cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION BERBASIS PENILAIAN PROYEK BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS SRIKANDI DENPASAR TIMUR ., Nyoman Saka Wiryarta; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1949

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe group investigation berbasis penilaian proyek dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester 1 SD Gugus Srikandi Denpasar Timur. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu (quasy experiment) menggunakan non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini siswa kelas V di SD Gugus Srikandi Denpasar Timur. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan yaitu hasil belajar IPA yang merupakan penggabungan nilai kognitif dan afektif. Nilai kognitif dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar dalam bentuk pilihan ganda biasa sedangkan nilai afektif dikumpulkan melalui teknik observasi sesuai dengan karakter yang dikembangkan. Data dianalisis dengan uji t. Nilai rata-rata hasil belajar IPA yang diperoleh antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation berbasis penilaian proyek lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan dengan konvensional (79,033>71,70). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe group investigation berbasis penilaian proyek dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran menggunakan pembelajaran konvensional dengan t hitung = 5,880 ; t tabel = 2,00. Ini berarti t hit > t tab. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe group investigation berbasis penilaian proyek berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di SD Gugus Srikandi Denpasar Timur.Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif, tipe group investigation, penilaian proyek, hasil belajar This study aims to determine the differences in test results between students who learn science be taught through cooperative learning model based investigation project appraisal group with students that learned through konversional learning in kelas V semester 1 half of SD Gugus Srikandi Denpasar Timur. This research includes quasi-experimental studies (Quasy experiment) using a non-equivalent control group design. population in this research were all students at the elementary grade v Gugus srikandi denpasar timur , samples were taken with a random sampling technique. data collected is the result of learning science, which is merging cognitive and affective value. cognitive scores were collected using a test of learning outcomes in the form of a regular double increments while the affective value raised through observation techniques developed in accordance with the character. Data were analyzed by t test. The average results obtained studying science among students who learned with group cooperative learning model based on project appraisal investigation higher than students who are teaching in the conventional model (79.033> 71.70). the results showed that there were significant differences in learning outcomes between students that learned science through cooperative learning model based investigation project appraisal group with students that learned through learning using conventional learning with t = 5.880; t table = 2.00. This means t hit> t tab. this it can be concluded that cooperative learning model based on project assessment group investigation significant effect on science learning outcomes in primary grade v Gugus Srikandi Denpasar Timur.keyword : Cooperative learning model, group investigetion type, project appraisal, learning outcome
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS V ., I Gede Ananta Wiradnyana; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah pada mata pelajaran matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator and Explaining dengan siswa yang yang dibelajarkan dengan menggunakan model konvensional pada siswa kelas V SD semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di Gugus IV Kecamatan Buleleng. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas V SD Gugus IV Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 164 orang. Sedangkan sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 45 orang. Sampel penelitian ditentukan dengan tehnik random sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan tes pemecahan masalah matematika dengan soal uraian berjumlah 10 butir. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t independent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator and Explaining dengan siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional pada siswa kelas V SD semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di Gugus IV Kecamatan Buleleng. Rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika dengan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining adalah 26,28 lebih tinggi dari rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika kelompok kontrol yaitu 19,32. Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah pada mata pelajaran matematika dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : kemampuan pemecahan masalah matematika, student facilitator and explaining This research aimed to determine differences in mathetical problem solving skills among student who learned by using Student Facilitator and Explaining learning model and student who learned by using conventional learning model in fifth grade elementary school in Cluster IV Buleleng Distrct odd semester in academic year 2013/2014. This research is a quasi-experimental research design. Population in this research was all fifth grade students of elementary schools in Cluster IV Buleleng District Academic Year 2013/2014, the amount is 164 al together. The samples used in this research were 45 people. Sampling technique used is random sampling tecnique. Data were collected with instrument of problem-solving ability in terms of description test, the amount is 10 items. The data collected were analyzed using descriptif statistics and independent test. The result of this research shows that there is the difference result between the student using learning Student Facilitator and Explaining with the students using conventional learning. Average score problem solving skills of the student learnt with Student Facilitator and Explaining is 26,28 it is cosidered to be high category. Whereas, 19,32 occurs on the students learning with conventional model, it is considered to be intermediate category. The significant difference show that Student Facilitator and Explaining has better influence upon students achievement in mathematical problem solving skills with conventional teaching model.keyword : mathematical problem solving skills, student facilitator and explaining
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TERHADAP SIKAP ILMIAH DAN HASIL BELAJAR IPA ., Luh Putu Sri Widnyani; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7779

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Quantum terhadap sikap ilmiah dan hasil belajar IPA dengan menggunakan rancangan penelitian non equivalent post-test only control group design. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas V di SD N 5 Belimbing dan SD N 1 Sanda dengan jumlah sampel sebesar 42 siswa, dibagi menjadi kelompok kontrol dan eksperimen. Data sikap ilmiah siswa dikumpulkan menggunakan metode kuesioner dan data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan menggunakan metode tes. Data dianalisis dengan menggunakan MANOVA berbantuan SPSS 16.00 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan sikap ilmiah dalam pembelajaran IPA secara signifikan antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Quantum dengan model pembelajaran konvensional (F=11,237; p
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NOS BERORIENTASI KETERAMPILAN PROSES SAINS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD DI GUGUS XIII KECAMATAN BULELENG I Wyn. Widiana, N. Nym. Juni A, I. Dw. Pt. Raka Rasana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.679

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran NOS berorientasi keterampilan proses sains dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD semester genap tahun pelajaran 2012/2013 di Gugus XIII Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah SD di Gugus XIII Kecamatan Buleleng, tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 173 orang. Sampel penelitian ini yaitu SD Mutiara VB yang berjumlah 27 orang dan SD No. 3 Banjar Tegal yang berjumlah 30 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif tipe pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran NOS berorientasi keterampilan proses sains dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD semester genap tahun pelajaran 2012/2013 di Gugus XIII Kecamatan Buleleng. Perbandingan perhitungan rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 28,11 lebih tinggi dari rata-rata hasil belajar IPA kelompok kontrol adalah 22,33. Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran NOS berorientasi keterampilan proses sains berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.     Kata-kata kunci: Model Pembelajaran NOS, Keterampilan Proses Sains
Penerapan Mind Mapping Dalam Pendekatan Saintifik Untuk Meningkatkan Hasil Belajar PKn Dan Pengetahuan Prosedural Siswa Kelas IV SD Negeri 17 Dangin Puri ., Ida Bagus Surya Wira Negara; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar PKn dan pengetahuan prosedural melalui penerapan mind mapping dalam pendekatan saintifik siswa kelas IV SD Negeri 17 Dangin Puri tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing siklus dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan. Rancangan setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan atau observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV di SD Negeri 17 Dangin Puri yang berjumlah 36 siswa yang terdiri dari 20 siswa perempuan dan 16 siswa laki-laki. Data tentang hasil belajar siswa diperoleh dengan menggunakan metode tes dengan instrument berupa tes hasil belajar. Data mengenai hasil belajar PKn dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan rata-rata persentase hasil belajar PKn siswa sebesar 22,23% dari 66,38% pada siklus I dengan kriteria sedang menjadi 88,61% pada siklus II dengan kriteria tinggi. Ketuntasan klasikal hasil belajar meningkat sebesar 16,67% dari 69,44% pada siklus I menjadi 86,11% pada siklus II. Untuk pengetahuan procedural pada siklus I sebesar 68,05% dengan kriteria sedang meningkat sebesar 13,61% menjadi 81,60% dengan kriteria tinggi pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar PKn dan pengetahuan prosedural siswa melalui penerapan mind mapping dalam pendekatan saintifik pada siswa kelas IV SD Negeri 17 Dangin Puri. Kata Kunci : mind mapping, pendekatan saintifik, hasil belajar pkn, dan pengetahuan prosedural. Abstract This research was aimed to improve the learning outcomes of citizenship education and the procedural knowledge by using mind mapping in scientific approachment to the fourth grade students of 17 Dangin Puri Elementary School. The type of this research was classroom action research (CAR) that implemented into two cycles while each cycle was divided into three times of meeting. Each cycle formed by four steps, there were planning, action, observation, and reflection. The subject of this study were the fourth grade students of 17 Dangin Puri Elementary School in total of 36 students consist of 20 female students and 16 male students. The data about learning outcomes of citizenship education was analyzed by using descriptive quantitative analysis method. This data was obtained by using instrument test method called learning outcome’s test. The result of this research shows the improvement of students citizenship education’s learning outcomes average percentage reaches 22,23% from 66,38% in the first cycle that belongs to medium criteria to 88,61% in the second cycle that belongs to high criteria. Classical completeness of students learning outcomes increase 16,67% from 69,44% in the firs cycle to 86,11% in the second cycle. The result of procedural knowledge in the first cycle is 68,05% which belongs to medium criteria increases 13,61% to 81,60% which belongs to high criteria in the second cycle. This result shows that there are improvements of student’s learning outcomes average after using mind mapping study in citizenship education. keyword : mind mapping, scientific approach, learning outcomes of citizenship education, procedural knowledge.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN JOLLY PHONICS TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA DAN MENULIS PERMULAAN PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS I SD Ni Ngh. Madri Antari, Ni Md. Tulus A, Ign. I Wyn. Suwatra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1405

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui kemampuan membaca dan menulis permulaan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Jolly Phonics, 2) mengetahui kemampuan membaca dan menulis permulaan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, 3) mengetahui perbedaan kemampuan membaca dan menulis permulaan antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Jolly Phonics dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional (MPK). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas I SD di Gugus V Sangsit yang berjumlah 90 siswa. Sampel penelitian ditetapkan sebanyak 2 kelas dengan jumlah 51 siswa, yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Data kemampuan membaca dan menulis permulaan dikumpulkan dengan tes lisan dan isian yang disertai performance (penampilan). Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan analisis uji-t dengan bantuan program Microsoft Excel 2007. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kemampuan membaca dan menulis permulaan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Jolly Phonics berada pada kualifikasi sangat baik (M= 37,22; SD= 3,74), sedangkan kemampuan membaca dan menulis permulaan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional berada pada kualifikasi baik (M= 31,83; SD= 25,33). Hasil uji-t menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Jolly Phonics dengan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung > ttabel yaitu 109,94 > 1,671).   Kata kunci: model Jolly Phonics, membaca, menulis
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAl UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS IVA SD NEGERI 7 PEMECUTAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Ni Made Pratiwi Pebriyanti; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7468

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA melalui penerapan pendekatan saintifik berbantuan media audio visual pada siswa kelas IVA SD Negeri 7 Pemecutan Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Dengan subjek adalah siswa kelas IVA SD Negeri 7 Pemecutan tahun Pelajaran 2015/2016, sebanyak 42 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan tes. Metode observasi digunakan untuk memperoleh data aktivitas belajar siswa. Sedangkan metode tes digunakan untuk memperoleh data penguasaan kompetensi pengetahuan IPA. Data yang didapatkan dari metode observasi dan tes dianalisis dengan metode analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas belajar siswa setelah penerapan pendekatan saintifik berbantuan media audio visual dengan rata-rata aktivitas belajar pada siklus I sebesar 62,67 berada pada kriteria cukup aktif, dan pada siklus II rata-rata aktivitas belajar siswa menjadi 78,74 berada pada kriteria baik. Begitu juga dengan kompetensi pengetahuan IPA mengalami peningkatan dengan rata-rata nilai penguasaan kompetensi pengetahuan IPA pada siklus I sebesar 75,91 berada pada predikat B dengan ketuntasan klasikal 76,19% dan pada siklus II rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPA menjadi 83,54 berada pada predikat A- dengan ketuntasan klasikal 90,47%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan pendekatan saintifik berbantuan audio-visual dapat meningkatkan aktivitas dan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IVA SD Negeri 7 Pemecutan Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : pendekatan saintifik media audio visual, aktivitas, kompetensi pengetahuan This study aims to improve the activity and competence mastery of science knowledge through the application of scientific approaches aided by audio-visual media in Class IVA SD Negeri 7 Pemecutan Academic Year 2015/2016 . This study includes classroom action research conducted in two cycles . The subject is class IVA SD Negeri 7 Pemecutan Lesson year 2015/2016 , a total of 42 people . Collecting data in this study conducted by the method of observation and tests . Observation methods used to obtain data on student learning activities . While the test method is used to obtain data on the mastery of knowledge competencies IPA . Data obtained from observation and tests were analyzed with descriptive analysis of qualitative and quantitative descriptive analysis . The results showed an increase in activity of student learning after the application of a scientific approach to audio- visual media aided by an average of learning activities in the first cycle of 62.67 was the criteria are quite active , and the second cycle average of 78.74 students' learning activities be located the criteria. So also with the knowledge competency IPA has increased with an average value of competence mastery of knowledge IPA in the first cycle of 75.91 is the predicate B with classical completeness 76.19 % and the second cycle the average mastery of competencies of knowledge IPA be 83.54 is at A- with classical completeness predicate 90.47 % . It can be concluded that through the application of scientific approaches aided by audio - visual activity can increase knowledge and mastery of competencies IVA grade science students SD Negeri 7 Pemecutan in academic year 2015/2016keyword : The scientific approach to audio- visual media , events, knowledge competence
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE TIPE MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV DI GUGUS III KECAMATAN RENDANG ., I Kadek Adi Wiguna; ., Drs. Made Sumantri; ., Drs. Gede Raga, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2594

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe make a match terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV tahun pelajaran 2013/2014 di Gugus III Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem.Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 4 Menanga yang berjumlah 30 orang dan siswa IV SD Negeri 3 Menanga yang berjumlah 30 orang. Data hasil belajar siswa dikumpulkan melalui metode tes dengan instrumen pilihan ganda. Data yang terkumpul dianalisis dengan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe make a match dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran matematika kelas IV di Gugus III Kecamatan Rendang Tahun Pelajaran 2013/2014Hal ini ditunjukkan oleh hitung 3,203 > ttabel 2,021 dan di dukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran tipe make a match yaitu 24,36 yang berada pada kategori tinggi dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 21,06 yang berada pada kategori sedang maka diterima. Kata Kunci : model make a match, hasil belajar siswa Abstract This study aims to determine the effect of cooperative learning model make a match against the learning outcomes of students fourth grade math lessons in 2013/2014 in Cluster III District of Rendang , Karangasem regency . This research is a quasi experimental . The subjects were fourth grade students of SD Negeri 4 handling bookin who were 30 and IV students of SD Negeri 3 handling bookin which totaled 30 people . Student learning outcomes data collected through the method of multiple-choice tests with instruments . The data were analyzed with descriptive and inferential statistics .The results showed that there were significant differences in learning outcomes between students who learned with the group cooperative learning model make a match and a group of students who learned with using conventional learning models in mathematics classes in Cluster III IV Rendang district this academic year 2013/2014Hal indicated by the count 3,203 > 2,021 tTable and supported by the difference in the average score obtained by the students who learned with the type of learning model make a match is 24,36 which is at the high category and students who learn using conventional learning models , namely 21,06 which is in the category were then accepted. keyword : models make a match , student learning outcomes
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN IPS TEMA CITA-CITAKU DITINJAU DARI KARAKTERISTIK PERTANYAAN GURU PADA SISWA KELAS IV SD GUGUS 6 MOCH HATTA ., Ni Wayan Yulastiningtiyas; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5041

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar keterampilan IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan abstrak (imajiner) dan siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan faktual pada kelas IV SD Gugus 6 Moch Hatta, Denpasar Selatan Tahun ajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen dengan rancangan yang digunakan adalah desain prates-pascates kelompok statis. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SD Gugus 6 Moch Hatta, Denpasar Selatan Tahun ajaran 2014/2015 yang terdiri dari 306 siswa. Jumlah sampel adalah 86 siswa yang diambil dengan teknik random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode unjuk kerja dilengkapi dengan rubrik penilaian. Adapun rata-rata hasil belajar keterampilan IPS siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan abstrak (imajiner) adalah =72,38 dan rata-rata hasil belajar keterampilan IPS siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan faktual adalah =75,58. Berdasarkan hasil analisis menggunakan uji t diperoleh thitung=1,33 dan berdasarkan taraf signifikansi 5% dan dk = 84 didapat ttabel = 2,00. Berdasarkan kriteria pengujian thitung =1,33< ttabel=2,00 maka H0 diterima, hal ini berarti bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar keterampilan IPS antar siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan abstrak (imajiner) dengan pembelajaran melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan faktual pada siswa kelas IV SD Gugus Moch Hatta, Denpasar Selatan Tahun Ajaran 2014/2015. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik ditinjau dari karakteristik pertanyaan guru tidak berpengaruh terhadap hasil belajar keterampilan IPS siswa kelas IV SD Gugus Moch Hatta, Denpasar Selatan Tahun Ajaran 2014/2015. Kata Kunci : pendekatan saintifik, pertanyaan guru, hasil belajar keterampilan IPSKata Kunci : pendekatan saintifik, pertanyaan guru, hasil belajar keterampilan IPS This study aims to determine significant differences in learning outcomes between students' social studies skills that learned through scientific approach using abstract questions (imaginary) with students that learned through scientific approach uses factual questions on the fourth grade Cluster 6 Moch Hatta, South Denpasar academic year 2014 / 2015. This study was a quasi-experimental research (quasy experiment) with a design that used pre-test-post-test design is a static group (the group pretest-posttest static design. The population in this study were all fourth grade students Cluster 6 Moch Hatta, South Denpasar 2014/2015 academic year consisting of 306. Samples were taken by random sampling technique. The data collected is Social Skills learning outcomes data collection method used is the method of performance. Data were analyzed by t-test. The results showed that there is no influence between learning through scientific approach using abstract questions (imaginary) with learning through scientific approach uses factual questions on learning outcomes of students' skills of fourth grade social studies Cluster Moch Hatta,South Denpasar Academic Year 2014/2015. Criteria for testing if tcount> ttable then H0 is rejected and Ha accepted, whereas if t count
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS II KECAMATAN MELAYA ., Ni Kadek Afri a; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share berbantuan media visual dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran yang berpusat pada guru pada siswa kelas V SD Gugus II Kecamatan Melaya di Kabupaten Jembrana Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi eksperimental) dan rancangan penelitian yang digunakan adalah post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus II Kecamatan Melaya di Kabupaten Jembrana Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 108 orang. Sampel penelitian ini diambil dengan teknik Random Sampling yaitu: siswa kelas V SD N 2 Melaya yang bejumlah 28 orang dan siswa kelas V SD N 4 Melaya yang berjumlah 24 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda objektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share berbantuan media visual dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran yang berpusat pada guru. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung = 4,87> ttabel = 3,182 dengan db = 50 dan taraf signifikansi 5%. Dengan nilai rata-rata kelompok eksperimen yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share berbantuan media visual lebih dari kelompok kontrol yang dibelajarkan dengan pembelajaran yang berpusat pada guru yaitu: 18,00 > 12,64. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe think pair share berbantuan media visual berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD N 4 Melaya Tahun Pelajaran 2016/2017. Kata Kunci : think pair share, media visual, hasil belajar IPA. This research almed to determine the difference of significant learning outcames of natural science learning between students who were taught by cooporative learning model type think pair share assisted visual media and students who were taught by teacher – centered learning in class V of elementary school gugus II Melaya district in Jembrana regency period 2016/2017. The type of this research was quasi experiment and used post-test only control group desigh as the research desigh. The population in this research was all elementary students in class V of gugus II Melaya district Jembrana regency period 2016/2017, which amounted to 108 students. The samples of this research were taken by random sampling technique, that were students of class V SD N 2 Melayawhich amounter to 28 students and students of class V SD N 4 Melaya which amounted to 24 students. The data of, students learning outcomes in natural science learning were collected by using multiple choice test the obtained data were aralyzed by using descriptive and inferential statistical analysis (t-test). The result showed the significant differences in learning outcomes between students who were taught by think pair share learning model assisted visual media and students who were taught by teacher-centered learning. Based on the analysis result obtained thitung = 4,87>ttabel =3,182 with db =50 and 5% significance level. The average value of the experimental group that was taught by cooperative learning model type of think pair share assisted visual media greater than the control group that was taught by teacher-centered learning, that is 18,00 > 12,64. This, it can be concluded that cooperative learning model type. Think pair share assisted visual media has a positive learning to the outcomes in learning natural science in students class V SD N 4 Melaya period 2016/2017.keyword : Think Pair Share, Visual Media, Natural Since Learning Result.

Page 74 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue