cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INTERACTIVE CONCEPTUAL INSTRUCTION (ICI) TERHADAP PENGUASAAN KONSEP IPA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR I Md. Suarjana, I Md. Suparmita, Ni Md. Setuti,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.700

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penguasaan konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran interactive conceptual instruction (ICI) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan desain non equivalent post-test control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 2 Seraya Timur. Sampel ditentukan dengan  teknik sampel jenuh dan diperoleh siswa kelas VA sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas VB sebagai kelompok kontrol. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data penguasaan konsep siswa, yang dikumpulkan dengan tes penguasaan konsep IPA. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t (polled varians). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan konsep IPA kelompok eksperimen berada pada kualifikasi baik (M=52,43; SD=7,43), sedangkan penguasaan konsep IPA kelompok kontrol berada pada kualifikasi cukup (M=42,00; SD=7,05). Hasil uji-t (polled varians) menunjukan terdapat perbedaan penguasaan konsep IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran interactive conceptual instruction (ICI) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung = 5,93 > ttabel = 1,67).   Kata-kata kunci: pembelajaran, ICI, penguasaan konsep IPA.
PENGARUH STRATEGI SQ4R BERBANTUAN SATUA BALI TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS V ., I Made Deni Gunarsa; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 6, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v6i1.12920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan membaca pemahaman siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi SQ4R berbantuan Satua Bali dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak dengan strategi SQ4R berbantuan Satua Bali pada siswa kelas V di SD Gugus V Kintamani Tahun Pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu, dengan desain Non Equivalent post test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas V di SD Gugus V Kintamani. Sampel penelitian adalah kelas V SDN 3 Belantih sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SDN Catur sebagai kelompok kontrol yang diperoleh dengan teknik random sampling melalui cara undian kelas. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis deskriptif dan analisis inferensial yang menggunakan uji t (polled varians). Hasil penelitian menunjukan bahwa, rata-rata skor kemampuan membaca pemahaman siswa pada kelompok eksperimen (41,80) lebih besar dari kelompok kontrol (34,27). Berdasarkan hal tersebut, terdapat perbedaan kemampuan membaca pemahaman siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi SQ4R berbantuan Satua Bali dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak dengan strategi SQ4R berbantuan Satua Bali pada siswa kelas V di SD Gugus V Kintamani Tahun Pelajaran 2017/2018. Dengan demikian, strategi SQ4R berbantuan Satua Bali berpengaruh terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V di SD Gugus V Kintamani Tahun Ajaran 2017/2018. Kata Kunci : strategi SQ4R, satua Bali, kemampuan membaca pemahaman. This study aims to determine the difference in students' reading comprehension skills between groups of students who were taught by the SQ4R-supported strategy of the Satua Bali and the group of students who were not taught by the SQ4R-supported strategy of Satua Bali in grade V students at SD Gugus V Kintamani Lesson Year 2017/2018. This research type is quasi experiment, with Non Equivalent design post test only control group design. The population in this study is the entire class V in SD Gugus V Kintamani. The research sample is class V SDN 3 Belantih as experimental group and class V SDN Catur as control group obtained by random sampling technique by way of class lottery. The analytical methods used in this study include descriptive analysis and inferential analysis using the t test (polled variance). The results showed that the mean score of students' reading comprehension ability in the experimental group (41.80) was greater than the control group (34,27). Based on this, there is a difference in the students' reading comprehension ability between the groups of students who were taught by the SQ4R-supported strategy of the Satua Bali and the group of students who were taught not with the SQ4R-supported strategy of Satua Bali in grade V students at SD Gugus V Kintamani Lesson Year 2017/2018. Thus, the Satya Bali-based SQ4R strategy has an effect on reading comprehension of grade V students in SD Gugus V Kintamani of the academic year 2017/2018.keyword : SQ4R strategy, satua Bali, reading comprehension ability.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERORIENTASI MASALAH MATEMATIKA TERBUKA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA ., Komang Yudi Ari Wiratama; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5746

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis masalah matematika terbuka dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada kelas IV SD di Gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas IV SD di Gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 257 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas IV SD No. 2 Anturan yang berjumlah 31 orang dan kelas IV SD No. 1 Anturan yang berjumlah 31 orang. Data hasil belajar matematika siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 5,405 dan ttabel = 2,000 (pada taraf signifikansi 5%). Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis masalah berorientasi masalah matematika terbuka dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Dari rata-rata hitung, diketahui rata-rata kelompok eksperimen adalah 33,29 dan rata-rata kelompok kontrol adalah 26,48. Hal ini berarti bahwa rata-rata eksperimen lebih besar rata-rata kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah berorientasi masalah matematika terbuka berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV SD di Gugus XV Kecamatan Buleleng.Kata Kunci : pembelajaran berbasis masalah, hasil belajar This study aims to determine the difference in learning outcomes of mathematic between students who were taught by using mathematic problem based learning and the students who were taught by using conventional way in fourth grade students at gugus XV buleleng district in the academic year 2014/2015. This study was the quasi experimental research. The population was in the fourth grade Gugus XV Buleleng District in the academic year 2014/2015, amounting to 257 people. Samples of this research that fourth grade SD No. 2 Anturan, amounting to 31 people and a fourth grade SD No. 1 Anturan which amounts to 31 people. Math student learning outcomes data collected by instruments shaped test description. Data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). Based on the analysis of data, obtained t = 5,405 and table = 2,000 (at the 5% significance level). This means that tcount > ttable, so it can be interpreted that there are significant differences between the mathematics learning outcomes of students who take the learning-oriented problem-based learning model open mathematical problems and students who follow learning with conventional learning models. Of the arithmetic mean, median known experimental group was 33,29 and the average control group was 26,48. This means that on average a larger experiment the average control, so it can be concluded that the application of problem-based learning model open mathematical problem-oriented influence on mathematics learning outcomes fourth grade students in Gugus XV Buleleng.keyword : problem-based learning, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KUANTUM TERHADAP HASILBELAJAR IPA SISWA KELAS IVDIGUGUS I KECAMATAN KUBUTAMBAHAN I Gd.Margunayasa, I Km. Yogi A., Ni Nym. Kusmariyatni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1444

Abstract

Abstrak Penelitianinibertujuanuntukmengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV tahunpelajaran 2012/2013antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran kuantum dan siswa yang belajarmenggunakan model pembelajarankonvensional.Penelitianiniadalahpenelitianeksperimensemumenggunakandesainposttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV Tahun Pelajaran 2012/2013 di Gugus I Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng, dengan jumlah 105 orang. Sampelpenelitian ini, yaitu siswa kelas IV SDNegeri8Kubutambahan yang berjumlah 27 orang sebagaikelompokeksperimendan siswa kelas IV SD Negeri 2 Bukti yang berjumlah 22 orang sebagaikelompokkontrol yang dipilihdengantehnikrandom sampling.Pengumpulan data dalampenelitianinidilakukandenganmenggunakanmetodetes.Data tentang hasil belajar IPA siswa dikumpulkandenganmenggunakan tes isian singkat. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik uji-t.Hasilpenelitianmenunjukan bahwaterdapatperbedaanhasilbelajar IPAantarasiswa yang mengikutipembelajarandengan model pembelajarankuantum dansiswa yang mengikutipembelajaranmenggunakan model pembelajarankonvensional(thitung =53,46>ttabel= 2,02;α = 0,05). Rata-rata hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajarandengan model pembelajaran kuantum (15,63)lebihbaikdarisiswayang mengikutipembelajaranmenggunakanmodel pembelajarankonvensional(9,91). Dengandemikiandapatdisimpulkanbahwamodelpembelajaran kuantum berpengaruhterhadaphasilbelajar IPA siswakelasIV tahunpelajaran 2012/2013 di gugus I Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng.   Kata-kata kunci: Model Pembelajaran Kuantum, hasil belajarIPA
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING BERBASIS PENILAIAN PROYEK DAPAT MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN MATEMATIKA ., Pande Nyoman Rudi Yuliana; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7485

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatan motivasi belajar siswa melalui penerapan model Discovery Learning berbasis penilaian proyek. (2) meningkatan penguasaan kompetensi pengetahuan matematika melalui penerapan model Discovery Learning berbasis penilaian proyek. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IVA SDN 4 Ubung tahun pelajaran 2015/2016 dengan jumlah siswa sebanyak 45 orang, 20 siswa laki-laki dan 25 siswa perempuan. Data tentang penguasaan kompetensi pengetahuan matematika dikumpulkan dengan lembar observasi berupa rubrik penilaian, sedangkan data motivasi belajar dikumpulkan dengan kuesioner. Data dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan matematika masih rendah 60.3 pada pra siklus yang tergolong kategori kurang baik, meningkat menjadi 74,8 pada siklus I yang tergolong kategori Sedang dan pada akhirnya dapat mencapai kriteria Tinggi menjadi 86,1 pada siklus II. Sementara rata-rata motivasi belajar siswa juga mengalami peningkatan dari 76,4 pada siklus I yang tergolong kategori Sedang menjadi 84,5 pada siklus II dengan kategori Tinggi. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Discovery Learning berbasis penilaian proyek dapat meningkatkan motivasi dan penguasaan kompetensi pengetahuan Matematika kelas IVA SDN 4 Ubung tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : Discovery Learning, penilaian proyek, motivasi dan kompetensi pengetahuan matematika. This study aims to (1) increase student motivation through the implementation of the model-based discovery learning project assessment. (2) increase competence mastery of mathematical knowledge through discovery-based learning model application project assessment. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Subjects were students in grade IVA SDN 4 Ubung the school year 2015/2016 the number of students as many as 45 people, 20 male students and 25 female students. Data about the competence mastery of mathematical knowledge collected by the observation sheet in the form of an assessment rubric, while data collected by a questionnaire study motivation. Data was analyzed by quantitative descriptive analysis. The analysis showed that the average mastery of mathematical knowledge competence is still low 60.3 in pre-cycle are classified as unfavorable category, rose to 74.8 in the first cycle are classified as category Medium and may eventually reach the criteria High became 86.1 in the second cycle. While the average student motivation also increased from 76.4 in the first cycle are classified as category Medium be 84.5 on the second cycle with the High category. From the results, it can be concluded that the application of the model-based discovery learning project appraisal can increase motivation and mastery of knowledge Mathematical competence IVA grade SDN 4 Ubung the school year 2015/2016.keyword : Discovery Learning, appraisal, motivation and competence of mathematical knowledge.
PENERAPAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV 2012 ., Ketut Suwirta; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2642

Abstract

Penelitian Tindakan kelas ini dilaksanakan bertujuan untuk mektivitas mengetahui, 1) Untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar matematika setelah menerapkan pendekatan matematika realistik pada siswa kelas IV Semester II Tahun Pelajaran 2012 - 2013 SD No.3 Kapal Badung, 2) Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika setelah menerapkan pendekatan matematika realistik pada siswa kelas IV Semester II Tahun Pelajaran 2012 - 2013 SD No. 3 Kapal badung.Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa dengan penerapan pendekatan kontekstual terbukti : (1) dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran matematika. Hal ini ditunjukkan pada hasil penelitian terhadap aktivitas belajar siswa pada siklus I mengalami peningkatan sebesar 5,68% dan tergolong cukup aktif. Pada siklus II aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 10,17%dan tergolong aktif. (2) dapat meningkatkan hasil belajar matematika dengan dengan perolehan persentase rata – rata kelas pada siklus I sebesar 71,40% yang berada pada kata gori cukup tinggi mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 87,88% dengan kata gori tinngi sehingga terjadi peningkatan sebesar 16,48%. Kata Kunci : matematika realistik aktivitas dan hasil belajar the class average on the first cycle of 71.40 % which is quite high on the word gori increase in cycle Classroom action research was carried out aiming to mektivitas know , 1 ) To determine the increase in the activity of learning mathematics after applying realistic approach to mathematics in grade IV Semester II Academic Year 2012-2013 Ship Badung SD 3 , 2 ) To determine the increase math learning outcomes after implement a realistic approach to mathematics in grade IV Semester II Academic Year 2012 - 2013 SD No. . 3 Ship badung.Hasil This study shows that the application of the contextual approach proved : ( 1 ) to improve student learning activities in the learning of mathematics . This is shown in the results of a study of student learning activities in the first cycle increased by 5.68 % and is quite active . In the second cycle of learning activities of students has increased by 10.17 % and relatively active . ( 2 ) to improve math learning outcomes with the average percentage gain II to 87.88 % with gori tinngi said that an increase of 16 , 48 %.keyword : realistic mathematical activity and leaming outcomes
ANALISIS KESULITAN-KESULITAN BELAJAR IPA SISWA KELAS IV DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SD PILOTING SE-KABUPATEN GIANYAR ., Remaita Manalu; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5074

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kesulitan belajar IPA yang dialami siswa kelas IV dalam implementasi kurikulum 2013 di SD Piloting se-Kabupaten Gianyar dan faktor-faktor apa saja yang menyebabkannya. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di 7 SD Piloting se-Kabupaten Gianyar yang berjumlah 454 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode penyebaran kuesioner atau angket dan wawancara. Data yang berupa hasil penyebaran angket dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan data hasil wawancara dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah kesulitan-kesulitan belajar IPA yang dialami siswa kelas IV dalam implementasi kurikulum 2013 di SD Piloting se-Kabupaten Gianyar terdapat pada aspek keterampilan proses dasar pengamatan, menyimpulkan, meramalkan dan mengkomunikasikan. Hal ini dilihat berdasarkan hasil kuesioner atau angket dan wawancara, bahwa pemahaman siswa kelas IV di 7 SD Piloting se-Kabupaten Gianyar dalam aspek pengamatan dalam belajar IPA pada tema Indahnya Negeriku mendekati tidak mampu dengan persentase sebesar 41,14%, pemahaman siswa dalam aspek menyimpulkan mendekati tidak mampu dengan persentase sebesar 48,31%, pemahaman siswa dalam aspek meramalkan mendekati tidak mampu dengan persentase sebesar 23,20%, dan pemahaman siswa dalam aspek mendekati tidak mampu, dengan persentase sebesar 38,64%. Faktor yang menyebabkan kesulitan belajar IPA yang dialami siswa adalah faktor internal dan eksternal. Faktor internal berasal dari sikap siswa terhadap belajar, karakteristik siswa, motivasi belajar, kemampuan mengkomunikasikan dan rasa percaya diri yang masih kurang dan faktor eksternal berasal dari guru kelas yang masih dalam tahap mempelajari pelaksanaan kurikulum 2013 dalam pembelajaran, perubahan kurikulum dan media pembelajaran yang kurang.Kata Kunci : kesulitan belajar, faktor kesulitan belajar, implementasi kurikulum 2013 The purpose this research is to find out kind of science learning difficulties of students in the fourth grade in the implementation of curriculum 2013 in piloting elementary school of district Gianyar and the factors that cause it. The subjects were all students of class IV at 7 piloting elementary school of district Gianyar, amounting to 454 people. The methods collection of data in this research is distributing a questionnaires and interviews. Questionnaire data were analyzed using quantitative descriptive and interview data were analyzed qualitative descriptive technique. The result of this research are the science learning difficulties experienced of students in the fourth grade in the implementation of curriculum 2013 in piloting elementary school of district Gianyar contained on the aspect of basic process skills of observation, concluded, predict and communicate. Judging from the result of a questionnaire, that the understanding of students in the fourth grade in piloting elementary school of district Gianyar in the theme of a beautiful mine own country, for observation skill is not able to approach with a percentage of 41,14%, for concluded skill is not able to approach with a percentage of 48,31%, for predict skill is not able to approach with a percentage of 23,20%, and for communicate skill is not able to approach with a percentage of 38,64%. Factors that cause of science learning difficulties is internal and external factors. Internal factors derived from student’s attitudes toward learning, student characteristics, motivation to learn, the ability to communicate and confidence is still lacking and external factors derived from classroom teachers who are still in the stage of studying the implementation of the 2013 curriculum in learning, changes in curriculum and instructional media less.keyword : learning difficulties, learning difficulties factors, the implementation of the curriculum in 2013
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBANTUAN TEKA-TEKI SILANG TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD ., Ni Kadek Meileni; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10922

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat dan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan model pembelajaran talking stick berbantuan teka-teki silang dan kelompok siswa yang dibelajarkan model pembelajaran konvensional. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelompok siswa kelas IV SD di Gugus VII Medahan Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian ini adalah kelas IV SD Negeri 1 Medahan dan kelas IV SD Negeri 2 Medahan. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner minat belajar dan tes hasil belajar. Teknik analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif dan uji-t (polled varians). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan minat dan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan model pembelajaran talking stick berbantuan teka-teki silang dan kelompok siswa yang dibelajarkan model pembelajaran konvensional. Temuan yang diperoleh model pembelajaran talking stick membuat siswa lebih aktif dan meningkatkan minat belajar siswa. Dengan demikian, model pembelajaran talking stick berbantuan teka-teki silang berpengaruh terhadap minat dan hasil belajar IPA siswa kelas IV SD di Gugus VII Medahan Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Talking stick, minat belajar, hasil belajar, teka-teki silang The research aims to determine of interest and learning result of science between groups of students that learned model of talking stick by crossword puzzel with groups of students that learned model of conventional learning. This study population are all groups of students grade IV elementry school of cluster VII Medahan of Gianyar Regency of academic years 2016/2017. The sample of study was grade IV students from SD Negeri 1 Medahan and grade IV students SD Negeri 2 Medahan. The instrumen of this study are interest kuesioner and learning result of science test. Data analysis technique used is statistical descriptive and t-test. The result of the analyses showed that there that there were differences of interest and learning result of science science between groups of students that learned model of talking stick by crossword puzzel with groups of students that learned model of conventional learning.The findings obtainned by learned model of talking stick make students more active and increase interest in learning. Thus, model of talking stick by crossword puzzel has an effect to interest and learning result of science of the grade IV elementry school of cluster VII Medahan of Gianyar Regency of academic years 2016/2017.keyword : Talking stick, interest learning, learning result, crossword puzzel
PENGARUH STRATEGI BELAJAR PQ4R TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS 1 TEGALLALANG KECAMATAN TEGALLALANG I Dw. Pt. Raka Rasana, I Wyn. Merta yasa, Ign I Wyn. Suwatra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1248

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi belajar PQ4R dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional pada siswa kelas IV Gugus I Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV semester genap Gugus I Kecamatan Tegallalang, berjumlah 113 orang dengan sampel penelitian siswa kelas IV SD No. 1 Tegallalang yang berjumlah 36 orang dan siswa kelas IV SD No. 5 Tegallalang yang berjumlah 35 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung = 4,90 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 1,658. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok yang dibelajarkan dengan Strategi belajar PQ4R dan kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Dilihat dari hasil perhitungan rata–rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 17,41 lebih besar daripada rata–rata hasil belajar IPA kelompok kontrol adalah 12,80. Dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi belajar PQ4R berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV Gugus I Tegallalang, Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2012/2013.   Kata kunci: Strategi belajar PQ4R, hasil belajar IPA
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN PQRST BERBANTUAN MEDIA SEMI KONKRIT TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA BAHASA INDONESIA KELAS IV SDN GUGUS I DENPASAR SELATAN ., Ni Nyoman Sri Wahyuni; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2289

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh keterampilan membaca antara siswa yang mengikuti metode pembelajaran PQRST berbantuan media semi konkrit dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional di kelas IV SDN Gugus I Denpasar Selatan tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan desain Non Equivalen Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Gugus I Denpasar Selatan tahun pelajaran 2013/2014. Pengambilan sampel menggunakan teknik ramdom sampling. Untuk mendapatkan data tentang hasil keterampilan membaca bahasa Indonesia, pengujian hipotesis menggunakan metode statistika t-test. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang mengikuti metode pembelajaran PQRST berbantuan media semi konkret dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional ( thit = 4,94 > ttabel = 2,000 ) dengan db = 98 ( Ʃn-2 = 100 – 2 = 98 ) dan taraf signifikansi 5%. Rata – rata diperoleh masing – masing kelompok yaitu, pada kelompok eksperimen sebesar 82,13 sedangkan kelompok kontrol sebesar 70,67. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan metode pembelajaran PQRST berbantuan media semi konkrit terhadap keterampilan membaca siswa kelas IV SD Gugus I Denpasar Selatan tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Metode pembelajaran PQRST, media semi konkrit, Keterampilan Membaca Bahasa Indonesia This study aimed to knowing the effect of reading skill among the students who follow the media-assisted learning method PQRST semi-concrete with the students who take conventional learning models in the fourth grade student of SDN Gugus I South Denpasar academic year 2013/2014. This study was a quasi-experimental design with non-equivalent control group design. The study population was the fourth grade students of SDN Gugus I South Denpasar academic year 2013/2014. The study using ramdom sampling. To obtaining the data on the results of Indonesian reading skills, statistical hypothesis testing using t-test. the results showed, there are significant differences between students who follow the media-assisted learning method PQRST semi-concrete with the students who take conventional learning (tvalue = 4,94 > ttable = 2.000) with db = 98 (Ʃn-2 = 100 – 2 = 98 ) and the significance level 5%. Averages obtained respectively - each group which is, the experimental group was 82.13 while the control group was 70.67. It can be concluded that there were significant implementation of media-assisted learning methods PQRST semi-concrete to the students' reading skills of fourth grade student of SDN Gugus I South Denpasar academic year 2013/2014.keyword : PQRST learning methods, media semi-concrete, Reading Skills Indonesian

Page 76 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue