cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
ANALISIS KESULITAN-KESULITAN BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS IV DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SD PILOTING SE-KABUPATEN GIANYAR ., Ni Putu Listya Dewi Lestari; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kesulitan-kesulitan belajar bahasa Indonesia siswa kelas IV dalam implementasi kurikulum 2013 di SD piloting se-Kabupaten Gianyar, (2) mengetahui faktor penyebab kesulitan-kesulitan belajar bahasa Indonesia siswa kelas IV dalam implementasi kurikulum 2013 di SD piloting se-Kabupaten Gianyar. Penelitian ini merupakan penelitian deskiptif dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas IV di SD piloting se-Kabupaten Gianyar yang berjumlah 458 orang. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data hasil penelitian adalah metode kuesioner atau angket dan metode wawancara. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah terdapat 18% siswa kelas IV di 7 SD piloting se-Kabupaten Gianyar yang mengalami kesulitan dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada kurikulum 2013. Kesulitan belajar bahasa Indonesia yang terdiri dari kesulitan membaca dan kesulitan menulis. Terdapat 22% siswa yang mengalami kesulitan keterampilan membaca di SD Piloting se-Kabupaten Gianyar dan 45% pada keterampilan menulis. Kesulitan keterampilan membaca terdiri dari beberapa aspek yaitu menceritakan kembali teks yang telah dibaca, menemukan informasi dalam teks melalui kegiatan membaca, menentukan gagasan utama teks, dan membuat kesimpulan dari teks yang telah dibaca. Kesulitan keterampilan menulis terdiri dari membuat kalimat menggunakan kosa kata baku, menulis hasil pengamatan dalam bentuk paragraF sederhana, menulis pengalaman dalam bentuk paragraf, membuat penjelasan dalam bentuk tulisan menggunakan kosa kata baku, menceritakan laporan dengan tulisan, dan menulis ringkasan cerita. Faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar siswa adalah motivasi dalam diri siswa, minat untuk belajar, serta perhatian dan bimbingan orang tua.Kata Kunci : kesulitan belajar bahasa Indonesia, kesulitan membaca dan menulis, faktor-faktor penyebab kesulitan belajar This study is aimed to (1) know some difficulties in learning Bahasa Indonesia in 4th grade students on implementation curriculum 2013 toward piloting elementary school over Gianyar regency, (2) know factors that cause difficulties to learning Bahasa Indonesia in 4th grade students on implementation curriculum 2013 toward piloting elementary school over Gianyar regency. This study is descriptive research with 4th grade students as the subject of piloting elementary school over Gianyar regency which is consist of 458 students. The methods used to collect the result of data are questionnaire and interview method. The result of data was analysed by using qualitative descriptive analysis method. The result of this study was described as follow; there are 18% of 4th grade students in 7 piloting elementary school over Gianyar regency face some difficulties in learning Bahasa Indonesia on the implementation of curriculum 2013. The difficulties are defined into two category skill, reading and writing skill. There are 22% of students who have difficulty in reading skills in 7 piloting elementary school over Gianyar regency and 45% in writing skills. The difficulty of reading skills consists of several aspects: recounted the text has been read, finding some information in a passage or text by using reading exercises, determining the main idea of the text, and make a conclusion on a passage or text. The difficulty of writing skills consists of making sentences by using basic vocabulary and correct grammar, writing observations in the form of a simple paragraph, make a recount text based on self-experience, making an explanation sentences by using basic vocabulary and correct grammar, tells the report with the inscription, and writing a summary from a text or passage. There are some factors that cause students’ difficulties on learning Bahasa Indonesia such as; lack of self-motivation, lack of interest, lack of parenting, lack of parent’s attention and lack of parent’s guidance.keyword : the difficulties on learning Bahasa Indonesia, some difficulties on reading and writing skills, factors that cause students’ difficulties.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray melalui Lesson Study terhadap Hasil Belajar IPA Sidabutar, Gita Septinauli; Dharsana, I Kt.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 6, No 2 (2018): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v6i2.19463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Two Stay Two Stray melalui setting Lesson Study terhadap hasil belajar IPA pada kelas V SDN 2 Alasangker tahun pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SDN 2 Alasangker tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 45 orang. Sampel penelitian ini adalah seluruh anggota populasi yaitu kelas Va kelas eksperimen berjumlah 22 siswa dan Vb sebagai kelas kontrol berjumlah 23 siswa. Metode dalam pengumpulan data dilakukan dengan metode tes yaitu dengan tes obyektif sebanyak 30 soal. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diketahui bahwa rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen lebih besar dari hasil belajar kelompok kontrol dan hasil perhitungan uji-t diperoleh thitung = 4,22 > ttabel = 1,68, sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Two Stay Two Stray melalui setting Lesson Study berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 2 Alasangker.Kata kunci: IPA, Lesson Study, TSTS
MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V GUGUS I KECAMATAN DAWAN ., I Wayan Ardes Saputra; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1872

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan mengikuti model pembelajaran Learning Cycle dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Negeri Gugus I Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Negeri Gugus I Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung tahun pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah nilai hasil belajar IPA di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dan dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda satu jawaban benar dengan nilai kognitif (post test). Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Learning Cycle dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran Konvensional (thitung = 5,35 > ttabel = 2,000; p>0,05). Hal tersebut dapat dilihat dari tingginya perbedaan hasil belajar antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol pada hasil tes di akhir kegiatan pembelajaran. Rata-rata nilai pada kedua kelompok, diketahui rata-rata nilai kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok kontrol ( 184,74> 2 78,56). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Learning Cycle berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD Negeri Gugus I Kecamatan Dawan Kabupaten KlungkungKata Kunci : model, pembelajaran Learning Cycle, hasil belajar, IPA. This study aims to determine significant differences between students' science learning outcomes that learned by following the Learning Cycle model of learning with students who take conventional teaching fifth grade students of Elementary School Cluster I Dawan sub district, Klungkung regency. This study was a quasi-experimental study ( Quasy experiment ) with a research design that is used is Non- Equivalent Control Group Design. The study population was all Elementary School fifth grade students Force I Dawan sub district, Klungkung Regency academic year 2013/2014. Samples were taken with a random sampling technique. The data collected is the value of science learning outcomes in the classroom as well as in the experimental and control classes were collected using a multiple-choice test with one correct answer cognitive scores ( post-test ). Data were analyzed by t test. The results showed that there were significant differences in learning outcomes of students who learned with IPA using the Learning Cycle model of learning with students who learned with using conventional learning (of t = 5.35 > t table = 2.000, p> 0.05 ). This can be seen from the high difference in learning outcomes between the experimental group with the control group on the test results at the end of the learning activity. Average values in both groups, the average value known experimental group is higher than the control group ( 184,74> 2 78,56). Thus, it can be concluded that the learning model Learning Cycle significant effect on student learning outcomes IPA at Force Elementary School fifth grade I Dawan sub district, Klungkung regency.keyword : learning, Learning Cycle model, the results of the study, the IPA.
PENGARUH PENDEKATAN STS (SCIENCE TECHNOLOGY SOCIETY) BERBASIS PORTOFOLIO TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD GUGUS MELINGGIH PAYANGAN GIANYAR TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Ni Nyoman Pasek Kusuma Dewi; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh secara signifikan hasil belajar IPS siswa antara siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan Science Technology Society berbasis portofolio dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional di kelas IV SD Gugus Melinggih Payangan Gianyar tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SD Gugus Melinggih Payangan Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014 yang berjumlah 118 siswa. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling dan ditemukan 2 sampel yang diuji kesetaraannya. Setelah dilakukan pengundian terhadap sampel maka dapat ditentukan siswa kelas IV SDN 4 Melinggih yang berjumlah 30 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SDN 2 Melinggih yang berjumlah 28 siswa sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes. Nilai rata-rata post-test pada kelompok eksperimen sebesar 78,80, sedangkan pada kelompok kontrol sebesar 69,57. Berdasarkan hasil pengujian data post-test siswa diperoleh data dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berdistribusi normal dan memiliki varians yang homogen. Berdasarkan hal tersebut, maka data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil analisis menunjukkan thitung = 4,52 dan ttabel = 2,00 untuk dk = 56 dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, thitung > ttabel (4,52>2,00) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendekatan Science Technology Society berbasis portofolio terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV SD gugus Melinggih Payangan Gianyar tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Pendekatan Science Technology Society, portofolio, hasil belajar IPS. This study aims to determine whether there is a significant difference in social science’s learning outcomes between students who take the science technology society based portofolio with students who take conventional learning in the fourth grade at gugus Meinggih Payangan Gianyar academic year 2013/2014. This research was a quasi-experimental design with non-equivalent control group design. The population in this study were all of fourth grade students at gugus Meinggih Payangan Gianyar academic year 2013/2014 amounted to 118 students. The sample used is purposive sampling technique and get 2 samples. After choose and fixed IV grade students of SDN 4 Melinggih as many as 30 students as the experimental group and IV grade students of SDN 2 Melinggih, amounting to 28 students as a control group. Data collection method used is the method of testing. The value of the average post-test in the experimental group was 78,80, while the control group was 69,57. Based on the results of the test data obtained students' post-test data from the experimental group and the control group had a normal distribution and homogeneous variance. The analysis showed tcount = 4,52 and ttable = 2.00 for df = 46 with a significance level of 5%. Based on testing criteria, tcount > ttable (4,52 > 2,00) then Ho is rejected and Ha accepted. Based on these results it can be concluded that there are effect of science technology society based portofolio towards social science’s learning outcomes of IV grade at gugus Melinggih Payangan Gianyar academic year 2013/2014.keyword : science technology society, portofolio, social science’s learning outcomes
PENERAPAN MODEL INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) PADA SISWA KELAS III SEMESTER II SD NEGERI 1 PENARUKAN ., Putu Yogi Mahardhika; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui peningkatan keaktifan belajar siswa dengan menerapkan model inkuiri terbimbing dalam mata pelajaran IPA pada siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 1 Penarukan tahun pelajaran 2015/2016. (2) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan menerapkan model inkuiri terbimbing dalam mata pelajaran IPA pada siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 1 Penarukan tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 1 Penarukan tahun ajaran 2015/2016. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi dan tes. Data yang diperoleh dari hasil observasi dianalasis menggunakan rumus mean, selanjutnya dikonversikan ke dalam tabel kategori keaktifan belajar. Mengenai data yang diperoleh dari tes dianalisis menggunakan rumus mean, selanjutnya dikonversikan ke dalam tingkat hasil belajar IPA berdasarkan PAP skala 5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan keaktifan belajar siswa pada siklus I sebesar 73 atau tergolong kategori cukup aktif. Pada siklus II meningkat menjadi 87,2 atau tergolong kategori sangat aktif. Peningkatan keaktifan belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 14,2. (2) terjadi peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 74,2 atau berada pada kategori sedang. Pada siklus II meningkat menjadi 88 atau berada pada kategori sangat tinggi. Peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 13,8. Ini berarti model inkuiri terbimbing dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPA pada kelas III Sekolah Dasar Negeri 1 Penarukan tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : inkuiri terbimbing, keaktifan, dan hasil belajar The purposes of this research are 1. to know the enhancement of students’ learning activeness by applying guidance inquiry model of Science course in 3rd grades student at Sekolah Dasar Negeri 1 Penarukan year 2015/2016. 2. To know the enhancement of students’ achievement by applying guidance inquiry model of Science course in 3rd grades student at Sekolah Dasar Negeri 1 Penarukan year 2015/2016. This was a kind of research class experiment ( PTK) which has been implementedin in two cycles. The subject of this research was 3rd grades students in Sekolah Negeri 1 Penarukan year 2015/2016. The data collection of this reasearch used observasion sheet and test. The data that had been gotten from the observation was analysed by mean formula, then converted to the level of science achievement based on 5 PAP scale. The result of this research showed that 1. There is an enhancement of students’ learning activeness in cycle 1 amount 73 or it is classified as active enough. In cycle 2, it increased becoming 87.2 or it is classified as very active. The enhancement of students’ learning activeness from cycle 1 to the cycle 2 amount 14,2. (2) There is an enhancement of students’ achievement in cycle 1 amount 74,2 or it is classified as average. In cycle II, it increased becoming 88 or it is classified as very high. The enhancement of students’ achievement from cycle I to cycle II amount 13.8. It means that guidance inquiry model can increase the activeness and achievement of science course in 3rd grades at Sekolah Dasar Negeri 1 Penarukan year 2015/2016.keyword : guidance inquiry model, activeness, and achievement.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TIME TOKEN BERBASIS TRI HITA KARANA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS VIII KECAMATAN GIANYAR TAHUN AJARAN 2016/2017 ., Ni Kadek Kisri Ani; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar pengetahuan IPS kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Time Token berbasis Tri Hita Karana dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional di SD Gugus VIII Kecamatan Gianyar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan metode Quasi Experimental Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V di SD Gugus VIII Kecamatan Gianyar yang berjumlah 166 orang. Sampel pada penelitian ini berjumlah 69 siswa yang terdiri dari 35 siswa kelas V SD N 1 Suwat sebagai kelompok eksperimen dan 34 siswa kelas V SD N 2 Sumita. Sampel diambil dengan menggunakan teknik Purpusive sampling. Data hasil belajar pengetahuan IPS diperoleh dengan menggunakan teknik tes, bentuk tes adalah tes pilihan ganda biasa kemudian dianalisis dengan menggunakan statistik uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung= 4.636 > ttabel = 2.000 pada taraf signifikansi 5%, sehingga H0 ditolak yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Time Token berbasis Tri Hita Karana dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Rerata penguasaan kompetensi IPS pada kelompok eksperimen yaitu 81.78 dan kelompok control yaitu 71.23. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Time Token berbasis Tri Hita Karana berpengaruh terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SD Gugus VIII Kecamatan Gianyar tahun ajaran 2016/2017.Kata Kunci : Time Token, Tri Hita Karana, hasil belajar IPS This study aims to determine the difference outcomes of social studies learning groups of students who were taught by Time Token learning model based Tri Hita Karana and students groups who were taught by conventional learning in Gianyar VIII Cluster. This research is an experimental research by using quasy experiment desaign. The population in this study were all fifth grade of SD Gugus VIII Gianyar year 2016/2017, amounting to 166 people. The sample in this study amounted to 35 students consisting of fifth grade of SDN 1 Suwat as experiment group and 34 fifth grade of SDN 2 Sumita. Samples were taken using purpusive sampling technique. Data on outcomes of social studies learning is obtained by using the test technique, the test form is the usual multiple choice test then analyzed by using t-test statistic. Based on the results of analysis obtained t = 4.636 > ttable = 2,000 at 5% significance level, so H0 rejected, which means there is a significant difference in the outcomes of social studies learning of students who are taught by using Time Token learning model based Tri Hita Karana with students who are taught by conventional learning . The average outcomes of Social learning in experimental group is 81.78 and control group is 71.23. Thus it can be concluded that the Time Token learning model based Tri Hita Karana influence on the outcomes of social studies learning of fifth grade students of SD Gugus VIII Gianyar Sub-district of the academic year 2016/2017.keyword : Time Token, Tri Hita Karan, outcomes of social studies learning
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS ASESMEN PORTOFOLIO TERHADAP HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS V PADA TEMA SEJARAH PERADABAN INDONESIA SD NEGERI 3 UBUNG ., Ni Luh Made Ria Pramesti; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5553

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dengan siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik siswa kelas V SD Negeri 3 Ubung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent control group design. Keseluruhan populasi penelitian ini terdiri dari 56 siswa. Sedangkan, penentukan sampel pada penelitian ini digunakan teknik sampling jenuh, untuk membuktikan kelas tersebut setara dilakukan teknik pemetaan atau matching. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis uji-t. Hasil belajar PKn siswa kelas VA SD Negeri 3 Ubung yang berada pada kategori sangat baik dan terdapat 9 siswa dengan presentase 36%, 16 siswa kategori baik dengan presentase 64%. Sedangkan hasil belajar PKn siswa kelas VB SD Negeri 3 Ubung yang berada pada kategori sangat baik terdapat 3 siswa dengan presentase 12%, 16 siswa kategori baik dengan presentase 64%, dan 6 siswa kategori cukup dengan presentase 24%. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung = 2,96> ttabel (α= 0,05, 48) = 2,00 sehingga Ho ditolak yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan. Hal ini dapat diperkuat dengan perolehan nilai rata-rata hasil belajar PKn pada kelompok eksperimen yaitu x ̅ = 73.4 sedangkan pada kelompok kontrol yaitu x ̅ = 64.5 ( x ̅ = 73.4>x ̅ = 64.5). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio berpengaruh terhadap hasil belajar PKn siswa pada tema Sejarah Peradaban Indonesia kelas V SD Negeri 3 UbungKata Kunci : pendekatan saintifik, asesmen portofolio, hasil belajar PKn. This study aims to find out significant difference of learning result of PKn between the student who was applied with scientific approach based on assessment portofolio with the student who was applied with scientific approach at the fifth grade student of SD Negeri 3 Ubung. This study is quassy experiment research with non-equivalent control group design. Population in this study was consist of 56 students. While to determine sample on this study was applied saturated sampling, in order to prove the class is eqivalent then applied matching technique. Data collection was conducted with test method of multiple choice. Data has been obtained then analyzed by using t-test. The study result of PKn in the student class VA of SD Negeri 3 Ubung was have very good category and there were 9 student or 36%, 16 students have good category or 64%. While, learning result of PKn in the student class VB of SD Negeri 3 Ubung have very good, there were 3 students or 12%, 16 student have good category or 64%, and 6 student havae enough category or 24%. Based on the result of analysis obtained t-calculate = 2,96 > t-table (α=0,05, 48) = 2,00 so that Ho rejected its meaning there is significant difference. It was supported by the mean of learning result of PKn at experiment group is x ̅ =73,4 and mean of control group is x ̅=64,5 ( x ̅ =73,4> x ̅ =64,5). Thus it can be concluded that implementation of scientific approach based on assessment portfolio have effect toward learning result of PKn at the fifth grade student of SD Negeri 3 Ubung.keyword : Scientific approach, assessment portofolio, learning result of PKn.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TSOI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V DI GUGUS II LAKSMANA KECAMATAN JEMBRANA I Km. Sudarma, Ni Pt. Ulan Kusuma D, Nym. Kusmariyatni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1356

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan Model Pembelajaran Translating Sculpting Operationalizing Integrating (TSOI) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan Model Pembelajaran Konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan post-test only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus II Laksmana, Kecamatan Jembrana tahun pelajaran 2012/2013. Sampel diambil dengan cara random sampling pada kelas yang sudah disetarakan. Sampel yang terpilih adalah siswa kelas V SDN 1 Dangintukadaya sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SDN 1 Batuagung sebagai kelompok kontrol. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah pemahaman konsep IPA yang dikumpulkan dengan tes. Bentuk tes yang digunakan adalah pilihan ganda diperluas yang telah divalidasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung 7,832 > ttabel 2,00 maka H1 diterima, jadi terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Translating Sculpting Operationalizing Integrating (TSOI) dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Kata-kata kunci:  TSOI dan pemahaman konsep IPA.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MEANINGFULL INSTRUCTIONAL DESIGN (MID) BERBANTUAN MEDIA TEKA – TEKI SILANG DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS UNTUNG SURAPATI DENPASAR TIMUR ., Desak Made Agung Ratih Rosmilasari; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2475

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang melaksanakan model pembelajaran Meaningfull Instructional Design (MID) berbantuan media teka teki silang dengan siswa yang melaksanakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester 2 SD Gugus Untung Surapati Denpasar Timur tahun ajaran 2013/2014, mengetahui perbedaan hasil belajar anatara siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi dengan siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah serta pengaruh interaksi antara penerapan model pembelajaran dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar IPS. Rancangan analisis penelitian ini adalah rancangan faktorial 2X2 Faktor pemilahnya adalah variabel moderator motivasi berprestasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus Untung Surapati Denpasar Timur tahun ajaran 2013/2014 . Data yang dikumpulkan adalah data motivasi berprestasi siswa dan hasil belajar IPS. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) hasil belajar IPS siswa yang mengikuti model pembelajaran MID lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (FA=52.26 < α=0,05); 2) hasil belajar IPS siswa yang mempunyai motivasi berprestasi tinggi lebih tinggi daripada siswa yang mempunyai motivasi berprestasi rendah (FB=80.46 < α=0,05) 3) terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara penerapan model pembelajaran dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar IPS (FAB=5.47< α=0,05); 4) untuk siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi, hasil belajar IPS siswa yang mengikuti model pembelajaran MID lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (Thitung=5.91< α=0,05); 5) untuk siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah, hasil belajar IPS siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran MID (Thitung=-4.37< α=0,05). Atas dasar temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa : 1) hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran MID berbantuan media TTS lebih baik dibandingkan dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional; 2) hasil belajar IPS siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi lebih baik dibandingkan dengan siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah;3)terdapat interaksi antara penerapan model pembelajaran dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar IPS Kata Kunci : Meaningfull Insructional Design (MID), hasil belajar, teka teki silang (TTS) This study aims to determine the differences in IPS outcomes learning between students who carry out Meaningfull Instructional Design ( MID ) learning model assisted crossword media with students who carry out conventional learning in class V semester 2 SD Gugus Untung Surapati East Denpasar academic year 2013/2014 . The design of this research is the dividing factor 2X2. The factorial design is a moderator variable achievement motivation . The population in this study were all fifth grade elementary school students in Gugus Untung Surapati East Denpasar in the academic year 2013/2014 . The samples were taken with a random sampling technique . The data collected is the data obtained student achievement motivation through the distribution of a questionnaire consisting of 20 statements and the results of social (IPS) studies which is the combination of cognitive and affective value. The results showed that : 1 ) the results of students who take the social studies learning model MID higher than students who take conventional learning ( FA = 52.26 < α = 0.05 ) , 2) the results of social studies students who have high achievement motivation is higher than students who have low achievement motivation ( FB = 80.46 < α = 0.05 ) 3 ) there is a significant interaction effect between the application model of learning and achievement motivation on learning outcomes IPS ( FAB = 5.47 < α = 0.05 ) ; 4 ) to students who have high achievement motivation , the results of students who take the social studies learning model MID higher than students who take conventional learning (Thitung = 5.91 < α = 0.05 ) ; 5 ) for students who have low achievement motivation , student learning outcomes IPS which follows the conventional learning higher than students who take learning model MID (Thitung= -4.37 < α = 0.05 ). On the basic of these findings , the results of students who take the social studies learning model MID higher than students who take conventional learning ; the results of social studies students who have high achievement motivation is higher than students who have low achievement motivation, there is a significant interaction effect between the application model of learning and achievement motivation on learning outcomes IPS. keyword : Meaningfull Insructional Design, outcomes learning, crossword puzzle
PENERAPAN PEMBELAJARAN KUANTUM MELALUI BERMAIN UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN SISWA TENTANG BANGUN DATAR PADA KELAS III ., I Putu Adhi Wibawa; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan pengetahuan bangun datar dengan penerapan pembelajaran kuantum melalui bermain pada siswa kelas III SD No. 1 Cemagi. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus tindakan. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas III yang berjumlah 31 siswa yang terdiri dari 18 orang siswa laki-laki dan 13orang siswa perempuan. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan menggunakan metode tes jenis uraian. Data yang terkumpul dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan terjadi peningkatan persentase rata-rata penguasaan pengetahuan bangun datar mencapai 9,3%. Siklus I diperoleh persentase rata-rata pengetahuan siswa tentang bangun datar 57,4% berada pada kategori rendah sedangkan pada siklus II diperoleh persentase rata-rata 66,7% berada pada kategori sedang. Peningkatan ketuntasan klasikal 12,9%. Siklus I ketuntasan klasikal 64,5%, sedangkan siklus II ketuntasan klasikal 77,4%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran kuantum melalui bermain dapat meningkatkan pengetahuan siswa tentang bangun datar pada tema pendidikan kelas III di SD No. 1 Cemagi tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : pembelajaran kuantum, pengetahuan bangun datar, bermain The aim of this research is to improve knowledge of two-dimensional figure by the application of quantum learning through playing in the third grade students of SD No.1 Cemagi. The Design of this research is using Classroom Action Research (CAR) that is implemented in two cycles. Each cycle consists of four phases, namely planning, process/ action, observation/evaluation and reflection. Subject of the research are all of the third grade students consisting of 18 male students and 13 female students. Collecting data of the research is using descriptions test method. Collected data is analyzed by descriptive statistic analysis and quantitative analysis. The result of this research shows a significant raise of 9.3% in the students’ mastery of the two-dimensional figure knowledge average percentage, with the raise of the classical completeness figure of 12.9%. The average percentage of the students who are categorized as low in the first cycle is 57.4% percent, and the classical completeness figure is 64.5%. In the second cycle, the average percentage of the students who are categorized as medium is 66.7%, and the classical completeness figure is 77.4%. Therefore, it can be concluded that the application of the quantum learning through playing is indeed able to improve the students’ knowledge in mastering the two-dimensional figure in the educational thematic in SD No. 1 Cemagi in the school year of 2015/2016.keyword : Quantum learning, Playing, Two-Dimensional Figure

Page 100 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue