cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS IV SD ., Dewa Ayu Mega Cahyani; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD di kelas IV semester II tahun pelajaran 2016/2017 di SD gugus V Kecamatan Banjarangkan Kabupaten Klungkung. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi eksperiment). Populasi penelitian ini adalah kelas IV di SD Gugus V Kecamatan Banjarangkan yang berjumlah 65 orang siswa. Sebanyak 44 siswa terpilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan melalui metode tes berbentuk pilihan ganda. Data tersebut dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung sebesar sebesar 6,398, dan ttabel dengan db = 24 dan 18 pada taraf signifikansi 5% adalah 2,08. Hal ini berarti nilai thitung lebih besar dari ttabel (6,398 > 2,08), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Dilihat dari hasil perhitungan rata-rata hasil belajar PKn kelompok eksperimen adalah 16,02 lebih besar daripada rata-rata hasil belajar PKn kelompok kontrol adalah 8,94, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berpengaruh positif terhadap hasil belajar PKn siswa kelas IV semester II tahun pelajaran 2016/2017 di SD gugus V Kecamatan Banjarangkan Kabupaten Klungkung.Kata Kunci : STAD, Hasil belajar PKn. This study aims to determine the difference of learning outcomes of Civics between groups of students who were taught by STAD type cooperative learning model and group of students who were taught not to use STAD type cooperative learning model in class IV second semester of academic year 2016/2017 in SD group V District Banjarangkan Klungkung Regency . This type of research is quasi experiment (quasi experiment). The population of this research is class IV in SD Gugus V Kecamatan Banjarangkan which amounts to 65 students. A total of 44 students were selected as samples determined by random sampling technique. Data collected through multiple choice shaped test method. The data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The result showed that t count equal to 6,398, and ttable with db = 24 and 18 at significance level 5% was 2.08. This means the tcount is greater than the ttable (6.398> 2.08), so H0 is rejected and H1 is accepted. So it can be interpreted that there are significant differences in learning outcomes of Civics between groups of students who were taught by STAD type cooperative learning model and group of students who were taught not using STAD type cooperative learning model. Judging from the average calculation of learning outcomes of PKN, the experimental group is 16.02 greater than the average of PKN learning outcomes of the control group is 8.94, so it can be concluded that the application of STAD type cooperative learning model positively influences the students' learning outcomes IV second semester of academic year 2016/2017 at SD group V District of Banjarangkan Klungkung Regency.keyword : STAD, learning outcomes Civics.
PENGARUH PENDEKATAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT (STM) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS DESA BUNGKULAN I Wy. Romi Sudhita, Ni Kdk. Widiartini, I Md. Tegeh,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1283

Abstract

AbstrakPenelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  (1)  deskripsi  hasil  belajar  IPA  siswa  yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan STM, (2) deskripsi  hasil belajar siswa yang mengikuti  pembelajaran  dengan  pembelajaran  konvensional,  (3)  perbedaan  yang singnifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan STM dan siswa  yang  mengikuti  pembelajaran  dengan  pembelajaran  konvensional  pada  siswa kelas IV  semester genap  SD Gugus IV  Desa Bungkulan Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng  tahun  pelajaran  2012/2013.  Jenis  penelitian  ini  adalah  penelitian  ini  adalah penelitian  quasi  exsperimen  dengan  rancangan  post-test  only  control  group  design. Populasi  penelitian  ini  adalah  seluruh  siswa  kelas  IV  di  SD  Gugus  IV  Desa  Bungkulan Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Sebanyak 47 orang siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA ranah kognitif yang dikumpulkan melalui tes objektif pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan  statistik  inferensial  (uji-t).  Hasil  penelitian  menujukan  bahwa,  (1)  hasil  belajar  IPA siswa  yang  mengikuti  pembelajaran  dengan  pendekatan  STM  berada  pada  kategori sangat  tinggi,dengan  mean  20,95,    (2)  hasil  belajar  IPA  siswa  yang  mengik uti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional berada pada kategori  rendah, dengan mean 14,28,  (3). terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajara dengan pendekatan STM dan kelompok siswa yangmengikuti pembelajaran konvensional,  dengan  thitung = 2,17 >  ttabel  = 2,00.  Dengan demikian  dapat  diketahui  bahwa  pendekatan  STM  berpengaruh  terhadap  hasil  belajar IPA siswa kelas IV Kata-kata kunci: STM, pembelajaran konvensional, hasil belajar.
PENGARUH STRATEGI DRTA TERHADAP KETERAMPILAN MENYIMAK PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA ., I Wayan Eddy Trisna; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan menyimak Bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi DRTA dan kelompok siswa yang dibelajarkan secara konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu menggunakan rancangan “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V Gugus Letkol Wisnu Denpasar Tahun Ajaran 2013/2014. yang terdiri dari 9 kelas dengan 334 orang siswa. Sampel penelitian ditentukan menggunakan tehnik random sampling dan ditetapkan 80 siswa sebagai sampel penelitian. Data tentang hasil menyimak Bahasa Indonesia dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda biasa sebanyak 35 butir soal. Data yang terkumpul dianalisis mengunakan analisis statistik deskriptif (uji-t). Berdasarkan taraf signifikan 5% dan db =78 (thitung= 3.135 > ttabel = 2,00), menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan menyimak Bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi DRTA dan kelompok siswa yang dibelajarkan secara konvensional. Ini berarti, strategi DRTA berpengaruh terhadap keterampilam menyimak Bahasa Indonesia siswa kelas V SD Gugus Letkol Wisnu Denpasar Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Strategi DRTA, keterampilan menyimak Bahasa Indonesia. The aim of this research is to determine the significant diffrence between group of students in Indonesian learning. The first group of students is observed using DRTA Strategy, while the other group is tought regularly using convetional methode. This type of research is based on “Nonequivalent Control Group Design”. The population in this research involving all students in 5th grade of Gugus Letkol Wisnu Denpasar, year 2013/2014. There were 9 classes with 334 students. The sample in the reseach was Random Sampling and only 80 students were selected in the study. The data of the result in Understanding Indonesian Language is collected by giving 35 questions. The questions were multiple choice. After that, the Data is analysed using Statistic Descriptive Data Analitic (Uji-T). Based on 5% significcant standard and dan db =78 (thitung= 3.135 > ttabel = 2,00) the study shows there was a significant difference in understanding Indonesian Languange between the first group of students using DRTA strategy and the other conventional group of student. It means teaching strategy using DRTA has a great benefit to studentof 5th grade of Gugus Letkol Wisnu Denpasar in learning Indonesian Language, for academic year of 2013/2014. keyword : DRTA strategy, skill in observing Indonesia
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS V ., Gusti Ayu Kade Emi Saptayanti; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament dan model pembelajaran konvensional siswa kelas V di SD Gugus Singasari Kecamatan Pekutatan Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non equivalent post test only control group design. Sampel sebanyak 2 kelas, yang terdiri atas 55 orang. Kelas eksperimen dan kelas control ditentukan dengan tekhnik random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metodeo bservasi dan tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial, dengan uji-t. Berdasarkan analisis data dengan uji-t, diperoleh nilai thitung sebesar 45,70 lebih besar dari nilai ttabel sebesar 2,006 dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan thitung > ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar Matematika yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran teams games tournment dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Dari rata-rata ( ) hitung, diketahui kelompok eksperimen adalah 39,11 dan kelompok kontrol adalah 26, 09. Hal ini berarti eksperimen > kontrol, menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran teams games tournament berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V SD Gugus Singasari Kecamatan Pekutatan tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : Hasil belajar matematika, teams games tournament The aims of this study are to know the significant differences of the student’s learning outcomes on match between the students who were taught by using cooperative learning model teams games tournament and the students who were taught using conventional learning model of the five grade students in Cluster Singasari District of Pekutatan School Year 2015/2016. This research was a quasi-experimental design with non-equivalent post-test only control group design. The Samples were two classes which consisted of 55 students. The Experimental class and control class were determined by random sampling technique. The data were collected using the methods of observation and tests. The data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics through t-test. Based on the analysis of data with t-test, obtained tarithmetic 45,70 and ttabel =2,006 at significant level is 5%. The results show that tarithmetic > ttabel, so it can be interpreted that there are differences in mathematics learning outcomes significantly between students who take to the lesson with teams games tournament learning model and students following the study with conventional learning model. Of the average ( ) is calculated, known ( ) experimental class was 39,11 and the control class was 26,09. This means that eksperimental > control, result showed that application cooperative learning model teams games tournament type learning outcomes on mathematics significantly of the five grade students in Cluster Singasari District of Pekutatan School Year 2015/2016.keyword : learning outcomes on mathematics, teams games tournament
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS SISWA KELAS V SD GUGUS KOMPYANG SUJANA KECAMATAN DENPASAR UTARA ., Made Ayu Kusumadewi; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10804

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray berbantuan media audio visual dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana Kecamatan Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini termasuk Quasi Eksperiment Design dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Grup Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana Kecamatan Denpasar Utara yang berjumlah 343 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling didapatkan SDN 2 Peguyangan sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah 40 siswa dan SDN 3 Tonja sebagai kelompok kontrol dengan jumlah 36 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dalam bentuk pilihan ganda biasa yang berjumlah 30 soal yang telah divaliditas. Data dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil uji-t didapat thitung = 4,95 dan ttabel pada taraf signifikan 5% dengan dk = 74 adalah 2,00. Berdasarkan kriteria pengujian thitung > ttabel (4,95 > 2,00) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Rerata kompetensi pengetahuan IPS yang diperoleh siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Two Stay Two Stray berbantuan media audio visual lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional (81,00 > 70,00). Berdasarkan pengujian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Two Stay Two Stray berbantuan media audio visual berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana Kecamatan Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : two stay two stray, audio visual, kompetensi pengetahuan IPS Abstract This research has purpose to find out the significant difference of social science knowledge competence student groups which using the Two Stay Two Stray learning model assisted by audio visual media and the student groups that were taught by using conventional learning to 5th grade students of Gugus Kompyang Sujana Elementary School of North Denpasar Sub-district Academic Year 2016/2017. It is a Quasi Experiment Design with Non equivalent Control Grup Design. This research population are the whole students Gugus Kompyang Sujana Elementary School with total of 343 students. Sample using random sampling technique and SDN 2 Peguyangan is as experiment group with total of 40 students and SDN 3 Tonja as control group with total of 36 students. Data was analyzed by t-test. Based on the t-test it is obtained tcount = 4.95 and ttable in significant level 5% and dk 74 = 2.00. Based on the testing criteria the tcount > ttable (4.95 > 2.00) so H0 is rejected and Ha is accepted. The average of social science knowledge competence obtained by the students taught through Two Stay Two Stray learning model assisted by audio visual media is higher than the students taught through the conventional learning (81.00 > 70.00). Based on the testing it can be concluded that the Two Stay Two Stray learning model assisted by audio visual media has influence to the social science knowledge competence the students of 5th grade of Gugus Kompyang Sujana Elementary School of Nort Denpasar Sub-district of Academic Year 2016/2017.keyword : two stay two stray, audio visual, social science knowledge competence
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MURDER TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V SD DI GUGUS I KECAMATAN BULELENG ., Kadek Herdianto; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran MURDER dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di gugus I Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas V SD di gugus I Kecamatan Buleleng yang berjumlah 11 kelas. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data pemahaman konsep IPA siswa menggunakan tes uraian yang dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t, diperoleh nilai thitung sebesar 11,14 dan ttabel sebesar 2,000, pada taraf signifikansi 5% dan db=57. Hal ini berarti thitung lebih besar daripada ttabel. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran MURDER dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran MURDER berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa kelas V di SD gugus I Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun ajaran 2014/2015. Kata Kunci : Model MURDER, Pemahaman Konsep IPA The purpose of this research was to know the difference of the concept undertanding in natural science between the group of student who was taught by using MURDER teaching model and the group of student who was taught by using the conventional teaching model in the fifth grade students of elementary school in cluster one of Buleleng district. This was a quasi experimental research with nonequivalent posttest only control group design. The population of this research was fifth grade of elementary school in cluster one of Buleleng district which consisted of 11 classes. The sample was choosen by the use of simple random sampling technique. The data of concept undertanding in natural science were collected by using essay test which was analyzed by using descriptive statistics analysis and inferential statistics that was t-test. Based on the t-test calculation, the research result showed that tcount value was 11,14 and ttable was 2,000, on significance standard 5% and db=57. That meant that tcount is bigger than that of ttable. The result showed that there was difference of concept undertanding in natural science between group of students who were taught by using MURDER teaching model and group of students who were taught by using conventional teaching model. Thus, can concluded that MURDER teaching model influenced the concept undertanding in natural science of fifth grade students of elementary school in cluster one of Buleleng district, Buleleng regency in academic year 2014/2015. keyword : MURDER Model , the concept undertanding in natural science
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD DENGAN VCD UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SDN 1 KETEWEL I Wyn. Sujana, Ni Pt. Elsya Sutarsih, I Wyn. Wiarta,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.886

Abstract

Abstrak   Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1)Meningkatkan motivasi belajar matematika melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif STAD dengan Media VCD pada siswa Kelas IV di SDN 1 Ketewel, Gianyar Tahun Ajaran 2012/2013 dan 2) Meningkatkan hasil belajar matematika melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dengan Media VCD pada Siswa Kelas IV di SDN 1 Ketewel, Gianyar Tahun Ajaran 2012/2013.Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 1 Ketewel, Gianyar yang berjumlah 34 yang terdiri dari 22 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Datatentang motivasi dikumpulkan menggunakan kuesioner dan hasil  belajarmatematika dikumpulkan menggunakan tes. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan (1) terjadi peningkatan persentase rata-rata motivasi belajar matematika sebesar 5,81% dari  76% pada siklus I berada pada kriteria sedang menjadi 81,81% berada pada kriteria tinggi pada siklus II, dan (2) terjadi peningkatan persentase rata-rata hasil belajar matematika siswa sebesar 10,18% dari 70% pada siklus I berada pada kriteria sedang menjadi 80,18%  pada siklus II berada pada kriteria tinggi. Ketuntasan klasikal hasil belajar matematika meningkat sebesar 17,64%dari 67,65% pada siklus I menjadi  85,29% pada siklus II.Jadi, simpulan dari penelitian ini,  melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dengan media VCD dapat meningkatan motivasi dan hasil  belajar matematika siswa kelas IV SDN 1 Ketewel, Gianyar Tahun Ajaran 2012/2013.   Kata-kata kunci: Model Pembelajaran Kooperatif  STAD,Media VCD, Motivasi, dan Hasil Belajar.
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PENGETAHUAN IPA ., Anak Agung Sri Krisna Dewi; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7091

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk meningkatkan motivasi belajar pada siswa kelas IV SDN 8 Sumerta melalui Penerapan Pendekatan Saintifik Berbasis Model Discovery Learning Tahun Ajaran 2015/2016, (2) untuk meningkatkan hasil belajar pengetahuan IPA pada siswa kelas IV SDN 8 Sumerta melalui Penerapan Pendekatan Saintifik Berbasis Model Discovery Learning Tahun Ajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV semester II SDN 8 Sumerta sebanyak 36. Data penelitian tentang motivasi dan hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan tes hasil belajar IPA. Data yang terkumpul dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian pada motivasi belajar siswa menunjukkan persentase nilai rata-rata siklus I 73% berada pada kategori sedang, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 82% berada pada kategori tinggi. Sementara, persentase nilai rata-rata hasil belajar pengetahuan pada pra siklus sebesar 67% berada pada kategori sedang. Setelah pelaksanaan tindakan siklus I persentase rata-rata hasil belajar pengetahuan sebesar 73% berada pada kategori sedang, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 82% berada pada katagori tinggi. Ketuntasan belajar pada pra siklus 38% berada pada katagori rendah. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada siklus I mencapai 39% berada pada kategori rendah dan mengalami peningkatan pada siklus II mencapai 81% yang berada pada kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa, penerapan pendekatan saintifik berbasis model discovery learning dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar pengetahuan IPA siswa kelas IV SDN 8 Sumerta tahun ajaran 2015/2016. Kata Kunci : saintifik, discovery learning, motivasi belajar, hasil belajar pengetahuan IPA The goals of this research are (1) improve the motivation students in class IV SDN 8 Sumerta through the application scientific approach to the Discovery Learning Model academic year of 2015/2016, (2) to gain more knowledge on our study of physics students in class IV SDN 8 Sumerta through the application of scientific approach to the Discovery Learning Model academic year of 2015/2016. This reaearch is a class act that is done in two cycles. The subyek were students in class IV SDN 8 Sumerta, 36 students in total. Data result of the motivation and studying physics are collected by using the questioner test and result test of learning physics. Then the data were analyzed using statistic descriptive analysis method and quantitative descriptive statistic analysis method. Research of the result indicate the motivation students the average in the first cycle is 73% (currently on medium category), 82% (currently on higt category) in second cycles. The average value of learning outcomes for pre-cycles physic obtained 67% (currently on medium category). After the application of scientific approach to the Discovery Learning Model, the average learning outcomes reached 73% (currently on medium category), 82% (currently on hight category) in second cycle. Based on the results of that study can be concluded, the application of scientific approachto the Discovery Learning Model are improve the motivation and learning outcomes physic in class IV SDN 8 Sumerta. keyword : scientific , discovery learning , motivation, learning outcomes physic.
PENERAPAN MODEL POLYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DALAM MEMECAHKAN SOAL CERITA MATEMATIKA SISWA KELAS V ., Sari Kusuma Dewi; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Drs. Made Sumantri
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2057

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Matematika siswa kelas V SDN No. 2 Sepang, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013 setelah diterapkan model pembelajaran Polya. Subjek penelitian ini sebanyak 28 orang siswa kelas V. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri atas 2 siklus. Tiap siklus melalui empat tahap, yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Data dikumpulkan dengan metode tes. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis kemudian dikonversikan pada PAP skala lima. Hasil analisis menunjukan bahwa hasil belajar Matematika sebesar 71,07% (kategori sedang) pada siklus I, kemudian meningkat menjadi 90,35% pada siklus II (kategori sangat tinggi). Ini menunjukan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar sebesar 19,28% dari siklus I ke siklus IIKata Kunci : pembelajaran Polya, hasil belajar The study aims to determine the improvement of student learning outcomes Math class No. SDN. 2 Sepang, District Busungbiu, Buleleng Academic Year 2012/2013 after Polya applied learning models. The subjects were 28 students of class V. This research is a class action consisting of 2 cycles. Each cycle through the four stages, namely planning, implementation, observation/evaluation, and reflection. Data collected by the test method. The data collected was analyzed by quantitative descriptive analysis. The result of the analysis is then converted to a scale of five PAP. The results of the analysis showed that the learning outcomes of Mathematics at 71.07% (medium category) in the first cycle, then increased to 90.35% in the second cycle (high category). This shows that an increase of 19.28% learning outcomes from the first cycle to the second cycle.keyword : polya learning, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PBM) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS IV TAMPAKSIRING TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., I Nyoman Triyana; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional kelas V SD Gugus IV Tampaksiring Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah quasy eksperimen, menggunakan desain penelitian nonequipalent control group desigen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang berada di Gugus IV Tampaksiring tahun pelajaran 2013/2014, yang berjumlah 5 kelas. Tehnik sampel yang digunakan random sampling. Hasil sampel didapat kelas V SD No 1 Pejeng Kelod sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 31 siswa, dan siswa kelas V SD No 3 Pejeng Kangin sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 32 siswa. Data hasil belajar siswa dikumpulkan melalui metode tes dengan instrumen tes objektif pilihan ganda. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan dari hasil uji t sebesar 2,47. Pada taraf signifikansi 5% (α= 0,05) atau tingkat kepercayaan 95% dengan dk 31 + 32 - 2 = 61 diperoleh ttabel 2,000. Jadi thitung lebih besar dari ttabel yakni 2,47 > 2,000. Karena thitung > ttabel maka H0 ditolak dan Ha diterima. Yang berarti ada perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional. Nilai rata-rata yang diperoleh antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran berbasis masalah yaitu sebesar 77,48 dan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional yaitu sebesar 69,78.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus IV Tampaksiring tahun pelajaran 2013/2014Kata Kunci : model pembelajaran berbasis masalah, hasil belajar IPA siswa. This study aims to determine significant differences in learning outcomes between students who are learning science through problem -based learning model in which students learn through conventional teaching fifth grade elementary Cluster IV Tampaksiring Academic Year 2013/2014 . This type of research is Quasy experiment , using a control group design study nonequipalent desigen . The population in this study were all fifth grade students who are in Cluster IV Tampaksiring academic year 2013/2014 , which amounts to 5 classes . Sampling techniques used random sampling . Results obtained samples fifth grade elementary school No. 1 Pejeng kelod as the experimental group numbering 31 students , and fifth grade students of elementary school No. 3 Pejeng Kangin as a control group numbering 32 students . Student learning outcomes data were collected through a test method with multiple-choice objective test instrument . The data were analyzed with t.Hasil test showed that there are significant differences between the learning outcomes of students learning science through problem -based learning model with students who learn through conventional learning . It is shown from the results of the t test of 2.47 . At the 5% significance level ( α = 0.05 ) or 95 % confidence level with a dk 31 + 32-2 = 61 obtained ttable 2,000 . So tcount larger than the ttable 2.47 > 2.000 . Because of t > t table then H0 is rejected and Ha accepted . Which means there is a significant difference between the learning outcomes of students studying science through problem -based learning model with students who learn through conventional learning . The mean value obtained between students who learn through problem -based learning model that is equal to 77.48 and students who learn through conventional teaching that is equal to 69.78 . Thus it can be concluded that there are significant model of problem-based learning on learning outcomes of students grade science Cluster IV V SD Tampaksiring academic year 2013/2014keyword : problem-based learning model, students learn science results.

Page 97 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue