cover
Contact Name
Fadhilaturrahmi
Contact Email
arkhan88fadhila@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
arkhan88fadhila@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Basicedu
ISSN : 25803735     EISSN : 25801147     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Basicedu merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendididkan dibawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masayarakat (LPPM) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Jurnal Basicedu sudah memiliki p-ISSN 2580-3735 dan versi online e-ISSN 2580-1147.
Arjuna Subject : -
Articles 5,428 Documents
EFEKTIVITAS DISCOVERY LEARNING DANPBL PADA PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS IV DITINJAU DARI HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA DI SDN KARANGDUREN 01 Priliza Nuramaning Pangastuti; Bambang Suteng Sulasmono; Eunice Widyanti Setyaningtyas
Jurnal Basicedu Vol 3, No 1 (2019): January Pages 1-262
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.921 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v3i1.83

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas model pembelajarn Discovery Learning dan Problem Based Learning terhadap hasil belajar kognitif pada pembelajaran tematik. Penelitian dilaksanakan di SDN karangduren 01. Subjek pada penelitian ini yaitu kelas IVA sejumlah 22 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas IVB sejumlah 21 siswa sebagai kelas kontrol. Jenis desain penelitian adalah Desain Quasi Experiment. Sebelum dilakukan penelitian dilakukan uji persyaratan eksperimen.Hasil yang diperoleh menujukkan data berdistribusi normal dan homogen. Hasil penelitian menunjukan Nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0.003 < 0.005. Hal ini brarti H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat perbedaan efektivitas hasil belajar kognitif antara kelas eksperimen yang dilakukan treatment menggunakan model pembelajaran Discovery learning, dengan Kelas kontrol yang dilakukan treatment dengan menggunakan  model pembelajaran Problem Based Learning. Perbedaan nilai rata-rata posttest model pembelajaran Discovery learning 80,18 nilai model pembelajaran Problem Based Learning sebesar 88,18. Jadi dapat diartikan model pembelajaran Problem Based Learning lebih efektif dibandingkan model pembelajaran Discovery Learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INTEGRATED DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA Widya Wanelly; Yanti Fitria
Jurnal Basicedu Vol 3, No 1 (2019): January Pages 1-262
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.761 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v3i1.99

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran terintegrasi dan keterampilan berpikir kritis terhadap hasil belajar IPA. Penelitian ini dilakukan di SDN 63 Surabayo di sekolah dasar kelas lima pada tahun 2018/2019 menggunakan cluster random sampling yang dilakukan pada 94 siswa. Pengambilan data diperoleh melalui tes dan analisis oleh Variance (ANOVA) dan dua baris dengan desain pengobatan berdasarkan level 2 x 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil pembelajaran sains siswa yang diberi model pembelajaran tematik Integarated lebih tinggi daripada dalam kelompok siswa diberikan model pembelajaran terbagi, (2) ada pengaruh interaksi antara keterampilan berpikir kritis dan model pembelajaran terpadu, (3). untuk siswa yang memiliki keterampilan berpikir kritis tinggi, hasil belajar sains siswa yang disediakan oleh model pembelajaran tematik terintegrasi lebih tinggi daripada model pembelajaran split dan (4) untuk siswa yang memiliki keterampilan berpikir kritis rendah menghasilkan model sains terfragmentasi pembelajaran yang lebih tinggi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran tematik dengan keterampilan berpikir kritis dapat meningkatkan hasil belajar sains siswa.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI PADA MURID SDN.005 KEPENUHAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEPENUHAN Alini Alini
Jurnal Basicedu Vol 2, No 1 (2018): April Pages 1-165
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.891 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v2i1.117

Abstract

Penyakit gigi dan mulut yang terbanyak dialami masyarakat di Indonesia adalah karies gigi dan penyakit periodontal. Menurut WHO, 90% anak-anak sekolah diseluruh dunia termasuk di Indonesia  dilaporkan pernah menderita karies gigi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian karies gigi pada anak SDN. 005 Kepenuhan Wilayah Kerja Puskesmas Kepenuhan Tahun 2016.  Jenis desain penelitian yang digunakan adalah  cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Anak SDN 005 Kepenuhan yang duduk dikelas  4,5 dan 6 yang berjumlah 130 orang,  dengan jumlah sampel 130 orang yang diambil dengan teknik total sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi square.Hasil penelitian ini didapat ada hubungan antara kejadian karies gigi dengan pengetahuan (pvalue = 0,000), perilaku menyikat gigi (pvalue = 0,014), konsumsi jenis makanan kariogenik (pvalue = 0,001), peran orangtua (pvalue = 0,004) dan pemanfaatan fasilitas pelayanan kesehatan gigi (pvalue = 0,000). Saran peneliti agar hasil penelitian ini dapat dijadikan dasar dalam pengambilan kebijakan dalam upaya mengendalikan dan menekan kejadian karies gigi di SDN. 005 Kepenuhan Wilayah Kerja Puskesmas Kepenuhan
Education Policy SD Towards a New Paradigm Through the Professionalism of Teacher Muhammad Fendrik; Zariul Antosa
Jurnal Basicedu Vol 1, No 2 (2017): October Pages 1-84
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.01 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v1i2.153

Abstract

Profesi sebagai guru memiliki peran yang sangat strategis dalam proses pencerdasan, pembudayaan, dan pembangunan karakter bangsa. Pencanangan guru sebagai jabatan profesi dan menjadi modal dasar dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional secara komprehensif. Dengan tugas-tugas seperti yang tertera dalam UU Nomor 14 Tahun 2005, guru menjadi faktor kunci dan “the front liner” dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan peningkatan mutu pendidikan di tingkat satuan pendidikan. Sebagai konsekuensinya, guru harus memiliki kemampuan yang memadai dan terstandar untuk memecahkan masalah-masalah pendidikan serta mempunyai keinginan dalam mewujudkan proses pembelajaran yang berkualitas.Semua yang dipelajari di sekolah tidak dilakukan dalam kerangka mengembangkan pribadi dan menghayati kehidupan yang bersih lahir dan batin, tetapi hanya sekedar untuk memenuhi tuntutan ritual formal. Disinilah letak pentingnya para guru untuk mengajarkan materi yang lebih “bermakna” dengan penekanan pendidikan yang seimbang, tidak hanya didominasi kecerdasan intelektual semata, melainkan juga melibatkan emosi. Konsep pembelajaran aktif tersebut tentu saja berbeda dengan konsep pembelajaran yang selama ini terjadi. Karena dengan Active Learning, proses pembelajaran berpindah dari situasi “teacher dominated learning” ke situasi “student dominated learning”. Siswa disini lebih dipandang sebagai manusia dengan segala potensi yang dimilikinya. Guru hanya sebagai fasilitator sekaligus teman dalam mencari ilmu pengetahuan. Karena posisi siswa sebagai subyek dan aktor dalam proses belajar mengajar, maka kemungkinan siswa lebih aktif dan kreatif dalam proses pembelajaran
PENERAPAN MODEL EXAMPLES NON EXAMPLES BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA TEMA 1 SISWA KELAS 5 SDN SIDOREJO LOR 05 Iwin Dames; Henny Dewi Koeswanti; Elvira Hoesein Radia
Jurnal Basicedu Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.419 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.59

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar tema 1 melalui penerapan model pembelajaran Examples Non Examples berbantuan media gambar siswa kelas 5 SDN Sidorejo Lor 05 Salatiga. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 5 SDN Sidorejo Lor 05 Salatiga yang berjumlah 31 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes selanjutnya dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan persentase rata-rata hasil belajar. Hal ini ditunjukan dengan peningkatan hasil belajar siswa dari pra siklus terdapat 18 siswa mencapai nilai di atas KKM 70 dari 31 siswa dan dilakukan siklus I dan siklus II agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas 5. Siklus I terdapat 25 siswa mencapai nilai di atas KKM 70 dan siklus II terdapat 30 siswa mencapai nilai di atas KKM 70. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran examples non examples berbantuan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar tema 1 siswa kelas 5 SDN Sidorejo Lor 05 Salatiga
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP PERBANDINGAN PECAHAN DENGAN MEDIA ORIGAMI DAN MODEL TPS PADA SISWA KELAS III SDN SUMBERSARI 1 KOTA MALANG Rohmatuz Zakiya; Lise Chamisijatin; Abdul Hafi
Jurnal Basicedu Vol 3, No 1 (2019): January Pages 1-262
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.496 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v3i1.94

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami perbandingan pecahan siswa kelas III SDN Sumbersari 1 Kota Malang dengan menggunakan media origami dan melalui model pembelajaran think pair share. Jenis penlitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini menggunakan model Kemmis dan Taggart. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SDN Sumbersari Kota Malang yang berjumlah 35 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, tes, dan dokumenter. Instrumen penelitian mengunakan lembar observasi dan tes tulis. Teknik analisis data meggunakan rumus rerata yang hasilnya disampaikan dalam bentuk deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa, kemampuan siswa dalam memahami konsep perbandingan pecahan mengalami peningkatan pada setiap siklusnya. Siklus I diperoleh keberhasilan sebesar 77,14 % , sedangkan pada siklus II sebesar 88,57%. Penggunaan media origami dan melalui model pembelajaran TPS dapat diterapkan untuk meningkatkan pemahaman konsep perbandingan pecahan untuk siswaSD  kelas III
UPAYA PENINGKATAN SIKAP TOLERANSI MELALUI PS-TGT SISWA KELAS IV SDN SIDOREJO LOR 03 SEMESTER II TAHUN AJARAN 2018/2019 Tanti Reyulita Ikaningrum; Naniek Sulistya Wardani
Jurnal Basicedu Vol 3, No 1 (2019): January Pages 1-262
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.479 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v3i1.112

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah peningkatan sikap toleransi siswa kelas IV SDN Sidorejo Lor 03 Salatiga dapat diupayakan melalui pendekatan saintifik model TGT dan bagaimanakah langkah-langkah pendekatan saintifik model TGT yang diupayakan dapat meningkatkan toleransi siswa kelas IV SDN Sidorejo Lor 03 Salatiga. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan model S. Kemmis dan Mc Taggart dengan prosedur penelitian minimal 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan & pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian kelas IV yang berjumlah 37 siswa. Teknik pengumpulan data adalah observasi. Instrumen penilaian yang digunakan yaitu lembar observasi. Teknik analisis data adalah teknik persentase untuk membandingkan peningkatan sikap toleransi antar siklus. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan sikap toleransi melalui pendekatan saintifik model TGT. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan nilai pada setiap indikator ketuntasan sikap toleransi yaitu pada siklus I sebesar 70% meningkat siklus II sebesar 97%. Saran yang dapat diberikan yaitu diharapkan kegiatan pembelajaran PS-TGT dilaksanakan agar sikap toleransi siswa meningkat.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Materi Jaring-jaring Balok dan Kubus dengan Pendekatan Contextual Teaching And Learning (Ctl) Siswa Kelas IV Sdn 05 Air Tawar Barat Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi
Jurnal Basicedu Vol 1, No 1 (2017): April Pages 1-95
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.756 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v1i1.148

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 05 Air Tawar Barat Kota Padang. Pelaksanaan pembelajaran jaring-jaring balok dan kubus dilaksanakan dengan 7 langkah pendekatan CTL yaitu: konstruktivisme, inkuiri, bertanya, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi dan penilaian otentik. Data penelitian ini diperoleh dari hasil-hasil dengan menggunakan tes, observasi, wawancara, dan diskusi. Penelitian ini dilaksanakan selama dua siklus, yaitu siklus I dilaksanakan dua kali pertemuan (6 x 35 menit) dan siklus II dilaksanakan dalam dua kali pertemuan (6 x 35 menit). Hasil penelitian dari setiap siklus yang telah dilaksanakan terlihat adanya peningkatan. Hal ini dapat dilihat pada siklus I , nilai rata-rata hasil belajar siswa adalah 7 dengan persentase 70 % siswa, Pada siklus II pertemuan 1, nilai rata-rata hasil belajar siswa adalah 8,71 dengan persentase 86% siswa dan pada siklus II pertemuan 2, nilai rata-rata hasil belajar siswa adalah 85 dengan persentase 90,62% siswa. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan terlihat juga adanya peningkatan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pada penelitian dengan menggunakan pendekatan CTL dapat meningkatkan hasil belajar jaring-jaring balok dan kubus
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SINEKTIK TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PUISI BEBAS SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 55 PEKANBARU Iis Aprinawati
Jurnal Basicedu Vol 1, No 1 (2017): April Pages 1-95
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.507 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v1i1.159

Abstract

Penelitian ini termotivasi karena kurangnya kemampuan menulis puisi di sekolah dasar. Belajar sastra di sekolah dasar sangat penting, apalagi belajar menulis puisi. Dengan belajar menulis puisi, para siswa dapat menggali potensi mereka dan mengembangkan kreativitas mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran sintaksis terhadap kemampuan menulis puisi bebas. Metode penelitian yang digunakan adalah percobaan kuasi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 55 Pekanbaru. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi tes (penulisan puisi siswa) untuk menguji kemampuan menulis puisi bebas sebelum dan sesudah perlakuan yang diberikan. Perlakuan yang diberikan pada kelas eksperimen adalah model pembelajaran sintaksis, sedangkan kelas kontrol diobati dengan pembelajaran langsung. Analisis data dilakukan dengan analisis statistik kuantitatif dan kualitatif melalui teknik uji beda rata-rata dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen menggunakan model sintaksis mempengaruhi kemampuan siswa dalam menulis puisi bebas yang dapat dilihat dari rata-rata perbedaan kelas eksperimen yang menggunakan pendekatan sintaksis dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran langsung. 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK Arfika Wedekaningsih; Henny Dewi Koeswanti; Sri Giarti
Jurnal Basicedu Vol 3, No 1 (2019): January Pages 1-262
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.153 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v3i1.73

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik kelas 4 di SD Negeri Cebongan 03 pada muatan pelajaran Matematika. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menerapkan model pembelajaran Discovery Learning. Melalui observasi dan wawancara dengan guru kelas, tingkat keterampilan berpikir kritis peserta didik masih dalam kategori rendah. Sehingga berpengaruh dengan hasil belajar peserta didik pula. Penelitian berlangsusng selama 2 siklus, pada siklus pertama keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik menigkat menjadi 4,3% kategori kritis sekali, 21,7% kategori kritis, 34,8% kategori cukup kritis, 30,5% kategori kurang kritis, dan 8,7% kategori tidak kritis, sehingga hasil belajar keseluruhan pada siklus I menjadi 52% yang tuntas dan 48% belum tuntas. Pada tindakan siklus II mengalami peningkatan kembali yaitu 17,4% kategori kritis sekali, 30,4% kategori kritis, 43,5% kategori cukup kritis, dan 8,7% kategori kurang ktiris, sehigga hasil belajar peserta didik meningkat menjadi 87% tuntas dan 13% peserta didik belum tuntas.

Page 18 of 543 | Total Record : 5428


Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress Vol. 9 No. 4 (2025): August Vol. 9 No. 3 (2025): Juni Vol. 9 No. 2 (2025): April Vol. 9 No. 1 (2025): February Vol. 8 No. 6 (2024) Vol. 8 No. 5 (2024) Vol. 8 No. 4 (2024) Vol. 8 No. 3 (2024) Vol. 8 No. 2 (2024) Vol. 8 No. 1 (2024) Vol. 7 No. 6 (2023) Vol. 7 No. 5 (2023) Vol. 7 No. 4 (2023) Vol. 7 No. 3 (2023) Vol 7, No 3 (2023): June Vol 7, No 2 (2023): April Vol. 7 No. 2 (2023) Vol 7, No 1 (2023): February Vol. 7 No. 1 (2023) Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236 Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663 Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500 Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199 Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500 Vol 6, No 6 (2022): December 2022 Vol. 6 No. 6 (2022) Vol. 6 No. 5 (2022) Vol. 6 No. 4 (2022) Vol. 6 No. 3 (2022) Vol. 6 No. 2 (2022) Vol. 6 No. 1 (2022) Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500 Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000 Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000 Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682 Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445 Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111 Vol. 5 No. 6 (2021) Vol. 5 No. 5 (2021) Vol. 5 No. 4 (2021) Vol. 5 No. 3 (2021) Vol. 5 No. 2 (2021) Vol. 5 No. 1 (2021) Vol 4, No 4 (2020): October, Pages 775-1467 Vol 4, No 3 (2020): July, Pages 523-774 Vol 4, No 2 (2020): April, Pages 228-521 Vol 4, No 1 (2020): January, Pages 1-227 Vol. 4 No. 4 (2020) Vol. 4 No. 3 (2020) Vol. 4 No. 2 (2020) Vol. 4 No. 1 (2020) Vol 4, No 1 (2020): January In Press Vol 3, No 4 (2019): October Pages 994-2165 Vol 3, No 3 (2019): July Pages 850 - 993 Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849 Vol 3, No 2 (2019): Pages 263- 837 Vol 3, No 1 (2019): Pages 1-263 Vol 3, No 1 (2019): January Pages 1-262 Vol. 3 No. 4 (2019) Vol. 3 No. 3 (2019) Vol 3, No 2 (2019): In Press Vol. 3 No. 2 (2019) Vol. 3 No. 1 (2019) Vol 2, No 1 (2018): April Pages 1-165 Vol 2, No 2 (2018): October Pages 1-74 Vol. 2 No. 2 (2018) Vol. 2 No. 1 (2018) Vol 1, No 2 (2017): October Pages 1-84 Vol 1, No 1 (2017): April Pages 1-95 Vol. 1 No. 2 (2017) Vol. 1 No. 1 (2017) More Issue