cover
Contact Name
Andi Saputri Mulyana
Contact Email
saputrimulyana89@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
pajournalofnursingscience@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Patria Artha Journal of Nursing Science
ISSN : 25495674     EISSN : 25497545     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 123 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KURANGNYA PEMINAT PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI IMPLAN PADA PASANGAN USIA SUBUR DI DESA TAMALATEA KECAMATAN MANUJU KABUPATEN GOWA TAHUN 2017 Sainah, Sainah Sainah; Khaeriya Rima, Lailatul Khaeriya Rima Lailatul
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol 2, No 2 (2018): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.612 KB) | DOI: 10.3788/180

Abstract

Alat kontrasepsi implan termasuk dalam MKJP yang disusupkan di bawah kulit dengan cara melepaskan sejumlah levonogestrel ke dalam darah melalui proses difusi dari kapsul-kapsul yang terbuat dari bahan silastik`untuk menunda dan menjarakkan kehamilan.Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya faktor-faktor yang mempengaruhi kurangnya  peminat penggunaan alat kontrasepsi implan pada pasangan usia subur di Desa Tamalatea Kecamatan Manuju Kabupaten Gowa. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 30 pasangan usia subur yang menggunakan alat kontrasepsi di Desa  Tamalatea. Hasil uji analisis menggunakan uji chi-square dengan tingkat  signifikasi 0,05, terdapat pengaruh pengetahuan dengan kurangnya peminat penggunaan alat kontrasepsi implan pada pasangan usia subur dengan nilai p-value: 0,01, terdapat pengaruh dukungan suami dengan kurangnya peminat penggunaan alat kontrasepsi implan pada pasangan usia subur dengan nilai p-value: 0,002, terdapat pengaruh  informasi dari petugas kesehatan dengan kurangnya peminat penggunaan alat kontrasepsi implan pada pasangan usia subur dengan nilai p-value: 0,01. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pengetahuan, dukungan suami dan informasi dari petugas kesehatan dengan kurangnya peminat penggunaan alat kontrasepsi implan pada pasangan usia subur. Saran bagi peneliti selanjutnya untuk lebih memperhatikan faktor-faktor yang memepengaruhi kurangnya peminat penggunaan alat kontrasepsi implan pada pasangan usia subur
POSTPARTUM BLUES PADA IBU POSTPARTUM PRIMIPARA Desi Ari Madi Yanti, Desi Ari Madi Yanti
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol 1, No 1 (2017): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3788/47

Abstract

The phenomenon of the occurrence of postpartum blues on the first or third births less attention primarily by nurses , postpartum blues was considered as mild and temporary mental disorder that disappears within a few days postpartum . The purpose of this research is to identify the determinant factors on the occurrence of postpartum blues postpartum primiparous mothers . This research is a quantitative study that uses a cross-sectional design with consecutive sampling with a sample of 100 people . In this study showed that all mothers experience postpartum blues postpartum where the most influential factor for the occurrence of postpartum blues is aged with p value = 0.006 . Age < 20 years of age who are not yet ready to be a mother so it is difficult to adapt to both the physical aspects like fatigue often experienced in caring for the baby , while the psychological aspect , the mother was not ready to undergo a new role . Postpartum blues screening is recommended for all pregnant women and postpartum mothers , and make home visits to determine the circumstances in order to reduce the incidence of postpartum maternal postpartum blues. maternal postpartum primiparous , postpartum blues
PERILAKU SEKS BEBAS ANAK JALANAN DI KOTA MAKASSAR Helvira, Vivin
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol 2, No 1 (2018): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.612 KB) | DOI: 10.3788/125

Abstract

Perilaku seks bebas adalah segala tingkah laku yang didorong oleh hasrat seksual,baik dengan lawan jenisnya maupun dengan sesama jenisnya diluar perkawinan yang sah. Tujuan : untuk mendapatkan informasi secara mendalam mengenai perilaku seks bebas anak jalanan di Kota Makassar. Metode Penelitian : kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang  merupakan pendekatan berfikir yang menekankan kepada pengalaman-pengalaman subyektif manusia dan berusaha memahami subyek dari segi pandangan mereka sendiri. Hasil : menunjukkan bahwa sebagian besar anak jalanan di kota makassar pernah melakukan seks bebas diberbagai tempat yaitu halte, taman, ruko, baruga, pantai losari, wc umum, pelabuhan dengan alasan karena paksaan dari pacar, suka sama suka dan karena melihat video porno. Adapun alasan mereka turun kejalanan yaitu karena faktor keluarga, kekerasan dalam keluarga, orang tua yang bercerai, diusir dari rumah, serta faktor ekonomi. Situasi dan kondisi anak jalanan hampir seluruh informan mengatakan 24 jam di jalanan dan berpindah-pindah tempat. Terkait peran orang tua informan mengatakan jarang bahkan tidak berkomunikasih dengan orang tua dan sebagian mengaku di hubungi beberapa kali dalam seminggu. Peran teman sebaya mengungkapkan rata-rata semuanya memiliki teman dekat atau sahabat yang sesama anak jalanan. Dampak dari perilaku seks bebas didapatkan bahwa diantaranya pernah melakukan aborsi dan pernah terkena penyakit menular seksual.
TRANSAKSI PEKERJA SEKS KOMERSIAL (PSK) ONLINE DI KOTA MAKASSAR Fatmasari, Dewi; Asrina, Andi; Muh. Multazam, Andi
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol 1, No 2 (2017): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.612 KB) | DOI: 10.3788/88

Abstract

 Penelitian ini membahas transaksi pekerja seks komersial online di kota Makassar yang bertujuan untuk menggali secara mendalam pemicu terjadinya pekerja seks komersial (PSK) online di Kota Makassar serta Menggali secara mendalam praktik pekerja seks komersial (PSK) online di kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Pendekatan penelitian yaitu pendekatan fenomenologi, untuk mengeksplorasi mengenai femomena pekerja seks komersial (PSK) online pada perempuan hiburan malam di Kota Makassar. Melalui observasi indepth dan interview selama penelitian berlangsung. Sumber data terdiri dari mucikari sebagain informan kunci, informan pendukung adalah konsumen dan informan biasa terdiri dari pekerja seks komersial (PSK) online yang bersedia untuk turut dalam penelitian ini.Hasil penelitian ini adalah (1) Faktor utama pemicu yang menyebabkan perempuan menjadi pekerja seks komersial online di Kota adalah faktor ekonomi. (2) Perilaku sosial erat sekali kaitannya dengan interaksi sosial dimana pekerja seks komersial menawarkan jasa pelayanan seks kepada pelanggan dengan menggunakan media internet dengan menggunakan handphone yang menggunakan aplikasi whatshapp, beetalk dan wechat dengan memasang status open BO kemudian para pelanggan yang ingin meggunakan jasa PSK tinggal chat dan melakukan negosiasi harga sampai terjadi kesepakatan masalah harga dan tempat yang akan digunakan dengan aturan standar tidak melayani sex oral dan pelanggan harus menggunakan kondom, yang selanjutnya perilaku atau interaksi PSK dengan orang disekitarnya terbilang cukup baik.Implikasi penelitian ini adalah berupa saran yang diberikan kepada kepada pemerintah kota Makassar agar lebih berupaya optimal lagi agar mengantisipasi tumbuhnya pekerja seks komersial dikota Makassar.
PENGARUH SELF CARE EDUCATION DAN PURSED LIP BREATHING EXERCISE TERHADAP TOLERANSI FISIK PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIS (PPOK) I Kade Wijaya, I Kade Wijaya; Elly, Elly L. Sjattar; Burhanuddin, Burhanuddin Bahar
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol 1, No 2 (2017): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.612 KB) | DOI: 10.3788/74

Abstract

Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh Self Care education dan Pursed Lip Breathing exercise terhadap toleransi fisik pada pasien Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK).Metode : penelitian ini menggunakan desain Quasi-Eksperimen dengan pendekatan two group-pre test and post test design. Studi Quasi-eksperimental dengan kelompok intervensi dan kelompok kontrol, dengan jumlah sampel 20 responden pasien PPOK yang dilakukan pengukuran six minut walking test.Hasil : terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik hasil pengukuran six minut walking test pre dan post pada kelompok intervensi (p<0,05) dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan hasil pengukuran six minut walking test post setelah 14 hari pada kelompok intervensi dan kelompok control (p>0,05) perbedaan yang signifikan secara klinis pada selisih hasil pengukuran post test pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol  six minut walking test >10. Kesimpulan : terdapat pengaruh pemberian self care education dan pursed lip breathing exercise terhadap toleransi fisik yang diukur dengan six minut walking test pada Pasien PPOK setelah dilakukan intervensi pada kelompok intervensi. Diharapkan perawat atau tenaga kesehatan meningkatkan pemberian edukasi, melatih dan memberikan motivasi kepada Pasien PPOK  untuk melakukan perawatan diri yang disertai dengan latihan  Pursed Lip Breathing sebagai salah satu tindakan non farmakologis.
METODE KONTRASEPSI DAN AKTIVITAS SEKSUAL PASANGAN SUAMI ISTRI DI KOTA MAKASSAR TAHUN 2017 irmawati, irmawati; Multazam, andi; A Fachrin, Suharni
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol 2, No 2 (2018): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.612 KB) | DOI: 10.3788/140

Abstract

Kesulitan-kesulitan atau ketidakpuasan dalam hubungan seksual biasanya akibat dari konflik-konflik yang dialami oleh pasangan suami istri sebagai akibat kurangnya komunikasi dalam pemilihan alat kontrasepsi, sehingga ketidakpuasan dalam hubungan seksual ini akan semakin memperburuk hubungan suami istri yang kurang harmonis. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk menganalisis dan mengkaji metode kontrasepsi dan aktivitas seksual pasangan suami istri di kota Makassar dengan menggali secara mendalam dampak frekuensi, durasi dan orgasme pada metode kontrasepsi dan aktivitas seksual pasangan suami istri.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, subjek penelitian terdiri dari informan biasa 32 pasangan suami istri dan informan kunci 2 orang (bidan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat kontrasepsi hormonal dan non hormonal sangat mempengaruhi dampak pada frekuensi dan durasi pada saat berhubungan, tetapi pemilihan alat kontrasepsi tidak mempengaruhi pencapaian orgasme dalam berhubungan seks, cepat ataupun lambat dalam mencapai orgasme disebabkan karena faktor aktifitas, kelelahan dan ketakutan memiliki anak lagi. Kesimpulan bahwa ada pengaruh terhadap aktivitas seksual pasangan suami istri penggunaan alat kontrasepsi hormonal dan non hormonal. Saran Pasutri juga harus aktif mencari informasi kepada petugas, tempat pelayanan. Informasi yang didapat mampu memotivasi sekaligus meyakinkan suami untuk menjadi peserta KB, pasuti tidak perlu malu untuk mengungkapkan apa-apa keinginan kita saat diranjang, sehingga hubungan pernikahan dijamin langgeng jika kedua pihak mau berkomunikasi secara terbuka dan hubungan seks yang memuaskan adalah dua kunci utama dari sebuah hubungan pernikahan yang langgeng. 
GAMBARAN PERILAKU SEHAT-SAKIT PADA MASYARAKAT SUKU BUGIS Mulyana, Saputri; Apriani, Rahmi; Damayanti, Annisa; Rahmadani, Vany Nur; Lisdayanti, Lisdayanti
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol 2, No 1 (2018): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.612 KB) | DOI: 10.33857/jns.v2i1.115

Abstract

Untuk  memperoleh  informasi  secara  mendalam  tentang  gambaran perilaku  sehat  dan  sakit pada masyarakat suku Bugis. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah deskriptif, dengan partisipan penelitian adalah masyarakat suku Bugis yang berada di wilayah Gowa. Teknik pengambilan d  ata dilakukan dengan wawancara menggunakan pedoman wawancara dan field note.  Hasil: Menurut masyarakat suku Bugis untuk mempertahankan kondisi kesehatannya yang dapat dilakukan yaitu memperbanyak mengonsumsi air putih, menjaga keseimbangan tubuh, mengonsumsi multivitamin untuk menjaga daya tahan tubuh dan berolahraga secara teratur minimal 3x seminggu. Adapun perilakunya pada saat sakit diantaranya adalah istirahat karena  pada saat sakit otomatis tubuh butuh istirahat dan asupan nutrisi untuk mengembalikan sistem imun yang terganggu, harus dekat dengan keluarga terutama pada ibu dan berobat ke dokter. Rekomendasi: Mempertimbangkan latar belakang budaya pasien pada saat pemberian asuhan keperawatan. 
PENGALAMAN PASIEN TUBERKULOSIS YANG MENGALAMI KEGAGALAN PENGOBATAN DI KABUPATEN GOWA: STUDI FENOMENOLOGI Saputri Mulyana, Andi Saputri; Nurul, Nurul Muslimah; Mirnawati, Mirnawati
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol 1, No 2 (2017): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.612 KB) | DOI: 10.3788/79

Abstract

Tujuan: diperolehnya makna pengalaman pasien TB yang mengalami kegagalan pengobatan di Kabupaten Gowa. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah kualitatif, dengan partisipan penelitian adalah pasien tuberkulosis yang mengalami kegagalan pengobatan berjumlah 5 orang. Teknik pengambilan data dilakukan dengan wawancara menggunakan pedoman wawancara dan field note. Hasil: Hasil penelitian diperoleh tiga tema, yaitu: (1) Keluhan setelah minum obat; (2) Alasan tidak melanjutkan pengobatan; (3) Peran PMO dalam memantau pasien TB selama proses pengobatan. Simpulan penelitian yaitu adanya efek samping obat yang membuat pasien tuberkulosis merasa tidak enak badan (sakit) serta kurangnya dukungan dan kontrol dari keluarga, membuat pasien malas berobat dan merasa terabaikan oleh orang sekitarnya. Hal ini mempengaruhi terjadinya kegagalan pengobatan pada pasien tuberkulosis. Rekomendasi: perlunya pemberian informasi yang lebih intensif terutama kepada penderita tuberkulosis yang tidak patuh berobat, baik kepada penderita maupun kepada PMO atau keluarga.
GAMBARAN KEJADIAN ANEMIA DALAM KEHAMILAN DI PUSKESMAS BONTONOMPO II KABUPATEN GOWA TAHUN 2018. Hamzah, Hadzmawaty Amma; Wahyoenie, Shandra Wahyoenie Shandra
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol 2, No 2 (2018): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.612 KB) | DOI: 10.3788/164

Abstract

Anemia pada kehamilan disebabkan karena kekurangan zat besi. Macam-macam anemia yaitu anemia ringan: Hb 9-10 g%, anemia sedang: Hb 7- 8 g%, anemia berat: Hb <7 g%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian anemia dalam kehamilan berdasarkan umur, pendidikan dan paritas ibu di Puskesmas Bontonompo II Kabupaten Gowa Tahun 2018. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan jumlah populasi 53 orang dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Menggunakan data sekunder dan analisa secara univariat. : Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran kejadian anemia berdasarkan kelompok umur 20-35 tahun yaitu sebanyak 33 ibu hamil (62,3%), kebanyakan diantaranya  mengalami anemia ringan yaitu sebanyak 30 orang (56,6%). Gambaran kejadian anemia berdasarkan pendidikan rendah yaitu Tidak Sekolah, SD dan SMP sebanyak 28 orang (52,8%), kebanyak diantaranya mengalami anemia ringan yaitu sebanyak 20 orang (37,7%). Gambaran kejadian anemia anemia berdasarkan paritas risiko tinggi dengan paritas 1 dan >3 yaitu sebanyak 28 ibu hamil (52,8%), kebanyakan diantaranya mengalami anemia ringan yaitu sebanyak 22 orang (41,5%). disarankan kepada ibu hamil untuk memeriksakan kehamilannya secara teratur dan bagi bidan dapat memberikan pelayanan Antenatal serta penyuluhan utamanya kepada mereka yang beresiko tinggi.
HUBUNGAN FUNGSI SEKSUAL DENGAN STATUS MENYUSUI, PARITAS, STATUS EMOSI, DAN FAKTOR BUDAYA PADA IBU POSTPARTUM IMMAWANTI, IMMAWWANTI
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol 1, No 1 (2017): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3788/50

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan fungsi seksual dengan status menyusui, status paritas, status emosi dan faktor budaya pada ibu postpartum enam bulan pertama pasca persalinan. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 225 ibu postpartum yang diambil secara consecutive sampling pada bulan April-Mei tahun 2015. Penelitian ini menggunakan kuesioner karakteristik demografi responden,kuesioner status emosi dan kuesioner faktor budaya yang telah dimodifikasi. Hasil: Studi ini menunjukkan tidak ada hubungan yang bermakna antara fungsi seksual dengan status menyusui dengan nilai p value 0,405, status paritas dengan nilai p value 0,321, status emosi dengan nilai p value 0,507 dan faktor budaya dengan nilai p value 0,064. Implikasi penelitian: Professional kesehatan harus meningkatkan pelayanan kesehatan postpartum, diskusi dan konseling tentang seksualitas harus menjadi bagian perawatan postpartum dan pada kunjungan antenatal. Rekomendasi: Perawat maternitas harus mampu menjalankan perannya sebagai pelaksana asuhan keperawatan dengan memperhatikan semua aspek kebutuhan dasar manusia salah satunya kebutuhan seksual yang merupakan kebutuhan biologis. Selain itu perawat maternitas sebagai pendidik diharapkan mampu memberikan konseling, informasi dan edukasi tentang kesehatan seksual sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup perempuan di setiap siklus kehidupan

Page 2 of 13 | Total Record : 123