cover
Contact Name
attafkir
Contact Email
attafkir@iainlangsa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
zulfahmi.aron@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) IAIN Langsa
Location
Kota langsa,
Aceh
INDONESIA
At-Tafkir
ISSN : 19799357     EISSN : 26205858     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Journal At-tafkir uses Open Journal Systems 3.1.2.1, which is open source journal management and publishing software developed, supported, and freely distributed by the Public Knowledge Project under the GNU General Public License.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 332 Documents
POSTMODERNISME SEBAGAI SOFISME: STUDI KRITIS HUMANIORA, EPISTEMOLOGI DAN SAINS PASCA MODERN Miswari, Miswari
At-Tafkir Vol 9 No 1 (2016): Vol. 9 No 1 Juni 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejarah telah membuktikan bahwa sofisme adalah penyakit intelektual dan penyakit sosial yang sangat berbahaya. Sofisme muncul dari pandangan yang menolak objektivitas realitas. Pandangan demikian juga berlaku bagi penyakit skeptisme lainnya seperti sinisme dan romantisme. Gejala yang ditimbulkan oleh postmodernisme adalah sama dengan gejala-gejala yang memunculkan berbagai penyakit skeptisme. Tulisan ini berusaha membuktikan bahwa gagasan dan penemuan saintifik era postmodernisme adalah gejala-gejala yang dapat mengakibatkan munculnya penyakit intelektual dan penyakit sosial sebagaimana pernah ditimbulkan oleh sofisme.
PEMBERLAKUAN HUKUMAN ZINA PADA MASA RASULULLAH SAW DALAM PERSPEKTIF HISTORIS Az, Nairazi
At-Tafkir Vol 9 No 1 (2016): Vol. 9 No 1 Juni 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hukuman zina di dalam Islam sebaiknya diberlakukan secara bertahap yang  di awali dengan peringatan dan yang termaktub dalam surat al-Nisa?: 15-16 dan al-Nur: 2 tanpa mengaitkan status perkawinan. Sedangkan hukuman rajam seharusnya diberlakukan kepada pelaku zina yang di dalamnya terdapat unsur-unsur pembunuhan seperti kasus pemerkosaan dan sodomi, sebagaimana pemahaman  yang tertulis secara keseluruhan mengenai ayat qishas yaitu anggota tubuh yang disebutkan semuanya berada pada wilayah kepala. Penemuan ilmu penologi modern saat ini dapat membuktikannya, dan kapasitas ke otentikan pembuktiannya bisa melebihi dengan syarat-syarat yang diberikan Rasulullah pada pemberlakuan hukuman rajam. Karena bagaimanapun secara antropologis, sosiologis dan bahkan psikologis, seorang individu tidak dapat dipisahkan dengan masyarakatnya. Pada saat itu pula, seorang individu bahkan ribuan individu dalam masyarakatnya berstatus sama, semuanya harus dihargai. Mengenai hukuman mati yang ada di dalam al-Quran hanya satu bentuk yaitu rajam, sebagaimana pemahaman yang termaktub dalam surat al-Maidah: 45 dan ungkapan dalam surat Maryam: 46. Sedangkan jenis hukuman mati yang disebutkan dalam surat al-Maidah: 33 yaitu hukuman dibunuh atau disalib dan dipotong tangan dan kaki secara bersilang lalu dibuang, hanya merupakan kasus-kasus yang terjadi yaitu wafatnya Nabi Isa, yang sampai saat ini masih kontroversial dan kasus pembunuhan mutilasi. Dan hukuman mati berbentuk rajam merupakan hadd yang bersifat Ilahiyah, yang mana hukuman tersebut dapat menghapus dosa pelakunya di dunia, jika dijalani dengan ikhlas.
MERETAS KEMBALI ISLAM BERKEADABAN DALAM BINGKAI KEMANUSIAAN ERSPEKTIFISLAM PROGRESIF Yusdani, Yusdani
At-Tafkir Vol 9 No 1 (2016): Vol. 9 No 1 Juni 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The following article tries to discuss the formulation of a set of Islamic values ??in order to become a reference for the creation of alternative and solution regarding the equitable of society which respecting human values ??in both the global and national levels. For that reason, Moslem scholars need to formulate a set of a fresh or alternative thought and the Islamic movement to be developed in the context of human life in accordance with the global ethics such as democracy, pluralism, human rights, and true justice humanitarian. Therefore, the development of thought and the Islamic movement needs  to be integrated and transformed the values ??of Islam in the context of the values ??of equality, justice, humanity. From the work of this creative methodological expected to bring Islamic thought that is more fresh and responsive in answering the demands of the position of equality of all citizens and equitable treatment, in particular the guaranteed freedom of belief, minorities, minority both in terms of religious, economic, ethnic and so on other protected and guaranteed their rights equally and fairly.
UNSUR SEKULER DALAM BUDAYA POLITIK PARTAI ISLAM DI INDONESIA Mohamad Latief, Mohamad; Pa, Bharuddin Che
At-Tafkir Vol 9 No 1 (2016): Vol. 9 No 1 Juni 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekularisme politik adalah salah satu bidang kajian yang cukup menarik untuk diteliti. Apatah lagi apabila ianya dikaitkan dengan konteks politik di Indonesia dimana majoriti penduduknya adalah ummat Islam. Berkait ini, kajian ini berupaya menganalisa unsur-unsur sekular dalam budaya politik partai Islam di Indonesia iaitu Partai Kebangkitan Bangsa. Selain dikenal sebagai partai yang terlahir daripada proses reformasi, Partai Kebangkitan Bangsa juga dikenal kerana ianya merupakan salah satu partai politik yang memiliki kedekatan sejarah dan kultural dengan Organisasi Massa Islam terbesar di Indonesia iaitu Nahdlatul Ulama. Dengan menggunakan pendekatan sosiologi politik, dan teori sekularisasi politik sebagaimana dikembangkan oleh Donald Eugene Smith, kajian kualitatif ini menemukan beberapa unsur sekular dalam partai dimaksud. Antara unsur tersebut adalah tergusurnya Islam sebagai identiti dan legitimasi politikpartai kerana penghormatan yang lebih tinggi terhadap nilai-nilai kebangsaan.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN KOMITMEN ORGANISASIONAL TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. POS INDONESIA (PERSERO) Yahya, M
At-Tafkir Vol 9 No 1 (2016): Vol. 9 No 1 Juni 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to identify and analyze leadership styles, organizational commitment and employee performance and influence of leadership style and organizational commitment to employee performance, both simultaneously and partially at PT. Pos Indonesia (Persero). The method used is survey explanation method on 87 employees of PT. Pos Indonesia (Persero). Techniques used to test the hypothesis is that the path analysis (path analysis). Research results through descriptive analysis shows that the leadership style of leader PT. Pos Indonesia (Persero) is an employee-oriented leadership style. In general, the leadership style at PT. Pos Indonesia (Persero) is in the high category. Task oriented leadership styles at appropriate category and employee oriented leadership style is in the high category. If viewed from the organizational commitment was generally high category. Affective commitment and normative commitment are included in the high category while kontinuens commitment is in the category enough. Viewed from the employee's performance in general is in the high category. Quality, the need for supervision and the influence of personal relationships, including in the high category and quantity of output, timeliness and cost effectiveness is in the category so it must be increased. Furthermore, the results showed that leadership style and organizational commitment have a positive and significant influence either partially or  simultaneously on employee performance.
PERGULATAN PEMIKIRAN ISLAM DI ACEH Syafieh, Syafieh
At-Tafkir Vol 9 No 2 (2016): Vol. 9 No 2 Desember 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Typology thinking of Islamic society organizations in Aceh thereare three types including the first typology of traditional Islamicthought. Community organizations are included in the thinking oftraditional Islam in Aceh is 1) HUDA (Associationof AcehneseDayah Ulama), 2) MUNA (Majelis Ulama Nanggroe AcehDarussalam), 3) NU (Nahdlatul Ulama), and 4) Al-Wasliyah,second, typologies of thought Modern Islam represented byMuhammadiyah, and the third, the typology of fundamentalistIslamic thought. Fundamentalist Islamic Thought in Aceh isrepresented by 1) Hizb ut-Tahrir Indonesia (HTI) 2) The IslamicDefenders Front (FPI). However provide a typology oftraditional Islam, modern Islam, and Islamic fundamentalistIslam to the community organizations in Aceh is irrelevantbecause the organasasi movement today is beyond thedichotomous typology.
EPISTOMOLOGI HERMENEUTIKA HADIS FAZLUR RAHMAN: REFLEKSI TERHADAP KAJIAN PENDEKATA HADIS muhazir, Muhazir
At-Tafkir Vol 9 No 2 (2016): Vol. 9 No 2 Desember 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studies on hermeneutics tradition has developed very rapidly. Onthe way, many approaches made by some Muslim intellectuals toget the real message of the hadith. Depth study of hadith is notonly perpetrated by the Muslim intellectuals, even orentalismegroups participating in the assessment of the tradition with adifferent purpose. Studies of Hadith orentalis much studied bypeople in a variety of disciplines, they are trying to put forwardnew theories in order analysis hadits. They think is Prophetictraditions that have experienced the purity of the text forintervention after the prophet's death.
MAQASHID AL-SYARI’AH DALAM PENCATATAN PERKAWINAN DI INDONESIA Nasir, Muhammad
At-Tafkir Vol 9 No 2 (2016): Vol. 9 No 2 Desember 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persoalan pencatatan nikah bagi masyarakat muslim di Indonesia, terus menjadi agenda diskusi di kalangan pemerintah, akademisi, ulama dan masyarakat tentang kedudukannya dalam hukum perkawinan. Jika ditelusuri dari referensi-referensi klasik dari pandangan ulama mazhab, pencatatan nikah tidak ditemukan. Akan tetapi jika ditelusuri dari ketentuan perundang-undang yang berlaku di Indonesia, maka pencatatan nikah tersebut menjadi kewajiban melalui perintah Undang-undang nomor 1 tahun 1974 tentang perkawinan serta Kompilasi Hukum Islam (KHI). Hal ini menjadi persoalan tersendiri dalam penerapannya bagi masyarakat yang sangat kuat memegang fikih mazhab. Artikel ini, mencoba menengahi persoalan tersebut dengan menawarkan teori Maqashid al-Syari?ah sebagai pisau analisisnya, sehingga terlihat sejauhmana ketentuan pencatatan nikah yang diatur menurut peraturan perundang-undangan tersebut dapat diklaim sebagai produk hukum Islam secara metodologis.
PERKEMBANGAN PESANTREN DARI TRADISIONAL KE MODERN Rambe, Saparuddin
At-Tafkir Vol 9 No 2 (2016): Vol. 9 No 2 Desember 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesantren merupakan lembaga pendidikan tertua asli Indonesia.Pada awalnya pesantren ini memakai sistem pendidikantradisional, dari kurikulum, metode, sampai kepada sistempendidikannya. Seiring perkembangan zaman pesantren yangdikenal dengan sistem pembelajaran tradisionalnya, dianggaptidak mampu lagi menghadapi perkembangan zaman. Untukmenjawabnya pesantren melakukan perubahan-perubahan yangdalam skala terbatas untuk menjamin keberlangsungan danketahanan pendidikan yang diselenggarakannya. Perubahan darisistem pendidikan salafiah menjadi khalafiyah. Pesantrenkhalafiyah (modern) yang mengadopsi sistem madrasah atausekolah yang memasukkan pelajaran umum dalam kurikulummadrasah yang dikembangkan, atau pesantren yangmenyelenggarakan tipe sekolah-sekolah umum.
PENINGKATAN MUTU BAHASA ARAB MALALUI PELATIHAN PENGUASAAN KOSA KATA DI PRODI PBA IAIN LANGSA Sabri, Hatta
At-Tafkir Vol 9 No 2 (2016): Vol. 9 No 2 Desember 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak mahasiswa mengalami kesulitan memahami pelajaranbahasa Arab. Kesulitan ini umumnya terlihat dariketidakmampuan para mahasiswa dalam menulis danberkomunikasi dengan menggunakan bahasa Arab dalamperkuliahan. Ironisnya problematika tersebut bukan saja dialamioleh mahasiswa yang bukan jurusan atau prodi pendidikanBahasa Arab, bahkan mahasiswa yang bergelut dengan allughahal-arabiyah ini, yang berada pada jurusan pendidikanBahasa Arab, merekalah yang sering mengalami problem dalamberbahasa. Problema tersebut, juga didasari oleh minim danlemahnya kemampuan mahasiswa terhadap penguasaan danpunggunaan kosa kata.Tulisan sederhana ini mendeskripsikanupaya peningkatan mutu pembelajaran bahasa Arab melaluipelatihan dan pembelajaran berbasis kosa kata di Prodi PBAIAIN Langsa

Page 8 of 34 | Total Record : 332


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 18 No 1 (2025): At-Tafkir Vol 17 No 2 (2024): At-Tafkir Vol 17 No 1 (2024): At-Tafkir Vol 16 No 2 (2023): At-Tafkir Vol 16 No 1 (2023): At-Tafkir Vol 15 No 2 (2022): At-Tafkir: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan Vol 15 No 1 (2022): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan Vol 14 No 2 (2021): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan Vol 14 No 1 (2021): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan Vol 13 No 1 (2020): Vol. 13 No. 1 Juni 2020 Vol 13 No 2 (2020): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan Vol 13 No 1 (2020): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan Vol 12 No 2 (2019): Vol. 12 No 2 Desember 2019 Vol 12 No 1 (2019): Vol. 12 No 1 Juni 2019 Vol 12 No 2 (2019): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan Vol 12 No 1 (2019): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan Vol 11 No 2 (2018): Vol. 11 No 2 desember 2018 Vol 11 No 2 (2018): Vol. 11 No 2 desember 2018 Vol 11 No 1 (2018): Vol. 11 No 1 Juni 2018 Vol 11 No 1 (2018): Vol. 11 No 1 Juni 2018 Vol 11 No 2 (2018): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan Vol 11 No 1 (2018): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan Vol 10 No 2 (2017): Vol. 10 No 2 Desember 2017 Vol 10 No 2 (2017): Vol. 10 No 2 Desember 2017 Vol 10 No 1 (2017): Vol. 10 No 1 Juni 2017 Vol 10 No 1 (2017): Vol. 10 No 1 Juni 2017 Vol 10 No 2 (2017): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan Vol 10 No 1 (2017): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan Vol 9 No 2 (2016): Vol. 9 No 2 Desember 2016 Vol 9 No 2 (2016): Vol. 9 No 2 Desember 2016 Vol 9 No 1 (2016): Vol. 9 No 1 Juni 2016 Vol 9 No 1 (2016): Vol. 9 No 1 Juni 2016 Vol 9 No 2 (2016): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan Vol 9 No 1 (2016): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan Vol 8 No 1 (2015): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan Vol 7 No 1 (2014): Vol VII No 1 Juni 2014 Vol 1 No 1 (2014): Vol I No 1 Juni 2014 More Issue