cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MISSOURI MATHEMATICS PROJECT TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA ., I Gst Ayu Agung Dwiningrat; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah Matematika antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Missouri Mathematics Project berbantuan media konkret dengan yang mengikuti pembelajaran konvensional. Rancangan Penelitian ini adalah nonequivalen control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD Gugus VI Abiansemal, sebanyak 174 siswa. Sampelnya sebanyak 70 siswa, yang terdiri dari kelas V SD No.3 Mambal sebagai kelompok eksperimen dan Kelas V SD No.1 Mambal sebagai kelompok kontrol. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data kemampuan pemecahan masalah Matematika. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes dalam bentuk essay. Data dianalisis dengan statistik uji t. Hasil pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 68, diperoleh ttabel = 2,00 dan thitung = 3,80. Dengan demikian thitung = 3,80 ˃ ttabel = 2,00 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah Matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Missouri Mathematics Project berbantuan media konkret dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hal ini juga didukung oleh nilai rata-rata kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Missouri Mathematics Project berbantuan media konkret lebih dari siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Missouri Mathematics Project berbantuan media konkret berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah Matematika siswa kelas V SD Gugus VI Abiansemal tahun ajaran 2013/2014Kata Kunci : Missouri Mathematics Project This study aims to determine significant differences between the mathematics problem-solving ability groups of students who take learning models Missouri Mathematics Project assisted with the concrete media following the conventional learning . The design of this study is nonequivalen control group design. The study population was the entire fifth grade elementary Abiansemal Cluster VI, as many as 174 students. The sample of 70 students, which consist of 3 elementary fifth grade Mambal as Class V experimental group and SD 1 Mambal as a control group. The data collected in this study is the data Math problem solving ability. The methods used to collect the data is in the form of essay test . Data were analyzed by t-test statistics . The results of hypothesis testing is done at a significance level of 5 % with dk = 68, obtained tcount table = 2.00 and = 3.80. ttable thus Ho is rejected and Ha accepted. This means that there are significant differences between the mathematics problem-solving ability of students who take learning models Missouri Mathematics Project assisted concrete media with students who take conventional learning. It is also supported by the average value of a group of students who take learning models Missouri Mathematics Project assisted with the concrete media following the conventional learning. Can be concluded that the model-assisted learning media Missouri Mathematics Project concretely affect upon ability Math problem solving fifth grade elementary school students Force VI Abiansemal school year 2013/2014.keyword : Missouri Mathematics Project
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT BERBANTUAN PENILAIAN PORTOFOLIO TERHADAP HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS V ., Putu Ayu Widiari Suseni; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7341

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan penilaian portofolio terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V di SD Gugus XIV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Ajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post test only control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus XIV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Ajaran 2015/2016. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Kelas yang menjadi sampel penelitian adalah kelas V di SD Negeri 1 Pemaron dan SD Negeri 1 Tukadmungga. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda/obyektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Berdasarkan hasil analisis data hasil belajar PKn, ditemukan hasil yaitu terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan penilaian portofolio terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V (thitung = 36,362 dan t¬tabel = 1,98, sehingga thitung > t¬tabel). Berdasarkan pemaparan diatas, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan penilaian portofolio berpengaruh positif terhadap hasil belajar PKn dibandingkan dengan model konvensional.Kata Kunci : TGT, penilaian portofolio, hasil belajar PKn This study aims to determine the significant effect of model cooperative learning type Team Games Tournament (TGT) by using portfolio assessment through students PKn learning outcomes of fifth class in SD cluster XIV Buleleng district Buleleng regency academic year 2015/2016. This research is a quasi experiment research, which is designed using post test only control group design. The population of this research are all the students in grade fifth of elementary school XIV cluster Buleleng Districts Buleleng Regency Academic Year 2015/2016. Random sampling technique is used to collect the sample. In this research used grade fifth of SD Negeri 1 Pemaron and SD Negeri 1 Tukadmungga as the sample of this research. The result data analyzed using statistic descriptive analysis and inferential statistic technique (t-test). Based on the result analysis of the significant effect of model cooperative learning type Team Games Tournament (TGT) by using portfolio assessment through students PKn learning outcomes of fifth class (tCalculate = 36,362 and t¬Colum = 1,98, therefore tCalculate > tColum). Based on these results, it can be conclude that learning using model of TGT on civics learning outcomes compared with conventional learning model.keyword : TGT, portofolio assessment, PKn result learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT BERBANTUAN MEDIA KONGKRET TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS I KUTA BADUNG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., GM Putra Aristyadharma; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4418

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan terhadap Hasil Belajar siswa kelas V SDN Gugus I Kuta tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SDN Gugus I Kuta tahun pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan random sampling melalui teknik undian. Sampel pada penelitian ini hanya melibatkan 2 kelas yaitu kelas Vb SDN 2 Kuta dan Kelas V SDN 5 Kuta. Data yang dikumpulkan adalah nilai Hasil belajar pada mata pelajaran IPA dengan nilai kognitif (post test). Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan terhadap hasil belajar siswa antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran NHT (Numbered Head Together) berbantuan Media Kongkret dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung = 5,88 > ttabel = 2,000) pada taraf signifikan 5% dan db = 75, di mana rata-rata Hasil belajar IPA kelas V yang dibelajarkan dengan model pembelajaran NHT (Number Head together) berbantuan Media Kongkret lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional (75,50>62,25). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran NHT (Numbered Head Together) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Hasil belajar siswa kelas V SD Gugus 1 Kuta Kata Kunci : Kata-kata kunci : Model Pembelajaran NHT, Media Kongkret, Hasil Belajar, dan IPA ABSTRACT This study aims to determine a significant difference to student learning outcomes SDN Force first grade school year 2013/2014 Kuta. This study was a quasi-experimental study (quasi-experimental) with a study design that is used is Nonequivalent Control Group Design. The population in this study were all students of class V SDN Kuta Force I 2013/2014 school year. Samples were taken with a random sampling technique through a lottery. The sample in this study involves only two classes, namely class Vb SDN 2 and Class V Kuta Kuta SDN 5. The data collected is the value of learning outcomes in science subjects with cognitive score (post-test). Data were analyzed by t test. The results showed that there were significant differences on student learning outcomes between students who learned with NHT using learning model (Numbered Head Together) aided Media concrete with students who learned with using conventional learning model (t = 5.88> t table = 2.000) at significance level of 5% and db = 75, where the average results of the fifth grade science learning learning model learned with NHT (Number Head together) aided Media concrete higher than students who learned with the conventional model (75.50> 62.25 ). It can be concluded that the learning model NHT (Numbered Head Together) and a significant positive effect on student learning outcomes fifth grade elementary Cluster 1 Kuta keyword : Key words: NHT Model Learning, Media concrete, Learning Outcomes, and IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV ., Luh Salvia Antari; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10819

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Pangkungparuk. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi dan sampel penelitian ini adalah kelas IVA SD N 1 Pangkungparuk yang berjumlah 23 orang dan siswa kelas IVB SD Negeri 1 Pangkungparuk yang berjumlah 21 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif. Data dinalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional, dengan t = 2,06 dan signifikan < 0,05. Rata-rata hasil belajar IPA ekperimen adalah 15,30 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA kontrol sebesar 12,67. Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.Kata Kunci : think pair share, hasil belajar IPA This study aims to determine the difference of science learning outcomes between students who follow the learning with cooperative learning model Think Pair Share type and students who follow the learning with conventional learning in fourth grade students SD Negeri 1 Pangkungparuk. This type of research is quasi experimental research. Population and sample of this research is class IVA SD N 1 Pangkungparuk which amounted to 23 people and student grade IVB SD Negeri 1 Pangkungparuk which amounted to 21 people. Learning result data is collected by using objective test. Data were analyzed using t-test. The results of this study indicate that there are differences of science learning outcomes between students who were taught by using cooperative learning model Think Pair Share type and students who were taught by using conventional learning, with t = 2.06 and significant
PENERAPAN CTL UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MENULIS PUISI KELAS III SD N 1 LABASARI KECAMATAN ABANG Ndara Tanggu Renda, Kd. Suwarni, Kt. Dibia,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.913

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar menulis puisi melalui penerapan model CTL pada siswa kelas III semester I tahun pelajaran 2012/2013 di SD N 1 Labasari, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem. Penelitian ini adalah  Penelitian Tidakan Kelas yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus dilaksanakan empat kali tatap muka. Data yang dikumpulkan adalah skor aktivitas belajar yang diproleh dari observasi dan hasil belajar yang diperoleh melalui tes hasil belajar. Data dianalisis dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata keaktifan belajar siswa meningkat dari kategori (78,35) “kurang aktif” pada siklus I menjadi (90,55)  “sangat aktif” pada siklus II, dan hasil belajar siswa meningkat dari 55,5 (rendah) pada siklus I menjadi 82,75 (tinggi) pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan penerapan Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar menulis puisi siswa kelas III semester I di SD N 1 Labasari tahun pelajaran 2012/2013 Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem.   Kata Kunci: model CTL, aktivitas, hasil belajar.
PENERAPAN INKUIRI TERBIMBING DALAM PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS BUDAYA PENYELIDIKAN UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PENGETAHUAN IPA ., Kadek Anggi Nalasari; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan keaktifan siswa melalui penerapan model inkuiri terbimbing dalam pendekatan saintifik berbasis budaya penyelidikan, dan (2) meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa melalui penerapan model inkuiri terbimbing dalam pendekatan saintifik berbasis budaya penyelidikan. Desain penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam 2 siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 16 Pemecutan tahun pelajaran 2015/2016 sebanyak 35 siswa. Data penelitian tentang keaktifan dan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa dikumpulkan dengan metode observasi dan metode tes. Data dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adalah (1) peningkatan rata-rata persentase keaktifan pada siklus I sebesar 61,81% berada pada kategori kurang aktif dan meningkat pada siklus II sebesar 81% berada pada kategori aktif, dan (2) peningkatan rata-rata persentase penguasaan kompetensi pengetahuan IPA pada siklus I sebesar 75,01% berada pada kriteria sedang dan meningkat pada siklus II sebesar 87,01% berada pada kriteria tinggi. Selain itu, peningkatan persentase ketuntasan klasikal penguasaan kompetensi pengetahuan IPA pada siklus I sebesar 57% dan meningkat pada siklus II sebesar 88,57%. Dengan demikian, disimpulkan bahwa penerapan model inkuiri terbimbing dalam pendekatan saintifik berbasis budaya penyelidikan dapat meningkatkan keaktifan dan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA pada siswa kelas V SDN 16 Pemecutan Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : inkuiri terbimbing, pendekatan saintifik, budaya penyelidikan, keaktifan, kompetensi pengetahuan IPA This research aimed were to (1) increase the activity students through application of the guide inquiry model in scientific approach based on a culture of inquiry, and (2) increase the mastery competence knowledge of science students through application of the guide inquiry model in scientific approach based on a culture of inquiry. The research design was classroom action research conducted in two cycles. Subject of the research was the fifth grade students of SDN 16 Pemecutan in academic year 2015/2016 which consisted of 35 students. The research data about the activity and mastery competence knowledge of science students were collected using observation method dan test method. The data was analyzed using an analysis method of descriptive statistic and quantitative. The result of this research shows (1) the increasing average percentage activity on the first cycle is 61,81% on less active criteria and increased at the second cycle is 81% on active criteria, and (2) the increasing average percentage mastery competence knowledge of science on the first cycle is 75,01% on medium criteria and increased at the second cycle is 87,01% on high criteria. Moreover, the increasing classical completeness mastery competence knowledge of science on the first cycle is 57% and increased at the second cycle is 88,57%. Therefore, can be concluded that the application of the guide inquiry model in scientific approach based on the culture of inquiry can increase the activity and mastery competence knowledge of science at the fifth grade students of SDN 16 Pemecutan in academic year 2015/2016.keyword : guide inquiry, scientific approach, culture of inquiry, liveliness, competence knowledge of science
PENDEKATAN PEMBELAJARAN RME BERBANTUAN BAHAN MANIPULATIF BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SD ., Ni Putu Ana Wahyuni; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan pembelajaran RME berbantuan bahan manipulatif dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada kelas VI SD Negeri 29 Pemecutan tahun ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI SD Negeri 29 Pemecutan berjumlah 84 siswa. Subjek penelitian ditentukan dengan teknik populasi study/sampel jenuh. Data hasil belajar matematika dikumpulkan dengan instrument berupa tes objektif bentuk pilihan ganda, kemudian data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan pembelajaran RME berbantuan bahan manipulatif dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan dari hasil analisis uji-t diperoleh bahwa thit 8,82 > ttabel 2,00 dengan dk = 82 (∑n-2 = 84 – 2 = 82) taraf signifikansi 5%, demikian pula nilai rata-rata kelompok eksperimen 78,47 sedangkan nilai rata-rata kelompok kontrol 66,47. Hal ini berarti hasil belajar kelompok eksperimen lebih dari hasil belajar kelompok kontrol (78,47 > 66,47). Disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran RME berbantuan bahan manipulatif berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VI SD Negeri 29 Pemecutan Tahun Ajaran 2013/2014. Kata Kunci : Pendekatan Pembelajaran RME, Bahan Manipulatif, Hasil Belajar Matematika This study aims to determine significant differences between the learning outcomes of students that learned math using the RME approach aided learning manipulative materials to students that learned using conventional learning in sixth grade elementary school Pemecutan 29 school year 2013/2014. The study was quasi-experimental design using "Nonequivalent Control Group Design". The population in this study were all sixth grade students of SD Negeri 29 Pemecutan totaled 84 students. Study subjects was determined by engineering study population / sample saturated. Mathematics learning outcomes data collected by instruments in the form of objective test, then the data were analyzed by t-test. Results showed that there were significant differences in learning outcomes between students that learned to use RME-assisted learning approach manipulative materials to students that learned using conventional learning. It is shown from the results of t-test analysis found that 8.82 thit> TTable 2.00 with df = 82 (Σn-2 = 84-2 = 82) and a significance level of 5%, while the average value of the experimental group 78.47 while the average value of the control group 66.47. This means that the learning outcomes of the experimental group over the control group outcomes study (78.47> 66.47). It can be concluded that RME-assisted learning approach manipulative material effect on students' mathematics learning outcomes Elementary School sixth grade school year Pemecutan 29 2013/2014 keyword : Learning Approach RME, Manipulative Materials, Learning Outcomes of Mathematics
PENGARUH PEMBELAJARAN GENIUS LEARNING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN SIKAP ILMIAH SISWA ., I Made Medi Sastrawan Giri; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3749

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara pemahaman konsep IPA dan sikap ilmiah siswa dengan menggunakan model pembelajaran Genius Learning dan model pembelajaran langsung pada siswa kelas VI SD di Desa Busungbiu tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment). Penelitian ini dilaksanakan dalam 5 kali pertemuan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI SD di desa Busungbiu. Sampel penelitian adalah siswa kelas VI SD No. 6 Busungbiu dan SD No. 8 Busungbiu sebagai kelas kontrol yang terdiri dari 23 orang siswa serta SD No. 9 Busungbiu sebagai kelas eksperimen terdiri dari 23 orang. Variabel penelitian adalah pemahaman konsep IPA dan sikap ilmiah sebagai variabel terikat serta model pembelajaran Genius Learning dan model pembelajaran langsung sebagai variabel bebas. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes dan kuesioner. Data yang dikumpulkan menggunakan metode tes untuk mengetahui pemahaman konsep dan kuesioner untuk mengetahui sikap ilmiah yang dianalisis menggunakan, statistik deskriptif, SPSS uji-t dan manova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan pemahaman konsep antara kelompok siswa yang belajar dengan pembelajaran Genius Learning dan pembelajaran langsung (sig=0,001 < 0,05), (2) terdapat perbedaan sikap ilmiah antara kelompok siswa yang belajar dengan pembelajaran Genius Learning dan pembelajaran langsung (sig=0,000 < 0,05), (3) terdapat perbedaan pemahaman konsep dan sikap ilmiah antara kelompok siswa yang belajar dengan pembelajaran Genius Learning dan pembelajaran langsung (sig=0,000 < 0,05)Kata Kunci : genius learning, pemahaman konsep, sikap ilmiah This study aims to determine the difference between the understanding of science concepts and scientific attitude of students using the Learning Genius learning model and learning model directly on sixth grade students in the school year 2013/2014 Busungbiu village. This research is a quasi-experiment (quasi-experiment). This study was conducted in 5 sessions. The population in this study were all sixth grade students in the village Busungbiu. Samples were six graders No. 6 Busungbiu and SD No. 8 Busungbiu as the control class consisting of 23 students and elementary school No. 9 Busungbiu as an experimental class consisted of 23 people. Variables research is the understanding of science concepts and scientific attitude as the dependent variable and Learning Genius learning models and learning models directly as independent variables. Data collection was performed by the method of tests and questionnaires. Data were collected using a test method to determine the understanding of the concept and to determine the attitude questionnaire were analyzed using scientific, descriptive statistics, t-test and SPSS manova. The results showed that: (1) there is a difference between understanding the concept of a group of students who learn by Genius Learning learning and direct instruction (sig = 0.001 < 0.05), (2) there is a difference between the scientific attitude with a group of students who study learning and direct instruction Genius Learning (sig = 0.000 < 0.05), (3) there are differences in the understanding of scientific concepts and attitudes among a group of students who learn by Genius Learning learning and direct instruction (sig = 0.000 < 0.05).keyword : genius learning, science consepts, scientific attitude
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF GROUP INVESTIGATION BERBANTUAN MEDIA KONKRET TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS V SD GUGUS KOLONEL I GUSTI NGURAH RAI DENPASAR UTARA ., Ni Luh Putu Yanti Winda Sari; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10662

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan model pembelajaran Kooperatif Tipe GI berbantuan Media Konkret terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain eksperimen yang digunakan desain eksperimen semu dengan rancangan kelompok non-ekuivalen. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas V SD Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai Tahun Ajaran 2016/2017. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VC SDN 1 Ubung sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah 37 siswa dan kelas VA SDN 2 Ubung sebagai kelompok kontrol dengan jumlah 40 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dengan metode tes, yakni tes pilihan ganda biasa yang berjumlah 30 butir soal yang telah di validasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitung=6,46 dengan taraf signifikansi 5% dan dk=75 diperoleh nilai ttabel=2,000 sehingga thitung=6,46> ttabel=2,000 maka Ho ditolak. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Kooperatif Tipe GI berbantuan Media Konkret dan siswa yang tidak dibelajarkan melalui model pembelajaran Kooperatif Tipe GI berbantuan Media Konkret pada siswa kelas V SD Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai. Rerata nilai kompetensi pengetahuan IPA yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Kooperatif Tipe GI berbantuan Media Konkret, yaitu 84,45 dengan predikat Baik (B) dan siswa yang tidak dibelajarkan melalui model pembelajaran Kooperatif Tipe GI berbantuan Media Konkret yaitu, 72,5 dengan predikat Cukup (C). Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Kooperatif Tipe GI berbantuan Media Konkret berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai.Kata Kunci : group investigation, kompetensi pengetahuan IPA This study aims to difference the effect of science between grade V students in SD Gugus Colonel I Gusti Ngurah Rai who is learning to use cooperative learning model type GI with concrete media and students who are studying the coalition on the theme of ecosystem. This research is an experimental research with the research design used is a quasi-experimental design (nonquivalent control group design). Population in this research is all student of class V at SD Gugus Colonel I Gusti Ngurah Rai District of North Denpasar. Determination of the sample is done by random sampling technique which is first done equality test on every member of population. Method of completion of data in this research is test method. Data collecting knowledge of IPA analyzed by t-test. The result of the research based on the observed data shows the significant difference of science knowledge between grade V students in Colonel I Gusti Ngurah Rai Sub District, North Denpasar Lesson Year 2016/2017 who are studying using GI Co-operative Learning Model with Concrete Media and students who are learning learning On the theme of ecosystem is dk = 37 + 40-2 = 75 with significant level 5%, then obtained (tct = 6.46> ttabel = 2.000) and the average knowledge of science that is learning using cooperative learning model type GI with concrete media , Namely 84.45 and students who follow the conventional learning, which is 72.5. Thus, it can be concluded that there is influence of Cooperative Type Learning Model GI with Concrete Media to science knowledge of grade V students of SD Gugus Colonel I Gusti Ngurah Rai District of North Denpasar Lesson Year 2016/2017. keyword : Group investigation, science knowledge competence
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN REASONING AND PROBLEM SOLVING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD DI GUGUS VIII KECAMATAN UBUD Md. Suarjana, Ni Wyn. Suarsini, I Dw. Kade Tastra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.776

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Reasoning And Problem Solving dan siswa yang belajar dengan model Direct Instruction pada siswa kelas V SD di gugus VIII Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperiment) dengan rancangan penelitian posttest only non-equivalent control group design. Populasi penelitian terdiri dari 5 kelas SD di gugus VIII Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar. Sampel ditentukan sebanyak 2 kelas yang dipilih dengan cara  simple group random sampling. Data hasil belajar matematika siswa, dikumpulkan dengan metode tes dan instrumen tes hasil belajar matematika dalam bentuk tes essay yang terdiri dari 5 butir tes. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan uji-t dengan taraf signifikansi 5%. Hasil uji analisis menunjukkan bahwa, nilai rata-rata siswa yang mengikuti pembelajaran model Reasoning And Problem Solving adalah 18,79, sedangkan nilai rata-rata siswa yang mengikuti pembelajaran Direct Instruction adalah 14,59. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t diperoleh thitung (4,11) > ttabel (2,000), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Reasoning And Problem Solving dan siswa yang belajar dengan menggunakan model  pembelajaran Direct Instruction. Kata-kata kunci: Reasoning And Problem Solving, Direct Instruction, hasil belajar matematika

Page 99 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue