cover
Contact Name
Fadhilaturrahmi
Contact Email
arkhan88fadhila@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
arkhan88fadhila@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Basicedu
ISSN : 25803735     EISSN : 25801147     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Basicedu merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendididkan dibawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masayarakat (LPPM) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Jurnal Basicedu sudah memiliki p-ISSN 2580-3735 dan versi online e-ISSN 2580-1147.
Arjuna Subject : -
Articles 5,428 Documents
Implementasi Gerakan Literasi Sekolah dalam Mengembangkan Literasi Baca Tulis Siswa Sekolah Dasar Hasna Rafida; Samsudi Samsudi; Mukh Doyin
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi gerakan literasi sekolah dalam mengembangkan literasi baca tulis pada siswa SD Muhammadiyah 1 Alternatif Kota Magelang mulai dari perencanaan program, pelaksanaan hingga evaluasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik penentuan subjek yang digunakan dalam penelitan ini adalah purposive sampling dan teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Jenis triangulasi yang digunakan adalah triangulasi sumber. Hasil penelitian yang di dapat adalah, pelaksanaan program literasi baca tulis sudah sampai tahap pembelajaran bahkan kegiatan literasi membaca sudah terintegrasi di setiap pembelajaran dan tertuang dalam RPP. Pada pelaksanaan literasi tulis siswa siswi bahkan guru sudah sampai tahap menciptakan karya yang dibukukan bahkan sampai di sumbangkan ke Perpustakaan Kota Magelang. Evaluasi program menggunakan jenis evaluasi sumatif dan formatif.
Implementasi Realistics Mathematic Education dalam Meningkatkan Keterampilan Berfikir Tingkat Tinggi/ HOTS pada Siswa Sekolah Dasar Elvi Mailani; Nanda Ayu Setiawati; Edi Surya; Dian Armanto
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.2855

Abstract

Keterampilan berfikir tingkat tinggi penting diluaskan pada diri peserta didik, karena mereka memainkan peran penting dalam memahami masalah. Pembelajaran mengutamakan proses pemodelan matematika berdasarkan kondisi lingkungan siswa, sehingga pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) dapat mengembangkan daya pikir tingkat tinggi. Analsis ini merupakan tentang penelitian kualitatif interpretatif yaitu suatu studi yang datanya diberikan secara wajar atau apa adanya dengan menerapkan tata kerja yang terstuktur, terpaku dan dapat dipertanggungjawabkan agar tidak kehilangan sifat ilmiahnya. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menginformasikan kepada pengajar atau pendidik bahwa dalam mengimplementasikan RME (Realistics Mathematic Education) dapat meningkatkan pola pikir murid sehingga meningkatkan keterampilan HOTS pada muatan bidang studi pada SD. Pola didalam analisis ini menggunakan metode mengidentifikasi, mengkaji, mengevaluasi, menginterpretasikan penelitan. Berdasarkan tinjauan pustaka, didasarkan pada beberapa indikator kemampuan berpikir siswa tinggi: interpretasi, analisis, evaluasi, dan penarikan kesimpulan. Selanjutnya, pengembangan beberapa langkah pembelajaran pendidikan matematika realistik (RME): persiapan, inisiasi, sistem proses pembelajaran, dan penyelesaian.
Implementasi Supervisi Oleh Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru di Sekolah Dasar Bima Prakarsa Arzfi; Resi Ananda; Vianes Muliza Putri; Nurhizrah Gistituati; Rusdinal Rusdinal
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3174

Abstract

Penelitian ini tujuannya adalah untuk mendeskripsikan supervisi oleh kepala sekolah dalam peningkatan pedagogik pendidik di sekolah, yang berfokus pada: (1) orang-orang kunci menggunakan kepemilikan, meningkatkan pendidikan sekolah; dan (2) kendala utama dalam pengelolaan konten dan pengembangan guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan positif sekaligus datemining. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi mengikuti supervisi kepala sekolah dan pembinaan guru, pertama: praktik praktik sehari-hari; Pengawasan dilakukan oleh pengurus dan pendidik di lingkungan sekolah; prosedur mengambang yang digunakan untuk menggambarkan kunjungan kelas; dan mengevaluasi kegiatan kepemimpinan secara cermat untuk berdiskusi dan bertukar pikiran atau pemikiran untuk meningkatkan pembelajaran sekolah. Dan kedua, pembatasan pengawasan terhadap pengelola sekolah menunjukkan bahwa: (1) keputusan tata usaha sekolah meliputi pelaksanaan rencana aksi; Kurikulum, bahan ajar, pengajaran, dan strategi yang digunakan guru dalam staf pengajar. Pemain, cocok. dalam penyebaran informasi, serta pengembangan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dan menghibur di dalam kelas; dan (2) masalah manajemen, seperti: supervisi terhadap administrator sekolah, yaitu ketakutan guru, dan bahkan jika itu muncul ketika mereka membutuhkan supervisi pendidik belum memiliki pemahaman yang memadai tentang konsep supervisi. Tindak lanjut yang diberikan oleh kepala sekolah masih kurang optimal karena padatnya jadwal kepala sekolah di luar jam sekolah dan kurangnya kepala sekolah dalam memberikan motivasi dan motivasi kepada guru, terutama dalam mempersiapkan guru untuk supervisi.
Model Discovery Learning Guna Meningkatkan Hasil Belajar Gaya dan Energi pada Pembelajaran Sains Tematik di Sekolah Dasar Iit Pebrian; Yanti Fitria
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2966

Abstract

Rendahnya hasil belajar peserta didik sekolah dasar berdampak buruk pada kualitas pembelajaran. Karenanya perlu sebuah model pembelajaran guna meningkatakan hasil belajar pada diri peserta didik yaitu menggunakan model pembelajaran yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar gaya dan energi peserta didik di kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan kelas. Prosedur model discovery learning ini terdiri dari enam tahap yaitu stimulation, problem statement, data collection,data processing, dan generalization. Penelitian ini dilakukan pada peserta didik yang berjumlah 25 orang. Hasil dari penelitian diperoleh siklus I pada RPP memperoleh nilai rata-rata 80,12 dengan kualifikasi Baik, meningkat pada siklus II menjadi 92,85 dengan kualifikasi Sangat baik. Pelaksanaan siklus I pada aktivitas guru memperoleh nilai rata-rata 82,81 dengan kualifikasi Baik, meningkat pada siklus II menjadi 96,87 dengan kualifikasi Sangat Baik. Pelaksanaan siklus I pada aktivitas peserta didik memperoleh nilai rata-rata 82,81 dengan kualifikasi Baik meningkat pada siklus II menjadi 96,87 dengan kualifikasi Sangat Baik. Sedangkan hasil belajar peserta didik siklus I dengan nilai akhir 78,05 meningkat pada siklus II dengan perolehan 93,32. Dengan demikian model discovery learning terbukti mampu meningkatkan hasil belajar gaya dan energi pada pembelajaran sains tematik di kelas IV sekolah dasar.
Metode Permainan Bahasa dalam Keterampilan Menulis Tegak Bersambung Siska Maulani; Prana Dwija Iswara
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3008

Abstract

Salah satu keterampilan yang harus dikuasai siswa dalam menulis permulaan yaitu menulis tegak bersambung. Keterampilan menulis tegak bersambung merupakan keterampilan menulis dengan cara menyambungkan huruf-huruf sesuai dengan aturan dan memperhatikan bentuk dan unsur estetika. Setelah dilakukan observasi dan wawancara di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Garut ditemukan permasalahan belajar siswa dalam keterampilan menulis tegak bersambung. Permasalahan ini dilatarbelakangi oleh kurangnya keterampilan menulis tegak bersambung yang dipengaruhi oleh beberapa hal, di antaranya sebagai berikut. Pertama, kurangnya motivasi siswa saat pembelajaran, khususnya pada saat menulis tegak bersambung. Kedua, siswa mengalami kesulitan saat menulis tegak bersambung karena belum mengetahui cara atau teknik menyambungkan huruf-huruf dengan baik. Ketiga, penggunaan metode pembelajaran yang belum bervariasi karena guru hanya meminta siswa untuk menyalin sebuah kalimat kemudian mengubahnya ke dalam tulisan tegak bersambung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan menulis tegak bersambung dengan menerapkan metode permainan bahasa. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 35 orang. Hasil penelitian ini diperoleh gambaran skor rata-rata keterampilan menulis tegak bersambung dengan menerapkan metode permainan bahasa siswa kelas II yaitu 82,17 yang ditinjau dari aspek komponen bentuk huruf, jarak penulisan, kejelasan, kesejajaran, dan kualitas barisan.
Efektivitas Penggunaan Media Belajar Buku Cerita Bergambar terhadap Pemahaman Literasi Membaca Siswa Kelas Atas Sekolah Dasar Ardiana Primasari; Muhamad Taufik Hidayat
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3209

Abstract

Kemampuan memahami bacaan di Indonesia sekarang ini masih terbilang rendah, tidak semua siswa dalam satu kelas mampu memahami bacaan dengan baik. Keadaan tersebut perlu dilakukan perbaikan untuk siswa maupun tenaga pendidik itu sendiri. Berbagai metode dan juga media diberikan untuk memperbaiki keadaan tersebut. Salah satunya dengan melalui gerakan literasi membaca. Demi memenuhi gerakan literasi, diperlukan adanya media yang mendukung, seperti halnya buku cerita bergambar. Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan bahwa masih terdapat banyak siswa sekolah dasar dengan kemampuan memahami bacaan yang rendah. Tujuan penelitian adalah (a) untuk mengetahui perbedaan hasil dari pemahaman literasi membaca siswa sebelum tindakan dan sesudah tindakan; (b) untuk mengetahui keefektivitasan penggunaan media buku cerita bergambar terhadap pemahaman membaca siswa kelas atas sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif, dengan metode experiment comparative, desain penelitian berupa one-group pretest and posttest design. Populasi menggunakan siswa kelas atas dengan kemampuan pemahaman membaca rendah. Analisis data yang diperlukan berupa uji normalitas, uji hipotesis serta uji regresi. Didapati hasil berupa adanya perbedaan hasil pada hasil pretest dan posttest yang menunjukkan bahwa buku cerita bergambar efektif meningkatkan pemahaman membaca siswa, besar sig. 0,000 < 0,05.
Analisis Soal Berbasis HOTS dalam Muatan Pelajaran PKn pada Buku Tematik Kelas IV Terbitan Kemendikbud Dila Putri Maharani; Saring Marsudi
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.3044

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) mendeskripsikan pemahaman guru mengenai HOTS, dan (2) mendeskripsikan muatan HOTS dalam soal PKn di buku siswa kelas IV tema 3, 4, 7, dan 8. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan desain analisis isi. Pengumpulan data dilakukan melalui dua teknik yaitu wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa buku siswa kelas IV terbitan Kemendikbud tema 3, 4, 7, dan 8 memiliki latihan soal bernilai HOTS cukup baik. Pada tema 3 terdapat tipe soal PKn dengan indikator menganalisis sebesar 37%, tipe soal PKn dengan indikator mengevaluasi sebesar 30%, tipe soal PKn dengan indikator mencipta sebesar 30%, dan tipe soal yang tidak memuat ketiga indikator sebesar 3%; tema 4 terdapat dari tipe soal PKn dengan indikator menganalisis sebesar 48 %, tipe soal dengan indikator mengevaluasi sebesar 26%, dan tipe soal dengan indikator mencipta sebesar 26%; tema 7 terdapat tipe soal dengan indikator menganalisis sebesar 39 %, tipe soal PKn dengan indikator mengevaluasi sebesar 32%, dan tipe soal dengan indikator mencipta sebesar 29%.
Group Guidance Model to Improve Students’ Resilience in the Covid-19 Era Siti Bahiroh; Abd. Madjid
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.3268

Abstract

Resilience is an important ability for adolescents to have, because, without resilience, adolescents will have difficulty in living a life that results in not being able to actualize themselves, self-achievement is not optimal and tends to be pessimistic person and can even suffer from depression. The provision of group counselling services is an effort that can be made by the school to improve student school engagement. The purpose of this study was to determine the form of group counselling services in increasing student school engagement during the pandemic. This study uses a literature review method with data collection techniques, namely collecting articles and books from several online journal article bases. The findings from this study indicate that enhancing student engagement in learning at school can be done through the provision of group counselling services using an appropriate strategy.
Kesulitan Guru dalam Menerapkan Pembelajaran IPA Berbasis Etnosains di Sekolah Dasar Alfiana Alfiana; Achmad Fathoni
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3123

Abstract

Pendidikan di Indonesia disarankan untuk menggunakan pendekatan etnosains dalam pembelajaran. Dalam kurikulum 2013, menjelaskan juga untuk pembelajaran di Sekolah Dasar dikembangkan secara tematik dan menghargai etnosains. Pada dasarnya dengan menggunakan pembelajaran berbasis etnosains akan memudahkan guru dalam mengjarkan sains yang dikaitkan dengan budaya dan kearifan lokal masyarakat setempat. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan kesulitan guru dalam menerapkan pembelajaran IPA berbasis etnosains di Sekolah Dasar Muhammadiyah Alam Surya Mentari Surakarta. Metode yang digunakan adalah desain penelitian deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengalami berbagai kesulitan pada saat menerapkan pembelajaran IPA berbasis etnosains yaitu kurangnya pelatihan pembuatan RPP berbasis etnosains yang menyebabkan guru masih kurang memahami untuk mengintegrasikan materi dengan lingkungan, adanya keterbatasan waktu pembelajaran jika semua mata pelajaran dilakukan dengan pembelajaran berbasis etnosains karena sekolah harus mengejar ketercapaian target materi yang diberikan oleh Dinas Pendidikan, siswa terlalu aktif ketika berada diluar kelas, dan penyusunan kalimat dari siswa kurang terstruktur sehingga sulit bagi guru melakukan evaluasi.
Systematic Literature Review: Improving Self Regulated Learning Through The Flipped Classroom Model Based on Interactive E-Books Ainulluluah Ainulluluah; Endry Boeriswati; Yuli Rahmawati; Bramianto Setiawan
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2853

Abstract

In the flipped classroom, students must have independent learning behavior to achieve optimal competence. However, the reality is that students' independence in learning is not good, so a teacher is supposed to carry out knowledge that can facilitate the formation of student learning independence. One of the lessons that can increase students' learning independence is the Flipped Classroom model with the help of interactive e-books. This study aims to conduct a literature review on the importance of improving student learning independence through the Flipped Classroom model based on Interactive e-books. The SLR (Systematic Literature Review) method was chosen in this study. Data collection was carried out by documenting and reviewing all articles on learning independence that had similar research in this report. A total of 15 journal articles obtained from Google Scholar with the help of the publish and perish application were used in this study. Based on the literature review, it can be concluded that increasing the ability to learn independently is needed by students in learning, especially in online education with the interactive e-book-based flipped classroom model. Independent learning has a positive influence on students in education.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress Vol. 9 No. 4 (2025): August Vol. 9 No. 3 (2025): Juni Vol. 9 No. 2 (2025): April Vol. 9 No. 1 (2025): February Vol. 8 No. 6 (2024) Vol. 8 No. 5 (2024) Vol. 8 No. 4 (2024) Vol. 8 No. 3 (2024) Vol. 8 No. 2 (2024) Vol. 8 No. 1 (2024) Vol. 7 No. 6 (2023) Vol. 7 No. 5 (2023) Vol. 7 No. 4 (2023) Vol 7, No 3 (2023): June Vol. 7 No. 3 (2023) Vol. 7 No. 2 (2023) Vol 7, No 2 (2023): April Vol 7, No 1 (2023): February Vol. 7 No. 1 (2023) Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236 Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663 Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500 Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199 Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500 Vol 6, No 6 (2022): December 2022 Vol. 6 No. 6 (2022) Vol. 6 No. 5 (2022) Vol. 6 No. 4 (2022) Vol. 6 No. 3 (2022) Vol. 6 No. 2 (2022) Vol. 6 No. 1 (2022) Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500 Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000 Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000 Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682 Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445 Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111 Vol. 5 No. 6 (2021) Vol. 5 No. 5 (2021) Vol. 5 No. 4 (2021) Vol. 5 No. 3 (2021) Vol. 5 No. 2 (2021) Vol. 5 No. 1 (2021) Vol 4, No 4 (2020): October, Pages 775-1467 Vol 4, No 3 (2020): July, Pages 523-774 Vol 4, No 2 (2020): April, Pages 228-521 Vol 4, No 1 (2020): January, Pages 1-227 Vol. 4 No. 4 (2020) Vol. 4 No. 3 (2020) Vol. 4 No. 2 (2020) Vol. 4 No. 1 (2020) Vol 4, No 1 (2020): January In Press Vol 3, No 4 (2019): October Pages 994-2165 Vol 3, No 3 (2019): July Pages 850 - 993 Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849 Vol 3, No 2 (2019): Pages 263- 837 Vol 3, No 1 (2019): Pages 1-263 Vol 3, No 1 (2019): January Pages 1-262 Vol. 3 No. 4 (2019) Vol. 3 No. 3 (2019) Vol. 3 No. 2 (2019) Vol 3, No 2 (2019): In Press Vol. 3 No. 1 (2019) Vol 2, No 1 (2018): April Pages 1-165 Vol 2, No 2 (2018): October Pages 1-74 Vol. 2 No. 2 (2018) Vol. 2 No. 1 (2018) Vol 1, No 2 (2017): October Pages 1-84 Vol 1, No 1 (2017): April Pages 1-95 Vol. 1 No. 2 (2017) Vol. 1 No. 1 (2017) More Issue