa yang mengikuti metode pembelajaran Mind Mapping dan siswa yang mengikuti metode pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Negeri di Desa Tukadmungga tahun pelajaran 2012/2013.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri di Desa Tukadmungga tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 88 orang. Sampel penelitian ini terdiri dari kelas IV di SD 1 Tukadmungga, SD 2 Tukadmungga, dan SD 3 Tukadmungga yang masing-masing berjumlah 32, 21, 35 orang. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriftif dan statistik inferensial. Analisis statistik inferensial menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan prestasi belajar IPA yang signifikan antara siswa kelas IV di SD Negeri 1 Tukadmungga yang menggunakan pembelajaran Mind Mapping dan prestasi belajar IPA siswa di SD negeri 3 Tukadmungga yang menggunakan pembelajaran konvensional Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013. Perolehan thitung sebesar 4,48, ttabel dengan db = 65 dan taraf signifikansi 5% sebesar 2,000 sehingga (thitung > ttabel) maka H0 ditolak dan H­1 diterima. Penerapan metode mind mapping berpengaruh positif terhadap prestasi belajar IPA siswa.   Kata kunci : metode pembelajaran mind mapping, prestasi belajar IPA.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI BERBASIS PENILAIAN KINERJA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SEMESTER I SD 27 PEMECUTAN TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Ni Made Santi Utami; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran inkuiri berbasis penilaian kinerja dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional siswa kelas V SD 27 Pemecutan, Kecamatan Denpasar Barat. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD 27 Pemecutan, Kecamatan Denpasar Barat tahun ajaran 2013/2014. Data yang dikumpulkan adalah nilai hasil belajar post test IPA di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda satu jawaban benar. Data di analisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran inkuri berbasis penilaian kinerja dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (thitung = 2,550 > ttabel = 2,00). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuri berbasis penilaian kinerja berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD 27 Pemecutan, Kecamatan Denpasar Barat, Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : model inkuiri, penilaian kinerja, hasil belajar IPA This research aimed to know the significant differences of the achievement learning science between the students who learned with the inquiry learning model based on performance assessment and the students who learned with conventional learning method in the five grade of SD 27 Pemecutan, Denpasar Barat, acedemic year 2013/2014. This research is a quasi-experimental study (Quasy experiment) with use a non-Equivalent Control Group Design. The population in this research were all the five grade students of SD 27 Pemecutan Denpasar Barat academic year 2013/2014. The collected data from the result the post science achievement both of experimental class and control class by using multiple choise test. The data was analyzed by t-test. The results showed that there were significant differences of the learning science achievement between the students who learned with the inquiry learning model based on performance assessment and the students who learned with conventional learning method (t = 2.550> table = 2,00). Thus, it can be concluded that inquiry learning model based on performance assessment significantly influence the results of science achievement in the five grade students of SD 27 Pemecutan Denpasar Barat acedemic year 2013/2014.keyword : inquiry models, performance assessment, the results of science achievement.
ANALISIS KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA SISWA KELAS IV TAHUN PELAJARAN 2015/2016 DI SD NEGERI 1 BANJAR BALI ., I Made Aditya Dharma; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., I Kadek Suartama, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menganalisis pelaksanaan pembelajaran matematika mengenai soal cerita pada siswa kelas IV tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 1 Banjar Bali. 2) Menganalisis kemampuan menyelesaikan soal cerita dalam matematika pada siswa kelas IV tahun pelajaran 2015/2016 di SDN 1 Banjar Bali. 3) Menganalisis kendala-kendala yang dihadapi siswa menyelesaikan soal cerita dalam matematika dan solusi mengatasi kendala-kendala tersebut. Subjek Dalam Penelitian Adalah seluruh siswa Kelas IV di SD Negeri 1 Banjar Bali yang berjumlah 32 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, tes, dan wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian pelaksanaan pembelajaran matematika mengenai soal cerita pada siswa kelas IV tahun pelajaran 2015/2016 di SDN 1 Banjar Bali diperoleh rata-rata guru dalam melaksanakan pembelajaran yaitu 65 dengan kategori cukup. Siswa yang memiliki kemampuan dalam memahami masalah sebanyak 81% dengan kategori baik. Kedua kemampuan merencanakan pemecahan masalah sebanyak 90% dengan kategori sangat baik. Kemampuan ketiga yaitu kemampuan melaksanakan rencana pemecahan masalah sebanyak 69% dengan kategori cukup. Kemampuan keempat yaitu memeriksa kembali upaya yang diperoleh sebesar 38% dengan kategori sangat kurang. Kendala-kendala yang dihadapi siswa dalam menyelesaikan soal cerita disebabkan oleh pengetahuan awal siswa, faktor guru, dan faktor kurikulumKata Kunci : analisis kemampuan, Soal cerita, SD Negeri 1 Banjar Bali This research aims to Analyze the implementation of 1) learning mathematics about a story on a grade IV year 2015/2016 lessons in SD Negeri 1 Banjar Bali. 2) analyze capabilities solve the story in mathematics at grade IV year 2015/2016 lessons in SDN 1 Banjar in Bali. 3) analyze the constraints faced by the students solve math story in and solutions addressing these constraints. Subjects in the study is the whole grade IV in SD Negeri 1 Banjar Bali totalling 32 people. Data collection methods used in this research is a method of observation, tests, and interviews. Technique of data analysis in this study uses descriptive analysis of quantitative and qualitative descriptive analysis. The results of the research implementation of mathematical learning about story at grade IV year 2015/2016 lessons in SDN 1 Banjar Bali obtained average teachers in implementing the learning that is 65 by category is enough. Students who have the ability to understand the problem as much as 81% with categories either. Both the ability of planning problem solving as much as 90% by category. The third ability, namely the ability of carrying out problem-solving plans as much as 69% by category is enough. The fourth abilities i.e. re-examine efforts gained 38% of the category with very less. Constraints faced by the student in resolving the problem caused by the story's early knowledge of students, teachers, and curriculum.keyword : analysis capabilities, question the story, SD Negeri 1 Banjar Bali
Pengaruh Model Pembelajaran Student Team Achievement Division Berbantuan Media Audio Visual Animasi terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA ., Ni Kadek Ayu Suryaniti; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Student Team Achievement Division berbantuan media audio visual animasi dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada kelas V SD Negeri Gugus I Gusti Ngurah Rai Kecamatan Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan kelompok Non-ekuivalen. Populasi dalam penelitan ini adalah siswa kelas V SD Negeri Gugus I Gusti Ngurah Rai berjumlah 293 orang siswa. Sampel penelitian dilakukan dengan teknik random sampling dan diperoleh Kelas V SD Negeri 5 Penatih sebagai kelompok eksperimen berjumlah 43 orang siswa dan Kelas V SD Negeri 6 Penatih sebagai kelompok kontrol berjumlah 39 orang siswa. Data penguasaan kompetensi pengetahuan IPA dikumpulkan dengan metode tes. Berdasarkan hasil analisis data penelitian, diperoleh rata-rata gain skor pada kelompok eksperimen X Ì…=0,54>X Ì…=0,32 kelompok kontrol. Data gain skor ternormalisasi dianalisis dengan uji-t pada taraf signifikansi 5% dan derajat kebebasan 80. Berdasarkan hasil analisis uji-t diperoleh thitung=5,340>ttabel=2,000, maka Ho ditolak. Hal tersebut membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Student Team Achievement Division berbantuan media audio visual animasi dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil analisis rata-rata gain skor penguasaan kompetensi pengetahuan IPA dan analisis uji-t, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Student Team Achievement Division berbantuan media audio visual animasi berpengaruh terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Negeri Gugus I Gusti Ngurah Rai Kecamatan Denpasar Timur.Kata Kunci : student team achievement division, audio visual animasi, kompetensi pengetahuan IPA The aim of this study was to find out the significant difference of mastery the knowledge competence of science among a group of students who were taught through Student Team Achievement Division learning model integrated with audio visual animation media and a group of students who were taught through conventional learning in grade V SD Negeri Gugus I Gusti Ngurah Rai East Denpasar Subdistrict in the Academic Year 2016/2017. This study was a quasi experimental with non-equivalent group design. The population of this study was the students of grade V SD Negeri Gugus I Gusti Ngurah Rai amounted to 293 students. The sample of this study was done by random sampling technique and it obtained class V in SD Negeri 5 Penatih as an experimental group amounted to 43 students and class V in SD Negeri 6 Penatih as a control group amounted to 39 students. The data of mastery the knowledge competence of science was collected by the test method. Based on the result of this study was obtained the average of gain score mastery the knowledge competence of science in experimental group X Ì…=0,54>X Ì…=0,32 control group. The data of gain score normalization was analyzed using t-test in 5% significance level and the degree of freedom 80. Based on the result of t-test analyzed was obtained tobserved=5,340>tcritical value=2,000, so that Ho was rejected. This is proves that there was a significant difference of mastering the knowledge competence of science among a group of students who were taught through Student Team Achievement Division learning model integrated with audio visual animation media and a group of students who were taught through conventional learning. Based on the result the average of gain score mastery the knowledge competence of science and t-test analyzed, can be conclude that the application of Student Team Achievement Division learning model integrated with audio visual animation media affects the mastery the knowledge competence of science of grade V SD Negeri Gugus I Gusti Ngurah Rai East Denpasar Subdistrict.keyword : student team achievement division, audio visual animation, knowledge competence of science
PENGGUNAAN METODE STUKTUR ANALITIK SINTETIK (SAS) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA MENULIS PERMULAAN PADA SISWA KELAS I SD NEGERI 7 BUNGKULAN ., KADEK JIMI KUSUMA DEWI; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3868

Abstract

Peneitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk mengetahui, 1) peningkatan kemampuan membaca menulis permulaan pada siswa kelas I SD Negeri 7 Bungkulan Tahun pelajaran 2013/2014 dengan penggunaan metode Stuktur Analitik Sintetik (SAS). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas I SD 7 Bungkulan Tahun Pelajaran 2013/2014 berjumlah 9 orang. Tehnik pengumpulan data pada pembelajaran membaca menulis permulaan dikumpulkan dengan metode rekaman. Sedangkan metode analisis data digunakan adalah metode analisis statistik deskriptif. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus dikembangkan dengan tahapan-tahapan kegiatan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian ini menemukan bahwa, melalui penggunaan metode Stuktur Analitik Sintetik (SAS) dalam pembelajaran membaca menulis permulaan terbukti : dapat meningkatkan kemampuan membaca menulis permulaan. Hal ini ditunjukan pada hasil penelitian terhadap kemampuan membaca menulis permulaan pada siklus I mengalami peningkatan sebesar 72 dan tergolong cukup pada siklus II dan pertemuan pada siklus II kemampuan membaca menulis permulaan meningkat sebesar.80 dan tergolong aktif. perolehan persentase angka rata-rata kelas pada siklus I sebesar.70.75 yang berada pada katagori sedang mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 81.00 dengan katagori.tinggi sehingga terjadi peningkatan sebesar 10,25. Kata Kunci : metode SAS, hasil belajar Classroom Action Research aims to determine , 1 ) to improve students' reading, writing, beginning at 7 Elementary School first grade lesson Bungkulan year 2013/2014 with the use of synthetic methods Analytical Structure ( SAS ) . The subject of this study is the first elementary grade 7 students Bungkulan Academic Year 2013/2014 amounted to 9 people . Data collection techniques in teaching reading writing collected beginning with the recording method . While the data analysis method used is descriptive statistical analysis method . This study was conducted action research in two cycles . Each cycle was developed with the stages of activities including planning , implementation , observation , and reflection . The results of this study found that , through the use of synthetic methods Analytical Structure ( SAS ) in the beginning of proven learning reading writing : writing can improve reading skills beginning . This is shown in the results of a study of the ability to read write beginning in the first cycle increased by 72 and is quite on the second cycle and meetings on the second cycle increased ability to read write starters sebesar.80 and relatively active . acquisition percentage rate class average on the first cycle sebesar.70.75 residing in the category is experiencing an increase in cycle II to 81.00 with katagori.tinggi resulting in an increase of 10.25 . keyword : SAS Methods , Results Learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF MURDER TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD DI GUGUS V KECAMATAN PAYANGAN Ni Wyn. Rati, I Wyn. Kiyo Negara, Tjok. Rai Partadja,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.845

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif MURDER dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus V Kecamatan Payangan Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent post-test only control group design. Populasi penelitian berjumlah 105 siswa dan sampel penelitian yang digunakan adalah 40 siswa yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t sample independent). Hasil perhitungan Uji-t, menunjukkan thitung sebesar 3,786 dan ttabel sebesar 2,021. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif MURDER dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dikatakan bahwa hasil belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif MURDER lebih baik dibandingkan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Artinya, penggunaan model pembelajaran kooperatif MURDER berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus V Kecamatan Payangan Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2012/2013.   Kata kunci: MURDER, hasil belajar IPA
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN MEDIA GAMBAR BERSERI UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KOMPETENSI KETERAMPILAN MENULIS KELAS IV ., Ni Luh Putu Indah Pratiwi; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7001

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kompetensi keterampilan menulis pada siswa kelas IV SD Negeri 2 Tonja tahun ajaran 2015/2016 dengan menerapkan pendekatan saintifik berbantuan media gambar berseri. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perenanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 2 Tonja. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes uraian untuk mengetahui penguasaan kompetensi keterampilan menulis dalam materi bahasa Indonesia, selanjutnya dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif. Hasil perbaikan pembelajaran siklus I sebesar 60,25% sedangkan rata-rata perbaikan pembelajaran pada siklus II sebesar 75,225% dari perbaikan pembelajaran pada siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 16%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbantuan media gambar berseri dapat meningkatkan penguasaan kompetensi keterampilan menulis dalam bahasa Indonesia siswa kelas IV SD negeri 2 Tonja. Kata Kunci : Kata-kata kunci: Pendekatan santifik, gambar berseri, menulis. This study aims to improve the mastery of writing skills competency in IV grade SDN 2 Tonja academic year 2015/2016 by implementing a scientific approach aided by serial images media. This type of research is the Classroom Action Research (CAR), which is composed of two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation, and reflection. The subjects are IV grade students in SDN 2 Tonja. Data collection method used is essay test method to determine the competency mastery of writing skills of Bahasa Indonesia material, then be analyzed using descriptive statistical analysis method. The results of the first cycle of learning improvements are 60.25% while the average improvements of learning in the second cycle are 75.225% from the improvement of learning in the first cycle to the second cycle increase by 16%. Based on these results it can be concluded that the application of the scientific approach aided by serial images media can improve competency mastery of writing skills of Bahasa Indonesian in fourth grade students SDN 2 Tonja.keyword : Key words: Scientific approach, images media, skills
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TELAAH YURISPRUDENSIAL BERBANTUAN MEDIA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V DI SD GUGUS VI SINGAKERTA ., I Dewa Gede Eka Putra; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Telaah Yurisprudensial (Jurisprudential Inquiry Model) Berbantuan Media Konkret dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPS siswa kelas V di SD Gugus VI Singakerta Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini tergolong penelitian quasy experiment atau eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Control Group. Sampel dari penelitian ini adalah SD N 3 Singakerta dan SD N 4 Singakerta, yaitu kelas V di SD Negeri 3 Singakerta (kelas eksperimen) dan siswa kelas V di SD Negeri 4 Singakerta (kelas kontrol). Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data yang didapatkan dari metode tes dianalisis menggunakan metode analisis kuantitatif dengan uji-t. Hasil penelitian dengan uji-t menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Telaah Yurisprudensial (Jurisprudential Inquiry Model) Berbantuan Media Konkret dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional di kelas V SD Gugus VI Singakerta Tahun Ajaran 2013/2014. Melalui perhitungan dengan uji-t diperoleh thitung= 3,25, sedangkan ttabel pada taraf signifikansi 5% dengan dk= (30+33)-2= 61 adalah 2,00, sehingga thitung ≥ ttabel (3,25 ≥ 2.00) dengan perolehan nilai rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih dari pada kelas kontrol yaitu sebesar 82,02 > 72,67. Sehingga disimpulkan bahwa, terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran Telaah Yurisprudensial (Jurisprudensial Inquiry Model) Berbantuan Media Konkret terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V di SD Gugus VI Singakerta Tahun ajaran 2013/2014Kata Kunci : model pembelajaran Telaah Yurisprudensial, media konkret, hasil belajar IPS This study aimed to determine significant difference learning outcomes between students who learned by Jurisprudential Inquiry Model assisted Concrete Media and students who learned with conventional learning in social studies elementary school fifth grade students Singakerta Cluster VI 2013/2014. The research used a quasi-experimental with a nonequivalent control group design. The population used throughout Elementary School fifth grade students in Cluster VI Singakerta. Determination of the sample was determined by random sampling technique and fifth grade elementary school students number 3 Singakerta as the experimental group and fifth grade elementary school students number 4 Singakerta as a control group. The data collection technique used is tests. The data were analyzed using t-test. These results indicate there are significant differences of social studies learning outcomes between students who learned by Jurisprudential Inquiry Model assisted Concrete Media and the students who learned by conventional learning in fifth grade elementary school students in Cluster VI Singakerta 2013/2014. Through the calculation of the t-test obtained tvelue = 3.25, while tcv at 5% significance level with df = (30 +33) -2 = 61 is 2.00, so tvelue ≥ tcv (3.25 ≥ 2:00) with the average of the experimental class learning outcomes more than the control class in the amount of 82.02> 72.67. This means the application of a Jurisprudential Inquiry Model assisted by Concrete Media affect the learning outcome of social studies fifth grade elementary school students in Cluster VI Singakerta 2013/2014 keyword : Assessing learning model jurisprudential, concrete media, social studies results
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DENGAN KOVARIABEL KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS IV SD ., I Ketut Sandi; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model snowball throwing dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, dan (2) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV SD di Gugus X Kelurahan Kaliuntu, Kecamatan Buleleng Tahun Ajaran 2013/2014 antara siswa yang mengikuti model snowball throwing dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional setelah kovariabel kemampuan berpikir kreatif siswa dikendalikan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan menggunakan desain non equivalent post test only with control group design. Sampel penelitian ini berjumlah 20 orang siswa kelas IV SD 3 Kaliuntu sebagai kelompok eksperimen dan 19 orang siswa SD 2 Kaliuntu sebagai kelompok kontrol yang dipilih dengan sistem random sampling. Data dikumpulkan dengan metode tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa kelas IV di SD V di SD Gugus X Kelurahan Kaliuntu antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran snowball throwing dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, dan (2) terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa kelas IV di SD Gugus X Kelurahan Kaliuntu antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model snowball throwing dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional setelah kovariabel berpikir kreatif siswa dikendalikan.Kata Kunci : snowball throwing, hasil belajar, kemampuan berpikir kreatif. This study aimed to determine : (1) a significant difference between the groups of science learning outcomes of students who learned with snowball throwing models and groups of students who learned with conventional learning, (2) there are significant differences in learning outcomes IPA fourth grade students in gugus X Kaliuntu Kaliuntu, Kecamatan Buleleng Year 2013/2014 among students who follow the model of snowball throwing and a group of students who take conventional learning as covariates to control students' ability to think creatively. This research is a quasi experimental study using a non- equivalent design with a post -test only control group design. Sample size was 20 students of SD 3 Kaliuntu as the experimental group and 19 students of SD 2 Kaliuntu as a control group selected by random sampling methode. Data collected by the test method description form. The data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics. The results of this study found that : (1) there are differences in the results of learning science in elementary school fourth grade students between students who take learning to the learning model with a snowball throwing students who take conventional learning, and ( 2 ) there are differences in the results fourth grade students learn science in gugus X Kelurahan Kaliuntu between students who take lessons with snowball throwing models and students who take the conventional approach after learning the creative thinking of students covariates controlled.keyword : snowball throwing, learning result, ability to think creatively
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Putu Filma Yesiana; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 3 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i3.8624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA kelompok siswa yang mendapatkan perlakuan model pembelajaran make a match dan kelompok siswa yang tidak mendapatkan perlakuan model pembelajaran make a match. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh kelompok siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2016/2017, sebanyak 6 kelas. Sampel diambil dengan cara random sampling sebanyak 2 kelas, sehingga diperoleh kelas V SD Negeri 1 Penglatan sebagai kelas eksperimen dan kelas V SD Negeri 2 Alasangker sebagai kelas kontrol. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA. Bentuk tes hasil belajar IPA yang digunakan adalah pilihan ganda. Untuk menguji hipotesis digunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA kelompok siswa yang mendapatkan perlakuan model pembelajaran make a match dan kelompok siswa yang tidak mendapatkan perlakuan model pembelajaran make a match. Hal ini ditunjukkan oleh thitung (5,45) > ttabel (2,000). Selanjutnya, terdapat pula perbedaan skor rata-rata yang diperoleh antara kelompok siswa yang mendapatkan perlakuan model pembelajaran make a match yaitu 18,8 dan kelompok siswa yang tidak mendapatkan perlakuan model pembelajaran make a match yaitu 12,21. Berdasarkan temuan di atas, disimpulkan bahwa model pembelajaran make a match berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Buleleng. Kata Kunci : model pembelajaran make a match, hasil belajar. This study aims to determine differences in learning outcomes IPA group of students who receive treatment learning models make a match and a group of students who did not receive treatment model of learning make a match. This research is a quasi-experimental research design with post-test only control group design. The population of this research is the whole group of fifth grade students of elementary schools in Cluster IV District of Buleleng in the academic year 2016/2017, a total of six classes. Samples were taken by means of random sampling as much as 2 classes, in order to obtain class V SD Negeri 1 Penglatan as an experimental class and class V SD Negeri 2 Alasangker as the control class. The data collected in this study is the result of learning science. Shape science achievement test used is multiple choice. To test the hypothesis used t-test. The results showed that there are differences in learning outcomes IPA group of students who receive treatment learning models make a match and a group of students who did not receive treatment model of learning make a match. This is demonstrated by thitung (5.45)> t table (2.000). Furthermore, there are also differences in the average score obtained between groups of students who receive treatment learning models make a match that is 18.8 and the group of students who did not receive treatment model of learning make a match that is 12,21. Based on the above findings, it was concluded that the learning model make a match affects the outcome of learning science in elementary fifth grade students in Cluster IV District of Buleleng.keyword : learning model make a match, the result of learning.

Page 75 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue