Articles
805 Documents
ANALISIS PARTIKEL PENGUTIP TO (ã¨) SEBAGAI KOMPLEMEN
Dewanti Putri, Erina;
Satya Hermawan, Gede;
Eva Krishna Adnyani, Kadek
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Undiksha Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jpbj.v7i1.32238
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur dan ciri pembeda yang terdapat pada fungsi-fungsi turunan partikel to sebagai komplemen. Penelitian ini bermanfaat untuk memberikan pengetahuan baru mengenai fungsi turunan dari partikel komplemen to dalam bahasa Jepang. Sumber data penelitian ini diambil dari koran online Asahi Shinbun periode Mei 2019. Data penelitian ini berupa kalimat bahasa Jepang yang menggunakan partikel to sebagai komplemen sebanyak 25 data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam fungsi partikel to sebagai komplemen terdapat 3 fungsi turunan yang berkaitan dengan teori para ahli dan peneliti. 3 fungsi turunan tersebut yaitu partikel to yang menunjukkan sesuatu yang dikatakan atau dinyatakan seseorang yang mencakup 19 data penelitian, fungsi turunan partikel komplemen to yang dipakai untuk menyatakan kutipan sebanyak 13 data, dan fungsi turunan partikel komplemen to yang menunjukkan sesuatu yang dipikirkan sebanyak 4 data.
Pengembangan Bahan Ajar Berupa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD Tahap Lanjutan) Bahasa Jepang Berbasis Standar Proses Kurikulum 2013 Revisi untuk Sekolah Dasar di Bali
Karmili, Ni Ketut;
Mardani, Desak Made Sri;
Sadyana, I Wayan
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Undiksha Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jpbj.v6i2.26574
Penelitian ini merupakan penelitian R&D (Research and Development) yang bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berupa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD tahap lanjutan) bahasa Jepang yang sesuai dengan kurikulum 2013 revisi untuk sekolah dasar di Bali. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Four-D dari Thiagarajan, namun pada tahap keempat tidak dilaksanakan agar dapat dilanjutkan nanti. Subjek dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran bahasa Jepang. Data didapat melalui kuesioner dan wawancara. Data yang didapat dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu 1) LKPD yang dikembangkan sesuai dengan kurikulum 2013 revisi, 2) berdasarkan uji ahli materi LKPD yang dikembangkan dinilai sangat sesuai, 3) dan respon guru menyatakan bahwa LKPD yang dikembangkan sangat sesuai.
ANALISIS MAKNA LAGU SAZANKA (KAJIAN SEMIOTIKA)
Kartika, Ketut Wira Putrawan;
Rahman, Zaifur;
Al Hakim, Mohammad Syahrul Muharrom
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 6, No 3 (2020)
Publisher : Undiksha Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jpbj.v6i3.25813
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk membahas tentang analisis makna pada lirik lagu sazanka dengan subyek penelitian adalah peneliti sendiri. Dengan objek penelitian adalah lirik lagu band Sekai No Owari yang berjudul sazanka. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini adalah metode analisis wacana/observasi dan diskusi terfokus dengan sumber data lirik lagu sazanka. Data dianalisis dengan pendekatan semiotik deskriptif kualitatif, yang menghasilkan data berupa kalimat atau kata yang terdapat pada lirik lagu Sazanka. Hasil dari penelitian ini adalah, (1) makna lirik Sekai No Owari berjudul sasanka adalah mengenai seorang kakak yang mengerti tentang keadaan adiknya sejak awal menghadapi berbagai rintangan, kakak tersebut menemaninya serta meberikan motivasi terhadapnya hingga ia sukses.Kata Kunci : Sazanka, semiotik, maknaè¦æ—¨ã“ã®ç ”ç©¶ã¯ã€ç ”究者自身ãŒç ”究者ã§ã‚ã‚‹ã‚µã‚µãƒ³ã‚«ã®æŒè©žã®æ„味ã®åˆ†æžã«ã¤ã„ã¦è°è«–ã™ã‚‹ã“ã¨ã‚’目的ã¨ã—ã¦ã„ã¾ã™ã€‚ ç ”ç©¶ã®ç›®çš„ã¯ã€ãƒãƒ³ãƒ‰ã®ä¸–界ã®çµ‚ã‚りã€ã‚µã‚¶ãƒ³ã‚«ã¨é¡Œã•ã‚ŒãŸæŒè©žã§ã™ã€‚ ã“ã®ç ”ç©¶ã®ãƒ‡ãƒ¼ã‚¿åŽé›†ã§ä½¿ç”¨ã•れる方法ã¯ã€è«‡è©±åˆ†æž/è¦³å¯Ÿã®æ–¹æ³•ã§ã‚りã€ã‚µã‚¶ãƒ³ã‚«æŒã®æŒè©žãƒ‡ãƒ¼ã‚¿ã®ã‚½ãƒ¼ã‚¹ã¨ã®é›†ä¸çš„ãªè°è«–ã§ã™ã€‚ データã¯å®šæ€§çš„ãªè¨˜è¿°è¨˜å·è«–的アプãƒãƒ¼ãƒã§åˆ†æžã•れã€ã‚µã‚¶ãƒ³ã‚«ã®æŒè©žã«å«ã¾ã‚Œã‚‹æ–‡ç« ã¾ãŸã¯å˜èªžã®å½¢å¼ã§ãƒ‡ãƒ¼ã‚¿ãŒç”Ÿæˆã•れã¾ã—ãŸã€‚ ã“ã®ç ”ç©¶ã®çµæžœã¯æ¬¡ã®ã¨ãŠã‚Šã§ã™ã€‚(1)世界ã®çµ‚ã‚ã‚Šã®æŒè©žã€Œã‚µã‚¶ãƒ³ã‚«ã€ã®æŒè©žã®æ„味ã¯ã€æœ€åˆã‹ã‚‰ã•ã¾ã–ã¾ãªéšœå®³ã«ç›´é¢ã—ã¦ã„る弟ã®çŠ¶æ…‹ã‚’ç†è§£ã—ã€æˆåŠŸã™ã‚‹ã¾ã§å¼Ÿã«åŒè¡Œã—ã€ã‚„る気を与ãˆãŸå…„ã«é–¢ã™ã‚‹ã‚‚ã®ã§ã™ã€‚ã‚ーワード:サザンカã€è¨˜å·è«–ã€æ„味
ANALISIS METAFORA DALAM LIRIK LAGU JEPANG “FIRST LOVE-UTADA HIKARUâ€
Padmadewi, Anak Agung Ayu Dyah;
Putri, Margareth Endaris;
Yasa, Gede Oka Darma
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Undiksha Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jpbj.v6i2.25726
Dalam penelitian ini penulis menganalisis bentuk dan makna metafora dalam lagu First Love yang dipopulerkan oleh Utada Hikaru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna metafora apa yang terkandung dalam lagu Jepang. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif, metode ini dilakukan dengan mendengarkan, menganalisis dan menyalin. Selanjutnya mengklasifikasikan bentuk metafora dan menganalisis makna metafora.
PROFIL PROGRAM PENDAMPINGAN SEBAGAI KEGIATAN PENGUAT DALAM PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG DI KELAS III SD WIDIATMIKA JIMBARAN
Yasa, I Dewa Gede Oka Ardana;
Sadyana, I Wayan;
Hermawan, Gede Satya
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Undiksha Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jpbj.v7i1.31736
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil program pendampingan pembelajaran bahasa Jepang di kelas III SD Widiatmika Jimbaran. Penelitian ini menggunakan teori kajian pembelajaran yang mengacu pada program pendampingan pembelajaran bahasa Jepang. Data akan dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Jepang di SD Widiatmika Jimbaran. Objek penelitian ini adalah kegiatan belajar mengajar yang merupakan proses dari interaksi antara guru dan siswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini meliputi tiga hal, yaitu sasaran, strategi dan kendala-kendala dari program pendampingan pembelajaran bahasa Jepang di SD Widiatmika Jimbaran. Sasaran program pendampingan pembelajaran bahasa Jepang di SD Widiatmika Jimbaran meliputi aspek membaca, menulis, mendengar, berbicara dan pengetahuan budaya. Strategi program pendampingan pembelajaran bahasa Jepang yang digunakan adalah strategi lagu, tanya jawab dan ceramah. Kendala-kendala yang dihadapi dalam program pendampingan adalah guru program pendampingan dan kendala media pembelajaran.è¦æ—¨æœ¬ç ”ç©¶ã®ç›®çš„ã¯ã€ã‚¸ãƒ³ãƒãƒ©ãƒ³ã‚¦ã‚£ãƒ‡ã‚£ã‚¢ãƒƒãƒˆãƒŸã‚«ç§ç«‹å°å¦æ ¡ã®ä¸‰å¹´ç”Ÿã«ãŠã‘る日本語å¦ç¿’支æ´ãƒ—ãƒã‚°ãƒ©ãƒ を分æžã™ã‚‹ã“ã¨ã‚’目的ã¨ã—ã¦ã„ã‚‹ã€‚æœ¬ç ”ç©¶ã®ç›®çš„ã¯ã€æ—¥æœ¬èªžå¦ç¿’支æ´ãƒ—ãƒã‚°ãƒ©ãƒ ã‚’å‚ç…§ã™ã‚‹å¦ç¿’ç ”ç©¶ç†è«–を使用ã—ã¦ã„る。データã¯ã€è¨˜è¿°çš„ãªå®šæ€§çš„æ–¹æ³•を使用ã—ã¦åˆ†æžã•ã‚Œã‚‹ã€‚ç ”ç©¶ã®å¯¾è±¡ã¯ã€ã‚¸ãƒ³ãƒãƒ©ãƒ³ã‚¦ã‚£ãƒ‡ã‚£ã‚¢ãƒƒãƒˆãƒŸã‚«ç§ç«‹å°å¦æ ¡ã®æ—¥æœ¬èªžæ•™å¸«ã§ã‚る。ã“ã®ç ”ç©¶ã®ç›®çš„ã¯ã€æ•™å¸«ã¨å¦ç”Ÿã®é–“ã®ç›¸äº’作用ã®ãƒ—ãƒã‚»ã‚¹ã§ã‚る教育ã¨å¦ç¿’活動ã§ã‚る。調査方法ã¯ã€è¦³å¯Ÿã€ã‚¤ãƒ³ã‚¿ãƒ“ューåŠã³ã€æ–‡çŒ®èª¿æŸ»ã§ã‚る。ã“ã®ç ”ç©¶ã®çµæžœã«ã¯3ã¤ã¯ã€ã‚¸ãƒ³ãƒãƒ©ãƒ³ã‚¦ã‚£ãƒ‡ã‚£ã‚¢ãƒƒãƒˆãƒŸã‚«ç§ç«‹å°å¦æ ¡ã®æ—¥æœ¬èªžå¦ç¿’ä¼´å¥ãƒ—ãƒã‚°ãƒ©ãƒ ã®ç›®æ¨™ã€æ—¥æœ¬èªžå¦ç¿’ä¼´å¥ãƒ—ãƒã‚°ãƒ©ãƒ ã®ç›®æ¨™ã‚’锿ˆã™ã‚‹ãŸã‚ã®å¦ç¿’ã‚¹ãƒˆãƒ©ãƒ†ã‚¸ãƒ¼ã¨æ—¥æœ¬èªžå¦ç¿’ä¼´å¥ãƒ—ãƒã‚°ãƒ©ãƒ ã®éšœå®³ã‚’明らã‹ã“ã¨ã§ã‚る。 分æžã—ãŸçµæžœã¯ã€æ—¥æœ¬èªžå¦ç¿’ã®ç›®æ¨™ã¯ã€èžã力・èªã‚€åŠ›ãƒ»è©±ã™åŠ›ãƒ»æ›¸ã力・文化ã®çŸ¥è˜ã¨ã„ã†ï¼•ã¤ã®èƒ½åŠ›ã«ãŠã„ã¦ã€æ—¥æœ¬èªžèƒ½åŠ›ã‚’ä¼¸ã°ã™ã“ã¨ãŒã§ãã‚‹ã“ã¨ã§ã‚る。日本語å¦ç¿’ã®ç›®æ¨™ã‚’锿ˆã™ã‚‹ãŸã‚ã®å¦ç¿’ストラテジーã¯ã€ æŒã‚¹ãƒˆãƒ©ãƒ†ã‚¸ãƒ¼ã¨ Q&Aストラテジ講義ã§ã‚る。日本語å¦ç¿’支æ´ãƒ—ãƒã‚°ãƒ©ãƒ ã¯ã€æ•™å¸«ã®æŒ‡å°Žã®æ¬ 如ã¨å¦ç¿’メディアã®åˆ¶ç´„ã§ã‚る。Â
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL DENGAN ADOBE FLASH BERBASIS STANDAR PROSES KURIKULUM 2013 REVISI UNTUK SEKOLAH DASAR DI BALI
Udiyani, Kadek Dwi Savitri;
Mardani, Desak Made Sri;
Sadyana, I Wayan
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Undiksha Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jpbj.v6i2.26732
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk membuat media pembelajaran audio visual dengan adobe flash berbasis kurikulum 2013 revisi untuk sekolah dasar di Bali. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research and development). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode (1) wawancara dan (2) kuesioner berupa angket uji ahli (uji ahli isi, uji ahli media, dan uji coba produk) untuk membantu menghasilkan produk yang baik. Model pengembangan yang digunakan adalah model Four-D oleh Thiagarajan yang terdiri dari 4 tahapan yaitu (1) Define, (2) Design, (3) Develop, dan (4) Disseminate. Peneltian ini dilakukan hanya sampai pada tahap pengembangan (develop). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Media pembelajaran yang dikembangkan memuat pembelajaran HOTS. Media pembelajaran terdiri dari 10 bab. Media pembelajaran memuat latihan dan kalimat perintah. (2) Hasil angket uji ahli dan uji coba mendapat penilaian rata-rata 3 (setuju) dan 4 (sangat setuju). Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran audio visual berupa video animasi dengan adobe flash berbasis kurikulum 2013 revisi untuk sekolah dasar di Bali layak digunakan dalam proses pembelajaran.
ANALISIS TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM ANIME SERVANT X SERVICE (EPISODE 1 SAMPAI 13)
Untiani, Siti;
Adnyani, Kadek Eva Krishna;
Suartini, Ni Nengah
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Undiksha Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jpbj.v7i1.32205
                       ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi tindak tutur ekspresif berdasarkan strategi kesopanan dan bentuk tindak tutur ekspresif dalam anime Servant x Service (episode 1 sampai 13). Data dikumpulkan dengan menggunakan metode simak dan catat. Kemudian untuk fungsi tindak tutur ekspresif berdasarkan strategi kesopanan dan bentuk tindak tutur ekspresif dianalisis menggunakan metode padan intralingual. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat enam kategori tindak tutur ekspresif, yakni mengeluh, menyindir, memuji, meminta maaf, membanggakan diri, dan mengucapkan terima kasih dalam anime Servant x Service (episode 1 sampai 13). Kemudian bentuk tindak tutur yang ditemukan adalah langsung literal, tidak langsung literal dan langsung tidak literal.Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â è¦æ—¨ã“ã®ç ”ç©¶ã®ç›®çš„ã¯ã€ã‚¢ãƒ‹ãƒ¡ã‚µãƒ¼ãƒãƒ³ãƒˆXサービス「エピソード1ã‹ã‚‰13ã€ã«ãŠã‘ã‚‹è¡¨å‡ºåž‹ç™ºèªžè¡Œç‚ºã®æ©Ÿèƒ½ç¤¼å„€æ£ã—ã•ã®æˆ¦ç•¥ã«åŸºã¥ã表出型発語行為ã®ç¨®é¡žã‚’明らã‹ã«ã™ã‚‹ã“ã¨ã§ã™ã€‚データã¯ã€ãƒŽãƒ¼ãƒˆã«è¨˜éŒ²ã—ã¦ã€è¦–è´ã«ã‚ˆã‚ŠåŽé›†ã—ã€ãれを言語内åŒç‰æ³•ã«ã‚ˆã‚Šåˆ†æžã—ãŸã€‚分æžã—ãŸçµæžœã€ã‚¢ãƒ‹ãƒ¡ã‚µãƒ¼ãƒãƒ³ãƒˆXサービス「エピソード1ã‹ã‚‰13ã€ã«ãŠã‘ã‚‹6ã¤ã®è¡¨å‡ºåž‹ç™ºèªžè¡Œç‚ºã®ã‚«ãƒ†ã‚´ãƒªãƒ¼ã‹ã‚‰ã€ã€Œæ–‡å¥ã‚’言ã†ã€ã€ã€Œã»ã®ã‚ã‹ã™ã€ã€ã€Œè³žè³›ã€ã€ã€Œè¬ç½ªã€ã€ã€Œè‡ªæ…¢ã€ã€ã€Œæ„Ÿè¬ã‚’言ã†ã€ç¤¼å„€æ£ã—ã•ã®æˆ¦ç•¥ã¨ã„ã†ã€Œæ£ã®ç¤¼å„€ã€åŠã³ã€Œè² ã®ç¤¼å„€ã€ãŒã‚る。ãれã«ã€è¡¨å‡ºåž‹ç™ºèªžè¡Œç‚ºã§ã€€ç›´æŽ¥ã®æ–‡å—通りã€é–“æŽ¥çš„ãªæ–‡å—通りã€é–“接的ãªå½¢å¼ã®ç™ºè©±è¡Œç‚ºã‚‚出ãŸã€‚
PENGEMBANGAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP LANJUTAN) PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG BERBASIS STANDAR PROSES KURIKULUM 2013 REVISI UNTUK SEKOLAH DASAR DI BALI
Devi, Putu Krisda Ratma;
Mardani, Desak Made Sri;
Sadyana, I Wayan
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Undiksha Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jpbj.v6i2.26579
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan RPP yang sesuai dengan standar proses kurikulum 2013 revisi untuk sekolah dasar (SD) di Bali. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research and development). Penelitian ini menggunakan model pengembangan Four-D oleh Thiagarajan yaitu define,design, develop dan disseminate.Namun pada tahap disseminate yang merupakan tahap penyebaran tidak di lakukan karena fokus penelitian ini sampai pada tahap develop atau pengembangan. Dalam penelitian ini subjeknya adalah guru pengajar bahasa Jepang Sekolah Dasar di Bali. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan kuesioner. Data yang telah diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu (1) berdasarkan hasil uji ahli materi menyatakan bahwa RPP yang telah dikembangkan ini sangat sesuai untuk digunakan, (2) Berdasarkan respons guru juga menyatakan RPP ini layak untuk digunakan dalam pembelajaran bahasa Jepang di Sekolah Dasar.
GOLDEN RULE DALAM “RAIN TOWN karya HIROYASU ISHIDAâ€
Cahyaningrum, Wiwit
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 6, No 3 (2020)
Publisher : Undiksha Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jpbj.v6i3.25978
AbstrakFilm Rain Town merupakan sebuah film pendek karya Hiroyasu Ishida yang dirilis tahun 2011. Dalam film pendek Rain Town banyak scene yang menggunakan Golden Rule sebagai komposisinya. Golden rule (aturan emas atau etika timbal balik) sendiri memiliki makna cara melakukan moral yang lahir berdasarkan landasan nurani dan pikiran manusia pengertian lainnya yaitu “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka†(Matius 7:12). Golden Rule atau peraturan Emas merupakan strategi pendekatan hubungan antarmanusia yang kuat dalam sejarah dunia. Dalam arti lain, golden rules diartikan sebagai hubungan timbal balik antara manusia dengan konsep yang positif dan bukan negatif. Agar lebih mudah memahami golden rule maka ada pepatah 'manusiakan manusia jika ingin dianggap manusia'. Pelaksanaan aturan emas dalam kehidupan menghasilkan hubungan yang erat antar manusia dengan saling menghormati sesama insan manusia terlepas dari perbedaan yang dimiliki masing-masing.Dalam film pendek “Rain Town†kami para penulis ingin mengembangkan makna Golden rule yang terdapat pada film pendek tersebut. Selain itu, dalam film pendek Rain Town terdapat environmental fog (suasana lingkungan) serta blur untuk menggambarkan kesan yang lebih jauh serta bagian mana yang lebih ingin difokuskan untuk penyampaian makna dari Golden Rule dari sang kreator.Penelitian tentang Golden Rule dalam film pendek “Rain Townâ€, kami lakukan dengan melihat tanda-tanda yang terdapat pada film tersebut. Dengan itu, kami menggunakan gagasan Peirce dalam penelitian ini yang membagi tanda menjadi tiga kategori yaitu ikon, indeks dan simbol dalam menciptakan makna. Sehingga, kami tim penulis mengkaji film pendek ini dengan memandang unsur intrinsik seperti tema, latar, alur dan penokohan dan unsur ekstrinsik dalam film pendek.Berdasarkan hasil intepretasi Golden Rule dengan menggunakan pendekatan semotika Peirce. Ikon, indeks dan simbol dalam film pendek Rain Town menceritakan tentang kondisi kota yang selalu turun hujan karena kondisi inilah membuat banyak orang mulai meninggalkan kota tersebut. Berjalannya waktu kota tersebut mulai sepi ditinggal pergi oleh warganya dan pada akhirnya menjadi mati. Tetapi ada sebuah robot yang masih setia bertahan di kota tersebut dengan sebuah alasan yang yang menyangkut tentang kenangan dalam kota hujan. Oleh karena itu, dari analisis semiotika tersebut bisa disimpulkan bahwa film ini mempunyai banyak makna makna tersirat didalamnya sehingga penonton dapat menyimpulkan dari berbagai interpretasi.
SISTEM IE TERKAIT PEWARIS PADA KELUARGA TRADISIONAL JEPANG
Wedayanti, NP Luhur;
Dewi, NMA Anita
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Undiksha Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jpbj.v7i1.29731
abstractTraditional Japanese society was a patrilineal society that had attitudes for men to preserve the family as a successor. The eldest son is always expected to be responsible for ancestor worship, wisely manage family inheritance to maintain the sustainability of the family. This system, Ie system, is a system that regulates all of the family members. Not only regarding how to behave toward family members but also the rules to choose the head of the family who will rule the whole of the family.Â