cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TTW BERBASIS KEARIFAN LOKAL TRI KAYA PARISUDHA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SD ., Putu Susma Indrayani; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) berbasis kearifan lokal Tri Kaya Parisudha dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Sukasada. Penelitian ini menggunakan desain nonequivalent posttest-only control group design. Populasi penelitian adalah semua SD yang ada di Gugus III Kecamatan Sukasada khususnya siswa kelas V yang berjumlah 106 orang, sedangkan sampel penelitian adalah SD N 1 Padangbulia dan SD N 2 Padangbulia sebanyak 46 orang yang diambil secara random. Data tentang hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) berbasis kearifan lokal Tri Kaya Parisudha dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model konvensional pada mata pelajaran IPA siswa kelas V SD pada semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di Gugus III Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Hal ini ditunjukkan oleh thitung16,06 > ttabel 2,021. Skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) berbasis kearifan lokal Tri Kaya Parisudha yaitu 18,00 yang berada pada kategori tinggi dan siswa yang belajar menggunakan model konvensional yaitu 13,68 yang berada pada kategori sedang. Hal itu berarti model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) berbasis kearifan lokal Tri Kaya Parisudha menunjukan hasil belajar yang lebih baik dari pada model konvensional.Kata Kunci : think talk write, Tri Kaya Parisudha, konvensional, hasil belajar This study aimed at identifying the difference of science learning outcome between the students taught by cooperative learning in type of Think Talk Write (TTW) which is based on Tri Kaya Parisudha and the students taught by conventional learning method in 5th grade students of Elementary schools, Cluster III, Sukasada Subdistrict. This study was a quasi experimental which used nonequivalent posttest-only control group design. The population of this study consists of 106 5th grade students in Elementary schools in Cluster III, Sukasada Subdistrict. The sample of this study is SD N 1 Padangbulia and SD N 2 Padangbulia. Totally there were 46 students who participated which are chosen randomly. The data were collected using a test. The analysis of data was collected using descriptive analysis technique and t-test. The findings showed there was significant difference of the learning outcome between the students taught by cooperative learning in type of Think Talk Write (TTW) which is based on Tri Kaya Parisudha and the students taught by conventional learning method in science course for 5th grade students on odd semester of academic year 2013/2014 in Cluster III, Sukasada Subdistrict, Buleleng Regency. It is showed by tcount16,06>ttable2,021. The average score of the students taught by cooperative learning in type of Think Talk Write (TTW) which is based on Tri Kaya Parisudha is 18,00 which belongs to high category. Whereas the average score of the students taught by conventional learning method is 13,68 which belongs to medium category. It shows that learning by using cooperative learning in type of Think Talk Write (TTW) which is based on Tri Kaya Parisudha gives better learning outcome for the students rather than using conventional method.keyword : think talk write, Tri Kaya Parisudha, conventional, learning outcome
PENGARUH SCIENTIFIC APPROACH DITINJAU DARI JENIS PERTANYAAN GURU TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN MATEMATIKA TEMA CITA-CITAKU SISWA KELAS IV GUGUS TUANKU IMAM BONJOL TAHUN AJARAN 2014/2015 ., Putu Eka Andriyani; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5003

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan matematika antara kelompok yang dibelajarkan dengan scientific approach menggunakan pertanyaan terbuka dan kelompok yang dibelajarkan dengan scientific approach menggunakan pertanyaan tertutup tema cita?citaku siswa kelas IV Gugus Tuanku Imam Bonjol tahun ajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV semester genap di Gugus Tuanku Imam Bonjol tahun ajaran 2014/2015 yang terdiri dari 12 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Sampel penelitian ini yaitu IVA SD Negeri 7 Dauh Puri sebagai kelompok A dan IVB SD Negeri 2 Pemecutan sebagai kelompok B. Data hasil belajar matematika siswa dikumpulkan dengan tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji?t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan matematika antara kelompok yang dibelajarkan dengan scientific approach menggunakan pertanyaan terbuka dan kelompok yang dibelajarkan dengan scientific approach menggunakan pertanyaan tertutup. Dilihat dari hasil uji?t diperoleh thitung = 3,427 > ttabel = 1,980 (db = 79 pada taraf signifikansi 5%). Pada nilai rata?rata gain score kelompok yang dibelajarkan melalui scientific approach menggunakan pertanyaan terbuka yaitu 12,05 lebih dari rata?rata gain score kelompok yang dibelajarkan dengan scientific approach menggunakan pertanyaan tertutup yaitu 7,56, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan scientific approach ditinjau dari jenis pertanyaan guru berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV tahun pelajaran 2014/2015 di Gugus Tuanku Imam Bonjol Kecamatan Denpasar Barat.Kata Kunci : scientific approach, pertanyaan terbuka, pertanyaan tertutup, hasil belajar matematika This research is aimed to determine significant difference in learning outcome on mathematics between the students that learned through a scientific approach using open-ended questions and the students that learned through a scientific approach using closed questions on the theme is Cita?citaku fourth grade in Gugus Tuanku Imam Bonjol, Denpasar Barat academic year 2014/2015. This research is pre?experimental research. The population of this research is the students at second semester of the fourth grade in Gugus Tuanku Imam Bonjol, Denpasar Barat academic year 2014/2015 consist of 12 classes. The samples was choosing by random sampling. The samples are the students of IVA SDN 7 Dauh Puri as group A and IVB SDN 2 Pemecutan as group B. The data of the students? mathematic learning outcome were collected by multiple choice tests. The collected data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t?test). The results of this research show that there is significant difference in learning outcome on mathematics between the students that learned through a scientific approach using open-ended questions and the students that learned through a scientific approach using closed questions. Judging from the results of the t?test obtained that tcount = 3.427 and ttable (db = 79 at the significance level of 5%) = 1,980. This means that tcount> ttable, while the results of the calculation on the average gain score group that learned through a scientific approach using open-ended questions is 12,05 greater than the average gain score group that learned through a scientific approach using closed questions is 7,56, so it can be concluded that the application of a scientific approach using an open?ended questions affect in learning outcome of mathematics in the fourth grade of academic year 2014/2015 in Gugus Tuanku Imam Bonjol, Denpasar Barat.keyword : scientific approach, open?ended questions, closed questions, learning outcome of mathematics
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA SD ., Rizal Ardiansyah; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10890

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Problem Solving dengan kelompok siswa yang dibelajarkan tanpa menggunakan model pembelajran Problem Solving. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu yang menggunakan desain non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD N di Gugus III Kecamatan Pekutatan dan sampel penelitian adalah siswa kelas V SD N 2 Medewi sebagai kelompok eksperimen dan SD N 2 Pulukan sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes dengan instrument tes hasil belajar IPA. Analisis data menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Problem Solving dengan perolehan hasil analisis (t=4,08 dan Sig.(2-tailed)=0,000) deangan kelompok siswa yang dibelajarkan tanpa menggunakan model pembelajaran Problem Solving. Jadi, model pembelajaran Problem Solving berpengaruh terhadap hasil belajar IPA.Kata Kunci : Problem Solving, hasil belajar, IPA This research aims to know the significant difference between the students science achievements who were taught through Problem Solving learning model with groups of students who were taught without the use of Problem Solving learning model. This research is an artificial experiments that use of non-equivalent design post test only control group design. The population of this research were the entire class V elementary school in Pekutatan Subdistrict III Cluster and the research samples were the entire class V sutudents in SD N 2 Medewi as the experimental group and the entire class V sudents in SD N 2 Pulukan as the control group . The data collection were using a test method by applying instrument of science study results. The data analysis were conducted by using t-test. The results of the research shows that there is significant difference toward the science achievements between students taught using Problem Solving learning model which has analysis results as t= 4.08 and Sig.(2-tailed)= 0.000, and students taught without the use of Problem Solving learning model. Thus, the Problem Solving learning model affects significantly the results of the science achievments.keyword : Problem Solving, the results of the study, natural sciences.
PEMBELAJARAN KOOPERATIF PAIR CHECK BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI BANGUN RUANG DAN BANGUN DATAR SISWA KELAS IV GUGUS IV SEMARAPURA Md. Putra, Ni Md. Yantiani, I Wyn Wiarta,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1188

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mendapatkan gambaran yang objektif tentang perbedaan hasil belajar bangun ruang dan bangun datar antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe pair check dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional siswa kelas IV Sekolah Dasar Gugus IV Semarapura. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan desain penelitian Perbandingan Grup Statis .Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Semarapura Tengah sebanyak 52 orang dan SD Negeri 1 Semarapura Klod sebanyak 50 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes dan wawancara. Data yang dikumpulkan adalah data hasil belajar yang dianalisis dengan menggunakan tehnik analisis deksriptif kuantitatif uji-t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe pair check dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil uji-t yakni diperoleh nilai thitung sebesar 9,11 dan ttabel sebesar 2,021 sehingga thitung ≥ ttabel. Pada tes hasil belajar materi bangun ruang dan bangun datar juga terdapat perbedaan perolehan rerata yaitu 85,43 untuk kelompok eksperimen dan 58,40 untuk kelompok kontrol. Berdasarkan hasil temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe pair check terhadap hasil belajar materi bangun ruang dan bangun datar siswa kelas IV Sekolah Dasar Gugus IV Semarapura.   Kata-kata kunci: model pembelajaran kooperatif tipe  pair check, materi bangun ruang dan bangun datar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COURSE REVIEW HORAY BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD SARASWATI 2 DENPASAR ., Made Widnyani; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2242

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe course review horay berbantuan media audio visual dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Saraswati 2 Denpasar Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Jumlah populasi SD Saraswati 2 Denpasar adalah 147 siswa, sedangkan jumlah sampel adalah 98 siswa yang dipilih secara random kelas. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes dan observasi. Didapat rata-rata hasil belajar IPA kelas eksperimen yaitu = 76,43 dan kelas control = 70,75. Selanjutnya data yang didapatkan dianalisis dengan teknik analisis uji-t. Dari hasil analisis uji-t diperoleh thit = 8,35 sedangkan berdasarkan tarap signifikan 5% dan dk= 96 diperoleh ttab sebesar 2,000 Berarti hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe course review horay berbantuan media audio visual dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Selain itu dilihat dari rata-ratanya bahwa nilai hasil belajar IPA siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe course review horay berbantuan media audio visual lebih baik dari pada hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hal ini berarti terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe course review horay berbantuan media audio visual terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Saraswati 2 Denpasar. Kata Kunci : Course Review Horay, Audio Visual, Hasil Belajar IPA. The purpose of this study was determined differences of significant students’ science learning result. Between the following of cooperative learning course riview horay model through audio visual media in taking conventional learning by titth grade students of SD saraswati 2 Denpasar in academic year 2013/2014. This research is a quasi-experimental study and designed in form Nonequivalent Control Group. They were 147 students in titth grades whith were chosen randomly from 98 students this data was collected through testing and observation control method. The result of grade science experiment learning that were = 76.43 and in the class control there were = 70.75. Futhermore, the data obtained were analyzed by t-test analysis techniques. In general these research findings of t-test analysis there were thit = 8.35, whereas based on taraf significant by 5% and df = 96 is obtained by 2, 000 the result revealed that there were differences in learning result between the significant students’ science who is following cooperative learning course horay model through review audio-visual equipment media in taking conventional learning. Besides that, it is means that the average of value students’ science learning result in taking the course cooperative learning review horay model through audio-visual media is better than student’s science learning result in taking convensional learning in conclusion, there is the influence application of cooperative learning course riview horay model through audio-visual media in learning result by titth grade students of SD 2 Saraswati Denpasar.keyword : Course Review Horay , Audio Visual , Learning Outcomes IPA .
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TPS BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV ., I Nengah Suardika; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS siswa yang membelajarkan pembelajaran TPS (Think-Pair-Share) berbasis pendekatan saintifik dan siswa yang membelajarkan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus Mayor Metra Tahun Ajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Desain penelitian ini menggunakan Nonequivalent Control Group Design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus Mayor Metra dengan jumlah populasi 353 siswa. Sampel diambil dengan teknik Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IVB SDN 18 Pemecutan sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas IVB SDN 21 Pemecutan sebagai kelas kontrol dengan jumlah masing-masing kelompok sebanyak 43 siswa pada kelompok ekperimen dan 46 orang siswa pada kelompok control. Data tentang hasil belajar IPS di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda. Tes hasil belajar IPS diberikan pada saat post test secara tertulis.Selanjutnya dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis uji-t dapat diketahui terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS siswa yang membelajarkan pembelajaran TPS (Think-Pair-Share) berbasis pendekatan saintifik dengan siswa yang membelajarkan pembelajaran konvensional (thit = 2,221 > ttabel = 1,671) dengan dk = 87 dan taraf signifikansi 5%. Dengan demikian berarti bahwa model pembelajaran TPS (Think-Pair-Share) berbasis pendekatan saintifik berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV SD Gugus Mayor Metra Tahun Ajaran 2015/2016.Kata Kunci : model pembelajaran TPS, pendekatan saintifik, hasil belajar pengetahuan IPS. This research aims was to determine the different significant result of learning outcomes of social sciene between student who gain learning model TPS (Think-Pair-Share) based scientifik approach with students who gain learning model conventional to the student in grade IV of SD graders Mayor Metra Academic Year 2015/2016. Kind of this research was Quasi Experimental Design. This research design used Nonequivalent Control Group Design. Populations of this research were all the student in grade IV SD graders Mayor Metra with total of 353 student. Samples were taken with a random sampling technique. Samples in this research is the students grade IV B SDN 18 Pemecutan as a experiment class and the students grade IV B SDN 21 Pemecutan as a class control with amount of each group around 43 students on experimental groups and 46 students on control groups. The result data about learning of social sciene in experimental class as well as in the control class collected by intruments form of multiple-choise test. Achievement test of social science given at the time of written post test. And then, the data were analyzed by t-test. The result of this research shows that base on t-test analysis can be seen there is a significant difference learning outcomes of social science students who have learning model TPS (Think-Pair-Share) base scientific approach with the students who receive conventional learning models (thit = 2,221 > ttabel = 1,671) with dk = 87 and a significance extent 5%. Thus it can be conclud learning model by TPS (Think-Pair-Share) based scientific approach give significant effect on learning outcomes of social science students in grade IV SD graders Mayor Metra Academic Years 2015/2016.keyword : learning model TPS, scientific approach, learning outcomes of social science knowledge.
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBASIS OUTDOOR STUDY TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS II MENGWI BADUNG TAHUN AJARAN 2016/2017 ., Ni Putu Chyntia Dewi Aprianti; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10738

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model Project Based Learning Berbasis Outdoor Study dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus II Mengwi Badung Tahun Pelajaran 2016/2017. Pada penelitian ini, unit eksperimennya berupa kelas sehingga rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan eksperimen kuasi (Quasi Experimental Design). Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas V (lima) SD Gugus II Mengwi Badung Tahun Ajaran 2016/2017, yang terdiri dari 5 kelas dalam 5 sekolah dasar. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 140 orang siswa. Pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling, uji kesetaraan dengan memberikan pra tes menggunakan teknik Matching. Data hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar berupa tes objektif bentuk pilihan ganda biasa, kemudian data dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil penelitian, nilai rata-rata hasil belajar IPA siswa pada kelas eksperimen yaitu = 75,69 dan pada kelas kontrol yaitu = 69,00. Serta setelah dilakukan uji hipotesis diperoleh thitung = 2.895 dan pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 32+32-2=62, maka diperoleh harga ttabel = 2,000. Sehingga dapat dikatakan bahwa thitung = 2,895 >ttabel( =0,05:62) = 2,000, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Ini berarti hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model Project Based Learning Berbasis Outdoor Study dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus II Mengwi Badung Tahun Ajaran 2016/2017. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Project Based Learning Berbasis Outdoor Study terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus II Mengwi Badung Tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : model project based learning berbasis outdoor study, pembelajaran konvensional, hasil belajar IPA. This research’s aims to know the difference of student’s science learning outcomes by Project Based Learning Model with Outdoor Study and students taught by Conventional Learning model for students grade four of SD Gugus II Mengwi Badung Tahun Ajaran 2016/2017. In this research’s experiment unit is in form of class, then the research design use Quasi Experimental. Population of this research are students grade four of SD Gugus II Mengwi Badung Tahun Ajaran 2016/2017, which consists of 5 classes in 5 primary schools with the study population in 140 studens. This Research’s sampling use Random Sampling and Equality Test which use Matching Technique. This Research’s sample is SD No. 2 Tumbak Bayuh as experimental group and SD No. 1 Munggu as control group with thirty two students in each group. Data of science learning outcomes are collected by objective test in a form of conventional multiple choice, and then the data are analyzed by t-test. Based on the result of this research, the average score of students in experimental group is X = 75,69 and X = 69, 00 for students in control group. After conduct hypothesis test the result is tcount=2,895 and 5% on level of significance with dk= 32+32-2=62, then obtained ttable=2,000. So it can be said tcount=2,895 > ttable(a=0,05:62)= 2,000, so H0 is rejected and Ha is accepted. It means the result of this research shows the difference between students taught by Project Based Learning Model with Outdoor Study and students taught by Conventional Learning Model on students grade four SD Gugus II Mengwi Badung Tahun Ajaran 2016/2017. keyword : project based learning model with outdoor study, conventional learning model, science learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INSIDE OUTSIDE CIRCLE DENGAN TIME BERBANTUAN MULTIMEDIA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V GUGUS 2 DENPASAR TIMUR ., Putu Gde Pande Rahmalika; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran Inside Outside Circle dengan Time Berbantuan Multimedia dengan siswa yang dibelajarkan melalui Pembelajaran Konvensional Pada Kelas V SD Gugus II Kecamatan Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini tergolong penelitian quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent control group design. Populasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu seluruh SD siswa kelas V yang terdapat di Gugus II Kecamatan Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2013/2014. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas V SDN 17 Dangin Puri A dan siswa kelas V SDN 28 Dangin Puri A yang diambil dengan teknik Random Sampling. Metode pengumpulan data adalah tes. Teknik analisis yang digunakan adalah uji-t. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran Inside Outside Circle dengan Time Berbantuan Multimedia dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hasil uji hipotesis diperoleh thitung sebesar 4,7003 sedangkan nilai ttabel adalah 2,00. Dari perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa thitung > ttabel (4,7003>2,00). Berdasarkan perbedaan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran Inside Outside Circle dengan Time Berbantuan Multimedia dengan siswa yang dibelajarkan melalui Pembelajaran Konvensional Pada Kelas V SD Gugus II Kecamatan Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2013/2014 Kata Kunci : Inside Outside Circle ,multimedia, hasil belajar, dan IPA. This research have a purpose to know the significant of difference the result of the science study between student used by Inside Outside Circle Learning model assisted multimedia and conventional learning at elementary school (SD) grade V Gugus II Denpasar Timur, academic 2013/2014. The kind of this research is classified to quasi experiment research with Nonequivalent control group design. The research is using all of student grade V in SD Gugus II Denpasar Timur, academic 2013/2014. It is using a sample from student grade V SDN 17A and SDN 28A Dangin Puri taken by random sampling technique. In this research i use test method to collect the data and analyze technique used t-experiment. The result of the data showed that the different significantly about the result of science study between student studied by Inside Outside Circle Learning model assisted multimedia and conventional learning. The result of hypothesis experiment achievement for tcount is 4,7003 while the point of ttable is 2,00. From it calculation we can be seen that tcount > ttable (4,7003 > 2,00). Based on the difference of that we can taking the conclusion is there significant difference result of the science study between student learned by Inside Outside Circle Learning model assisted multimedia and conventional learning at grade V SD Gugus II Denpasar Timur 2013/2014. keyword : Inside Outside Circle, multimedia, learning achievement, and science.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ATI (APTITUDE TREATMENT INTERACTION) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD NEGERI 1 MELAYA Ni Nym. Garminah, Ni L. Oktalia Widyastuthi, Nym. Dantes,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.829

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) kualitas hasi belajar IPA sebelum model pembelajaran ATI diterapkan pada siswa kelas V, 2) kualitas hasil belajar IPA sesudah model pembelajaran ATI diterapkan pada siswa kelas V, 3) perbedaan signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran ATI dengan siswa yang mengikuti model pengajaran langsung pada siswa kelas V SD Negeri 1 Melaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi experiment. Populasi penelitian ini adalah kelas V di SD Negeri 1 Melaya, tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah 63 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas VA yang berjumlah 31 orang dan kelas VB yang berjumlah 32 orang. Teknik pengambilan sampel adalah random sampling. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan metode tes berbentuk pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) hasil belajar IPA sebelum model pembelajaran ATI diterapkan masih rendah, 2) hasil belajar IPA sesudah model pembelajaran ATI diterapkan mengalami peningkatan, 3) terdapat perbedaan signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran ATI dengan siswa yang mengikuti model pengajaran langsung. Perbandingan perhitungan rata-rata hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran ATI adalah 20,25 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pengajaran langsung adalah 15,66. Adanya perbedaan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran ATI berpengaruh terhadap hasil belajar IPA dibandingkan dengan model pengajaran langsung.   Kata kunci: Model pembelajaran ATI, Hasil belajar IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN POLYA BERBANTUAN MEDIA BY DESIGN TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD ., Luh Silvia Juniari; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6960

Abstract

Penelitian ini mengangkat tentang rendahnya hasil belajar Matematika siswa kelas V SD di Gugus X Kelurahan Kaliuntu Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016. Rendahnya hasil belajar Matematika siswa dilihat dari nilai rata-rata UAS siswa yaitu 65,33. Adapun tujuan penelitian ini adalah, (1) untuk mendeskripsikan hasil belajar Matematika sesudah implementasi model pembelajaran Polya berbantuan media by design pada siswa kelompok eksperimen, (2) untuk mendeskripsikan hasil belajar Matematika sesudah implementasi pembelajaran selain model pembelajaran Polya berbantuan media by design pada siswa kelompok kontrol, (3) untuk mengetahui pengaruh pengaruh model pembelajaran Polya berbantuan media by design terhadap hasil belajar Matematika pada siswa kelas V SD di Gugus X Kelurahan Kaliuntu Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini tergolong quasi experiment dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD di Gugus X Kelurahan Kaliuntu Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016. Sampel penelitian ini adalah 33 siswa kelas V SDN 1 Kaliuntu sebagai kelompok kontrol dan 20 siswa kelas V SDN 2 Kaliuntu sebagai kelompok eksperimen yang dipilih dengan teknik random sampling. Instrumen penelitian adalah tes hasil belajar Matematika. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) skor rata-rata hasil belajar Matematika pada kelompok eksperimen adalah 24,83 dengan kategori sangat baik, (2) skor rata-rata hasil belajar Matematika pada kelompok kontrol adalah 20,27 dengan kategori baik, (3) terdapat pengaruh model pembelajaran Polya berbantuan media by design terhadap hasil belajar Matematika pada siswa kelas V di Gugus X Kelurahan Kaliuntu Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016 (sig=4,14 > 2,00).Kata Kunci : model Polya, media by design, hasil belajar Matematika This research raised about the poor results of learning Mathematics Elementary fifth grade students in Cluster X Village Kaliuntu District of Buleleng in the academic year 2015/2016. The low yield of students studying Maths seen from the average value of UAS students is 65.33. The purpose of this research is, (1) to describe the learning after implementation of learning Mathematics learning model Polya media aided by design in the experimental group, (2) to describe the results after implementation of learning mathematics learning as learning models aided Polya media by design in the control group, (3) as well as to determine the effect of Polya learning model aided media by design on learning result in Maths in fifth grade elementary school in Cluster X Kaliuntu Village Buleleng District the academic year 2015/2016. This research is classified as quasi experiment with the design of the post-test only control group design. The study population were students of class V SD in Cluster X Village Kaliuntu District of Buleleng in the academic year 2015/2016. The sample was 33 students of class V SDN 1 Kaliuntu as the control group and 20 students of class V SDN 2 Kaliuntu as the experimental group were selected by random sampling technique. The research instrument is a test result of learning Mathematics. Data were analyzed using descriptive statistics and t-test. The results showed that, (1) the average score Math learning outcomes in the experimental group was 24.83 with excellent category, (2) the average score Math learning outcomes in the control group was 20.27 to the good category, (3 ) there are significant learning model Polya media aided by design to the learning outcomes of Mathematics in grade V in Cluster X Village Kaliuntu Buleleng Subdistrict in the academic year 2015/2016 (sig = 4.14> 2.00).keyword : Polya model, media by design, the learning outcomes mathematics

Page 73 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue