cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS LETKOL WISNU TAHUN AJARAN 2016/2017 ., Ni Luh Ketut Ayu Yeni Pratiwi; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10643

Abstract

Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD Gugus Letkol Wisnu Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rencangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus Letkol Wisnu yang berjumlah 345 orang. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 10 Peguyangan berjumlah 41 siswa sebagai kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri dan siswa kelas IVA SDN 5 Peguyangan berjumlah 32 orang siswa sebagai kelompok kontrol dengan tidak menggunakan model pembelajaran inkuiri. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dalam bentuk tes objektif pilihan ganda biasa dengan empat jawaban. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitung = 6,516 > ttabel = 2,000 untuk signifikansi 5% dan dk = 71, maka H0 ditolak yang berarti terdapat perbedaan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri dengan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model pembelajaran inkuiri pada kelas IV SD Gugus Letkol Wisnu tahun pelajaran 2016/2017. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kompetensi pengetahuan IPA siswa kelompok eksperimen lebih dari nilai rata-rata kompetensi pengetahuan IPA siswa kelompok kontrol (X = 84,68 > X = 71,38). Dengan demikian, dapat disimpulkan model pembelajaran inkuiri berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD Gugus Letkol Wisnu Tahun Pelajaran 2016/2017. Kata Kunci : inkuiri, kompetensi pengetahuan IPA Based on background and problem formulation, this research was intended to know whether or not the natural IPA knowledge to be competence in learning process of the fourth grade students of SD Gugus Letkol Wisnu in academic year 2016/2017. This type of research is quasi-experimental research with nonequivalent control group design. The population of this research is all fourth grade students of SD Gugus Letkol Wisnu who need 345 people. The sample was collected by random sampling. Samples taken by SDN 10 Peguyangan requiring 41 students as group which was taught by inquiry model and IVA SDN 5 Peguyangan using 32 students as control group by using inquiry model. The data collection is done by using the test method in the form of the usual double choice objective test with four answers. The data obtained were analyzed using test-t analysis. The result of data analysis is tvalue = 6,516 > ttable = 2,000 for significant 5% and dk = 71, then H0 is rejected which means there are groups of students who are taught using inquiry learning model with group of students who are taught not to use inquiry learning model in fourth grade student of SD Gugus Letkol Wisnu in academic year 2016/2017. The result showed average scor from group who used inquiri strategy is more achieve from average scor than group without used any strategy (X = 84,68 > X = 71,38). Thus, can be concluded the inquiry learning model reformed the IPA knowledge competence of fourth grade student of SD Gugus Letkol Wisnu in academic year 2016/2017. keyword : inquiry, IPA knowledge competence
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD DI GUGUS 7 TIANYAR Ndara Tanggu Renda, Ni Ngh. Sutrini, Ni Kt. Suarni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.743

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe GI dan siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan desain post test only control group desain. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD di gugus 7 Tianyar pada semester genap tahun pelajaran 2012/2013. Sampel ditentukan dengan  teknik random sampling dan diperoleh SD N 5 Tianyar sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 22 siswa dan SD N 3 Tianyar Tengah sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 21 siswa. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes dalam bentuk pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar IPA siswa setelah dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe GI berada pada kategori tinggi yaitu pada rentangan 17,5-22,5 sebanyak 15 orang atau 68,18 %, (2) hasil belajar IPA siswa setelah dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional berada pada kategori sedang yaitu pada rentangan 13,5-17,5 sebanyak 17 orang atau 80,95 %, (3)  terdapat perbedaan secara signifikan hasil belajar IPA siswa antara siswa yang di ajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe GI dan siswa yang di ajar dengan model pembelajaran konvensional, hasilnya menunjukkan thitung 4,548 dan ttabel 2,021 dengan taraf signifikansi 5%. Kata kunci: model pembelajaran kooperatif tipe GI, hasil belajar IPA.
Pengaruh Model Pembelajaran Siklus Belajar Empiris Induktif dengan Peta konsep terhadap Pemahaman konsep IPA pada siswa kelas V di Gugus V Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014 ., Putu Lia Novi Arini; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran empiris induktif dengan peta konsep dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen quasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus V Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang sampelnya 201 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD No 1 Panji yang berjumlah 29 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD No 2 Panji yang berjumlah 26 orang sebagai kelas kontrol. Data pemahaman konsep IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan instrumen tes berbentuk essay. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji–t. Hasil analisis data, diperoleh thitung = 5,77 lebih besar dari ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,000. Dilihat dari hasil perhitungan rata–rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 36,35 lebih besar dari rata–rata hasil belajar IPA kelompok kontrol, yaitu 27,75 dengan taraf signifikasi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, karena t hitung > t tabel maka H0 ditolak dan Ha diterima.Kata Kunci : model pembelajaran siklus belajar empiris induktif dengan peta konsep, hasil belajar ipa This research aims at findings the comparison of student’ understanding inpon the scientifi concept among the students who study using alearning method of inductive empirical method and the students who study using the conventional one. The research is a type of quational experiment of research method. It uses sample of experiments are the students of fifth grade students of elementary school in the year of 2013/2014 especially those are the fifth grade students of SD gugus V kec. Sukasada kab. Buleleng. It consists of 201 students in which it includes 29 studendts as experiment sample class and 26 students of SD no. 2 panji in grade fifth as the control class sample. Data on the understanding of scientific concept of the samples are then collected through the use of test instrument in the form of essay test. Data are obtained through the use of statistical descriptive analysis as well as statistical inferential t-test. The resulf of data analysis, obtained t-count = 5,77 more than t-table (significantlg 5 %) = 2000. It indicates from the average result of science study of experiment class sample is that 36,35 more that it is from the average result of science study of control class sample, that is 27,75. Based on the findings data, and the criteria of test, that t-count > t-table, this, Ho is refused, and Ha is being accepted.keyword : learning model of using inductive empire learning with the concept map, science learning result.
Pengaruh Model Pembelajaran Word Square Berbasis Outdoor Study Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA Siswa Anditha Febbriana, I Made Ryan; Ardana, I Ketut; Sastra Agustika, Gusti Ngurah
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 7, No 2 (2019): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v7i2.17737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Word Square berbasis Outdoor Study dengan kelompok siswa dibelajarkan secara konvensional pada kelas V SD Gugus Untung Surapati Kecamatan Denpasar Timur Tahun Ajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan kelompok non-equivalent control group design. Populasi pada penelitian ini ialah 7 kelas V SD Gugus Untung Surapati Kecamatan Denpasar Timur Tahun Ajaran 2018/2019 dengan jumlah siswa 206 orang. Penarikan sampel dalam penelitian menggunakan teknik kelompok atau rumpun dengan pengacakan kelas yang sudah ada, kemudian dilakukan pengudian untuk penentuan kelompok eksperimen dan kontrol sehingga diperoleh kelas V SD Negeri 4 Sumerta sebanyak 41 siswa sebagai kelompok kelas eksperimen dan kelas V SD Negeri 9 Sumerta sebanyak 34 siswa sebagai kelompok kelas kontrol. Data kompetensi pengetahuan IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes objektif pilihan ganda biasa sebanyak 30 soal yang sudah divalidasi. Rata-rata nilai posttest kompetensi pengetahuan IPA kelompok eksperimen = 85,12 > = 78,53 kelompok kontrol dengan perbedaan sebesar 6,6. Hasil analisis uji-t menunjukkan nilai thitung = 2,163 > ttabel (ɑ=0,05, dk=73) = 1,993 sehingga hipotesis yang berbunyi terdapat perbedaan signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran word square berbasis outdoor study dengan kelompok siswa yang dibelajarkan secara konvensional siswa kelas V Gugus Untung Surapati Kecamatan Denpasar Timur Tahun Ajaran 2018/2019 diterima. Sesuai dengan hasil tersebut disimpulkan bahwa model pembelajaran word square berbasis outdoor study berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Gugus Untung Surapati Kecamatan Denpasar Timur Tahun Ajaran 2018/2019.Kata kunci: word square, outdoor study, IPA 
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERBANTUAN MEDIA INDEX CARD MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS V SDN GUGUS 8 GIANYAR I G.A.Agung Sri Asri, L. Karyani, I Kt. Adnyana Putra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1555

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media index card match dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non-equivalent Control Group Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SDN Gugus 8 Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan teknik purposive random sample. Data hasil belajar IPS siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda biasa. Data dianalisis menggunakan uji-t dengan rumus polled varians. Rata-rata hasil belajar IPS kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media index card match lebih dari kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (80,21>71,48). Dari hasil analisis data diperoleh thitung 5,291. Sedangkan ttabel dengan db 72 pada taraf signifikansi 5% adalah 2,000. Hal ini berarti thitung lebih dari ttabel (5,291 > 2,000). Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media index card match dengan kelompok siswa yang mengikuti  pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media index card match berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SDN Gugus 8 Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014.   Kata kunci : Model pembelajaran berbasis masalah, media index card match, hasil belajar   Abstract This study aims to determine significant differences between the learning outcomes of students who take the social studies group learning using problem-based learning model of media-assisted index card match with a group of students who take conventional learning in grade fifth SDN Gugus 8 Gianyar Academic Year 2013/2014. This study is a quasi-experimental study with the study design used is Nonequivalent Control Group Design. The population in this study were all students grade fifth SDN Gugus 8 Gianyar Academic Year 2013/2014. Samples were taken by purposive random sampling technique. Social studies student learning outcomes data collected by instruments in the form of multiple choice tests. Data were analyzed using t-test with a sample variance formula polled. Average learning outcomes of students who take the social studies group learning using problem-based learning model assisted media card index match is greater than the group of students who take the conventional teaching (80.21> 71.48). From the analysis of the data obtained t 5.291. While the difference ttabel with df 72 at 5% significance level is 2.000. This means that t is greater than t table (5.291> 2.000). So that there are significant differences between the learning outcomes of students who take the social studies group learning using problem-based learning model of media-assisted index card match with a group of students who take conventional learning. It can be concluded that the problem-based learning model of media-assisted card index match affects the outcome of grade fifth social studies SDN Gugus 8 Gianyar Academic Year 2013/2014.   Key words: Problem-based learning model, media index cards match, the results of  social
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PBM) BERBANTUAN MEDIA KONKRET UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA TEMA TEMPAT TINGGALKU SISWA KELAS IVB SD NEGERI 6 KESIMAN TAHUN AJARAN 2015/2016 ., Ni Luh Sri Rahayu; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa melalui penerapan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media konkret. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek terteliti siswa kelas IVB SD Negeri 6 Kesiman Tahun Ajaran 2015/2016 berjumlah 33 orang. Tindakan dilakukan dalam 2 siklus. Siklus I terdiri atas 4 pertemuan dan siklus II terdiri atas 4 pertemuan. Setiap pertemuan dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Objek penelitian adalah hasil belajar IPA meliputi kompetensi sikap, kompetensi pengetahuan, dan kompetensi keterampilan dalam belajar IPA. Metode pengumpulan data digunakan metode observasi untuk mengumpulkan data kompetensi sikap dan keterampilan dalam belajar IPA dan metode tes untuk mengumpulkan data kompetensi pengetahuan IPA. Data dianalisis dengan analisis statistik deskriptif, analisis deskriptif kuantitatif, dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media konkret dapat menumbuhkan kompetensi sikap dalam belajar IPA, hal ini teramati dari bertambahnya kuantitas siswa dari siklus I sebanyak 76,26% dan siklus II sebanyak 86,86% meningkat sebesar 10,6% yang mencapai indikator kompetensi sikap yang telah ditentukan Kompetensi pengetahuan IPA siswa pada siklus I sebanyak 72,18% dan siklus II menjadi 86,04% meningkat sebesar 13,86% dengan predikat sangat baik. Terjadi juga perubahan kuantitas siswa yang memenuhi indikator kompetensi keterampilan dalam belajar IPA dari siklus I sebanyak 50,9% dan siklus II sebanyak 68,48% meningkat sebesar 17,58%. Dengan demikian disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media konkret dapat meningkatkan hasil belajar IPA tema tempat tinggalku siswa kelas IVB SD Negeri 6 Kesiman tahun ajaran 2015/2016. Kata Kunci : pbm,media konkret, ipa This study aims to improve students' science learning outcomes through the application of problem-based learning model aided concrete media. This research is a classroom action research (PTK) with the subject terteliti graders Kesiman IVB Elementary School 6 Academic Year 2015/2016 amounted to 33 people. Actions performed in two cycles. First cycle consisted of 4 meetings and the second cycle consists of 4 meetings. Each meeting starts from planning, implementation, observation, and reflection. The object of research is the result of learning science competencies include attitudes, knowledge competence, and competence skills in learning science. Data collection method used observation method to collect data competence attitudes and skills in learning science and the test method to collect data competence IPA knowledge. Data were analyzed with descriptive statistical analysis, descriptive analysis of quantitative and qualitative descriptive analysis. The results showed that the application of problem-based learning model aided concrete media can foster competence in the attitude to learn science, it is observed from the increased quantity of students of the first cycle as much as 76.26% and the second cycle as much as 86.86% which increased by 10.6% achieve competence indicator predetermined attitude competence IPA knowledge of students in the first cycle as much as 72.18% and 86.04% second cycle be increased by 13.86% with excellent predicate. Occurs also change the quantity of students who meet the indicators of competence in learning science skills of the first cycle as much as 50.9% and the second cycle as much as 68.48% increase of 17.58%. Thus concluded that the application of problem-based learning model aided concrete media to improve learning outcomes IPA theme of my place IVB grade students of SD Negeri 6 Kesiman the academic year 2015/2016.keyword : pbm, concrete media, science
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERBANTUAN MIND MAPPING BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS III GIANYAR ., Ni Putu Harini Adiyatmaningsih; ., Drs. I Made Suara, M.Pd; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3057

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan mind mapping dan siswa yang dibelajarkan secara konvensional pada siswa kelas V Gugus III Gianyar. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu yakni nonequvalent control group desain. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V di Gugus III Gianyar yag berjumlah 232 orang siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling, yang diuji kesetaraannya dengan teknik matching sehingga diperoleh siswa siswa kelas V SD Negeri 2 Bitera sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 3 Bakbakan sebagai kelompok kontrol yang masing-masing berjumlah 31 orang siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes. Tes yang digunakan adalah tes hasil belajar IPA dalam bentuk objektif tipe pilihan ganda biasa. Analisis data menggunakan metode analisis statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, nilai rata-rata hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran model berbasis masalah berbantuan mind mapping lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Pengujian hipotesis dengan menggunakan uji t juga memperoleh hasil thitung = 4,92 dan t tabel = 2,00 karena thitung > ttabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan anatara hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan mind mapping dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan mind mapping berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD gugus III Gianyar tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Model pembelajaran berbasis masalah berbantuan mind mapping, hasil belajar IPA This study aimed to determine significant differences of science learning outcomes between students who learned by the problem besed learning model assisted mind mapping with students who learned by the conventional learning at fifth grade elementary school at Gugus III Gianyar. This study used quasi-experimental design was Nonequvalent Control Group Design. The population of this study were all students at fifth grade elementary school students at Gugus III Gianyar District in 2013/2014 academic year with 232 students. The samples was obtained by using random sampling technique with the drawing result were the fifth grade students of SD Negeri 2 Bitera as the experimental group and fifth grade students of SD Negeri 3 Bakbakan as the control group which each of the group consisted of 31 students. The data was collected by the test method. The data analysis used the t-test statistical analysis. The results showed that the average value of students science learning outcomes who followed the problem besed learning model assisted mind mapping was higher than the average value of students learning outcomes who followed the conventional learning. Hypothesis testing used t-test also obtained the results of tcount = 4,92 and ttable = 2.00, because of tcount > ttable then Ho was rejected and Ha was accepted. This proves that there are significant differences science learning outcomes of students who followed problem besed learning model assisted mind mapping between students who followed the conventional learning. It can be concluded that the applied of the problem besed learning model assisted mind mapping was influenced to science learning outcomes of fifth grade elementary school students at Gugus III Gianyar District in 2013/2014 academic year.keyword : problem-based learning model, mind mapping , learning outcomes
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS ASESMEN PORTOFOLIO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENGETAHUAN MATEMATIKA DAN SIKAP SOSIAL PADA TEMA CITA-CITAKU SISWA KELAS IV SD N 4 UBUNG ., Putu Indra Kusuma; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5164

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk (1) meningkatkan hasil belajar pengetahuan matematika melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio pada tema cita-citaku siswa kelas IV SD N 4 Ubung tahun pelajaran 2014/2015 dan (2) meningkatkan sikap sosial melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio pada tema cita-citaku siswa kelas IV SD N 4 Ubung tahun pelajaran 2014/2015. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD N 4 Ubung Kecamatan Denpasar Utara yang berjumlah 45 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan untuk data hasil belajar pengetahuan matematika adalah metode tes dengan bentuk esay dan kuesioner untuk mengumpulkan data sikap sosial. Data dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan nilai rata - rata hasil belajar pengetahuan matematika 18 dari = 66 pada siklus I menjadi = 84 pada siklus II, (2) terjadi peningkatan nilai rata-rata sikap sosial 1,39 dari = 86,38 pada siklus I menjadi = 87,77 pada siklus II, (3) terjadi peningkatan ketuntasan klasikal hasil belajar pengetahuan matematika 35.56% dari 44,44% pada siklus I menjadi 80% dari 45 siswa pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dapat meningkatkan hasil belajar pengetahuan matematika dan sikap sosial pada tema cita-citaku siswa kelas IV SD N 4 Ubung.Kata Kunci : pendekatan saintifik, asesmen portofolio, hasil belajar pengetahuan matematika, dan sikap sosial. This research aims to (1) improve student learning result through the application of mathematical knowledge scientific based on portfolio assessment themed "cita-citaku kelas IV SD N 4 Ubung tahun pelajaran 2014/2015", (2) increase the social attitudes of students through the application of scientific approach portfolio assessment based on the theme "cita-citaku kelas IV SD N 4 Ubung tahun pelajaran 2014/2015". Subjects in this study were 45 students in fourth grade SD N 4 Ubung North Denpasar District. Tests and questionnaires were used in this research. Data were analyzed using descriptive analysis of quantitative methods and qualitative descriptive. The results of this study showed that (1) an increase of learning result value of mathematical knowledge by 0.72 from 2.64 in the first cycle to 3.36 on the second cycle, (2) an increase social attitudes in the average value by 0.16 of 3.35 in the first cycle to 3.51 in the second cycle, (3) occurs improvement of learning result classical completeness of mathematical knowledge by 35.56% from 44.44% on 45 students to 80% of the 45 students in the second cycle. Based on these results, can be concluded that the application of scientifically based approach to portfolio assessment can improve students learning result of mathematical knowledge and social attitudes on the theme cita-citaku grade IV SD N 4 Ubung.keyword : scientific approach, portfolio assessment, learning result of mathematical knowledge, and social attitudes.
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN MEDIA SEDERHANA TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS PANGERAN DIPONEGORO KECAMATAN DENPASAR BARAT TAHUN AJARAN 2016/2017 ., Ni Luh Putu Evi Anggreni; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan pembelajaran kontekstual berbantuan media sederhana dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus Pangeran Diponegoro Kecamatan Denpasar Barat Tahun Ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan menggunakan desain penelitian non-equivalent control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus Pangeran Diponegoro Tahun Ajaran 2016/2017 yang banyaknya 442 orang siswa. Sampel ditentukan dengan random sampling dengan mengacak kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas IVA SD Negeri 11 Pemecutan sebagai kelompok eksperimen dan kelas IVA SD Negeri 1 Pemecutan sebagai kelompok kontrol. Data penguasaan kompetensi pengetahuan IPA dikumpulkan dengan instrumen berupa tes objektif bentuk pilihan ganda biasa. Data penguasaan kompetensi pengetahuan IPA kemudian dianalisis dengan uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan pembelajaran kontekstual berbantuan media sederhana dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus Pangeran Diponegoro Kecamatan Denpasar Barat Tahun Ajaran 2016/2017. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil hasil thitung = 3,685 > ttabel (α = 0,05, 62) = 2,000. Demikian pula nilai rerata penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelompok eksperimen = 76,22 > = 66,97 rerata penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual berbantuan media sederhana berpengaruh terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD Gugus Pangeran Diponegoro Kecamatan Denpasar Barat Tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : pendekatan pembelajaran kontekstual, media sederhana, penguasaan kompetensi pengetahuan IPA. This research is aimed to determine the difference of students competence mastery in science knowledge by the use of contextual learning approach with the use of simple media and the students who were taught by conventional learning in class IV students of SD Gugus Pangeran Diponegoro District West Denpasar in academic year 2016/2017. The research was considered to be a quasi experimental with nonequivalent control group research design. The population of this study is all students of the class IV of the SD Gugus Pangeran Diponegoro in academic year 2016/2017 which has 442 students. The sample was taken by random sampling technique by randomly chose the classes. The sample in this research is class IVA SD Negeri 11 Pemecutan as the experimental group and class IVA SD Negeri 1 Pemecutan as control group. The data of the students competence mastery in science knowledge is collected by instrument in the form of objective test of the usual multiple choice form. The data of students competence mastery in science knowledge then was analyzed with t-test. The result of the analysis showed that there is a significant difference on the students students competence mastery in science knowledge between the group of students who were taught by using the contextual learning approach with the use of simple media and the group of students who were taught using conventional learning in class IV students of SD Gugus Pangeran Diponegoro District of West Denpasar in academic year 2016/2017. It was proven by the result of thitung = 3,685>ttable (α = 0,05,62) = 2,000. Similarly, the mean of experimental group students competence mastery in science knowledge = 76,22 > = 66,97 the mean of control group students competence mastery in science knowledge. Therefore, it can be concluded that the application of contextual teaching approach with the use simple media has influence in the students competence mastery in science knowledge in class IV students of SD Gugus Pangeran Diponegoro District West Denpasar in the academic year 2016/2017.keyword : contextual learning approach, simple media, competence mastery in science knowledge.
PENGARUHMODEL PEMBELAJARAN QUANTUM BERBASIS MASALAH SOSIAL TERHADAP HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS IV SDGUGUS 8 GIANYAR I Md. Suara, Ni Km. Ayu Martini, I Gd. Meter,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1328

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Quantum berbasis masalah sosial terhadap hasil belajar PKn siswa kelas IV SDN Gugus 8 Kecamatan Gianyar Tahun Ajaran 2012/2013.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SDN Gugus 8 Kecamatan Gianyar Kabupaten Gianyar Tahun Ajaran 2012/2013. Sampel diambil dengan teknikPurposive Sampling. Data yang dikumpulkan adalah nilai hasil belajar dalam pembelajaran PKn berupa tes pilihan ganda.Analisis data dalam penelitian ini dianalisis dengan uji t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan hasil belajar antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Quantum berbasis masalah sosial dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional (thitung = 4,801 > ttabel = 2,000). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Quantum berbasis masalah sosial terhadap hasil belajar PKn siswa kelas IV SDN Gugus 8 Kecamatan Gianyar Tahun Ajaran 2012/2013.   Kata kunci: Model Pembelajaran Quantum,Masalah Sosial,Hasil Belajar PKn

Page 98 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue