cover
Contact Name
Dr. Evi Triandini, M.Eng.
Contact Email
jurnalwidyabhakti@stikom-bali.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalwidyabhakti@stikom-bali.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer
ISSN : 26546418     EISSN : 26545918     DOI : -
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer yang memiliki filosofi memberikan pencerahan dalam hal ilmu pengetahuan kepada masyarakat dengan cara mentransfer ilmu pengetahuan dan pengalaman dari sumber literasi ilmiah dengan cara pelatihan dan penyuluhan, sosial, manajemen, peningkatan produksi, product improvement dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 290 Documents
Optimalisasi Penggunaan Google Form dan Bit.Ly Pada Annika Linden Centre I Putu Gede Abdi Sudiatmika; Wayan Widya Artana; Nyoman Bagus Paramartha
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 3 No. 2 (2021): Maret
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v3i2.255

Abstract

Annika Linden Center, sebuah lembaga sosial masyarakat yang berfokus untuk membantu yayasan puspadi bali untuk penyediaan kaki palsu dan yayasan D network untuk membantu penempatan kerja masyrakat dengan disabilitas. Pada masa pandemi covid-19 beberapa pegwai melalukan pekerjaan administrast dari rumah dan mengharuskan para staff dan tenaga terapi dalam bekerja menggunakan media oline seperti microsoft office online. Keterbatasan kemampuan mereka dalam menggunakan office secara online menjadi masalah penting bagi annika linden center di masa pandemi. Pengabdian ini bertujuan memberikan pelatihan untuk form dengan menggunakan google form dan menggunakan bit.ly untuk membantu mereka dalam menyederhanakan link form yang akan mereka bagikan. Merujuk pada solusi yang ditawarkan, maka target Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah tenaga administrasi mampu menggunakan Google form sebagai media penunjang penerimaan pegawai dan menyederhanakan link dengan bit.ly dengan rata-rata point pemahanan adalah 80-100 peserta dapat menerapkan pembuatan form menggunakan Google form dan menyederhanakan link dengan bit.ly. Target peserta dalam PKM ini berjumlah 15 orang tenaga pendidik adminstrasi. Metode yang digunakan dalam Program Kemitraan Masyarakat (PKM) adalah pelatihan. Kegiatan pengabdian dibagi menjadi beberapa tahapan kerja yaitu; Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi dan Evaluasi. Pada tahap perencanaan dilakukan sosisalisasi PKM kepada mitra, menyusun program dan modul pelatihan. Tahap pelaksanaan dilakukan pelatihan penggunaan Google form, bit.ly untuk menunjang proses administrasi kantor yang mereka lakukan selama masa pandemi. Pada tahap evaluasi dilakukan analisis terkait ketercapaian target pengabdian dan respon mitra terhadap pelaksanaan kegiatan. Tahap refleksi kegiatan dilakukan untuk mengetahui kelemahan dan kendala-kendala kegiatan. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa adanya peningkatan kemampuan peserta saat dilakukan pretest dengan rata-rata kemampuan 16,67 meningkat 73 poin menjadi rata-rata 90. Selain itu seluruh peserta memberikan respon positif terhadap pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat.
Penambahan Desain Kemasan dan Varian Rasa Pada Usaha Jajan Terang Bulan Mini Ni Luh Gede Pivin Suwirmayanti; Rosalia Hadi; Putu Adi Guna Permana; Ni Kadek Sukerti; I Kadek Risky Setiawan; I Gusti Ngurah Aria Chandra Vijaya
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 3 No. 2 (2021): Maret
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v3i2.256

Abstract

Bisnis kuliner merupakan salah satu pilihan yang paling digandrungi saat ini, selain modal yang dikeluarkan tidak terlalu besar kalau dilihat dari keuntungan juga cukup menjanjikan. Salah satu bisnis kuliner yang diangkat dalam pengabdian ini adalah usaha jajanan rumahan terang bulan mini. Peluang bisnis terang bulan mini saat ini memiliki potensi yang cukup menjanjikan jika dikembangkan sebagai usaha jajanan. Potensi pasar yang masih terbuka lebar, memberikan peluang bagi mitra untuk bisa meraih keuntungan. Agar tak kalah bersaing dengan pedagang kue yang lain, diperlukan ide yang lebih kretif . Mitra dalam kegiatan pengabdian ini adalah Bapak Rustana yang beralamat di Banjar Sengguan Abianbase, Mengwi Badung. Usaha ini sudah digeluti cukup lama semenjak beliau tidak bekerja karena dampak pandemi COVID-19. Mitra mulai merintis usaha jajanan ini bersama istri, Jumlah pesanan belum menentu masih sekitaran 30-50 pcs per harinya, jika ada hari besar bisa meningkat misalkan pesanan untuk nikahan atau untuk acara agama lainnya. Untuk produksi yang dihasilkan masih belum banyak mengingat alat cetakan yang dimiliki masih satu alat cetakkan, dan jika ada pesanan yang banyak maka memerlukan proses yang lumayan lama. Untuk jumlah varian rasa saat ini masih minim hanya 1 varian yang original dan topping hanya meses coklat saja. Untuk pengemasan masih menggunakan mika plastik tanpa logo atau desain kemasan untuk dipasarkan. Berdasarkan permasalahan prioritas yang harus ditangani maka beberapa solusi yang ditawarkan berupa Penambahan varian rasa dan topping, Peningkatan jumlah kapasitas produk terang bulan mini melalui penambahan alat produksi dan yang tidak kalah penting adalah penambahan desain atau logo pada kemasaran terang bulan mini yang berfungsi sebagai simbol pengingat produk bagi konsumen serta menampilkan infromasi atau kontak dari penjual.
Peningkatan Pengetahuan Obat Orang Tua Peserta Didik Anak Usia Dini Melalui DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang) di TK Indriyasana Babadan, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, DIY Amanda Marselin; Dian Purwita Sari
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 3 No. 2 (2021): Maret
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v3i2.257

Abstract

Sekolah merupakan salah satu tempat belajar dan bermain bagi anak-anak usia sekolah mulai dari jenjang pendidikan usia dini hingga menengah atas. Interaksi yang terjadi antar warga sekolah yaitu siswa, guru dan orang tua siswa memiliki hubungan yang luas dan terkait dengan berbagai aspek, salah satu di antaranya adalah masalah bidang kesehatan. Taman Kanak-Kanak (TK) Indriyasana Babadan adalah salah satu sekolah yang menyelenggarakan pendidikan untuk anak usia dini mulai dari usia 3- 6 tahun. Permasalahan kesehatan yang dialami oleh peserta didik di sekolah tersebut adalah kurangnya kesadaran dan pengetahun orang tua terhadap kesehatan, khususnya pengelolaan obat yang digunakan saat melakukan pengobatan mandiri (swamedikasi). Penyuluhan tentang cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan membuang (DAGUSIBU) obat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua dalam pengelolaan obat sebagai upaya terciptanya lingkungan sekolah yang sehat bagi anak usia dini. Metode penyuluhan menggunakan booklet dan kuesioner sebagai bentuk evaluasi kegiatan. Peningkatan sebesar 54% pada pengetahuan tentang penggunaan obat, peningkatan sebesar 50% pada pengetahuan penyimpanan obat dan peningkatan sebesar 71% pada pengetahuan cara membuang obat dengan benar setelah dilakukan penyuluhan.
Pelatihan Pengemasan dan Pemberian Label Kemasan Pada IRT Olahan Masakan Cumi Ni Luh Ratniasih; Dwi Haryadi Nugraha; I Gst Agung Ayu Uttami Vishnu P
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 3 No. 3 (2021): Juli
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v3i3.258

Abstract

Industri Rumah Tangga (IRT) mempunyai peranan yang cukup besar bagi kesejahteraan masyarakat. Sektor ini mampu menyerap tenaga kerja dan memberi peluang bagi UMKM untuk berkembang dan bersaing dengan perusahaan yang lebih cenderung menggunakan modal besar (capital intensive). Tujuan kegiatan ini adalah memperbaiki kemasan produk mitra. Mitra kegiatan ini adalah Industi Rumah Tangga olahan masakan cumi yang terletak di daerah Denpasar-Bali. Permasalahan utama mitra adalah kemasan produk yang masih sederhana sehingga rentan terhadap minyak goreng dan belum adanya label pada kemasan yang mencantumkan identitas dan kontak mitra. Permasalahan mitra diatasi dengan pelatihan pengemasan produk untuk menambah pengetahuan mitra dalam pengemasan produk dan pemberian label kemasan sebagai identitas mitra agar lebih menarik konsumen. Luaran kegiatan ini adalah terciptanya kemasan baru, label pada kemasan serta meningkatnya pengetahuan mitra hingga 100% terkait kemasan dan label yang sesuai syarat dan ketentuan.
Peningkatan Literasi Keuangan Guru Melalui Pemanfaatan Fintech di era Digital Endang Herawan; Komarudin Komarudin; Rina Destiana; Misdi Misdi
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 3 No. 3 (2021): Juli
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v3i3.259

Abstract

Penguasaan literasi keuangan di era digital sudah menjadi kebutuhan terlebih di era new normal sekarang ini. Pembayaran dan penerimaan tunai (kas) sudah mulai berkurang. Selain itu, faktor keamanan menjadi pertimbangan tersendiri. Sayangnya, kemapuan ini masih dinilai belum dikuasai oleh guru-guru sekolah vokasi. Untuk mempercepat kemampuan literasi ini, maka kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat kelompok SMK PUI Kota Cirebon ini ditujukan untuk meningkatkan kecakapan literasi teknologi keuangan (FINTECH). Pendekatan yang dipakai adalah seminar yang dilaksanakan di SMK PUI Kota Cirebon. Hasil pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kemampuan literasi keuangan digital di antara para guru SMK PUI Kota Cirebon. Dengan demikian, hal ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan seminar ini dapat menimbuhkan sikap positif dan berdampak pada literasi keuangan para tenaga profesional di lingkungan SMK PUI di kota Cirebon Kata kunci: fintech, guru, literasi keuangan
Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat Berupa Kegiatan Pelatihan Penggunaan Website Sebagai Model Transparansi Pelaporan Transaksi Bumdes di Desa Sebatu Bali Yohanes Priyo Atmojo; I Gusti Rai Agung Sugiartha; Muhammad Riza Hilmi; I Made Darma Susila; Ida Bagus Suradarma
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 3 No. 3 (2021): Juli
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v3i3.261

Abstract

Desa adalah institusi dan entitas masyarakat hukum tertua yang bersifat asli. Keaslian desa terletak pada kewenangan otonomi dan tata pemerintahannya, yang diatur dan dikelola berdasarkan atas hak asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui sah oleh UUD Tahun 1945. Salah satu desa yang berada di kawasan kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar adalah desa Sebatu. Desa Sebatu merupakan desa yang cukup dikenal di kawasan Kabupaten Gianyar. Desa adat ini memiliki 8055 penduduk dengan 1932 KK. Saat ini desa Sebatu memiliki badan usaha yang dikelola secara mandiri yaitu BUMDES Sebatu. Pengelolaan BUMDES sudah menggunakan sistem terkomputerisasi, namun bentuk informasi terhadap pelaporan transaksi yang dikelola oleh BUMDes kepada masyarakat belum optimal. Tidak semua masyarakat di desa Sebatu dapat melihat, mengawasi dan memantau laporan keuangan dari badan usaha milik desa. Berdasarkan hal tersebut, maka diusulkan kegiatan pengabdian masyarakat berupa kegiatan pelatihan penggunaan website sebagai model transparansi pelaporan transaksi BUMDES di desa Sebatu. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dari pengelola BUMDes melalui kegiatan pelatihan. Disisi lain kegiatan ini juga membantu penyampaian informasi kepada masyarakat desa Sebatu terkait dengan laporan transaksi di BUMDes. Keberhasilan kegiatan pengabdian masyarakat yang diusulkan, dapat diukur secara kuantitatif dengan mengevaluasi kemampuan peserta pelatihan dalam melakukan pengungahan data laporan transaksi dan jumlah penyampaian laporan keuangan BUMDES pada sistem antarmuka yang dibuat berbasis website dengan mengintegrasikan sistem BUMDES yang ada saat ini. Hasil sebuah produk tepat guna yaitu sistem antarmuka berbasis website yang menampilkan laporan transaksi BUMDes Desa Sebatu dan peningkatan kemampuan sumber daya manusia dari pegawai BUMDes sebagai pengelola aplikasi BUMDes yang diukur dari jumlah unggahan dokumen laporan transaksi.
Pelatihan Pemberdayaan Media Pembelajaran Digital Interaktif Pada SMK TI Bali Global Jimbaran Dedy Panji Agustino; I Gede Harsemadi; Ni Putu Putri Ayu Wijayanthi; Gede Indra Raditya Martha
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 3 No. 3 (2021): Juli
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v3i3.262

Abstract

Sebagai sekolah menengah vokasi di bidang Teknologi Informasi dan Perhotelan, tentunya model pembelajaran yang dilakukan di SMK TI Bali Global Jimbaran harus didukung dengan media pembelajaran yang interaktif untuk mendukung praktikum belajar para siswa. Namun hingga saat ini, sekolah tersebut masih belum memiliki sebuah media pembelajaran digital interaktif yang diimplementasikan dalam proses belajar mengajar. Demikian juga halnya dengan para guru, yang masih belum memiliki kemampuan dalam menyusun sebuah media pembelajaran digital interaktif. Kehadiran media pembelajaran digital interaktif dapat menjadi salah satu inovasi, dimana materi ajar akan dikemas ke dalam sebuah media digital interaktif yang dapat diakses dan dipelajari oleh para siswa secara mandiri, dengan tetap mengedepankan unsur-unsur pemenuhan pengetahuan dan juga evaluasi dalam kegiatan belajar mengajarnya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini telah menghasilkan sebuah aplikasi media pembelajaran digital interaktif untuk mata pelajaran Kewirausahaan dan Produk Kreatif, serta kegiatan pelatihan penggunaan dan pembuatan aplikasi tersebut. Dalam pelaksanaannya impact penguasaan oleh responden terhadap pelatihan yang diberikan sebesar 87,5% dari total responden yang dinilai dari kesuksesan para responden mencapai passing grade dengan standar nilai 70. Dengan besaran nilai impact tersebut dapat dinyatakan bahwa kegiatan ini telah sukses dengan memenuhi dan melebihi nilai standar awal yang telah ditetapkan sebelumnya yaitu 75% dari total responden.
Peningkatan Kualitas Pembelajaran Bahasa Inggris Anak-Anak SD Secara Daring di Banjar Penamparan Padangsambian Denpasar Putu Devi Maharani; Ni Kadek Nia Febriola
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 3 No. 3 (2021): Juli
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v3i3.263

Abstract

Penyebaran virus Covid-19 mengakibatkan perubahan pada berbagai sektor dalam kehidupan. Sektor pendidikan menjadi salah satu hal yg sangat drastis mengalami penyesuaian, yang mana para siswa sekolah dari PAUD hingga mahasiswa saat ini melaksanakan pembelajarannya secara daring dari rumah. Hal positif pelaksanaan pembelajaran secara daring ini adalah anak-anak akan lebih aman dari penyebaran virus, namun hal negatifnya adalah siswa merasa kurang dapat memahami materi pembelajaran yang diperoleh secara daring khususnya pada mata pelajaran Bahasa Inggris. Berdasarkan fenomena tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini mengacu pada program kerja yang dapat membantu meningkatkan antusias siswa untuk belajar dengan tekun. Program kerja dalam pengabdian masyarakat ini adalah 1) membuatkan buku jurnal sebagai media perantara antara orang tua dan siswa, 2)memperkenalkan aplikasi-aplikasi belajar Bahasa Inggris, dan 3) mengadakan pendampingan yang rutin ke rumah siswa. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode penyuluhan, metode pelatihan dan metode praktik yang dilaksanakan secara luring. Program kerja yang dirancang dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini telah terlaksana dengan baik. Anak-anak yang sebelumnya merasa terbebani dengan pembelajaran bahasa Inggris secara daring menjadi lebih memahami materi dan tertarik belajar setelah mengetahui penggunaan aplikasi pembelajaran bahasa Inggris yang menarik.
Penerapan Model Pembelajaran Daring “Jarmima” di Desa Taman Komang Dian Puspita Candra; I Gusti Ngurah Ratnadi
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 3 No. 3 (2021): Juli
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v3i3.264

Abstract

COVID-19 menyebabkan krisis kesehatan global yang berdampak terhadap berbagai lini kehidupan salah satunya adalah lini pendidikan. Kondisi ini menyebabkan proses pembelajaran yang sebelumnya dilakukan secara konvensional harus menyesuaikan diri dengan citra pedidikan masa depan yaitu dengan utilisasi perangkat digital. Perpindahan ini bukannya tanpa masalah, berdasarkan observasi yang dilakukan terhadap enam siswa kelas VII di Banjar Tebajero, Desa Taman, permasalahan seperti kendala jaringan internet, masalah materi pembelajaran yang kurang dipahami akibat minimnya tatap muka dengan pendidik, ketidakhadiran orang tua untuk mendampingi siswa selama belajar daring di rumah, hingga kejenuhan yang dirasakan saat belajar daring. Dari beberapa permasalahan tersebut dapat dipetakan menjadi dua permasalahan prioritas yaitu 1) pendampingan orang tua saat pembelajaran daring dan 2) kendala dalam proses pembelajaran daring. Berangkat dari masalah prioritas ini, dua solusi ditawarkan untuk menjawab permasalah tersebut yaitu 1) asistensi pembelajaran daring dan 2) pemanfaatan hobi mitra (platform audio-visual) sebagai media pembelajaran daring yang dinamakan dengan model pembelajaran “JARMIMA” yaitu Belajar Bermain Bersama. Dengan penerapan model pembelajaran ini hasil yang diperoleh berdasarkan indikator pencapaian yaitu antusiasme mitra dalam proses pembelajaran mengalami tren peningkatan. Model ini belum cukup optimal dalam menurunkan tren pencarian jawaban instan namun berhasil dalam mengubah perspektif mitra dalam menggunakan platform audio-visual yang selama ini hanya dianggap media rekreasi menjadi media pembelajaran yang terpersonalisasi dan tidak menjenuhkan.
Pembelajaran Bahasa Jepang Daring Pada Siswa Pasraman Prabha Budaya Denpasar I Wayan Saka Adi Permana; Ni Wayan Meidariani ani; I Putu Gede Parameswara
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 3 No. 3 (2021): Juli
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v3i3.265

Abstract

Pandemi covid-19 berdampak kepada kehidupan masyarakat. Pembatasan kegiatan yang ditetapkan pemerintah membuat masyarakat dianjurkan untuk dirumah dan membatasi kegiatan. Pendidikan formal dan informal pun mengalami perubahan sistem pendidikan yang mengharuskan para siswa belajar secara daring dari rumah. Oleh karena diterapkan PSBB oleh pemerintah Bali maka dirancang kegiatan pengabdian berupa pelatihan bahasa Jepang secara daring pada Pasraman Prabha Budaya Denpasar. Permasalahan mitra adalah kurangnya penguasaan bahasa asing siswa di Pasraman Budaya sehingga sulit berinteraksi dengan wisatawan Jepang yang menonton pertunjukkan mereka. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan skill siswa pasraman dalam bidang bahasa Jepang agar dapat berkomunikasi secara sederhana memperkenalkan budaya Bali kepada wisatawan Jepang. Dengan mempelajari bahasa Jepang diharapkan sebagai bekal bagi mereka dalam menghadapi persaingan di tingkat global yang semakin ketat dan kompetitif. Model pembelajaran adalah perkenalan kosakata bahasa Jepang meliputi ungkapan salam, verba yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, adjektiva untuk mengekspresikan keadaan dan sifat benda, kosakata budaya. Selain perkenalan kosakata juga diperkenalkan pola kalimat sederhana untuk mengungkapkan ekspresi, menunjukkan benda dan kegemaran. Hasil pembelajaran daring ini menunjukkan bahwa siswa mampu mengucapkan salam dan ungkapan sehari-hari bahasa Jepang. Selain itu siswa mampu merespon setiap pertanyaan yang berhubungan dengan identitas diri dan kegemaran yang ditanyakan oleh pengajar.