cover
Contact Name
Fadhilaturrahmi
Contact Email
arkhan88fadhila@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
arkhan88fadhila@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Basicedu
ISSN : 25803735     EISSN : 25801147     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Basicedu merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendididkan dibawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masayarakat (LPPM) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Jurnal Basicedu sudah memiliki p-ISSN 2580-3735 dan versi online e-ISSN 2580-1147.
Arjuna Subject : -
Articles 5,428 Documents
Pengaruh Model Problem Based Learning pada Mata Pelajaran IPAS terhadap Keterampilan Argumentasi Ilmiah di Sekolah Dasar Safitri, Deswita; Tursinawati, Tursinawati; Vitoria, Linda
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i1.9279

Abstract

Keterampilan berargumentasi siswa dalam memahami materi sumber energi masih rendah. Tujuan untuk menganalisis pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap keterampilan argumentasi ilmiah siswa kelas V SD Negeri Lampeuneurut Kabupaten Aceh Besar dalam mata pelajaran IPAS pada materi sumber energi. Penelitian ini mengaplikasikan pendekatan kuantitatif melalui desain quasi-experiment. Sampel terdiri dari kelas eksperimen beserta kontrol. Data didapat melalui tes esai. Analisis data dilangsungkan melalui penggunaan uji Independent Sampel T-Test berbantuan IBM SPSS Statistics. Temuan analisis mendapat rata-rata nilai maksimal dengan skala likert 4 yaitu pre-test kelas eksperimen ialah 2,00 (cukup) dan post-test mengalami kenaikan menjadi 3,52 (baik) sementara nilai rata-rata kelas kontrol sedikit meningkat dari 1,59 (kurang) menjadi 1,98 (kurang). Temuan uji t Independent Sampel T-Test menghasilkan nilai Signifikansi. (2-tailed) senilai 0,000 (<0,05), yang mengindikasikan adanya pengaruh signifikan penerapan model PBL terhadap keterampilan argumentasi ilmiah siswa. Dengan demikian, penerapan model PBL efektif dalam mempertinggi kemampuan siswa untuk berargumentasi secara ilmiah
Penerapan Pendekatan Pembelajaran Kontekstual untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika pada Materi Pecahan di Kelas VI Sekolah Dasar Azaria, Tio Tanra; Indryani, Indryani; Nugraha, Ugi
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i1.9484

Abstract

Pecahan merupakan konsep fundamental yang memiliki penerapan luas dalam kehidupan sehari-hari, seperti dalam pembagian makanan, pengukuran bahan, atau pembagian waktu. Pemahaman konsep pecahan menjadi penting karena berkaitan erat dengan kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah nyata yang melibatkan proporsi, rasio, dan perbandingan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep matemaika dan pemahaman konsep siswa melalui pendekatan pembelajaran kontekstual di kelas VI SDN 151/IV Kota Jambi. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), menggunakan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi perencanaan, tindakan dan observasi, serta refleksi pada setiap siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas  VI SD Negeri 151/IV Kota Jambi yang berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Indikator keberhasilan adalah ?75% dari jumlah peserta didik telah mencapai KKM yang ditentukan yaitu 70. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pada siklus I, persentase keberhasilan kelas mencapai 67,5% dengan predikat "cukup," sementara pada siklus II meningkat menjadi 79,4% dengan predikat "baik." Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual secara bertahap dapat meningkatkan keterlibatan aktif siswa, rasa tanggung jawab, dan kerjasama kelompok. Perbaikan pada siklus II, seperti penyampaian tujuan pembelajaran, penggunaan media, dan pembagian kelompok heterogen, berkontribusi signifikan terhadap peningkatan hasil belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika pada materi pecahan di kelas VI SD Negeri 151/IV Kota Jambi    
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Bassed Learning terhadap Prestasi Belajar Siswa dan Sikap Gotong Royong di Sekolah Dasar Sugianto, Karina Maharani; Irianto, Sony
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.8505

Abstract

Proses pembelajaran matematika dilaksanakan siswa merasa tidak tertarik terhadap materi yang dibahas oleh guru sehingga kurangnya konsetrasi siswa pada saat pembelajaran dilaksanakan serta kurangnya sikap gotong royong dalam melakukan kegiatan pembelajaran secara berkelompok. Tujuan Penelitian ini untuk menilai efektivitas model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika dan sikap gotong royong. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen (nonequivalent control group design) dan analisis data melalui Independent Sample t-test, penelitian ini menemukan bahwa PBL secara signifikan mempengaruhi prestasi matematika siswa dengan melakukan uji hipotesis menggunakan SPSS 23 yang menunjukkan nilai (Sig. 0,002 < 0,025). Namun, model ini tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap sikap gotong royong (Sig. 0,070 > 0,025). Hasil penelitian mengindikasikan bahwa PBL efektif dalam meningkatkan pemahaman matematika siswa, tetapi tidak memberikan dampak signifikan terhadap sikap gotong royong. Pengukuran prestasi menggunakan pretest dan postest sedangkan sikap melalui angket dan observasi. Penelitian ini memberikan wawasan tentang efektivitas model problem based learning dalam proses pembelajaran matematika dan sikap gotong royong, serta menawarkan alternatif pembelajaran yang lebih baik
Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Pendekatan TARL di Sekolah Dasar Hernawati, Ni Putu; Sabang , Sri Mulyani; Usman, Salmawati
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.8781

Abstract

Keberhasilan akademik siswa sangat dipengaruhi oleh motivasi belajar mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keinginan siswa untuk belajar Bahasa Indonesia di kelas 4 SD Inpres 3 Tondo. Studi ini melakukan penelitian tindakan kelas, dengan penerapan angket untuk mengukur motivasi siswa dalam belajar. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa 68,80% siswa merasa tertarik dengan proses pembelajaran yang menggunakan pendekatan TaRL, karena mereka dikelompokkan berdasarkan kemampuan masing-masing dan menikmati kerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 67,50 pada siklus I menjadi 78 pada siklus II, yang menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam motivasi belajar mereka. Namun, sejumlah siswa terus menghadapi masalah. Ini disebabkan oleh faktor internal, seperti minat yang rendah pada membaca, dan faktor eksternal, seperti lingkungan belajar yang tidak mendukung. Pendekatan TaRL terbukti meningkatkan keinginan siswa untuk belajar. Ini juga dapat digunakan sebagai metode pembelajaran untuk memaksimalkan potensi siswa sesuai dengan tingkat kemampuan mereka.
Efektivitas Strategi Student Team Heroic Leader Berbantuan Media Digital Microsite dalam Pembelajaran Matematika SMP Patmawati, Patmawati; Yani T, Ahmad; Siregar, Nur Fadilah; Meldi, Nadya Febriani
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i1.8825

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan karena keinginan untuk menerapkan digitalisasi dalam pembelajaran dan meningkatkan kolaborasi pada siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas Strategi Student Team Heroic Leader berbantuan Media Digital Microsite pada pembelajaran matematika SMP, media digital yang digunakan adalah microsite yang didalamnya terdapat bahan ajar, asesmen dan juga video pembelajaran yang bisa mereka akses kapanpun dan dimanapun (AnaLog SIBer) sebagai bahan mereka untuk belajar secara mandiri ataupun berkelompok. Jenis penelitian ini adalah penelitian Pre Experimental design dengan pendekatan kuantitatif dan metode penelitian yang digunakan adalah metode statistika. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 5 Sungai Kakap kelas VIIIA dengan sampel 20 siswa. Analisis data menggunakan rumus uji normalitas gain yang kemudian diinterpretasikan menggunakan tabel hasil nilai rata-rata pretest dan posttest. Penerapan Student Team Heroic Leader dengan bantuan Media Digital Microsite dapat memunculkan jiwa kepemimpinan (leader) dan kepahlawanan (heroic) siswa dalam belajar sehingga mereka mampu berkolaborasi dan saling membantu. Berdasarkan hasil penelitian pada materi bilangan berpangkat dengan menggunakan media digital Microsite, dapat diketahui bahwa ada peningkatan dari hasil pretest ke postest dengan rata-rata nilainya memiliki kategori sedang. Sehingga strategi Student Team Heroic Leader berbantuan media digital pada materi bilangan berpangkat secara keseluruhan dapat dikatakan efektif.
Perencanaan Pengembangan Kurikulum Berbasis Kurikulum Merdeka Dalam Pembelajaran Berdiferensiasi di Sekolah Dasar Huring, Henrika; Walici, Sindora; Riska, Paula; Warman, Warman
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i1.8981

Abstract

Kurikulum Mandiri Indonesia sangat menekankan pada pembelajaran yang adaptif dan fleksibel yang mempertimbangkan kebutuhan dan sifat unik setiap siswa. Salah satu taktik yang berguna untuk menyesuaikan proses pendidikan dengan kebutuhan setiap siswa adalah pembelajaran yang dibedakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguraikan proses perencanaan pengembangan kurikulum berbasis Kurikulum Mandiri dalam konteks pembelajaran yang dibedakan di sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan di SDN 005 Lutan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, dengan menggunakan guru dan kepala sekolah sebagai informan. Observasi, wawancara, dan studi dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Metode Miles dan Huberman kemudian digunakan untuk analisis, dan triangulasi digunakan untuk memverifikasi hasilnya. Menurut temuan penelitian, tujuan utama Kurikulum Mandiri adalah untuk menumbuhkan suasana yang positif bagi orang tua, instruktur, dan siswa. Pembelajaran berbasis proyek untuk membangun keterampilan lunak dan karakter siswa, fokus pada sumber daya utama, dan kebebasan instruktur dalam memodifikasi instruksi adalah beberapa ciri-cirinya. Diharapkan bahwa pembelajaran yang terdiferensiasi akan meningkatkan pertumbuhan siswa berdasarkan minat dan kemampuan mereka serta kreativitas dan inovasi. Telah ditetapkan bahwa Kurikulum Independen menumbuhkan suasana belajar yang positif bagi orang tua, instruktur, dan siswa.
Pentingnya Peran Orang Tua dalam Membentuk Karakter Anak Rusdiana, Ike; Prihandono, Trapsilo; Bektiarso, Singgih
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i1.9191

Abstract

Orang tua memainkan peran yang signifikan dalam perkembangan kepribadian anak sebagai fondasi masa depan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dalam pembentukan karakter anak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur dari berbagai sumber terpercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memiliki peran signifikan sebagai teladan utama melalui pemberian contoh perilaku positif, dialog terbuka, pembiasaan nilai-nilai moral, dan pengawasan yang konsisten. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi tantangan yang dihadapi orang tua, seperti kurangnya waktu akibat kesibukan pekerjaan dan pengaruh lingkungan negatif. Namun, sinergi antara ayah dan ibu dalam pengasuhan mampu memperkuat pembentukan karakter anak secara lebih holistik. Kesimpulannya, keterlibatan aktif orang tua dengan pendekatan yang tepat dapat menciptakan generasi yang berkarakter kuat, religius, dan bertanggung jawab. Penelitian ini memberikan wawasan praktis dan rekomendasi yang relevan untuk mendukung pendidikan karakter di keluarga. Penelitian ini juga memberikan wawasan tentang pentingnya sinergi antara ayah dan ibu dalam pengasuhan, mengubah paradigma dari "motherhood" menjadi "parenthood" yang inklusif
Implementasi Pendidikan Inklusi dalam Menumbuhkan Karakter Siswa di Sekolah Alam Septianingsih, Reno; Azizah, Lintang Nur; Lidyawati, Sabrini; At-Toriq, Fatahillah Candra; Muhtarom, Taufik
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i1.9322

Abstract

Anak-anak berkebutuhan khusus dapat bersekolah dan belajar di kelas yang sama dengan murid-murid lainnya berkat pendidikan inklusif. Ini berarti bahwa semua anak bebas untuk belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana pendidikan inklusif diterapkan di sekolah alam untuk membantu murid-murid tumbuh sebagai individu. Dengan mencari temuan penelitian dari berbagai sumber tekstual, termasuk buku, makalah, dan jurnal, penelitian ini menggunakan studi literatur. Menurut temuan penelitian, pendidikan inklusif diterapkan di sekolah alam untuk membantu anak-anak membangun karakter mereka dengan memberi mereka dorongan mental yang membimbing mereka ke dalam kegiatan dan membantu mereka meningkatkan perilaku mereka sebagai konsekuensi dari pengalaman mereka sendiri. Dengan mendorong siswa untuk mencapai potensi penuh mereka dan membiarkan mereka beristirahat ketika mereka berjuang dengan pengaturan emosi, pendidikan inklusif membantu membangun harga diri siswa. Pembiasaan adalah metode yang digunakan untuk mengajarkan karakter. Untuk memfasilitasi pemahaman siswa terhadap mata pelajaran yang ditawarkan, sekolah alam diterapkan dengan memungkinkan mereka belajar di lingkungan alam. Desain pekerjaan siswa dan kegiatan eksperiensial secara alami memfasilitasi pembelajaran, yang lebih dari sekadar memberikan pengetahuan dari instruktur kepada murid
Gerakan Literasi di Sekolah Dasar Tampubolon, Rina Anggita
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i1.9357

Abstract

Hasil kajian dari Programme for International Student Assesment (PISA) mendapatkan bahwa kemampuan membaca pada masyarakat Indonesia berada di peringkat bawah. Indonesia berada di peringkat 72 dari 78 peserta negara. Berdasarkan hal tersebut perlu mengupayakan agar siswa memiliki untuk membaca. Upaya tersebut sebaiknya dilakukan dari sekolah tingkat dasar. Tujuan dari tinjauan literatur ini adalah untuk mengkaji beberapa artikel yang berkaitan dengan gerakan literasi di sekolah dasar. Cara mendapatkan artikel melalui pangkalan data Google Scholar. Penggunaan kata kunci pada pangkalan data yakni gerakan literasi sekolah. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Kriteria inklusi adalah artikel yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2024, artikel teks lengkap, dan artikel yang menggunakan metode penelitian kualitatif. Artikel dalam bentuk tinjauan pustaka berfungsi sebagai kriteria eksklusi. Hasil penelitian menemukan bahwa gerakan literasi dapat meningkatkan keinginan siswa sekolah dasar dalam membaca. Program GLS sebaiknya dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Sangat diperlukan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan untuk mewujudkan program gerakan literasi sekolah
Upaya Meningkatkan Pemahaman Siswa dalam Materi Sifat-Sifat Cahaya melalui Penerapan Metode Eksperimen di Sekolah Dasar Winarsih, Yulia; Kuswara, Kuswara
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i1.9370

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan pada pembelajaran sifat-sifat cahaya ditemukan beberapa masalah diantaranya kurangnya pengeksplorasian media pembelajaran, siswa kurang aktif, pembelajaran terpusat pada guru, dan hasil tes pemahaman siswa rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu siswa memahami berbagai sifat cahaya dengan menggunakan pendekatan eksperimen. Penelitian ini menggunakan desain model Kemmis dan Taggart dan diklasifikasikan sebagai penelitian tindakan kelas (PTK). Siswa kelas V SD menjadi subjek penelitian. Temuan penelitian ini dengan menggunakan tes pemahaman mengenai berbagai sifat dari cahaya, siswa yang lulus dari data awal hanya 38% dari jumlah yang ada. Pada siklus I mengalami kenaikan 59% dari jumlah yang ada, pada siklus II mengalami kenaikan 80% dari jumlah yang ada, dan pada siklus III mengalami kenaikan lagi 96% dari jumlah yang ada. Sementara itu, berdasarkan hasil eksperimen melalui performance test, pada siklus I persentase yang melakukan eksperimen dengan baik adalah 60%, pada siklus II 85%, dan pada siklus III 100%. Dengan melihat hasil dari penelitian tindakan kelas, guru dapat memasukkan pendekatan eksperimen ke dalam pembelajaran sehari-hari, terutama ketika mengajarkan sifat-sifat dari cahaya.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress Vol. 9 No. 4 (2025): August Vol. 9 No. 3 (2025): Juni Vol. 9 No. 2 (2025): April Vol. 9 No. 1 (2025): February Vol. 8 No. 6 (2024) Vol. 8 No. 5 (2024) Vol. 8 No. 4 (2024) Vol. 8 No. 3 (2024) Vol. 8 No. 2 (2024) Vol. 8 No. 1 (2024) Vol. 7 No. 6 (2023) Vol. 7 No. 5 (2023) Vol. 7 No. 4 (2023) Vol. 7 No. 3 (2023) Vol 7, No 3 (2023): June Vol 7, No 2 (2023): April Vol. 7 No. 2 (2023) Vol 7, No 1 (2023): February Vol. 7 No. 1 (2023) Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236 Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663 Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500 Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199 Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500 Vol 6, No 6 (2022): December 2022 Vol. 6 No. 6 (2022) Vol. 6 No. 5 (2022) Vol. 6 No. 4 (2022) Vol. 6 No. 3 (2022) Vol. 6 No. 2 (2022) Vol. 6 No. 1 (2022) Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500 Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000 Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000 Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682 Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445 Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111 Vol. 5 No. 6 (2021) Vol. 5 No. 5 (2021) Vol. 5 No. 4 (2021) Vol. 5 No. 3 (2021) Vol. 5 No. 2 (2021) Vol. 5 No. 1 (2021) Vol 4, No 4 (2020): October, Pages 775-1467 Vol 4, No 3 (2020): July, Pages 523-774 Vol 4, No 2 (2020): April, Pages 228-521 Vol 4, No 1 (2020): January, Pages 1-227 Vol. 4 No. 4 (2020) Vol. 4 No. 3 (2020) Vol. 4 No. 2 (2020) Vol. 4 No. 1 (2020) Vol 4, No 1 (2020): January In Press Vol 3, No 4 (2019): October Pages 994-2165 Vol 3, No 3 (2019): July Pages 850 - 993 Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849 Vol 3, No 2 (2019): Pages 263- 837 Vol 3, No 1 (2019): Pages 1-263 Vol 3, No 1 (2019): January Pages 1-262 Vol. 3 No. 4 (2019) Vol. 3 No. 3 (2019) Vol 3, No 2 (2019): In Press Vol. 3 No. 2 (2019) Vol. 3 No. 1 (2019) Vol 2, No 1 (2018): April Pages 1-165 Vol 2, No 2 (2018): October Pages 1-74 Vol. 2 No. 2 (2018) Vol. 2 No. 1 (2018) Vol 1, No 2 (2017): October Pages 1-84 Vol 1, No 1 (2017): April Pages 1-95 Vol. 1 No. 2 (2017) Vol. 1 No. 1 (2017) More Issue