cover
Contact Name
Andi Saputri Mulyana
Contact Email
saputrimulyana89@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
pajournalofnursingscience@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Patria Artha Journal of Nursing Science
ISSN : 25495674     EISSN : 25497545     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 133 Documents
Analisis Penerapan K3LL Menggunakan Metode Hirarc Terhadap Dampak Lingkungan, Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Pekerja Pada Proyek Pembangunan Jaringan Pipa Gas Rumah Tangga, Pelanggan Kecil Dan Komersial Ulfah Mahfudah; Liliskarlina Liliskarlina; Aysh Nugroho; Hadzmawaty Hamzah; Hudriani Jamal
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol. 9 No. 2 (2025): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/jns.v9i2.962

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau disingkat K3 begitu dekat dengan tenaga kerja terlebih tenaga kerja konstruksi. Hingga tujuan proyek tercapai dengan baik tenaga kerja adalah asset yang harus dijaga, sehingga sudah seharusnya perusahaan memastikan pekerja tetap dalam keadaaan aman. Manajemen risiko harus diterapkan dengan baik untuk mengurangi bahkan mencegah terjadinya risiko kecelakaan kerja, sehingga dapat meminimalisir terimbasnya semua aktivitas di tempat kerja apabila kecelakaan kerja terjadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan K3LL menggunakan metode HIRARC terhadap dampak lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja pekerja pada proyek pembangunan jaringan pipa gas rumah tangga, pelanggan kecil dan komersial. Hasil dari analisis risiko diperoleh bahwa pada penggalian tanah/aspal menggunakan cangkul terdapat 1 risiko termasuk kategori moderate dan 1 risiko termasuk kategori low, pada penggalian menggunakan jack hammer terdapat 1 termasuk kategori low karena hasil pengukuran tidak melebihi batas maksimum kebisingan 85 dB, pada penjajaran pipa terdapat 1 risiko moderate dan 1 kategori low, proses memasukkan pipa termasuk kategori low, penyambungan pipa masuk dalam kategori moderate, penimbunan kembali bekas galian termasuk kategori moderate. Pemantauan kondisi fisik lingkungan menjukkan adanya debu, bekas tanah galian yang menyumbat saluran drainase yang dapat memperburuk kondisi lingkungan. Hasil penilaian risiko secara keseluruhan menunjukkan bahwa terdapat potensi bahaya yang perlu dimitigasi, karena tingkat risiko ini bervariasi. DIharapkan pihak perusahaan dapat selalu meningkatkan prosedural kesehatan dan keselamatan kerja, meningkatkan perhatian pada dampak lingkungan yang dapat ditimbulkan agar risiko dapat semakin diminimalisir, dan meningkatkan pelaksanaan K3LL yang berkelanjutan.
Gambaran Pengetahuan Pola Diet Rendah Garam Pada Pasien Hipertensi Hamdan Nur; Nuryanti Thahir; Fadilah S
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol. 9 No. 2 (2025): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/jns.v9i2.1006

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak dijumpai di masyarakat dan sering disebut sebagai silent killer karena seringkali tidak menimbulkan gejala namun dapat menyebabkan komplikasi serius seperti stroke, gagal ginjal, dan penyakit jantung. Salah satu faktor penting dalam pengendalian hipertensi adalah penerapan diet rendah garam yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan pasien hipertensi tentang diet rendah garam di wilayah kerja Puskesmas Batupanga Kecamatan Luyo Kabupaten Polewali Mandar. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel berjumlah 15 responden yang dipilih secara total sampling sesuai dengan kriteria inklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan diet rendah garam. Hasil : penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (86,7%), berusia 45—59 tahun (53,3%), dan memiliki tingkat pendidikan Sekolah Dasar (86,7%). Tingkat pengetahuan pasien tentang diet rendah garam tergolong baik sebanyak 9 responden (60,0%), sedangkan kategori cukup sebanyak 6 responden (40,0%). Hasil ini menunjukkan bahwa sebagian besar pasien telah memahami pentingnya pembatasan konsumsi garam dalam pengendalian hipertensi, meskipun masih diperlukan edukasi kesehatan secara berkelanjutan terutama bagi masyarakat dengan tingkat pendidikan rendah. Kesimpulannya : tingkat pengetahuan pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Batupanga termasuk kategori baik, namun perlu ditingkatkan lagi melalui penyuluhan rutin oleh tenaga kesehatan dengan metode yang sederhana dan mudah dipahami agar pasien mampu menerapkan pola diet rendah garam dalam kehidupan sehari-hari.
Manajemen Nyeri Perawat Dengan Intensitas Nyeri Pada Pasien Cidera Di IGD Rsud Labuang Baji Makassar Kisena Gwijangge; Suandi Suandi; Sri Nurindasari; Adnan Adnan; Abdul Rahman
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol. 9 No. 2 (2025): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/jns.v9i2.961

Abstract

Cidera  merupakan hilangnya kontinuitas tulang yang disebabkan oleh trauma seperti kecelakaan lalu lintas. Komplikasi yang sangat fatal yaitu terjadinya syok neurogenik akibat adanya reaksi vasovagal berlebih. Tujuan dari studi kasus ini yaitu untuk menggambarkan asuhan keperawatan gawat darurat pada pasien cidera  dengan pemenuhan rasa nyaman nyeri. Cedera masih menjadi masalah yang global, dimana menjadi penyebab utama kematian distabilitas pada usia mudah cedera menyebakan respon nyeri pada penderitanya. Nyeri disebabkan karena peningkatan asam laktat dan tekanan untuik mengatasi nyeri maka dapat dilakukan dengan prosedur yang benar dan tepat, dan prosedur tersebut dapat di dukung dengan peralatan yang menghasilkan suara lembut dan menenangkan menghasilkan suara lembut. Metode: Design penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Responden penelitian ini berjumlah sebanyak 30 responden pada pasien  cidera di IGD RSUD Labuang Bajiteknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah  data kuesioner. Hasil. penelitian ini adalah  didapat kasus cidera  paling umum Sedangkang tingkat nyeri yang banyak di rasakan pasien adalaha nyeri ringan (1-3) dengan penangan nyeri terapi farmakologi, seharusnya nyeri ringan bisa saja di terapi dengan non farmakologi 
Efektivitas Kombinasi Jus Bayam Merah dan Madu Terhadap Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Trimester III Irmasanti Fajrin; Mariati Aplin Ulaan; Wahyuni Wahyuni
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol. 9 No. 2 (2025): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/jns.v9i2.1018

Abstract

Upaya untuk menangani terjadinya anemia dalam kehamilan dapat diberikan dengan terapi farmakologi dan non farmakologi. Terapi farmakologi adalah dengan pemberian tablet Fe dan vitamin C. Sedangkan terapi non farmakologi yang dapat diberikan untuk mempercepat peningkatan kadar Hb ibu hamil adalah dengan mengonsumsi protein hewani yakni madu dan protein nabati yaitu bayam merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas konsumsi jus bayam merah dan madu terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester III. Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasy eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester III berjumlah 40 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 32 orang dengan teknik sampling nonprobability sampling yaitu dengan pengambilan sampel secara purposive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan rata-rata hemoglobin sebelum intervensi 10,36 dan setelah intervensi 11,16 dengan selisih perbedaan 0,80. Hal ini menunjukan ada pengaruh konsumsi jus bayam merah terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester III dengan p-value 0,01. Jus bayam merah sangat bermanfaat untuk meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester III dengan tetap mengkonsumsi tablet tambah darah sebagai program yang telah dicanangkan oleh pemerintah.
Pengetahuan dan Sikap Wanita Usia Subur Pada Pemeriksaan Pap Smear sainah Sainah; Hamdayani Hamdayani Hamdayani; Wahyuningsih Wahyuningsih Wahyuningsih; Muhammad Sofyan Muhammad Sofyan Muhammad Sofyan; Doni Rahmatullah Doni Rahmatullah Doni Rahmatullah
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol. 10 No. 1 (2026): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/jns.v10i1.775

Abstract

Rendahnya angka cakupan ini terjadi karena kurangnya pengetahuan dan sikap WUS dalam upaya deteksi dini pada kanker serviks. Pengetahuan yang kurang adalah faktor penghambat WUS melakukan pemeriksaan pap smear. Selain itu sikap juga dapat mempengaruhi perilaku wanita usia subur (WUS) untuk melakukan  deteksi dini kanker serviks. Tujuan penelitian: mengetahui hubungan tingkat pendidikan dengan sikap wanita usia subur pada pemeriksaan pap smear. Metode penelitian : deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel 40 WUS di Perumahan Rawa Indah Penajam. Hasil: sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan tentang pemeriksaan pap smear dalam kategori kurang 17 responden (42,5%) sikap wanita mengenai pemeriksaan pap smear dalam kategori positif 22 responden (55%),berdasarkan hasil uji chi square didapatkan nilai p value 0,000<0,05 yang berarti terdapat hubungan tingkat pengetahuand engan sikap wanita usia subur pada pemeriksaan pap smear di perumahan Rawa Indah Penajam. Kesimpulan: ada hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap wanita usia subur pada pemeriksaan pap smear di Perumahan Rawa Indah Penajam.  Diharapkan wanita usia subur melakukan pemeriksaan pap smear   bagi usia 21-29 tahun melakukan pemeriksaan 1 atau tiap 2 tahun sekali, dan lebih dari 30 tahun melakukan 2-3 tahun sekali jika hasil 3 kali test normal.
Gambaran Perilaku Merokok Dan Lingkungan Sosial Anak Sekolah Dasar Desa Banggae Kabupaten Takalar Hudriani Jamal; Liliskarlina; Hadzmawaty Hamzah; Ulfah Mahmudah; Amalia Natsir; Suandi Suandi
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol. 10 No. 1 (2026): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/jns.v10i1.1066

Abstract

Dampak negatif merokok telah banyak diketahui, namun prevalensi perokok di Indonesia masihtergolong tinggi dan bahkan mulai terjadi pada usia yang semakin muda. Fenomena yangmengkhawatirkan saat ini adalah munculnya perilaku merokok pada anak usia sekolah dasar.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku merokok anak sekolah dasar danlingkungan sosialnya serta mengetahui pengaruh edukasi kesehatan terhadap pengetahuan dansikap tentang merokok. Desain penelitian ini adalah pre-experimental dengan pendekatan onegroup pretest-posttest. Data primer dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi aktif Sekolah Dasar Negeri177 Inpres Bolo Desa Banggae. Penarikan sampel dilakukan secara purposive sampling sebanyak30 responden. Analisis data penelitian berupa analisis univariat dan bivariat (uji Wilcoxon).Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 30,0% responden yang sudah pernah mencobarokok dan 10,0% masih merokok dalam 30 hari terakhir. Lebih dari 50,0% responden memilikilingkungan sosial (teman dan orang tua) merokok. Hasil uji bivarat menunjukkan bahwa tidakada pengaruh edukasi kesehatan dengan pengetahuan tentang bahaya merokok (p-value =0,754) dan ada pengaruh edukasi kesehatan terhadap sikap tentang merokok pada respondenanak sekolah dasar (p-value = 0,033). Pengembangan metode intervensi edukasi kesehatanperlu diteliti lebih lanjut dengan menyesuikan karakter anak, serta diperlukan upayapencegahan yang lebih terintegrasi dengan melibatkan keluarga, sekolah, dan kebijakanpemerintah guna menekan angka perokok usia dini.
Studi Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga Dengan Menggunakan Metode Ehra (Environmental Health Risk Assessment): Studi Kasus Kelurahan Samata Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa Ulfah Mahfudah; Tiara Natalia; Amaliah Natsir; Liliskarlina Liliskarlina; Hadzmawaty Hamzah
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol. 10 No. 1 (2026): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan limbah cair rumah tangga merupakan aspek penting dalam menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan limbah cair rumah tangga serta menilai tingkat risiko kesehatannya di Kelurahan Samata, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa dengan menggunakan metode Environmental Health Risk Assessment (EHRA). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 339 rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden (100%) tidak memiliki sistem pengelolaan limbah cair yang sesuai, dan seluruh limbah cair dibuang langsung ke saluran tanpa pengolahan terlebih dahulu. Sebanyak (76,7%) rumah tangga menghasilkan limbah cair >500 liter per hari, namun (100%) di antaranya tidak melakukan pengelolaan sebelum pembuangan. Meskipun (92,3%) rumah tangga memiliki septic tank, namun (60,2%) tidak melakukan pengurasan secara teratur. Dari sisi kondisi lingkungan, drainase hanya (56,6%) yang dikategorikan baik, sementara genangan air dan banjir masih terjadi. Risiko penyakit akibat buruknya pengelolaan limbah tergolong tinggi, dengan (81,1%) responden berada pada kategori risiko tinggi, dan (70,8%) menyatakan penyakit yang mereka alami berkaitan dengan limbah cair. Hasil ini menunjukkan perlunya intervensi berbasis data dan partisipasi masyarakat untuk mewujudkan pengelolaan limbah cair yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Analisis Kebiasaan Pra Tidur Terhadap Sleep Hygiene pada Anak Usia Sekolah Dasar di SDN 018 Sepaku Fhirawati Fhirawati; Nuryanti Thahir; Hanifah Nurzannah
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol. 10 No. 1 (2026): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sleep hygiene merupakan kebiasaan dan kondisi yang mendukung tidur sehat pada anak usia sekolah dasar. Kebiasaan pra-tidur menjadi salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi kualitas sleep hygiene anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebiasaan pra-tidur terhadap sleep hygiene pada anak usia sekolah dasar di SDN 018 Sepaku. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 97 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan pra-tidur berpengaruh signifikan terhadap sleep hygiene anak usia sekolah dasar. Anak dengan kebiasaan pra-tidur yang baik cenderung memiliki sleep hygiene yang lebih baik dibandingkan dengan anak yang memiliki kebiasaan pra-tidur yang kurang baik. Penelitian ini merekomendasikan agar orang tua dan pihak sekolah meningkatkan pembiasaan rutinitas pra-tidur yang sehat, seperti menghindari penggunaan gawai sebelum tidur, menetapkan jadwal tidur yang teratur, serta menciptakan lingkungan tidur yang nyaman guna meningkatkan kualitas sleep hygiene pada anak.
Hubungan Kebersihan Diri dengan Kejadian Demam Tifoid pada Anak Sainah Sainah; Hamdayani Hamdayani; Fhirawati Fhirawati; Nur Ain
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol. 10 No. 1 (2026): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Personal Hygiene adalah suatu tindakan untuk memelihara kebershihan seseorang untuk mencegah timbulnya penyakit pada diri sendiri dan orang lain. Demam Tifoid atau thypus merupakan penyakit infeksi akut pada saluran pencernaan yang diakibatkan oleh bakteri Salmonella thypi yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan interaksi manusia terhadapnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Personal Hygiene dengan Kejadian Demam Tifoid pada Anak di RSUD Labuang Baji Makassar. Desain penelitian yang digunakan adalah Survei Analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study dengan teknik pengambilan sampel Accidental Sampling. Jumlah sampel 52 responden. Penelitian ini meggunakan uji statistik, yaitu uji chi-square dengan kemaknaan 0,05. Didapatkan hasil sebagai berikut ; Terdapat hubungan antara Personal Hygiene dengan kejadian Demam Tifoid dengan nilai personal Hygiene 88,5% “Sering” melakukan Personal Hygienen dan Kejadian Demam Tifoid sebanyak 84,6% “Pernah”. Hasil uji chi-square didapatkan P=0,000 (p<0,05). Kesimpulan dari peneliti : Ada hubungan Personal Hygiene dengan kejadian Demam Tifoid pada pasien anak di ryang perawatan RSUD Labuang Baji Makasssar. Saran : Kepada penderita Demam Tifoid diharapkan untuk lebih meningkatkan kesadara
Kematangan Berpikir dan Kesiapan Mengajar Guru SMA/SMK Berbasis Neurosains Terapan di Provinsi Kalimantan Utara Abdul Rahman; Rizka Wahyuni
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol. 10 No. 1 (2026): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of thinking maturity of High School and Vocation Hight School teachers in North Kalimantan based on Applied Neuroscience and to determine the level of teaching readiness of SMA and SMK teachers in North Kalimantan based on Applied Neuroscience. The population in this study were all State High School and Vocational High School teachers in North Kalimantan Province, totaling 1,609 people. Data analysis used descriptive analysis of a quantitative approach based on Applied Neuroscience applications featuring Domination Graphs, Executive Brain Assessment Graphs, Thinking Graphs and Learning Graphs. The total number of teachers who carried out the Screening from Public High Schools and Vocational Schools in North Kalimantan Province was 1,609 people from 62 schools. Based on the research results and discussion, the authors draw conclusions in this study, based on the total percentage of teachers who are not ready to teach is very high, namely an average of 67%.