cover
Contact Name
Dr. Evi Triandini, M.Eng.
Contact Email
jurnalwidyabhakti@stikom-bali.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalwidyabhakti@stikom-bali.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer
ISSN : 26546418     EISSN : 26545918     DOI : -
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer yang memiliki filosofi memberikan pencerahan dalam hal ilmu pengetahuan kepada masyarakat dengan cara mentransfer ilmu pengetahuan dan pengalaman dari sumber literasi ilmiah dengan cara pelatihan dan penyuluhan, sosial, manajemen, peningkatan produksi, product improvement dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 290 Documents
Pelatihan Manajemen Google Classroom Dan Pengembangan Modul Digital di SMK Restumuning I Wayan Jepriana; Ni Nyoman Supuwiningsih; I Putu Palguna; Adam Sheni Martua Malau Pase
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 4 No. 3 (2022): Juli
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v4i3.309

Abstract

Wabah Virus Corona (COVID-19) memberikan dampak bagi segala bidang. Banyak perubahan yang perlu dilakukan oleh masyarakat, termasuk dunia pendidikan seperti di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Restumuning. Pembelajaran berbasis teknologi informasi seperti e-learning semakin diperlukan untuk mendukung proses pembelajaran era baru. SMK Restumuning sudah menerapkan sistem e-learning berbasis Google Classroom. Menurut kepala sekolah SMK Restumuning, penggunaan Google Classroom oleh para guru di SMK Restumuning belum optimal. Keterampilan para guru dalam manajemen kelas menggunakan Google Classroom masih perlu untuk ditingkatkan. Keterampilan para guru dalam mengemas materi pendidikan menjadi media pembelajaran yang menarik dan interaktif juga diperlukan. Terlebih sekolah kejuruan memiliki porsi belajar secara praktik yang lebih besar dari pada teori. Sehingga pengemasan materi yang disampaikan secara daring harus bersifat lebih interaktif. Berdasarkan permasalahan yang terjadi di SMK Restumuning, maka dilakukan pelatihan penggunaan sistem e-learning dan pengembangan media pembelajaran digital untuk meningkatkan keterampilan para guru. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test. Pelatihan manajemen kelas daring dengan Google Classroom rata-rata dapat meningkatkan keterampilan para guru dalam manajemen pembelajaran daring dengan menggunakan sistem e-learning berbasis Google Classroom sebesar 11,25%. Pelatihan pengembangan media pembelajaran digital dengan Microsoft PowerPoint juga berhasil menambah keterampilan para guru dalam pengembangan media pembelajaran digital sebesar 28,18%.
Pelatihan Google Classroom dan Desain Pada Powerpoint di SMK Pembangunan Denpasar Ni Wayan Setiasih; Erma Sulistyo Rini
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 4 No. 3 (2022): Juli
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v4i3.314

Abstract

Pada masa pandemi ini banyak sektor yang melaksanakan kegiatan secara online. Pendidikan salah satu hal yang berdampak menggunakan kegiatan secara online. Pada pengabdian ini memilih mitra yakni SMK Pembangunan Denpasar. Kegiatan pengabdian tersebut yakni pelatihan dan pemanfaatan desain dalam presentasi. Kegiatan pelatihan ini lebih menggunakan google classroom dan powerpoint dimana aplikasi tersebut mendukung dalam kegiatan belajar online. Permasalahan ini muncul saat kami berdiskusi dengan Kepala Sekolah dari SMK Pembangunan dimana kendala yang dihadapi sesuai dengan realita yang ada. Pelatihan ini akan dilaksanakan sesuai dengan kondisi yang ada baik itu offline atau online. Hasil dari pelatihan ini diharapkan para guru dari SMK Pembangunan dapat memanfaatkan aplikasi Google Classroom dengan maksimal dan dapat membuat tampilan dari powerpoint lebih menarik agar siswa dapat menyerap informasi secara baik dengan tampilan yang menarik. Memberikan pelatihan google classroom merupakan cara untuk memperkenalkan salah satu media pembelajaran secara online yang dapat dimanfaatkan dalam pengajaran. Selain google classroom, menggunakan juga google meet dalam pengajaran daring untuk memperdalam mengenai aplikasi dalam pengajaran secara daring. Melaksanakan pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kinerja guru guna dalam memberikan pengajaran dalam jaringan (daring). Selain itu, pemanfaatan desain pada tampilan powerpoint guna dapat membuat siswa tertarik dalam menyimak pembelajaran. Target luaran yang diinginkan yakni berupa publikasi pada jurnal terakreditasi
Pelatihan Platform Pembelajaran Daring di SD Negeri 1 Pejeng Kaja Kadek Rahayu Puspadewi; Ni Kadek Vivik Purniawati
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 4 No. 3 (2022): Juli
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v4i3.315

Abstract

Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah mengoptimalkan pembelajaran daring selama pandemi dengan meningkatkan interaksi antara guru dan siswa melalui pemanfaatan platform pembelajaran online. SD Negeri 1 Pejeng Kaja merupakan salah satu sekolah yang sudah menerapkan pembelajaran daring. Walau sudah menerapkan pembelajaran daring namun masih terbatas dalam memanfaatkan platform pembelajaran online. Dari hasil observasi ditemukan bahwa pengetahuan guru dalam memanfaaatkan platform pembelajaran online yang interaktif masih terbatas. Selama ini guru masih mengalami kendala dalam menggunakan Zoom dan Google Classroom dan lebih sering menggunakan Whatsapp (WA). Saat menggunakan WA pun masih kurang optimal karena sering menghadapi kendala terutama saat melakukan download video. Menyikapi permasalahan tersebut dilakukan kegiatan PkM dengan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para guru mengenai cara penggunaan platform pembelajaran online Zoom dan Google Classroom serta melakukan optimalisasi dalam penggunaan fitur WA terutama dalam download video. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru telah mampu memanfaatkan media Zoom dan Google Classroom secara mandiri serta dapat mengoptimalkan penggunaan fitur download video pada WA. Guru pun telah mengaplikasikannya dalam melaksanakan proses pembelajaran.
Penerapan Sistem Informasi Surat Keterangan Pada Kantor Desa Tirtasari Buleleng Gede Herdian Setiawan; I Made Budi Adnyana; PKAE Yoshuara; IMD Cahyana
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 4 No. 3 (2022): Juli
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v4i3.316

Abstract

Desa Tirtasari terdiri dari 2 Banjar Dinas yaitu Banjar dinas dauh margi dan Banjar dinas dangin margi. Untuk menjalankan pemerintahan dan administrasi Desa, Kepala Desa dibantu oleh beberapa perangkat Desa. Dalam pelaksanaannya perangkat desa sering menghadapi kendala dikarenakan hampir semua proses administrasi dilakukan secara manual hanya dibantu dengan aplikasi word processor. Hal ini menyebabkan layanan surat keterangan kepada masyarakat sering terganggu dan membutuhkan waktu yang lama. Untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui kegiatan pengabdian ini diusulkan penerapan sistem informasi layanan surat keterangan berbasis teknologi informasi. Dengan penerapan sistem informasi dan kemampuan perangkat desa menggunakan sarana teknologi informasi diharapkan kualitas layanan masyarakat meningkat. Telah dilaksanakan pemberian hibah dan penerapan sistem informasi layanan surat keterangan yang digunakan oleh pemerintah Desa Tirtasari sebagai layanan administrasi pengurusan surat keterangan. Kegiatan penerapan sistem informasi juga dilaksanakan sosialisasi dan workshop / pelatihan kepada operator dan perangkat Desa Tirtasari mengenai penggunaan sistem informasi. Berdasarkan hasil evaluasi melalui kuesioner sistem informasi yang diterapkan memiliki relevansi, kemudahan, akurasi, kelengkapan dan kegunaan sangat baik dengan tingkat persetujuan dari responden (perangkat Desa peserta workshop) mencapai 91,3%.
Pelatihan Pemanfaatan Learning Manajemen Sistem (LMS) untuk Peningkatan Kompetensi Guru Di SMA Negeri 1 Petang Yohanes Priyo Atmojo; Ni Luh Putri Srinadi; Muhammad Riza Hilmi; I Made Darma Susila; Dandy Pramana Hostiadi; Erma Sulistyo Rini
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 4 No. 3 (2022): Juli
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v4i3.319

Abstract

Learning Management System (LMS) adalah suatu perangkat lunak untuk keperluan administrasi, dokumentasi, laporan sebuah kegiatan, kegiatan belajar mengajar dan kegiatan secara online. Learning Management System (LMS) dapat digunakan dalam jenjang pendidikan tinggi maupun pendidikan dasar. Di masa pandemi, pemanfaatan learning model sistem berbasis online memegang peranan penting dalam keberlangsungan proses pembelajaran di dunia pendidikan. Di sisi lain penggunaan aplikasi konferensi berbasis pembelajaran daring yang digunakan hingga saat ini belum memiliki keseragaman dan bergantung pada pengetahuan diantara guru. Salah satu sekolah, yaitu SMA Negeri 1 Petang menerapkan proses pembelajaran dengan konsep hybrid. Konsep hybrid yang dimaksud adalah menerapkan setengah pembelajaran luring dan daring, serta melakukan penggiliran proses sekolah luring (tatap muka). Proses ini masih dirasa belum optimal, karena dengan konsep pembelajaran yang ada saat ini para guru memerlukan proses untuk mengatur komunikasi melalui whatsapp, mengatur jadwal pemberian tugas, mengatur jadwal pemberian kuis memeriksa tugas yang dikumpulkan oleh para siswa dan pengaturan jadwal kelas rutin. Sehingga untuk beberapa permasalahan tersebut, diperlukan adanya penggunaan LMS di SMA Negeri 1 Petang. Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan, tim pelaksana melakukan kegiatan pengembangan teknologi pembelajaran melalui pembuatan LMS dan kegiatan pelatihan penggunaan media pembelajaran online melalui Kegiatan workshop. Tujuannya adalah dapat mengoptimalkan proses pembelajaran sehingga dapat membentuk keteraturan dalam pembelajaran dan memudahkan guru dalam proses komunikasi maupun dalam menjalankan tugas mengajar para siswa di SMA Negeri 1 Petang.
Pengembangan Minat dan Bakat Siswa Melalui Pelatihan Public Speaking, E-Sport, dan Pembuatan Film Pendek di SMA Negeri 1 Kuta Selatan Albert Fernando; Ida Ayu Lalita Rathintara; Agus Yudi Wiputra; Komang Hari Santhi Dewi; Anak Agung Raka Jayaningsih; I Putu Gede Abdi Sudiatmika
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 4 No. 3 (2022): Juli
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v4i3.322

Abstract

The service partner this time is Senior High School 1 Kuta Selatan which is located on Ketut Jetung Road, Kutuh, South Kuta District, Badung Regency, Bali. The partner's problem is that the development of students' interests and talents in the field of Public Speaking, E-Sports, and films are not yet optimal. In addition, the partners also do not have several extracurriculars that are able to help develop their abilities. Based on the partner's situation, training and self-development are needed in the field of Public Speaking, E-Sports, and films. This activity is carried out using the training method. The number of participants involved was 76 people. The stages of implementing the activities include preparation, implementation, evaluation, and reflection. The results of this program show that 87% of participants have abilities in the very good category. In this community service activity, all participants gave a positive response and hoped that this activity could be carried out continuously.
Peningkatan Alat Produksi Dan Penambahan Label Kemasan Pada Usaha Kue Bolu Di Desa Kenderan Gianyar Ni Luh Gede Pivin Suwirmayanti; I Made Sudarsana; Rosalia Hadi; Putu Adi Guna Permana
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 4 No. 3 (2022): Juli
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v4i3.323

Abstract

Salah satu industri rumah tangga atau Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang pembuatan kue bolu di Desa Kenderan adalah Ibu Sri Yasmanik yang lebih dikenal dengan panggilan Ibu Manik yang beralamat di Br. Tangkas, Desa Kenderan, Kec. Tegallalang. Berdasarkan permasalahan mitra yang mengacu pada analisis situasi yang ada dan dihadapi oleh mitra usaha kue bolu, maka pada kegiatan pengabdian masyarakat yang pertama yang dilakukan secara daring dan luring ini memprioritaskan penyelesaian permasalahan yang mencakup pada: Peningkatan jumlah alat produk utama kue bolu berupa oven dan loyang untuk proses pemanggangan serta mixer sebagai alat pengocok adonan. Penggunaan labeling kemasan yang dapat ditempelkan pada produk yang menarik atau eye catching, dikarenakan labeling kemasan produk berfungsi sebagai identitas yang membedakan suatu produk dengan produk lainnya dan dapat mempromosikan produk. Sehingga diperoleh hasil kegiatan berikut : Adanya peningkatan jumlah kapasitas produk yang dimiliki oleh mitra melalui penambahan alat produksi, sehingga dapat meningkatkan hasil kue bolu yang diproduksi mitra.Adanya peningkatan dalam hal identitas produk dimana mitra telah mampu menggunakan menerapkan desain label kemasan produk yang memiliki peran penting dalam memberikan informasi dan identitas kue bolu yang dijual mitra.
Optimalisasi Pembelajaran Matematika Dan Penjadwalan Terapis Berbasis IT I Nyoman Bagus Pramrtha
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 4 No. 3 (2022): Juli
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v4i3.326

Abstract

Pusat Layanan Autis (PLA) Kota Denpasar merupakan sebuah lembaga yang dibentuk pada 10 Oktober 2010. Layanan pada Pusat layanan autis adalah memberikan terapi bagi anak dengan autisme. Hasil wawancara dengan Ketua Pelaksana Harian PLA Kota Denpasar Bapak I Nyoman Handika S.Si Berdasarkan wawancara terdapat beberapa masalah yang dihadapi oleh Mitra yakni Pusat layanan Autis sering kali kesulitan dalam memberikan pelajaran matematika untuk anak dengan autism pada kelas transisi , dan untuk penjadwalan terapis dan proses pendataan anak masih dilakukan secara manual dengan mengisi form dan menyimpan arsip form tersebut. Solusi yang kami tawarkan dari permasalahan diatas adalah membuatkan sebuah sistem untuk pendataan dan penjadwalan terapis pada Pusat Layanan Autis Kota Denpasar dan Memberikan Pelatihan mengenai Pembuatan Media Pembelajaran Matematika agar menarik untuk mengajarkan Matematika kepada anak dengan autism. Hasil dari pengabdian ini adalah tim adminstrasi sudah mampu menggunakan sistem penjadwalan dan dari hasil kuisoner yang diberikan ada peningkatan yang awalnya 30 % menjadi 100 % terapis mampu membuat media pembelajaran matematika dan mengajarkan matematika kepada anak dengan autism
Pemanfaatan Media Sosial dalam Menunjang Kemandirian Remaja Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Putra Setia Suhardoyo; Instianti Elyana; Ratna Puspita; Ati Candrasari
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 4 No. 3 (2022): Juli
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v4i3.327

Abstract

Remaja sebagai salah satu sumber daya manusia yang akan memenuhi kebutuhan industri di masa yang akan datang. akibat dari pandemi banyak pola penggunaan yang mulai bergeser, yang tadinya secara offline akhirnya pindah ke online. Peran penggunaan media sosial sangat dominan dalam kehidupan sehari-hari. Namun penggunaan ini belum didasarkan kepada penggunaan yang baik dan bijak serta memberikan dampak yang positif. Hal ini mempengaruhi pertumbuhan remaja yang rentan terhadap pengaruh dan ketergantungan pada media sosial dalam kesehariannya yang makin bertambah. Serta belum ada kesadaran akan pentingnnya media sosial jika bisa digunakan untuk kegiatan usaha yang produktif untuk menunjang kemandirian . Serta masih kurangnya usaha untuk meningkatkan kreativitas dan ketrampilan dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana agar dapat penghasilan tambahan dalam kegiatan sehari-hari maupun kegiatan tertentu, Hal ini tentunya harus dipersiapkan sejak dini untuk menambah keahlian dan pengetahuan yang dibutuhkan oleh dunia industri di revolusi 4.0, agar dapat beradaptasi dengan perubahan pola hidup dan sistem kerja yang ada. Sehingga dengan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini yang secara hybrid dengan metode ceramah interaktif, diskusi dan pelatihan . Diharpkan peserta yang merupakan remaja akan makin meningkat pemahaman dan kemampuan baik softskill maupun hardskill tentang penggunaan media sosial untuk usaha yang produktif serta mampu meningkatkan pemahaman terhadap dampak penggunaan media sosial baik yang bersifat negatif maupun positif sehingga akan makin bijak dalam penggunaan media sosial sesuai keperuntukannya.
Digital Marketing Literacy for Food Product Dewi Catur Women Farmer Group I Gede Bintang Arya Budaya; Dedy Panji Agustino; Gede Indra Raditya Martha
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 4 No. 3 (2022): Juli
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v4i3.328

Abstract

Evolusi dari teknologi informasi seperti sosial media telah terbukti meningkatkan efektifitas dalam hal komunikasi penjualan dan pemasaran. Adopsi sosial media terbukti dapat meningkatkan performa bisnis dari usaha. Kelompok Wanita Tani (KWT) Dewi Catur adalah kelompok tani dari Desa Catur, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, mengembangkan produk olahan jeruk siam seperti teh herbal kulit jeruk, kopi biji jeruk, kue ampas jeruk, dan air sari jeruk. Tantangan yang dihadapi oleh KWT Dewi Catur adalah bagaimana cara untuk menyampaikan informasi produk ini melalui proses digital marketing yang efektif dan efisien serta bagaimana mengetahui kepada siapa produk tersebut akan ditawarkan. Inilah mengapa tim pelaksana dalam kegiatan pengabdian masyarakat memberikan pendampingan penguatan ilmu pengetahuan dalam program literasi digital marketing secara mengkhusus untuk produk pangan hasil produksi KWT Dewi Catur. Metode yang digunakan pada pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan menggunakan Metode Ceramah, Demonstrasi, dan Praktikum. Hasil dari program ini peserta mampu merancang strategi digital marketing sesuai standar dan membuat sampel konten sederhana dengan Canva analisa hashtag dengan All – Hashtag. Program literasi digital marketing berhasil membuat peserta dari KWT Dewi Catur memberikan respon positif. Hal ini berdasarkan antusiasme peserta dalam proses diskusi dan hasil dari luaran yang berhasil dikerjakan peserta selama proses pendampingan.